Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu yang bahagia

Di Kel. Dwi Suwarningsih, jalan Kintelan Baru-Semarang, 9 Oktober 2005

 

 

Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)

 

Kata Tuhan Yesus, jangan berbuat dosa lagi anakKU. Datanglah kepadaKU, dekatkan dirimu kepadaKU. AKU mengasihi kamu semuanya.

 

Baiklah setelah kita diampuni, apa rasa syukur kita kepada Dia yang datang mengampuni kita semua yang ada di sini. Mari kita renungkan apa yang saya perbuat untuk Tuhan dalam keluargaku, sudara-saudaraku maupun di sekitarku. Mulai hari ini kita membenahi diri kita masing-masing.

 

 

Pesan Ibu Maria

 

Anak-anakku yang Aku kasihi, selamat siang.

 

Selamat siang Ibu Maria, jawab umat.

 

Selamat siang. Siang terang ada di hatimu anak-anakku walaupun engkau berjalan dalam terang dunia ini tetapi hatimu tertutup engkau akan jatuh didalam kegelapan. Anak-anakku semua yang ada di sini, inilah Aku Ibu Maria bersama Agnes. Anak ini yang Aku cintai Kuberikan kepadamu karena Aku mencintai kamu.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih. Anak-anakku semua, sudah banyak engkau mendengarkan, yang Aku inginkan kepadamu yang ada di sini, di tempat ini bagi kamu yang berkumpul di sini, apakah kamu bersedia berkumpul kembali seperti ini?

 

Bersedia Ibu, jawab umat.

 

Sunguh-sungguhkah kamu menerima apa yang Aku mintakan daripadamu supaya kamu melayani anak-anakku dan menyampaikan kebenaran ini kepada mereka, apakah kamu bersedia anak-anakku?

 

Bersedia Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih. Apakah kamu berkumpul hanya sampai di sini saja?

 

Tidak Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih. Berkumpullah kamu, berkelompok-kelompoklah kamu, supaya kamu dapat melayani saudara-saudaramu, supaya kamu bisa menyampaikan kebenaran ini kepada para imam dan saudara-saudaramu. Apa kamu siap? Apa kamu siap anak-anakku?

 

Siap Ibu, jawab umat.

 

Baik, Aku minta bekerja samalah dengan Aku Ibumu saat-saat terakhir seperti ini, dan sekali lagi dekatkan dirimu kepada Allah. Itu sangat penting. Allah adalah kekuatanmu didalam hidupmu.

 

Anak-anakku yang Aku kasihi, apakah sudah mengerti apa yang disampaikan oleh anak-anakku sebelum semua dalam pelayanan ini, kamu sudah mengerti? (umat terdiam, red). Apakah kamu sudah mengerti apa yang sudah disampaikan anak-anakku tadi? Apakah kamu sudah mengerti? Baru saja selesai disampaikan tentang Allah, tentang kebenaran, kamu sudah tidak mengerti? Bagaimana kamu akan menyampaikan kebenaran ini? Sekali lagi Aku bertanya kepadamu, apa kamu sudah mengerti apa yang disampaikan Agnes kepadamu?

 

Sudah mengerti Ibu, jawab umat.

 

Sungguh-sungguhkah kamu mengerti?

 

Sungguh Ibu, jawab umat.

 

Baik, kalau kamu sudah mengerti, pergilah, sampaikan kebenaran ini, jangan takut, dan berkelompok-kelompoklah kamu, saling mengasihi dan melayani. Seperti inilah yang Aku mintakan kepadamu supaya nanti hari pemurnian berjalan dengan baik supaya kau tidak ketakutan menerima silih berganti pemurnian yang turun ke bumi ini. Apakah kamu mau bersedia seperti ini, anak-anakku?

 

Mau Ibu, jawab umat.

 

Sungguh kalau kamu bersedia, Aku berdoa untukmu. Aku melihat dari surga, apakah benar kesediaanmu itu kau lakukan atau tidak. Anak-anakku, berjuanglah......! Tuhan dan Aku menyertai kamu dimana kamu melayani. Dimana kamu berkumpul seperti ini, Allah akan hadir walaupun Agnes tidak ada, Aku Ibumu hadir bersamamu.

 

Baiklah anak-anakku, selamat bekerja dan berjuang. Cintailah Allah sepenuhnya didalam kehidupanmu karena Allah sangat mencintai kamu semuanya. Sungguh Aku Ibumu Maria menyampaikan benar kepada kamu semua yang ada di sini. Baik anakku, sekali lagi selamat bekerja, selamat kamu menyampaikan kebenaran ini, dan damai, itulah kekuatanmu.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakku. Aku tidak banyak bicara, semua sudah dijelaskan kepada kamu. Pada saat ini renungkanlah anak-anakku. Ambillah sikap yang baik dan bergegaslah, bekerjalah, waktunya sudah dekat untuk dunia karena Allah akan mengalahkan dunia. Baiklah anakku Tuhan memberkati kamu semuanya dan doaku menyertai kamu semuanya. Sekali lagi, saling mengasihilah kamu anakku. Apakah kamu mau?

Kami mau Ibu, jawab umat.

 

Kasih itu adalah Allahmu sendiri karena kamu adalah anak Allah supaya engkau mengerti. Baiklah, mari satukan dalam doa, bersama Aku Ibumu Maria, kita datang kepada Allah di surga.

 

Ya Allah yang Mahakuasa,  pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. (3x). Amin.

 

Anakku yang Aku kasihi, tidak ada lagi perbedaan diantara kamu. Kamu semua sama, kamu anak Allah, kamu anakku. Jangan kamu saling menghina kepada saudara-saudaramu. Kalau itu terjadi engkau menghina Allah yang ada dalam diri mereka. Apa kamu mengerti?

 

Kami mengerti Ibu, jawab umat.

 

Jangan anakku. Berbicaralah yang baik karena mulutmu untuk berdoa, untuk memuliakan Allah. Jangan engkau berkata-kata dunia yang menyesatkan. Sekali lagi, sekali lagi anakku, cintailah saudara-saudaramu. Kalau engkau mencintai saudaramu, engkau mencintai Tuhan Allahmu di surga. Kalau engkau membedakan saudaramu, engkau telah jauh dari Allah. Jangan, anakku! Siapa pun yang percaya kepadaNya, itulah saudaramu yang kekal dan abadi. Mengerti?

 

Mengerti Ibu, jawab umat.

 

Baiklah, kalau mengerti lakukan itu semua dan sampaikan itu semua kepada mereka. Aku Ibumu menyertai kamu semua.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih anakku, terima kasih. Sampai bertemu dalam doa. Selamat berjuang dan bekerja dan berkelompok-kelompoklah kamu seperti ini, Aku sangat senang.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih anakku. Sampai bertemu kembali dalam doa.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat.

---ooo0ooo---