Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Wisma St. Yosef, Giriwoyo-Wonogiri (Rekoleksi Panggilan), 4 Mei 2003

 

Doa pasrah ini diadakan setelah acara rekoleksi panggilan bersama 16 anak-anak yang dipanggil untuk menjadi biarawan dan biarawati di dalam kelompok ini.

 

Pengantar dan Pesan Tuhan Yesus  (Sabda pengetahuan)

 

Datanglah anakKU dan AKU selalu menunggumu dan AKU tidak pernah meninggalkan engkau sendiri setelah AKU pulang kembali ke Surga tetapi AKU mengutus kasih dan cinta-KU melalui kuasa-KU untuk kamu semuanya.

 

Marilah saudara-saudaraku, anak-anakku sekalian dan para romo yang kami cintai, Tuhan Yesus selalu ada dimanapun kita berada, asalkan kita membuka hati dan menyadari kelemahan kita masing-masing, khususnya bagi anak-anak yang dipanggil Tuhan untuk mengikuti Tuhan, jagalah dirimu dengan baik! Punyailah kerendahan hati supaya kamu bisa mengatasi dengan bijaksana dalam persoalan yang akan kamu hadapi nanti. Percaya, Tuhan menunggumu di sana di tempat yang telah kau pilih, di situ Tuhan ada bersamamu. Dan sadarlah, kamu datang untuk dimurnikan maka bijaksanalah dalam kebersamaan bersama rekan-rekanmu nanti di tempat yang baru, maka kalau itu kau sadari sepenuhnya, engkau datang tidak akan mendatangkan keributan tapi engkau datang membawa damai, membawa suka-cita di sekitarmu. Jadilah pendengar yang baik! Bijaksanalah! Kalau engkau tidak sependapat bawalah dalam doamu, biar kuasa Tuhan menolong dan menyelesaikan semua apa yang kau hadapi di tempat yang baru nanti. Dan bagi kamu yang masih berusaha, janganlah putus asa, teruslah berjuang, Yesus sedang menunggumu. Bukalah hatimu dan bersabar dan pergilah, serahkan dirimu ke tempat masing-masing sesuai dengan hatimu, perjalanan hidupmu.

 

Pada hari ini, kita boleh mengalami kasih Tuhan, kita bersatu dalam doa karena Tuhan mengutus diri-Nya sendiri melalui Roh Kudus-Nya melalui kuasa-Nya hadir di tengah-tengah kita. “Dimana dua-tiga orang berkumpul AKU ada bersamamu.” Maka apa yang dikatakan Tuhan, kita harus bersama supaya sapaan, sentuhan, apa saja yang dimintakan Ibu Maria, meterai, adalah sentuhan rohani yang sangat dalam, kita boleh merasakan kapan Tuhan hadir bersama kita. Pasti, kita mempunyai kepekaan masing-masing maka kepekaan itu boleh dijaga/diasah sepenuhnya oleh sikap dan tingkah laku kita. Mari hari ini, kita akan membawa pulang, bawa kemenangan bersama Ibu Maria dan mengalahkan dunia ini yang menghebohkan dan mau menghancurkan setiap anak Tuhan yang mau dekat kepada-Nya. Dan kita berdoa terus menerus, khususnya untuk romo Paroki Danan ini, romo Arko. Itu tugasmu juga sebagai calon-calon imam harus bekerja sama dan saling mengasihi dalam segala hal dan mendukung maka doamu akan dikabulkan oleh Tuhan. Sungguh, romo Arko harus di doakan bersama umat di Paroki Danan ini. Mereka belum menyadari sepenuhnya. Mereka hanya menerima kesenangan-kesenangan tetapi tidak bersama Ibu Maria. Itu kata Ibu Maria. ”Bukan bersamaKu mereka bersatu tetapi mereka bersatu menerima dengan kesenangan menurut kehendak hati mereka, bersatu dengan imamnya.” Maka kita gencar saat ini untuk mendoakan tempat ini karena inilah pilihan Allah yang diminta oleh Ibu Maria.

 

Saudara-sadaraKu, marilah, masuklah dalam keheningan. Masuklah bersatulah dengan Allah. Allah dekat dan sangat dekat dan tidak pernah jauh daripada kita. Allah yang mengasihi, Allah yang datang, Allah yang hidup, Allah yang menyelamatkan. Berbahagialah kita yang mempunyai Allah yang sungguh-sungguh mengerti tentang kehidupan anak-anakNya.

 

Terima kasih semuanya itu, khususnya untuk para romo yang kami cintai yang telah bersatu dengan Ibu Maria dan membimbing kami dalam perjalanan rohani ini. Dan kami mohon doa restu, kuatkan kami agar perjalanan kami nanti sampai kepada anak-anakNya agar mereka semua menerima kebenaran ini, apa yang menjadi kerinduan Ibu Maria untuk membawa kembali anak-anakNya dengan kebahagiaan karena Ibu sedih di Surga, banyak anak-anakNya yang menderita karena dunia. Tapi jangan takut dan kuatir, kita bersama Allah dan akan dinyatakan, yang benar tetaplah benar dan yang datang dari dunia akan Tuhan nyatakan datang dari dunia, Tuhan akan selesaikan.

 

Terima kasih Tuhan kehadiranmu pada hari ini, mohon belas kasihanMu untuk kami semua Tuhan. Inilah kami apa adanya bersama para romo yang kami cintai, yang Engkau kirim untuk kami, bersatu dan itu juga atas permintaan Ibu Maria supaya dinyatakan: “ Siapakah yang bisa mengirim para imam bersamamu, hanya Aku meminta kerahiman Tuhan; hanya Allah yang bisa membawa mereka bersatu dengan engkau.” Itu telah dinyatakan oleh Ibu Maria. Sungguh kami sekian lama akhirnya kami mengerti apa yang dikatakan Ibu Maria dan nubuat Ibu Maria kami terima semua sampai hari ini dan rasanya malu kiranya kita tidak menanggapi ini semua apa yang menjadi kehendak hati Ibu Maria, kita malu. Maka hari ini kita serahkan semua diri kita kepada Tuhan. Mari kita sambut kasih Tuhan yang hadir pada siang hari ini.

 

Hantarkan kami Tuhan! Hantarkan kami Tuhan kepada tujuan yang telah kau sediakan. (nyanyian dalam bahasa Roh, red)

 

(Setelah penjamahan, red)

Ya Tuhan, bukan aku saja yang berpikir kapan janji Tuhan segera hadir ke bumi ini tapi kami mohon ampun Tuhan rencanaMu tetaplah rencanaMu, manusia tidak bisa mengambil bagian melalui rencanaMu tetapi Engkau mengambil bagian kehidupan manusia bersama rencanaMu. Tuhan terus terang aku lelah sekali. Sungguh Tuhan. Kuatkan dalam perjalananKu ini. Aku menyadari aku lelah atas tugas yang Ibu Maria berikan kepada kami tapi aku percaya Tuhan segera mengabulkan janjiMu untuk kami anak-anakMu di seluruh bumi supaya kami tidak tertekan lagi oleh dunia ini.

 

Tuhan kuatkanlah saya bersama Romo, bersama rekan-rekan dan anak-anakNya yang bersatu dalam kelompok ini. Kuatkan kami semua Tuhan. Kami mau setia dalam bekerja bersama Ibu Maria di negara kami ini. Berikan tanda-tanda itu Tuhan. Berikan tanda itu. Kami siap menerima-nya tapi aku percaya, kami tidak sendiri Engkau ada bersama kami. Akhirnya kami saat ini menang dan mengalahkan dunia. Tuhan terima kasih penyertaanMu siang dan malam dalam melayani, Engkau menyertai kami dan tidak meninggalkan kami dan Kau selalu utus Ibu Maria, khususnya Rasul Yohanes untuk membimbing kami, menasehati kami supaya kami tidak terlena menurut hati dan pikiran kami. Tuhan kami mau setia. Tolong kami walaupun berat, kami mau karena kami cinta kepadaMu. Terima kasih Tuhan Yesus, terpuji namaMu.

 

Saudara-saudara yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus dan Ibu Maria, mari kita renungkan perjalanan ini sungguh-sungguh dan kita bawa dalam doa supaya kita kuat. Mungkin kita tidak bertemu secara fisik tapi kita bertemu dalam roh dalam doa bersama Allah. Allah adalah Roh yang hidup, kita bertemu bersama. Kita tidak jauh, kita dekat dan Allah dekat untuk kita semuanya anak-anakNya di seluruh bumi ini dan kita semua yang berkumpul di sini. Tuhan, aku serahkan perjalanan kami ini bersama Romo untuk melayani anak-anakMu bersama Ibu Maria ke dalam tanganMu yang Mahakuasa. Dan aku mohon dan kami semua yang di sini mungkin hatinya sama dengan kami, nyatakanlah kebenaran itu Tuhan. JanjiMu pasti Kau tepati untuk menyelamatkan kami semuanya.Terima kasih Tuhan Yesus, terpuji namaMu.

 

Hari ini untuk kita semuanya. Hari ini bukanlah hari untuk bermain-main. Hari untuk penuh perjuangan, lebih maju, lebih baik.

 

Kita berjuang untuk bersatu dengan Allah karena Tuhan mengatakan waktunya sudah dekat. Kedekatan Tuhan bisa saja sekejap maka kita jangan terlena lagi, jangan mau lagi kita dicobai dengan dunia. Mari kita bersama-sama saling menguatkan dalam doa supaya semua janji Tuhan akan dinyatakan dan kita siap menghadapinya bersama-sama. 

 

Jagalah dirimu dengan baik terutama hatimu anakKU. AKU sudah mengalahkan dunia, mengapa kamu masih jatuh bersama dunia? Harusnya engkau menang bersama-KU karena engkau menyebut AKU Bapa, Allah dan Tuhan tapi kamu masih terjatuh dalam dosa. Kalau engkau bersatu seutuhnya dengan AKU, engkau tidak akan terjatuh lagi bersama dunia, terpeleset dan masuk dalam dosa.

 

Anak-anakKU, bangkitlah kamu dan percayalah ini AKU Yesus. AKU berbicara di Surga melalui anak ini. Kamu yang percaya, berbahagialah kamu! Bagi mereka yang tidak percaya, biarlah dia menerima bagian yang dia cari dalam kehidupannya bersama dunia.

 

Hari ini, bangkitlah anakKU. AKU berkata kepadamu, saatnya akan tiba. Kalau kamu sudah siap, itu tidak menjadi penghalang bagimu. Kepedihan, ketakutan tetapi ada sukacita bersama-KU.

 

Anak-anakKU, jagalah dirimu dengan baik. Satukanlah AKU dalam kehidupanmu. Bawalah AKU dalam kehidupanmu. Tanpa AKU engkau tidak akan kuat. AKU-lah kekuatanmu untuk mengalahkan dunia ini. Baiklah, renungkan apa yang AKU katakan ini kepadamu.

 

Hari ini mulailah membenahi dirimu, hidup. Capailah kebahagiaan itu. Kebahagiaan itu adalah AKU sendiri. Engkau berjuang, AKU menyertaimu. Engkau tidak bisa berjuang sendiri tanpa AKU dan AKU selalu menyertai kamu dalam perjuanganmu, anak-anakKU.

 

Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat.

 

Sampai bertemu kembali dalam doamu dan AKU selalu menunggumu siang dan malam. Waktu bagi-KU tidak terhalang bagimu. Kapan saja kamu datang siang dan malam, AKU selalu menantimu. Sampai bertemu lagi dalam doamu dan AKU menunggumu.

 

Terima kasih Tuhan, jawab umat.

 

Pesan Ibu Maria

 

Salam untuk kamu hai imamKu yang Aku kasihi, Aku berkenan kepadamu. Hanya kerendahan hati, engkau bisa membuka hati untuk bersama Aku, bersama anak-anakKu di negaramu ini. Terima kasih hai imam-imamKu.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab para Imam.

 

Terima kasih. Dan Aku minta kepadamu, bimbinglah anak-anakKu khususnya Agnes. Kuatkan dia! Cukup berat yang dia terima dalam tugas saat-saat terakhir ini. Inilah saat terakhir anakKu. Dampingi dia, kuatkan dia dalam segala permasalahan yang dia hadapi dalam hidupnya. Aku mohon kepada kamu bertiga, selalulah banyak bicara kepada Agnes. Aku juga menangisi anak ini. Aku menangis…………………………………

Dia tidak lepas dicobai yang datang dari dunia tetapi anak ini kuat menghadapinya. Kekuatan itu Allah yang memberikan kepadanya supaya dia tidak terlena. Ini saat terakhir, tidak ada lagi pilihan yang Kuambil dari anak-anakKu. Inilah yang terakhir maka dia juga sangat menderita tapi Aku Ibunya tidak pernah meninggalkan Agnes sendirian, Aku menyertainya. Aku menangis melalui Agnes.

 

Dan Aku minta kepada-mu hai imam-imamKu yang Aku kasihi, seringlah kamu bertemu dengan Agnes. Berikanlah dia penghiburan secara dunia. Inilah air mata…….. Aku memakai…. Inilah air mata, Aku pakai dari kehidupan Agnes, Aku nyatakan kepadamu. Aku roh yang hidup, Aku bisa menangis. Itulah permintaanKu kepadamu, hai imam-imamKu yang Aku kasihi.

 

Ya Ibu Maria kami bersedia, jawab para Imam.

 

Terima kasih anakKu. Terima kasih.

 

Dan juga kamu yang bersama Agnes, jagalah dirimu dengan baik. Jangan memberatkan Agnes karena sikap dan tingkah lakumu. Karena Agnes berjalan ke depan dan kamu selalu banyak menoleh ke belakang. Agnes cukup berat untuk mengandeng kamu bersama dia. Ini permintaanKu, bukan permintaan Agnes. Jagalah dirimu baik-baik supaya kamu dalam pelayanan kamu tidak masuk dalam pencobaan yang datang dari dunia karena Agnes akan dikejar terus menerus maupun dalam keluarganya. Karena setan tidak bisa mencobai secara langsung karena dia bersama Allah dan dijaga Allah karena ini saat terakhir supaya Agnes tidak terlena supaya tugasnya bisa diselesaikan dengan baik. Tetapi pencobaan itu datang dari sekitarnya. AnakKu yang kamu bersama Agnes, jagalah dirimu dengan baik. Saling mengasihi dan mencintai dan melayani dengan sabar, dengan semangat rohanimu maka setan tidak akan sanggup mencobaimu karena Allah menyertai kamu sekalian apabila kamu berjuang untuk mengalahkan dunia ini.

 

Aku menangis, menangisi anak ini. Tetapi biarlah itu terjadi, supaya kamu bahagia. Biarlah satu orang dikurbankan dalam penderitaan tapi banyak anak-anakKu diselamatkan dan dibawa kembali kepada Allah.

Agnes…, inilah tanda kasih dan cintaKu, Aku menangis untuk kamu, untuk anak-anakKu karena waktunya sangat dekat sekali.

 

Aku ingin anak-anakKu semua selamat dalam pemurnian ini maka bekerjalah sampai saat hari itu tiba. Pergilah kamu! Banyak anak-anakKu yang menantikan Aku. Bawalah Agnes ke tempat yang jauh! Mereka saat ini sedang merindukan. Jangan ditunda lagi dan dengarkanlah harapan mereka, keluhan mereka, isi hati mereka. Sambutlah dengan baik dan Aku berdoa untuk sarana dunia supaya kamu sampai kepada tujuan. Pasti kau akan mendapatkannya. Lihat mereka, suatu kerinduan untuk bertemu dengan Aku Ibunya melalui Agnes. Inilah sarana yang Kuberikan secara nyata, Aku berbicara di Surga, Allah mengantarkan isi hatiKu kepada kamu. Terima kasih. Ini harapanKu.

 

Anak-anakKu lihatlah bumi ini, sebentar lagi Allah akan berperang melawan dunia yang selama ini menyesatkan banyak manusia. Tuhan akan selesaikan maka kamu dipanggil untuk bekerja-sama karena kamu masih ada dalam dunia. Inilah yang Aku katakan kepadamu, biarlah Aku menangis, ini suatu tanda cinta melalui Agnes, Aku mengeluarkan air mata untuk kamu.

 

Dan juga kamu yang dipanggil, janganlah kamu tunda lagi dan renungkan! Pergilah anakKu, Aku menyertai kamu dalam doaKu supaya kamu sampai kepada tujuan, sesuai dengan rencana Allah untuk bekerja bersama Allah dan dinyatakan. Dan Aku mengatakan ini semua kepadamu, kebenaran tetaplah kebenaran, tidak ada yang bisa mengambil bagian dari kebenaran, dunia ini juga tidak bisa. Maka jagalah dirimu dengan baik. Bawalah damai dimana kamu berada nanti. Saling mengasihi, mendukung dan mencintai, tidak ada lagi kemarahan, perasaan dan pikiranmu tapi pakailah hatimu dan doamu supaya engkau menerangi hati mereka yang belum mengerti. Engkaulah menjadi terang diantara mereka. Anak-anakKu, inilah nasehatKu. Pergilah, pergilah Aku menyertaimu!

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab anak-anak yang dipanggil.

 

Terima kasih, terima kasih.

 

Dan bagi kamu para imam, renungkanlah apa yang Aku katakan ini melalui Agnes. Nanti engkau akan mengerti apa yang Aku katakan dan Kujanjikan kepada kamu, segera turun. Kamulah yang akan bekerja bersamaKu, yang menerima Kebenaran ini. Apabila hari itu sudah selesai, engkau mengumpulkan kembali. Banyak yang menderita anak-anakKu tetapi Tuhan berikan kehidupan, yang dimusnahkan adalah dunia tetapi anak-anakNya, Tuhan akan berikan kehidupan itu. Aku memohon kepada Allah untuk menyelamatkan anak-anakKu di seluruh bumi ini dan kamu juga semua yang ada di negaramu dan kamu juga semua yang bekerja bersamaKu, engkau akan bahagia.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih, anak-anakKu. Terima kasih untuk semuanya.

 

Inilah yang bisa Kusampaikan kepadamu. Jangan engkau heran Aku menangis melalui Agnes. Aku adalah roh yang hidup, Aku bisa menangis dan saat ini juga isi hatiKu bisa kau dengarkan melalui Agnes. Aku hidup anakKu. Allah juga hidup! Semua hidup maka Allah mau menyelamatkan manusia; bukan tubuhnya tetapi jiwanya supaya kembali dalam kebahagiaan. Apa kamu mengerti?

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih, terimakasih anakKu. Selamat kamu semua yang dipanggil dan selamat kamu juga yang bekerja bersama Agnes. Dan kamu para imam seringlah bersatu dengan Agnes. Apa kamu tahu? Banyak persoalan yang dihadapinya sendiri tetapi dia mendapatkan kasih Tuhan. Tuhan menyelesaikan semua apa yang dimintakan tetapi Aku minta daripadamu, sertailah anak ini sampai hari itu tiba. Apa kamu bersedia?

 

Kami bersedia Ibu Maria, jawab para Imam.

 

Terima kasih.

Ini Aku katakan kepadamu pada hari ini. Baiklah anak-anakKu yang Aku kasihi yang Aku cintai, seorang Ibu tidak mau kehilangan anak-anakNya. Inilah yang Aku katakan supaya engkau merenungkan, apa yang Kukatakan melalui Agnes ini. Ini yang Aku Ibu Maria di Surga. Tidak bisa dipikirkan oleh pikiranmu tetapi renungkanlah dan bawa dalam doa.

 

Baiklah anakKu, cukuplah sekian dulu pertemuan kita dan renungkan semua perjalanan doa ini sejak awal sampai saat ini dan selamatlah engkau kembali ke tempatmu masing-masing.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab para umat.

 

Terima kasih dan Tuhan Allahmu menyertai kamu dalam perjalanan ini. Terima kasih anak-anakKu semua yang Aku kasihi. Mari satukan hati dan doa bersamaKu, masuklah dalam kepasrahan untuk datang kepada Allah.

.

Ya Allah yang Mahakuasa,

pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. 3X Amin.

 

Terim kasih anak-anakKu, terima kasih.

 

Dan juga khususnya untuk imam-imamKu yang Aku kasihi, terima kasih untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab para Imam.

 

Terima kasih. Sampai bertemu lagi dalam doa dan Aku selalu menyertai kamu dimana kamu bersatu dalam doa, kasih Tuhan datang dan Aku datang diantara kamu. Terima kasih anakKu dan sampai bertemu kembali. Selamat siang !

 

Selamat siang Ibu, terima kasih, jawab para umat.

 

---ooo0ooo---