Doa Kerinduan bersama Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu
yang bahagia
Di Cimahi, 8 April
2005
Pesan Ibu Maria
Selamat malam untuk anak-anakKu semua yang Aku kasihi.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih untuk kamu semua bersama Agnes, ini Aku Ibumu Maria datang di antara kamu mau
mengatakan kebenaran-kebenaran yang harus kamu terima saat-saat terakhir
seperti ini. Engkau mengerti Agnes menangis?
Begitu beratnya tugas yang Kuberikan kepadanya. Lihatlah dia, apakah
kamu juga berbuat seperti Agnes? Tidak, kamu belum berbuat apa-apa. Sudah
sekian lama Aku bersamamu tetapi kamu diam. Lihatlah saudara-saudaramu di
sekitarmu sudah banyak jauh dari Allah. Aku mengutus kamu tapi kamu tidak
berbuat, kamu takut karena dunia, kamu tidak cinta kepada Allah melalui
anak-anakNYA. Anak-anakKu dimanakah rasa syukurmu atas kehadiranKu bersamamu
sudah sekian lama Aku hadir di tengah-tengah kamu tetapi kamu tidak berbuat
apa-apa.
Anak-anakKu yang Aku kasihi berdoalah katakan kepada
Tuhanmu; apa kamu sudah cukup untuk Tuhan dalam kehidupanmu. Hai anak-anakKu di
manakah hatimu? Agnes menangis. Apakah kau mengerti Agnes menangis? Itulah
tugasnya Agnes Kuberikan kepada dunia supaya dunia tahu Allah menyertainya.
Anak-anakKu semua yang ada di sini, Aku akan membawa
Agnes saat-saat terakhir ini untuk menjadi saksi kebenaran dimana Aku datang
menyampaikan kebenaran. Inilah saatnya dimana Lucia sudah tidak ada lagi di
bumi ini dan Lucia tidak banyak, tidak bisa melakukan apa saja yang telah Aku
sampaikan karena dia diikat oleh lingkungannya.
Anak-anakKu, Aku juga datang ke negara ke negara lain
juga mereka tidak bekerja dengan baik. Kini Aku datang ke negaramu. Aku
mengambil bagian dalam kehidupan Agnes. Sekarang dia bekerja saat terakhir
cukup berat baginya. Dia akan menjadi saksi saat-saat terakhir ini.
Anak-anakKu, kamu yang bersama Agnes yang akan berangkat
janganlah engkau kuatir. Aku Ibumu menyertai kamu sekalian dan Aku menunggumu
di sana. Semua akan terjadi sesuai dengan kehendak Allah yang telah Aku
sampaikan kepada Lucia. Persiapkan dirimu dengan baik. Percaya, itulah yang
terakhir bagi dunia. Aku mengatakan kepadamu; lihatlah dunia tidak ada lagi
damai, dunia akan porak poranda, dunia akan mengalami kepedihan, kesedihan,
kematian yang sia-sia bagi mereka yang tidak percaya kepada Allah tetapi mereka
yang mati yang bersatu dengan Allah, dia selamat dalam kematiannya dan dia
bahagia. Aku mengatakan ini kepadamu; engkau melihat banyak juga anak-anak
Tuhan menerima kematian, ada yang bahagia ada juga yang menderita tetapi Aku
mengatakan kepadamu; apabila itu terjadi jagalah dirimu baik-baik dalam
keluargamu dan Aku minta damai, damai, damai dalam keluargamu supaya kamu
mengalami kegoncangan itu kamu selamat.
Anak-anakKu, kegoncangan itu akan terus menerus turun ke
negaramu ini dan di seluruh bumi, kamu akan mengalami sebentar lagi, pulaumu
ini akan digoncangkan oleh Allah karena di pulaumu inilah banyak orang-orang
tersesat dan menyesatkan di pulaumu ini tapi kamu jangan takut, semua akan
terjadi dengan baik dalam kehidupan keluargamu, kehidupanmu. Sampaikan itu
kepada anak-anakKu di seluruh tanah air ini. Waktunya sudah dekat untuk
mengalami kegoncangan itu. Di pulaumu inilah kesesatan-kesesatan ada sepenuhnya
dan jahat, munafik dan menganggap dirinya suci tapi mereka bukanlah seperti
manusia. Saatnya akan tiba, Allah turun tangan menyelesaikan semua kepedihanmu
dan juga kepedihan di seluruh bumi.
Dan mulailah berbenah diri anak-anakKu, jangan kamu
sibukkan dengan dunia yang fana itu yang hancur itu. Aku mengatakan benar,
sebentar lagi kamu mengalami tapi doaKu menyertai kamu sekalian di dalam
peristiwa itu.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, sekali lagi kamu yang
bersama Agnes yang akan Kuutus jauh dari negaramu ini, bersatulah kamu, bersuka
citalah kamu bersama di dalam perjalananmu. Berbahagialah kamu menjadi saksi
tentang kebenaran ini. Kamu Kusatukan, kamu adalah anak-anakKu yang Aku ajak
untuk bekerja sama dengan Aku Ibumu, tidak ada lagi ada perselisihan diantara
kamu tetapi ada suka-cita dimana kamu bertemu ada suka-cita, sehati sejiwa
dalam roh dalam kasih Tuhan seperti Aku bersama dengan para Rasul. Aku minta
tidak ada lagi perbedaan bersama Agnes, kamu adalah satu. Aku satukan dengan
Aku Ibumu dalam kehidupanmu di mana kau layani bersama Agnes.
Anak-anakKu, jangan takut, Tuhan akan ikut campur tangan
dalam perjalananmu, Tuhanmu juga akan menunggumu melalui kuasaNYA. Agnes
bersamaKu. Sekali lagi kamu yang akan berangkat, bersuka-rialah,
bersuka-citalah, berdamailah supaya kamu
tidak masuk dalam pencobaan di dalam perjalanan ini. Berdoalah terus
menerus. Itulah permintaanKu. Percaya, semua akan terjadi ini yang terakhir
bagi dunia, Agnes akan menjadi saksiKu tentang kehadiranKu di dunia ini. Inilah
anakKu yang Aku kasihi, Aku sangat berkenan kepada dia karena dia rendah hati.
Lihatlah dia seperti apakah dia di-hadapanmu? Apa adanya, yang dia punyai dalam
kehidupannya. Dia terima tugas ini dengan baik walaupun berat, cukup berat
baginya tapi dia mengandalkan Tuhan maka dia kuat bersamamu. Doakan dia, itulah
tugasmu karena dia masih manusia, bisa saja dia berpikiran lain dengan tugas
yang Aku berikan karena dia merasa berat untuk menerima ini semuanya. Tapi dia
kuat, pasti kuat, pasti dia sampai kepada tujuan. Tugasnya sampai dengan
selesai untuk anak-anakKu, diantarkan anak-anakKu semua kembali kepada Allah.
Itulah tugasnya maka apabila dia kembali ia bahagia bersamaKu. Sungguh Aku
mengatakan Aku berikan dia kepadamu. Bukan dia berbicara dengan keinginan
dirinya sendiri, dia tidak punya kekuatan, tidak mempunyai daya untuk melakukan
apa saja maupun perkataan apa saja itu bukan dari kehidupannya. Itu semua dari
Allah yang memberikan kepadanya. Apa yang telah disampaikan Agnes itu bukan
dari dirinya sendiri. Tidak ada dayapun, tidak ada. Yang ada dia adalah percaya
dan mau menerima tugas ini dengan baik. Biarkan mereka yang marah kepada Agnes
tetapi mereka bukan marah kepada Agnes tetapi marah kepada Sang Pencipta yang
memberikan Agnes kepadamu. Mengerti kamu?
Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih. Persiapkan dirimu anak-anakKu yang akan
berangkat dengan baik, semua akan menjadi baik dan percaya Aku menyertai kamu
dan Aku menunggumu di sana. Biarlah semua terjadi di mata dunia supaya mereka
yang mau percaya mereka kembali. Itulah harapanKu. Saat-saat terakhir ini, ini
caraKu yang terakhir bagi dunia. Kalau ini juga manusia masih tetap tidak
percaya dan tidak mau kembali, Saya kembalikan kepada Allah. Inilah caraKu yang
terakhir Agnes bersamamu Kuantar kepada mereka untuk mempertobatkan mereka dan
membawa mereka kembali kepada Allah, yang terakhir. Tidak ada lagi anak-anakKu. Inilah yang
Kukatakan kepadamu pada malam ini. Terima kasih, terim kasih anak-anakKu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih. Baiklah, harapanKu pasti tercapai supaya
kau mengerti. Bukan Allahmu tidak bisa menyelesaikan semua ini tapi bukan itu.
Manusia membuka hati untuk datang kepada Allah. Itu harapan Allah di Surga.
Kembalilah anakKu sepenuhnya kepada Allah.
Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini,
salamKu untuk Agnes; jangan lagi menangis. Pasti dia tidak bekerja sendiri,
Allah dan Aku dan Surga menyertai dia dalam perjalanannya bersamamu di manapun
dia berada dan kamu semua yang ada di sini. Terima kasih anak-anakKu, banyak
berdoa, banyak berbuat baik dan melayani. Dan sampaikanlah kebenaran ini kepada
saudara-saudaramu di kotamu ini supaya kotamu ini selamat dari bencana yang
akan datang, yang segera datang ke kotamu ini. Terima kasih, selamat malam
anak-anakKu.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.
---ooo0ooo---