Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Keluarga Joseph Solang, Klender - Jakarta,  30 September 2001

 

 

Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)

 

Inilah AKU sudah datang, anak-anak-Ku. Sadarilah sepenuhnya, AKU tidak meninggalkan engkau sendiri dalam dunia ini, AKU menyertai kamu. Menyertai kamu sekalian. Dan AKU minta, bukalah hatimu untuk-KU. Agar engkau merasakan sentuhan-KU. Dimanapun engkau berada, engkau tahu AKU hadir dalam kehidupanmu.

 

Hai anak-anak-Ku semua yang ada di sini, saatnya akan tiba, janji-KU segera terlaksana karena AKU sudah melihat manusia jalan bersama dunia. Tapi kamu, dekatkan dirimu kepada-KU karena AKU akan mengalahkan dunia ini. Siapapun ikut dalam dunia ini, dia akan terseret bersama dunia. Hai kamu semua yang percaya kepada-KU, setialah kamu! Inilah kuasa-KU, AKU mengatakan kepadamu pada malam ini,  ini AKU datang diantara kamu. Jangan lagi kamu tidak percaya, apa yang telah KU-lakukan pada malam ini. Siapakah yang bisa mengambilnya, hai anak-Ku? Dunia tidak bisa mengambilnya karena AKU datang kepada kamu. Kamu adalah anak-anak-Ku dan milik-KU seutuhnya !

 

Anak-anak-Ku semua, dengan kehadiran-KU renungkanlah kembali, siapakah AKU dalam kehidupanmu. AKU-lah yang menciptakan kamu dan kamu adalah anak-anak-Ku yang AKU jaga; sepanjang hidupmu, AKU ada bersamamu. Bijaksanalah kamu untuk memutuskan perkara-perkara yang kamu hadapi, sertakan AKU, maka engkau mendapatkan keputusan yang membahagiakan dalam hidupmu. Anak-anak-Ku, sampai bertemu dalam doamu, AKU menunggumu dan setia.

 

Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat.

 

Pesan Ibu Maria

 

Salam untukmu hai imamKu yang Aku kasihi. Terima kasih atas kehadiranmu bersama anak-anak-Ku pada malam ini. Kerendahan hati akan melihat dan menerima kemuliaan Allah. Terima kasih anak-Ku yang Aku kasihi.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab Romo Gani SJ

 

Dan kamu semua anak-anak-Ku yang Aku kasihi, selamat malam untuk kamu semuanya.

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.

Terima kasih. Ini Aku Ibumu Maria bersama Agnes, pada malam ini Aku datang untuk menyapamu dan memberikan pengertian yang sangat dalam tentang perjalanan rohani yang engkau harus terima dalam hidupmu.

 

Anak-anak-Ku yang Aku kasihi, semua yang berkumpul di sini, Aku melihat banyak kepedihan yang sedang dialami olah anak-anak-Ku di seluruh bumi. Penderitaan…, anak-Ku! Itulah pekerja-pekerja yang datang dari dunia. Siapa anak-anak Allah, dia akan dicobai dari dunia! Tetapi siapa yang percaya kepada dunia, dia terhindar dari segala pencobaan yang datang dari dunia, karena mereka pengikut dunia.

 

Aku mengatakan benar, saatnya akan tiba. Itulah, Aku datang ke bumi ini, seizin Allah. Aku sudah mengatakan banyak kepada dunia, untuk mempersiapkan anak-anak-Ku dengan baik, tetapi ada yang menerima, ada yang menolak, ada yang menghujat! Segala macam sikap dan tingkah-laku diberikan dengan kehadiranKu di bumi ini. Anak-Ku, sudah sekian lama, Aku datang ke negaramu ini melalui Agnes tapi Surga tetap bekerja bersama Aku Ibumu untuk mempersiapkan kamu semua dengan baik. Masa sulit segera turun ke bumi ini! Anak-Ku, jagalah dirimu dengan baik. Mulai saat ini engkau saling mengasihi, saling mencintai, saling melayani. Anak-Ku, hukum yang engkau terima dari Allah adalah hukum kasih dan cinta. Terimalah dengan baik. Itulah yang Aku katakan kepadamu.

 

Ini, Aku Ibumu! Jangan kau bicara dalam hatimu! Ini, Aku Ibumu Maria. Berdoalah anak-Ku, memohon kepada Allah yang sama, yang Aku sembah, yang engkau sembah. Saat ini, kalau engkau sungguh sungguh membuka hati, engkau akan mendapatkan pengertian. Berdoa, supaya engkau tidak masuk dalam pencobaan. Kebenaran bukan untuk dipikirkan, Kebenaran diterima untuk direnungkan dan dibawa dalam doamu, itu bijaksana! Jangan bicara dalam hatimu, kalau engkau tidak mengerti, berdoalah anak-Ku. Sungguh Aku Ibu Maria, bukan datang dari dunia. Inilah secara nyata, Aku mintakan kepada Allah, Aku ingin bicara dengan kamu, pesan yang sangat penting bagimu karena hari itu segera turun! Anak-Ku, jangan dipikirkan! Tapi setelah engkau mendengarkan ini semuanya, renungkanlah perjalanan hidupmu. Mulailah bangkitlah kamu untuk memulai hidup baru. Anak-Ku, saatnya bukan lagi bermain-main dengan dunia. Engkau melihat, dunia sedang mengalami banyak penderitaan. Segera akan datang penderitaan yang sangat dalam; seluruh bumi ini akan mengalami!

 

Berbahagialah, engkau mendengarkan ini. Mereka.., tidak mendengarkan ini karena mereka bagian dari dunia. Tentu tidak akan sanggup mendengarkan pesanKu ini.

 

Anak-anak-Ku yang Aku kasihi semua yang berkumpul di sini, anak Allah dia harus mengerti tentang kehendak Allah dalam kehidupannya dan menanggapi setiap saat dimanapun kau berada, menanggapi sapaan Tuhan melalui kuasa-NYA, dengan segala macam cara yang DIA lakukan untuk menyelamatkan kamu.

 

Anak-anak-Ku, sejak awal, Aku sudah mengatakan tahun-tahun kepedihan akan turun ke negaramu ini. Saat ini juga kamu merasakan penderitaan yang dibuat oleh dunia. Tetapi percayalah anak-Ku, kamu menang bersama Aku Ibumu sampai saat itu tiba, apabila engkau sungguh-sungguh berjuang dan memperbaiki dirimu menjadi anak Allah yang baik dan berguna bagi saudara-saudaramu dimanapun kamu berada.

 

Anak-Ku yang Aku kasihi, Aku sudah banyak mengatakan kepada kamu, sudah sekian lama Aku bersamamu di negara ini. Siapapun yang dipanggil untuk bekerja, bukalah hatimu dan jangan melihat ke belakang lagi, engkau tidak akan bisa bekerja dengan baik. Lihatlah ke depan, Allahmu ada di depan! Ikuti DIA dengan baik! Setialah kepada-NYA! Itu permintaanKu kepadamu. Damai.., damai anak-Ku. Damailah kamu! Kalau engkau tidak bisa damai, maka semua itu akan dipergunakan oleh setan untuk membuat kamu menderita dan jauh dari Allah.

 

Anak-Ku, jangan kuatir lagi. Ini Aku Ibumu Maria yang berbicara bersama Agnes, melalui Agnes! Bukan Agnes yang berbicara! Tolong kamu berdoa, anak-Ku. Jangan ragu, engkau tidak disesatkan! Aku Ibumu yang bahagia, yang ada di Surga. Inilah isi hati-Ku yang menyapa kamu! Dunia tidak bisa mengambil ini anak-Ku karena Allah bersamaKu. Sudah cukup, jangan pikirkan lagi! Tapi dengarkanlah Aku saat ini yang menyapa kamu, mau mengantarkan kamu, membawa kamu dalam kedamaian, dalam sukacita. Dan Aku bersamamu berdoa, datang kepada Allah, supaya kamu dapat bersatu dengan Allah dimanapun kamu berada.

 

Anak-anak-Ku semua yang Aku kasihi, persiapkanlah dirimu dengan baik dan sampaikanlah salamKu ini melalui doa yang telah Kuberikan kepadamu.  Apakah engkau mau menyampaikan salamKu ini, melalui doa-Ku untuk anak-anak-Ku?

 

Mau Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih, anak-anak-Ku. Aku berdoa dengan niat baikmu ini supaya saudara-saudaramu akan bahagia seperti kamu. Supaya mereka tidak menderita dalam masa pencobaan yang datang dari dunia ini, yang mencelakakan setiap manusia yang terlena dalam kelemahannya. Anak-anak-Ku yang Aku kasihi, berkumpullah dan berdoalah seperti ini terutama dalam keluargamu. Kalau engkau bersatu, setan tidak bisa ikut campur tangan di dalam perjalanan doamu ini. Kalau engkau bersatu saling mengasihi, tidak ada lagi saling menyalahkan antara satu dengan yang lain karena kamu adalah anak-Ku yang sama. Siapapun yang percaya kepada DIA yang bertahta di Surga - dialah anak-anak-Ku yang Aku kasihi - yaitu adalah Bapamu, Bapa yang Maha Kuasa, Allah yang baik, Tuhan yang menyertai kehidupanmu.

 

Anak-anak-Ku, Aku sudah bahagia! Kamu juga bahagia, anak-Ku. Marilah bersatu dengan Aku dalam Kebenaran. Karena hidupKu diterangi oleh kuasa Allah, terang kasih dan cinta. Aku dalam kemuliaan Allah, ada di Surga anak-anak-Ku. Aku Ibumu selalu berdoa dan berdoa! Kami berdoa di Surga untuk dunia, supaya anak-anak-Ku di dunia ini semuanya, yang ada di bumi ini semua selamat. Itu yang menjadi keinginanKu!

 

Hai anak-Ku, berbahagialah engkau mempunyai Allah yang mengasihi kamu, menyayangi kamu dan menunggu kamu. Itulah kerinduan Surga untuk kedatangan anak-anakNYA. Bersatu dengan Surga, anak-Ku! Bersatulah kamu dengan Surga dalam kehidupanmu karena engkau adalah anak-anak Allah, anak terang, menerangi dalam perjalanan mereka yang ada dalam kegelapan. Hai anak-Ku, jadilah engkau saksi tentang Allah! Jangan engkau menikmati hidupmu sendiri. Pergilah bersama-sama, saling mengasihi diantara satu dengan yang lain.

 

Anak-anak-Ku, tidak ada perbedaan di mata Tuhan. Semua sama! Kamu diciptakan untuk memuliakan Allah, untuk saling mengasihi di bumi ini. Maka Aku minta kepadamu, mulai saat ini rendah hatilah kamu, supaya engkau menyadari kelemahanmu masing-masing. Jangan sampai kelemahanmu sehingga engkau terseret ke dalam dunia ini yang menyesatkan. Bawalah hatimu dimanapun engkau berada. Berbicaralah dengan hatimu dimanapun kau berada. Dengan pikiran dan perasaan, tidak menyelesaikan segala persoalan yang kau hadapi. Tetapi berangkatlah dengan hatimu, karena hatimu milik Allah, bersatu dengan Allah! Inilah yang Aku nyatakan kepada kamu.

 

Anak-anak-Ku yang Aku kasihi, ini Aku Ibumu. Aku mengirimkan isi hati-Ku diantar oleh kuasa Allah. Kini Aku ada di Surga, anak-Ku! Ini isi hati-Ku melalui Agnes. Engkau mendengarkan Aku melalui Agnes, anak ini yang Aku panggil, yang Kumintakan kepada Allah. Dipersiapkan dengan baik dari kehidupannya dari dunia, diselamatkan oleh Allah supaya dia bisa merasakan betapa Allah mengasihi hidupnya dalam kehidupannya sepenuhnya. Anak-Ku, Agnes diberikan kepada kamu. Agnes, diberikan kepada kamu untuk menyampaikan isi hati Allah dan Aku Ibumu, supaya engkau tahu Allah merindukan kamu semuanya! Terima kasih untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih. Kalau engkau mengerti berterima kasih, berbuatlah, nyatakanlah hidupmu dan mau berbuat bagi Allah dan berguna di sekitarmu, dimanapun kamu berada. Nyatakan anak-Ku! Supaya Allah dimuliakan, dicari setiap manusia yang ingin selamat. Anak-anak-Ku, apakah engkau sudah mengerti, apa yang Aku katakan kepadamu pada malam ini?

 

Ya kami mengerti, Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih untuk kamu semuanya. Dan Aku minta berdoalah seperti ini. Berkumpullah kamu! Dimana kamu berkumpul dan berdoa dan saling melayani antara satu dengan yang lain, Allah akan hadir, Aku Ibumu hadir di tengah-tengah kamu. Tanpa Agnes, semua akan terjadi! Agnes hanya memulai membuka jalan bagimu, seterusnya kamu yang meneruskan dan menikmati bersama Allah. Apa kamu mengerti?

 

Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih. Apakah kamu mau berkumpul seperti ini dan berdoa?

 

Kami mau Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih, anak-Ku. Terima kasih. Terutama dalam keluargamu, itu yang terpenting! Jangan biarkan kuasa-kuasa kegelapan keluar-masuk dalam kehidupanmu, di dalam rumahmu. Aku minta, jaga keluargamu dalam rumahmu dengan doamu, dengan kasihmu, dengan cintamu, dengan pelayananmu, maka rumahmu akan selamat dari segala pencobaan yang datang dari dunia ini.

 

Terima kasih, terima kasih anak-anak-Ku, inilah Aku sampaikan kepada kamu. Dan Aku terima kasih kepadamu, hai imamKu yang Aku kasihi. Selama ini, Aku selalu menyertaimu. Aku, Ibu Maria menyertai semua imam yang bersatu dengan Allah! Aku bekerja bersama para imam untuk melayani anak-anak-Ku walaupun para imam sebagian tidak mengerti, ikut campur-tanganKu dalam kehidupanmu untuk melayani anak-anak-Ku. Dan Aku minta kepadamu, bimbinglah mereka, layanilah anak-anak-Ku. Kumpulkan mereka, lindungi mereka! Melalui imanmu yang telah diberikan Allah bagimu. Engkau mempunyai kekuatan sebagai seorang imam. Engkau mempunyai kekuatan dari Allah untuk melindungi anak-anak-Ku. Maka, Aku minta kepadamu, teruskanlah perjalanan ini untuk anak-anak-Ku semua dimana kamu bekerja untuk anak-anak-Ku. Aku berdoa agar kamu kuat, tetap setia dan selalu mempunyai kerendahan hati dengan segala persoalan yang kau terima dalam hidupmu, maka engkau dapat melakukan dan memutuskan dengan bijaksana. Karena kerendahan hatimu, kuasa Allah bekerja dalam kehidupanmu. Hai imamKu, yang Aku kasihi Aku berterima kasih kepadamu.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab imam.

 

Terima kasih, anak-Ku. Engkau telah mengumpulkan mereka dan menjaga mereka dan mendampingi mereka dan membiarkan mereka berdoa. Engkau mendapatkan lebih dari mereka yang menutup hatinya sebagai seorang imam.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab imam.

 

Terima kasih. Dan engkau mempunyai tugas. Saatnya akan datang, engkau mengumpulkan kembali anak-anak-Ku seperti ini, seperti semula, engkau satukan dan engkau bekerja sebagai seorang imam untuk membawa mereka kembali, memuliakan Allah seperti ini. Saatnya akan tiba dan kuatkan hatimu karena Allah sudah mengalahkan dunia. Itu, engkau harus mengerti! Terima kasih, hai imamKu. Aku mengasihimu sepanjang hidupmu.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab imam.

 

Terima kasih. Dan kamu anak-anak-Ku semua, terima kasih kamu berkumpul pada malam ini.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Aku berdoa, supaya kamu semua tetap seperti ini.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Baiklah, anak-Ku kalau engkau sudah mengerti, mari kita kembali bersatu dalam doa bersama Aku Ibumu pada malam ini. Mari kita berdoa dengan hati. Nyatakan doa ini dengan hatimu yang sangat dalam karena engkau berbicara dengan Allah, ketemu dengan Allah. Berbicaralah dengan baik dan jagalah mulutmu! Berbicaralah dengan bahasa yang baik, yang membahagiakan setiap saudara-saudaramu dimanapun mereka berada. Mulut, untuk memuliakan Allah! Jaga dengan baik! Apa engkau mengerti?

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Mari satukan hatimu dengan Aku Ibumu. Mari kita berdoa.

 

Ya Allah yang Mahakuasa,

pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini

dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.

 

Selamat kamu berjuang dalam doa, anak-anak-Ku. Selamat engkau melayani dengan kasih dan cinta, yang ditanamkan di dasar hatimu oleh Allah, bekal dalam perjalanan hidupmu dalam dunia, untuk mengalahkan dunia.

 

Dan Aku berdoa anak-Ku, untuk anak-anak-Ku semua di seluruh bumi ini karena bencana segera turun ke bumi ini! Engkau akan menghadapi itu tetapi hadapilah dengan kepasrahan anak-Ku, supaya engkau tidak takut. Itulah pesanKu kepada kamu semuanya dan pakailah doa-Ku ini, satukan dengan doamu untuk menjadi suatu kekuatan di dalam perjalanan ini. Terima kasih, anak-anak-Ku. Selamat malam untuk kamu semua.

 

Terima kasih, Ibu Maria, selamat malam, jawab umat serentak.

 

Terima kasih, imamKu. Mari kita bersatu dalam doa supaya engkau dapat melaksanakan tugasmu dengan baik untuk anak-anak-Ku semuanya, kuserahkan kepadamu. Selamat malam untukmu.

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab imam.

 

---ooo0ooo---