Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu
Yang Bahagia
Di Jalanl Imam Bonjol - Semarang, 29 Maret 2003
Anak-anakKU
yang AKU kasihi, AKU datang diantara kamu; melalui anak ini, AKU menyapamu.
Itulah suatu kerinduan-KU bagi kamu semua anak-anakKU yang AKU kasihi. Inilah
AKU datang, bersuka-citalah, bergembiralah!
Anak-anakKU,
AKU berkata kepadamu semuanya, saat ini juga AKU mengampunimu.
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
Dan
AKU berkata kepadamu, jangan lagi kamu berbuat dosa bersama dunia. AKU sudah
datang. Ini AKU anak-KU. Ini kuasa-KU. AKU berbicara di Surga; melalui anak ini
AKU bertemu dengan kamu sekalian.
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
Berbahagialah
kamu, AKU mengutus Ibumu untuk datang diantara kamu. Dan AKU berkata kepadamu
melalui Yohanes, AKU akan memurnikan dunia (bdk Wahyu 3: 10). AKU utus Ibumu ke seluruh bumi ini untuk
bertemu dengan anak-anakKU yang AKU kasihi.
AKU
hidup dan dekat. AKU kekal dan abadi. AKU tidak akan berubah sampai AKU datang
kembali ke bumi ini menjadi raja dan menjadi hakim bagi manusia. Arahkan hatimu
dan langkahmu. Ikuti AKU dengan baik. Jangan kamu berjalan sendiri bersama
dunia nanti kamu tersesat bersama dunia. Tapi sekali lagi AKU berkata kepadamu,
ikuti AKU, langkah-KU pasti, AKU membawa kamu dalam kebahagiaan itu. AKU-lah
kebahagiaan itu. Surga tempat-KU.
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
Setialah
engkau mulai saat ini. Jangan lagi kamu banyak berbicara dan bekerja dan
mencari dunia tapi carilah AKU dalam kehidupanmu supaya kamu tidak tersesat dan
disesatkan oleh dunia. Dunia adalah kuasa-kuasa kegelapan. Mereka yang KU-usir
dari Surga sebelum dunia KU-jadikan. Dia menjadikan dirinya menjadi pengoda,
menjadi setan, iblis. Kalau kamu tidak dekat dengan-KU, engkau akan jatuh
dengan segala kekuatannya. Tapi siapa yang dekat bersama-KU, dia akan kuat
menghadapinya.
Anak-anakKU
yang AKU kasihi, jangan kau heran melihat AKU berbicara di depanmu. Ini AKU !
Anak ini KU-utus untuk kamu. Anak ini ! Jangan lagi kau kuatir tentang
kehidupannya, tentang kehadirannya diantara kamu karena AKU bersama dia. Saat
ini juga AKU bersama dia melayani kamu.
Dan
AKU berkata kepada kamu, AKU tidak pernah meninggalkan kamu di bumi ini sendiri
tapi banyak manusia yang tidak setia kepada-KU. Dia lebih mementingkan dirinya
sendiri bersama dunia tetapi dia tidak mencari AKU dalam kehidupannya.
Ini
AKU ! Berdoalah kamu ! Kamu berdoa dan meminta pengertian. Kepada siapakah
engkau berdoa? Saat ini AKU sedang bersamamu. Dan AKU berbicara di Surga,
engkau mendengarkan melalui anak ini. AKU datang menguatkan kamu semuanya.
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
Itulah
Ibumu KU-utus di seluruh bumi untuk mempersiapkan anak-anakKU yang percaya,
yang setia kepada-KU karena kuasa-KU segera KU-turunkan ke bumi ini. Dan AKU
sudah lakukan semua itu, awal dari penderitaan di bumi ini sudah kamu rasakan,
sudah kamu hadapi dan kau lihat. Itu tidak akan berhenti. Mereka akan saling
membunuh antara satu dengan yang lain dan mencurigai dan tidak sahabat karena
banyak mereka yang tidak sahabat dengan AKU tapi bersahabat dengan dunia.
Celakalah itu ! Celakalah itu ! Siapapun yang bersama dunia, celakalah dia
bersama dunia. Saatnya akan tiba.
Dan
AKU berkata kepadamu, setialah kamu. AKU sudah datang diantara kamu dan
berbicara bersamamu dan kau mendengarkan AKU melalui anak ini. Dan bersaksilah
kamu dan jangan takut AKU menyertai kamu. Pergilah, sampaikan Kebenaran ini !
Saatnya akan tiba, nanti kamu akan mengerti apa yang AKU katakan ini. Inilah
perkataan-KU. AKU sudah mengatakan, mana lebih mudah mengatakan: bangunlah dan
bangkitlah, bawa semua perlengkapanmu dan berjalanlah, daripada AKU mengatakan
dosamu sudah AKU ampuni.
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
Berbahagialah
engkau membuka hati dan mendengarkan apa yang KU-katakan ini kepadamu.
Anak-anakKU
yang AKU kasihi, jagalah dirimu dengan baik. Ikuti AKU dengan baik dan setialah
dan berdoalah di dalam nama-KU YESUS. Itulah yang KU-berikan kepadamu tapi
apabila waktunya sudah datang, nama itu tidak ada lagi. AKU datang menjadi
raja. Dan AKU-lah Allah Bapa yang Mahakuasa yang akan menghakimi orang hidup
dan mati. Tidak ada lagi keselamatan yang KU-berikan ke bumi ini setelah AKU
bangkit dan AKU bertahta di Surga. Jangan kamu terkecoh! Banyak nabi-nabi palsu
sudah datang ke bumi ini, yang menyatakan dirinya ini datang dari Allah. Apa
yang KU-katakan tetaplah KU-katakan dan tidak akan berubah sampai AKU datang
kembali ke bumi ini untuk mengumpulkan yang setia dan tidak setia, yang
mengenal dan tidak mengenal. Inilah KU-nyatakan kepadamu supaya engkau
mengerti, tidak ada lagi keselamatan! Dan AKU berkata kepadamu banyak
kegoncangan terutama para Imam-imam. Mereka sudah goncang tentang apa yang
sudah dilakukan dunia. Mereka sibuk berlindung kepada dunia. Bukan lagi percaya
apa yang telah AKU katakan melalui Firman-KU: “AKU-lah jalan keselamatan!” Dan
AKU-lah menujukkan jalan itu karena AKU yang membuat supaya siapa yang percaya
dia akan berjalan dan akan sampai kepada tujuan adalah Surga bersama-KU. Jangan
kamu sekali-sekali meninggalkan AKU karena banyak perkataan-perkataan dunia
untuk menyelamatkan tetapi AKU berkata kepadamu, saat ini juga AKU mengatakan
kepadamu, tidak ada keselamatan lagi sampai AKU datang kembali ke dunia ini
mengambil bagian dari kehidupan manusia, menghakimi dari kehidupan manusia.
Anak-anakKU,
setialah kamu sampai akhir hidupmu. Percayalah kepada-KU. Inilah AKU dan AKU.
AKU adalah AKU, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Musa. Itulah AKU YAHWE,
yang disebut YAHWE. AKU adalah AKU. Tidak akan berubah dan tidak ada yang
menciptakan, AKU ada dengan sendirinya tapi kamu AKU ciptakan dan AKU tebus
dari dunia ini. AKU datang menjadi manusia. AKU-lah Allah, AKU-lah Yesus.
AKU-lah Tuhan yang telah kamu terima dalam kehidupanmu. Setialah anak-anakKU
sampai AKU menjemputmu dengan kebahagiaan.
Baik,
inilah perkataan-KU kepadamu dan AKU memberkati kamu semuanya dan pergi dan
bersaksilah tentang Kebenaran, tentang Ibumu bersama kamu dalam kelompokmu ini
dan AKU tetap menyertai kamu sekalian.
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
Saat
ini juga AKU mengatakan, anak ini KU-pilih untuk kamu. Inilah yang AKU katakan
kepadamu supaya engkau mengerti. Jangan kau cari semua apa yang tidak kau
mengerti. Carilah kasih dan cinta dari pada-KU. Akan KU-berikan! Tapi engkau
jangan mencari kuasa-KU, engkau tidak akan sanggup, itu adalah milik-KU
seutuhnya.
Inilah
yang KU-katakan kepadamu. Masa sulit akan tiba tapi dekatkanlah dirimu, saling
melayanilah kamu, saling mengasihi diantara satu dengan yang lain. Itulah,
siapa yang melakukan itu, itulah anak-anakKU yang AKU kasihi.
Saat
ini juga AKU berkatimu. Kuatlah kamu semua, hai anak-anakKU. AKU memberkati
melalui kuasa-KU melalui anak ini. Jadilah kamu anak-anak yang baik dan berguna
bagi-KU dan menyampaikan Kebenaran-Kebenaran ini. AKU memberkati kamu sekalian
dalam kasih dan cinta-KU yang tidak akan hilang dan tetap bersatu dalam
kehidupanmu sampai AKU memanggil kamu kembali dalam kebahagiaan. AKU memberkati
dalam nama-KU melalui kuasa-KU, AKU datang.
Anak-anakKU yang AKU kasihi, AKU
menerima kamu semua yang ada di sini dan tidak lagi mengingat
kesalahan-kesalahanmu.
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
Dan AKU berkata kepadamu,
sekarang ini kamulah anak-anakKU yang AKU kasihi.
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
Dan AKU minta, mulai hari ini
datanglah kepada-KU. AKU akan menunggumu dengan setia, siang dan malam, kapan
saja kamu datang menyerahkan hidupmu seutuhnya kepada-KU.
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
AKU akan memelukmu, tanda kasih
dan cinta-KU. Sampai bertemu lagi dalam doamu dan sungguh-sungguh AKU
mengatakan, AKU mengasihimu.
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
Selamat
malam untuk semua anak-anakKu yang Aku kasihi.
Selamat malam Ibu Maria,
jawab umat.
Selamat
malam! Dan juga salam kasihKu, cintaKu yang sangat dalam bagi kamu yang
dipanggil oleh Allah menjadi kekasih Allah untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab anak-anak yang dipanggil.
Terima
kasih, terima kasih. Anak-anakKu yang Aku kasihi, selamat bertemu kembali pada
malam ini.
Selamat bertemu kembali Ibu, kami rindu sekali, jawab umat.
Terima
kasih anak-anakKu yang Aku kasihi. Kesedihan di seluruh bumi, mengalir
air-mata, kesesakan, pertumpahan darah, mati sia-sia. Itulah yang terjadi
anak-anakKu yang Aku kasihi. Inilah yang Kukatakan kepadamu, semua sudah
terjadi tapi semua itu Allah menghendaki. Allah akan tunjukkan kepada dunia,
mana datang dari Surga mana datang dari dunia. Perpecahan antara bangsa-bangsa,
peperangan. Anak-anakKu, itulah tanda awal pemurnian segera datang tapi Aku
mengatakan kepadamu dengan semua peristiwa itu dekatkanlah dirimu kepada Allah
supaya kamu tidak masuk dalam pencobaan yang sudah terjadi di seluruh bumi dan di
negaramu ini. AnakKu, biarlah itu terjadi tapi kamu, persiapkanlah dirimu
dengan baik.
Ya Ibu, jawab umat.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, Aku mengatakan kepadamu, hanya satu, jangan tingalkan Allah
karena kesesakan itu segera terjadi di seluruh bumi. Penderitaan, kesedihan,
menangis, apa saja; nanti cukup besar itu akan terjadi anak-anakKu. Maka Aku
mengatakan kepada kamu semua, persiapkanlah dirimu dengan baik, dan berdoa,
berkumpul, saling melayani. Itu yang Aku nyatakan kepadamu.
Jangan
kau kuatir, peristiwa demi peristiwa akan silih berganti, akan terjadi di
seluruh bumi. Kamu bersama Allah dan Aku Ibumu karena saat ini mereka yang
dipanggil - para imam - menyibukkan dirinya yang tidak berarti. Tapi percayalah
anak-anakKu, Aku sudah datang bersamamu. Engkau semua anak-anakKu. Di seluruh
tanah airmu ini Aku datang untuk bersama mereka semua dan kamu juga yang
dipanggil untuk bersatu dengan Agnes untuk melayani anak-anakKu.
Bertambah
dekat, penderitaan akan banyak; silih berganti yang akan kau hadapi tapi jangan
kuatir, siapa membuka hati untuk Allah, dia bahagia bersama Allah. Anak-anakKu
yang Aku kasihi semua yang ada di sini, maukah engkau bekerja sama dengan Aku
Ibumu?
Kami mau Ibu, jawab umat.
Terima
kasih anak-anakKu. Sampaikanlah semua yang telah Kuberikan kepadamu bersama
Agnes. Jangan kuatir, jangan lupa kepada para Imam-imam. Mereka juga harus
diselamatkan karena mereka juga masih manusia.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, masa sulit itu tidak lama lagi akan kamu terima. Tetapi Aku
minta, jangan lagi kamu berbuat dosa sekecil apapun. Kalau itu terjadi,
cepatlah kamu bertobat. Kalau itu menyangkut keluargamu, cepatlah kamu saling
memaafkan. Kalau itu terjadi terhadap saudara-saudaramu atau sesamamu, cepatlah
kamu saling mengampuni supaya kuasa-kuasa kegelapan itu tidak ikut campur
tangan dalam perjalanan hidupmu. Apa kamu mengerti?
Ya Ibu kami mengerti, jawab
umat.
Terima
kasih anak-anakKu yang Aku kasihi. Bagi kamu yang dipanggil oleh Allah,
masuklah kamu seutuhnya dalam panggilanmu dan laksanakanlah dan terimalah
dengan baik sapaan Allah memanggilmu untuk bekerja, untuk melayani anak-anak
Allah. Jangan kamu kuatir dalam perjalananmu. Dan Aku mengatakan, siapapun yang
menyangkut dunia anak-anakKu, tinggalkanlah itu karena itu tidak berguna bagimu
karena itu sangat menghalangi bagimu. Pergilah, pergilah! Janganlah
menghitung-hitung waktu dan hari dan duniamu. Apakah dunia itu membahagiakan
kamu di saat-saat terakhir? Anak-anakKu, lepaskan itu! Tapi bagi kamu yang
masih sempat melaksanakan, selesaikanlah! Cepat selesaikan dan cepatlah pergi.
Tetapi menyangkut waktu…, tapi itu semua tidak berarti. Jangan sia-siakan
panggilan itu dalam kehidupanmu, dalam perjalananmu.
Anak-anakKu,
mengertilah ini sangat mendesak bagi kamu semua sekalian yang dipanggil. Karena
kamu akan menjadi saksi dengan para-para imam yang mengalami penderitaan, yang
menutup hati. Dia akan menderita saat-saat terakhir dimana kuasa Tuhan turun ke
bumi ini; dia tidak mengerti, dia sangat menderita. Kamulah yang dipanggil akan
mengumpulkan semua itu dan membawa mereka untuk melaksanakan tugasnya kembali
karena Allah Maha Rahim, Maha Pengasih dan Maha Penyayang karena mereka
sungguh-sungguh kekasih Allah. Tuhan mempunyai perhitungan bagi mereka. Maka
itulah, kamu saat ini dipanggil untuk
menjadi saksi tentang Kebenaran dan engkau akan menjadi imam. Saat-saat
terakhir kuasa Allah mengukuhkan melalui mereka yang diutus untuk kamu.
Ini
sangat mendesak anakKu. Jangan lagi pikirkan, aku harus selesai dengan duniaku
(kuliah, red). Tapi Aku berkata, apabila duniamu sangat singkat selesaikan
anakKu, Aku tidak melarangmu tapi bila duniamu cukup lama harus engkau
selesaikan, kapan kau mempersiapkan dirimu dengan baik? Inilah nasehatKu.
Dengarkan Aku, Aku menyapamu saat ini.
Terima kasih Ibu, jawab
anak-anak yang dipanggil.
Terima
kasih. Cukup mendesak, anakKu! Engkau melihat bumi ini seperti apa lagi? Sudah
itu tanda bagimu! Sekarang, engkau melihat peperangan yang sangat dasyat sudah
terjadi. Itu akan berlanjut anakKu. Itu akan mempengaruhi bangsa-bangsa yang
lain untuk berbuat yang sama. Maka persiapkan dirimu, cepatlah berbuat baik,
berbuat baik, anakKu! Tidak sia-sia untuk berbuat baik, Tuhan berkati. Aku
Ibumu menyertai kamu dalam doaKu.
Terima kasih, jawab umat.
Apa
kamu sudah mengerti?
Ya Ibu kami mengerti, jawab
umat.
Terima
kasih. Bagi kamu yang dipanggil, mengertilah kamu apa yang Aku katakan, Aku
sampaikan melalui Agnes. Ini isi hatiKu, Kucurahkan dari Surga. Allah berkenan
karena Aku cinta kamu karena kamu adalah anak-anakKu.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, kuatlah kamu dalam doa. Saling mengasihi, itu sudah cukup kuat
bagimu. Berjuanglah untuk menjadi anak yang baik dan menyadari kelemahan
masing-masing. Ini yang Aku katakan kepadamu pada malam ini.
Terima kasih Ibu, jawab umat.
Terima
kasih anak-anakKu yang Aku kasihi. SalamKu untuk para imam yang bersatu dengan
kamu semua dalam kelompok ini. Sampaikan salam kasih dan cintaKu, khususnya
untuk Heribertus (Imam di Kamboja, red). Dia harus kuat dalam doa dan harus
menjaga diri dengan baik. Siapapun penguasa-penguasa kegelapan, dia tidak
memilih siapapun; siapa yang lemah dihancurkannya.
Anak-anakKu,
itulah tanda kasih Tuhan dan Aku Ibumu bersama Agnes datang menyampaikan,
memberikan kerinduanKu, isi hatiKu kepada kamu yang ada di sini.
Terima kasih Ibu, jawab
umat.
Terima
kasih untuk kamu semuanya. Dan kamu anakKu berdua yang datang dari jauh,
selamat datang kamu berdua. (anggota kelompok dari Batam, yaitu Tanto dan
Melly, red)
Terima kasih Ibu, jawab
Tanto dan Melly.
Teruslah
kamu bersaksi karena kotamu adalah kota maksiat. Nyatakan kepada Imam-imammu,
harus banyak berdoa dan melayani anak-anakKu di kotamu. Kamu jangan kuatir,
Tuhan dan Aku selalu datang dimana kamu sedang berkumpul dan berdoa.
Terima kasih Ibu, jawab
umat.
Terima
kasih anakKu. Setialah engkau, teruslah sampaikan Kebenaran ini di kotamu
supaya banyak anak-anakKu diselamatkan. Dan jangan takut sampaikan kepada
Imam-imammu apa yang Aku katakan ini. Sampaikan kepada mereka dan doakan
mereka. Itulah tugasmu. Terima kasih kamu datang bergabung bersama anak-anakKu,
bersama Agnes. Aku berdoa menguatkan kamu berdua. Selamat datang, anakKu!
Terima kasih Ibu Maria,
jawab Tanto dan Melly.
Terima
kasih, terima kasih untuk kamu semua. Dan terima kasih juga kamu yang menyediakan
tempat ini bagi anak-anakKu, terima kasih.
Terima kasih Ibu, jawab Ibu
Lystiani.
Terima
kasih. Juga kamu semua yang ada di sini, terima kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria,
jawab umat yang hadir.
Bergembiralah
anakKu dalam segala hal. Bersyukur dan selalu bersyukur dalam hal-hal yang
kecil apapun, itu baik dan tidak baik persembahkan kembali peristiwamu itu
kepada Allah.
Ya Ibu, terima kasih Ibu,
jawab umat.
Terima
kasih. Dan juga kamu hai anakKu berdua, kamu sudah mengutus dan mengumpulkan
anak-anakKu dan pergilah, teruskan perjalananmu. Pergi kumpulkan anak-anakKu
supaya Agnes datang bersamaKu dan Aku akan bertemu dengan anak-anakKu. Aku
mengasihi kamu berdua, suami-istri.
Terima kasih Ibu Maria,
jawab Bapak/Ibu Tumin, Tanto/Melly.
Terima
kasih. Jangan mundur. Dalam Kebenaran dalam mundur, lihat ke depan, Allahmu ada
di depan menjaga kamu, menyertai kamu, ya!
Terima kasih Tuhan Yesus,
jawab umat.
Terima
kasih, terima kasih juga untuk kamu semuanya. Dan kamu yang dipanggil persiapkan
dirimu dengan baik. Kamu pria dan wanita yang dipanggil oleh Allah,
berbahagialah kamu masuk dalam pilihannya. Bersuka-cita, bergembira karena kamu
akan diajak bekerja sama dalam janji Tuhan bersama Aku Ibumu bersama Agnes;
semua yang dipanggil akan bekerja bersamamu. Kamu mengerti?
Kami mengerti Ibu, jawab
anak-anak yang dipanggil.
Terima
kasih. Dan bagi orang tua yang memberikan anak-anaknya, Aku berdoa untuk mereka
semuanya. Sampaikan salamKu untuk mereka semuanya. Bagi orang-tua yang melepaskan
putra-putrinya untuk mengikuti Allah, inilah salamKu kasihKu cintaKu kepada
mereka kedua orang tua mereka semuanya. Maukah kamu menyampaikan itu bagi kamu
semuanya?
Ya kami mau Ibu, jawab umat.
Terima
kasih anak-anakKu yang Aku kasihi.
Terima kasih Ibu, jawab
umat.
Mari
satukan hatimu dengan Aku Ibumu pada malam ini. Kita bersatu dalam doa saling
menguatkan. Dan Aku Ibumu selalu bersamamu dimana kamu berkumpul berdoa, Tuhan
dan Aku hadir diantara kamu. Terima kasih. Mari kita berdoa bersama-sama:
Ya Allah yang Mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu
karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. 3X Amin.
Selamat
bekerja dan berdoa dan melayani. Terima kasih anak-anakKu sekalian. Selamat
malam!
Selamat malam Ibu Maria, terima
kasih, jawab umat.
---ooo0ooo---