Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang
Bahagia
Di Kompl.
Taman Meruya Ilir, 5 April 2003
Kata Ibu Maria: “Setelah kau
diselamatkan dalam kasih dan cinta Tuhan, apa yang sudah kau berikan
kepadaNya?” Mari malam ini kita memberikan hidup kita kepada Allah dan dipakai,
diutus untuk melayani anak-anakNya yang sungguh-sungguh dikasihi-Nya maka Tuhan
memanggil kita satu persatu dalam kelompok ini bersama Ibu Maria. Bukan Tuhan
tidak bisa melakukan dengan kuasa-Nya tapi Tuhan ingin kesadaran manusia,
bersama manusia, Tuhan memakai manusia untuk membawa anak-anakNya pulang
kepadaNya. Maka mari kita mau berjanji dengan segala kelemahan kita dan kita
mau diajak oleh Tuhan, dipekerjakan oleh Tuhan di ladang penuh dengan
anak-anakNya yang DIA cintai. Kita dipanggil untuk pergi bersatu dengan mereka,
bersama Ibu Maria. Mari malam ini juga tumbuh niat yang baik.
Kata Tuhan: ”Engkau tidak sempurna, AKU
tahu engkau tidak berdaya, engkau tidak sempurna tapi apa yang sudah sisa yang
tertinggal imanmu, bangkitlah anakKU. Itulah seruan Tuhan dalam nubuat Yohanes
melalui Kitab Wahyu, yang begitu cinta-Nya Tuhan. Tuhan tahu kita lemah, Tuhan
tahu semuanya maka Tuhan menyerai kita sampai akhir zaman dengan segala cara
Tuhan untuk mendekati kita. Siapakah yang bisa mendahului tanpa Tuhan? Tuhanlah
berinisiatif bertemu anak-anakNya di bumi ini. Mari kita sambut inisiatif Tuhan
itu dengan mau berpasrah diri bersama Ibu Maria. Ibu menunjukkan jalan itu
kepada kita ’kepasrahan’. Apa yang tidak bisa kau lakukan antarkanlah dan
bawalah dalam doa dan mintalah kepada Allah. Apabila engkau meminta rohanimu,
Allah datang menolongnya.
Saudara-saudaraku, kita tidak ada lagi
kecewa tentang hidup saat ini. Kita mensyukuri apa yang kita terima dari Allah
sekecil apapun, sebesar apapun kita mensyukuri dan semua berkat, kasih, cinta
Tuhan kepada kita. Jangan kita berlebihan melampaui batas karena semua kita
sudah dibekali oleh Tuhan masing-masing. Apa yang sudah kita terima, rawatlah
dengan baik. Ini kata Tuhan Yesus: Bangkitlah anakKu dengan apa yang sisa dari
padaMu, iman sekecil apapun yang sudah
mulai melayu atau gersang atau mendapatkan sesuatu hambatan, muncullah, sebut
namaKu; suatu kerinduanmu, membutuhkan AKU dalam kehidupanmu semua akan menjadi
baik dan AKU menyertai kamu dalam perjalananmu, setialah anakKu.”
Mari saudara-saudaraku kita mau setia
kepada Tuhan. Itu permintaan-Nya. “Setialah! Aku tahu engkau tidak bisa menjadi
sempurna tetapi engkau bisa setia dalam imanmu, keyakinanmu, kepasrahanmu
kepadaKu.” Mari kita bangkit pada malam ini dan kita mendoakan seluruh
anak-anak Tuhan khususnya di Indonesia. Dan juga bagi anak-anak Tuhan yang saat
ini sedang menderita khususnya saudara kita di Ende, di Larantuka, di Bajawa,
kita berseru kepada Allah supaya hati mereka tidak berontak, marah kepada Tuhan
atas penderitaan itu tapi kita doakan supaya mereka lebih dekat dengan
peristiwa itu, bertambah dekat kepada Allah.
Mari saudaraku, kita bersatu dengan
kasih dan cinta pada malam ini. Kita mohon kerahiman Tuhan dan Tuhan berjanji:
“Dimana dua-tiga orang berkumpul, AKU akan hadir dalam nama-KU, AKU bersamamu.”
Mari kita membuka hati, semua membuka
hati. Kita berpasrah kepada Tuhan. Kita mohon kehadiranTuhan pada malam ini
untuk menguatkan kita semua yang ada di sini dan membuka jalan bagi kita semua
pada malam ini supaya kita dapat bekerja kembali. Saatnya tinggal sesaat, kita
menantikan pemurnian yang telah dijanjikan Tuhan melalui Ibu Maria. Apa yang
harus kita lakukan sambil menunggu janji itu. Kata Ibu Maria, kia bekerja dan
bekerja. Itulah tugas kita dalam kelompok ini. Mari kita buka hati kita datang
pada Tuhan dengan segala kelemahan kita mau menyerahkan seluruh jiwa-raga kita
kepada Tuhan seutuhnya pada malam ini.
Tuhan berbelas kasihanlah kepada kami
Tuhan. Hanya kepadaMu-lah kami berserah diri. Kami percaya Engkaulah Allah yang
menciptakan kami dan menyelamatkan kami. Terima kasih semua telah kau berikan
kepada kami tetapi kami lemah Tuhan, tidak menyadari itu semuanya tapi malam
ini kami mau merenungkan sejauh manakah perjalanan kami pada malam ini untuk
datang kepadaMu. Tuhan bantulah kami supaya kami bisa merenungkan itu semua dan
mendapatkan arti hidup yang kau berikan kepada kami. Terima kasih Tuhan Yesus.
Kini Kau hadir di tengah-tengah kami.
Kehadiran-Mu adalah suatu kerinduan dan Engkau nyatakan bahwa Engkau ada dan
hidup. Surga itu dekat bagi setiap orang yang menbuka hati. Itulah yang Engkau
ajarkan kepada kami. Tetapi bila hati kami tertutup, Surga itu jauh dan
akhirnya kami tidak mengerti apakah ada Surga sebenarnya. Itu yang Engkau
nyatakan kepada kami.
Tuhan ini kami anak-anakMu, sapalah
kami, kuatkan kami semua yang berkumpul pada malam ini dengan segala persoalan
dengan apa saja yang sedang kami hadapi, kami serahkan semua kepadaMu dan kami
percaya doa-doa kami pada malam ini kau kabulkan. Aku mohon kepadaMu seperti
Engkau menyembuhkan banyak orang, di mana kami melayani di sana-sini Engkau
menyembuhkan; yang lumpuh berjalan, yang sakit kau sembuhkan, yang sudah mati
kau bangkitkan Tuhan. Tuhan Yesus, aku mohon kepadaMu supaya kami semua
anak-anakMu dapat bekerja dan melayani sampai hari pemurnian itu datang kepada
kami, tanda kebahagiaan. Terima kasih
Tuhan Yesus.
Dan khususnya anak kami Yohanes (Dian
red.), lindungi dia, aku mohon kembalikan dalam keluarganya. Aku sedih melihat
dan merasakan anakMu itu, ada di mana saat ini Tuhan? Sembuhkan dia sehingga
dia sadar dan pulang kembali kepada orang tuanya. Terima kasih Tuhan.
Mari kita semua bersatu sehati sejiwa
dalam doa supaya kita tidak masuk dalam pencobaan di mana kuasa Tuhan bekerja,
di situ setan juga bekerja. Kita lihat di Kitab Suci dimana Tuhan tampil mau
menyatakan karya keselamatan di situ juga setan bekerja melalui manusia. Itulah
kebenaran. Terima kasih Tuhan.
Setelah
AKU datang diantara kamu dan menyatakan isi hati-KU kepadamu melalui anak ini,
jangan lagi engkau tidak mengerti. Mulai malam ini, bangkitlah kamu dan
bekerjalah kamu. Pada waktunya.., pada waktunya engkau akan menerima janji-KU semua
yang telah KU-sampaikan semua melalui Ibumu.
Jangan
lagi kamu bermain-main bersama dunia ini karena dunia tidak ada lagi untuk
bekerjasama dengan kamu tapi dia akan masuk dalam kehidupanmu dan akan
menghancurkan kamu dan menjauhkan arti apa yang telah KU-sampaikan kepadamu
bahwa kuasa-KU akan turun ke bumi ini untuk memurnikan dunia. Sekali lagi AKU
berkata kepada-MU, dunia tidak lagi bersahabat dengan kamu. Apa yang selama
ini, apa yang kau dapat dari dunia ini kau dapatkan, tapi sekarang setan tidak
lagi bersahabat dengan kamu seutuhnya dia akan memerangi kamu, mencelakakan
kamu dan masuklah dalam penderitaan saat kuasa-KU datang ke bumi ini.
Renungkanlah, malam ini AKU datang diantara kamu. AKU berkata benar untuk menyampaikan ini. Semua sudah KU-jadikan, seluruh bumi sudah KU-jadikan seperti ini supaya kau tahu bahwa itulah tanda-tanda yang KU-berikan kepadamu. Itu juga akan kau alami di negaramu ini, bersiaplah engkau dan bersandarlah engkau seutuhnya kepada-KU. Engkau tidak akan kuat menghadapinya karena ini sangat menyakitkan dan membuat kamu menjadi ragu tentang kebenaran karena semua itu akan terjadi di negaramu ini.
Bersiaplah
anakKU, bangkitlah kamu dan sekarang bekerjalah bersama Ibumu yang telah
KU-berikan kepadamu. Semua yang KU-panggil, AKU punya tujuan untuk bekerja tapi
jagalah dirimu dengan baik maka kuasa-KU bersatu dengan kamu.
Perkataan-KU
benar yang telah KU-katakan kepadamu tetapi perkataan dunia dia akan menipumu
sehingga engkau tidak mendapatkan apa-apa. Celakahlah…! Siapa mencari dunia,
celakalah dia bersama dunia. Itu yang KU-katakan kepadamu. Dunia hanya
mencelakakan manusia, menjauhkan Surga yang KU-sediakan bagi anak-anakKU. Maka
pada malam ini, renungkanlah kembali dan datanglah kepada-KU dan berserulah
kepada-KU dan bersandarlah kepada-KU. Ikutilah langkah-KU, hai kamu semua
anak-anakKU. Langkah-KU adalah pasti dan benar dan sampai kepada tujuan. Tujuan
adalah AKU sendiri, AKU ada di Surga. Datanglah, datanglah anakKU, AKU
menunggumu. AKU bermurah hati, AKU Maharahim, AKU mengasihi, AKU mencintai.
Apabila hatimu terbuka dan menyatakan dan meninggalkan semua kelemahanmu, AKU
melupakan semua itu, yang ada adalah kasih dan cinta bersatu dengan kamu dalam
kehidupanmu.
Sampai
bertemu lagi dalam doa dan AKU melihat dari Surga apa yang telah engkau
katakan, kau kerjakan, kau persembahkan, kau layani. Siapapun yang melayani
dengan hati, suatu kerinduan dan cinta kepada-KU, kamu sudah melayani AKU.
Pergilah! Pada waktunya, pada waktunya engkau menerima semua ini apa telah
KU-janjikan dalam kelompok ini bersama Ibumu. Sampai bertemu lagi dalam doamu.
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat.
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
selamat malam!
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih. Dan juga selamat
malam untuk kamu hai anakKu Isak Doera dan juga engkau Alexius yang Aku kasihi
yang selama ini Aku tunggu dengan sabar. Kini kau telah bersatu dengan Aku
Ibumu bersama Agnes dan juga anak-anakKu yang melayani di seluruh tanah airmu
ini. Terima kasih untuk kamu berdua.
Terima kasih Ibu Maria, jawab Rm Isak Doera Pr. dan
Rm. Widyanto Pr.
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
selamat bertemu. Juga kamu PutriKu yang Aku kasihi (Sr. Margareta, red). Engkau
bersatu dengan Aku bersama anak-anakKu pada malam ini. Aku berdoa dalam perjalananmu.
Engkau akan sampai kepada tujuan yang telah Allah berikan kepadamu. Terima
kasih untukmu hai PutriKu. Kuatkan hatimu dan berjuanglah dan berdoalah, semua
akan menjadi baik. Allah tidak pernah meninggalkan engkau sendiri dalam segala
perkara, dalam segala persoalan yang kau hadapi. Percaya, Aku Ibumu menyertaimu
dalam perjalananmu ini.
Anak-anakKu yang Aku kasihi semua
yang ada di sini, Aku bahagia malam ini dan Aku berdoa bagi kamu semuanya dan
juga kamu yang selama ini diam dan diam dan tidak bekerja bersama Aku tapi
doaKu selalu menyertai kamu. Tapi malam ini, Aku bertemu kembali kepada kamu
berdua. Selamat datang anakKu. Selamat datang, untuk bekerja kembali. Janganlah
engkau berdiam. Kau tutup hatimu. Engkau berpikir, berpikir tapi malam ini engkau
tidak akan berpikir lagi. Ini Aku Ibumu yang menyapamu. Inilah tanda kasih dan
cintaKu. Aku Ibumu sabar menunggumu. Tidak ada yang terlambat untuk kembali dan
menyadari tanda kasih Tuhan untuk kamu berdua.
Anak-anakKu semua yang ada di
sini dan juga kamu yang bersama Agnes, bekerjalah anakKu. Jangan kau pikirkan
semua peristiwa di bumi ini, biarkan saja, itu harus terjadi. Tapi apa yang
harus kamu lakukan setelah peristiwa itu dalam dirimu, apa engkau menjadi baik
atau tidak? Ini yang Aku katakan kepadamu.
Aku sudah mengatakan, itu harus
terjadi dan juga negaramu akan mengalami maka Aku siapkan kamu semuanya karena
anak-anakKu di sini sangat banyak, tidak akan Kutinggalkan sendiri dengan
segala peristiwa yang harus dialami setiap manusia di bumi ini (Wahyu 3: 10,
red). Sekali lagi Aku mengatakan kepadamu, jangan menghitung semua peristiwa
tetapi pikirkanlah dirimu, apa yang harus saya perbuat dengan peristiwa itu
dalam keluarga saya, dalam persaudaraanmu atau dalam kelompokmu ini.
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
mulai saat ini bekerjalah kamu dengan yang baik, itulah permintaanKu. Banyak
anak-anakKu yang harus diselamatkan. Tapi engkau lihat saat ini, banyak
anak-anakKu bekerja di seluruh tanah air ini tanpa engkau ketahui. Mereka
bekerja dan bekerja untuk menyelamatkan anak-anakKu.
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
saatnya akan tiba, pada waktunya itu
terjadi tapi jangan pikirkan! Biarkan saja ! Satu persatu berlalu dan
silih berganti, akan bertambah besar peristiwa itu dan juga peristiwa di bumi ini,
semua akan mengalami. Orang benar dan tidak benar mengalami. Tetapi yang benar,
dia selamat mengalami segala peristiwa yang akan turun ke bumi ini. Siapa yang
tidak benar, dia menderita karena Aku sudah datang ke negaramu masih banyak
yang tidak percaya.
Aku sedih. Begitu susah, begitu
berat untuk menerima Kebenaran demi dirinya sendiri, khususnya kepada para
imam. Sekarang banyak para imam yang menyesatkan dirinya bersama dunia dan
mendua hati bersama dunia dan meninggalkan panggilannya karena dunia. Tapi biarkanlah
itu, kita serahkan kembali kepada Allah karena mereka adalah milik Allah, yang
sudah dipersatukan dengan kasih Allah. Kamu dan Aku berdoa untuk itu semuanya.
Tapi jangan kuatir, pada saatnya mereka berjuang. Yang akan menjadi
pertentangan antara imam dengan imam. Mereka akan bertentang sendiri dengan
segala pikirannya, apa yang dia tidak mengerti tapi akhirnya mereka akan minta
pengertian dari kamu. Itulah tugasmu dan juga para imam dipanggil bersatu
dengan Aku dalam kelompokmu ini. Itulah yang harus kamu lakukan, yang harus
kamu kerjakan untuk menyampaikan Kebenaran ini kepada sesamamu yang dipanggil
oleh Allah. Itu tugasmu! Maka apapun yang telah kau terima dari isi hati Tuhan
dan Aku Ibu Maria melalui Agnes ini sampaikan kepada mereka. Itulah tugasmu
dalam kelompokmu ini.
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
jangan takut menyampaikan itu. Biar kuasa Tuhan menyadarkan mereka dan kita
ingin mereka kembali seutuhnya menjadi imam yang sungguh-sungguh melayani
anak-anakKu.
Anak-anakKu, anak-anakKu yang Aku
kasihi, inilah yang Aku sampaikan kepadamu. Dan pergilah, bekerjalah kamu, Aku
menyertaimu. Pada waktunya engkau akan diberikan pengertian. Jangan kuatir,
engkau tidak akan ditinggalkan oleh Surga untuk mengalami peristiwa itu asalkan
hatimu bersatu dengan Allah. Itu, engkau akan mendapatkannya.
Anak-anakKu yang Aku kasihi yang
ada di sini, yang bersama Agnes dan pergilah. Di mana kamu diminta untuk
melayani, kamu jangan sekali-sekali menolak tapi layanilah, pergi melayani.
Mereka sangat membutuhkanmu, pengertian-pengertian tentang Kebenaran dalam
perjalanan ini. Inilah yang Kusampaikan kepadamu pada malam ini dan bekerjalah
dengan baik dan berdoalah supaya kamu tidak masuk dalam pencobaan yang datang
dari dunia. Selamat bekerja, anak-anakKu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih. Apa kamu
sungguh-sungguh bekerja, untuk melayani? Apa kamu sungguh-sungguh?
Sungguh sungguh Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih anakKu. Dan juga
kamu Alexius dan Isak Doera anakKu yang Aku kasihi, engkau bersatu dengan Aku,
dengan caramu engkau menyampaikan Kebenaran ini. Engkau selalu berkumpul dengan
anak-anakKu dan jangan takut untuk menyampaikan kepada mereka. Itu
kesempatanmu. Di mana kamu berkumpul sekian banyak anak-anakKu karena engkau
seorang imam dan sanggup mengumpulkan, disitu engkau bersaksi menyelamatkan
mereka. Aku akan bersatu denganmu di saat itu. Terima kasih. Aku berikan tugas
kepadamu. Bekerjalah dengan baik.
Dan salamKu kepada imam-imam yang
lain, khususnya kepada Herribertus. Jangan kuatir, dia tidak sendiri di sana
walaupun rekan-rekannya sudah pergi meninggalkan dia dan dia sendiri melayani
anak-anakKu di sana, tapi Tuhan dan Aku ada bersamanya. Punya bagian
masing-masing. Mereka sudah selesai tugasnya, mereka kembali ke tempat mereka
masing-masing tetapi Herribertus saatnya akan pulang juga, akan kembali bersama
kamu di negaramu ini. SalamKu untuk dia. Jangan kuatir untuk semua perjalanan
ini. Aku menguatkannya dalam segala pekerjaannya. Terima kasih.
SalamKu semua untuk anak-anakKu
yang dipanggil, semua dimanapun mereka berada. Dan Aku juga mengucapkan terima
kasih, salamKu juga bagi orang tua yang menyerahkan anak-anaknya untuk Tuhan.
Percaya, mereka akan dipakai walaupun mereka tidak menyelesaikannya. Hari itu
dia akan dikukuhkan menjadi imam yang baik untuk bersatu, untuk melayani
kembali dan mengumpulkan anak-anakKu. Dia juga akan bekerja bersamamu dalam
pelayanan ini. SalamKu untuk mereka semuanya.
Akan kami sampaikan Ibu, jawab umat.
Terima kasih. Terima kasih juga
untuk kamu semua yang ada di sini dan juga untuk kamu berdua. Kamu kembali dan
bekerja. Aku menyertaimu. Mari kita bersatu dalam doa pada malam ini. Kita
satukan hati kita untuk kita hadapkan pada Allah yang Mahakuasa, yang bertahta
di Surga karena kamu adalah anak-anak Allah yang dikasihi
Ya Allah yang Mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu
karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. 3X Amin.
Terima kasih untuk kamu semua
anak-anakKu yang Aku kasihi, melalui Agnes, Aku merasa bahagia pada malam ini.
Buat kamu semua, kuatkanlah hatimu bersama Allah agar kamu menang mengalahkan
dunia. Terima kasih, selamat malam.
Terima kasih dan selamat malam Ibu Maria, jawab
umat.
---ooo0ooo---