Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Kapel Stasi Blondo-Bawen, 9 Mei 2002

 

 

Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)

 

AKU mengasihi mereka.  Itulah tanda cinta-KU dan kerinduan-KU kepada semua anak-anakKU di seluruh bumi ini.  Siapapun yang membuka hatinya, AKU bersama dia.

 

 

Pesan Ibu Maria

 

Selamat malam untuk kamu sekalian, anak-anakKU.

 

Selamat malam, jawab umat.

 

Terima kasih. Dan juga engkau Alexius, berbahagialah engkau melayani anak-anakKu bersama Aku. Engkau akan menimba pengalaman rohani dalam perjalanan ini untuk menguatkan di dalam panggilanmu sebagai seorang imam.  Terima kasih Alexius, engkau menyertaiKu. 

 

Dan juga salamKu kepada imammu, Alex yang menyerahkan anak-anaknya kepadaKu dan kepada Tuhan.  Berbahagialah, dia mempunyai kerendahan hati maka dinyatakan oleh Allah di tempat ini, di rumah Allah ini.  Allah menyentuh anak-anakNYA dengan suatu kerinduan.  SalamKu untuknya, sampaikan. 

 

Ya, Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih.  Anak-anakKu semua yang ada di sini, apa kamu bahagia malam ini?

 

Kami bahagia, jawab umat.

 

Terima kasih, bawalah bahagia ini anakKu dimanapun engkau berada, dalam keluargamu.  Ya?  Apa kamu mau menjadi anakKu yang baik?

 

Mau, jawab umat.

 

Aku berdoa dengan niat baikmu itu.  Pasti, pasti Tuhan akan menjadikan engkau anak-anak yang baik untuk menjadi saksi tentang kebenaran ini bersama Aku Ibumu. Anak-anakKu yang Aku cintai, bersukacitalah, bergembiralah, kamu semuanya, karena Allah telah mengunjungi kamu di tempat ini.  Apa sungguh-sungguh kamu bahagia?

 

Bahagia, jawab umat.

 

Terima kasih.  Terima kasih anak-anaKu.  Aku tidak lagi bisa berbicara apa, Aku juga bahagia.  Dimana Aku melihat, Allah menyentuhmu begitu luar biasa.  Luar biasa!  Itulah kerinduan Allah kepadamu.  Maka Aku minta, mintalah kepada Allah.  Kecintaan yang sangat dalam, kerinduan yang sangat dalam.  Mintalah!  Tolong tanamkan di dasar hatiku yang sangat dalam maka kamu akan mengerti, sentuhan itu akan engkau terima, bekal dalam perjalananmu ini.  Apa kamu mau?

 

Mau, jawab umat.

 

Lakukan.  Tapi kamu sudah mengerti kan?  Sudah mengerti maksudnya?

 

Belum, jawab umat.

 

Kamu sekarang bahagia.  Kebahagiaan itu dinikmati di dalam perubahan hidupmu.  Dan kau menjadi saksi tentang kebenaran ini, tentang Tuhan Allahmu datang menjamahmu dan kamu bahagia.  Itu kamu bersaksi.  Jangan dinikmati sendiri, supaya saudara-saudaramu juga boleh bahagia bersamamu.  Apa kamu mengerti?

 

Mengerti, jawab umat.

 

Sungguh?

 

Sungguh, jawab umat.

 

Kalau kamu mengerti, jadilah kamu anak yang baik dan berjuang dan pergilah.  Apa kamu mau bekerja dengan Aku Ibumu?

 

Mau, jawab umat.

 

Terima kasih, anakKu.  Tolong sampaikan salamKu ini, tanda kasih dan cintaKu, melalui doa ini, yang telah kamu terima. Jangan takut, Allah menyertaimu.  Dan doakan mereka.  Itulah tanda kasih dan cinta.  Terima kasih.  Sekali lagi, Aku minta, maukah engkau bekerja sama dengan Aku Ibumu?

 

Mau, jawab umat.

 

Terima kasih anak-anakKu. Bijaksanalah kamu mengatur waktumu untuk melayani. Layani anak-anakKu dengan hatimu, dengan kasihmu, dengan cintamu karena kamu adalah anak-anak terang, bukan anak-anak dunia.  Maka apapun yang kamu lakukan, harus membahagiakan saudara-saudaramu.  Mengerti?

 

Mengerti, jawab umat.

 

Terima kasih.  Terima kasih untuk kamu semuanya.  Dan juga Aku juga mengucapkan terima kasih, Alexius, Agnes, dan kamu semua yang bersatu dalam perjalanan ini.  Dan Aku mengatakan, Aku menyertaimu. 

 

Terima kasih, jawab umat.

 

Terima kasih. Teruslah engkau melayani sampai hari itu turun ke bumi ini.  AnakKu, jangan dipikirkan, waktu untuk kamu, waktu untuk Tuhan, berbeda waktu. Kamu punya siang dan malam, Surga tidak ada siang dan malam.  Surga damai sejahtera, suka cita, bahagia. Itulah bedanya.  Tapi kalau kamu berdoa untuk itu, kamu akan sabar menunggu janji Tuhan.  Sebentar ataupun  lama, itu bukan bagianmu.  Bagianmu adalah melayani. Jangan dipikirkan, anakKu. Dengan sekejap saja itu bisa terjadi tetapi bukan itu maksudnya. Allah akan mempersiapkan anak-anakNYA dengan baik, baru Allah menyelesaikan dunia ini.  Kamu juga di-ikutsertakan di dalam peristiwa ini maka bekerjalah dan melayanilah kamu dengan baik.  Aku bahagia hari ini.  Semua juga bahagia.  Surga juga bahagia karena Allah datang dengan kasih dan cinta-NYA, menyentuh anak-anakNYA dengan satu kerinduan kepada anak-anakNYA di tempat ini.  Baiklah, saya tidak akan banyak bicara tapi kamu sudah mengalami suka cita dalam kasih Tuhan dalam pelayanan ini bersama Agnes, bersama semuanya yang datang bersamamu pada malam ini, semuanya lengkap, yang kauterima di tempat ini. 

 

Anak-anakKu, mari satukan hatimu dengan Aku Ibumu. Mari kita berdoa.  Berdoalah adalah dengan hati.  Bukan berdoa, kamu harus terburu-buru dan cepat karena kamu berbicara dengan Allah.  Bicara satu kerinduan dan cinta maka engkau akan ketemu tapi kalau kamu berdoa dengan perasaan dan pikiranmu, sia-sia. Kamu berdoa, tapi tidak bertemu dengan kuasa Allah.  Kamu mengerti?

 

Mengerti, jawab umat.

 

Mari kita berdoa bersama-sama dengan Aku Ibumu.  Aku mengajarkan ini supaya kamu bisa berdoa dengan baik supaya kamu bisa masuk dalam kepasrahan; supaya kamu bisa bersyukur setiap hari, apapun yang kamu terima dalam hidupmu; supaya kamu bisa saling mengasihi, dan melayani, dan mencintai.  Itu harapanKu.  Maka Aku datang ke tempat ini.  Inilah isi hatiKu, melalui Agnes.  Engkau mendengarkan Aku Ibumu Maria, yang menyapamu, juga dengan suatu kerinduan dan cinta untuk bertemu kamu yang ada di sini.  Mari kita berdoa.

 

Ya Allah yang Mahakuasa,pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. 3X Amin.

 

Selamat anakKu menikmati kebahagiaan yang telah diberikan Allah pada malam ini dan selamat bekerja.  DoaKu menyertaimu.  Pergilah AnakKu.  Jangan takut.  Sampaikan saja, biar kuasa Allah bekerja dalam kehidupan mereka dimana kamu menyampaikan kasih dan cintaKu ini melalui doaKu.  Selamat bekerja anak-anakKu.  Terima kasih. Terima kasih. Terima kasih anak-anakKu. Selamat malam untuk kamu semuanya. 

 

Terima kasih, Ibu.  Selamat malam, jawab umat.

 

---ooo0ooo---