Doa Pasrah Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang
Bahagia
di Tempat doa Hati Ibu Yang Bahagia, Cimahi
1 Desember 2006
Saudara-saudaraku berdoalah dalam hatimu dan sebutkanlah nama Tuhan Yesus.
Yang tahu hatimu adalah engkau sendiri bersama Dia, maka kita jujur pada malam
ini. Kita persembahkan semua hidup kita kepada-NYA. Terima kasih Tuhan. Terima
kasih Tuhan, terpujilah nama-MU di seluruh bumi, di hati kami, di hati
anak-anakMu diseluruh bumi ini, namaMu Yesus Allah yang Mahakuasa, terima kasih
Tuhan. Terima kasih Tuhan Yesus.
Pesan Tuhan
Yesus
Anak-anak-KU
yang AKU kasihi, AKU datang saat ini anak-KU.
Terima kasih
Tuhan Yesus, jawab umat.
Berbahagialah
kamu pada malam ini! AKU datang bersama anak ini untuk bertemu dengan kamu
semua yang ada di sini.
Terima kasih
Tuhan Yesus, jawab umat.
Baiklah
anak-anak-KU, engkau tahu, sudah sekian lama AKU bersama anak-anak ini dan
bersama anak ini (Agnes, red) dan bersama Ibumu. AKU datang, dengan cara ini
AKU datang anak-KU, jangan takut tidak ada satu pun yang mengambil
bagian-bagian ini didalam kehidupanmu. Ini kuasa-KU, AKU berbicara di surga.
Inilah kuasa-KU, inilah janji-KU, AKU menyertai kamu dan tidak meninggalkan
kamu sendiri. AKU minta kesetiaanmu, setialah anak-KU. Saat-saat terakhir yang
AKU janjikan kepadamu segera terjadi. Kembalilah, kembalilah, AKU menunggumu !
Jangan hatimu lagi kau arahkan dan kau berikan kepada dunia, celakalah..! Tapi
berikanlah itu kepada-KU, karena kamu adalah milik-KU. Apa kamu mengerti ?
Mengerti Tuhan
Yesus, jawab umat.
Baik, baik,
kalau engkau mengerti, apa yang sudah engkau lakukan untuk-KU
dalam kehidupanmu? Janganlah engkau sibuk dengan dunia yang fana ini, yang
tidak menjanjikan keselamatan bagi kamu tetapi membawa kamu di dalam kehidupan
dunia dengan se-isi dunia yang menyesatkan ini.
AKU datang di
tempat ini, AKU datang anak-KU. Ibumu telah mengumpulkan kamu, Ibumu telah
membawa kamu kepada jalan yang benar. Kebenaran itu adalah AKU sendiri. Ibumu
yang KU-berikan kepadamu adalah milik-KU. Supaya engkau mengerti, dari awal
sampai akhir dia KU-berikan kepadamu.
AKU minta
hatimu, jangan kamu sibuk dengan duniamu. Lihat dunia ini…! Apa yang akan
terjadi? Engkau akan melihat dan menerimanya. Inilah cara-KU. Ini kuasa-KU.
Siapa? Siapa yang akan mengambil? Tidak ada ! Dunia…? Tidak ada! Jangan
takut, AKU berkata kepadamu, jangan takut! Kalau kamu bersama-KU tidak ada
ketakutan dalam kehidupanmu. Ini kuasa-KU! Kuasa-KU datang diantara kamu,
bersama anak ini. Anak ini, anak ini KU-berikan supaya kamu mengerti janjiKu.
Janjiku adalah pasti.
Jangan kamu
menyebut nama-KU “Tuhan, Tuhan”, tapi kamu tidak melakukan dalam kehidupanmu.
Sia-sialah, sia-sialah itu! Tapi apabila kamu menyebut “Tuhan, Tuhan”, tetapi
kamu hidup bersatu dalam kasih dan cinta, karena AKU adalah kasih dan cinta.
Berbahagialah
kamu malam ini! AKU mengatakan benar. Sulit untuk dimengerti, untuk diterima
kehadiran-KU sejak dulu dan sekarang. Siapakah yang menerima AKU? Yang membuka
hati dan mencari AKU. Siapa yang yang menolak AKU, dia dalam kepedihan bersama
dunia ini. Saatnya engkau akan mengerti apa yang AKU katakan ini padamu.
Saatnya engkau akan mengerti apabila itu terjadi, engkau akan mengerti!
Jangan
sia-siakan dirimu, jangan sia-siakan dirimu! Sampaikan kebenaran ini, jangan takut!
AKU menyertai kamu semuanya. Ini perkataan-KU kepadamu, sudah sekian lama AKU
ada diantara manusia, tapi manusia memilih dunia. Tidak ada kebenaran, tidak
ada keselamatan yang datang dari dunia! Semua itu datang daripada-KU karena AKU
adalah Tuhan. Hanya satu Tuhan! Tidak ada dua Tuhan! Satu! Satu untuk semua
yang menerima. Ini perkataan-KU.
Baik, renungkan
apa yang KU-katakan ini kepadamu. Jadi kau anak yang baik, dekatkan dirimu
kepada-KU dan berdoalah didalam nama-KU, adalah Yesus. Itulah nama KU-berikan
kepadamu, kita bersahabat dalam Nama itu supaya kau dekat dengan-KU. Kau tidak
bisa berpikir tentang AKU, tapi tentang nama itu kamu bisa berpikir, bersahabat
dalam kehidupanmu. Tapi saatnya akan datang nama itu tidak ada lagi di dunia
ini. Akulah Allah Bapa yang Mahakuasa untuk menghakimi orang hidup dan mati.
(Wahyu 1:8, 3:12 b)
Baik, AKU
menyampaikan ini kepadamu melalui anak ini, renungkan! Dan kembalilah
kepada-KU, supaya kau tidak masuk didalam pencobaan yang datang dari dunia ini,
dan AKU selalu menunggumu dengan sabar. Datanglah anakKu, datanglah, AKU
menunggumu, AKU menunggumu. Dan setialah…setialah kamu, apa pun yang engkau
hadapi, setialah didalam nama-KU maka kau akan menang atas dunia ini. Inilah
perkataan-KU yang benar.
AKU menyampaikan
ini kepadamu supaya kau mengerti apa yang telah AKU katakan bahwa “AKU
menyertai kamu sampai akhir zaman”. Inilah kuasa-KU, engkau tidak akan sanggup
apabila AKU datang, engkau tidak akan sanggup. Tapi inilah cara-KU supaya AKU
bisa bertemu dengan kamu saat-saat terakhir yang akan KU-berikan kepada dunia.
Renungkan, renungkan apa yang KU-katakan ini kepadamu. Baik, sampai bertemu
dalam doa, AKU mendengarkan doa-doamu dalam perjalanan hidupmu. ………..(bahasa
roh)……. AKU memberkatimu malam ini anak-anakKu dan semua anak-anakKu di
seluruh bumi ini. BerkatKu untuk kamu semuanya….. (bahasa roh ) AKU
memberkati kamu semua dalam nama-KU. Inilah tanda kemenangan adalah diri-KU
sendiri yang KU-berikan kepadamu, terimalah dengan baik….AKU menyertai kamu
semuanya dan, jangan takut AKU dekat, AKU hidup bersamamu……….(bahasa roh)…….
Sabda
pengetahuan
Percayalah
siapa pun yang menerima AKU dalam kehidupannya, dia mendapatkannya. Dan
setialah, AKU tidak pernah membiarkanmu sendiri. AKU ingin kamu hidup bahagia
di bumi ini, supaya AKU dimuliakan dalam kehidupanmu di mana pun kau berada.
Anak-anak-KU,
AKU minta kepadamu, saling mengasihilah kamu antara satu dengan yang lain.
Inilah kekuatanmu karena kasih itu adalah AKU sendiri. Sampai bertemu anak-KU,
datanglah, bicaralah pada-KU, AKU selalu mendengarkan kamu semuanya.
Pesan Ibu Maria
Terima kasih
anak-anakKu yang Aku kasihi, selamat malam!
Selamat malam
Ibu, jawab umat.
Terima kasih,
terima kasihKu juga untukmu Alexius, anakKu yang Aku kasihi. Terima kasih
anakKu. Terima kasih kita bertemu di tempat ini, kamu bahagia?
Bahagia Ibu,
jawab umat
Terima kasih,
terima kasih anak-anakKu, kamu telah memberikan ini, tempat ini, begitu indah.
Aku sangat bahagia, Aku bahagia…. Tempat ini jaga dengan baik!
Baik Ibu, jawab
umat.
Dan Aku minta
bekerja samalah dengan Agnes, supaya perjalanan bersamaKu ini kamu tetap setia.
Dan Aku minta kepada kamu, jaga dirimu baik-baik supaya kebenaran itu ada,
tetap tumbuh dan hidup didalam kehidupan kamu. Anak-anakKu yang Aku kasihi,
inilah tempat, tempat diberkati oleh Allah, untuk kamu semua untuk anak-anakKu
yang hadir di tempat ini, percaya?
Percaya Ibu,
jawab umat.
Percaya,
percaya anakKu. Yang percaya tidak sia-sia, dia mendapatkannya sukacita, dia
mendapatkan kebahagiaan, dia menemukan Tuhan dalam kehidupannya. Berbahagialah
anakKu, karena Aku Ibumu bahagia di surga, tidak ada lagi kesedihan, ketakutan
dan kekuatiran. Sudah sekian lama Aku bersamamu, bersama Agnes. Inilah yang
Kuberikan kepadamu. Nanti tempat ini akan kamu pergunakan sebaik-baiknya dan
kamu akan datang ke tempat ini, bukan Aku mengatakan di tempat lain engkau
tidak bertemu dengan Tuhan, tetapi Aku datang ke negaramu ini untuk
menyampaikan kebenaran-kebenaran yang akan turun ke bumi ini. Agnes, anak ini
bersamaKu bersamamu. Anak-anakKu, dan Aku minta apa pun yang telah kau berikan
berkatmu untuk memperindah tempat ini, Tuhan mengasihi kamu. Aku berdoa supaya
kamu membuka hati untuk menyelesaikan tempat ini.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, dan kamu Alexius anakKu yang Aku kasihi, Aku senang kau
berjuang bersama Agnes, kau berjuang bersama Aku Ibumu di dalam kelompok ini.
Alexius, teruslah melayani, Aku mengatakan kepadamu, engkau menjadi saksi
bersama anak-anakKu apa yang Kukatakan ini bahwa sebentar lagi kamu akan
mengalami bencana yang cukup besar. Persiapkan dirimu, jangan takut
mendengarkan apa yang Kukatakan ini kepadamu Alexius. Renungkan apa yang
Kukatakan ini. Aku ingin di mana pun kau berada mereka adalah milikmu, milik
bersama dengan imam-imam yang lain. Itu hanya hukum dunia, tapi itu tidak
dihendaki surga. Hukum dunia, memiliki.., memiliki…, tetapi surga menghendaki
para imam memiliki anak-anaknya. Itulah tugasmu dalam perjalananmu. Aku senang,
Aku senang, begitu beratnya engkau menerima tugas ini tetapi perjuanganmu tidak
sia-sia Alexius. Sekarang kau mengerti kehadiranku, sungguh-sungguh nyata. Aku
Ibu Maria, Aku mengasihimu dan Aku selalu mendampingi melalui doaKu di surga,
supaya kau tetap setia menjadi seorang imam bagi anak-anakKu. Teruskanlah
Alexius, tidak ada satu pun yang sanggup mengambil bagian dari kehidupanmu
karena kau telah disatukan bersama Aku, bersama Agnes dan anak-anakKu didalam
kelompok ini.
Alexius, Aku
juga mengucapkan terima kasih. Engkau mengambil bagian dari tempat ini dan Aku
minta kepadamu, sungguh Aku mengatakan, tempat ini untuk anak-anakKu sampai
hari itu datang ke bumi ini untuk memulihkan dunia. Sungguh waktunya sudah
tidak bisa dikatakan lagi karena peristiwa itu akan turun ke bumi ini khususnya
di negaramu ini akan…..akan mengalami kegoncangan menyeluruh dan akan terjadi
badai yang melanda di negaramu ini Alexius. Sampaikan kepada imam-imam yang
lain supaya mereka juga siap untuk menghadapi kenyataan ini. Ini yang Kukatakan
kepadamu dan pergilah, dan pergilah melayani. Layanilah anak-anakKu, dan doaKu
selalu menyertaimu Alexius. Terima kasih anakKu.
Terima kasih
Ibu, jawab romo Alexius Widianto PrR.
Dan kamu
bersama Agnes, jaga dirimu baik-baik, itu permintaanKu, supaya
penguasa-penguasa kegelapan tidak bisa ikut campur tangan di dalam perjalanan
ini. Anak-anakKu semua yang ada di sini, tuluslah hatimu, itu harapanKu. Karena
surga tempat dalam kebenaran, cinta, kasih, sempurna. AnakKu, kamu semua
damai….damai…, harapanKu supaya apa yang terjadi nanti kamu tenang
menghadapinya.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, mengertikah kamu bahwa Allah mengasihi kamu semuanya ?
Mengerti Ibu,
jawab umat
Terima kasih,
terima kasih, berbahagialah kamu, Allahmu begitu mengasihi kamu, dengan cara
ini. Inilah caranya yang diberikan kepadamu. Anak-anakKu, Aku minta
kepadamu sekali lagi supaya kamu yang melayani menjaga dirinya baik-baik. Dan
Aku minta kepadamu, jangan membuat susah Agnes, cukup besar penderitaan apa
yang diterima Agnes, bantu dia dengan baik, kamu datang bersamaKu untuk
melayani.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, terima kasih. SalamKu untuk Isak Doera. Aku berdoa supaya dia
kuat di hari tuanya, terserah sama Tuhan, apa yang terjadi, semua baik. Dan
salamKu juga untuk Herribertus, supaya dia bisa menjaga dirinya dengan baik,
bertugas dengan baik, harapanKu. Dan Aku berdoa bagi para imam-imam semuanya di
mana pun mereka berada, saat-saat terakhir ini cukup berat bagi manusia, tetapi
membahagiakan bagi mereka yang percaya dan menerima ini. Renungkan apa yang Aku
katakan ini kepadamu.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, hiduplah kamu dalam doa, biarkan para imam tidak mengerti, apa
yang telah Kuajarkan itu bukan datang dari dirimu, Aku ajarkan itu semua baik
untukmu. Sayang.., mereka tidak mengerti. Doa, bukan menjadikan satu persoalan.
Doa adalah untuk menjadikan satu kekuatan. Tidak perlu untuk diperdebatkan. Aku
berdoa untuknya dan kamu jangan takut dan kuatir, salam itu adalah untuk
menyatukan dirimu dan Aku Ibumu. Salam itu adalah sebagai tanda bahwa Aku Ibumu
dan kamu adalah anak-anakKu. Salam…, kamu juga mengucapkan salam pada
saudara-saudaramu, kepada orang tuamu. Salam…! Anak-anakKu, mereka itu tidak
mengerti. Salam itu adalah satu pertemuan yang indah antara kamu dan Aku Ibumu
di surga. Bukan kamu memuja Aku.., tidak! Supaya engkau mengerti, salam itu
adalah supaya kamu tahu yang menciptakan Aku adalah Allah. Anak-anakKu, sungguh
Aku tidak mengerti, kata Salam, surga juga menyampaikan salam.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, supaya engkau mengerti, Aku dan kamu adalah satu karena kamu
tidak bisa bertemu dengan Aku. Hanya melalui salamlah kita bertemu anakKu.
Salammu selalu Aku rindukan, salammu…., Aku hadir di tengah-tengah kamu oleh
Allah. Inilah yang Aku katakan kepadamu supaya kamu tahu apa arti salam itu
sendiri.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, Aku tidak mengajarkan kamu, tidak mengajarkan kamu apa yang
tidak baik, karena Aku adalah baik. Aku sudah bersama Allah, kebaikan penuh
diberikan kepadaKu. Kejahatan itu dunia karena iblis tidak bersama Allah. Dia
tidak tahu melakukan dan mengatakan kebaikan dan kebenaran. Lihat siapa yang
percaya aturan-aturan dunia, dia tersesat, menderita. Lihat dunia seperti
apa….! Anak-anakKu, tetapi surga mengatakan benar, kamu mendapatkannya, tidak
sia-sia. Anak-anakKu yang Aku kasihi, jangan lagi dipersoalkan mengucapakan
salam kepada Saya, tetapi renungkan apa arti salam itu sendiri, yang
menyebutkan Aku Maria.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, semua yang ada di sini, sabarlah kamu, tenangkan hatimu dengan
permasalahan dunia yang tidak dimengerti, khususnya para imam. Kasihan mereka,
doakan mereka, pasti Tuhan akan menolong mereka. Berikan pengertian-pengertian
tentang kebenaran ini bersama Aku Ibumu didalam kelompok ini, kamu mengerti ?
Mengerti Ibu,
jawab umat.
Terima kasih
anak-anakKu semuanya, jangan sedih, jangan kuatir, takut, tidak perlu! Yang
ketakutan adalah ajaran dunia, karena kamu akan disesatkan oleh dunia, itu kamu
takut. Tetapi dalam kebenaran kamu menang dan mengalahkan dunia ini. Mengerti ?
Mengerti Ibu,
jawab umat.
Terima kasih,
selamat untuk kamu melayani sampai hari itu tiba dan apabila terjadi sesuatu
yang membuat kamu ketakutan, berdoalah dengan baik, berdoa dengan baik supaya
peristiwa itu membuat kamu bahagia. Sebentar lagi anakKu, negaramu ini akan
mengalami cukup berat tetapi bukan saja di negaramu, di seluruh bumi.
Persiapkan, sudah dekat waktunya. Ya, ini yang Aku sampaikan kepadamu
anak-anakKu yang Aku kasihi dan Aku minta bekerja sama dengan
Agnes. Sekali lagi bukan kamu menjaga Agnes, tapi jaga dirimu bersama
Agnes, mengerti ?
Mengerti Ibu,
jawab umat.
Terima kasih.
Alexius terima kasih atas penyertaanmu bersama Aku Ibumu dan anak-anakKu.
Terima kasih
Ibu, jawab Rm. Alexius Widianto Pr.
Terima kasih
dan selamat melayani dan pergilah, Aku Ibumu menyertaimu, Alexius anakKu yang
Aku kasihi. Terima kasih, terima kasih semuanya.
Terima kasih
Ibu, jawab umat.
Terima kasih
untuk kamu semuanya yang ada di sini. Baik sampai bertemu dan berdoalah apa
yang telah Kuajarkan kepadamu adalah kepasrahan. Mari kita berpasrah diri,
bersatu dengan Aku Ibumu.
Ya Allah yang
maha kuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMU
Karena Engkau
yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMU. (3X).Amin
“ Ya Allah, aku
serahkan anak-anakKu ke dalam tangan-MU, aku mohon kepada-MU berikanlah mereka
kebahagiaan yang sungguh-sungguh boleh mereka rasakan dalam kehidupan mereka
masing-masing. Ya Allah, aku percaya anak-anakKu ini sedang belajar untuk lebih
dekat dan dekat kepada-MU. Bantu mereka supaya mereka sampai kepada tujuan,
kepada-MU ya Allah. Aku mohon pada-MU juga bagi anak-anakku di seluruh bumi dan
juga mereka-mereka yang menderita, aku serahkan ke dalam tangan-MU. Ya Allah
aku berdoa juga untuk para imam dan semua yang Engkau panggil untuk menjadi
satu dengan Engkau. Ya Allah aku mohon pada-MU, Engkau telah memberikan diriku
untuk anak-anakku, satukanlah kami supaya kami tetap bersatu diikat oleh kasih
dan cinta semua anak-anakku di seluruh bumi ini. Ya Allah yang bertahta di
surga, aku berdoa untuk perjalanan anak-anakku ini supaya mereka tetap setia
melayani bersamaku. Ya Allah itu semua kuserahkan ke dalam tangan-MU,
Amin.”
Terima
kasih anak-anakKu, sampai bertemu kembali dalam doa, Aku akan bersamamu di mana
pun kamu berada, maupun dalam keluargamu. Terima kasih, selamat malam!
Selamat malam
Ibu, jawab umat.
—ooo0ooo—