Inilah
AKU sudah datang, anak-anak-Ku. Sadarilah sepenuhnya, AKU tidak meninggalkan
engkau sendiri dalam dunia ini, AKU menyertai kamu. Menyertai kamu sekalian.
Dan AKU minta, bukalah hatimu untuk-KU. Agar engkau merasakan sentuhan-KU.
Dimanapun engkau berada, engkau tahu AKU hadir dalam kehidupanmu.
Hai
anak-anak-Ku semua yang ada di sini, saatnya akan tiba, janji-KU segera
terlaksana karena AKU sudah melihat manusia jalan bersama dunia. Tapi kamu,
dekatkan dirimu kepada-KU karena AKU akan mengalahkan dunia ini. Siapapun ikut
dalam dunia ini, dia akan terseret bersama dunia. Hai kamu semua yang percaya
kepada-KU, setialah kamu! Inilah kuasa-KU, AKU mengatakan kepadamu pada malam
ini, ini AKU datang diantara kamu.
Jangan lagi kamu tidak percaya, apa yang telah KU-lakukan pada malam ini.
Siapakah yang bisa mengambilnya, hai anak-Ku? Dunia tidak bisa mengambilnya
karena AKU datang kepada kamu. Kamu adalah anak-anak-Ku dan milik-KU seutuhnya
!
Anak-anak-Ku
semua, dengan kehadiran-KU renungkanlah kembali, siapakah AKU dalam
kehidupanmu. AKU-lah yang menciptakan kamu dan kamu adalah anak-anak-Ku yang
AKU jaga; sepanjang hidupmu, AKU ada bersamamu. Bijaksanalah kamu untuk
memutuskan perkara-perkara yang kamu hadapi, sertakan AKU, maka engkau
mendapatkan keputusan yang membahagiakan dalam hidupmu. Anak-anak-Ku, sampai
bertemu dalam doamu, AKU menunggumu dan setia.
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat.
Salam
untukmu hai imamKu yang Aku kasihi. Terima kasih atas kehadiranmu bersama
anak-anak-Ku pada malam ini. Kerendahan hati akan melihat dan menerima
kemuliaan Allah. Terima kasih anak-Ku yang Aku kasihi.
Terima kasih Ibu Maria, jawab Romo Gani
SJ
Dan
kamu semua anak-anak-Ku yang Aku kasihi, selamat malam untuk kamu semuanya.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Ini Aku Ibumu Maria bersama Agnes, pada malam ini Aku datang untuk
menyapamu dan memberikan pengertian yang sangat dalam tentang perjalanan rohani
yang engkau harus terima dalam hidupmu.
Anak-anak-Ku yang Aku kasihi, semua yang berkumpul
di sini, Aku melihat banyak kepedihan yang sedang dialami olah anak-anak-Ku di
seluruh bumi. Penderitaan…, anak-Ku! Itulah pekerja-pekerja yang datang dari
dunia. Siapa anak-anak Allah, dia akan dicobai dari dunia! Tetapi siapa yang
percaya kepada dunia, dia terhindar dari segala pencobaan yang datang dari
dunia, karena mereka pengikut dunia.
Aku mengatakan benar, saatnya akan tiba. Itulah,
Aku datang ke bumi ini, seizin Allah. Aku sudah mengatakan banyak kepada dunia,
untuk mempersiapkan anak-anak-Ku dengan baik, tetapi ada yang menerima, ada
yang menolak, ada yang menghujat! Segala macam sikap dan tingkah-laku diberikan
dengan kehadiranKu di bumi ini. Anak-Ku, sudah sekian lama, Aku datang ke
negaramu ini melalui Agnes tapi Surga tetap bekerja bersama Aku Ibumu untuk
mempersiapkan kamu semua dengan baik. Masa sulit segera turun ke bumi ini!
Anak-Ku, jagalah dirimu dengan baik. Mulai saat ini engkau saling mengasihi,
saling mencintai, saling melayani. Anak-Ku, hukum yang engkau terima dari Allah
adalah hukum kasih dan cinta. Terimalah dengan baik. Itulah yang Aku katakan kepadamu.
Ini,
Aku Ibumu! Jangan kau bicara dalam hatimu! Ini, Aku Ibumu Maria. Berdoalah
anak-Ku, memohon kepada Allah yang sama, yang Aku sembah, yang engkau sembah.
Saat ini, kalau engkau sungguh sungguh membuka hati, engkau akan mendapatkan
pengertian. Berdoa, supaya engkau tidak masuk dalam pencobaan. Kebenaran bukan
untuk dipikirkan, Kebenaran diterima untuk direnungkan dan dibawa dalam doamu,
itu bijaksana! Jangan bicara dalam hatimu, kalau engkau tidak mengerti,
berdoalah anak-Ku. Sungguh Aku Ibu Maria, bukan datang dari dunia. Inilah
secara nyata, Aku mintakan kepada Allah, Aku ingin bicara dengan kamu, pesan
yang sangat penting bagimu karena hari itu segera turun! Anak-Ku, jangan
dipikirkan! Tapi setelah engkau mendengarkan ini semuanya, renungkanlah
perjalanan hidupmu. Mulailah bangkitlah kamu untuk memulai hidup baru. Anak-Ku,
saatnya bukan lagi bermain-main dengan dunia. Engkau melihat, dunia sedang
mengalami banyak penderitaan. Segera akan datang penderitaan yang sangat dalam;
seluruh bumi ini akan mengalami!
Berbahagialah,
engkau mendengarkan ini. Mereka.., tidak mendengarkan ini karena mereka bagian
dari dunia. Tentu tidak akan sanggup mendengarkan pesanKu ini.
Anak-anak-Ku
yang Aku kasihi semua yang berkumpul di sini, anak Allah dia harus mengerti
tentang kehendak Allah dalam kehidupannya dan menanggapi setiap saat dimanapun
kau berada, menanggapi sapaan Tuhan melalui kuasa-NYA, dengan segala macam cara
yang DIA lakukan untuk menyelamatkan kamu.
Anak-anak-Ku,
sejak awal, Aku sudah mengatakan tahun-tahun kepedihan akan turun ke negaramu
ini. Saat ini juga kamu merasakan penderitaan yang dibuat oleh dunia. Tetapi
percayalah anak-Ku, kamu menang bersama Aku Ibumu sampai saat itu tiba, apabila
engkau sungguh-sungguh berjuang dan memperbaiki dirimu menjadi anak Allah yang
baik dan berguna bagi saudara-saudaramu dimanapun kamu berada.
Anak-Ku
yang Aku kasihi, Aku sudah banyak mengatakan kepada kamu, sudah sekian lama Aku
bersamamu di negara ini. Siapapun yang dipanggil untuk bekerja, bukalah hatimu dan
jangan melihat ke belakang lagi, engkau tidak akan bisa bekerja dengan baik.
Lihatlah ke depan, Allahmu ada di depan! Ikuti DIA dengan baik! Setialah
kepada-NYA! Itu permintaanKu kepadamu. Damai.., damai anak-Ku. Damailah kamu!
Kalau engkau tidak bisa damai, maka semua itu akan dipergunakan oleh setan
untuk membuat kamu menderita dan jauh dari Allah.
Anak-Ku,
jangan kuatir lagi. Ini Aku Ibumu Maria yang berbicara bersama Agnes, melalui
Agnes! Bukan Agnes yang berbicara! Tolong kamu berdoa, anak-Ku. Jangan ragu,
engkau tidak disesatkan! Aku Ibumu yang bahagia, yang ada di Surga. Inilah isi
hati-Ku yang menyapa kamu! Dunia tidak bisa mengambil ini anak-Ku karena Allah
bersamaKu. Sudah cukup, jangan pikirkan lagi! Tapi dengarkanlah Aku saat ini
yang menyapa kamu, mau mengantarkan kamu, membawa kamu dalam kedamaian, dalam
sukacita. Dan Aku bersamamu berdoa, datang kepada Allah, supaya kamu dapat
bersatu dengan Allah dimanapun kamu berada.
Anak-anak-Ku
semua yang Aku kasihi, persiapkanlah dirimu dengan baik dan sampaikanlah
salamKu ini melalui doa yang telah Kuberikan kepadamu. Apakah engkau mau menyampaikan salamKu ini,
melalui doa-Ku untuk anak-anak-Ku?
Mau Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih, anak-anak-Ku. Aku berdoa dengan niat baikmu ini supaya saudara-saudaramu
akan bahagia seperti kamu. Supaya mereka tidak menderita dalam masa pencobaan
yang datang dari dunia ini, yang mencelakakan setiap manusia yang terlena dalam
kelemahannya. Anak-anak-Ku yang Aku kasihi, berkumpullah dan berdoalah seperti
ini terutama dalam keluargamu. Kalau engkau bersatu, setan tidak bisa ikut
campur tangan di dalam perjalanan doamu ini. Kalau engkau bersatu saling
mengasihi, tidak ada lagi saling menyalahkan antara satu dengan yang lain
karena kamu adalah anak-Ku yang sama. Siapapun yang percaya kepada DIA yang
bertahta di Surga - dialah anak-anak-Ku yang Aku kasihi - yaitu adalah Bapamu,
Bapa yang Maha Kuasa, Allah yang baik, Tuhan yang menyertai kehidupanmu.
Anak-anak-Ku,
Aku sudah bahagia! Kamu juga bahagia, anak-Ku. Marilah bersatu dengan Aku dalam
Kebenaran. Karena hidupKu diterangi oleh kuasa Allah, terang kasih dan cinta.
Aku dalam kemuliaan Allah, ada di Surga anak-anak-Ku. Aku Ibumu selalu berdoa
dan berdoa! Kami berdoa di Surga untuk dunia, supaya anak-anak-Ku di dunia ini
semuanya, yang ada di bumi ini semua selamat. Itu yang menjadi keinginanKu!
Hai
anak-Ku, berbahagialah engkau mempunyai Allah yang mengasihi kamu, menyayangi
kamu dan menunggu kamu. Itulah kerinduan Surga untuk kedatangan anak-anakNYA.
Bersatu dengan Surga, anak-Ku! Bersatulah kamu dengan Surga dalam kehidupanmu
karena engkau adalah anak-anak Allah, anak terang, menerangi dalam perjalanan
mereka yang ada dalam kegelapan. Hai anak-Ku, jadilah engkau saksi tentang
Allah! Jangan engkau menikmati hidupmu sendiri. Pergilah bersama-sama, saling
mengasihi diantara satu dengan yang lain.
Anak-anak-Ku,
tidak ada perbedaan di mata Tuhan. Semua sama! Kamu diciptakan untuk memuliakan
Allah, untuk saling mengasihi di bumi ini. Maka Aku minta kepadamu, mulai saat
ini rendah hatilah kamu, supaya engkau menyadari kelemahanmu masing-masing.
Jangan sampai kelemahanmu sehingga engkau terseret ke dalam dunia ini yang
menyesatkan. Bawalah hatimu dimanapun engkau berada. Berbicaralah dengan hatimu
dimanapun kau berada. Dengan pikiran dan perasaan, tidak menyelesaikan segala
persoalan yang kau hadapi. Tetapi berangkatlah dengan hatimu, karena hatimu
milik Allah, bersatu dengan Allah! Inilah yang Aku nyatakan kepada kamu.
Anak-anak-Ku
yang Aku kasihi, ini Aku Ibumu. Aku mengirimkan isi hati-Ku diantar oleh kuasa
Allah. Kini Aku ada di Surga, anak-Ku! Ini isi hati-Ku melalui Agnes. Engkau
mendengarkan Aku melalui Agnes, anak ini yang Aku panggil, yang Kumintakan
kepada Allah. Dipersiapkan dengan baik dari kehidupannya dari dunia,
diselamatkan oleh Allah supaya dia bisa merasakan betapa Allah mengasihi
hidupnya dalam kehidupannya sepenuhnya. Anak-Ku, Agnes diberikan kepada kamu.
Agnes, diberikan kepada kamu untuk menyampaikan isi hati Allah dan Aku Ibumu,
supaya engkau tahu Allah merindukan kamu semuanya! Terima kasih untuk kamu
semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Kalau engkau mengerti berterima kasih, berbuatlah, nyatakanlah hidupmu
dan mau berbuat bagi Allah dan berguna di sekitarmu, dimanapun kamu berada.
Nyatakan anak-Ku! Supaya Allah dimuliakan, dicari setiap manusia yang ingin
selamat. Anak-anak-Ku, apakah engkau sudah mengerti, apa yang Aku katakan
kepadamu pada malam ini?
Ya kami mengerti, Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih untuk kamu semuanya. Dan Aku minta berdoalah seperti ini. Berkumpullah
kamu! Dimana kamu berkumpul dan berdoa dan saling melayani antara satu dengan
yang lain, Allah akan hadir, Aku Ibumu hadir di tengah-tengah kamu. Tanpa
Agnes, semua akan terjadi! Agnes hanya memulai membuka jalan bagimu, seterusnya
kamu yang meneruskan dan menikmati bersama Allah. Apa kamu mengerti?
Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Apakah kamu mau berkumpul seperti ini dan berdoa?
Kami mau Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih, anak-Ku. Terima kasih. Terutama dalam keluargamu, itu yang terpenting!
Jangan biarkan kuasa-kuasa kegelapan keluar-masuk dalam kehidupanmu, di dalam
rumahmu. Aku minta, jaga keluargamu dalam rumahmu dengan doamu, dengan kasihmu,
dengan cintamu, dengan pelayananmu, maka rumahmu akan selamat dari segala
pencobaan yang datang dari dunia ini.
Terima
kasih, terima kasih anak-anak-Ku, inilah Aku sampaikan kepada kamu. Dan Aku
terima kasih kepadamu, hai imamKu yang Aku kasihi. Selama ini, Aku selalu
menyertaimu. Aku, Ibu Maria menyertai semua imam yang bersatu dengan Allah! Aku
bekerja bersama para imam untuk melayani anak-anak-Ku walaupun para imam
sebagian tidak mengerti, ikut campur-tanganKu dalam kehidupanmu untuk melayani anak-anak-Ku.
Dan Aku minta kepadamu, bimbinglah mereka, layanilah anak-anak-Ku. Kumpulkan
mereka, lindungi mereka! Melalui imanmu yang telah diberikan Allah bagimu.
Engkau mempunyai kekuatan sebagai seorang imam. Engkau mempunyai kekuatan dari
Allah untuk melindungi anak-anak-Ku. Maka, Aku minta kepadamu, teruskanlah
perjalanan ini untuk anak-anak-Ku semua dimana kamu bekerja untuk anak-anak-Ku.
Aku berdoa agar kamu kuat, tetap setia dan selalu mempunyai kerendahan hati
dengan segala persoalan yang kau terima dalam hidupmu, maka engkau dapat
melakukan dan memutuskan dengan bijaksana. Karena kerendahan hatimu, kuasa
Allah bekerja dalam kehidupanmu. Hai imamKu, yang Aku kasihi Aku berterima
kasih kepadamu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab imam.
Terima
kasih, anak-Ku. Engkau telah mengumpulkan mereka dan menjaga mereka dan
mendampingi mereka dan membiarkan mereka berdoa. Engkau mendapatkan lebih dari
mereka yang menutup hatinya sebagai seorang imam.
Terima kasih Ibu Maria, jawab imam.
Terima
kasih. Dan engkau mempunyai tugas. Saatnya akan datang, engkau mengumpulkan
kembali anak-anak-Ku seperti ini, seperti semula, engkau satukan dan engkau
bekerja sebagai seorang imam untuk membawa mereka kembali, memuliakan Allah
seperti ini. Saatnya akan tiba dan kuatkan hatimu karena Allah sudah
mengalahkan dunia. Itu, engkau harus mengerti! Terima kasih, hai imamKu. Aku
mengasihimu sepanjang hidupmu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab imam.
Terima
kasih. Dan kamu anak-anak-Ku semua, terima kasih kamu berkumpul pada malam ini.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Aku
berdoa, supaya kamu semua tetap seperti ini.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Baiklah,
anak-Ku kalau engkau sudah mengerti, mari kita kembali bersatu dalam doa
bersama Aku Ibumu pada malam ini. Mari kita berdoa dengan hati. Nyatakan doa
ini dengan hatimu yang sangat dalam karena engkau berbicara dengan Allah,
ketemu dengan Allah. Berbicaralah dengan baik dan jagalah mulutmu! Berbicaralah
dengan bahasa yang baik, yang membahagiakan setiap saudara-saudaramu dimanapun
mereka berada. Mulut, untuk memuliakan Allah! Jaga dengan baik! Apa engkau
mengerti?
Mengerti Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan
kepada-Mu
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Selamat kamu berjuang dalam doa, anak-anak-Ku.
Selamat engkau melayani dengan kasih dan cinta, yang ditanamkan di dasar hatimu
oleh Allah, bekal dalam perjalanan hidupmu dalam dunia, untuk mengalahkan
dunia.
Dan Aku berdoa anak-Ku, untuk anak-anak-Ku semua
di seluruh bumi ini karena bencana segera turun ke bumi ini! Engkau akan
menghadapi itu tetapi hadapilah dengan kepasrahan anak-Ku, supaya engkau tidak
takut. Itulah pesanKu kepada kamu semuanya dan pakailah doa-Ku ini, satukan
dengan doamu untuk menjadi suatu kekuatan di dalam perjalanan ini. Terima
kasih, anak-anak-Ku. Selamat malam untuk kamu semua.
Terima kasih, Ibu Maria, selamat malam,
jawab umat serentak.
Terima
kasih, imamKu. Mari kita bersatu dalam doa supaya engkau dapat melaksanakan
tugasmu dengan baik untuk anak-anak-Ku semuanya, kuserahkan kepadamu. Selamat
malam untukmu.
Selamat malam Ibu Maria, jawab imam.
---ooo0ooo---