Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Jangli Permai – Semarang, 7 September 2003

 

Pesan Ibu Maria

 

Salam untuk kamu semua anak-anakKu yang Aku kasihi, salam di hari yang terang ini untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih, terima kasih bagi kamu yang berkumpul semua pada saat ini, pada siang hari ini untuk kamu yang masih hidup di dalam bumi ini yang diberikan Allah kepadamu.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, semua sudah disampaikan kepadamu. Aku Ibumu hadir untuk menyatakan kebenaran yang sudah disampaikan mereka kepadamu. Itu semua adalah  datang dari Surga, maka engkau harus membuka hati untuk menerima apa yang telah disampaikan mereka kepadamu.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini, berbahagialah kamu yang membuka hati dan bersatu dan berkumpul seperti ini. Dan Aku memintakan kepadamu, teruskanlah kamu berdoa seperti ini dan Aku mengatakan berkelompok-kelompoklah kamu. Saatnya akan tiba engkau akan mengerti dimana ada kelompok disitu ada keselamatan.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, mulai hari ini kamu bangkit, memahami tentang dirimu masing-masing, jangan lagi kamu terlena karena dunia. Siapapun yang menanggapi semua yang datang dari dunia, dia akan menderita dan akan kecewa dan akan menangis. Tetapi terimalah yang datang dari Surga, Allahmu dan Aku Ibumu dan semua yang ada di Surga bersatu dalam kehidupanmu dalam doa, dimanapun kamu berada Surga bersamamu.

 

Anak-anakKu persiapkanlah dirimu. Kata dunia, waktunya sudah dekat. Bahasa dunia! Tetapi Surga sudah ada bersamamu, rencana Allah, janji Allah sudah bersamamu. Persiapkan dirimu dengan baik. AnakKu, berbahagialah kamu yang membuka hati, yang mendengarkan Aku Ibumu menyampaikan kabar suka-cita ini kepada kamu semuanya.

 

Anak-anakKu, sudah cukup banyak Aku mendampingimu bersama Agnes kamu melayani dan kamu sudah cukup banyak kamu bersama Agnes mendengarkan apa yang Kusampaikan kepadamu. Hanya Aku saat ini berdoa dan berdoa untuk kamu agar siap menerima janji Tuhan bersama Aku Ibumu di dalam kelompok ini.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi persiapkan dirimu dengan doa; satu saling mengasihi, saling melayani, saling memberi, saling mengampuni. Itulah persembahan yang dikehendaki Allah di Surga.

 

Anak-anakKu, Aku bahagia, Aku boleh menyampaikan isi hatiKu ini kepadamu melalui Agnes anak ini yang sudah dipersiapkan untuk kamu saat-saat terakhir oleh janji Tuhan untuk dunia.

 

Anak-anakKu semua, hari ini hari yang bahagia bersama Aku Ibumu karena Aku Ibumu adalah Ibumu yang bahagia di Surga dan juga kamu bersamaKu bahagia dan bahagia dimanapun engkau berada.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab Umat.

 

Terima kasih. Baiklah, sampaikanlah Kebenaran ini, sampaikanlah doa yang Kuberikan kepadamu. Dan sampaikanlah salamKu kepada imam-imammu biar mereka mengerti apabila hari itu tiba mereka mengingatkan kembali bahwa dia pernah Aku sapa dengan menyampaikan salam kasih dan cintaKu kepada mereka.

 

Anak-anakKu, inilah yang Kusampaikan kepadamu. Selamat berjuang dan berdoa dan melayani dimanapun engkau berada, Allah menyertaimu dan Aku Ibumu menyertaimu dimanapun kamu berada.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih untuk kamu semua yang berada di sini. Terima kasih. Dan untuk kamu mari kita berdoa. Mari Aku Ibumu mengajak kamu berdoa dengan baik untuk datang kepada Allah.

 

Ya Allah yang Mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. 3X Amin.

 

Setialah engkau bersama Aku Ibumu untuk melayani sampai hari itu tiba. Bersediakah kamu?

Kami bersedia Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakKu yang Aku kasihi semuanya. Selamat siang untuk kamu.

 

Selamat siang Ibu Maria, jawab umat.

 

Hari yang terang diberikan kepada kamu. Terima kasih.

 

Ibu Maria, ijinkan kami melagukan satu lagu pujian untuk memperingati hari kelahiran Ibu Maria, yang kami  di dunia ini merayakan pada hari ini. Mari kita nyanyikan  Ave Maria dari Lourdes.

 

Terima kasih, terima kasih untuk semuanya, untuk kamu anak-anakKu. Terima kasih. Sebenarnya tidaklah berarti bagi kamu untuk mengingatkan Aku Ibumu  kapan atas kelahirannya, yang penting adalah terimalah Allah dalam kehidupanmu sehingga engkau menjadi manusia yang berguna di hadapan Allah. Apakah kamu mengerti?

 

Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih, tetapi Aku menerima pujianmu anak-anakKu.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Tidak ada satupun yang tahu kapan Aku dilahirkan, tetapi itu tidak penting bagi kamu. Yang penting adalah engkau menerima Allah seutuhnya dalam kehidupanmu. Jadilah manusia baru, seterusnya baru sampai akhir hidupmu. Terima kasih.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Sampai bertemu lagi dalam doa anak-anakKu. Selamat berjuang untuk memuliakan Allah dalam hidupmu. Terima kasih.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

---ooo0ooo---