Doa Kerinduan bersama Kelompok
Pelayanan Kasih dari Ibu yang bahagia
Cimahi, 4 Pebruari 2005
Pesan Ibu Maria (Sabda Pengetahuan)
Mari, kita mau menyatakan kesetiaan kita kepada Ibu Maria dan mau ikut
nasehat Ibu Maria supaya kita boleh bahagia di bumi dan bahagia kembali kepada
Allah seutuhnya. Ibu Maria, saat ini kami sedang mengalami banyak hal dan
anak-anakMu dimananapun mereka berada mohon bantuan Ibu untuk semua itu.
Tolonglah kami Ibu Maria supaya kami bertambah dekat dengan Allah supaya kami
mau menyatakan diri rasa tobat kami, rasa bersalah kami selama ini supaya kami
dapat datang kepada Allah seutuhnya. Bimbinglah kami Ibu Maria.
Saudara-saudaraku terkasih didalam nama Tuhan Yesus dan Ibu Maria, Ibu
Maria mengatakan kepada kita, mengingatkan kepada kita pada malam ini:
Saatnya tiba anak-anakKu.......
Marilah kamu semua membuka hati dalam perjalananmu. Apa yang Kukatakan, yang
telah Kusampaikan kepada dunia dan juga kepada kamu di tempat ini bersama Agnes,
sudah Aku sampaikan semuanya. Tinggallah kamu menerima janji itu, karena
peristiwa itu segera turun anakKu. Jagalah dirimu baik-baik dan setialah kepada
Allah dan banyaklah berdoa supaya kau terlindung dari dunia ini.
Jangan lagi keraskan hatimu yang
tidak penting bersama dunia karena kamu akan mengalami cukup berat. Kalau kamu
tidak siap, engkau akan ketakutan dengan peristiwa yang silih berganti yang
turun di bumi ini. Bukan saja di negaramu, seluruh bumi mengalami. Kamu sudah
merasakan, sudah melihat apa yang telah Kukatakan kepadamu. Inilah awal....!
Semua peristiwa itu harus terjadi dan kamu harus mengalami.
Berdamailah kamu, anakKu!
Berdamai didalam keluargamu, berdamai dengan saudara-saudaramu dan berikan apa
yang bisa kau berikan disekitarmu. Engkau anak Allah. Engkau harus lebih dari
ciptaanNya di bumi ini. Kau ciptaan tetapi kau juga sekaligus anak-anak Allah.
Engkau berbeda! Jagalah dirimu dari sikap dan tingkah lakumu saat-saat terakhir
seperti ini, anak-anakKu. Jangan kamu membuat susah, tapi kamu membuat
kebahagiaan tersendiri bagi mereka yang perlu kamu bahagiakan.
Anak-anakKu, inilah isi hatiKu
yang Kuberikan melalui Agnes. Dengan seizin Allah isi hatiKu diantar diantara
kamu. Sekarang juga Aku ada di Surga anak-anakKu. Surga itu ada, bahagia,
suka-cita. Disanalah tempatmu nanti.
Karena Aku ada sebelum dunia
dijadikan didalam rencana Allah, dan sekarang ini Aku kembali ke Surga seperti
semula, seperti engkau ketahui dari Kitab Sucimu. Dan saat ini juga Aku tetap
bekerja melayani kamu, melayani semua anak-anakKu di seluruh bumi ini. Tidak
ada satu pun yang akan Kulepaskan dari kehidupanKu.
Setialah, anakKu! Dekatkan
dirimu kepada Allah. Allahmu itu dekat dan sangat dekat, tidak jauh daripadamu.
Anak-anakKu, Aku ingin seperti inilah kamu, berkumpul dan berdoa seperti Aku
bersama para rasulmu. Dulu juga Aku bersatu berkumpul bersama dengan para
rasulmu, menguatkan mereka semuanya supaya apa yang mereka terima dari Allah
dapat dilanjutkan untuk semua manusia
yang membuka hatinya, untuk percaya akan Allah.
Aku tidak berbicara sendiri
kepadamu tetapi Aku menyampaikan ini kepada Agnes. Biarlah Agnes yang akan menyampaikan
kepadamu apa yang menjadi keinginanKu saat saat terakhir ini. Sudah Aku
sampaikan, anak-anakKu! Memang pedih...! Rencana Allah pedih tetapi untuk
kebahagiaan kamu semuanya. Kalau dunia tidak dimurnikan, kamu akan habis
ditelan oleh dunia ini. Siapakah akan melanjutkan karya keselamatan kerajaan
Allah di bumi ini? Maka Allah akan memurnikan supaya kamu utuh kembali seperti
semula menjadi rencana Allah supaya kau memuliakan Allah. Dalam satu masa,
Allah menyertai kamu. Manna akan diturunkan dari Surga untuk kamu semua. Jangan
kamu kuatir! Setelah hari pemurnian itu selesai anakKu, kamu semua bahagia.
Semua disediakan Allah bagimu. Satu masa Allah menyertaimu.
Anak-anakKu, berbahagialah kamu
saat ini. Aku Ibu Maria datang diantara kamu melalui Agnes untuk menyampaikan
pesan isi hatiKu, tanda cintaKu kepada kamu karena kamu adalah anak-anak
rohaniKu yang diberikan Allah kepadaKu, dan Aku Ibu rohanimu yang tidak bisa dipisahkan
oleh dunia ini. Sungguh Aku mengatakan, Akulah Ibumu yang berbahagia di Surga.
Tidak ada satu wanitapun yang berbahagia. Aku berbahagia bersama Allah di
Surga.
Anak-anakKu, sebentar lagi kamu
akan mengalami kegoncangan. Kegoncangan yang dasyat..., yang akan turun ke bumi
ini. Tapi jangan takut, apabila itu terjadi diamlah kamu di rumah dan berdoa
apa yang telah Kuajarkan kepadamu. Jangan engkau lari kemana-mana. Percaya..! Kuasa
Allah akan melindungi kamu sekalian dan kamu tidak celaka dengan peristiwa-peristiwa
yang akan turun ke bumi ini karena bumi ini akan digoncangkan oleh Allah.
Lihat! Engkau sudah melihat,
bukan saja di tanah airmu, di seluruh bumi mengalami. Tapi saatnya akan tiba,
kamu akan mengalami tiga (3) hari kegelapan itu, maka saat-saat itulah Tuhan
memurnikan dunia. Selama tiga (3) hari Tuhan memurnikan dunia. Mana yang benar
akan Tuhan tunjukkan, mana yang salah akan Tuhan tunjukkan. Musnahlah semua
yang tidak baik yang datang dari dunia, dan kamu semua selamat dari semua peristiwa
itu.
Nanti sebentar lagi kamu
mengalami, maka Aku minta berdamai anakKu. Tidak ada lagi didalam hatimu tidak
suka, tidak suka...! Semua kamu suka, yang kamu tidak suka menjadi suka.
Mungkin melalui sikap dan tingkah laku siapa saja yang disekitarmu yang kau
tidak suka, mulai malam ini engkau suka, engkau mencintai, engkau mendoakan,
engkau mengasihi mereka itu. Jangan menyimpan kesalahan siapapun didalam hatimu,
itu duri bagimu. Duri itu sakit, menusuk dalam kehidupanmu. Engkau akan sakit
dengan hambatan-hambatan yang tidak bisa kau selesaikan. Ini akan terbawa nanti
di saat-saat kamu mengalami peristiwa-peristiwa itu semuanya. Anak-anakKu,
jangan ingat kesalahan siapapun! Tapi bawalah mereka dalam doamu, dalam doa
kerinduan yang telah Aku ajarkan kepadamu.
Anak-anakKu, inilah pesanKu
kepadamu. Sebentar lagi kegoncangan-kegoncangan akan tiba di bumi ini tapi
percayalah kalau engkau seutuhnya percaya kepada Allah imanmu yang
menyelamatkan. Itulah tanda kasih Tuhan yang diberikan kepadamu karena engkau
setia kepada DIA.
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
hari ini jangan kau banyak melelahkan dirimu dalam pekerjaan-pekerjaan yang
begitu... yang tidak bisa kau tinggalkan, tapi laluilah dengan bijaksana. Beri
sebagian dari kehidupan ini untuk engkau merenung, masuk dalam kepasrahan. Kata
Yohanes (rasul Yoahnes, red), saat-saat ini
saat hening bagi kamu. Anak-anakKu, heninglah kamu! Sungguh Aku mengatakan! Kalau
kamu dengar perkataanKu ini engkau akan mengalami suka-cita karena Allah ada bersamamu.
Sebentar lagi kegoncagan yang
dasyat akan kamu terima, tetapi terimalah dengan kepasrahanmu. Percaya...! Kata
percaya kamu selamat karena kamu beriman yang sungguh-sungguh dalam kepada
Allah. Allah mengatakan, imanmu yang menyembuhkan, imanmu yang menyelamatkan.
Iman kepada Allah, bersatu kepada Allah.
Baiklah anakKu, teruskanlah doa
kerinduan ini dan teruslah kamu berpuasa untuk silih bagi saudara-saudaramu
dimanapun mereka berada, untuk silih untuk kamu bertobat, untuk menyatakan
kelemahan-kelemahanmu dan kamu mau kembali kepada jalan yang benar. Kebenaran itu
adalah Allahmu sendiri.
Anak-anakKu, Aku akan menyertai
kamu dalam doa, juga anak-anakKu di seluruh bumi ini. Aku tidak pernah
meninggalkan mereka, dimana mereka datang kepada Allah Aku ada bersama mereka.
Kuasa Allah mengantarkan isi hatiKu di seluruh bumi untuk anak-anakKu dan juga kamu yang ada di
sini.
Terima kasih Ibu Maria.
Baiklah anakKu, teruslah kamu
berdoa. Terus..,,, itulah kekuatanmu. Berdoa, bekerja dan melayani, dan saling
mengasihi dan tidak lagi menyimpan kesalahan siapapun di dasar hatimu. Tidak
lagi mengingat kesalahan-kesalahan siapapun! Ini yang Aku nasehatkan padamu.
Kalau engkau masih menyimpan, nanti kuasa-kuasa kegelapan akan ikut campur
tangan dalam kelemahanmu dan kau tidak akan sampai kepada tujuan apa yang
Kuantarkan ini kepadamu.
Baiklah anak-anakKu, selamat
kamu semua bersatu dalam doa. Teruslah apa yang Aku inginkan kepadamu,
berkumpul dan berdoa khususnya dalam keluargamu masing-masing.
Inilah Aku Ibu Maria
menyampaikan pesan ini dari Surga melalui Agnes. Engkau mendengarkan Aku supaya
kau dikuatkan, dan renungkan apa yang telah Aku sampaikan ini kepadamu.
Renungkan anak-anakKu, bekal dalam perjalananmu ini untuk mengalahkan dunia.
Inilah yang bisa Kusampaikan kepadamu, dan tolong sampaikan salamKu kepada
Alexius. Jangan kuatir! Katakan kepada dia bahwa Aku Ibunya selalu menyertainya
dan akan Kubawa dia untuk melayani anak-anakKu. Saat-saat terakhir ini dia
bagian dari kehidupanKu bersama kamu. Sampaikan salam kasih dan cintaKu dan
juga kepada Heribertus. Saatnya akan tiba, dia akan kembali bersamamu, dan juga
Isak Doera, salam tanda kasihKu yang sangat dalam untuknya.
(Pada saat ini Ibu Maria sudah menyampaikan itu semua kepada kita. Marilah
kita renungkan bersama-sama apa yang menjadi keinginan Surga karena Surga akan
memurnikan dunia tetapi kita juga dipersiapkan oleh Allah dengan baik. Kita
bersyukur punya Allah yang berterus terang dalam rencanaNya. Diluar anak-anak
Allah, mereka tidak akan mengerti semua rencana Allah yang segera turun ke bumi
ini).
Terima kasih Ibu Maria!
Sampai bertemu dalam doa. Aku
ingin kamu saling mengasihi. Kamu adalah saudara. Kamu tidak berbeda antara
satu dengan yang lain. Siapapun yang percaya setia kepada Allah, dia bersatu
dengan Aku Ibunya di Surga.
Sampai bertemu lagi dalam doa
anak-anakKu. Selamat untuk kamu berjuang! Selamat untuk kamu berjuang, dan selamat
malam untuk kamu semuanya.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih Ibu Maria atas kehadiranMu melalui isi hatimu kepada kami pada
malam ini. Nyatakanlah kebenaran ini supaya anak-anakMu semua selamat. Terima
kasih Ibu Maria yang baik. Maka aku serahkan seluruh perjalanan hidup kami ini
bersatu dengan doa Ibu dan semua anak-anakMu di seluruh bumi ini bersatu dalam
doa Ibu di Surga. Amin.
---ooo0ooo---