Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Kel. Theresia Sukarti, Jl Sompok Baru  65, Semarang,

29 Oktober 2002 (siang)

 

 

Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)

 

Anak-anakKU semua sampaikan kepada mereka, AKU menunggu mereka. Dengan kehadiran AKU pada hari ini, AKU melihat mereka semua menjadi anak yang baik bagi-KU.

 

Pesan Ibu Maria

 

Terima kasih Isak Doera, anakKu yang Aku kasihi.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab Romo Isak Doera Pr.

 

Terima kasih untuk kamu semua yang berkumpul saat ini, dan Aku mengucapkan selamat bahagia, selamat siang untuk kamu semuanya.

 

Selamat siang dan terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Siang adalah terang, terang adalah Allah. Aku ingin ada terang di hatimu.

Anak-anakKu yang Aku kasihi, hari ini adalah hari yang cukup cerah bagi kamu sekalian. Hari ini dan hari berikutnya adalah hari penuh kebahagiaan untuk kamu sekalian. Pergunakanlah hari-hari ini semua anakKu untuk memuliakan Allah. Apa kamu bahagia?

 

Bahagia Ibu Maria, jawab umat.

 

Anak-anak Allah adalah bahagia karena Allah sumber kebahagiaan dan Aku Ibumu adalah kebahagiaan. Anak-anakKu harus bahagia. Terima kasih bagi kamu semua yang bahagia hari ini. Anak-anakKu semua yang Aku kasihi, dan bagi kamu yang membuka hati dan kembali kepada Allah, sekarang surga bahagia karena satu anak Allah kembali dalam kebenaran.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Jagalah dirimu dengan baik. Jangan lagi dirimu masuk dalam dunia ini yang mencelakakan setiap manusia, yang menjauhkan manusia dari Allah.

AnakKu yang Aku kasihi, jaga dirimu dengan baik dan kembalilah kepada Allah seutuhnya dan jangan lagi kau menoleh, engkau akan celaka, lebih celaka bersama dunia.

 

Ya Ibu, terima kasih Ibu, jawab umat.

Aku berdoa untukmu maka Aku datang ke negaramu ini dan seluruh bumi, untuk membawa anak-anak Allah kembali dalam kebahagiaan.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih. Itulah rahmat Tuhan, kerahiman Tuhan sudah turun diantara kamu dalam kelompok ini bersama Aku Ibumu dan Agnes dan semua yang dipanggil untuk melayani. Maka Aku mengatakan kepadamu, kamu jangan kuatir dan takut untuk menghadapi dunia ini. Bersaksilah kamu tentang Kebenaran, dan katakan apa yang sudah diperbuat Allah diantara kamu. Katakan, terutama kepada imam-imammu. Kasihani mereka, begitu kerasnya hati mereka, tidak punya kerendahan hati untuk berdoa sejenak, untuk merenungkan peristiwa-peristiwa yang sudah hadir diantara kamu di seluruh tanah-airmu ini.

 

Aku sedih, mereka tidak lagi banyak doa, yang ada dalam pikiran mereka adalah semua permasalahan dunia. Ini….., Aku sedih, anak-anakKu. Bagaimana mereka bisa membawa anak-anakKu itu dalam Kebenaran? Mereka saja sendiri tidak mengerti arti Kebenaran itu sendiri yang sebenarnya, yang sudah bersatu dalam kehidupannya, dalam panggilannya seorang imam. Mengapa ikut campur tangan dengan dunia? Itulah mereka tidak mengerti, maka kamu yang ada di sini membuka hati untuk mendengarkan pesan-pesan dari Surga untuk kebahagiaanmu.

 

Dan kamu jangan takut untuk bersaksi walaupun kamu bukan imam, engkau adalah umat biasa diantara mereka. Tapi apabila mereka sudah menyimpang dari Kasih Allah, tegurlah mereka. Engkau tidak berdosa, engkau tidak melanggar. Tapi secara dunia, mereka mengatakan kamu melanggar. Kami siapa? Siapa kamu?

 

Hai anak-anakKu, Aku mengatakan yang setia tinggal sedikit para imam-imam. Selebihnya sudah berjalan menurut kehendak hatinya sendiri, mengikuti dunia. Ada kemarahan. Imam-imam tidak ada kemarahan. Imam-imam bijaksana untuk menanggapi semua yang dia terima dari anak-anak Allah. Aku mengatakan dan mengulangi lagi banyak para imam bersembunyi di balik jubah ! Itu ada saat ini, karena mereka menutupi semua Kebenaran itu sendiri.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, kamu percayakah Kitab Sucimu itu tertulis Firman Allah?

 

Percaya Ibu Maria, jawab umat.

 

Sungguh kamu percaya?

 

Sungguh, kami percaya Ibu, jawab umat.

 

Aku mengingatkan kembali kepadamu, kalau engkau menyimpan Kitab Suci, simpanlah dengan baik, karena itu bukanlah satu bacaan dunia. Itu adalah suatu bacaan yang diberikan dari Surga. Allah sendiri berbicara diantara manusia. Dulu manusia mendengarkan Allah berbicara, karena Allah datang ke bumi ini untuk bertemu dengan manusia, untuk menyampaikan, keselamatan ada dalam tangan-NYA. Tapi saat ini semua apa yang dikatakan, itu ada tertulis dalam Kitab Sucimu. Kalau semua dituliskan, itu sudah tidak cukup, tapi cukuplah yang dituliskan itu yang berguna bagimu, bekal dalam perjalananmu supaya engkau mengerti bahwa Allah sudah datang ke bumi ini.

 

Aku minta sekali lagi kepadamu, tempatkanlah Firman Tuhan ini di tempat yang baik. Janganlah engkau memperlakukan ini dengan semaumu. Apabila engkau perlu, engkau ambil; bila engkau tidak perlu engkau tempatkan dimana-mana.

 

Dan bacalah Firman Tuhan itu di tempat yang layak, dan berdoa sebelum engkau membuka Kitab Suci itu karena engkau akan berbicara dengan Allah. Aku mengatakan kepadamu, diantara kamu para imam sudah melakukan yang tidak senonoh, membaca Firman Tuhan di tempat yang tidak senonoh. Apakah kamu berbicara kepada Tuhan di tempat seperti itu ? Tempat sudah disediakan bagimu. Carilah tempat untuk bertemu dengan Allah, berbicara dengan Allah. Aku menyangkal semua apa yang kau bantah-bantahkan itu bahwa boleh saja aku membaca di mana saja. Tidak ! Aku Ibumu Maria mengatakan, itu adalah Firman Allah yang hidup, yang bersatu dalam kehidupanmu, yang telah diberikan kepadamu bekal dalam perjalananmu. Kalau engkau sungguh-sungguh membaca Firman itu, engkau berbicara dengan Allah. Ini kuasa-kuasa kegelapan sudah memberikan pengertian-pengertian yang cukup menyedihkan, menyelewengkannya, menyesat-kannya khusus kepada para imam. Hari ini Aku mau meluruskan itu semua. Sampaikan hai anakKu Isak Doera ! Pengertian-pengertian itu kamu sudah berdosa atas semua pengertianmu yang sudah kamu lakukan dan kamu lakukan selama ini. Kamu sudah masuk kepada dunia yang sudah dipengaruhi dan disuruh oleh dunia, lakukan itu, tidak apa-apa. Sudah salah ! Sampaikan seluruh pada para imam di seluruh tanah airmu ini, pesanKu, Ibu Maria yang sudah datang dari Surga, sedih atas perbuatan itu.

 

Dan juga anak-anakKu yang Aku kasihi, Kitab Sucimu itu adalah semua Sabda Tuhan yang pernah didengar, diterima pada waktu itu dan bersamaKu waktu Tuhanmu ada di bumi ini. Jangan dikatakan itu tulisan manusia. Hai anakKu, salah ! Tanpa seizin Tuhan Allahmu itu tidak tertulis dalam buku itu menjadi suatu Kitab Suci pegangan dari kehidupanmu, dan itu tetap kekal abadi dan dijaga oleh Surga. Cuma pengertian-pengertian itu yang selalu dipersalahkan, melalui pikiran-pikiran manusia sehingga Firman Tuhan itu tidak sesuai dengan apa yang dikatakan Tuhan dan apa yang dikatakan manusia, menyimpang dari Kebenaran itu sendiri. Aku sedih karena kamu anak-anak Allah. Aku Ibumu, Aku wajib menegurmu.

 

Terima kasih  Ibu Maria, jawab umat.

 

Katakan dan tulis, sampaikan kepada imam-imammu di seluruh tanah air, jangan memperlakukan itu kembali. Dosa besar terhadap dirimu ! Apalagi kamu seorang imam melakukan itu. Bagaimana mungkin kamu bisa mempersembahkan Tubuh dan Darah  Allahmu yang telah berikan kepadamu untuk keselamatanmu? Bagaimana mungkin itu bisa diberikan kepada anak-anakKu, diterima dengan baik? Jangan salahkan mereka, mereka pergi meninggalkan Allah, meninggalkan Rumah Allah, meninggalkan gereja karena imam-imamnya sendiri tidak siap dalam imannya yang sangat dalam.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada di sini, dengarkan Aku Ibumu yang menyapa kamu, membenarkan kamu, supaya kamu lurus jalanmu. Dan sekali lagi Isak Doera, Allah menyapamu pada hari ini. Kamu diberikan tugas untuk menyelamatkan anak-anakKu yang lari dan mencari dunia. Jangan hukummu itu menghambat mereka yang datang kembali kepada Allah, dan tangkap dia dan selesaikan dia, berikan dia untuk menyambut Tubuh dan Darah Allahmu yang telah diberikan. Itu harta surga yang diberikan kepadamu. Siapapun yang datang, persoalan apapun, luruskan dan kembalikan anakKu-anakKu semuanya. Jangan peraturan itu menutup perjalanan anak-anakKu. Allah menunggu anak-anakNYA untuk kembali kepada DIA. Tapi peraturanmu itu, sehingga banyak anak-anak Tuhan tidak bisa menyelesaikan permasalahannya. Apakah itu yang dikatakan Tuhan kepadamu ?

 

Iya Ibu, jawab Romo Isak Doera Pr.

 

Aku menegaskan kepadamu kembali supaya engkau ingat apa yang dikatakan Tuhan, tugasmu ini semuanya. Di sini juga ada, bereskan supaya dia dapat menyambut kembali seperti kamu bersuka-cita. Tuhan hadir dalam Tubuh dan DarahNya, itu nyata, bukan kebohongan. Itulah harta surgawi, bersatu dengan kamu yang telah menerima Allah dalam kehidupanmu. Apa kau sudah mengerti Isak Doera ?

 

Iya Ibu, saya mengerti, jawab Romo Isak Doera.

 

Mengertilah anakKu, cepat-cepatlah ! Jangan ada. Apabila engkau mendengar ada yang seperti itu, cepat panggil, selesaikan ! Jangan kau pikirkan pasangan hidupnya, itu bukan bagianmu. Tapi selesaikan anak Tuhan ini, anakKu ini, supaya ia kembali memuliakan Allah bersamamu, di dalam rumah Allah. Ini yang telah Kuberikan kepadamu, Kujelaskan kepadamu.

 

Anakku yang Aku kasihi, Aku Ibu Maria, Aku ingin anak-anakKu bahagia semuanya. Aku ingin anak-anakKu pulang semuanya. Aku berdoa supaya mereka pulang, pulang, tiba di rumah. Rumahnya adalah Surga. Dia tidak punya rumah di bumi ini. Surga…! Itulah yang Aku inginkan.

 

Inilah Aku Ibumu Maria datang melalui Agnes. Anak ini jangan kau samakan di mana Aku datang di seluruh bumi. Jangan..! Anak ini lebih diberikan dari mereka yang Aku datang di seluruh bumi, karena kamu mendengarkan Aku langsung. Ini Aku Ibumu Maria melalui Agnes berbicara di Surga. Ini isi hatiKu anakKu, Kucurahkan kepadamu hari ini melalui Agnes. Sekali lagi jangan kau pikirkan Aku datang di luar negaramu ini, tapi pikirkanlah kamu yang dipanggil bekerja dan bekerja karena waktunya sudah, sudah tidak terhitung lagi anakKu. Jangan kamu sia-siakan dalam pelayanan ini. Biarlah itu untuk mereka dan ini untuk kamu.

 

Memang Aku sudah datang di seluruh bumi tapi bukan itu maksudKu. Setiap Aku datang, dia menerima apa yang Kuberikan, itulah yang dikerjakan dan disampaikan. Itu yang Kuberikan, anak-anakKu. Sekali lagi, jangan berpikir manusia! Jangan membanding-bandingkan ! Allah berhak mengasih apa saja kepada anak-anakNya, memanggil anakNya dengan cara apa saja. Tapi Aku mengatakan, ini cara bahagia untukmu dan cara terakhir bagimu sampai hari itu tiba. Sekarang bekerjalah dan bekerja dan bekerjalah dan berdoa. Cepat-cepatlah bekerja dengan baik. Ini yang Aku katakan kepadamu anak-anakKu yang Aku kasihi.

 

Peraturan manusia seperti orang Farisi. Peraturan manusia yang ditanamkan ke diri manusia, bukan  benih-benih cinta Allah yang disampaikan kepada mereka. Itulah maka Tuhanmu datang ke bumi ini ingin menyelamatkan manusia; yang telah turun dari Surga adalah Tuhanmu sendiri.

 

Hanya anakKu, Aku minta kepadamu, bekerjalah kamu. Lalui saja, jangan kuatir dan takut, Allahmu menyertai kamu dan Aku Ibumu menyertai kamu dalam doaKu dan Aku bersamamu dalam kelompokmu ini dan juga Aku bersama dengan mereka-mereka di seluruh bumi ini. Bukan Aku terbagi-bagi! Tidak, anakKu.  Kuasa Allah mengantarkan isi hati dengan sekejap. Aku bisa sekaligus menyampaikan pesanKu kepada semua manusia anak-anakKu di bumi ini, sama dengan kamu! Dan kamu dengarkan Aku, mereka juga mendengarkan Aku, di seluruh bumi anak-anakKu! Tidak ada perbedaan dan bersamaan. Tetapi dengan caraKu berbeda dan penyampaianKu berbeda, tapi satu tujuan untuk menyelamatkan kamu semua dan membawa kamu kembali bertobat dan membawa kamu kepada Allah seutuhnya. Supaya kamu mengerti, di manakah Aku Ibumu sedang berbicara, karena bumi ini begitu luas. Tidak anakKu. Saat ini juga Aku menyampaikan isi hatiKu seluruh bumi bagi anak-anakKu yang dipanggil untuk menerima pesan-pesanKu ini dan untuk disampaikan kepada mereka semuanya. Sama anakKu ! Tidak pakai waktu ! Sebentar Aku di sini, sebentar Aku di sana, tidak anakKu ! Kuasa Allah  mengantarkan Aku bersama-sama, bersamamu di sini, bersama mereka di sana, sama ! Jangan pikirkan engkau tidak akan mengerti. Tambah kamu pikirkan, engkau tambah tidak mengerti.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi yang Aku cintai dan semua yang Aku katakan padamu pada hari ini adalah suatu peristiwa-peristiwa yang besar. Jangan kamu disesatkan oleh dunia. Saya bertanya kepadamu, apakah itu baik kalau kita membaca Firman Tuhan di tempat yang kotor?

 

Tidak Ibu Maria, jawab umat.

 

Tidak! Carilah tempat, kita merenungkan, kita duduk, kita berdoa, mohon terang Allah supaya kita bisa membaca Firman-NYA, diberikan pengertian apa maksudmu Tuhan, Engkau mengatakan apa Tuhan terhadap diri saya, bantu saya. Bagaimana kamu bisa melakukan itu di tempat-tempat yang kotor ? AnakKu, jangan lakukan lagi itu! Ini yang Aku berikan kepadamu. Apa kamu sudah mengerti?

 

Mengerti Ibu Maria, jawab sebagian umat.

 

Terima kasih untuk kamu semua.

 

Kami mau bertanya Ibu, tempat kotor yang dimaksud, yang kotor hati kita atau tempatnya Ibu?

 

AnakKu yang Aku kasihi, Allah tidak melihat pendosa-pendosa tapi dia mau melihat orang pendosa itu untuk mencari Kebenaran dalam doa dan FirmanNya. Bukan itu anakKu. Allah tidak menilai itu tapi tempatkanlah Firman Tuhan itu di tempat yang sungguh-sungguh. Sekarang Aku beri contoh kepadamu, apakah kamu tidak ada kesempatan membaca Kitab Suci sehingga engkau membaca Kitab Suci di kamar mandi? Umpamanya engkau pujian, engkau sambil mandi memuji Allah, terus kamu membaca Kitab Suci di tempat yang kotor apabila engkau membuang harus kamu buang di tempat itu. Dimana Allah itu kau tempatkan? Apa kamu mengerti?

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat.

 

Mengerti….! Bukan…!  Siapa pendosa, siapapun boleh membaca Kitab Suci, biar kuasa Allah membuka dia dan menyelamatkan dia melalui Firman Allah itu sendiri karena Firman Allah adalah hidup, apabila engkau sungguh-sungguh meresapinya. Bukan tulisan saja anakKu. Firman Allah yang tertulis itu hidup dan hidup selama-lamanya, karena Allahmu hidup bukan Allah yang mati. Apa kamu mengerti?

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat.

 

Mengerti anakKu. Aku sayang sama kamu. Aku mengatakan ini karena kamu tidak mengerti. Itulah caramu, ini yang baik tapi cara itu salah. Surga  tidak berkenan atas cara itu semuanya. Itu yang Kusampaikan kepadamu pada siang hari ini.

 

Dan Aku minta kamu berdoalah, berkumpullah seperti ini dan sekali lagi tanpa Agnes, Allah dan Aku Ibumu dan Surga bersamamu di mana saat kamu berkumpul dan berdoa memuliakan Allah. Dan ulangi kembali pesan-pesan yang telah Kusampaikan khususnya yang istimewa adalah Allah berbicara apa kepadamu, sampaikan itu ! Itu tetap abadi, bisa menyentuh hatimu yang paling dalam karena Kami datang dari Surga. Dihidupkan oleh Allah. Bahasa-bahasa itu, pengetahuan itu, dihidupkan oleh Allah untuk anak-anakNya. Mengerti?

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih untuk kamu semua yang berkumpul di sini. Aku berdoa supaya kamu semua kuat karena akan kamu hadapi permasalahan yang berat, di seluruh bumi di negaramu ini. Jangan kamu menimbulkan perkara yang tidak baik dimanapun kamu berada. Apabila engkau melihat keributan, pergilah kamu pulang dan berdoalah, jangan kamu ikut bersama itu, celakalah kamu karena setan akan berbuat di tempat itu. Apabila ada terjadi sesuatu yang kamu hadapi pulanglah kamu, berdoalah. Dan hari ini kamu tidak boleh lagi berfoya-foya di tempat-tempat yang seperti dunia-dunia itu karena di situlah setan akan bekerja.

 

Anak-anakKu, berpuasalah kamu! Bermati-ragalah kamu! Dan berdoalah kamu mulai saat ini. Aku sudah mengatakan padamu, setiap hari Jum’at anakKu, itulah hariKu, bersatu dengan Aku. Berpuasalah kamu dan juga kamu bersama Agnes, tidak ada istimewa kamu tidak puasa. Karena selama ini Aku membiarkan kamu. Tapi hari ini, mulai hari ini dimanapun kamu melayani kamu berpuasa hari itu bersama Aku Ibumu di Surga untuk menguatkan kamu semua dalam perjalanan ini. Apa kamu mengerti?

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih. Mulai saat ini anakKu sampaikan kepada mereka semua. Mulai hari ini setiap hari Jum’at kamu berpuasa mendoakan dunia, mendoakan manusia, mendoakan anak-anak Allah karena akan terjadi hebat yang akan kamu terima, tidak lama lagi. Maka Aku siapkan kamu dengan segala cara supaya kamu siap menghadapinya. Kamu bersedia?

 

Bersedia Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih. Lakukan semua itu dan sampaikan pada anak-anakKu semua di mana mereka berkumpul dan berdoa supaya mereka juga melakukan itu, apa yang Aku inginkan. Baiklah anak-anakKu yang Aku kasihi yang Aku cintai, cukup sekian pertemuan ini untuk kamu semua.

 

Ibu Maria, maafkan anakmu bertanya, tadi Ibu berkata di kamar mandi tidak boleh nyanyi pujian atau saya salah tafsir Ibu ? Sedangkan saya kalau ke kamar mandi itu justru yang saya nyanyikan puji-pujian. Apakah ini salah  Ibu?

 

Sudah, Aku beritahu itu karena engkau tidak mengerti, tapi sekarang engkau mengerti, engkau tidak melakukan lagi.

 

Ya Ibu, terima kasih, jawab umat.

 

Pilihlah pujian di tempat yang baik, yang berkenan di hadirat Allah. Engkau lihat Musa. Musa ditegur oleh Allah: “Bukalah kasutmu karena tempat ini tempat suci, Aku ada bersamamu”.  Itu diajarkan oleh Allah. Bukan, bukan Allah diistimewakan! Memang harus demikian. Bagaimana mungkin kita bisa memuji Allah di tempat-tempat yang kotor-kotor seperti itu? Apakah tidak ada waktu untuk kita memuliakan Allah di tempat-tempat yang baik? Bikinlah tempat yang baik, tempat doa, satu tempat khusus untuk kamu datang kepada Allah. Bisa kamu lakukan! Bisa. Bisa. Tidak apa-apa! Kalau engkau tidak mengerti, tidak apa-apa. Yang mengerti ini dia anggap baik dan boleh, saya mengatakan tidak boleh! Aku Ibu Maria di surga, tidak boleh! Aku melarang keras atas hal ini. Itu penghinaan, itulah cara-cara setan untuk menghina tanpa kita sadari, tanpa kamu sadari, yang sudah kau lakukan untuk menghina Allah. Setan dengan cara apa saja, dia akan menjatuhkan Allah supaya kamu tidak percaya dengan Allah lagi, engkau akan bermain-main dengan Allah. Cukup jelas?

 

Jelas Ibu Maria, terima kasih, jawab umat.

 

Terima kasih. Sampai di sini pertemuan kita dan apabila kamu berkumpul, percaya Tuhan dan Aku Ibumu dan Surga bersatu di mana kamu berdoa. Mari anak-anakKu yang Aku kasihi, semua yang ada di sini, mari kita satukan doa dalam kasih Tuhan yang telah Kuajarkan kepadamu.

 

 

Ya Allah yang Mahakuasa,

pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu,

 karena Engkau yang mempunyai bumi ini

dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.

 

Terima kasih anak-anakKu. Selamat berjuang dan bekerja dan berdoa dan melayani dan mengasihi dan mencintai, bekerjasama dengan Aku Ibumu. Setialah semuanya supaya engkau bahagia.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih, sampai bertemu dalam doa.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

---ooo0ooo---