Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang
Bahagia
Jumat Pertama bulan Juli 2008
Di Tempat Doa Hati Ibu Yang Bahagia, Cimahi, 4 Juli 2008
Pengantar ibu
Agnes
“………………..kalau
kita tidak kembali pada Allah seutuhnya, jadi kita sia-sia kegereja , pulang
tetap seperti itu .
Jadi, apa yang
dikatakan rahmat yang kita terima dari Allah , tidak bisa kita
terima karna kita punya banyak ganjelan-ganjelan dalam diri kita
masing masing. Jadi kepekaan itu kurang atau tidak ada.
Saudara-saudaraku,
memang rahmat itu diberikan kepada setiap manusia di bumi ini. Dari
semua manusia diciptakan oleh Allah, (ada dua macam
manusia ) : satu, yang menerima dia diselamatkan dan menjadi
anak-anakNya yang dikasihi dan bersatu dengan Allah setiap saat
dimanapun anak-anakNya itu berada.
Kedua
: mereka yang diciptakan juga oleh Allah tetapi mereka tidak dapat
menerima apapun karena pintu hati semua kehidupan mereka tertutup.
Yesus Tuhan
sudah datang kebumi ini. Keselamatan itu datang diantara manusia sudah
sekian lama, tetapi manusia tidak mengenal Dia dan tidak menerima Dia didalam
kehidupannya, ini kesalahan siapa, apakah kesalahan Tuhan karna rahmat tidak
diberikan kepada orang yang tidak percaya?, Tidak , merekalah yang tidak
(mau) menerima rahmat itu sendiri, sehingga mereka berjalan sendiri di bumi
ini.
Tegas! Siapa
yang percaya dia berjalan bersama Allah dalam kehidupannya.
Walaupun dia jatuh bangun dalam kehidupannya , dia tetap menerima
rahmat itu dengan sempurna. Tetapi yang tidak percaya dia tidak
mendapatkan rahmat itu sendiri karna dia menutup hati , dia mempertuhankan apa
yang mereka ciptakan sendiri di dalam lingkungannya.
Maaf , hah! Ini
bukan saya berfikir yha, bukan hasil pemikiran saya, tidak ! Maka, terjadilah
perkatan itu, siapa yang percaya dia selamat, siapa yang tidak percaya
dia akan mati sia-sia , ( bdk Yoh3 :13, red ) karna Allah
itu sendiri yang menciptakan manusia di seluruh bumi beraneka ragam, beraneka
suku di seluruh bumi, Allah menciptakan itu supaya Allah dimuliakan,
supaya manusia itu mengerti siapakah Allah itu sendiri; siapa
yang menerima Yesus Tuhan, dia mengenal Allahnya .
Karna Allah
menjadi manusia , Manusia-Allah itu yang sempurna itu , menyatakan diri
dan memberikan jalan dan pengertian kepada manusia untuk mengenal
Allahnya yang menciptakannya. Sudah berbeda ‘kan ?! yang tidak mengenal
bagaimana mungkin?.
Saya pernah
berdoa untuk dua orang nenek , satu Temumujirah , yang satu mbah
Minem dua-dua muslim; yang satu ini dia membuka hati dan
diselamatkan saat terakhirnya, lalu malam itu juga di
baptis dalam Yesus Tuhan, nama baptisnya Agnes.
Satu lagi mbah
Minem, kami memohon kepada Dia, “Tolonglah ibu ini, selamatkan dia !” .
Apa yang terjadi, si mbah Minem ini menutup hati tidak mau; kami
berjuang , “buka hatimu mbah, buka hatimu mbah” , ….. tapi
jawabnya : “nggak!”.
Apa kata
Tuhan Yesus? “Manusia-manusia yang tidak mengenal kebenaran tentang
Aku, saat ini juga Aku lepaskan manusia ini” .
Dimana,
bagaimana rahmat itu akan datang? Karna mereka tutup hati, tidak akan bisa
rahmat itu menembus dalam kehidupan manusia, karna apa?! Karena Allah
tidak pernah memaksa manusia, kalau saat ini juga Allah yang
Mahakuasa itu memaksa manusia , semua seluruh bumi pengikutnya, benar tidak ?
“Benar” , ( jawab
umat. )
Tuhan
memberikan kebebasan kepada manusia, kau milih Aku atau dunia. Sekarang banyak
manusia-manusia menciptakan Tuhannya masing-masing membuat hukumnya
masing-masing, itu sudah terjadi dan kita lihat.
Jadi, apa yang
dikatakan Tuhan, “Siapa yg percaya dia selamat, yang tidak percaya dia
dihukum . Mbah Temumujirah, dia masuk surga , seminggu telah
didoakan pas Natal dia pulang kembali kepada Allah Bapa yang
mahakuasa; yang satu lagi (Mbah Minem) jegang- jegang , padahal rahmat mau
datang menyelamatkan, dia tidak mau, putus ! Orang tidak mau, Tuhan tidak
memaksa manusia, itu jelas!
Anda diberi
kebebasan oleh Allah, tapi kebebasan mana yang anda lakukan dalam
hidupmu? Kebebasan untuk menuruti kehendak hati dan pikiran sendiri,
atau kehendak Allah yang terjadi didalam kehidupan kita masing-masing?
Ini penjelasan yha, supaya anda mengerti : Tanpa Yesus tidak
ada yang sampai kepada tujuan .
Benar, tidak
sampai. Kita terbatas sampai disitu saja. Jadi kalau tadi Romo Widi
mengatakan mereka bisa berdoa, bisa mendapatkan terkabulnya doa;
darimanakah itu? Sedangkan dia tidak mengenal Allahnya Sang Pencipta, kalau
siapapun mengenal Yesus Tuhan, dia mengenal Allah, kalau mereka
tidak mengenal Yesus, dia tidak mengenal Allah . (bdk, Yoh
14:9, red)
Darimana ,
sedangkan kita belajar dari kitab suci tahu tentang Allah, tahu jalan
keselamatan, dan kebenaran dan hukum hukum kasih yg diberikan
Tuhan
kepada kita dan diberikan
jalan untuk sampai
ke
surga hanya melalui Yesus,
kalau mereka tidak mengenal Yesus bagai-mana jalan itu sampai kepada tujuan yang adalah surga?
Baik, ini mau
saya tambahkan pengertian-pengertian tadi apa yang dikatakan ibu Maria :
ibu Maria menyangkal sangat dalam itu, untuk meyakinkan kepada anak anakNya di
seluruh bumi termasuk kita.
Percayalah,
karna kita selamat karna percaya! Apakah anda
pernah melihat Yesus
? Belum ‘kan, ? Tapi, anda percaya!
Itulah (anda menyambut) rahmat, sehingga anda di baptis dalam Yesus
dan diselamatkan. Diluar Yesus tidak ada keselamatan itu jelas ! Kebaikan
ada , tapi kebenaran tidak ada. Dunia bisa berbuat baik , orang munafik
kata Tuhan, bisa berbuat baik, iblis juga bisa berbuat baik :
itu lihat para dukun, paranormal mereka berbuat baik , tapi
dirusaknya jiwa-jiwa manusia untuk mengagalkan kasih dan cinta Tuhan
yang sudah datang di antara manusia, melalui baptisan itu sendiri. Sungguh saya bukan ngomong sendiri,
ini saya ngga berfikir nich, hanya ngomong doang, saya juga binggung, nada
saya juga tinggi, saya juga tidak tahu ( Ibu Agnes hanya menyampaikan apa
yang harus disampaikan oleh surga, red. )
Ini yang mau
saya sampaikan: jangan main-main ya, kalau sudah mengenal Yesus, kenalilah
Dia sampai kita mati yha! Jangan kita datang lalu putus,
datang putus, datang lagi….., pas putus, ….mati, dipanggil oleh Tuhan
putus segala-galanya jadinya ya. Jangan sampai kita dipanggil dalam keadaan
darurat, jangan! Kita dipanggil dalam keadaan siap, walaupun kita
berjuang jatuh-bangun, tapi Tuhan menghargai anak-anakNya yang mau
berjuang untuk hidup bersatu dengan Tuhan. Tuhan itu luar biasa, jangan
main-main ya, aku kalau sudah gini nich jangan main-main, kita ini hidup milik
Tuhan, kita diberikan pengertian oleh Tuhan tentang hidup yang
bagaimana yang harus kita terima dalam hidup ini, bukan hidup yang semu,
sementara, yang mengecewakan, yang buat pedih, yang buat susah tapi hidup yang
sungguh sungguh riil yang akan kita jalani untuk datang ke surga itu
yang telah disediakan oleh Allah. Jangan main- main ya, jangan main-main
tentang hidup, ini yang mau saya sampaikan rugi nanti kita, rugi lahir dan
bathin. Kita menghadap Tuhan sendiri, tanpa teman walaupun harinya sama,
menitnya sama. Kalau kita mau ukur seluruh indonesia ada yang sama,
umpamanya karena pesawat jatuh, sama ‘kan…. matinya detik itu
juga, tapi mereka sendiri-sendiri menghadap Allah .
Ibu Maria
menghendaki supaya kita semua mengerti dan mensyukuri arti hidup yang
diberikan Allah kepada kita. Semua sudah ada, sudah disediakan oleh Allah:
untuk jalan, untuk pegangan, untuk semuanya………. ada di kitab suci.
Di luar itu, tidak bisa memberikan itu, tidak bisa. Hanya Allah yang bisa
memberikan itu untuk kehidupan manusia, supaya manusia menjadi baik dan percaya
dan setia kepada Allah. Melalui kitab suci Tuhan berfirman untuk
kita bukan hanya untuk dibaca, hanya renungan sementara, tapi kita tidak mau
melaksanakan ya! Kalau membaca Kitab Suci berdoalah, “Tuhan bicaralah
padaku supaya aku mengerti , apa yang Kau kehendaki dalam hidup saya.”
Nggak ada ,
coba anda baca kitab-kitab seluruh bumi ini kita jadikan satu, dengan
firman Tuhan, Firman Tuhan sempurna tidak ada satupun kata yang salah;
kalau kita mau baca kitab- kitab mereka huuh, banyak kesalahan
menyesatkan manusia.
Dan saya minta
kepada saudara, jangan ada lagi untuk memperbanding- bandingkan Tuhan
dengan segala macam yang ada dibumi ini. Tidak boleh. Allah tetap Allah, tidak
bisa disamakan, tidak bisa dibanding- bandingkan, tidak bisa ditambahkan, Allah
tetap Allah. Jangan terjadi : Aku ambil dari sini ku tambahkan untuk Tuhan
supaya aku percaya, nggak bisa dong, nggak bisa. Sekali kita percaya kepada
Allah cukup itu saja, tidak ada lagi perbandingan, study perbandingan dari
macam-macam hal yang datang dari dunia ini.
Itu penegasan
oleh Allah pada kita “Aku tetap Aku, tidak ada lagi yg sama dengan Aku,
Aku adalah Aku Kekal dan Abadi, tidak berubah. Kalau yang lain, bisa
dirubah. perkataan-perkataan lain, dibuku-buku lain, kitab-kitab lain bisa
dirubah, kalau itu perlu, saya rubah; tetapi dalam Kitab Suci tidak bisa
satupun orang yang merubah, dari awal sampai akhir kekal dan
abadi untuk perjalanan kita-kita ini, yang hidup dibumi ini. Tanpa kitab
suci kita tidak akan mengenal Allah. Tidak. Anda tidak akan bisa mencari
Allah tanpa kitab suci ini, tidak bisa. Karena dalam kitab suci ini Allah telah datang ke bumi ini
untuk menyelamatkan kita. Saya mau pertegas ini supaya anda tidak main-
main. Suka cari-cari bagaimana sich pengalaman mereka, agama mereka kayak
apa sich? Untuk apa sich, urus dirimu sendiri, kamu sudah sejauh mana kedekatanmu dengan Allah. Itu saja.
Jangan ditambah-tambahkanlah. Allah yang kekal yang abadi, yang Mahakuasa
itu tidak ada ditambahkan. Dia Mahakuasa, tidak perlu ditambahin dan tidak
perlu dikurangin. Ini malam ini kita pertegas yha? Yang percaya diselamatkan
yang tidak percaya dia akan mati sia sia bersama dunia ini.
Saya sudah sering
berikan contoh pengalaman konkrit di dalam pengalaman saya, mau eyang
saya, eyang saya tuh orang santri, kalau saya katakan, dia orang suci, tapi (sesudah
meninggal) belum ada tempatnya sekarang, sampai menangis minta didoakan
oleh saya, tapi saya nggak berdaya. “Kenapa dulu kamu tidak percaya kepada
Dia?, tapi sekarang baru tahu siapa Dia sebenarnya? Tuh
, itu eyang saya.
Apakah itu
rahmat bisa dibawa oleh eyang saya. nggak!. Eyang saya juga menderita saat
ini. Yang meninggalkan Yesus juga, itu kakaknya Bapak itu, Benardus jadi
Bambang, matinya sia-sia menangis, menjerit minta ampun.
Sekarang kau
minta ampun, mbok waktu hidup bertobat dan kembali. Itulah yang
menghujat roh. Siapa yang menghujat roh dan meninggalkan Tuhan tidak diampuni
sampai mati. Itulah akhirnya mati sia-sia. Siapapun yang tidak percaya, siapa
yang meninggalkan Tuhan Yesus dia akan mati sia-sia.
Karena
surga itu adalah milik Allah. Allah itu siapa ? adalah Yesus Tuhan. Dialah
Tuhan, Yesus yang sempurna, manusia yang sempurna Allah Yang Mahakuasa
tuh itulah Dia.
“Aku dalam
Bapa, Bapa dalam Aku”. ( bdk Yoh 14 : 10-11,red ) Tidak
ada satupun nabi dimanapun yang mengatakan percayalah kepadaku, nggak
ada. Hanya Yesus Tuhan yang mengatakan “Percayalah kepada
KU jangan takut!”, Nach itu jaminannya sudah dijamin oleh Dia tapi
kadang kadang kita hidupnya nyeleneh (mau aneh-aneh).
Meninggalkan
dia sementara lah, aku main-main dulu deh, mencari kepuasan sementara deh.
Tidak bisa, nggak boleh mendua
hati lagi ya ?! Hanya ada satu Tuhan, kita percaya pada Tuhan sampai kita
dipanggil olehNya, iya ? Ini yang bisa saya sampaikan supaya anda
merenung-kan arti
hidup yang diberikan Allah.
Dan mulai saat
ini merenungkan kembali apa yang sudah saya perbuat, apa yang belum saya
perbuat, mulailah berbuat, bukalah hatimu untuk berbuat baik: mengasihi,
mencintai, melayani, khususnya dalam keluargamu,
anak-anakmu, istrimu, suamimu, saudara-saudaramu, layani dengan
baik, baru kita bisa melayani orang lain. Bagaimana kalau dalam kalangan kita,
diri kita tidak bisa melayani, orang lain juga tidak bisa kita layani dengan
baik.
Hidup
melayani, tidak saja puas dengan doa, tetapi berdoa dan melayani. Melayani
dan berdoa. Baru kita sampai kepada tujuan.
Kita hidup
sementara paling 70 tahun, 80 tahun apa sich itu, kalau kita hidup sesuai
dengan kehendak Allah, kita menerima suka dan duka apapun yang kita
alami dalam hidup ini, kita terima dengan baik. Hidup pasrah itulah yang
diajarkan Ibu Maria. Ini saya sampaikan karna banyak yang
baru, kepasrahan itu menyerahkan diri apa adanya. Tuhan itu Maharahim,
Mahapengasih, Mahapenyayang, sungguh , disaat kita mau dipanggil saja dikasih
jeda (waktu) sama Dia, untuk kita
menyadari, untuk mau bertobat dan kembali. Kenapa saya
katakan begitu? Saya banyak mengantar orang yang mau mati, dikasih waktu
sama Tuhan supaya dia bertobat. Di saat itu dia bertobat, memohon pada
Tuhan, sirna semua itu kesalahan, dia pulang dengan damai. Makanya ada
sakramen untuk orang-orang yang sedang sakit, itu sebenarnya
mengantarkan dan menyadarkan orang-orang yang sakit itu supaya nanti
apabila dia pulang, dalam damai, bahagia kita.
Itu
sungguh-sungguh akan kita alami setiap orang bukan hanya saya saja, anda-anda
juga akan alami. Kalau kita nggak siap, mati itu menakutkan. Banyak kali
saya mengantar orang mati ketakutan, ngeri, kalau kita siap dimana Tuhan datang
kita dalam keadaan baik, kita bersukacita dalam panggilanNya Jadi mari kita
bersama-sama berjuang untuk mempertahankan hidup dalam Tuhan, bukan
hidup bersatu dengan dunia dengan bermacam-macam hal, tapi kita hidup
bersatu dengan Tuhan supaya nanti kita pulang nanti kita sungguh-sungguh
mengalami damai ya, damai.
Saya selalu
berdoa sama Tuhan Yesus, “aduh Tuhan aku mohon saat- saat terakhir tolong
persiapkan aku dengan baik, aku tidak mau mati ketakutan”, karena banyak
Tuhan memberikan pekerjaan-pekerjaan bersama anak-anakMu yang begitu
sedihnya, akhirnya saya ketakutan juga kalau aku nggak siap .
Jangan kita
hidup tuh seenake dewe, jangan lagi. Inilah saat saat terakhir! Saya ngomong
sama mbak Titin tadi itu, kalau nggak salah, banyak orang-orang
dipekerjakan seperti saya, tapi mereka tidak melakukan apa-apa, mereka
berdoa ditempat dan didatangi. Tapi Tin, saya itu harus pontang-panting,
kesana-kesini, kesitu, pekerjaan ini kok cukup berat buanget buat saya. Ya.
Sangat berat.
Ini ada satu
cerita: Namanya Lucy di Singkawang, bapanya itu sudah lama sakit hampir
seminggu, atau berapa, sekitar segitulah, kesurupan, mau koma kesurupan
sampai yg menangani itu dokter jiwa, romo paroki sudah beri perminyakkan,
ternyata si bapa ini dulunya baptisan-baptisan mendadak , tapi itu tidak
penting sich yang penting dia mau.
Dia belum
sampai bisa berdoa dan mengenal Yesus dia dibaptis, dari kong fu chu,
mungkin pemikiran latar belakangnya masih terbawa, nach terjadilah itu. Si pak
Yosep nya ini mengalami banyak roh-roh datang, itu yang minta makan, minta
minum, minta segala macam jadikan sibuk, “Tolong tuh tamu dikasih
makan, dikasih minum dan segala macam .
Itu yang
terjadi sekian lama. Terus Minic telpon minta permintaan Lucy supaya saya mau
berdoa untuk bapaknya, tapi saya bilang tolong romomu saja, romonya ,
romo paroki untuk mendoakan.
Sudah, sudah
kasih sakramen perminyakkan, tapi tetap aja menjadi seperti itu,
ngomongnya bermacam-macam, namanya orang kesurupan.
Ditelpon lagi,
nggak mau, mau minta ibu!
Nach, tapi
kalau nanti saya mendoakan akan terjadi kegoncangan dalam keluargamu apa
kamu siap ?. Katanya siap, oke. Kalau siap, saya mau berangkat ke Jakarta nanti
kita titik temunya lewat telpon. Jam satu malam saya berdoa dirumahnya
Lucy anak saya di Rawamanggun, lah si bapa ini,
pak Yosep bapa Lucy di rumah sakit Singkawang, kami ketemu dalam doa
pakai HP. Kata saya, “Tolong keraskan itu dekatkan dengan kupingnya
saya berdoa perlepasan” . Dilepas, saya mohon kepada Tuhan Yesus : “Tolonglah
Tuhan anakMu tidak mengerti tapikan dia sudah mau, tapi dia belum mengerti
siapa Engkau yang sebenarnya, mohon kerahimanMU untuk bapak ini dan berikanlah
dia istirahat, supaya dia bisa tidur, karena sejak dia sakit dia tidak bisa
tidur” (sebab ngomel terus karna
kerasukkan itu sendiri).
Habis
didoakan dia tidur sampai besoknya, dia bangun minta makan, sudah
sembuh. Sekarang sesudah sembuh, jadi persoalan, ramai dirumahnya itu,
bahwa nggak boleh bapak ini keluar dari rumah sakit dulu, nunggu kakaknya dari
Amerika itu . Dokter mengatakan bapaknya sudah sembuh, boleh pulang
tidak didengarkan. Adiknya (bukan
Katolik) mengatakan nggak mau dibawa pulang, nggak mau ada kain putih
keduakali tergantung (tanda ada yang
meninggal), takutnya yang tadi ibunya sekarang bapaknya , dia
nggak mau, itu pembawa sial, katanya.
Saya jadi
binggung, sudah sembuh nggak boleh pulang, ditunda-tunda
si bapaknya.
Jadi akhirnya
si Lucy mengatakan ini kami berdoa bersama ibu Agnes, bersama kelompok jam satu
malam sehingga bapak sekarang sadar, mereka tidak percaya. Yha sudah nggak
percaya. Nggak apa-apa . Lha ! ini, rahmat sudah datang, rahmat
sudah diberikan, ditolak, walaupun rahmat itu sudah
menjadikan seorang bapak nya dalam kesembuhkan, ditolak oleh
mereka. Bahkan Lucy dimusuhi, dikatakan Lucy sudah kerasukkan
setannya ibu Agnes.
Ini sekedar
pengalaman-pengalaman bagi anda. Nggak boleh lagi pergi-pergi kedukun,
keorang-orang pintar, tukang-tukang peramal, untuk meramal dirimu itu, nggak
boleh. Terimalah dirimu apa adanya sesuai dengan kehendak Allah, itu lebih
indah.
Supaya kita itu
tidak dalam kesakitan didalam hidup ini, pegang Yesus sepenuhnya didalam
hidupmu, itu aja kuncinya.
Hanya pegang
Yesus saja setan tidak akan macam-macam, Yesus kau pegang setan tidak akan
macam- macam. Ini yang bisa saya sampaikan pada malam ini. Hal-hal yang saya
sampaikan tadi cukup keras, tolong renungkan buat kita semuanya dan untuk
saya juga; untuk anda dan saya, omongan tadi bukan untuk kalian
saja, untuk saya juga yang diberikan Tuhan kepada saya.
Baik. kita akan
melanjutkan. Dan yang ada disini yang belum berdoa bersama saya siapa ?? (sebagian
orang mengangkat tangan, red)
Nach, yang
belum pernah berdoa bersama saya mari kita berjuang, mohon pada Tuhan
supaya hati kita dibukakan supaya kita bertemu dengan Tuhan dalam roh
kita bisa ketemu dengan Tuhan pada malam ini.
Tuhan
mengatakan “Dimana dua tiga orang berkumpul Aku ada bersamamu. Dan Aku
menyertai kamu semua sampai akhir zaman”. Sampai kita mati, disertai oleh
Tuhan jadi Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendiri dalam hidup ini.
Mari kita sebelum melanjutkan, kita pujian bersama sama .
Terima kasih ya
Tuhan , tanda kasih dan cintaMU , dengan janji Mu Kau nyatakan kepada
kami bahwa Engkau sungguh- sungguh hidup, sungguh-sungguh dekat, dan sungguh –
sungguh mengasihi kami, Engkau datang Tuhan menyatakan sebenarnya . Engkaulah
yang hadir dulu dan sekarang dan kekal tidak berubah sampai akhir zaman.
Terimakasih Tuhan
atas kasihMu , hadir ditengah tengah kami saat ini dan juga
hadir untuk anak anakMu semua dimanapun mereka berada.
Terimakasih
Tuhan .
Iya Tuhan
terimakasih , iya terima kasih Tuhan , terpuji namaMu.
PESAN TUHAN YESUS ( Sabda Pengatahuan )
Saudara saudara
ku yang dikasihi Tuhan dan Ibu Maria, Tuhan Yesus mengatakan kepada kita
semuanya, Janji KU telah Ku tepati saat saat terakhir …ini kata Tuhan
Yesus .
Aku hadir
melalui kuasaKu, sejak dulu Aku datang kebumi ini dan kembali ke
surga, tapi kuasaKu menyertai setiap manusia yang ada dibumi ini, yang
percaya dan yang tidak percaya dia bertemu dengan Aku ……. ini kata Tuhan.
Dan kamu harus
mengerti kehadiranku adalah sebagai tanda, Allah mana yang
lain, yang datang diantara kamu ……kata Tuhan Yesus.
Tidak ada Allah
disurga ,hanya Aku , semua isi surga adalah milikKu kata Tuhan Dan kamu
yang percaya adalah milikKU, maka saat ini aku datang melalui kuasaKu
untuk bertemu dengan kamu disini, …….ini kata Tuhan Yesus.
Dalam kebenaran, ……kata Tuhan harus berjuang,
membuka hati, baru kamu bisa bertemu dengan Aku ……kata Tuhan. Kalau
engkau datang dengan pikiranmu dengan manusiamu, engkau tidak akan bertemu
dengan Aku ……….ini kata Tuhan.
Inilah saat
terakhir Kunyatakan, seperti ini Aku hadir ditengah- tengah kamu, supaya engkau
mengerti, Aku punya kuasa, kuasa itu adalah milikKu sendiri. Aku
lakukan itu supaya kamu mengerti , ……..kata Tuhan.
Dimana Ibumu
hadir diseluruh bumi ini, ….ini kata
Tuhan, Akulah yang mengizinkannya supaya anak-anakKu diseluruh
bumi ini dapat merenungkan kembali tentang Aku, …..ini kata
Tuhan.
Jangan lagi
kamu tidak mengerti, kini juga Aku datang diantara kamu, Aku
ingin bertemu dengan kamu melalui kuasaKU, melalui anak ini, …..kata Tuhan. Aku berbicara di surga
menyapa kamu dengan kerinduanKu yang sangat dalam supaya kamu semua dapat
mempersiapkan dirimu dengan baik, dimana kuasaKu akan turun ke bumi ini untuk
memurnikan dunia ini,…… ini kata Tuhan. Aku tidak pernah meninggalkan
kamu dengan segala kuasaKU dengan segala rencanaKu, kamu semua yg percaya
dibumi ini Kuikutsertakan didalam rencanaKu ini….. ini kata Tuhan, maka
Aku minta saat-saat terakhir ini kembalilah kamu kepadaKu dan jangan lagi kamu
percaya tentang dunia ini yang telah banyak berbuat kebohongan,
kekejian, penderitaan tetapi datanglah kepadaku maka kamu kuat menghadapinya,
…. ini kata Tuhan.
Baiklah engkau
punya hati , engkau akan membuka sepenuhnya apa yang telah
Kusampaikan semua kepadamu dan renungkan dan datanglah kepadaKu, Aku
menunggumu di surga …. ini kata
Tuhan Yesus.
Terimakasih
Tuhan, terimakasih atas kebaikanMu yang Kau berikan pada kami Tuhan,
terimakasih, Iya Tuhan aku percaya, berikanlah tanda tanda kepada
anak anakmu semua supaya mereka percaya bahwa Engkau sungguh
sungguh ada dan hidup dan menyayangi kami semuanya
Terimakasih Tuhan
terpujilah namaMu.
Saudara-saudaraku
semua yang yang dikasihi Tuhan dan Ibu Maria, kita sudah mengalami kasih
Tuhan pada malam tadi ini, dan bukan saat ini saja bahwa kasih Tuhan menyertai
kita sepanjang hidup kita asalkan kita setia kepadanya sungguh-sungguh menjadi
anaknya yang baik yang manis dihadapanNya pasti kita akan bertemu dengan
Tuhan dimanapun kita berada.
Baiklah
saudara-saudaraku mari kita satukan dalam doa, dalam pujian dan kita
nyatakan semua itu bahwa kita semua mau dirubah menjadi anak-anak terang. Mari
kita pujian .
Pesan Ibu Maria
(diawali dengan doa oleh Ibu Agnes)
Terimakasih
atas kehadiranmu, isi hati mu diantar oleh kuasa Allah untuk bertemu
dengan kami pada malam ini, kuatkan kami semuanya doakan kami semuanya ibu,
agar kami bisa merasakan kehadiranmu dimana kami sungguh sungguh berjuang
untuk menerima nubuat nubuat ini. Ibu tolong lindungi kami dengan
doamu selalu khususnya dimana kami melayani. Kami percaya ibu juga ikut
bersama kami, kami percaya, maka aku serahkan semua perjalanan doa kami
ini bersatu dengan ibu di surga dan semua anak anakmu satukanlah
dalam kebahagiaan seperti kami mengalami pada saat ini. Terimakasih ibu
Maria.
(hening )
Iya percaya
ibu, terimakasih ibu Maria.
Pesan Ibu Maria
Salamku untukmu hai
imam-imamKu yang Aku kasihi untuk kamu berdua, yang setia selalu dalam
perjuanganmu bersama Aku ibumu bersama Agnes dan anak anakku semua yang hadir yang ikut melayani dimanapun anak2ku
berada.
Terimakasih
untuk kamu berdua, terimakasih anakku dan kamu putriku, engkau dari jauh, kamu
berdua dari jauh, dan bertiga? (ada tiga orang suster,
red) Terimakasih untuk kamu dan Aku percaya semua akan
menjadi baik dalam perjalanan hidupmu engkau tidak lagi sedih, semua itu ada
maksudnya walaupun diterima dengan kepedihan tapi ada satu kebahagiaan, jadi persiapkan dirimu dengan baik supaya kau sampai
pada tujuanmu percaya hidup ini bukan hanya hidup seperti itu tetapi hidup
ini punya arti supaya kita dapat melaksanakan hidup ini dengan baik jadi kamu tidak lagi sedih tapi persiapkan dirimu
dan pergilah memulai untuk memenuhi panggilanmu itu doaku menyertaimu. Dan
kamu putriku, kamu dari jauh dihari tuamu (Ibu Maria menyapa seorang suster
dari Pontianak, red) kamu berbuat baik melayani, berdoa, itu sangat
menguatkan hidupmu, percaya, siapapun mencari Allah dan setia, dia
mendapatkannya. Selamat untukmu hai putriku dan terima kasih atas
kehadiranmu ditempat ini.
Baik dan kamu
Anna (Ibu Maria menyapa seorang suster dari Kediri, red) kamu cukup
berjuang, cukup dalam tapi percaya, setia engkau dalam perjalananmu pasti
sampai engkau bertemu bersatu dengan Allah dalam panggilanmu. Aku
selalu berdoa untukmu Anna, tenangkan hatimu dan sabar, penuh kasih
ya. Kasihmu pertemukan dalam kebahagiaan, doaku menyertaimu, terima
kasih .
Dan kamu semua anak-anakku yang
ada disini yang masih dalam keraguan, berjuanglah jangan sampai dirimu
dikuasai hal-hal yg tidak baik, jangan lagi engkau tidak mengerti; sekarang
juga engkau ragu atas kehadiranku ini? (Ibu Maria menyapa mereka yang
baru pertama kali hadir, red)
Inilah Aku
Ibumu, hadir melalui Agnes, kasihan si Agnes ini, dia dipersalahkan, dia hanya
menerima, menerima terus, menerima tugas ini. Memang kalau dipikirkan
dengan pikiran-pikiranmu ini sepertinya hal yang memalukan, kenapa Tuhan
bisa hadir melalui Agnes, apakah Tuhan itu masuk dalam kehidupan Agnes ?
Tidak anakku. Sekarang ini juga Aku ibumu ada di surga,….
Salah, tidak anakku, Allah bisa berbuat apa saja, Dia mau menjelamatkan
manusia! Dia pakai keledai untuk berbicara! Bisa ! Apakah kamu sudah
membaca kitab suci? Siapakah yang diajak untuk mengerti sehingga seekor
binatang bisa menegur dan teguran itu adalah datang dari Allah, siapakah
itu ?? (Bileam, red. Bdk Bil 22 : 28-30)
Itu ada dalam
perjanjian lama, nanti kamu baca dan kamu renungkan. Allah bisa
melakukan apa saja, apalagi Agnes manusia, anak-anakku kalau kamu punya
kuasa lakukanlah, kalau engkau punya Allah yang lain lakukanlah, jangan
mencobai Allahmu, itu tidak baik. Yang suka mencobai adalah iblis.
Anak-anakku yang
aku kasihi, sungguh seharusnya kamu berterima-kasih dengan cara ini, Allah
memberikan kepadamu saat-saat terakhir ini supaya didengarkan oleh
anak-anakNya, diterima oleh anak-anakNya. Memang kalau itu dipikirkan secara
dunia, pekerjaan ini memalukan, seolah-olah pekerjaan ini adalah pekerjaan dunia. Tidak
anakku, ini datang dari kebenaran, sudah sekian lama ada bersamamu, siapakah
bisa melepaskan ini dari kehidupan Agnes?
Aku ibumu mau
menyampaikan ini kepadamu, itulah kecintaan Allah. Ini kecil diberikan
oleh Allah, Allah sudah melakukan yang terbesar dalam kehidupanmu: adalah Allah
datang kebumi ini menjadi manusia, hidup di antara manusia dan juga hidup
di antara kamu melalui kuasaNya. Siapa yang mengerti Allah mau
menjadikan dirinya menjadi manusia?
Anak-anakku,
maka diluar ini, mereka berkata-kata kebohongan-kebohongan, apa yang sudah
terjadi ini tidak benar. Anak-anakku yang percaya, kamu tahu Allah menjadi
manusia yang sempurna, Dialah dinamakan Yesus. Manusia sempurna,
Allah menjadi manusia sempurna Yesus.
Jadi sejak para
nabi atau dalam kitab sucimu didalam perjanjian lama, mereka yang percaya
diselamatkan, sejak asal mulanya dan kamu katakan Adam dan Hawa permulaan
manusia , itu semua pekerjaan Allah, dia diselamatkan sejak dulu.
Anak-anakku,
siapa yg memegang kitab suci itu dan hidup dalam kehidupannya, dia selamat
. tetapi diluar itu tidak ada keselamatan dan dinyatakan oleh Allah hadir
kebumi ini menjadi manusia yang sempurna hidup di antara manusia, jadi
sejak dulu dan sekarang adalah satu. Tetapi diluar itu tidak ada .
Anak-anakku,
Allah yang dulu, Allah yang menjadi manusia yang sempurna adalah Yesus, adalah
Allah yang dulu, dan sekarang dan yang selama lamanya.
Anak2ku nanti
kamu akan mengerti apabila pemurnian itu datang diantara kamu, kamu
tidak akan melihat mereka lagi, tidak !. Engkau punya sahabat
yang tidak seiman, dan tidak percaya, tidak akan kau lihat lagi, yang kau lihat
adalah saudara-saudaramu hidup di antara kamu dan memulai hidup baru memuliakan
Allah untuk melanjutkan memenuhi bumi ini lagi. Aku
ibumu menerangkan ini kepadamu, akulah ibumu Maria yang
diutus Allah kekal dan abadi supaya kebenaran-kebenaran
ini tetap hidup dan hidup dalam kehidupanmu karna Aku dijadikan saksi
oleh Allah tentang rencana Allah sejak dulu dan sekarang dan selama lamanya.
Sampai disini kamu mengerti ?
Mengerti.
jawab umat
Terima kasih
kalau kamu mengerti. Sekarang kamu berbicara tentang Allah, apakah
Allahmu hidup dalam kehidupanmu? Kalau Allah hidup dalam kehidupanmu
jagalah dirimu dengan baik, dan teruskanlah kebenaran, kebenaran
itu adalah Allah sendiri. Tidak ada yang lain . Aku ibumu bersaksi maka
aku dihadirkan di antara anak-anakku dan nyatakan kepada dunia Allah bekerja
hanya untuk anak-anakNya, selebihnya itu hanya ciptaan belaka tidak ada apa-apanya.
Semua mengalami yang percaya dan tidak percaya dia akan mati, tetapi
yang percaya dia mati bahagia, yang tidak percaya dia mati sia-sia.
Berkat kasih
karunia rahmat kerahimanNya diberikan oleh Allah untuk anak-anakNya, selebihnya
itu urusan dunia yang tidak percaya kepada Allah. Kamu mengerti bahwa
iblis juga bisa bernubuat, kalau kamu tidak percaya kepada Allah, engkau akan
terkecoh dengan perbuatan- perbuatan si jahat itu menutupi
kebenaran yang sejati, yang palsu dinyatakan kepada orang-orang yang tidak
mengenal Allah.
Anak2ku Aku
ibumu menyampaikan ini kepadamu semuanya demi cinta kepada kamu supaya
kamu hidup bahagia, dan mengerti bahwa engkau punya Allah disurga, engkau
tidak sendiri hidup dibumi ini, aku ibumu disurga berdoa dengan para
Malaekat, orang-orang Kudus, para Rasulmu, semua bersatu dalam doa, selain itu
tidak ada anakku, Hanya yang percaya masuk dalam kemuliaan bertemu
Allah dan seisi surga; yang tidak percaya dia dihakimi menurut
kehendak Allah. Aku bersaksi tidak ada yang lain hanya yang percaya kepada
Allah itu ada, yang tidak, tidak ada .
Aku bukakan
bagimu saat-saat terakhir ini karna Aku ibumu yang ada disurga, bisa
menerangkan kepada kamu, berbahagialah engkau saat terakhir ini anakku .Aku
tidak lagi bernubuat hal-hal yang baru dibumi ini, ini yang terakhir sampai
pemurnian itu turun ke bumi ini. Dan ini, kebenaran-kebenaran ini yang
telah kau dengar, juga sudah sampai dimana anak-anakku berada,
bukan hanya dinegaramu saja sudah sampai jauh dan mereka merenungkannya.
Anak2ku inilah
aku minta kepadamu hiduplah baik, kembalilah kepada
Allah, buatlah yang terindah
jangan kamu berbuat yang merusak dirimu, dekatkan dirimu sepenuhnya dengan Allah
dan keluargamu dan berdoa dan kamu melayani, silahkan kamu melayani
itulah yang menguatkan kamu semua didalam kamu melayani, dimana kamu melayani engkau telah mempersembahkan dirimu
kepada Allah, karna Allahmu sendiri melayani kamu semuanya siang dan malam.
Anak-anakku
semuanya itu yang bisa aku sampaikan, kamu semua persiapkan dirimu baik2
karna bencana itu akan menimpa di bumi ini dan negaramu akan mengalami
semuanya dan kamu juga akan mengalami, maka kalau kamu sudah siap
itu tidak akan menakutkan bagi kehidupanmu, teruslah berjuang untuk
bersatu dengan Allah, jangan keraskan hatimu lagi, jangan kamu
terlalu tinggi harga dirimu, itu membuat kamu jatuh dalam dosa ,rendah hatilah
kamu, saling mengasihi antara satu dengan yang lain itulah
persiapanmu untuk menunggu pemurnian yang akan datang turun ke bumi
ini.
Dan bagi kamu
para imamku, Alexius, teruslah kamu bekerja saat-saat terakhir ini dan pergi
melayani untuk membawa anak-anakku kembali pasti Tuhan akan menyelesaikan apa
yg kau antar untuk anak-anakku, selanjutnya Tuhan yang akan
menyelesaikannya. Terima kasih .
Isak Doera
teruslah kamu berdoa untuk perjalanan Agnes untuk
melayani, cukup berat Agnes ini untuk melayani
anak2ku, itu permintaanKu kepadamu.
Dan kamu
semua saling mengasihi tidak ada lagi kemarahan, tidak ada lagi
percecokkan, tidak ada lagi permusuhan tetapi ada cinta, ada kasih, ada
damai saat-saat terakhir ini. Ini yang ku sampaikan untuk kamu semua yang
ada disini .
Sampai
disini anak-anakku pertemuan ini, tapi kita akan bertemu dimana kamu
berkumpul , berdoa, melakukan yang baik , yang benar, mengasihi, melayani ,
mencintai, memberi berkat, kepada satu dengan yang
lain, yang menderita , yang kekurangan apa saja dan mengampuni dan
meminta maaf kepada mereka yang kamu sakiti, supaya hidupmu damai dalam
perjalanan ini, supaya pemurnian itu sungguh- sungguh menjadikan engkau bahagia
dalam hidupmu .
Terima kasih
anak-anakku, mari kita bersatu dalam doa pada malam ini, kita datang kepada
Allah Bapa yang Mahakuasa yang mengasihi kamu dan mengasihi Aku Ibumu
dan seisi surga . Mari kita bersatu dalam doa :
YA ALLAH YANG
MAHAKUASA
PADA SAAT INI
JUGA JIWAKU KUSERAHKAN KEPADAMU
KARENA ENGKAU
YANG MEMPUNYAI BUMI INI
DAN AKU
CIPTAANMU (diulangi 3X) Amin
Anak-anakku selamat
berjuang, selamat melayani, hidup dalam doa dan damai dalam keluargamu, damai
dalam dirimu dengan Allah dan sesama dimanapun engkau berada. Sampai
bertemu dalam doa anakku, aku bersamamu disurga di manapun engkau
melayani, selamat malam untuk semuanya
Selamat malam
ibu Maria jawab umat.
Terima kasih,
terimakasih
Terima kasih
Ibu Maria , jawab umat.
Terima kasih
ibu Maria yang baik, terimakasih kehadiran ibu menguatkan kami pada
malam ini, bantu kami dalam doamu disurga, supaya kami siap menghadapi dalam
suka duka khususnya mempersiapkan diri kami di hari pemurnian nanti.
Terima kasih ibu Maria.
Iya ibu doakan
aku supaya aku kuat menghadapi itu semua.
Terimakasih ibu
Maria , selamat malam
Saudara-saudaraku
yang dikasihi Tuhan khususnya para romo dan suster dan anak-anakku yang
dipanggil dalam Tuhan, mari kita kembali merenungkan semua perjalanan doa ini dan
kita mintakan dari Allah untuk pengertian-pengertian untuk
berkat hari esok, supaya kita boleh hidup baru, perjalanan baru, semua
baru supaya kita boleh melayani dengan hati yang tulus. Kemuliaan kepada
Bapa dan Putera dan Roh Kudus seperti pada permulaan sekarang selalu dan
sepanjang segala abad Amin.
—ooo0ooo—