Doa Kerinduan bersama Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu
yang bahagia
Di Aula Gereja St. Anna, 25 Pebruari 2005
Pada malam ini Ibu hadir di tengah-tengah kita. Tuhan mengantarkan isi hati
Ibu Maria dari Surga. Malam ini Ibu rindu kepada kita semuanya karena Ibu
sangat prihatin saat-saat terakhir ini, banyak anak-anakNya yang ketakutan
dengan segala persoalan karena semua dimurnikan. Tidak ada yang tidak
dimurnikan. Harta benda, jiwa dan raga juga iman kita diuji, apa saja semua
dimurnikan oleh Tuhan supaya saat terakhir pemurnian ini kita sungguh-sungguh
menerima dengan sukacita bukan dengan katakutan. Mari kita satukan hati kita
dengan Ibu Maria yang kita cintai.
Pesan Ibu Maria
ImamKu yang Aku kasihi Isak Doera, Alexsius anakKu yang
Aku kasihi, dan salamKu juga untuk Heribertus. Saatnya akan tiba dia akan
bersamamu untuk menerima janji Tuhan; dan juga kamu para imam tugasmu untuk
mengumpulkan kembali anak-anakKu yang berserakan di tanah airmu ini. Selamat
malam untuk kamu berdua.
Selamat malam Ibu Maria, jawab romo Isak Doera Pr dan romo Widi Pr.
Selamat malam.Terima kasih, dan juga anak-anakKu yang Aku
kasihi, selamat malam kamu semuanya!
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih untuk kamu semuanya. Engkau anak-anakKu yang
Aku kasihi, yang Aku cintai semua... di seluruh bumi ini.
Terima kasih Ibu, jawab umat.
Terima kasih...! Anak-anakKu yang Aku kasihi, engkau
sudah bersatu dengan Aku Ibumu, sudah sekian lama bersama Agnes, engkau
bersamaKu dan seterusnya sampai hari itu turun ke bumi ini. Anak-anakKu yang
Aku kasihi, apa yang dikatakan Tuhan melalui FirmanNya segera terwujud. Itu
bukan untuk masa lalu, semua tanda ini/masa ini segera datang karena Tuhan tahu
kapan manusia akan tidak menjadi baik dalam kehidupannya. Tuhan tahu maka Tuhan
mengantarkan isi hatiNya kepadamu melalui FimanNya supaya kamu tidak terkejut
apabila semua peristiwa itu terjadi di bumi ini.
Anak-anakKu, lihatlah! Dunia tidak damai lagi. Tidak ada
kedamaian anak-anakKu. Semua manusia menjadi dirinya tidak mengerti, siapakah
dirinya sebenarnya. Banyak anak-anakKu yang meninggalkan Allah karena dunia.
Lihatlah bumi ini anakKu digoncangkan oleh Allah dan kamu juga akan mengalami
apa yang akan kau alami cukup berat, cukup menakutkan, menyedihkan dan banyak
orang menangis dengan
peristiwa-peristiwa yang silih berganti yang segera turun ke bumi ini.
AnakKu, Aku mengatakan ini kepadamu supaya kamu siap menghadapi kenyataan yang
menyedihkan ini.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, kebersamaan yang Aku minta
daripadamu. Sekali lagi, saling mengasihilah kamu karena Allah adalah kasih
adanya dan tidak berubah, sampai kapanpun tidak akan berubah. Siapa yang
percaya dia masuk dalam kasih Allah tetapi yang tidak percaya dia masuk dalam
penghakiman Allah yang segera turun ke bumi ini karena Allah akan berperang
dengan dunia. Siapa yang percaya kepada dunia, dia akan musnah bersama dunia.
Tapi kamu, kamu adalah anak-anak Allah maka Aku minta bertobatlah anakKu,
kembalilah kepada Allah, lakukanlah apa yang dikehendaki Allah dalam hidupmu adalah
saling mengasihi. Kalau engkau sudah ada kasih dalam hidupmu, engkau sanggup
melakukan apa saja untuk saudara-saudaramu maupun dalam keluargamu
masing-masing.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, janganlah engkau menghitung
waktu tapi persiapkanlah dirimu dengan baik. Waktu sangat singkat bagi Allah
karena waktu adalah milik Allah. AnakKu, sebentar lagi engkau akan mengalami
kegoncangan yang sangat dahsyat. Runtuhlah.., runtuhlah itu semuanya. Tapi kamu
yang setia kamu tetap hidup. Engkau bahagia mengalami peristiwa-peristiwa yang
akan turun ke bumi ini.
Saat-saat pemurnian akan datang anakKu. Awal dari
kehadiranKu bersama Agnes, tanda itu telah diberikan kepada Agnes bersama
anak-anakKu. Pada waktu itu terjadilah kegelapan, baru kecil terjadi (di Cimahi, Senin
9 Juni 1995, red). Allah menutup semuanya sehingga engkau tidak mendengarkan apa-apa pada
waktu itu. Itu tanda kecil anakKu, tapi tanda besar akan segera turun ke bumi
ini anakKu. Kegelapan selama tiga hari kamu akan mengalami tetapi Aku minta
kepadamu, tanda itu akan diberikan kepadamu. Tandanya adalah apabila engkau
melihat gumpalan-gumpalan turun dari atas dan baunya menyengat menyesakkan
kehidupanmu, masuklah anakKu, tutuplah pintu karena itu akan terjadi kuasa
Allah. Engkau tidak akan sanggup melihat kuasa Allah yang begitu dahsyat untuk
memurnikan dunia. Masuklah, dan berdoalah apa yang telah Kuajarkan ini
kepadamu, teruskanlah, biarlah kuasa Allah melindungi kamu sekalian dan Aku
Ibumu menyertaimu kamu sekalian. Aku akan memelukmu melalui kuasa Allah.
Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini,
baiklah Aku mau mengatakan kepadamu, Lucia sudah bahagia bersamaKu. Dialah awal
pertama Aku menyampaikan isi hatiKu dalam rencana Allah tentang pemurnian
dunia. Itu sudah ada dalam Kitab Sucimu cuma kamu tidak mengerti (Lukas 21: 5-19,
Matius 24: 3-14, Markus 13: 3-13, Wahyu 3: 10, red). Sekarang Lucia sudah pulang anakKu.
Tanda itu Kuberikan pada waktu dia hidup. Dia bersaksi apa yang Aku katakan
kepadanya tetapi pesanKu itu tidak disampaikan kepadamu. Tetapi kuasa Allah
bekerja, Lucia diam-diam menyampaikan pesan ini kepada mereka yang dipercaya
olehnya tetapi itu juga belum cukup anakKu maka Aku banyak datang ke bumi ini
untuk menghampiri anak-anakKu. Itu juga belum cukup, masih banyak anak-anakKu meninggalkan
Allah dan pergi bersama dunia. Tetapi Aku tetap bekerja melalui Agnes anak ini
yang sudah dipersiapkan didalam kandungan orang-tuanya, rahim orang-tuanya. Jangan kamu kira anak ini tidak
dipersiapkan. Dia dipersiapkan untuk yang terakhir dalam rencana Allah untuk
memurnikan bumi ini.
Anak-anakKu, setelah Lucia kembali ke Surga, Agnes akan
meneruskan tugas ini. Apa yang telah Kusampaikan kepada Lucia juga sudah
Kusampaikan kepada Agnes dan bersamamu. Tidak ada lagi disembunyikan tetapi
ditambahkan lebih banyak pengertian-pengertian dimana kau tidak mengerti dalam
perjalanan rohani bersama Allah bersama Aku dan semua para malaikat dan
orang-orang yang sudah dikuduskan oleh Allah di Surga tetapi dalam kelompok ini
Allah membukakan saat-saat terakhir supaya kau tahu sebenarnya. Itu benar!
Surga ada, Kerajaaan Allah ada. Aku Ibumu ada bersama Allah dan seisi Surga
bekerja mendoakan semua anak-anakKu di bumi ini.
Agnes..., Agnes akan Kubawa untuk menjadi saksi tentang
kebenaran ini untuk dunia. Dia akan Kubawa jauh. Saat-saat terakhir ini, anak
ini Aku bawa supaya banyak orang kembali kepada Allah dengan segala peristiwa
yang akan segera terjadi bersama Agnes dan kamu yang akan Kubawa di tempat yang
jauh. Jangan engkau bertanya kemanakah jauh itu? Saatnya engkau akan mengerti,
apabila tugas ini sudah selesai engkau akan mengerti.
Dan engkau Isak Doera, Alexius dan Heribertus dan siapa
saja persiapkan dirimu dengan baik. Aku sudah mengatakan kepadamu Alexius, akan
Kubawa engkau kemana Aku kehendaki untuk memuliakan Allah untuk melayani
anak-anakKu. Dan juga engkau Isak Doera, hari tuamu adalah hari bahagia buatmu.
Tetaplah engkau setia anakKu! Siapakah yang suci? Hanya Allah yang suci.
Janganlah engkau kuatir dimana saudara-saudaramu menjauhimu karena Aku ada
bersamamu dalam kelompok ini bersama Agnes. Jangan kuatir anak-anakKu, engkau
adalah terpilih dari semua imam-imammu yang ada di negaramu ini. Nanti juga
engkau akan mengumpulkan mereka, dalam ketakutan mereka engkau akan bekerja
mengumpulkan mereka kembali untuk bersatu kembali. Mereka mengalami peristiwa
dengan ketakutan, sangat ketakutan tapi kamu mengalami sukacita. Hai
imam-imamKu, setialah engkau dalam pelayanan ini bersama Agnes. Agnes ini
Kuberikan kepadamu. Jagalah dia dengan baik-baik dan dukunglah semua tugasnya
dengan baik. Tugas Agnes adalah juga tugasmu melayani anak-anakKu. Itulah yang
Kukatakan kepadamu.
Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini,
mulailah engkau membuka hati hai kamu yang penuh berkat, yang telah diberikan
berkat yang berlimpah oleh Allah. Inilah saatnya engkau mengumpulkan harta itu
untuk saat-saat terakhir dimana kamu akan mengalami pemurnian. Jangan engkau
menumpuk harta! Harta itu akan hilang daripadamu karena pemurnian: satu masa
bersama Allah engkau bahagia bersama Allah, bersukacita bersama Allah, tidak
ada lagi kepedihan, kesedihan, menangis, penderitaan tetapi ada sukacita. Hai
anakKu yang Aku kasihi, berkatmu nanti itu kalau engkau tidak melakukannya
dengan bijakasana itu akan menjadi batu
sandunganmu saat-saat terakhir. Banyak orang kaya takut akan mati. Anak-anakKu
yang Aku kasihi, Aku Ibu Maria mau
membawa kamu bersama saat-saat terakhir. Janganlah engkau... hidupmu
tertimpa dengan harta bendamu, nanti kau sulit saat-saat terakhir karena engkau
tidak mengerti kau sibuk dengan hartamu sehingga engkau terlepas dari pemurnian-pemurnian itu sendiri sehingga kau
mengalami ketakutan yang luar biasa. Mari,
Aku mau menyatakan ini kepadamu supaya engkau mempersembahlan seluruh
hidupmu, berkat-berkatmu yang ada dalam kehidupanmu dalam keluargamu,
persembahkanlah kepada Allah saat-saat terakhir ini. Tidak lagi kamu sibuk
dengan pekerjaan-pekerjaan yang menyusahkan dirimu sendiri. Anak-anakKu yang
Aku kasihi, berjaga-jagalah kamu dengan rohanimu, dengan pelayananmu, dengan
kasih dan cintamu dimanapun kamu berada; bukan hartamu kamu berlindung. Maka
Aku ajarkan doa kerinduan ini untuk merubah semua yang ada dalam hidupmu
menjadi baik supaya kau bersatu dengan Allah di Surga.
Sekali lagi Aku mengatakan kepadamu, persiapkanlah dirimu
bersama Agnes untuk menjadi saksi di mata dunia. Jangan takut, semua itu akan
terjadi. Jangan kuatir, biarlah terjadi menurut kehendak Allah bukan kehendakmu
tetapi terimalah dengan baik tugas yang Kuberikan kepadamu. Persiapkan dengan
sungguh-sungguh, dengan hatimu, kebersamaanmu sehati sejiwa. Aku satukan kamu
dalam kasih dan cintaKu. Kamu anakKu karena bersamaKu dan Aku menunggumu
saat-saat kau datang semua akan menjadi baik. Mengerti kamu?
Mengerti Ibu, jawab umat.
Terima kasih. Kamu semua yang ada di sini, terima kasih.
Baiklah Aku sudah mengatakan kapadamu, sudah sekian lama Aku bersama Agnes
dalam kelompok ini. Sekali lagi berkelompok-kelompoklah kamu, apabila hari
pemurnian itu terjadi engkau tidak sendiri. Apabila hari itu selesai engkau
tidak sendiri, engkau berkumpul kembali dan menyatu dan engkau berdoa, semua
akan bersukacita bersama Allah.
Baiklah, inilah yang Aku katakan kepadamu pada malam ini,
dan jangan banyak berpikir : apa yang
terjadi, apa yang Aku katakan, apa yang Aku kehendaki kepada kamu bersama Agnes
tetapi berdoalah karena itu bukan bagianmu tetapi pergilah bersama Agnes Aku
menunggumu. Di mata dunia, Lucia tetap hidup sampai saat ini dan semua
pernyataanKu kepada Lucia akan kamu ulangi kembali supaya dunia ini dikalahkan
dan anak-anakKu semua kembali kepada Allah. Mengerti kamu?
Mengerti, jawab umat.
Terima kasih untuk kamu semuanya anak-anakKu yang Aku
kasihi, dan kamu para imam Alexius dan Isak Doera, Heribertus yang akan
mendampingi Agnes dan mungkin sekalian para imam yang lain mungkin yang akan
bersamamu, apabila itu terjadi. Kalau tidak, cukup kamu saja bertiga untuk
mendampingi Agnes untuk melaksanakan tugas yang berat ini yang Kuberikan
kepadamu. Terima kasih untuk kamu semuanya.
Baiklah anak-anakKu. Terima kasih untuk kamu semua yang
ada di sini. Kamu percaya bahwa ini Aku
Ibu Maria?
Percaya, jawab umat.
Inilah Aku! Aku ada di Surga anakKu. Inilah isi hatiKu
diantar oleh Allah melalui Agnes dan kamu mendengarkannnya dan Aku berdoa untuk
kamu sekalian. Mari kita bersatu dalam doa masuk dalam kepasrahan. Aku serahkan
semua doa-doamu ini akan Kubawa kembali ke Surga akan Kupersembahkan kepada
Allah Bapa yang Mahakuasa. Marilah kita satu dalam kepasrahan.
Ya Allah yang Mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu
karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. (3x) Amin
Terima kasih anak-anakKu, selamat berjuang!
Ya Ibu Maria, jawab umat.
Berjuanglah anakKu! Setialah! Aku ingin damai. Damailah
kamu dalam keluarga. Damailah kamu dimanapun engkau berada supaya semua akan
terwujud sesuai dengan kehendak Allah supaya pemurnian ini sungguh-sungguh kamu
mengalami sukacita. Terima kasih anak-anakKu, selamat malam!
Terima kasih Ibu Maria, selamat malam, jawab umat.
---ooo0ooo---