Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Banjar Baru-Kalimantan Selatan, 12 Pebruari 2003

 

Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)

 

AKU sudah hadir diantara kamu. Bukalah hatimu, bukalah matamu, bukalah telingamu, kehidupanmu satukan semua dalam kehidupan-KU. Dan jangan lagi engkau tidak mengerti perjalananmu bersama-KU pada malam ini tapi datanglah anak-KU, AKU rindu kepada kamu semuanya. Datanglah AKU menunggumu di Surga. Sampai bertemu lagi dalam doamu AKU menunggumu.

 

Pesan Ibu Maria

 

Selamat malam untuk kamu semua anak-anakKu yang Aku kasihi.

 

Selamat malam Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih. Ini Aku Ibumu bersatu dengan Agnes datang kepadamu. Jangan kuatir, ini Aku Maria. Seizin Allah, Aku bertemu dengan kamu semua di tempat ini. Terima kasih anak-anakKu semuanya.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat.

 

Kamu Maria, Aku berdoa untukmu. Engkau tidak sendiri anakKu. Percayalah, itu harus terjadi tidak ada yang kekal di bumi ini, semua akan berpisah pada waktunya (Kematian, red). Dekatkan dirimu kepada Allah karena engkau sudah dibebaskan dari segala kuasa-kuasa yang tidak baik yang ada dalam rumahmu ini. Itulah tanda kasih Tuhan. Bersyukurlah anakKu, Agnes bersama anak-anakKu datang melayani kamu dalam rumahmu ini. Bersyukurlah, Aku datang menyapamu Maria. Jangan sedih lagi hatimu. Percaya, Allah Maha rahim, tidak ditinggalkan jiwa suamimu menderita. Percaya kamu?

 

Percaya Ibu, jawab ibu Aloyius Maria.

 

Sekarang kamu bangkit, berbenah diri. Jangan mundur ke belakang, lihatlah ke depan. Allahmu menunggumu, menunggumu anakKu. Jaga dirimu dengan baik-baik dan berdoa, itu kekuatanmu! Jaga anak-anakmu. Engkau tidak sendiri Maria. Apa engkau masih sedih lagi?

 

Tidak Ibu, jawab ibu Aloyius Maria.

 

Jangan anakkKu, kesedihan itu akan berlarut-larut. Tidak baik! Akhirnya kesedihan itu akan ditopang oleh setan-setan yang terkutuk itu untuk membuat engkau sedih terus menerus dalam perjalananmu. Aku Ibumu selalu menyertaimu. Apabila engkau berdoa, Aku datang bersamamu. Inilah janjiKu Maria. Dan Aku minta kepadamu Maria, bersaksilah engkau kepada imammu, kepada saudara-saudaramu bahwa engkau sudah disembuhkan oleh Allah. Apa kamu bersedia Maria?

 

Bersedia Ibu, jawab ibu Aloysius Maria.

 

Terima kasih, anakKu. Dan kamu juga anak-anakKu yang Aku kasihi, engkau sudah banyak mendengar penjelasan dari anak-anakKu yang datang melayani kamu.

 

Ini Aku Ibu Maria! Tidak usah kuatir, Aku Ibumu. Seizin Allah, isi hatiKu ini bersama Agnes, kamu mendengarkan Aku menyapa kamu semua yang ada di sini. Apa kamu bahagia?

 

Bahagia Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini. Apa yang Aku  katakan, mulai hari ini anakKu jagalah dirimu dengan baik dan berdoa khususnya dalam keluargamu, damai anakKu. Apa kamu mau damai?

 

Mau Ibu, jawab umat.

 

Damai anakKu, damai! Hari ini berdamailah kepada siapapun, berdamailah supaya Allah dimuliakan dimanapun kamu berada supaya kebenaran ini juga dinyatakan dan diterima oleh saudara-saudaramu di tempat ini dan juga imammu. Apa kamu mengerti?

 

Mengerti Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih. Apa kamu takut bersaksi?

 

Tidak Ibu, jawab umat.

 

Pergilah anakKu, bersaksi! Bawalah doaKu ini dan bawalah kepada imammu bahwa Aku Ibumu sudah datang. SalamKu yang sangat dalam kepada imammu yang menolak Aku. Aku akan berdoa untuk dia. Tetapi dalam perjalananmu kamu boleh melakukan dan memberikan kesaksian kepada imammu. Apa kamu berani anak-anakKu?

 

Berani Ibu, jawab umat.

 

Percaya, Aku berdoa atas niat baikmu itu supaya anak-anakKu di tempat ini juga diselamatkan. Waktunya sudah dekat, harus kamu terima, itu semua untuk kebahagiaan kamu (hari pemurnian yaitu kegelapan tiga hari, red). Allah melakukan itu, Allah sudah berjanji, dinubuatkan kepada Yohanes. Sudah anakKu! Ini saatnya kamu harus mempersiapkan dirimu dengan baik.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, mulai hari ini hiduplah dalam doa, dalam kasih, dalam cinta, dalam melayani dan saling mengampuni, saling memberi. Dan Aku mau bertanya pertemuan ini hanya sampai di sini saja?

 

Tidak Ibu, jawab umat.

 

Apakah kamu mau melajutkan doa bersama seperti ini?

 

Mau Ibu, jawab umat.

 

Iya, Aku akan berdoa anakKu. Pakailah doa ini yang telah Kuberikan kepadamu. Tambahkan dengan doamu yang sudah ada, masuklah dalam kepasrahan. Aku mengantarkan kamu dalam kebahagiaan, bermesraan kembali kepada Allah supaya saatnya tiba kamu selamat anakKu.

 

Itulah tujuanKu, Aku datang ke negaramu ini untuk bertemu dengan kamu dengan cara ini engkau mendengarkan Aku. Ini Aku Ibumu yang berbicara melalui Agnes. Ibumu berbicara di Surga, anakKu. Inilah diantar oleh kuasa Allah bersama Agnes. Agnes dipanggil untuk kamu. Dikurbankan anak ini untuk kamu di seluruh tanah air ini anakKu. Agnes, Agnes anak baik! Menerima, menerima semua karena dia cinta Allah dalam hidupnya dan kamu juga seperti itu. Kalau engkau cinta Allah, kamu mau mewartakan Kebenaran ini kepada saudara-saudaramu. Apakah kamu cinta Allah?

 

Ya, kami cinta Allah Ibu, jawab umat.

 

Cintailah Allah, anakKu! Allah yang menyelamatkan, bukan dunia! Dunia menyesatkan banyak manuisa. Saat ini juga banyak manusia yang tersesat oleh dunia tapi kamu anak Allah anak terang. Kamu harus membawa terang dalam kegelapan supaya sekitarmu bisa menjadi terang. Apakah kamu bisa melakukan itu?

 

Mau Ibu, jawab umat.

 

Mau dan berjuang anakKu! Memang tidak mudah tetapi kalau kamu berjuang, punya kerendahan hati, masuk dalam kepasrahan kamu bisa melakukannya dengan baik.

 

AnakKu, jangan kamu sekali sekali lagi pergi ke tempat dunia-dunia yang membohongi kamu (dukun, peramal, tempat berhala dsb.) karena setan bekerja, dia bernubuat, dia melakukan kesembuhan tetapi dia merampas hidupmu dari Allah. Tidak lagi anakKu! Tidak lagi kamu mencari kekuatan dari dunia ini tetapi carilah Allah dalam kehidupanmu. Apa kamu bersedia?

 

Bersedia Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih untuk kamu semua. Aku berdoa untuk kamu, niat baikmu anakKu. Aku bahagia kalau engkau bahagia tetapi kalau engkau menderita Aku sedih anakKu. Banyak anak-anakKu yang menderita di bumi ini karena mereka masuk kepada dunia yang fana ini yang mencelakai setiap manusia. Maka Aku minta izin kepada Allah, saat-saat terakhir ini Aku mau datang sendiri, mau bicara kepada anak-anakKu walaupun ini dipertentangkan oleh para imam, Aku tidak kuatir karena Aku bersama Allah. Allah akan berbuat, berbuat perkara besar bersamaKu dalam kelompok ini bersama kamu sekalian. Ini Kukatakan kepadamu. Pasti Aku menang karena Aku bersama Allah.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, mulai hari ini jangan takut. Kamu punya Allah di Surga, jangan kamu takut dan kuatir tentang hidupmu. Hidupmu adalah milik Allah. Apakah kamu mengerti?

 

Ya Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih, terima kasih anakKu. Sekali lagi, Aku mau damai, khususnya dalam keluargamu, tidak ada lagi pertengkaran, percekcokkan anakKu, itu pekerjaan setan! Tapi damai itu adalah Surga bersamamu. Inilah pengertian yang sangat dalam Kuberikan kepadamu. Sekali lagi berkumpullah seperti ini. Kamu berdoa bersama yang telah Kuajarkan, tambahkan semua itu masuklah dalam kepasrahan. Percaya anakKu, berkumpullah! Tempat ini boleh kamu tempati untuk berdoa memuliakan Allah. Maria akan memberikan itu kepada kamu semuanya. Apakah kamu bersedia anak-anakKu?

 

Bersedia Ibu, jawab umat.

 

Sedikit yang menjawab. Apa kamu bersedia, anak-anakKu?

 

Kami bersedia Ibu, jawab umat.

 

Bersedia. Aku akan melihat dari Surga, janjimu kamu akan berkumpul bersama melanjutkan doa seperti ini di tempat ini untuk memberikan penghiburan bagi kelompok ini, Maria. Dia harus kamu kuatkan supaya dia tidak jatuh lagi, jatuh lagi karena dunia. Apakah kamu bersedia?

 

Bersedia Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih untuk kamu sekalian anak-anakKu yang Aku kasihi. Baiklah sampai di sini pertemuan kita pada malam ini. Di mana kamu berkumpul dan berdoa walapun Agnes tidak ada diantara kamu, Tuhan hadir, Aku Ibumu hadir melalui kuasa Allah; dan kamu bersukacita dimana kamu berdoa memuliakan Allah. Ini yang Kuberikan kepadamu. Terima kasih untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat.

 

Selamat berdoa, selamat bekerja dan melayani saudara-saudaramu, ya! Sampaikan salamKu melalui doa yang telah diberikan kepada kamu pada malam ini.

 

Mari satukan hatimu dengan Aku Ibu Maria. Mari kita berdoa bersama-sama masuk dalam kepasrahan datang kepada Allah Bapa yang Mahakuasa yang mencintai kamu, mengasihi kamu, menjaga kamu sekalian, asalkan hatimu terbuka selalu untuk Allah dan setia untuk Allah.

Mari kita berdoa dalam hati, tidak perlu cepat-cepat berdoa. Tidak ada artinya berdoa cepat-cepat tapi doa hati adalah masuk dalam kehidupan, masuk dalam roh karena Allah adalah Roh yang hidup maka kamu berdoa dalam roh, dalam kasih dan dalam cinta. Mari bersamaKu kamu berdoa bersama-sama.

 

Ya Allah yang Mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. 3X Amin.

 

Terima kasih untuk kamu semuanya. Aku berdoa anakKu supaya kamu berani bersaksi dan memberikan salamKu pada semua yang engkau temui. Berikan saja, biar kuasa Allah yang bekerja. Selamat bekerja dan melayani. Sampai bertemu dalam doa anakKu, Aku selalu mengangkat doamu bersatu dengan doaKu di Surga.

 

Selamat malam untuk kamu semuanya.

 

Selamat malam Ibu Maria, terima kasih, jawab umat.

 

---ooo0ooo---