Doa Pasrah Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

di Aula susteran FMM, Bejawa-Flores, 9 Desember 2006

 

Pesan Tuhan Yesus

 

Anak-anakKU AKU sudah datang diantara kamu. Itulah AKU! AKU ingin bertemu dengan kamu semuanya. Bukalah hatimu dan jagalah dirimu dengan baik dan berdoalah sebut nama-KU, AKU akan hadir menguatkan kamu semuanya.

 

AKU datang anakKU, inilah kuasa-KU. Janji-KU telah KU-nyatakan kepadamu, AKU datang. Berbahagialah kamu semua yang ada di sini. Engkau mendengarkan AKU dari surga. Itulah tanda kasih-KU, itulah kerinduan-KU. Datanglah anakKU, AKU menunggumu di surga.

 

AKU sabar, AKU lemah lembut, AKU maha rahim, datanglah…! Datang..! AKU menunggumu dan merindukanmu agar engkau tetap hadir dan datang dan berbicara kepada-KU. Renungkan, renungkan apa yang KU-berikan ini kepada-MU.

 

Anak-anakKU yang AKU kasihi, sampai bertemu kembali, dimana kamu berdoa dan merindukan AKU dalam kehidupanmu, dan engkau mencintai AKU, kuasa-KU menyambutmu dalam roh. Kita akan bertemu anak-anakKU.

 

Sampai bertemu kembali, dimana kau datang, di situ kita akan bertemu. AKU hidup, AKU dekat dan AKU ingin dekat kepadamu. Hai anak-anakKU, jadilah kamu anak yang baik supaya AKU dimuliakan didalam perjalananmu. Mulai malam ini, ubahlah hidupmu menjadi anak yang baik. Sampai bertemu kembali dalam doamu, AKU menunggumu.

 

 

Pesan Ibu Maria

 

Salam untuk semua anak-anakku yang Aku kasihi, selamat malam!

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih, dan juga kamu Isak Doera, tetaplah kau bertahan. Jagalah dirimu baik-baik, pasti semua akan menjadi baik dalam perjalanan ini bersamaku. Terima kasih Isak Doera.

 

Terima kasih Ibu, jawab romo Isak Doera Pr.

 

Terima kasih, juga kepadamu Alexius anakku, inilah, barulah engkau mengerti betapa indahnya perjalananmu bersama Allah dan Aku Ibumu untuk melayani anak-anakku; yang tidak dimengerti secara pemikiran manusia tetapi dalam iman kamu bisa mengerti. Terima kasih Alexius, penyertaanmu anakku. Mari kita tetap melaksanakan tugas ini bersamaku untuk melayani anak-anakku di mana pun mereka berada.

 

Iya Ibu, jawab romo Alexius Widianto Pr.

 

Terima kasih. Dan juga kamu putri-putriku, terima kasih! Aku mengucapkan terima kasih. Engkau telah mengundang anak-anakku di tempat ini sehinggga Aku bisa bertemu dengan anak-anakku pada malam ini. Terima kasih untukmu hai putri-putriku yang Aku kasihi.

 

Terima kasih Ibu, jawab para suster FMM.

 

Terima kasih.

 

Anak-anakku semua yang Aku kasihi, Aku Ibumu Maria. Aku datang melalui kuasa Allah bersama Agnes pada malam ini. Tadi kamu telah bertemu dengan Allah, kuasa-NYA menyertai kamu semuanya. Apakah kamu bahagia anak-anakku?

 

Bahagia, jawab umat.

 

Terima kasih. Bawalah kebahagiaan ini untuk selanjutnya dalam kehidupanmu. Dan Aku minta kepada anak-anakku semua, berdoalah kamu, dekatkan dirimu kepada Allah,dan sebut nama-NYA, dan Aku minta damai anakku dan kamu terhadap ke dua orang-tuamu, hormati orang tuamu dengan baik. Cintai mereka dan doakan mereka supaya mereka sehat, atas doamu. Apakah kamu mau?

 

Mau Ibu, jawab umat.

 

Mau anakku. Aku ingin kamu menjadi anak-anakku yang baik. Aku ingin kamu damai, tidak ada lagi pertengkaran diantara kamu. Kamu semua adalah anak-anakku. Aku Ibu Maria datang menyapa kamu melalui Agnes. Apa kamu percaya?

 

Percaya Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih atas kepercayaan ini. Siapa pun yang percaya dalam iman, dia bersatu dengan Allah. Berjanjilah anakku, tidak lagi kamu berbuat yang membuat hatiku sedih tetapi ingin kamu bersukacita, bahagia, damai, saling mengasihi diantara kamu.

 

Dan sekali anak-anakku, hormatilah orang tuamu. Sayangi mereka, cintai mereka karena merekalah yang melahirkan kamu ke bumi ini dengan kehendak Allah sehingga kamu semua dapat memuliakan Allah dalam hidupmu. Aku percaya, besok kamu sudah menjadi anak yang baik. Itulah doaku untuk kamu semua anak-anakku.

 

Dan Aku mau menyampaikan, teruslah berdoa, tambahkan semua doamu dengan doa yang Aku berikan kepadamu (doa pasrah dan kerinduan, red). Jangan kamu malas berdoa, nanti kamu dicobai penguasa-penguasa kegelapan yang ada di bumi ini. Doa bertemu dengan Allahmu di surga. Mengerti kamu anak-anakku?

 

Mengerti, jawab umat.

 

Terima kasih, terima kasih atas pengertianmu. Aku Ibumu, terus berdoa dan berdoa untuk kamu semuanya yang ada di sini.

 

Anak-anakku, tidak lagi kamu bermain-main dengan dunia. Ini harapanku. Ikuti Tuhan dengan baik, apa yang dikehendaki-NYA dalam kehidupanmu; semua kamu bahagia. Ini harapan surga untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih, jawab umat.

 

Terima kasih! Pasti besok kamu sudah berdamai. Besok kamu bisa bertemu dengan orang tuamu. Cintai mereka anakku, cintai kedua orang tuamu dan saudara-saudaramu. Damai dalam keluargamu. Itu harapanku untuk kamu semua yang ada di sini.

 

Baik, Aku sayang, Aku sayang untuk kamu semuanya, Aku sayang, maka Aku hadir diantara kamu. Ini Aku datang, Aku datang menyapamu, membawa kamu dalam damai, Kuantar kamu untuk datang kepada Allah. Aku Ibumu Maria mengasihi kamu semuanya. Aku percaya, Aku percaya pasti kamu memulai hidup baru dalam kasih Tuhan. Doaku menyertai kamu semuanya.

 

Dan juga kamu Alexius, dan juga kau Isak Doera, apa yang disampaikan Agnes untuk kamu semuanya lakukan dan sampaikan untuk anak-anakku supaya anak-anakku tidak tersesat dengan segala pekerjaan iblis untuk membawa kamu jauh dari Allah. Itu benar, semua benar.

 

Anak-anakku, Aku pendoa di surga bagi semua manusia yang percaya pada Allah. Aku pendoa sejak Aku hidup, setelah Aku kembali bersatu dengan Allah, Aku tetap berdoa bagi anak-anakku. Kamu semua yang ada di sini, waspadalah perbuatan iblis, dia semua bisa melakukan secara dunia.

 

Anak-anakku, Aku mengatakan benar untuk kamu semuanya, khususnya bagi kamu, imamku yang Aku kasihi. Apa yang disampaikan Agnes, itulah adanya. Jangan kamu menyembah benda-benda. Apakah kamu mengerti, Allah, Aku maupun seisi surga tidak ada didalam benda-benda itu. (patung-patung). Tapi Aku Ibumu bukanlah melarangmu, asalkan kamu mengimani yang benar apa yang telah kamu lakukan bersama imam-imammu di dalam gereja ini yang telah disatukan oleh Allah supaya kamu semuanya bisa menerima Allah sepenuhnya didalam kasih dan cinta-NYA, oleh kehidupan Allah sendiri adalah Tubuh dan Darah-NYA. Itu benar, tetapi apabila engkau berdoa, engkau telah menciptakan sesuatu benda, mungkin seperti Aku, seperti Tuhanmu atau seisi surga. Kebenaran itu tidak ada anakku didalam benda itu sendiri. Tetapi baiklah kalau engkau sungguh-sungguh mencintai Allah boleh saja, asal kamu bijaksana mengartikan benda-benda yang ada di sekitarmu.

 

Inilah yang Aku sampaikan, dan juga Aku minta kepadamu Isak Doera, Alexius, berikanlah keterangan ini karena banyak sudah terjadi mereka bukan lagi menyembah Allah tetapi yang mereka sembah adalah benda-benda itu sendiri. Jangan anakku! Sudah banyak terjadi, mereka percaya, maka iblis bernubuat didalam benda itu sendiri; yang mana Agnes datang mengunjungi anakku dan memberikan pengertian, dan percayalah semua itu akan diselesaikan oleh Allah.

 

Itu bukan nubuat tanda kasih Allah dari surga, itulah nubuat datang dari bumi ini. Dia pakai semua itu supaya kamu berhenti menyembah Allah, akhirnya kamu menyembah benda-benda yang sudah terjadi atas nubuat-nubuat penguasa-penguasa kegelapan itu.

 

Anak-anakku yang Aku kasihi, ini sangat penting, akhir-akhir ini Tuhanmu membuka semuanya. Selama ini Tuhan melihat itu baik tetapi kebaikan itu akhirnya diberikan kepada dunia. Inilah yang Kusampaikan kepadamu para imam yang menyertai anak-anakku dan bersama Aku dalam kelompok ini.

 

Lihatlah apa yang kau lihat saat ini (menunjuk ke arah Patung Ibu Maria, red). Ini mengambarkan Aku. Aku senang tetapi gambaran itu tidak bisa kau lukiskan secara dunia, dan benda ini (patung, red) Aku tidak ada didalam benda ini. Benda ini adalah benda mati yang tidak bisa berbicara dengan kamu. Aku tidak bisa dilukiskan anakku, walaupun Aku menampakkan diri kepada anak-anakku. Dia tidak bisa menggambarkan Aku yang sebenarnya tetapi Aku senang, Aku senang kamu melakukan itu tetapi jangan salah, semua itu bukanlah untuk disembah, yang kau sembah adalah Allah yang ada di surga bersama Aku Ibumu dan dengan para malaikat, semua orang-orang yang sudah dalam kebahagiaan terutama dengan para rasulmu. Ingat! Tidak lagi anakku! Dimana kamu berdoa memuliakan Allah maka Aku akan diantar diantara kamu melalui kuasa Allah. Itu yang Aku sampaikan untuk memberikan penjelasan apa yang diterima Agnes, pesan Allah kepadanya supaya engkau mengerti anak-anakku.

 

Aku mengulangi kembali. Aku Ibumu sudah ada sebelum dunia ini diciptakan, Aku sudah ada dalam rencana Allah. Aku masuk dalam rencana Allah untuk menyelamatkan manusia didalam ciptaan-NYA. Dan Aku dihadirkan ke bumi ini bukan seperti wanita-wanita yang ada di bumi ini. Aku adalah roh anakku. Aku roh yang hidup. Aku menjadi wanita supaya dunia tahu, Allah datang ke bumi ini dan mau mengerti kehadiran-NYA seperti manusia. Tidak ada, tidak benar, Allah bersemayam di dalam rahim wanita-wanita yang memenuhi bumi ini seperti kamu. Tidak! Allah menciptakan Aku dalam roh dan Aku dihadirkan ke bumi ini untuk memulai rencana Allah. Kamu tahu, Aku bukan seperti wanita melahirkan, supaya kamu jelas. DIA datang, DIA hidup diantara kamu melalui kuasa-NYA dan AKU bukan melahirkan. Tidak! Karena Allah tidak dilahirkan! Hanya kamu dilahirkan oleh ibumu yang diciptakan Allah untuk memenuhi bumi ini.

 

Anak-anakku, supaya kamu mengerti, sekarang Aku membuka semuanya, tidak ada yang sembunyi. Aku wanita, tetapi Aku bukan wanita seperti kamu. Dan sekali lagi, Aku tidak pernah melahirkan Allah. Allah bersamaku, hadir bersamaku, datang bersamaku, tapi yang kau lihat misteri itu yang dikatakan dengan perkataan dunia, ‘aku melahirkan”…, tidak! Roh tidak bisa melahirkan, hanya manusia. Aku utuh, Aku utuh anakku. Aku roh. Sekarang Aku berbicara di surga, melalui Agnes. Aku roh.

 

Sampaikan ini hai imam-imamku supaya mereka mengerti perjalanan rohani ini, supaya pengertian itu tidak salah. Tidak salah! Wanita di bumi ini diciptakan oleh Allah yang dipanggil untuk memenuhi bumi ini, dia melahirkan manusia dari rahimnya seorang wanita, tetapi jangan kamu samakan! Tidak! Allahmu tidak lahir dalam rahimku karena Aku roh. Roh Allah bersamaku, roh Allah bersamaku, hadir bersamaku, dan berkarya bersamaku diantara manusia, bersamaku, supaya kamu mengerti. Inilah pengertian yang sebenarnya yang harus kamu mengerti sejarah rohani rencana Allah dalam Kitab Sucimu. Baik sampai di sini, apa kamu sudah mengerti?

 

Sudah Ibu, jawab umat.

 

Baik, maka jangan terulang kembali. Sembahlah Allah sepenuhnya, semua sarana yang kau sediakan itu baik. Bukan kamu puja, bukan kamu sembah, biarlah itu sebagai penghiburan kamu, diantara kamu. Seperti sekarang, itu penghiburan buat kamu tetapi bukan Aku ada di benda yang mati ini. Mengerti anak-anakku?

 

Mengerti Ibu, jawab umat.

Baik, kalau kamu mengerti sampaikan kepada saudara-saudaramu. Kalau mereka tidak mengerti, kasih pengertian ini dan berdoa, nanti Allah akan memberikan pengertian kepada mereka yang kau sampaikan tentang kebenaran ini. Tidak bisa kau lukiskan Aku dan tidak bisa kau lukiskan yang sebenarnya tentang wajah Allah, walaupun Allah menampakkan diri, kamu tidak sempurna menggambarkan gambaran Allah itu secara dunia. Tapi Allah tidak melarangmu, tidak marah kepadamu tetapi semua itu untuk penghiburanmu dalam perjalananmu, kehadiranmu sepenuhnya untuk menuju Allah Bapamu di surga. Ini yang Aku sampaikan kepadamu. Walaupun Aku menampakkan diri kepada Agnes, maka apapun yang diceritakan Agnes tentang Aku, itu tidak bisa menggambarkan sebenarnya tentang Aku walaupun dalam lukisanmu, tidak akan sempurna anakku! Tidak bisa Roh digambarkan sepenuhnya dan sempurna. Ini yang Kusampaikan kepadamu.

 

Anak-anakku yang Aku kasihi, Aku menyampaikan ini karena banyaklah hal yang sudah terjadi di seluruh bumi. Benda-benda itu dianggap ajaib, mujizat dari Allah. Tidak anakku! Allah hanya datang kepadamu, bukan kepada benda-benda yang ada di bumi ini. Tidak! Tidak! Allah Mahakuasa, untuk apa DIA datang ke benda-benda itu? Tidak! Tuhan tidak memberikan mujizat dalam benda-benda itu! Tidak! Allah sanggup memberikan mujizat yang nyata dengan kuasa-NYA yang tidak bisa diperbuat atau ditiru oleh iblis. Apa yang sudah tertulis dalam Kitab Sucimu, itulah yang benar. Jangan menambahkan perjalanan rohanimu ini dengan segala macam-macam yang datang dari dunia. Imanmu hanya satu : Allah, hanya itu saja. Jangan lagi kamu mendua hati-menyembah-menyembah roh-roh yang datang dari dunia. Itu iblis, menyesatkan kamu!

 

Anakku, mari bersama Aku Ibumu kamu berjuang untuk sampai kepada tujuan, terutama supaya kamu bahagia menerima hari pemurnian yang akan turun ke bumi ini. Maka Aku datang ke negaramu ini bersamaku, dan juga anak-anakku di mana pun mereka berada di seluruh bumi, Aku datang dan menyatakan dan menyampaikan kabar ini kepada anak-anakku di seluruh bumi ini. Tidak! Allah tidak meninggalkan kamu sendiri. Siapakah yang sanggup? Kuasa Allah akan turun ke bumi ini dan Allah meninggalkan kamu?…., selesailah semuanya. Tidak ada lagi manusia di bumi ini, anakku. Tetapi, dimana rencana Allah akan memurnikan dunia ini, Allah datang dan menolongmu melalui kuasa-NYA. Apabila pemurnian ini datang kamu bersuka-cita menerima tanda kasih Tuhan karena engkau akan bersama Tuhan mengalami kebahagiaan. Satu masa, tidak ada penderitaan lagi. Kamu bergembira, damai sejahtera kamu alami setelah pemurnian itu selesai. ( Wahyu 20 : 6 )

 

Anak-anakku, baiklah apa yang Aku sampaikan tadi renungkan dan Aku minta semuanya, anak-anak semua di sini, berdoa kamu! Teruslah berdoa Aku Ibumu menyertai kamu semua, doaku di surga. Apa kamu percaya?

 

Percaya Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih! Percaya?

 

Percaya, jawab umat.

 

Semua yang ada, semua yang Aku sampaikan ini ada dalam Kitab Sucimu, dan Aku ada dalam rencana Allah dalam Kitab Sucimu. Bagaimana nubuat Yohanes tentang Aku, sudah tertulis. Saat ini nubuat itu terjadi di seluruh bumi karena waktunya sudah dekat. Tanda itulah yang tidak bisa diambil oleh iblis untuk ikut serta dengan tanda itu. Dia tidak bisa! Tanda itu adalah milikku, kuasa Allah bersamaku. Itu tanda! Kamu sudah membacanya, tanda itu? Belum membacanya, anakku?

 

Belum, jawab umat.

 

Belum. Bacalah…! Itu sudah dituliskan oleh Yohanes. Boleh saya mengatakannya?

 

Boleh, jawab umat.

 

Baik, dengarkan Aku Ibumu. Nubuat ini untuk Yohanes. Nubuat ini untuk saat-saat terakhir bahwa Aku diberikan kepada kamu yang percaya kepada Allah. Aku menyertai kamu dalam perjalanan ini. Aku datang ke bumi ini dan tanda itulah sudah terjadi diantara kamu. Apabila engkau melihat tanda besar di langit terus……..apa yang tertulis? Siapa yang bisa meneruskan?

 

Seorang wanita berselubungkan matahari dengan bulan di bawah kakinya, dan mahkota dari 12 bintang diatas kepalanya.( Wahyu 12 : 1 )

 

Nubuat itu untukku dan untuk kamu. Kalau kamu mengerti, itulah kehadiranku ke bumi ini dengan segala cara Tuhan mengantarkan Aku untuk bertemu dengan kamu. Siapa pun tidak bisa membuat itu semuanya. Tidak bisa! Tetapi dengan benda ini (patung, red), iblis akan bisa bernubuat walaupun itu kau lihat wajah wanita dan dinyatakan bahwa itu adalah Aku Ibu Maria; tetapi nubuat dalam Kitab Suci, iblis tidak bisa ikut campur tangan. Akulah yang datang bersama kamu untuk mengalahkan penguasa-penguasa kegelapan itu. Apa kamu mau?

 

Mau Ibu, jawab umat.

 

Baik anakku, kalau engkau mau Aku ingin kamu berkumpul dan berdoa. Berkelompok-kelompoklah kamu dan berdoalah maka kamu saling menguatkan antara satu dengan yang lain di tempat ini. Apa kamu bersedia?

 

Bersedia, jawab umat.

 

Baik anakku. Pergilah, buatlah kelompok-kelompok doa; di situ kuasa Allah hadir dan Aku Ibumu hadir dan surga ikut serta dimana kamu berkumpul dan berdoa. Tanpa Agnes itu semua akan terjadi. Mengerti kamu?

 

Mengerti, jawab umat.

 

Terima kasih, mari kita bekerja sama bersama Aku Ibu Maria, apa kamu mau?

 

Mau Ibu, jawab umat.

 

Jadilah kamu semua anak yang baik, saling melayani dan berdoa, disitulah tanda kasih Tuhan hadir di tengah-tengah kamu semuanya. Baik, itu yang Aku sampaikan yang sangat dalam artinya untuk kamu.

 

Terima kasih, jawab umat.

 

Terima kasih! Bagi Alexius dan Isak Doera dan putriku yang telah memberikan tempat ini kepada anak-anakku supaya Agnes, semua mereka yang percaya bisa menyampaikan kebenaran ini. Jangan takut! Aku Maria. Berdoalah minta kepada Allah. Aku Maria. Aku berbicara di surga, melalui Agnes kamu mendengarkannya. Tidak! Kamu berdoa! Jangan kamu katakan bahwa yang hadir ini bukan Aku Ibu Maria. Berdoalah! Supaya kau mendapat pengertian ini. Mengerti?

 

Ya, jawab umat.

 

Baik, kita satu Allah, surga satu Allah dan kamu semua anak-anakku, satu Allah di seluruh bumi, satu Allah! Tidak ada lagi Allah yang lain, hanya satu Allah yang sudah datang ke bumi ini yang menyapa kamu, yang menyertai kamu semuanya dalam kehidupanmu.

 

Baik, mari kita kembali. Aku akan bersamamu dalam doa, kita datang kepada Bapa yang Mahakuasa sang Pencipta yang menciptakan kamu semua dan Aku Ibumu yang saat ini bahagia di surga dan ingin kamu semua bahagia di bumi ini. Tidak lagi takut dan kuatir tetapi damai dalam nama Tuhan, mari kita satukan dalam doa, yang telah Kuberikan kepadamu.

 

Ya Allah yang Mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaan-Mu. (3 x). Amin.

 

Berdoalah dengan hatimu, tidak dengan pikiranmu dengan perasaanmu tetapi dengan hatimu, dengan lembut untuk datang kepada Allah.

 

Anak-anakku, terima kasih dan juga engkau berdua imamku terima kasih atas pelayananmu. Aku bahagia hari melihat anak-anakku semua yang ada di sini. Terima kasih!

 

Terima kasih, selamat malam Ibu Maria, jawab umat.

 

—ooo0ooo—