Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang
Bahagia
di Gereja Sancta Familia – Sikumana, Kupang, 23 Mei 2004
Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)
Hai imam-imam-KU yang AKU kasihi, AKU memanggilmu
untuk bersatu dengan AKU. Dimana AKU sudah kembali ke Surga tetapi AKU
memanggilmu supaya anak-anakKU di bumi ini semua bahagia didalam nama-KU
didalam perjalananmu sebagai seorang imam. Inilah tanda kasih-KU kepadamu.
AKU-lah yang memanggilmu. Engkau KU-utus untuk menyampaikan kebenaran dan
keselamatan didalam nama-KU. Dan AKU minta kepadamu, bawalah semua anak-anakKU
ini kepada-KU. Itulah tugasmu dan layanilah mereka dengan baik dan cintailah
mereka didalam nama-KU karena AKU mencintai mereka semuanya.
Berbahagialah engkau hai imam-imam-KU karena engkau
membuka hati, engkau mendapatkan dan bertemu dengan AKU melalui kuasa-KU,
melalui anak inilah AKU menyampaikan isi hati-KU kepadamu. Sekali lagi AKU
berkata kepadamu, gembalakanlah anak-anakKU. Bawa mereka kembali kepada-KU
karena AKU sudah menyelesaikan perkara-perkara dunia yang selama ini mengikat
mereka dan menyesatkan mereka dan masuk ke jurang yang dalam. Tapi pada malam
ini kerahiman-KU turun atas kamu semua maka AKU minta hai engkau imam-imamKU
yang AKU kasihi, teruskanlah apa yang sudah KU-lakukan ini kepada anak-anakKU.
Jangan lagi mereka masuk kepada dosa, dosa yang datang yang memperbudak
manusia. Maka AKU serahkan mereka kepadamu dan AKU di Surga akan
menyertai kamu dimana kamu membawa mereka dan menyelesaikan segala perkara yang
dari dunia ini, kuasa-KU turun atas kamu sekalian. Hai para imam, jangan takut!
Lenyapkanlah itu semua dari diri anak-anakKU. Kuasa-KU bersamamu untuk
mengenyahkan perbuatan-perbuatan yang datang dari dunia ini.
AKU berkata, renungkan! AKU sudah datang melalui
anak ini. Inilah isi hati-KU yang sungguh-sungguh kamu renungkan. Sekali lagi
AKU berkata kepadamu hai imam-imamKU yang AKU kasihi, engkau bersama-KU
mengalahkan dunia ini. Suatu saat waktunya tiba supaya mereka selamat didalam
nama-KU. Bekerjalah, bekerjalah dan melayani. Layani anak-anakKU semuanya dan
sekali lagi bawa mereka kembali kepada-KU. Itulah tugasmu.
Dan juga kamu hai anak-anakKU yang AKU kasihi,
setelah AKU mengampunimu, jangan lagi kamu berbuat dosa bersama dunia. Segala
perkara apapun yang diperintah oleh dunia dan jangan engkau turuti, tetapi
datanglah kepada-KU, AKU menunggumu dan menguatkan engkau dengan segala perkara
yang kamu hadapi. Bersama AKU-lah kamu akan mengalahkan dunia ini.
Hai anak-anakKU yang AKU kasihi, berbahagialah
engkau saat ini. Engkau menerima dan mendengar isi hati-KU melalui anak ini
yang sudah datang diantara kamu. Itulah kuasa-KU. Sekali lagi, saling
mengasihilah kamu. Saatnya akan tiba, karena AKU adalah Allah yang kasih yang
tidak berubah dan engkau juga adalah kasih dan mengasihi diantara satu dengan
yang lain. Apapun yang kau lakukan dengan hatimu untuk melayani
saudara-saudaramu, engkau telah melayani AKU dalam kehidupanmu. Renungkanlah,
siapa yang punya telinga, dengarkan dengan baik. Siapa mempunyai mata, lihatlah
dan engkau bisa melihat mana datang dari Atas dari AKU atau datang dari dunia
dari penguasa-penguasa kegelapan yang telah AKU kutuk dan dia tidak dapat dan
tidak mendapatkan kebahagiaan. AnakKU, jangan lagi engkau menoleh kebelakang,
lihatlah kedepan AKU menunggumu. Dan AKU minta kepadamu, setelah AKU
mengampunimu, jangan engkau berbuat dosa lagi dan datang didalam nama-KU dan
sebut nama-KU dalam doamu maka AKU datang bersamamu. Sampai bertemu lagi dalam
doamu didalam nama-KU, AKU menunggumu. AKU menunggumu
Pesan Ibu Maria
Selamat malam untuk imam-imamKu yang Aku kasihi.
Selamat
malam Ibu Maria, jawab para imam.
Selamat malam untuk anak-anakKu yang Aku kasihi.
Selamat
malam Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih untuk kamu semuanya yang berkumpul
di rumah Allah ini bersama Aku Ibumu Maria. Aku datang saat ini anakKu, bersama
Agnes Aku menyapamu pada malam ini.
Berbahagialah engkau bersama Aku karena Aku
adalah Ibumu yang sangat bahagia di Surga. Kini kau sudah diselamatkan dari
dunia. Tuhan datang, yang Maharahim melepaskan itu dari kehidupanmu, dan Aku
minta kepadamu hai anak-anakKu yang Aku kasihi, jangan lagi engkau mendua hati,
menyembah Allah dan menyembah dunia. Sungguh Aku mengatakan, engkau tidak
mendapatkan apa-apa di dalam perjalananmu karena doamu diambil oleh setan dalam
perjalananmu.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku mengasihi kamu.
Sungguh..., Aku tidak pernah meninggalkanmu. Aku Ibu Maria di Surga berdoa
supaya kau kuat menjalani hidupmu di dunia ini. Anak-anakKu, Aku menyampaikan
kepadamu karena waktunya sudah sangat dekat. Inilah caraKu supaya Aku bisa
mengumpulkan kamu dan membawa kamu kembali kepada Allah. Apakah kamu bersedia?
Bersedia
Ibu, jawab umat.
Terima kasih anakKu. Dan tidak lagi menyembah
dunia?
Tidak
lagi Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih anakKu. Sembahlah Allah dalam
hidupmu. Engkau tahu penguasa-penguasa kegelapan itu, itulah yang memberikan
peraturan/cara hidupmu selama ini, dan dia menyuruh kamu untuk menyembahnya.
Tapi saat ini Tuhan menyelesaikan itu semuanya dan Tuhan mengalahkan mereka dan
bersamamu. Apakah engkau percaya?
Kami
percaya Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih anak-anakKu. Hanya percaya kepada
Allah engkau akan selamat. Engkau tidak selamanya hidup dalam dunia ini. Pasti
siapapun yang hidup, dia akan mengalami kematian. Jangan kau sia-siakan hidupmu
yang tidak berguna. Jagalah hidupmu dengan baik dan jagalah mulutmu dengan baik
karena mulutmu untuk berdoa, untuk memuliakan Allah. Bicaralah yang baik! Dan
Aku minta kepadamu, tidak ada lagi marah dan suka marah dimanapun engkau
berada. Dan kekerasan dalam keluargamu tidak lagi anakKu. Sekarang ada damai,
ada sukacita, ada kegembiraan didalam kehidupanmu, didalam keluargamu. Saling
mengasihi anak-anakKu karena Allah adalah kasih. Saling mencintai dan melayani.
Sungguh sampai saat ini juga Allah melayanimu siang dan malam, dengan penuh
kesabaran menantikan kamu semuanya. Maka Aku minta, kamu juga saling melayani.
Apakah kamu mau anak-anakKu?
Ya
Ibu Maria, jawab umat.
Aku berdoa untuk niat baikmu ini, supaya engkau
sampai kepada tujuan. Tujuanmu adalah Allahmu sendiri bersama Aku Ibumu di
Surga yang mengasihi kamu semuanya.
Anak-anakKu, Aku percaya kamu akan meninggalkan
itu semuanya dan Aku berdoa untuk itu semuanya supaya kau tidak terjatuh lagi
dengan hal yang sama, menyembah dunia. Anak-anakKu, hiduplah kamu dalam doa,
bersatu dengan Allah supaya engkau terhindar dari pencobaan yang datang dari
dunia ini karena waktunya sudah dekat anakKu. Aku datang untuk menyampaikan
kepadamu supaya kamu semua siap dan mulai berpasrah diri bersatu dengan Allah.
Ini yang Kusampaikan kepadamu. Dan bekerjasamalah engkau dengan imam-imammu,
dengan saudara-saudaramu yang tidak hadir pada malam ini. Layani mereka dan
katakan kepada mereka, Tuhan sudah datang menyelamatkan kita semuanya.
Itu juga Aku minta kepadamu hai imamKu Julius,
engkau mengemban tugas ini di tempat ini untuk semua anak-anakKu yang ada di
kotamu ini, dimanapun mereka berada. Julius juga Aku minta sampaikan salamKu
kepada para imam semua yang ada di kotamu ini dan juga salamKu kepada imammu,
pemimpinmu, imammu yang tertinggi secara dunia. SalamKu untuk dia, Aku
mengasihinya.
Dan Aku minta, tugasmu ada lagi Julius anakKu
yang Aku kasihi. Banyak para imam membentuk suatu kelompok, sesuatu kekuatan
yang datang dari dunia (THS –THM, red). Itu sudah Aku
sampaikan kepada imamKu Leo (Rm Leonadus Nahas Pr, red). Dia harus menyelesaikan itu juga untuk kelompok
itu, supaya penguasa-penguasa kegelapan ini tidak masuk dalam kehidupanmu dan
masuk dalam rumah Allah yang mengobrak-abrik kebenaran-kebenaran, sehingga
mereka tidak mengerti lagi apa arti kekuatan datang dari Allah karena mereka
belajar kekuatan yang datang dari dunia. Ini satu lagi Kuberikan kepadamu
Julius, selesaikan itu semua dan kumpulkan para imam dan berdoalah. Percaya...!
Jalan diberikan oleh Allah. Siapapun yang membuka hati dan menyadari, Allah
bersatu didalam perjalanan-perjalanan yang akan datang. Engkau bisa bertanya
kepada saudara-saudaramu, bersatu dalam pangggilanmu dengan para imam. Engkau sudah
mengerti apa yang Kusampaikan kepadamu Julius? Mengertikah engkau?
Mengerti
Bunda, jawab Pater Julius Bere SVD
Terima kasih anakKu yang Aku kasihi. Selamatkanlah mereka dari dunia,
kekuatan-kekuatan dari dunia, dan bawalah mereka kembali pada Allah dan berdoa
bersatu dalam kasih Allah, kekuatan itu tidak terkalahkan oleh dunia ini. Aku
berkenan kepadamu Julius. Sebelum itu terjadi dalam kehidupanmu, selesaikanlah
segala perkara yang ada dalam kehidupanmu ini melalui anak-anakKu, dan para
imam bicarakanlah dengan baik, pasti semua akan selesai. Terima kasih Julius,
Aku berkenan kepadamu didalam perjalananmu anakKu. Sejak kecil engkau anak yang
baik sehingga engkau tua engkau menjadi tumpuan bagi anak-anakKu dimana engkau
berada. Engkau tidak akan bisa mengelak apa yang tidak engkau sukai engkau akan
menjadi suka karena engkau sudah diikat oleh anak-anakKu semua di kotamu ini.
Julius dekatkan dirimu kepada Allah, persembahkan tugasmu ini kepada Allah.
Allah akan berikan jalan bagi anak-anakNYA di tempatmu ini. Mengertikan engkau
Julius?
Mengerti
Bunda, jawab Pater Julius Bere SVD
Terima kasih Putraku yang Aku kasihi.
Dan kamu, Aku meminta bantuanmu kepadamu hai
Putra-putriku yang ada di sini. Bersatulah kamu dengan para imam-imammu yang
akan membimbing kamu kepada jalan yang benar untuk menuju Allah. Apakah kamu
bersedia anak-anakKu?
Bersedia
Ibu Maria, jawab umat.
Dimana engkau telah mendengarkan ini semua.
Bekerja samalah dengan imam-imammu untuk menolong saudara-saudaramu yang lain,
yang tidak hadir di tempat ini. Apakah engkau bersedia anak-anakKu?
Bersedia
Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih anak-anakKu yang Aku kasihi. Dan
kamu Putraku Yustinus. Nama ini indah bagimu. Bolehkah Aku bertanya kepadamu,
apakah arti nama ini yang kau terima, yang kau bawa dalam hidupmu, Yustinus?
Berikanlah pengertian itu kepadaKu Ibumu, Aku mau mendengarkannya. Apa, engkau
mengerti maksudKu Yustinus, putraku? Apa arti nama ini dalam kehidupanmu? Nama
ini indah tapi Aku ingin engkau yang akan menyatakan kepadaKu. Yustinus...Yustinus....Katakan
anakKu, Aku mau mendengarkannya.
Yang
adil, jawab pater Yustinus.
Sekali lagi supaya Putra-putriku mendengar. Aku
Ibumu ingin mendengar ucapanmu itu Yustinus.
Yang
adil, jawab Pater Yustinus.
Baik, indah sekali. Keadilan ada bersamamu maka
Aku serahkan perkara semua anak-anakKu yang ada di sini. Engkau akan adil
mengatasi semua perjalanan anak-anakKu di tempatmu ini. (Umat
bertepuk tangan, red)
Engkau senang mempunyai imam yang adil?
Kami
senang Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih. Sekali lagi Aku bertanya kepada
imamKu yang Aku kasihi, Cornelis. Oh nama yang gagah. Bisakah kau memberikan
kepadaKu arti nama itu, hai PutraKu?
Aku menunggumu. Siapapun dia, memakai nama apapun
pasti dia ingin seperti itu dengan nama itu. Baiklah mungkin engkau belum siap
tapi Aku menyebutmu, dan engkau juga mempunyai tugas di tempat ini untuk
melayani anak-anakKu dan membawa anak-anakKu semua yang sekian banyak kembali
kepadaKu seutuhnya dan kembali kepada Allah seutuhnya, karena dia punya Allah
dan mempunyai Ibu yang mengasihi siang dan malam. Apa kamu bersedia putraku?
Saya
bersedia Ibu Maria, jawab Pater Cornelis.
Terima kasih, terima kasih. Bawalah anak-anakKu
semua kembali kepada Allah dan Aku berdoa di Surga menyertai kamu dan juga khususnya
Julius, Aku tidak pernah meninggalkan engkau sendiri sejak engkau masih kecil.
Engkau adalah anak yang baik, anak yang lembut hati. Saat ini juga, itu tetap
abadi di dalam kehidupanmu maka Aku berkenan memberikan tugas ini kepadamu
untuk mengembalikan putra-putriKu dan juga para imam semua mereka yang bersatu
dalam kasih dan cinta, Aku serahkan bersamamu, bersama Aku Ibumu untuk membawa
mereka kepada Allah seutuhnya. Tugasmu sangat berat didalam perjalanan ini,
tugasmu Kuberikan kepadamu seutuhnya. AnakKu, jangan takut Allah menyertaimu di
dalam tugasmu ini.
Terima kasih juga kepada kamu Isak Doera. Sudah
setia sekian lama bersama Aku dan anak-anakKu didalam kelompok ini. Dan juga
kamu Heribertus, saatnya akan tiba dan kamu akan bersama kami tetapi doamulah
yang menjadi keputusan nanti dihadapan Allah. Dan salamKu kepada romomu
Alexius, katakan pada dia, bergegaslah melayani, jangan takut Allah
menyertainya. Dan salamKu untuk Agnes anakKu yang Aku kasihi yang Kuberikan
kepadamu untuk menyempaikan isi hati Tuhan dan Aku Ibumu pada malam ini,
melalui dia. Sekarang dia berjuang, terus berjuang demi kamu, demi cintanya
kepada Allah dan dia tidak takut bersamamu karena Allah menyertainya dan
menyertai kamu sekalian di dalam perjalananmu. Pulanglah.., tugasmu sudah
selesai dan Aku Ibumu berdoa, engaku akan sampai kepada keluargamu dengan
sukacita. Katakan kepada Agnes. Selamat jalan untuk kamu sekalian.
Terima
kasih Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih. Terima kasih atas pelayananmu
bersama Agnes untuk anak-anakKu di kotamu ini. Kuatkan hatimu semuanya dan
berjuang dan setia demi anak-anakKu semuanya supaya anak-anakKu semua bahagia
bersama Aku dan kamu didalam perjalanan ini. SalamKu untuk Agnes, berdoalah
terus menerus untuk Agnes supaya dia kuat melalui doamu walaupun Allah
menyertainya tapi kebersamaan sehati sejiwa, Agnes ada di dalam hatimu, semua
yang ada di sini. Walaupun tanpa Agnes, dimana kamu berdoa bersatu dalam doa
memuliakan Allah dan bawalah doaKu ini yang telah Kuberikan kepadamu maka Allah
hadir dan Aku Ibumu hadir, walapun Agnes tidak ada diantara kamu.
Terima kasih anak-anakKu yang melayani bersama
Agnes, dan terima kasih kepada para imam yang Aku kasihi yang telah menyerahkan
anak-anakKu untuk bersatu dengan Aku supaya mereka mendengarkan isi hatiKu pada
malam ini. Selamat berjuang dan berdoa. Mari satukan hatimu dengan Aku Ibumu,
mari kita berdoa bersama-sama.
Ya Allah
yang Mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu
karena
Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. (3 x). Amin.
Terimakasih kepada kamu
semua para imam yang Aku kasihi. Terima kasih semua yang ada di sini. Jadilah
kamu anak terang, membawa damai, supaya banyak orang diselamatkan melalui
tingkah lakumu, dan Aku Ibumu tetap berdoa di Surga supaya kamu baik-baik
adanya. Terima kasih anak-anakKu. Terima kasih, selamat malam.
Selamat
malam Ibu Maria, terima kasih, jawab umat.
---ooo0ooo---