Doa Bersama Kelompok
Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Pada acara Rekoleksi
sehari
Di Tempat Doa Hati Ibu
Yang Bahagia, Cimahi, 28 Desember 2008
Pendahuluan oleh Ibu Agnes :
Terima kasih Ibu Maria, Terima kasih atas kehadiranMu.
Ya Ibu. Terima kasih lbu Maria.
Terima kasih lbu, darimana aku harus
mulainya? Terima kasih Ibu Maria. (lbu Maria mengajak kita
dalam pujian, hohohoho terima kasih Ibu Maria.
Tolong ikuti aja ya? Mana pak Harry, tolong ya?
Pujian itu "Malam Kudus" kayaknya ya.....)
Ya Ibu kami akan melagukan tanda kasih dan kenangan atas kehadiran Ibu bersama
Tuhan Yesus. Kami mau, kami mau lbu. Mari kita pujian bersama‑sama. Terima
kasih Ibu Maria. (Ibu Agnes menyanyikan pujian malam kudus dalam bahasa Roh)
...... kami mau lbu Maria, kami setia lbu
Maria. Kami setia. Kami mengimani atas kehadiran Ibu Maria. Diutus oleh Allah
kebumi ini untuk (tempat) bersemayam Roh Allah supaya datang sebagai manusia.
Dialah Tuhan kami.
Terima kasih ya Ibu. Kini juga lbu selalu
menyertai kami, mendoakan kami. lbu datang keseluruh bumi untuk menjenguk kami,
untuk menyampaikan dan membawa kami kembali kepada Allah. Terima kasih ya Ibu
Maria.
Itulah pujian anak‑anakMu ibu.
Mengingatkan kembali dimana lbu hadir kebumi ini semua rencana Allah, supaya
manusia yang diciptakan supaya diselamatkan.
Tapi masih banyak lbu Maria, orang yang belum
percaya. Memilih dunia. Terima kasih lbu Maria, kuatkan kami.
Baiklah, saudara‑saudaraku , Ibu
Maria meminta mari pujian, mari pujian. Ingatlah Aku yang pemah datang kebumi
ini untuk mengandung Tuhanmu. Akulah Ibumu yang turun dari surga. (kata ibu Maria
sama saya) maka ingatlah pujian itu tadi, lagu tadi itu, bagaimana perjalanan
lbu Maria untuk menghadirkan Tuhan ke bumi ini. Mari kita sehati sejiwa dan
mulai membenahi diri kita. Dan mengucapkan terima kasih kepada Allah yang
begitu baik mengasihi,sehingga Ibu Maria juga tetap melayani kita, bekerja
bersama kita untuk melayani anak‑anakNya di bumi ini. Mari kita renungkan
itu.
Supaya kita bisa bekerja dengan baik.
Mari kita hening sejenak.
Terima kasih Ibu Maria.
PESAN IBU MARIA
Anak‑anakKu semua yang Aku kasihi,
selamat malam.
Selamat malam , (di jawab umat.)
Selamat malam untuk kamu semuanya, dan
kamu berdua: Alexius, Isak Doera terima kasihKu untuk kamu berdua.
Dan juga kamu yang dipanggit, mempersiapkan dirimu dengan
baik, persiapkanlah dengan baik, supaya engkau mengerti panggilan rohani
terhadap dirimu. Dan putriKu yang Aku kasihi. Terima kasih atas kehadiranmu
ditempat ini.
Anak‑anakKu semuanya yang Aku kasihi. Aku senang.
Pujian itu tepat bagiKu. Aku Ibumu mengalaminya. (Pujian Malam Kudus yang baru saja dinyanyikan), Aku diutus oleh
Allah kebumi ini untuk kehadiran Tuhanmu, untuk menyelamatkan semua manusia
yang percaya.
Inilah Aku Ibumu Maria bersama Agnes. Aku senang, Aku
bahagia.
Agnes bersama‑sama anak‑anakKu dan juga kamu Alexius,
Isak Doera, kamu sudah bersusah payah bersamaKu untuk melayani anak‑anakKu
di negaramu ini. Kalau menurut dunia melelahkan, tapi kalau itu dikatakan
Yohanes: perjalananmu itu adalah membahagiakan.
Karena kamu melayani, Allah menyertai kamu sekalian. Terima
kasihKu. Kamu katakan ini tahun yang lama, segera datang tahun yang baru.
Anak‑anakKu semua yang ada disini, apakah dalam tahun ini kamu sudah berbuat
untuk Allah ?
Jangan kamu pikirkan tahun depan! Hari ini sudahkah kamu berbuat untuk Allahmu di surga ? Inilah yang
Aku ingin katakan kepada kamu.
Anak‑anakKu, kesibukan dunia itu tidak membawa kamu
bahagia. Kamu boleh bekerja, kamu boleh mencari berkat. Setelah itu, apa yang
engkau persembahkan untuk Allah ?
AnakKu, menurut kamu tahun
akan berganti, satu hari saja kamu berbuat baik, surga bersukaria. Satu
hari saja!
Anak‑anakKu semua yang ada disini, apa yang telah kau
lakukan dalam hidupmu sebelum tahun berganti ? Tolong renungkan!
Kalau kamu belum berbuat, bagaimanakah engkau akan menyangsong tahun yang akan datang
? Itu lebih sulit.
Kalau kau tahun ini berbuat, tahun yang akan datang itu (harus) lebih, lebih daripada tahun yang
lalu.
Hai anakKu, Aku mengatakan: pemurnian itu diawal tahun.
Pemumian itu terjadi diawal tahun. Apakah kamu sudah
sanggup ? Ini yang Aku katakan kepadamu. Mari, cepatlah kamu berbuat baik,
melayani, itu sangat penting. Engkau tidak akan mendapatkan rahmat kalau kamu
tidak melayani.
Melayani, adalah Tuhanmu sendirl disurga melayani kamu semuanya,
apakah kamu mengerti ?
Dimanakah rasa syukur dan terima kasihmu kepada Allah yang
telah berbuat baik kepada kamu ?
AnakKu, Aku Maria, jangan pikirkanl Aku Ibumu Maria di
surga. Melalui Agnes Aku datang dengan isi hatiKu. Sekarang ini kamu dengar,
inilah Aku Ibumu. Jangan kuatir. Initah saat‑saat terakhir, tidak ada
nubuat lagi anakKu, tidak ini sudah cukup
terbuka bagi setiap manusia yang mau menerima ataupun yang tidak menerima,
dia akan melihat dan mendengarkannya.
Tidak lagi Aku berpesan dengan satu, dua atau tiga orang.
Tapi kamu semua mendengarkan apa yang
Aku sampaikan kepadamu.
Anak‑anakKu, Aku mau mengatakan kepadamu: Tahun yang
baru yang akan kamu hadapi, itulah tahun masa sulit bagi kamu semuanya.
Kalau kamu tidak bisa mempersiapkan diri dengan baik,
berdoa, damai, maupun dalam keluargamu, dalam saudaramu, teman‑temanmu,
kamu akan mendapat kesulitan.
Tahun yang baru yang akan kamu terima, kamu akan menghadapi
kesulitan banyak sekali. Kalau kamu tidak siap, kamu akan menderita dengan
peristiwa‑peristiwa itu sendiri.
Akan dimulai, akan dimulai anak‑anakKu. Ini yang Aku sampaikan kepadamu, jangan
lagi kamu bermain‑main yang tidak berarti, yang tidak berguna dalam
hidupmu.
Aku minta kepadamu semua yang ada disini, berkelompok‑kelompoklah
kamu, saling melayani. Lihat, masih banyak saudara‑saudaramu yang
menderital Apa kamu dengar? Apa kamu melihat? Pasti kamu tutup telinga, tutup
mata, tutup hati, seolah‑olah tidak ada apa‑apa. Lihat banyak saudara‑saudaramu
yang menderita. Disitulah Aku ingin bersama kamu, melayani dan membawa anak‑anakKu
kembali kepada Allah.
Anak‑anakKu, Aku ada disurga, kamu masih di bumi,
mari bekerjasama. Itu juga untuk kamu. Kamu melayani, kamu bahagia. Bahagia itu
diberikan Allah untukmu. Dimana kamu melayani, disitulah hartamu. Ini yang Aku
sampaikan untuk kamu semua yang ada disini.Hidup kamu dalam doa, tidak ada
kekerasan lagi. Tapi ada damai, ada sukacita, antara satu dengan yang lain.
Jangan kamu bikin susah orang lain maupun bikin susah ketuargamu. Hai kamu suami
istri. Sebagai suami melindungi istri dan anak‑anak. Itu harapan surga,
supaya Allah dimuliakan dimana keluarga‑keluarga itu berada.
Tahun ini, sebentar lagi menurut dunia akan berganti.
Renungkan! selama satu tahun ini kamu sudah berbuat apa? Kamu menyakiti? Atau
kamu membahagiakan? Renungkan! Yang tahu adatah dirimu sendiri.Dan kamu jujur atas kesalahan‑kesalahan dalam
hidupmu. Aku minta, kembali kamu seutuhnya kepada Allahmu di surga.
Anak‑anakKu, kamu akan menghadapi suasana yang sangat
berat.
Kalau kamu tidak siap, bagaimana itu akan berlalu? Berarti
akan membuat kamu sedih dan menderita.
Lihat Agnes bersama anak‑anakKu dan imammu berkeliling,
untuk membawa mereka kembali kepada Allah.
Dimana imam‑imam itu? anak‑anakKu banyak
tersesat. Sekarang para Imam berjalan
sendiri, mengurusi diri sendiri menurut kehendak hatinya sendiri. Anak‑anakKu
banyak yang menderita, tapi itu tanggung
jawab mereka.
Anak‑anakKu semua yang ada disini, Aku minta kepada
kamu semuanya, memberi itu dengan hati
tulus untuk menolong saudara saudaramu. Hartamu ada didalam saudara‑saudaramu.
Kalau hartamu hanya untuk kepentingan dunia, kamu tidak
punya harta disurga. Nanti pulang kamu bawa apa? kamu akan sedih, kamu akan
menderita menghadap Allahmu, karena kamu akan mempertanggung jawabkan hidupmu kepada
Allah. Aku ingin kamu semua pulang bahagia. Jangan ada lagi pulang dengan
kesedihan dan kepedihan.
Ini Aku Ibumu mengatakan benar. Pemumian itu sudan diambang
pintu, pintu terbuka, terjadilah semuanya. Jangan kamu katakan tidak ada, ada!
Kamu akan mengalami, semua, diseluruh bumi akan mengalami pemurnian.
Ingat apa yang Aku katakan: Tahun depan!
Sebentar lagi tahun depan, kata kamu dengan bahasa dunia.
Kamu akan menghadapi kesulitan silih berganti.
Gempa akan terjadi dimana‑mana. Apa kamu siap
menghadapinya ?
Berbahagialah kamu yang setia. Imanmu sudah benar, imanmu
sempuma.
Hanya kamu bersama
Aku lbumu bersatu datang kepada Allah, sempurnalah semuanya.
Karena Aku diutus,
bukan diambil darl dunla. Aku diutus dari surga, untuk menjadi manusia.
Wanita! tapi tidak sama dengan kamu.
Anak‑anakKu, siapa yang percaya dan menerima, sempurnalah
imannya. Jangan dipikirkan. Yang penting sekarang, jaga dirimu baik-baik.
Berimanlah yang benar, saling mengasihi, melayani dimanapun kamu berada.
Bersukacita, damai, tidak ada lagi kata‑kata kasar.
Berbahasalah yang menyenangkan, yang membuat orang damai.
Inilah pesanKu untuk kamu menjelang pergantian tahun,
supaya tahun depan ini, sebentar tagi, kamu sudah menjadi anak terang, anak
baik, anak senang, anak damai, anak sukacita dimana pun kamu berada. Karna masa
sulit itu akan kamu lalui dengan hatimu dengan sukacita. Kamu mengerti?
Mengerti , (dijawab umat.)
Terima kasih kalau kamu mengerti. Berbuat! Lakukan! Dan
sampaikan kebenaran‑kebenaran ini kepada saudara‑saudaramu. Jangan
kuatir, jangan takut. Allahmu disurga akan menyertai kamu sekalian, dimana kamu
menyampaikan kebenaran‑kebenaran ini.
Ini yang Kusampaikan, persiapkan dirimu dengan baik. Untuk
kamu berdua, Isak Doera maupun Alexius, tidak
ada lagi kamu mengatakan aku ada kerja, aku ada pelayanan, semua Aku
satukan pelayananmu ini, didalam kelompok ini, bersama Agnes. Karena tahun yang
akan, yang akan kamu terima, akan kamu lalui banyak yang harus kamu layani. Itu
yang Aku katakan kepadamu Alexius. Jangan katakan: "Sebentar, aku ada kerja, ada melayani sebentar!", tidak
anakKul Karena tahun yang akan kamu hadapi itu tahun kepedihan untuk kamu.
Pergilah melayani , cepatlah melayani!
Dan bawa anak‑anakKu kembali dan selamatkan mereka,
maupun rohaninya, dan mohon pada Tuhan untuk kesembuhannya, maupun dengan
berkat kamu semuanya untuk mereka‑mereka anak‑anakKu yang banyak
masih menderita.
Pedih! Sakit! HatiKu menangis karena banyak Imam‑imam
semua itu tidak menyelesaikan untuk anak‑anakKu. Itu kepedihanKu.
Maka Aku minta, kamu bersama Agnes, juga kamu Alexius
segeralah, pergilah! terus bekerja dan bekerja karena akan silih berganti
penderitaan akan kamu hadapi. Tapi jangan kuatir walaupun itu terjadi dimana‑mana,
kamu tetap selamat melayani.
Anak‑anakKu semua dimanapun kamu melayani, Allah
menyertai kamu sekalian Dan Aku Ibumu menyertai kamu semua dalam doaKu disurga.
Terima kasih. Selamat melayani.
Mulai niat baikmu, mengumpulkan kasih dan cintamu bersama
anak-anakKu dimana kamu melayani. Dan terima kasihKu, semua bersama Agnes, kamu
semua yang melayani, Aku, Ibu melihat dari surga walaupun kamu belum penuh
sehati sejiwa tapi cukuplah kamu berjuang untuk bersatu dengan Aku ibumu untuk
melayani anak-anakKu. Terima kasihKu untuk kamu semua bersama Agnes, dan
Alexius terima kasihKu kamu melayani bersamaKu.
Dan juga Isak Doera terima kasihKu, Kamu sudah menyampaikan
kebenaran‑kebenaran. Kamu telah menuliskan itu untuk anak‑anakKu. Terima
kasih Isak Doera. Terima kasih.
Dan terima kasihKu untuk kamu semua yang ada disini.
Terima kasih, (dijawab umat.)
Terima kasih. Sampai disini saja pertemuan kita.Tapi tolong
kamu renungkan kembali apa yang Aku sampaikan kepada kamu semua pada malam ini.
Aku berdoa untuk kamu, supaya kamu
menjadi tangan kasih dari Allah dan Aku Ibumu, untuk anak‑anakKu,
dimanapun mereka yang membutuhkan semua pertolonganmu.
Maukah kamu bekerjasama dengan Aku Ibumu?
Mau, (dijawab umat.)
Terima kasih. Mari bersama Aku Ibumu kita akan mulai untuk
metayani,
Tahun depan kamu harus bergegas untuk melayani supaya masa
sulit itu, kamu tidak takut menghadapinya.
BaikI Sekati lagi terima kasihKu kepada Agnes, anak ini
yang Kuberikan kepadamu semua, dan terima kasihKu juga untuk suami dan
anakanaknya, dan cucu‑cucunya yang telah memberikan Agnes kepadaKu.
Terima kasihKu untuk semuanya. Terima kasih.
Anak‑anakKu semua mari kita bersatu dalam doa, doa
yang telah Kuberikan kepada kamu semuanya. Satukan dengan doamu yang sudah ada.
Semua doa baik, anakKu,
(tergantung) bagaimana hatimu mengucapkan doa itu sendiri.
Walaupun doa itu baik, tapi kehidupanmu tidak baik, doa itu
tidak sampai kepada Allahmu disurga.
Mari kita bersatu dalam doa :
YA ALLAH YANG MAHAKUASA
PADA SAAT INI JUGA JIWAKU KUSERAHKAN KEPADAMU
KARENA ENGKAU YANG MEMPUNYAI BUMI INI
DAN AKU CIPTAANMU (diulangi 3X) Amin
Terima kasih anak‑anakKu, selamat berjuang, selamat
melayani hidup baik, damai anakKu, supaya Allah dimuliakan dimana kamu berada.
Terima kasih. Selamat malam untuk kamu semuanya
Selamat malam Ibu Maria, terima kasih.
—ooo0ooo—