Novena Misa Jumad Pertama Bulan I

Doa Kerinduan bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Rumah Ibu Agnes, jl Kebun Rumput E-69 - Cimahi, 7 April 2006

 

 

Pengantar oleh Ibu Agnes Sawarno

 

Di dalam Ekaristi itulah Tuhan menyatukan diri-NYA kepada kita semuanya. Dalam sakramen ini Tuhan hadir sepenuhnya. Sungguh-sungguh hadir ya..., bukan hanya lambang atau simbol. Maka kita supaya mengerti bahwa dalam Ekaristi itu kita tidak boleh main-main untuk menyambut Tuhan. Kita harus berjuang dan kita meyadari kelemahan kita masing-masing. Rasul Yohanes mengatakan dalam kelemahanmu itulah iblis/ setan mencobai kita. Percaya?

 

Percaya, jawab umat.

 

Tetapi dalam Yesus, iblis tidak akan bisa ikut campur tangan didalam perjalanan kita masing-masing. Dalam Yesus kita bisa membedakan roh mana yang baik, mana yang tidak baik. Di sinilah bahwa Tuhan Yesus mengatakan: “AKU menyertai kamu sampai akhir zaman.” (Matius 28:20b). Jadi penyertaan Tuhan tidak terputus saudara-saudaraku. Tuhan Allah kita selalu menyertai kita, tidak pernah meninggalkan kita sendiri di bumi ini tapi dengan syarat kita membuka hati untuk DIA. Kalau kita tidak membuka hati, kita tidak mendapatkan kepekaan rohani: kapan Tuhan itu hadir, kapan Tuhan itu menyertai, kapan Tuhan itu mendampingi, kapan Tuhan itu berbicara, kapan Tuhan itu mendengarkan doa-doa kita masing-masing.

 

Saudara-saudaraku ini saat terakhir, pemurnian.....! Anda yang baru datang, saya mau menyampaikan apa yang disampaikan monsinyur tadi. Pemurnian dunia....! Tetapi sebelum kita mengalami pemurnian dunia, kita mengalami pemurnian pribadi: secara pribadi, maupun dalam keluarga, maupun dalam kebersamaan, maupun dalam kita berteman, maupun didalam seiman menjadi anak-anak Tuhan. Kita harus dimurnikan tapi kalau kita mau dimurnikan, itu tidak susah dan kita tidak akan menderita karena kita boleh mengalami kebahagiaan itu harus dimurnikan didalam penderitaan. Tanpa penderitaan kita tidak bisa bertemu dengan Allah. Percayakah Anda? Anda pergi ke Night Club, Anda bertemu dengan Allah tidak?

 

Tidak, jawab umat.

 

Tidak! Tidak pernah anda menemukan didalam segala hal dunia, sarana dunia, tetapi dalam roh kita bisa bertemu dengan Allah.

 

Saudara-saudaraku yang terkasih, anda yang baru datang selamat datang untuk bergabung, bukan bersama Ibu Agnes tetapi bergabung dengan Ibu Maria. Tahun 1995 sampai saat ini sudah 11 tahun. Dan Ibu Maria mengatakan, tinggal menambahkan sedikit saja, pemurnian itu segera turun ke bumi ini. Dan nubuat Ibu Maria tahun 1995 sudah terjadi di seluruh bumi, khususnya di Indonesia. Dan penderitaan itu tidak akan berhenti, silih berganti sampai pemurnian itu datang. Anda merasakan tidak, apa yang anda alami di negara anda sendiri? Merasakan tidak?

 

Merasakan, jawab umat.

 

Amin. Dan juga di seluruh bumi. Kita bisa mendengar dari TV bagaimana bencana-bencana, bagaimana segala persoalan, bagaimana dan bagaimana....

 

Saudara-saudaraku terkasih, pemurnian ini bukan menakutkan. Justru pemurnian ini adalah untuk membawa kita sukacita karena janji itu sudah ada dinubuatkan dalam Kitab Suci. Tuhan tahu kapan Tuhan akan menurunkan pemurnian itu. Inilah saatnya.

 

Saudara-saudaraku yang terkasih, berjaga-jagalah, berbuatlah yang baik. Itu kata Ibu Maria. Bukan dikatakan, kamu harus suci baru kamu bisa masuk surga. Bagaimana mungkin kita manusia bisa suci, untuk berbuat baik saja sudah berjuang. Maka dalam perjuangan itulah, Tuhan sangat menghargai bagi anak-anakNYA. Menurut anda Tuhan Yesus siapa? Tuhan Yesus siapa?

 

Allah, jawab umat.

 

Menurut anda Tuhan Yesus siapa? Belum mengerti? Menurut anda, siapakah AKU ini, kata Tuhan.

 

Juru selamat, jawab umat.

 

Sudah sekian lama engkau bersama AKU Filipus, engkau tidak mengenal AKU (Yoh 14:9). Dalam Injil Yohanes, “Sebelum Abraham hadir AKU sudah ada.” (Yoh 8:58). Siapakah menurut anda Yesus itu?

 

Allah, jawab umat.

 

Allah! Jangan ragu! Yesus adalah Allah Sang Pencipta. DIA datang ke bumi ini menjadi manusia karena kecintaan-NYA kepada ciptaan-NYA, supaya manusia itu sungguh-sungguh mengenal siapa Sang Pencipta yang sebenarnya. Maka banyaklah kekeliruan, banyak anak-anak Tuhan sekarang meninggalkan Allah karena dia mengatakan, Yesus itu kan masih ada perantara. Perantara itu artinya, yang dikatakan oleh Injil, bukan perantara ada lagi diatasnya, tidak! Perantara itu, DIA memberikan jalan kepada kita. Jalan itu adalah melalui Firman-NYA supaya kita sampai ke surga. (Yoh 14:6)

 

Saudara-saudaraku saat-saat terakhir ini banyak pencobaan yang datang kepada anak-anakNYA dan meninggalkan DIA begitu saja, begitu mudah untuk meninggalkan DIA untuk memuaskan diri, untuk mencari dunia sepuas-puasnya.... Tetapi kasihan.., pada akhirnya tidak akan mendapatkan apa-apa-apa, dan pulang kembali membawa penderitaan, bertanggung-jawab atas perbuatannya.

 

Suster Lucia mengatakan penghukuman dunia. Apakah itu arti penghukuman dunia, saya bertanya pada beliau, karena beliau kemarin datang mengunjungi saya. Dipertegas arti pemurnian dunia itu. Penghukuman itu adalah maksudnya Allah akan menghukum dunia berarti bukan kiamat saudara-saudaraku. Menghukum dunia.....Dunia itu siapa? Sebangsa-bangsa penguasa-penguasa kegelapan dan pengikutnya. Siapa yang bersama dunia, dia jatuh dalam penghukuman itu sendiri. Karena penghukuman dunia itu adalah memurnikan dunia kata sr. Lucia. 

 

Saya bertanya kepada beliau, dan beliau bicara panjang lebar kepada saya dan menghibur saya. Ternyata Ibu Maria mengatakan bahwa sr. Lucia juga menyertai dalam kelompok ini. Dan saya mendapatkan penghiburan oleh sr. Lucia, akhirnya saya bangkit dan bersemangat. Saya tidak sendiri di bumi ini dan saya tidak sendiri menjalankan tugas ini dan saya tidak sendiri mewartakan tentang kebenaran ini.

 

Dan Sr. Lucia memperingatkan kita, hati-hati saatnya akan tiba, justru nanti akan terjadi diantara kamu. Akan terjadi permusuhan, persengketaan, perselisihan adalah diantara kamu sendiri kalau kamu tidak bisa menjaga dirimu dengan baik. Itu akan terjadi. Sr. Lucia menyampaikan itu kepada saya. Maka jagalah diri kalian baik-baik, dekatkan diri kalian kepada Allah, terus berjuang dan bekerja.

 

Maksudnya pemurnian ini bukan untuk berhenti bekerja. Dan bekerja dan berdoa. Yang penting kata Tuhan kalau engkau saling melayani, mengasihi, mencintai, memberi berkat antara satu dengan yang lain, yang menderita, yang papa yang miskin di sekitarmu dan penuh pengertian kelebihan dan kekurangan saudara-saudara kita dan mengampuni, kalau itu sungguh-sungguh kau lakukan karena AKU, hari ini juga kata Tuhan Yesus, kamulah anak-anakKU yang AKU kasihi.

 

Tanpa pelayanan, kamu tidak akan mendapatkan apa-apa karena Tuhan Yesus Allah yang Mahakuasa itu sendiri sampai saat ini DIA melayani kita semua anak-anakNYA di seluruh bumi. Tanpa pelayanan Tuhan, siapakah yang bertahan dan bisa berjalan sendiri di bumi ini? Tidak akan tahan karena iblis begitu besar daya kekuatannya untuk mengelabui pikiran dan perasaaan. Ini kata Ibu Maria. Tapi hatimu yang menguasai, semua akan menjadi baik, semua akan menjadi indah. Ini kata Ibu Maria. Jadi perasaan dan pikiran kita kendalikan dengan rohani kita, semua akan menjadi baik. Bukan kata Ibu Maria, pikiran dan perasaan tinggalkan karena kita masih berpijak di bumi ini, tapi kita dibekali iman. Dibekali iman untuk mengendalikan semua apa yang kita lakukan secara dunia.

 

Jadi saya maksud pemurnian sudah dekat. Dan Sr. Lucia juga mengatakan, janji itu segera datang dan kamu yang melanjutkannya. Dan saya berdialog panjang lebar dengan beliau akhirnya saya kuat, saya bangkit untuk mau melaksanakan tugas ini dengan berjuang. Anda juga  berjuang. Carilah AKU.., kata Tuhan (bdk Mat 6:33, Mat 7:7, Lukas 11:9, Ibrani 11:6, dll). Tuhan kan dekat, kenapa dicari? Tapi kita mencari dengan segala apa yang dikatakan Tuhan tadi, segala tingkah laku kita, dengan segala pelayanan kita mencari Tuhan. Mencari Tuhan tidak terbatas cukup sekian saja. Mencari Tuhan sampai kita dipanggil barulah kita mengerti, kita berarti tidak dihadapan Tuhan. Kita diterima tidak dihadapan Tuhan? Apa yang sudah kita perbuat sudah berhasil tidak? Saat terakhir di situ kita baru mengerti, iya dan tidak. Kita tidak boleh berbangga dulu, kita sudah berbuat. Kebaikan itu tidak perlu disampaikan kepada siapa pun, yang mengerti adalah Allah di surga.

 

Ini yang perlu saya sampaikan. Hanya sekilas supaya anda bisa merenungkan bahwa Ibu Maria hadir di seluruh bumi ini untuk mengantarkan anak-anakNYA kembali kepada Allah. Anda tahu di Eropa sudah banyak kesulitan, sudah tinggal sedikit manusia yang percaya kepada Allah. Mereka sudah pergi dengan kepintaran mereka, sudah pergi....dan segala macam. Tinggal berapa? Sedikit! Eropa, benua-benua sana...

 

Maka itulah Ibu Maria mau menunjukkan, kami dibawa ke Eropa supaya melihat ini.. beginilah keadaan anak-anakku dan kamu akan menjai saksi tentang apa yang Kusampaikan tentang pemurnian itu. Kalau ini kamu tidak datang, mereka tidak akan tergugah kembali untuk mengerti tentang pesan Ibu Maria di Fatima kepada Lucia, Yasintha dan Fransisco.

 

Malam ini kita diajak kembali untuk mempersiapkan diri kita kembali supaya perjalanan pemurnian ini sungguh-sunguh berarti bukan menakutkan tetapi bersukacitalah kita menghadapi pemurnian ini. Pasti, siapa yang percaya dan menjaga dirinya dengan baik lahir dan batin, pasti dia akan menikmati pemurnian ini dengan sukacita, tidak ketakutan.

 

Dan sebentar lagi saudara-saudaraku, bencana itu akan turun. Saya mengulang kembali bahwa gempa itu akan serentak ya... badai akan menempa... Tidak tahu rumah ini akan rata atau tidak. Disitu sudah awal. Sudah, sekarang sudah terjadi, penyakit-penyakit berhamburan, banyak orang kelaparan, kurang gizi, pertumpahan darah. Bermacam-macam silih berganti. Tidak bisa terselesaikan oleh negara kita.

 

Apa kata Ibu Maria, dengan situasi itu cepatlah berbaliklah, kita disuruh bertobat untuk berbalik kepada Allah seutuhnya supaya bencana-bencana itu tidak menimpa diri kita karena ketakutan. Karena ketakutanlah maka bencana itu akan menimpa kita. Kalau kita tidak ketakutan, dekat dengan Allah, kita tidak akan tertimpa oleh bencana itu karena bencana itu adalah rencana Allah, bukan asli bencana alam. Allah merencanakan, Allah menyelamatkannya, Allah yang akan menyelesaikannnya. Itulah Allah kita. Tidak ada yang tidak diselesaikan oleh Allah. Sejak perjanjian lama, janji Allah sudah terwujud, kehadiran-NYA ke bumi ini untuk menyelamatkan manusia dan menebus manusia supaya manusia itu sungguh-sungguh yang diciptakan itu memuliakan DIA.

 

Tetapi banyak manusia yang belum mengenal DIA. Bukan tidak mengenal, tapi mengenal, mendengar Yesus itu siapa. Mereka dengar seluruh bumi...oh itu Yesus...oh itu Gereja ...mendengar.., tetapi mereka tidak pergi mencari-NYA. Masih banyak manusia lama, masih banyak manusia lama di bumi ini (Ef 4:22-24). Berbahagialah kita yang percaya kepada DIA. Ingat sekali lagi Yesus itu dinyatakan yang sebenarnya adalah Allah yang Mahakuasa yang mencipta. Yesus itu...., nama Yesus itu artinya apa, supaya kita mengerti.

 

Tuhan besertaku, jawab umat.

Juru selamat, jawab umat.

 

Yesus artinya Allah yang menyelamatkan. Kenapa nama itu dibuat? DIA sendiri yang membuat nama itu untuk DIA. Nama itu diciptakan untuk DIA dan punya arti bagi manusia “Allah yang menyelamatkan”, kenapa kita tidak sepenuhnya percaya kepada Yesus. Allah menyelamatkan artinya Yesus. Tapi banyak anak-anak Tuhan tidak mengenal Yesus, dianggap Yesus hanya perantara. Dia tidak tahu perantara itu apa dikatakan Injil..., memberikan jalan. FirmanKU itulah jalan dan kebenaran. (Yoh 14:6, 17:17). Siapa yang percaya kepada FirmanKU, dia sampai kepada tujuan, tujuan adalah AKU sendiri. Yang bertahta di surga siapakah DIA? DIA-lah  DIA. Di Wahyu dikatakan, pada waktu Yesus tidak ada lagi, AKU-lah Allah yang Mahakuasa akan mengadili orang hidup dan mati.(Wah 1:8, 3:12)

 

Saudara-saudaraku yang terkasih, berbahagialah kita mempunyai Allah yang hidup dan dekat dan menyelamatkan dan memberikan tempat di surga. Yang punya tempat adalah DIA sendiri maka DIA tahu berikan jalan kepada kita semuanya. Diluar itu mereka tidak tahu jalan. Tunjukkanlah aku jalan..., siapa yang menunjukkan kalau dia tidak percaya kepada Yesus. Tidak akan sampai kepada tujuan.

 

Ini yang mau saya sampaikan kepada saudara-saudaraku yang terkasih. Hanya sekilas, kalau saya bicara tentang Allah wah..sebulan kita duduk gini juga tidak akan selesai. Tapi kalau kita sudah meyakini sesungguhnya, aku menerima Yesus menjadi Juru selamatku, DIA-lah Allahku. Cintailah DIA, sayangilah DIA, dekatkan diri kita kepada DIA. Kata Tuhan Yesus, sebutkanlah namaKU di mana pun engkau berada. NamaKU Mahakuasa yang KU-berikan kepadamu. Sudahkah engkau meminta dalam nama-KU? NamaKU Yesus. (Yoh 14:13). Mari saudara-saudaraku, Tuhan Yesus hanya menyatakan kecintaanNYA kepada kita. DIA Maha rahim. Siapa pun dia bertobat, kesalahan apa pun dia lakukan, dia bertobat.... Tuhan ampuni aku, bantu aku supaya aku hidup baik, menjadi anakmu yang baik....Saat itu juga Tuhan mengampuni seperti waktu penjahat di sebelahnya dia minta...(Luk 23:42-43) Saat ini juga engkau bersamaku dalam surga..Karena apabila orang meminta... Tuhan ampuni, aku mau.. Saat itu juga kerahimanNYA turun atas manusia yang meminta pemgampun itu sendiri sehingga Tuhan juga melupakan kesalahan dan dosanya karena Allah Maharahim, karena Allah belum menjadi hakim bagi manusia tapi Allah memberikan peluang bagi manusia untuk datang kepada-NYA. Inilah betapa indah kalau kita bersatu dengan Tuhan tapi apabila kita bersatu dengan Tuhan pasti setan tidak akan tinggal diam. Percaya tidak? Percaya ya..

 

Percaya, jawab umat.

 

Tapi kita boleh bangga dalam nama Tuhan Yesus kita bisa mengalahkan iblis dan setan-setan terkutuk itu. Bisa! Asalkan anda bersatu dengan Tuhan, anda bisa melepaskan diri dari belenggu iblis itu sendiri. ” Tuhan tolong saya”, hilang dia! Percaya Anda? Percaya tidak?

 

Percaya, jawab umat.

 

Percaya! Hanya dalam Yesus, kita bisa mengusir setan. Diluar nama Tuhan Yesus tidak ada yang bisa mengusir setan. Lihat di TV orang kesurupan,  paranormal, dukun-dukun melepaskan dengan gaya-gayanya. Setan memperdaya mereka, diadu domba oleh setan antara-mereka dan mereka. Sekarang banyak orang kesurupan.....Banyak....! Anak Tuhan tidak boleh kesurupan, nga boleh! Tidak boleh ke dukun! Masih ada yang pergi ke dukun, paranormal?

 

Tidak, jawab umat.

 

Jangan! Tapi kita percaya sama DIA. Hanya dalam DIA kita kuat, hanya dalam DIA kita selamat, hanya dalam DIA kita menjadi raja di dunia ini mengalahkan iblis. Percaya?

 

Percaya, jawab umat.

 

Amin. Ini yang mau saya sampaikan pada malam ini. Apa yang dikatakan Ibu Maria, pemurnian memang sungguh sudah dekat, apalagi Ibu Maria berpesan kepada Lucia. Dan Lucia sendiri bicara kemarin pada saya. Begitu dia terharu masih banyak anak-anak Tuhan masih jatuh dalam dosa, belum terangkat tapi berjuanglah anakku. Dia jarang memanggil saya Agnes. Berjuanglah anakku supaya saudara-saudaramu terselamatkan. Saya bilang, doakan saya supaya saya kuat. Kalau saya sendiri saya pasti tidak kuat. Tanpa doa-doa dari Surga dan anda sekalian di sini dan kekuatan dari Tuhan sendiri, pasti saya tidak kuat. Sudah gulung tikar saya karena rencana-rencana itu dari diri saya sendiri bukan dari atas. Kalau ini tidak datang dari atas saya mungkin sebulan dua bulan saya sudah KO, untuk ngarang-ngarang sudah KO. Orang penipu itu tidak selamat ya saudara-saudaraku. Apalagi Tuhan dipertaruhkan demi kepentingan pribadi... ya ampun.. ampun deh jangan. Jangan sekali-sekali kita bersaksi atas nama Tuhan untuk kepentingan kita sendiri. Tidak baik ya...! Nanti iblis akan bertambah besar karyanya, kita akan bertambah kebal, akhirnya kita tidak tahu lagi kepekaan tentang rohani; yang benar jadi salah, yang salah jadi benar. Itu yang akan terjadi.. kebal..Kedokteran kalau kita makan obat tidak teratur juga jadi kebal ya, akhirnya kita tidak bisa makan obat dengan baik.

 

Ini yang mau sampaikan kepada anda pada malam ini. Saya harap dengan sekilas ini, anda merenungkan. Kalau tidak mengerti bawa dalam doa minta pengertian dari Tuhan. Pasti Tuhan akan berikan pengertian secara pribadi.

 

Di sini ada doa kerinduan. Doa kerinduan ini adalah doa yang diajarkan oleh Ibu Maria maksudnya adalah agar kita rindu untuk berbuat baik, rindu akan melayani. Kalau kita sudah rindu itu pasti kita bisa ketemu dengan Allah. Jadi rindu berbuat baik, rindu melayani, mengasihi dan mencintai, akhirnya kita bertemu dengan Allah. Benar tidak? Ini yang dimintakan Ibu Maria karena doa ini bukan untuk kepentingan pribadi tapi doa kerinduan ini diajarkan oleh Ibu Maria supaya kita berjuang untuk menjadi anak yang baik dan juga kita mau berjuang untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan pertolongan secara doa maupun secara materi, maupun secara apa saja yang kita punyai kita berikan kepada mereka yang membutuhkan. Disitulah kita akan bertemu dengan Allah sepenuhnya sehingga buah-buah/ harta-harta yang kita kumpulkan akan kita bawa kembali kita persembahkan kepada Allah supaya kita boleh mengalami janji Tuhan. Kebahagiaan itu apa? Kebahagiaan itu adalah Allah sendiri. Tempat telah disediakan Allah bagi anak-anakNYA yang setia. Anda harus setia ya! Walaupun suka dan duka dengan segala permasalahan silih berganti walaupun sakit, kita tetap setia pada Allah. Rahmat itu akan mengalir dalam kehidupan kita semuanya. Amin.

 

 

Pesan Ibu Maria

 

Selamat malam untuk kamu semua anak-anakku yang Aku kasihi.

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.

 

Dan juga anakku Isak Doera, terima kasih atas penyertaanmu pada malam ini bersama Agnes.

 

Terima kasih Ibu, jawab Mgr. Isak Doera Pr.

 

Terima kasih anakku yang Aku kasihi.

 

Dan kamu semua yang ada di sini, apa yang menjadi keinginanku supaya engkau dapat berkumpul kembali sehati sejiwa dalam doa, saling melayani dalam perjalananmu bersama Aku Ibu Maria, inilah yang menjadi keinginanku supaya kamu bahagia. Kebahagiaan itu adalah Allahmu sendiri yang selalu menyertai kamu sekalian di mana pun kamu berada.

 

Terima kasih anak-anakku, terima kasih untuk semuanya yang telah datang di tempat ini. Inilah tempat yang telah Aku sediakan bagi kamu bersama Agnes. Dan Aku mengatakan kepadamu, tempat ini jugalah nanti akan menjadi pertemuanmu bersama Agnes mengalami pemurnian yang akan turun ke bumi ini. Tetapi tidak semudah itu anak-anakku. Kalau kamu tidak mempersiapkan dirimu dengan baik, yang penting adalah hatimu. Apakah hatimu sungguh-sungguh menyatu sehati sejiwa kebersamaan melayani anak-anakku dengan baik bersama Agnes yang Kuberikan kepadamu.

 

Aku Maria datang. Ini Aku Ibumu bersama Agnes, kuasa Allah mengantarkan Aku isi hatiku dari surga, melalui anak inilah engkau mendengarkan Aku menyapa kamu semua yang ada di sini. Aku datang anakku. Inilah caraku supaya engkau mendengarkan saat-saat terakhir ini, seperti inilah Aku menyapamu dan menyampaikan tentang kebenaran yang sangat penting yang harus kamu dengar dan terima dalam hidupmu.

 

Aku minta kebersamaanmu. Kalau engkau tidak masuk sehati sejiwa dalam pelayananmu ini, engkau tidak akan mendapatkan apa-apa. Sia-sia engkau bekerja tetapi hatimu tidak kau jaga dengan baik. Allah meminta hatimu anak-anakku karena Allah memiliki semuanya surga dan bumi ini dan semua isinya adalah milik Allah, termasuk kamu adalah milik Allah seutuhnya.

 

Dengarkan Aku baik-baik, bagi kamu yang bersama Agnes, jagalah hatimu, perasaanmu, pikiranmu. Aku ingin kebersamaanmu bersama Agnes murni, tulus, karena anak ini dipanggil untuk yang terakhir bagi dunia untuk menyampaikan pemurnian dunia ini sudah dekat. Dan Aku minta kamu yang bersama Agnes, jagalah, jagalah dirimu baik-baik karena saat-saat terakhir ini melalui kamulah Agnes akan sangat menderita. Melalui kamu, melalui sikapmu, pikiranmu, perasaanmu apa saja. Inilah yang Aku katakan kepadamu.

 

Aku memanggil kamu yang bersama Agnes untuk bekerja bersama Aku Ibumu. Tetapi Aku melihat dari surga, maka Aku utus Lucia untuk memberikan penghiburan bagi Agnes supaya Agnes tidak sendiri menghadapi segala permasalahan yang dia hadapi dalam hidupnya. Saat-saat terakhir inilah, kalau kamu tidak bisa menjaga dirimu dengan baik, melalui kamulah Agnes akan sangat menderita. Inilah pesanku yang sangat penting yang Aku sampaikan saat-saat terakhir ini.

 

Anak-anakku yang Aku kasihi semua yang ada di sini, dan juga kamu, jaga dirimu baik-baik terutama kamu dalam keluargamu suami-istri dan anak-anakmu jaga dengan baik; dan juga anak terhadap orang tua. Ini juga akan menjadi duri bagi kamu karena kebenaran selalu ada pertentangan maupun dalam keluarga, dalam persaudaraan karena kebenaran diatas segala-galanya. Siapa yang tidak membuka hati, dia akan menentang tentang kebenaran. Itu sudah ada dalam Firman Allah. Allah datang bukan untuk membawa damai tetapi membawa pedang bagi manusia yang tidak membuka hati; akan tertusuk-tusuk didalam menerima kebenaran, yang tertutup hatinya. (Mat 10: 34)

 

Anakku yang Aku kasihi semua yang ada di sini, saat terakhir penguasa kegelapan tidak tinggal diam, dia selalu mencoba ingin selalu masuk dalam kehidupanmu dengan segala kelemahanmu. Dia akan menjauhkan kamu dari kasih Allah supaya kamu tidak mendapatkan suka-cita tetapi mendapatkan penderitaan bersama dunia.

 

Anak-anakku yang Aku kasihi semua yang ada di sini. Inilah Aku meminta kepadamu Isak Doera dan juga salamKu kepada Alexius untuk melanjutkan memberikan hadiah dari surga adalah Tubuh dan darah Tuhan untuk diterima anak-anakku.

 

Ya Ibu, jawab Mgr. Isak Doera Pr.

 

Terima kasih Isak Doera, anakku yang Aku kasihi. Tidak apa-apa, biarlah mereka membencimu tapi Allah mengasihimu, disatukan dengan Aku Ibumu dalam kelompok ini untuk melayani anak-anakku. Nanti saatnya akan tiba mereka menderita dan mengerti dan menyesal, dan sedih dan menangis. Itulah kesombongan mereka, tidak merenungkan, tidak membuka hati dan tidak berdoa untuk semua peristiwa ini. Itu mereka akan menerima buah dari apa yang mereka lakukan dalam kehidupanmu Isak Doera, engkau tidak sendiri, Aku Ibumu menyertaimu. Kau harus kuat didalam perjalananmu untuk mendampingi Agnes untuk melayani anak-anakku saat-saat terakhir ini.

 

Anak-anakku semua yang ada di sini, mulailah membenahi diri. Masuklah, masuklah dalam kasih Tuhan karena saat terakhir ini, cukup berat bagi manusia karena peristiwa-peristiwa itu silih berganti akan turun ke bumi ini dan sebentar lagi kamu akan mengalami kegoncangan- kegoncangan. Tetapi jangan kuatir, kalau itu terjadi dengan segala persiapanmu, pertobatanmu, masuklah ke rumah dan berdoalah, kamu akan selamat dari bencana-bencana itu sendiri yang begitu dahsyat, yang akan turun ke bumi ini khususnya di negaramu ini. Maka Aku ingin membenahi diri mulai saat ini anakku. Berbuatlah baik dan tidak ada lagi permusuhan diantara satu dengan yang lain, kebencian, tetapi ada damai, ada kasih dan cinta dan melayani. Itulah membawa kamu selamat disaat-saat pemurnian. Luruskan hatimu anak-anakku. Jangan selalu mempunyai hati yang tidak baik kepada siapa pun. Mulai hari ini kamu saling mengampuni antara satu dengan yang lain, tidak lagi menyimpan kesalahan siapa pun karena itu menghampat kamu, itulah nanti penguasa-penguasa kegelapan akan memakai dari kehidupanmu yang tidak saling mengasihi, yang tidak saling mencintai antara satu dengan yang lain. Inilah permintaanku supaya kehadiranku ini sungguh-sungguh membawa kebahagiaan bagi anak-anakku di seluruh bumi dan juga di negaramu ini.

 

Dan berdoalah terus berdoa. Aku telah meninggalkan doa untuk anak-anakku di Indonesia ini, doa kepasrahan dan doa kerinduan. Tambahkan itu semua yang sudah ada, doamu yang selama ini, masuklah dalam kepasrahan supaya hidupmu tumbuh dengan iman, kedekatanmu bertambah dekat dengan Allah sepenuhnya.

 

Ini yang Aku sampaikan kepadamu anak-anakku. Inilah tempat kamu untuk berkumpul kembali bersama Agnes dan juga para imam, setiap bulan jumat pertama, itulah hari kesedihanku dan juga hari kemenanganku bersama kamu anak-anakku. Apakah kamu mengerti?

 

Mengerti Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakku semua yang Aku kasihi. Percaya yang berbicara ini adalah Aku Ibu Maria, dari surga Aku menyampaikan isi hatiku melalui Agnes anak ini yang dipilih untuk menerima pesan yang terakhir untuk pemurnian dunia. Terima kasih untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih. Dan sampaikan bagi anak-anakku, berkumpullah di sini.

 

Ya Ibu akan kami sampaikan, jawab umat.

 

Terima kasih untuk menerima tanda kasih Tuhan adalah Tuhan sendiri melalui tubuh dan darah-NYA menjadikan suatu kekuatan bagi kamu untuk menyelamatkan kamu dari dunia ini. Siapa yang tidak percaya, dia akan mendapatkannya dari dunia, akhirnya dia akan menderita bersama dunia, dan akhirnya mati sia-sia. Tetapi kamu yang percaya, kamu akan selamat dari hari pemurnian ini dan engkau akan memulai kembali untuk memuliakan Allah, satu masa bersama Allah, engkau akan bahagia bersama Allah. Itulah yang akan kamu alami. Kamu mengerti?

 

Mengerti, jawab umat.

 

Kalau kamu mengerti, ubahlah hidupmu jadi baik. Jagalah dirimu baik-baik, mulai hari ini kamu semua sahabat saudara. Tidak ada lagi permusuhan, curiga, menghakimi, tidak ada lagi anakku tetapi kamu semua adalah anakku. Dunia tidak bisa memisahkan kamu dari Aku karena kamu diberikan Allah kepadaku maka Aku datang ke bumi ini untuk bersama kamu semuanya dan doaku di surga selalu menyertai kamu semuanya.

 

Inilah Aku Ibumu, Akulah Ibumu anakku. Aku Maria. Aku-lah Maria yang diciptakan Allah, sebelum semua diciptakan, rohku sudah ada bersama Allah. Itulah maka Aku tidak ada di bumi ini. Aku pulang kembali dengan bahagia karena Aku adalah roh yang diciptakan Allah. Aku tidak ada pemakaman untuk diriku tapi Aku kembali seperti semula Aku ada bersama Allah. Maka itulah Aku diutus untuk kamu supaya kamu semua selamat, bahagia bersatu dengan Allah karena surga adalah tempatmu untuk selama-lamanya. Terima kasih untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih, jawab umat.

 

Terima kasih. Aku meminta kepada kamu yang bersama Agnes, mulai hari ini tidak ada lagi kecurigaan, atau pun pemikiran apa pun terhadap Agnes. Sungguh, surga tahu apa yang dilakukannya, surga tahu apa yang disampaikannya, surga tahu semuanya apa perjalanannya. Agnes tidak sendiri, ini yang perlu kamu mengerti. Apa pun yang terjadi apabila Agnes tidak baik surgalah akan menegurnya. Bukan kamu! Bukan kamu! Tetapi kebersamaan bersama Agnes berbicaralah dengan baik. Itu harapanku dimana Aku bersamamu dalam kelompok ini. Apa pun yang kau lakukan dalam kebaikan dan kebenaran Aku ada bersamamu. Kamu mengerti?

 

Mengerti Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakku yang Aku kasihi. Teruskan apa yang Aku katakan ini. Jangan kuatir tempat ini baik adanya bersamamu. Inilah yang Aku sampaikan kepada kamu semua anak-anakku yang Aku kasihi.

 

Dan juga kau Isak Doera, terima kasih, terima kasih anakku, Aku menyertaimu dan doaku dan semua para imam di seluruh bumi, percaya dan tidak percaya, doaku menyertai mereka semuanya.

 

Baik anak-anakku yang Aku kasihi, sampai di sini pertemuan kita dimana kamu bersatu dalam doa sehati sejiwa melayani, di situ Aku ada bersamamu. Allah melindungi kamu semuanya. Terima kasih anak-anakku, selamat malam untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu, selamat malam, jawab umat.

 

---ooo0ooo---