Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang
Bahagia
Di Kapel
Rasul Yohanes, Giriwoyo-Wonogiri, 2 Pebruari 2002
Jagalah dirimu dengan
baik, dekatkan dirimu kepada-KU supaya kamu tidak masuk dalam pencobaan yang
datang dari dunia ini. AKU mengasihi kamu semuanya.
Dan
AKU menunggumu di Surga. Datanglah anak-KU, AKU-lah kekuatanmu supaya kamu bisa
mengalahkan dunia ini karena AKU ada bersamamu. Datanglah…, datanglah anak-KU.
Baiklah anak-anakKU sampai bertemu dalam doamu, AKU menunggumu di Surga.
Pesan Ibu Maria
Salam untukmu hai
imamKu yang Aku kasihi (Pastor Eltus Pr dari
paroki St. Clemens Kendari, red),
salam kasih dan cintaKu kepadamu. Sedikit saja hatimu terbuka, engkau akan
melihat kebenaran yang sudah datang di negaramu ini. Aku Ibumu selalu
menyertaimu supaya engkau mengerti apa arti panggilan dalam kehidupanmu sebagai
seorang imam. Aku menyapamu.
Terima kasih, Ibu, jawab Rm Eltus Pr.
Terima kasih, anakKu.
Engkau mendampingi mereka semuanya pada malam ini dan juga Aku mau berpesan
kepadamu: jagalah anak-anakKu di sana dengan baik, bawa mereka kepada Allah!
Bersatulah dalam doa, ajarkan itu kepada mereka. Itulah tugasmu sebagai seorang
imam untuk menjaga anak-anakKu. Dan Aku mengatakan, saatnya akan datang, engkau
ada bersama mereka dan Allah akan menjaga itu semuanya supaya juga anak-anakKu
selamat, dimana Kuasa Allah akan turun ke bumi ini.
Hai
imamKu, anakKu yang Aku kasihi, ini Aku Ibumu Maria menyapamu pada malam ini.
Berbahagialah engkau saat ini, anakKu. Jadilah engkau imam yang bijaksana untuk
melaksanakan tugasmu di bumi ini, untuk melayani dan membimbing dan membawa
mereka kepada Allah. Jangan ada satupun yang tersesat. Itulah tugasmu. Tapi
engkau tidak sendiri, Surga akan menolongmu kalau engkau sungguh bersatu dalam
perjalanan bersama Allah di dalam kehidupanmu.
AnakKu,
Aku selalu berdoa untukmu supaya kau sungguh-sungguh berhasil untuk menjaga dan
membawa anak-anakKu dalam kebahagiaan. Aku berdoa untukmu. Engkau tidak
sendiri, Allah dan Aku Ibumu, dan semua para imam, Aku selalu menyertai mereka.
Cuma mereka tidak mengerti karena hati mereka masih banyak bersama dunia.
Hai
imamKu, anakKu yang Aku kasihi, di masa mudamu ini engkau harus kuat. Dulu
engkau mengikat pinggangmu sendiri, saat ini engkau diikat banyak orang.
Ingatlah, itu tugasmu supaya engkau merenungkan apa yang Aku katakan ini
kepadamu. Aku Ibumu Maria datang melalui Agnes saat ini menyapamu. Aku selalu
berdoa untukmu.
Dan
juga kamu sekalian anak-anakKu, selamat malam!
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih untuk kamu semuanya. Saatnya akan datang! Tapi saat ini sudah datang!
Tanda-tanda sudah turun ke bumi ini di seluruh bumi ini juga di negaramu, itu
tidak akan berhenti anakKu. Itu harus kamu lalui, harus kamu lalui. Maka Aku
datang mengkuatkan kamu, melindungi kamu dan membawa kamu untuk kembali kepada
Allah supaya bencana itu tidak mengambil bagian di dalam kehidupanmu.
AnakKu,
masa sulit sudah datang diantara kamu tapi akan terjadi yang sangat dalam yang
akan kamu terima. Segala peristiwa…! Tapi jangan takut, jangan takut, anakKu!
Siapapun yang dekat dengan Allah, dia akan selamat. Itu yang Aku katakan supaya
kamu mengerti. Semua peristiwa yang kamu hadapi bukan untuk ditangisi tapi
direnungkan apa yang harus kamu lakukan dalam hidupmu.
AnakKu,
saatnya akan datang. Janji Tuhan akan segera turun ke bumi ini! Jangan lagi
kamu tidak mengerti karena banyak sudah Aku sampaikan dalam perjalanan ini.
Sungguh, kalau Aku mengatakan, juga Aku sedih..! Tapi kalau itu tidak terjadi,
kamu tidak akan bahagia. Dunia ini harus dimurnikan anakKu supaya kamu bahagia,
bukan lagi seperti ini yang kamu hadapi.
Aku
Ibu Maria datang diantara kamu. Dan tempat ini telah Kusediakan bagi kamu.
Biarlah mereka yang tidak percaya. Saatnya akan datang! Apabila hari itu
datang, mereka akan menangis dan menyesali atas perbuatan mereka, atas
kehadiranKu di negaramu ini. Aku ditolak!
Tapi
semua tanda itu sudah datang diantara kamu. Masih juga banyak yang menutup
hatinya terutama para imam. Mereka tidak merenungkan peristiwa alam masuk dalam
kehidupanmu (misalnya banjir di Jakarta,
red). Itu baru kecil..! Baru kecil anakKu,
peristiwa itu tapi sudah menakutkan bagi kamu. Akan turun peristiwa besar;
turun ke bumi ini. Itu yang Kukatakan kepadamu supaya kamu siap menghadapi
kenyataan itu nanti.
Anak-anakKu, renungkan…! Tanda sudah diberikan kepada dunia tapi manusia masih mengeraskan hatinya. Itulah kenyataan yang Aku lihat dalam kehidupan manusia. Anak-anakKu, yang Aku kasihi, Aku mengatakan kepadamu, peristiwa, demi peristiwa yang akan turun ke bumi ini yang akan melanda bumi ini terutama negaramu. Tidak akan berhenti. Tapi Aku datang untuk membawa kamu lepas dari segala peristiwa yang silih berganti yang datang, turun ke bumi ini. Siapa yang percaya, setialah..!
Anak-anakKu,
betapa beratnya Aku melihat penderitaan yang Aku rasakan di seluruh bumi ini.
Betapa beratnya….! Tapi Aku menang karena Aku bersama Allah, Aku sanggup
menghadapinya karena Allah bersamaKu dalam perjalanan ini.
Anak-anakKu,
kamu juga harus ikut bersamaKu dan merenungkan apa yang telah Kusampaikan
kepadamu, bekal dalam perjalananmu ini. Saat ini Aku mengatakan, Tuhan
memberikan banyak. Tuhan mengabulkan banyak doa-doa anak-anakNya karena
kerahimanNya sangat besar diberikan kepada anak-anakNya. Terimalah dengan baik!
Itulah permintaanKu.
Anak-anakKu,
berjuanglah kamu. Masa sulit ini akan terus menerus datang diantara kamu. Kalau
kamu tidak siap, engkau akan terjatuh dengan ketakutan, dengan kekuatiran
menghadapinya tetapi kalau engkau masuk dalam kepasrahan engkau tidak takut
lagi. AnakKu, Aku telah mengajarkan itu kepadamu, masuklah kamu dalam
kepasrahan melalui doa yang Aku berikan kepadamu supaya kamu kuat
menghadapinya.
Masa
sulit, silih berganti! Dan Aku mengatakan, ini baru peristiwa kecil datang
diantara kamu, anakKu. Akan segera turun peristiwa yang sangat dahsyat dan
besar, maka kuatlah kamu! Saling mengasihilah kamu dan berdamailah kamu di mana
kamu berada dan melayani dan memberi dan saling memaafkan, maka kuasa kegelapan
tidak bisa ikut campur tangan dalam perjalananmu.
Anak-anakKu,
Aku datang bukan untuk bermain-main tetapi Aku datang untuk menguatkan kamu.
Apa yang Aku sampaikan ini adalah benar karena Aku datang dari kebenaran. Tidak
ada satupun Aku mengatakan kebohongan dan menyesatkan tetapi Aku meluruskan
jalanmu supaya kamu selamat anakKu! Apa kamu mengerti?
Mengerti Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih! Kalau kamu mengerti, persiapkan dirimu dengan baik, anakKu. Masa sulit
segera turun. Siapkan dirimu itu yang Aku mintakan kepadamu.
Anak-anakKu,
perkataanKu pada malam ini cukuplah.., karena cukup dalam pengertian yang Aku
sampaikan kepadamu. Renungkanlah anak-anakKu supaya engkau mengerti apa yang
Aku katakan ini kepadamu, pada malam ini.
Dan kamu
semua, bertekunlah berdoa, muliakan Allah terutama dalam keluargamu. Itu sangat
penting. Dalam kelompok, bersatulah kamu dalam doa. Saling mendoakan. Dalam doa
kamu mendapatkan kekuatakan dari Surga. Itulah yang Kukatakan kepadamu.
Tinggal
sedikit waktu, anakKu! Ini yang Aku sampaikan! Memang apa yang Aku sampaikan
ini kesedihan bagiKu karena itu akan terjadi. Tapi percayalah.., kalau engkau
dekat dengan Allah, engkau tidak mengalami ketakutan tapi mengalami suka-cita
dalam hidupmu.
Dan
sampaikan salamKu juga kepada imammu Isak Doera, semua mereka yang bersatu
dalam kelompok, khususnya Herribertus (Imam
yang sekarang bertugas di Kamboja, red)! Aku
tidak pernah meninggalkan dia! Kini juga dia sudah bahagia, Allah mengabulkan
permohonannya demi anak-anakKu. Dan sampaikan salamKu juga kepada Herribertus,
saatnya akan datang, dia kembali untuk bersatu dengan kamu untuk mengalami
peristiwa yang akan turun ke bumi ini.
Sampaikan
juga salamKu kepada Alexius! Jadilah imam yang kuat dan berani menyatakan kebenaran
dalam perjalanannya. Dan katakan, jangan takut, Aku Ibunya Maria menyertai dia.
Dan
juga anakKu, imamKu yang ada di sini, engkau juga bersamaKu dalam perjalananmu.
Engkau dikuatkan melalui doaKu, anakKu. Engkau juga mempunyai tugas, apabila
hari itu datang engkau dapat mengumpulkan mereka dan bahagia bersama mereka.
Itulah tugasmu. Dan jangan kau kuatir, semua yang kau lakukan Tuhan akan
berkati. Ini yang Aku berikan kepadamu.
Anak-anakKu
semua, berjuanglah kamu mulai saat ini! Berbagi hidupmu. Jadikan hidupmu
sungguh berguna bagi siapapun yang kau temui supaya mereka juga bahagia
bersamamu! Apa engkau mau?
Mau Ibu Maria, jawab umat serentak.
Berjuang,
anakKu! Untuk mencapai itu semua, kamu harus berjuang dan kuat menghadapi.
Jangan mundur! Maju anakKu karena Tuhan ada di depanmu, menunggu kamu semuanya
dengan kuasaNya! Inilah yang Kukatakan kepadamu pada malam ini.
Ibu Maria kami
menyampaikan salam dari imammu Herribertus dan ucapan terima kasih untuk doa
Ibu sehingga usaha yang dijalankannya membuahkan hasil (dengan keluarnya izin dari Kementrian Agama untuk Gereja
terapung di Danau Tonle Sap, Kamboja, red) ! Terima kasih dan salam dari imammu Heribertus!
Salam kasih yang sangat
dalam untuk Herribertus, anakKu yang Aku kasihi. Doakan dia supaya dia tidak
menangis-menangis. Katakan kepada dia, percaya Allah mempunyai rencana dalam
kehidupannya. Jangan menangis lagi! Saatnya akan datang, dia harus kembali
menyaksikan janji yang telah Kusampaikan kepada kamu semuanya. Semua akan
menjadi baik. Terima kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Dan juga sertailah Agnes karena tugasnya sangat berat yang diberikan
kepada anak ini. Doakan dia. Aku mengatakan kepadamu, cukup berat! Banyak
anak-anak Tuhan yang dipakai tapi kali ini saat-saat terakhir anak ini
dipanggil masuk dalam penderitaan untuk mempersiapkan anak-anakKu di negaramu
ini; untuk menyaksikan peristiwa yang akan turun ke bumi ini. Bersatulah kamu
dengan Agnes untuk melayani. Anak ini tidak ada kebohongan sedikitpun yang
disampaikan kepadamu. Apapun yang disampaikan, yang kau dengar, itu bukan dari
dirinya sendiri, itu adalah kuasa Allah bersatu dalam kehidupannya maka kamu
mendengar saat ini. Inilah isi hatiKu melalui Agnes, Aku sampaikan kepadamu.
Dampingi
dia, saat-saat terakhir ini karena banyak yang meninggalkan dia karena mereka
yang meninggalkan Agnes karena dirinya sendiri! Bukan Agnes! Tetapi mereka
mengambil sikap menentukan hidupnya sendiri. Itu hak mereka! Walaupun mereka
anak anakKu tetapi mereka memilih jalan itu, Aku tidak bisa memaksa untuk
mereka tentang kebenaran ini. Jangan kamu mempersalahkan Agnes! Kasihan anak
ini! Apa kamu mengerti?
Ya Ibu, kami mengerti, jawab umat
serentak.
Anak
ini cukup menderita untuk kamu! Dia tinggalkan dirinya, dia tinggalkan
keluarganya untuk melayani kamu! Apa kamu mengerti?
Ya Ibu, kami mengerti, jawab umat
serentak.
Dan
juga kamu yang dipanggil, jaga dirimu dengan baik supaya kamu bisa bekerja sama
dengan Aku Ibumu di dalam kelompok ini. Agnes juga bekerja sama dengan Aku
Ibumu. Anak-anakKu apapun yang disampaikan kepadamu itu kebenaran bukan hasil
dari pemikirannya disampaikan kepadamu. AnakKu, dia tehindar untuk itu semuanya
karena dia dibutuhkan disaat-saat terakhir ini untuk menyampaikan ini semuanya
kepada kamu. Dia tidak bisa berbicara tanpa seizin Allah. Dia tidak akan bisa
berbicara kepada kamu. Inilah yang diberikan kepadanya supaya utuh apa yang dia
dapatkan semua kebenaran itu melalui kuasa Allah! Itulah yang terjadi! AnakKu, kamu sungguh-sungguh
kasihan terhadap anak ini? Aku juga kasihan, betapa beratnya tugas yang
diberikan kepadanya. Dia dipangggil oleh Allah untuk ini. Lihat kehidupannya!
Apa mereka tidak mengerti? AnakKu, sudahlah….! Tidak ada satupun disesatkan
dalam perjalanan ini. Inilah kenyataan. Ini Aku Ibu Maria bersama Agnes pada
malam ini. Inilah isi hatiKu.
AnakKu,
bukan Aku masuk dalam kehidupannya tetapi isi hatiKu dari Surga bersama Agnes
untuk kamu dengar pada malam ini. Kasihan anak ini. Dia tidak melakukan kejahatan. Dia tidak melakukan kesesatan. Dia
tidak melakukan kebohongan. Aku Ibumu mengatakan ini kepada kamu. Apakah Agnes
mengatakan itu kepadamu? Agnes tidak pernah mengatakan itu. Dia diam menerima
semua yang harus dia terima; dia terima dengan baik.
Anak-anakKu,
Agnes dipersiapkan untuk yang terakhir di negaramu ini. Melalui dialah, Surga
berbicara untuk menyelamatkan kamu semuanya supaya engkau mengerti siapa Agnes
sebenarnya. Inilah anak ini masuk dalam kepasrahan menerima tugasnya dengan
baik.
Dan
juga kamu dipanggil, juga menerima tugas ini, bekerja bersama Aku Ibumu. Aku
minta jaga dirimu dengan baik supaya kamu tidak masuk dalam pencobaan supaya
kamu bisa bekerja dengan baik menyampaikan semua yang kau terima dalam kelompok
ini. Apa kamu bersedia, anak-anakKu?
Kami bersedia Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Aku berdoa untukmu agar engkau dapat bekerja melayani mereka. Aku
sedih…, karena saatnya akan tiba, anakKu. Bagi mereka yang tidak percaya, Aku
berdoa untuk itu semuanya. Itulah tugasKu untuk anak-anakKu semuanya. Siapa pun
dia yang percaya tentang kebenaran, dia anak-anakKu! Kebenaran itu adalah Allah
sendiri. Apa kamu mengerti?’
Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Inilah yang Aku sampaikan kepada kamu pada malam ini. Mulai malam ini,
renungkan anakKu! Betapa indahnya kalau engkau hidup dalam damai. Engkau
bahagia, engkau bersuka-cita dalam segala persoalan. Aku berdoa dan terus
berdoa untuk anak-anakKu di seluruh bumi ini, terutama kamu anak-anakKu di
negaramu ini.
AnakKu,
nanti engkau akan mengerti! Engkau akan mengerti bahwa Aku Ibumu sudah
menyampaikan, sudah banyak menyampaikan kepadamu. Dan Aku minta catatlah dalam
hatimu dan renungkan. Itulah permintaanKu pada malam ini.
Baiklah,
mari satukan hatimu dengan Aku Ibu Maria dengan doaKu yang Kuberikan kepadamu
sebagai tanda kasihKu kepada kamu sekalian supaya kamu bersatu dalam doa,
saling mendoakan di manapun kau berada agar kau mendapatkan kasih cinta Tuhan
dalam kehidupanmu. Mari anak-anakKu, kita berdoa bersama dengan hatimu yang
tulus masuk di dalam kepasrahan untuk bertemu dengan Tuhan yang bertahta di
Surga.
Ya
Allah yang Mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu
karena
Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. 3X Amin.
Terima
kasih anak-anakKu semuanya dan juga kau imamKu! Selamat malam untuk kamu
semuanya. Sampai bertemu dalam doa! Aku bersatu selalu bersama kamu di manapun
kamu berdoa bersama memuliakan Allah. Terima kasih, anakKu. Selamat malam untuk
kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, selamat malam,
jawab umat serentak.
---ooo0ooo---