Sabda Pengetahuan dari Ibu Maria oleh Ibu Agnes pada Misa

di Tempat Doa Hati Ibu Yang Bahagia, Danan Giriwoyo

tanggal 9 Maret 2008

 

 

Ibu Maria mengatakan, sampaikan kepada anak-anakku besok, maka hari ini saya sampaikan pesan ini kepada Anda. Ibu Maria mengatakan: ”Agnes pertama Aku menyampaikan ini, mengapa Aku meminta anak-anakku berkumpul di Tempat Doa Hati Ibu yang bahagia? Akulah yang bahagia bersama mereka dan hadir di tempat ini melalui kuasa Allah.” Tanpa Agnes, ingat…. tanpa Agnes, Tuhan, Ibu Maria hadir dimana Anda berdoa dengah sungguh-sungguh. Dan Ibu Maria mengatakan sekali lagi, waktunya sudah berjalan bersamamu. Tolong direnungkan! Mungkin nanti bisa diterjemahkan oleh romo Widi. Waktunya sudah berjalan bersamamu saat ini, jagalah dirimu dengan baik, kata Ibu Maria. Berarti kita akan mengalami masa-masa pedih, masa-masa sedih, masa-masa bermacam-macam yang akan kita hadapi nanti.

 

Terus Ibu mengatakan, Aku mengumpulkan kembali anak-anakku di tempat ini seperti semula karena Aku melihat tidak ada lagi anakku berdoa. Ingat ya…., tidak ada lagi anakku berdoa dengan doa yang Kusampaikan kepada anak-anakku di Indonesia ini. Karena doa inilah yang akan bersamamu di mana kamu akan menghadapi satu masa yang sangat pedih. Kata Ibu Maria bukan Aku menolak dengan doa-doa tapi satukan dengan doa-doa yang sudah ada bersama doa yang Aku berikan kepada kamu di Indonesia ini di negaramu. Ini Ibu menggelitik hati kita kembali. Karena di Tempat ini tidak pernah terjadi doa pasrah dan doa kerinduan lagi. Bagaimana Ibu akan hadir karena hati mereka menolak pesan rohani kehadiran Ibu Maria di tempat ini? Mulailah kamu sekarang ini, berbondong-bondonglah! Bukan saat ini saja kamu datang ke tempat ini, kata Ibu Maria. Cukup panjang Ibu Maria memberi pesan itu kepada saya. Ini saya mulai kata Ibu Maria, dan kamu lanjutkan seterusnya. Bergantian kamu ada dimana, ada dimana, kamu datang ke tempat ini supaya kerahiman Allah turun dalam keluarga kamu masing-masing. Pengampunan sungguh luar biasa akan kamu terima dari Allah menjelang hari itu tiba.

 

Jadi itu pesan, bukan saat ini saja. Mungkin saya bisa berpesan: yang dekat dari Tempat Doa Hati Ibu yang bahagia, mana yang dekat? Mungkin kalau Danan, umatnya sudah tidak boleh lagi berdoa pasrah dan kerinduan. Saya terbuka. Kita lihat anak-anak Ibu Maria yang di Danan ini mungkin satu orang yang datang. Sekian banyak, tidak ada yang hadir di sini. Ibu sedih. Ibu sedih. Jadi saya minta, saya sarankan apa yang dikatakan Ibu Maria……apakah Yogya dekat?

 

Dekat, jawab umat.

 

Wonogiri dekat?

 

Dekat, jawab umat.

 

Bergilirlah kalian membawa anak-anak Ibu Maria. Yang belum mengerti bawa ke sini. Jadi dimana ada kelompok, di situ tidak ada penderitaan. Jadi tugas baru yang diberikan Ibu Maria. Bergilirlah kalian datang. Semarang? Jangan kalian mondok saja di tempat. Semarang, kalian juga datang ke sini dan membawa anak-anak Ibu Maria, tanpa saya. Bergerak kalian. Cepat bergerak. Jangan berdiam diri.

Jadi apa maksud Ibu Maria? Mungkin sudah dekat, waktu sudah bersama kamu saat ini. Jangan ditanya, waktu sudah berjalan bersamamu. Jangan ditanya.

Ini pesan Ibu Maria kemarin membuka dan menggugah karena tempat ini adalah untuk kumpul anak-anaknya berkelompok-kelompok. Tidak usah harus banyak. Kelompok-kelompok kecil dan kelompok kecil, terus mengalir ke tempat ini, akhirnya tempat ini akan berhimpun, akan disatukan semua anak-anak Ibu Maria yang hadir di tempat ini.

Dan kata Ibu Maria, salamku, sampaikan kepada para imam yang membuka hati atas kehadiranku di negara ini, dan jangan lupa Aku menyertai mereka dalam doaku dan bersama mereka di manapun mereka berada. Mereka akan Kujadikan seorang imam yang rendah hati. Mari kita tepuk tangan untuk Ibu Maria…..

 

Pesan Ibu Maria untuk para imam, Ibu Maria meminta : ”Mari kita bekerjasama saat terakhir ini karena para imam mempunyai banyak umat. Antar mereka pada Allah dan Aku bersama mereka untuk bekerja, untuk melayani, untuk membawa anak-anak Tuhan kepada Dia seutuhnya. Jadi para imam tidak sendiri untuk melaksanakan tugas itu. Ibu Maria menyertai.

Ini pesan, berapa hal tadi perlu direnungkan dan dicatat oleh kelompok-kelompok yang ada di sini. Berarti Anda punya tugas untuk datang kesini, bergilir. Jangan sampai ini lengang. Penuhilah, penuhilah di sini tempat ini. Anda bersedia?

 

Bersedia, jawab umat.

 

Oh sedikit banget yang bersedia….Anda bersedia?

 

Bersedia, jawab umat serentak.

 

Ibu Maria yang baik, anak-anakmu bersedia apa yang Ibu mintakan supaya dipenuhi kembali tempat doa ini dan didaraskan doa yang Ibu ajarkan itu kepada mereka. Ibu tolong mereka semuanya, Aku mohon kepada Ibu, merekalah anak-anakmu. Lihat mereka yang hadir di sini, Ibu Maria, mereka belajar dan berjuang untuk membuka hati di dalam kebenaran atas kehadiran Ibu di dalam kelompok Pelayanan kasih dari Ibu yang bahagia.

 

Ibu Maria, aku telah menyampaikan pesan ini kepada para imam dan juga kepada anak-anakmu, tidak ada lagi yang tersimpan Ibu, maka aku serahkan semua itu didalam doa Ibu di surga dan tolong kami, doakan kami supaya kami dikuatkan dalam perjalanan ini untuk melayani sampai janji itu hadir dan kami menikmatinya.

Ibu Maria, bawalah kami semua anak-anakmu walaupun yang tidak hadir di tempat ini, di seluruh Indonesia ini maupun di seluruh bumi, mohon doa Ibu didalam kebersamaan waktu yang diberikan kepada kami. Ibu itu semua aku serahkan dalam doamu di surga untuk kami semuanya. Amin.

 

—ooo0ooo—