Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Kel Paulus Hadi Susanto, Kagok, Candi
Baru-Semarang,
28 Oktober 2002
Setelah AKU datang menyapa kamu,
renungkanlah anak-anakKU ! Jangan kau hilangkan percuma apa yang telah kau
terima dari-KU pada malam ini tetapi itulah bekal yang KU-berikan kepadamu,
supaya engkau sanggup menyampaikan Kebenaran ini, supaya saudara-saudaramu
boleh menerima kebahagiaan di dalam nama-KU.
Dan AKU mengatakan kepadamu, kamu
bukan lagi anak dunia, kamu bukan lagi anak kegelapan, kamu adalah anak terang, kamu adalah
anak-anakKU. Surgalah yang telah KU-sediakan bagi kamu yang percaya, yang
setia, yang menerima AKU dalam kehidupannya.
Malam ini renungkanlah kembali !
Inilah Kuasa-KU datang diantara kamu, supaya engkau mengerti, engkau tidak akan
KU-tinggalkan dengan peristiwa yang akan KU- turunkan ke bumi ini. Telah
KU-utus Ibumu untuk mempersiapkan kamu semuanya supaya kamu kembali ke
jalan-KU. Maka apabila engkau telah mendengarkan AKU, dengarkanlah dengan baik.
Buka terus menerus telingamu supaya engkau mendengarkan AKU datang berkata
kepadamu. Dan bukalah matamu supaya engkau melihat apa yang telah KU-kerjakan
diantara kamu. Bukalah hatimu supaya engkau menerima Kebenaran ini dan setia.
Walaupun AKU katakan pada malam ini, saatnya akan tiba penderitaan yang cukup
berat yang akan engkau terima di negaramu ini. Tetapi apabila engkau bersandar
kepada-KU, engkau terhindar dari segala pencobaan, segala kepedihan yang turun
di atas negaramu ini. Maka AKU ingin kepadamu, mulai malam ini dekatkanlah
dirimu kepada-KU dan jangan lagi bermain-main dengan dunia, bersatu dengan
dunia tetapi bersatulah dengan AKU Tuhan Allahmu untuk mengalahkan dunia.
Sampai bertemu lagi dalam doa. AKU
menunggumu dalam doamu dan sebutkan nama-KU Yesus, itulah nama yang Kuberikan
kepadamu maka engkau terhindar dari segala pencobaan yang datang dari dunia
ini. Sampai bertemu dalam doamu. AKU menunggumu siang dan malam, datanglah
anak-KU.
Salam
untuk kamu sekalian, salam kasih dan cintaKu yang sangat dalam untuk kamu
semuanya. Selamat malam.
Selamat
malam Ibu Maria, jawab umat.
Terima
kasih untuk kamu yang membuka hati bersama Agnes, bersama anak-anakKu yang
datang untuk melayani kamu.
Terima
kasih Ibu Maria, jawab umat.
Terima
kasih. Tapi Aku yang melayani kamu melalui mereka. Merekalah tangan-tanganKu
yang Ku-utus bagi kamu semuanya, untuk anak-anakKu di negara ini.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, berbahagialah engkau pada malam ini. Aku Ibu Maria datang
diantara kamu, semua ini terjadi karena seizin Allah. Allah mempunyai rencana
atas dunia ini anakKu, maka Aku diutus untuk mempersiapkan kamu dengan baik,
memulihkan kembali iman-imanmu yang sudah menipis, keyakinanmu, maka Aku datang
untuk menyegarkan kembali imanmu supaya engkau terbuka untuk Allah seutuhnya.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi semua yang ada di sini dan juga kamu Isak Doera anakKu yang Aku
kasihi, Aku mengasihi kamu. Aku mengutusmu untuk membimbing anak-anakKu. Di
mata dunia, akan dinyatakan itu semua supaya dunia melihat, engkau tidak
sendiri dalam melayani. Aku meminta kepada Allah, akan dipertobatkan para imam
supaya menyatu bersamaKu, bersama Agnes dan anak-anakKu untuk melayani karena
waktunya sudah hampir selesai.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi semua yang ada di sini. Saatnya akan datang kamu menerima
penderitaan tetapi bagi kamu bukan penderitaan, untuk suatu kekuatan bagi kamu
semuanya karena kamu sudah mengetahui rencana Allah akan memurnikan dunia ini.
Tetapi mereka yang menutup hati, tidak akan mendapatkan pengertian ini. Sungguh
Aku mengatakan kepadamu, sudah hampir selesai anakKu. Bumi ini akan digoncang,
akan digoncang ! Akan terjadilah porak poranda di bumi ini, dan juga negaramu,
sudah dimulai secara dunia. AnakKu jangan takut, yang lebih besar akan terjadi.
Nanti akan banyak manusia-manusia akan dibunuh, akan terjadi pertumpahan darah
di seluruh bumi dan juga negaramu ini. Mereka yang tidak percaya kepada Allah,
karena mereka mencari dunia, mendapatkan dari dunia dan juga buahnya dari
dunia. Itu sudah memulai untuk awal-awal. Persiapkanlah dirimu dengan baik.
AnakKu yang Aku kasihi, sekali lagi Aku mengatakan kepadamu, bertobatlah,
kembalilah kepada Allah. Engkau akan selamat dari segala peristiwa yang akan
turun ke bumi ini khususnya di negaramu. Tinggal sesaat lagi itu akan terjadi,
maka Aku datang memberitahu kepada kamu, kamu siap ya !
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, Aku sudah mengatakan, penderitaan akan silih berganti bukan
saja di negaramu, di seluruh bumi! Akan terjadi peperangan yang cukup besar.
Itu yang akan kamu hadapi. Bangsa akan melawan bangsa. Dan bangsa itu akan
menumpas bangsa; kebobrokan bangsa yang bermegah diri dengan dunia dan tidak
percaya kepada Allah. Allah memakai mereka. Jangan kau katakan, itu tidak akan
kau mengerti. Itu harus terjadi ! Bangsa melawan bangsa. Ada bangsa yang diutus
Allah untuk menyatakannya, untuk membongkarnya. Dinyatakan oleh Allah ! Jangan
kau pikirkan, tetapi itulah akan terjadi !
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, semua yang ada di sini, berbahagialah kau dengan sapaan Tuhan,
di mana Aku hadir diantara kamu, diantar oleh Kuasa Allah untuk bersaksi,
bersaksi ! Inilah nubuat dari Surga yang akan terjadi di bumi ini. Inilah Aku
Ibumu yang menyampaikan ini kepadamu.
Dan
saat-saat ini, jangan lagi kamu percaya; di sini ada Maria, di sana ada Tuhan,
di sini ada Malaikat, di sini orang Kudus. Tidak ada lagi anakKu. Jangan kamu
terkecoh. Itulah usaha-usaha para setan supaya kamu lupa tentang janji Tuhan
tentang keselamatan yang diberikan kepadamu. AnakKu yang Aku kasihi, apabila
engkau mendengarkan suara, janganlah engkau menerima suara itu dengan langsung
menerima, bawalah suara itu dalam doamu dan mintalah kepada Allah. Setan bisa
bersuara, dia juga roh tetapi roh yang tidak baik; roh kesesatan, roh jahat,
setanlah namanya. Anak-anakKu yang Aku kasihi, karena banyak, aku diberi ini,
aku diberi itu tapi buahnya menyesatkan.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, Aku datang melalui Agnes membawa kabar suka-cita ini kepadamu.
Ini dinyatakan karena inilah yang terakhir sampai pemurnian itu turun ke bumi
ini. Itu diberikan Allah di negaramu ini, melalui Agnes anak ini yang dipanggil
untuk kamu.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, Aku datang untuk membawa kamu kembali. Kembalilah anakKu,
kembalilah kepada Allah. Itu yang Aku katakan, itulah seruanKu. Kembalilah
anakKu! Bertobatlah, bertobatlah anakKu dengan sungguh-sungguh dan jangan lagi
mengulangi perbuatan-perbuatan yang datang dari dunia dan berjuanglah engkau
akan menemukan dan engkau mendapatkan kekuatan dari Allah. Anak-anakKu yang Aku
kasihi semua yang ada di sini, inilah kata-kataKu kepada kamu supaya engkau
merenungkan, bukan karena kamu takut hingga kamu bertobat. Bukan anakKu. Engkau
merenungkan, engkau bertobat karena kau cinta kepada Allah. Jangan karena
takut. Allah tidak menakuti dan tidak perlu ditakuti karena Allah adalah kasih
dan cinta. Anak-anakKu yang Aku kasihi, Allah jangan ditakuti karena Allah
sumber kebahagiaan untuk kamu semua sehingga kamu rindu untuk datang
kepada-NYA. Dan DIA juga mengunjungi kamu melalui kuasaNYA siang dan malam.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi dan kamu bersama Agnes, apabila tiba saatnya mereka memanggilmu
untuk mengetahui perjalananmu bersamaKu dalam kelompok ini, pergilah anakKu,
bersuka-cita dan bergembiralah dan katakanlah Kebenaran, tentang Kebenaran yang
sudah kamu terima bersama Aku Ibumu dan Tuhanmu dalam kelompok ini. Jangan kau
sembunyikan Kebenaran. Kalau itu benar katakanlah yang benar sebenar-benarnya,
supaya Allah bekerja dalam hidupmu. Jangan sekali-sekali kau berbohong dalam
Kebenaran, engkau akan mendapatkan dari dunia. AnakKu, Aku menyertaimu.
Terima
kasih Ibu Maria, jawab umat.
Terima
kasih untuk kamu semua yang ada di sini. Dan bagi kamu yang dipanggil, walaupun
engkau tidak selesai secara dunia. Tapi saatnya tiba engkau bersatu dengan para
imam, engkau akan menjadi imam pada saat itu untuk bekerja, untuk mengumpulkan
anak-anakKu dan mengembalikan kembali rohani mereka seperti semula. Jangan kau
kuatir tidak selesai. Tuhan selesaikan itu semuanya dalam panggilanmu dengan
sekejap. Itu semua akan terjadi diantara kamu. Dan bagi kamu yang akan
dipanggil pergilah anakKu, bersuka-citalah engkau. Sekian banyak manusia,
anak-anak Allah, tetapi kau dipilih, dipanggil menjadi kekasih Allah. Renungkan,
semua yang dipanggil, wanita atau pria dipanggil Allah, bukalah hatimu, bukalah
hatimu ! Siapa yang mengundurkan diri, bangkitlah kamu dan pergi dan jangan
lagi takut dengan keluargamu, doakan mereka. Karena mereka tidak bisa
menyelamatkan kamu, hanya Allah ! Itulah yang Aku sampaikan kepadamu. Dan kamu
semua berdoa untuk mereka semua yang dipanggil. Doakan mereka, persembahkan
kepada Allah. Itu satu kebersamaan, satu kasih dan cinta walaupun mereka
bersama Allah tapi kamu juga bergabung bersama mereka. Apa kamu bersedia?
Bersedia
Ibu Maria, jawab umat.
Harus
bersedia ! Tanpa diminta juga kamu melakukannya. Kalau kamu belum melakukan itu
kamu belum anak Tuhan yang baik. Kamu masih berpijak penuh dalam dunia ini. Itu
yang Aku katakan kepadamu.
Ibu Maria izinkan anakmu
bertanya, dalam kunjungan Bapak Yosef kepada ibu Agnes, Bapak Yosef mengatakan
agar kita yang menerima warta perjanjian masuk dalam perjanjian untuk bekerja.
Dapatkah Ibu Maria menerangkan lebih lanjut mengenai maksud kata-kata Bapak
Yosef ini bagi kami ?
AnakKu,
Bapak Yosef dipilih oleh Allah, yang sudah disatukan dengan Allah. Bapak Yosef
menerima tugas dari Allah dan janji bahwa Tuhan akan hadir ke bumi ini menjadi
manusia. Akulah yang dijanjikan itu oleh Allah. Sekali lagi, Aku menerangkan
kepadamu, Aku Ibumu, sebelum Aku lahir ke bumi ini rohKu ada, sudah bersama
Allah. Janji itu ditepati. Aku memberikan keterangan yang bisa engkau
renungkan, mengapa Bapak Yosef mengatakan ini kepada Agnes untuk disampaikan
kepadamu. Dia menerima tugas dan janji. Dia masuk dan bekerja dalam janji itu
sendiri, dalam perjalanan rohani. Bukan janji itu berjalan bersama dunia tetapi
berjalan dengan rohanimu. Masuklah kamu dengan janji, dengan rohanimu supaya
janji Allah dinyatakan yang telah disampaikan kepadamu, supaya banyak orang
menerima janji itu sendiri. Tetapi apabila kamu tidak masuk dalam janji itu
melalui rohanimu, engkau akan masuk dalam pikiranmu dan kamu tidak bekerja.
Bekerja dengan Allah adalah pekerjaan rohani, bukan bekerja seperti yang dilakukan
dunia secara tubuhmu yang fana itu sehingga engkau kelelahan karena
kegiatan-kegiatan dunia. Tapi engkau bekerja dengan Surga, engkau bahagia,
engkau sukacita, buahnya berlimpah dan banyak jiwa yang diselamatkan. Apa kamu
sudah mengerti?
Mengerti
Ibu Maria, jawab umat.
Sudah
cukup jauh mengerti?
Mengerti
Ibu Maria, jawab umat.
Kedalamannya?
Ya
Ibu Maria, jawab umat ragu-ragu.
Sungguh?
Sungguh Ibu
Maria, jawab umat.
Baiklah,
kalau kamu sungguh, terimalah janji itu dengan kesetiaanmu, kedekatanmu,
jagalah dirimu dengan baik dan berdoalah, dan saling mengasihi dan mencintai
dan melayani dalam hidupmu. Itu perjalanan rohani, tidak melelahkan. Semua itu
sudah dialami oleh mereka-mereka para Nabi, tentang janji itu. Mereka kerja
keras tetapi mereka tidak lelah. Ya mengerti?
Mengerti Ibu, jawab umat.
Terima kasih kalau kamu mengerti
ya! Dan Aku minta teruskanlah perjalanan ini. Sesampaimu. Pasti Allah akan
berkatimu sampai akhir itu tiba. Hampir selesai tugasmu anakKu. Nanti engkau
akan melihat dunia ini bagaimana. Engkau akan merasakan. Itulah sudah awal apa
yang akan terjadi. Alam-alam ini tidak lagi bersahabat dengan manusia tetapi
apabila itu terjadi, apabila itu sudah selesai, bumi dipulihkan kembali, penuh
bahagia, penuh suka-cita, Allah bersamamu. Jadi bumi ini dibereskan kembali
oleh Allah untuk kamu.
Terima kasih Ibu, jawab umat.
Terima kasih untuk kamu semuanya.
Janganlah kamu banyak berpikir, bagaimana dan bagaimana. Engkau tidak akan
sampai pengertian itu. Engkau tidak bisa mengerti kehendak Allah. Tapi apa yang
sudah kamu terima, jagalah dengan baik. Apa kamu mau?
Mau Ibu
Maria, jawab umat.
Terima kasih. Untuk di tempat ini,
sampaikanlah salamKu melalui doaKu untuk saudara-saudaramu. Apa kamu bersedia?
Bersedia
Ibu, jawab umat.
Apa kamu bekerja untuk
menyampaikan Kebenaran ini?
Kami mau Ibu, jawab umat.
Apa kamu takut?
Kami tidak
takut Ibu Maria, jawab umat.
Jangan
takut ! Kita bersama Allah. Jangan takut anakKu. Berkumpullah seperti ini dan
berdoalah seperti ini. Jangan kamu cukup sampai di sini saja kamu berkumpul.
Dan berilah waktu kamu berkumpul untuk mendoakan, untuk membicarakan Tuhan. Dan
Aku berjanji tanpa Agnes, Allah akan hadir, Aku juga Ibumu akan hadir diantara
kamu.
Terima kasih, jawab umat.
Terima
kasih. Boleh kamu mendengarkan apa yang telah Aku sampaikan! Cukup banyak!
Sudah sekian banyak, itu boleh diberikan lagi, direnungkan kembali di mana kamu
berkumpul. Biar kuasa Allah menerangi hatimu. Sudah sekian lama Aku bersamamu,
sudah cukup banyak Aku berbicara, renungkanlah apa yang telah Aku sampaikan
tentang pesan-pesan Allah bersamamu. Apa kamu mengerti maksudKu ini? Belum
mengerti?
Belum
mengerti Ibu, jawab sebagian umat.
Kamu belum mengerti?
Belum Ibu
Maria, jawab umat.
Apakah yang dimaksud Ibu agar kami membacakan kembali pesan-pesan yang
sudah disampaikan Ibu sebelumnya?
Bacakan
kembali, renungkan kedalamannya atas kehadiranKu ke negaramu ini supaya kamu
terhindar dari segala permasalahan yang ada di sekitarmu, dimanapun kau berada
khususnya dalam negaramu ini. Tolong sampaikan kepada anakKu dimanapun mereka
berada. Sampaikan, kerinduannya Kujawab. Dengarkanlah nasehat-nasehatKu yang
telah Kuberikan kepada kamu.
Akan kami
sampaikan Ibu Maria, jawab umat.
Terima
kasih untuk kamu semuanya. Baiklah anak-anakKu yang Aku kasihi, yang Aku
cintai, semua yang berkumpul di sini dan juga tolong sampaikan salamKu untuk
Herribertus, Alexius, kepada imam-imammu yang tertinggi yang akan menyelesaikan
perjalanan hidupmu bersama Aku dalam kelompok ini. SalamKu untuk dia.
Akan kami
sampaikan Ibu, jawab umat.
Sampaikan itu semuanya. Khusus untuk Heribertus, sesaat lagi dia
akan kembali untuk menyatu dengan kamu, untuk bekerja dalam perjalanan ini.
SalamKu, salamKu, rindunya Kujawab. Aku selalu menyertai dia melalui kuasa
Allah dimanapun dia berada. Itulah Kujawab kerinduannya kepadaKu. Sampaikan
salamKu untuknya.
Akan kami
sampaikan Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih dan juga kamu semua
yang ada di sini dengan semua apa yang telah Aku sampaikan, berjuanglah kamu
dan bekerjalah kamu. Pakailah waktu ini sebaik-baiknya untuk mengasihi dan
mencintai dan tidak ada lagi kekasaran diantara kamu tetapi kelembutan hati
dengan segala perkara yang kamu hadapi dan berdoalah bersama, khususnya kamu
dalam keluargamu, dalam kelompok dimanapun engkau berada. Nanti saatnya kau
mengerti apabila hari itu selesai siapa sudah masuk, kamu membuka hati, dia
akan bersatu tanpa disuruh dia akan berkumpul memuji Allah, dimana-mana di
seluruh tanah airmu ini. Inilah yang Aku katakan kepadamu supaya kamu siap di
saat hari itu tiba diantara kamu.
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
kuatlah kamu dalam doa mulai saat ini, supaya kamu tidak masuk dalam pencobaan
karena peristiwa demi peristiwa akan kamu hadapi di negaramu dan seluruh bumi,
sangat mengerikan. Akan banyak pertumpahan darah, penderitaan, menangis,
kelaparan, segala macam yang akan muncul bersatu dalam peristiwa itu, menjelang
hari pemurnian. Maka siaplah kamu dan jagalah dirimu dengan baik. Apa kamu mau?
Mau Ibu
Maria, jawab umat.
Terima kasih. Dimana kamu berdoa,
Aku Ibumu akan bersamamu dalam doa
Terima
kasih Ibu Maria, jawab umat.
Terima kasih. Mari satukan hati
dan doa pada malam ini bersama Aku Ibumu dan Aku satukan semua anakKu di bumi
ini, Kusatukan pada malam ini dalam doaKu bersama kamu. Mari kita berdoa dengan
hati yang terbuka, dengan hati yang pasrah kepada Allah.
Ya Allah yang mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu,
karena Engkau yang mempunyai
bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Terima
kasih anak-anakKu semua. Selamat berjuang, selamat bekerja. Aku minta mulai
hari ini kamu saling mengasihi, saling mencintai dalam keluargamu, sesamamu
dimanapun engkau berada. Bijaksanalah kamu menerima segala persoalan dan
bawalah dalam doaKu anakKu. Engkau tidak sendiri, Allahmu ada di surga maka
datanglah kepada DIA yang bisa menyelesaikan perkara-perkara yang kamu hadapi.
Terima kasih, anakKu Selamat malam untuk semuanya.
Selamat
malam Ibu, terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
---ooo0ooo---