Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia

Di  Gg. Samudra- Tanjung Priok, Jakarta, 31 Januari 2003

 

 

Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)

 

Apakah engkau masih percaya kepada-KU?

 

Kami percaya Tuhan Yesus, jawab umat.

 

Apabila AKU datang, adakah iman di hatimu?

 

Ada Tuhan Yesus, jawab umat.

 

Berbahagialah kamu yang membuka hati. Siapapun yang membuka hati, dia akan mendapatkannya.

 

Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat.

 

Mulai malam ini anak-anakKU, tidak ada lagi putus asa dalam kehidupanmu. Datanglah kepada-KU, dekatkanlah dirimu kepada-KU, serahkan seluruh jiwa ragamu kepada-KU maka semua akan menjadi baik.

 

Dan AKU minta kepadamu pada malam ini, setelah AKU datang anak-KU, renungkanlah kembali dan berjuanglah dalam nama-KU untuk memperbaiki dirimu dan jangan lagi engkau masuk kepada dunia yang fana ini tetapi masuklah dalam kehidupan-KU. Apa engkau tahu kapan AKU datang untuk memanggilmu kembali? Berjaga-jagalah anak-KU dan berdoalah, itulah kekuatan yang KU-berikan kepadamu.

 

Saatnya akan tiba, AKU akan menurunkan kuasa-KU ke bumi ini untuk membersihkan dunia tetapi apabila kamu tidak siap, celakalah kamu bersama dunia ini. Maka AKU minta kepadamu, kembalilah anak-KU, kembalilah kamu kepada-KU seutuhnya dan bertobatlah. Pertobatan yang sungguh-sungguh, yang sangat dalam membawa kebahagiaan. Jangan lagi berbuat dosa.

 

Mulai malam ini, renungkanlah apa yang AKU katakan ini kepadamu. Siapa yang punya telinga, dengarkanlah baik-baik. Siapa yang mempunyai hati, bukalah lebar-lebar. Siapa yang punya mata, melihatlah mana yang baik dan tidak baik yang harus kau kerjakan dalam hidupmu. Berjalanlah…! Setiap langkah yang kau tinggalkan, engkau meninggalkan damai. Jangan engkau meninggalkan kesesatan tapi tinggalkanlah damai maka AKU akan dimuliakan dimanapun engkau berada.

 

Pada malam ini Aku berkata kepadamu, tidak ada lagi kekuatiran dan ketakutan tapi datanglah kepada-KU, AKU menunggumu. Sampai bertemu lagi dalam doamu. Dan AKU akan mendengar doamu, doa hatimu yang sungguh-sungguh yang kau sampaikan kepada-KU. Dan jangan lagi mendua hati bersama dunia tetapi berikanlah hatimu seutuhnya kepada-KU. Sampai bertemu lagi dalam doamu, AKU menunggumu.

 

Pesan Ibu Maria

 

Salam untukmu imamKu yang Aku kasihi, Isak Doera.

 

Terima kasih, jawab Romo Isak Doera Pr.

 

Terima kasih, anakKu. Setialah engkau! Aku mengerti betapa beratnya salibmu yang kau terima dari dunia tapi anakKu, engkau akan menang dalam perjalananmu bersama Aku Ibumu dan mereka semua anak-anakKu yang bersatu dalam kelompok ini.

 

Terima kasih Ibu, jawab Romo Isak Doera Pr.

 

Terima kasih anakKu. Bersukacitalah, bergembiralah menerima penderitaan ini. Anak Allah tidak sedih dalam penderitaan. Itulah sapaanKu kepadamu pada malam ini. Terima kasih anakKu yang Aku kasihi.

 

Terima kasih Ibu, jawab Romo Isak Doera Pr.

 

Dan juga kamu sekalian selamat malam untuk kamu!

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakKu yang Aku kasihi. Ini Aku Ibumu Maria bersama Agnes, Aku datang kepadamu, mengunjungi kamu semua yang ada di sini. AnakKu, Aku mengerti. Aku mengerti yang sedang kau hadapi dalam hidupmu, di sekitarmu, saudara-saudaramu tetapi Aku mau mengatakan kepadamu, apakah penderitaan itu membuat kamu sedih? Tidak, anakKu! Jangan sekali-sekali! Apabila engkau sedih maka penguasa-penguasa kegelapan yang ada di bumi ini akan bersorak-ria dalam kesedihanmu tetapi anakKu bangkitlah kamu karena kamu mempunyai Allah di Surga dan datanglah kepada-Nya dan serahkanlah hidupmu seutuhnya kepada Allah. Dunia tidak bisa memberikan engkau bahagia anakKu. Sementara! Itu adalah kehidupan sementara tetapi Aku mengatakan dalam kehidupan sementara ini bersatulah kamu dengan Allah supaya kamu mengerti bahwa Allah mengasihi kamu, tidak pernah meninggalkan kamu sendiri di dalam perjalanan ini.

 

Anak-anakKu, Aku minta kepada kamu yang ada di sini, jadilah anak yang sabar. Tidak ada lagi kekerasan, kemarahan tetapi ada kasih dan cinta dalam hidupmu maupun dalam keluargamu. Saling mengasihilah kamu anakKu. Percaya, Allah menciptakan kamu, Allah menyelamatkan kamu dan kamu tidak akan disia-siakan tetapi engkau dijaga dengan baik, diberi apa kebutuhanmu tetapi kembalilah kamu kepada Allah seutuhnya supaya kamu bertemu dengan Allah dalam  kehidupanmu.

 

Anak-anakKu, malam ini berbahagialah kamu. Kuasa Allah hadir diantara kamu dan Aku Ibumu datang diantara kamu melalui Agnes ini, anak ini yang diberikan kepadamu.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku minta, jagalah dirimu dengan baik supaya engkau tidak masuk dalam pencobaan yang datang dari dunia ini. Saling mengasihi antara satu dengan yang lain dan terimalah anakKu antara satu dengan yang lain dan saling melayani kamu.

 

Dan Aku mau bertanya kepadamu, apakah kamu mau menyampaikan tanda kasih dan cintaKu melalui doa-doa yang telah Kuberikan kepada kamu dengan semua isi hati-Ku terutama isi hati Tuhanmu? Apakah engkau sanggup menyampaikan ini kepada saudara-saudaramu?

 

Kami sanggup Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih anakKu. Jangan takut, Allah menyertaimu.Dan Aku mau bertanya kepadamu. Apakah doa ini hanya sampai pada malam ini saja?

 

Tidak Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih anakKu. Teruskanlah kamu berdoa seperti ini. Berkumpullah kamu dan berdoalah dan melayani dan memberi dan menolong saudara-saudaramu. Itulah anak-anak Allah. Apa kamu bersedia?

 

Kami bersedia Ibu, jawab umat,

 

Terima kasih anak-anakKu. Lakukan, waktunya sudah dekat. Cepatlah, banyaklah berbuat baik. Banyaklah berbuat baik melalui saudara-saudaramu supaya engkau siap menerima hari pemurnian yang segera turun ke bumi ini. Aku mengatakan, segera anakKu! Lihat! Perpecahan antara bangsa-bangsa segera terjadi, pertumpahan darah segera terjadi, khususnya di negaramu ini maka Aku mempersiapkan kamu. Janganlah kamu ikut serta bersama mereka tetapi apabila hari itu terjadi, bersatulah kamu dalam doa agar engkau tidak masuk dalam pencobaan dunia. AnakKu, saatnya akan datang, silih berganti penderitaan di bumi ini : kelaparan, kesengsaraan, kematian yang sia-sia. AnakKu, itulah tanda-tanda, maka Allah mau memurnikan dunia ini supaya kamu bahagia. Maka Aku minta mulai hari ini, bereskan dirimu dan bersatulah kamu seperti ini, berkumpul dan berdoa dan melayani dan mengasihi dan mencintai dan memberi berkat bagi yang kelimpahan berkat. Tolonglah saudara-saudaramu yang kekurangan. Apakah kamu mengerti?

 

Kami mengerti Ibu, jawab umat.

 

Sungguh kamu mengerti?

 

Sungguh kami mengerti Ibu, jawab umat.

 

Begitu beratnya dunia untuk diminta. Anak-anakKu, itu hanya sementara. Tidak bisa engkau bawa pulang kembali menghadap Allah tapi harta surgawi adalah kasih dan cinta dan melayani. Itulah yang akan kamu bawa pulang kembali menghadap Allah. Apa kamu mengerti?

 

Kami mengerti Ibu Maria, jawab Romo Isak Doera Pr.

 

Terima kasih anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini. Teruslah! Apakah kamu mau bekerja sama dengan Aku Ibumu Maria untuk melayani?

 

Ya, kami mau Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih anakKu. Pergilah, pergilah kamu seperti ini, berkumpul dan berdoa dan melayani dan bekerja. Tuhan akan memberkati perjalanan hidupmu dimanapun engkau berada. Ini yang Kusampaikan kepadamu pada malam ini anakKu. Inilah tanda kasih dan cinta Allah sudah datang diantara kamu. Berbahagialah kamu, semua ini diberikan kepadamu saat-saat terakhir. Tuhan akan menurunkan kuasa-Nya ke bumi ini. Anak-anakKu yang Aku kasihi, pada malam ini Aku bahagia kamu datang dan berkumpul dan renungkanlah kembali setelah kamu pulang dan bawa dalam doamu, pasti engkau akan mendapatkannya, sentuhan dari Allah. Baiklah anak-anakKu, itulah yang Aku sampaikan kepadamu pada malam ini. Aku Ibu Maria bahagia bersama Agnes dan semua anak-anakKu yang melayani untuk kamu semua yang ada di sini.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih untuk kamu semuanya. SalamKu untuk imammu. Katakan kepada dia, Aku Ibunya Maria sudah datang diantara kamu dan Aku minta bawalah anak-anakKu ini kembali kepada Allah seutuhnya. PesanKu kepada imammu di tempat ini. Apa kamu berani?

 

Berani Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakKu. SalamKu juga untuk Herribertus (Rm Bratasudarma SJ yang berkarya di Kamboja, red) anakKu yang Aku kasihi, salam rindu untuknya. Katakan kepadanya bahwa Aku selalu bersamanya dimana dia menghadap Allah, Aku ada bersamanya. Juga salamKu kepada Alexius (Rm Alexius Widyanto Pr., red) anakKu yang Aku kasihi, katakan kepadanya, Aku minta dukungan secara dunia sampai hari pemurnian turun ke bumi ini untuk melayani anak-anakKu dimana Agnes bersama kamu. Katakan kepadanya, dukunglah supaya anak-anakKu juga boleh bahagia sampai saatnya tiba. Dan semua para imam yang Aku kasihi, Aku berdoa untuk mereka semuanya.

 

Terma kasih, jawab umat.

 

Terima kasih. Dan juga untuk kamu yang ada di sini, salamKu untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih, jawab umat.

 

Terimakasih. Salam kasihKu, salam cintaKu untuk kamu semuanya dan Aku selalu berdoa di Surga bersama kamu, dimanapun engkau berada dalam doamu, disitu Aku hadir melalui kuasa-Nya bersamamu dimanapun anak-anakKu berada di bumi ini. Terima kasih untuk anak-anakKu semuanya.

 

Terima kasih, jawab umat.

 

Mari satukan hatimu bersama, Aku Ibumu. Mari kita berdoa, masuklah dalam kepasrahan. Untuk mencintai Tuhan mau mengorbankan dirinya dan menyangkal dirinya setiap hari maka kamu penuh berkat, penuh kasih dan cinta, rahmat dan kerahiman-NYA, ada dalam kehidupanmu. Mari kita berdoa bersama-sama.

 

Ya Allah yang Mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini  dan aku ciptaanMu. 3X Amin.

 

Anak-anakKu, berdoalah dengan hatimu. Tidak harus cepat-cepat berdoa tapi berdoa dengan hati untuk datang kepada Allah. Apa kamu bisa?

 

Bisa, Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih. Sampai bertemu lagi dalam doa anak-anakKu. Selamat malam.

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.

 

---ooo0ooo---