Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Pesanggrahan Permai - Jakarta, 27 September 2003

 

 

Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)

 

Dulu AKU memberikan segala-galanya bagi kamu. Kini juga AKU memberikan semua ini kepada kamu. Apakah engkau mengerti betapa AKU mengasihi kamu? AKU selalu menunggu anak-anakKU semuanya. Menunggu dan menunggu, dengan sabar, supaya anakKu pulang, supaya mereka bahagia bersama-KU dalam perjalanannya.

 

Pada malam ini AKU berkata kepadamu, lihatlah AKU sudah datang melalui kuasa-KU. Tidak ada satupun yang bisa mengambil bagian dalam perjalanan-KU ini bersamamu pada malam ini. Dan AKU minta, bukalah hatimu, supaya AKU juga bersatu dalam kehidupanmu setiap hari, dimanapun engkau berada. Karena AKU tidak akan membiarkan kamu terlena di saat-saat AKU akan menurunkan kuasa-KU ke bumi ini untuk memurnikan dunia. Maka AKU utus Ibumu untuk datang kepadamu mempersiapkan kamu semua supaya kamu tidak celaka bersama dunia karena AKU akan memerangi dunia ini karena dunia ini banyak menyesatkan manusia dan menjauhkan manusia dari pada-KU.

 

Berbahagialah engkau membuka hati dan menerima seutuhnya dan mengingatkan kembali bahwa AKU Yesus sudah pernah datang ke bumi ini. Saat ini juga kuasa-KU datang diantara kamu dan KU-nyatakan kepadamu. Dan renungkanlah! AKU minta kepadamu, setialah anak-KU. AKU minta kamu semua kembali kepada-KU seutuhnya, tidak lagi bermain-main dengan dunia. Saatnya akan tiba, AKU akan mengalahkan dunia ini, maka engkau semua harus selamat dari dunia ini.

 

Baiklah anak-anakKU, jangan engkau malu atas semua peristiwa ini, atas kehadiran-KU ini dengan cara ini. Jangan engkau malu kepada dunia tetapi AKU mengatakan kepadamu, berbahagialah engkau, AKU datang menyapa kamu dengan kuasa-KU ini. KU-nyatakan kebenaran ini kepadamu bahwa YESUS itu ada! AKU-lah YESUS, AKU-lah TUHAN, AKU-lah ALLAH yang menciptakan kamu dan menyelamatkan kamu dari dunia ini. Sampai bertemu lagi dalam doa anak-KU, AKU menunggumu.

 

Terima kasih Tuhan Yesus

 

Pesan Ibu Maria

 

SalamKu untukmu, hai anakKu Isak Doera. Aku mengasihimu, Aku tidak pernah meninggalkan engkau sendiri di dalam kehidupanmu bersama Agnes, semua mereka yang Aku panggil.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab Romo Isak Doera Pr.

 

Terima kasih anakKu yang Aku kasihi. Dan selamat malam untuk kamu semua anak-anakKu yang Aku kasihi.

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih semua anak-anakKu yang ada di sini. Aku mengasihi kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Tidak ada kasih yang sangat dalam, yang kekal dan abadi, hanya kasih Ibumu ini yang dari Surga, yang selalu mendoakan kamu supaya kamu semua bahagia, saling mengasihi antara satu dengan yang lain.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih. Ini Aku Maria, Ibumu datang bersama Agnes pada malam ini. Inilah isi hatiKu kepadamu, Aku berkata-kata di Surga. Janganlah kau pikirkan kehadianKu ini pada malam ini, tetapi berbahagialah cara ini Kuberikan di negaramu ini.

 

Anak-anakKu, Aku ingin berbicara saat-saat terakhir bagi anak-anakKu, supaya anak-anakKu bersaksi dan mempersiapkan diri dengan baik untuk menerima janji Tuhan, supaya kamu semua siap menghadapi hari yang sudah ditentukan oleh Tuhan. Anak-anakKu, Aku minta dari padamu malam ini, dekatkanlah dirimu seutuhnya kepada Allah Bapamu di Surga. Akulah saksi tentang Surga karena Aku berada di Surga, maka ini Kunyatakan kepadamu. Tidak ada sia-sia dimana engkau ikut dan menyerahkan diri kepada Allah, tetapi sia-sialah hidupmu apabila engkau menyerahkan dirimu kepada dunia.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, sudah cukup panjang dan disampaikan oleh anak-anakKu yang Ku-utus kepadamu pada malam ini. Aku Ibumu datang karena itulah janjiKu, dimana kamu berkumpul bersama Agnes, semua anak-anakKu yang melayani, Aku ada bersamamu. Tetapi siapapun yang membuka hati, tanpa Agnes tanpa anakKu, Allahmu dan Aku juga hadir di tengah-tengah kamu. Apa kamu percaya?

 

Kami percaya Ibu Maria, jawab umat.

 

Kalau engkau percaya, mulai hari ini renungkan, supaya engkau hidup dalam doa seperti ini. Apakah kamu mau meneruskannya?

 

Mau Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih. Dan sampaikanlah salamKu kepada saudara-saudaramu, jangan takut! Saat terakhir, siapapun yang menyampaikan, Allah bersama dia.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, anak Tuhan melayani. Tanpa disuruh juga dia melayani karena yang diberikan Allah, tanda kasih dan cinta. Itu arti melayani, karena anak Allah melayani.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, cintailah Allahmu sepenuhnya, sepenuhnya dalam hidupmu, supaya kamu tidak masuk dalam pencobaan yang datang dari dunia ini. Aku datang ke negaramu untuk kamu semuanya. Aku ingin kamu semua di saat-saat terakhir, kamu semua bahagia. Inilah menjadi keinginanKu. Aku sudah datang anakKu. Ini semua yang telah Kusampaikan dalam kelompok ini, sudah Kusampaikan kepada mereka. Tetapi Aku mengatakan, inilah yang terakhir di negaramu ini. Cukup indah, walaupun engkau harus menderita untuk menyampaikan kebenaran ini, dengan cara ini. Engkau akan dicemooh, dipermalukan dengan cara ini dan dihakimi dengan cara ini. Engkau ingat Allahmu datang menjadi manusia juga mendapatkan itu semuanya. Janganlah engkau malu menyampaikan kebenaran ini dengan cara yang Kuberikan kepada kamu bersama Agnes dalam kelompokmu ini. Jangan malu, anakKu. Kalau engkau malu, engkau bagian dari dunia.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, dunia mengatakan, apakah iman-mu itu seperti itu? Punya Allah, punya Bapa, punya Tuhan dan disebut “anak”! Ingat kata “anak” bukan sebutan engkau menyebut anakmu. “Anak” adalah artinya pengajaran-pengajaran keselamatan yang diberikan Allah kepadamu. Ingat Aku mengatakan ini, karena banyak yang tidak mengerti. Allah mempunyai “anak”? Tidak! Allah tidak mempunyai “anak”! Sekali lagi Aku menyebutkan dan mengartikan, menjelaskan kepadamu. “Anak” bukan sebutan seperti kamu mempunyai anak. Ingat perkataanKu ini. “Anak” artinya Allah mau menyampaikan semua, seisi Surga dinyatakan kepadamu. “Anak”! Memang Allah menjadi manusia, itulah janjiNya kepada dunia. “Saatnya akan tiba, AKU akan bertemu dengan manusia”. CiptaanNya yang selama ini…., sungguh Aku mengatakan, pada waktu itu manusia banyak belum mengerti tentang Allah. Para Nabi dipanggil oleh Allah untuk menyampaikan tentang Allah, tapi manusia juga tidak mengerti. Allah berjanji, tetapi janji itu sudah ada sebelum dunia dijadikan. Jangan kau pikirkan rencana Allah, kamu tidak akan bisa masuk dalam kedalamannya. Ingat, Allah tetaplah Allah! Bagian-bagian sudah diberikan kepadamu, terimalah dengan baik. Jangan kau cari yang tidak engkau mengerti tentang Allah, tetapi terimalah semua yang sudah diberikan kepadamu dalam keselamatan di dalam namaNya.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi supaya kau yakini, supaya kau tidak terombang-ambing karena dunia. Karena dunia (kuasa-kuasa kegelapan, red) mengaburkan tentang Allah, menutupi tentang Allah, tapi mereka (setan, red) sudah disediakan oleh Allah kekal dan abadi.

 

Aku Maria, Aku Ibu Maria, dulu hidup dan sekarang juga hidup di Surga dan bahagia. Kebahagiaan itulah yang Kuterima dari Allah. Sebelum dunia dijadikan, Aku sudah berbahagia bersama Allah di Surga. Ini Kujelaskan kepadamu, karena ini belum diberi pengertian, tetapi saatnya pengertian ini akan diberikan kepada kamu karena waktunya sudah dekat, supaya kamu mengerti apa yang menjadi keinginan Allah dalam kehidupan manusia.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku Ibu Maria yang diutus bagi kamu ke bumi ini menjadi manusia. Aku berada dalam rahim seorang ibu yang sudah dipersiapkan Allah bagiKu untuk datang ke bumi ini. Siapakah namaNya?

 

Santa Anna, jawab umat.

 

Itulah ibuKu yang Aku cintai, yang diberikan Allah. Di masa tuanya, dia harus mengandung Aku yang sudah disediakan Allah sebelum dunia dijadikan. Kamu mengerti?

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat.

 

Ini, pengertian ini yang belum kamu terima, karena imam-imammu tidak diberikan pengertian ini. Tidak salah bagi mereka, mereka mengatakan yang lain untuk menyatakan diri saya dalam perjalanan ini bersamamu.

 

Anak-anakKu, kalau engkau mempunyai keinginan (menyampaikan kebenaran tentang Maria, red), tapi Aku sekali lagi  berkata dan menyampaikan isi hatiKu, Aku tidak pernah meminta pembelaan dari siapapun karena Allah bersamaKu. Tapi apabila engkau mau menyadarkan mereka yang mengatakan, itulah Tuhan AllahKu tetapi mereka tidak menerima Aku,  bijaksanalah kamu untuk menyampaikan itu. Tapi sekali lagi Aku tidak pernah menyatakan ingin pembelaan dari kamu. Tapi katakanlah sebenarnya dan bawalah mereka dalam pengertian itu semuanya. Sungguh kali ini Aku mengatakan kepadamu….kasihan. Kasihan mereka yang menerima Allah dalam kehidupan mereka, tapi mereka tidak menerima seutuhnya apa yang telah disediakan Allah bagimu untuk menyelamatkan kamu supaya kamu masuk dalam Surga. (bdk Wahyu 22:19, red)

 

Aku Ibumu masuk dalam rencana Allah. Aku bukan manusia biasa, Aku adalah roh, yang dihidupkan, yang dijadikan Allah sebelum dunia dijadikan. Aku berada…, seorang ibu tua yang sudah renta, tidak akan mungkin dia bisa mengandung dalam rahimnya, tetapi Allah mengadakan perjanjian itu kepada mereka berdua. Dan mereka berdua juga sudah disediakan untuk kehadiranKu ke bumi ini. Aku suci adanya karena Aku roh….roh yang hidup. Aku tidak pernah berbuat dosa karena Aku roh yang hidup, diberikan hidup oleh Allah. Aku tidak pernah berjalan bersama dunia, Aku berjalan bersama Allah, dan menerima tugas itu dengan baik, supaya Allah dinyatakan kepada manusia, supaya manusia tahu bahwa Allah ada di Surga. Apa kamu sudah mengerti?

 

Ya Ibu, terima kasih, jawab umat.

 

Inilah penjelasanKu kepada kamu. Yohanes mengatakan kepada Agnes, siapapun menghujat Surga, dia mendapatkan bagian-bagian, karena nubuat itu diberikan Allah kepada Yohanes(bdk Wahyu 22:18-19, red). Kasihan mereka! Mereka tidak mendapatkan apa-apa karena hal yang sudah disediakan Allah, mereka tidak percaya, dan mereka sungguh-sungguh marah kepada Aku Ibu Maria yang diberikan kepada manusia yang percaya kepada Allah. Siapapun marah kepadaKu, dia bersama kuasa-kuasa kegelapan. Karena kuasa kegelapan setan-setan yang terkutuk itu, dia tidak akan sampai kepadaKu. (bdk Wahyu 12: 13-17)

 

Maka jagalah dirimu baik-baik. Aku mengatakan sekali lagi, kalau engkau menyayangi seseorang….lakukan, tapi bukan menyatakan bahwa Aku meminta sesuatu pembelaan dari dunia. Tidak anakKu! Tidak! Cukup! Aku berdoa untuk kamu karena semua doaKu diantar kepada Allah oleh anak-anakKu yang membuka hatinya karena Aku hidup bersama Allah. Sebelum dunia dijadikan Aku sudah bersama Allah dengan para malaikat di Surga. Itu semua menjadi bagian-bagian dari rencana Allah. Apa yang DIA kehendaki, menciptakan manusia itu semua punya arti dengan rencana Allah. Itu yang bisa Kusampaikan kepadamu supaya kamu dikuatkan dari semua yang Aku katakan ini kepadamu. Terima kasih untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih. Renungkan semua ini anakKu, Aku minta kepadamu semua yang ada di sini, bukan hanya cukup sampai di sini kamu berkumpul dan berdoa. Tolong renungkan dan berbuatlah seperti ini. Aku Ibumu dan Tuhan akan hadir bersamamu, tanpa Agnes, tanpa mereka semua itu akan terjadi bersamamu dengan kebahagiaan. Apa kamu percaya?

 

Percaya Ibu Maria, jawab umat.

 

Apa kamu bersedia?

 

Bersedia Ibu Maria, jawab umat.

 

Untuk berkumpul bersama seperti ini? Untuk berdoa bersama dalam  kepasrahan yang telah Kuajarkan kepadamu?

 

Ya, kami mau Ibu Maria, jawab umat.

 

Aku mau dengar, apa kamu bersedia semuanya seperti ini?

 

Bersedia Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih. Aku akan berdoa atas niat baikmu dan Aku akan melihat dari Surga, apakah engkau melakukan atau tidak. Siapapun yang berjanji dia akan berjuang dan melakukan dan menyatakan semua itu karena Allah melihat dan kami di Surga melihat. Siapapun anak-anakKu di bumi ini yang berdoa, kami melihat dan mendengar dan kami bersatu dengan mereka yang berdoa di seluruh bumi. Dan kami juga ada di sini, sekarang mereka juga ada dimana-mana. Kuasa Allah bersama dia dan juga Aku Ibumu bersama dia. Jangan pikirkan ! Aku ada bersama mereka di seluruh bumi dan kamu juga pada malam ini yang pada waktu yang sama.

 

Kami percaya, Ibu Maria, jawab umat.

 

Baiklah kalau kamu berterima kasih, mari kita berjuang. Kamu berjuang bersama Aku Ibumu untuk menjadikan kamu anak yang baik. Bertobat dan kembali pada Allah karena waktunya sudah dekat, kamu jangan lagi terlena bersama dunia tetapi kamu bangkit, bangkitlah! Cintai Tuhan Allahmu yang selalu menunggumu dengan penuh kasih dan sayang. Apa kamu mengerti?

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih! Baik, kita bersatu dalam doa dimana Aku ajarkan ini kepadamu dan sampaikan salamKu ini kepada mereka melalui doa-doaKu ini. Percaya, Aku Ibumu menyertai kamu dalam doaKu dimana kamu menyampaikan kebenaran ini. Mari kita satukan hati bersatu dengan Aku Ibu Maria di Surga, mari kita berdoa.

 

Ya Allah yang Mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. 3X Amin.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, berbahagialah engkau pada malam ini. Engkau mendapatkan hal yang sangat besar, yang sebelumnya engkau tidak mengerti. Semua pengertian ini Kuberikan kepadamu, supaya engkau tetap setia untuk datang kepada Allah. Sampai bertemu lagi anakKu, selamat malam!

 

Selamat malam Ibu Maria, terima kasih,  jawab umat.

 

---ooo0ooo---