Doa
Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di
Muntilan, 2 September 2001 (siang)
AKU-lah
yang datang diantara kamu. Inilah kuasa-KU, anak-anak-Ku. Karena AKU mau
nyatakan kepada kamu sekalian, AKU akan menyertai kamu dimanapun engkau berada.
Jangan takut karena dunia, AKU ada bersamamu. Setialah anak-KU! Setialah kamu
semuanya apapun yang kamu hadapi dalam dunia ini, bawalah kepada-KU karena AKU
sanggup menyelesaikan semua perkara yang kamu hadapi dalam hidupmu.
Sampai
bertemu lagi dalam doamu dan AKU menunggumu siang dan malam dengan penuh
kesabaran agar kamu selalu datang kepada-KU. AKU-lah kekuatanmu! Sampai bertemu
kembali anak-KU.
Pesan Ibu Maria
Salam
untukmu semua anak-anak-Ku yang Aku kasihi, yang berkumpul di tempat ini,
selamat siang untuk kamu semuanya.
Selamat siang Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih anak-Ku. Siang adalah terang! Itu harus ada dalam hatimu yang paling
dalam supaya engkau berjalan dalam kegelapan, engkau tidak terjatuh karena
terang itu ada dalam hatimu. Terang itu adalah Allah sendiri dalam kehidupanmu.
Anak-anak-Ku, terima kasih untuk kamu semua yang berkumpul di sini bersama
Agnes, yang mereka yang melayani kamu semua, Aku mengucapkan terima kasih.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Berjuanglah, anak-Ku. Berjuanglah kamu untuk melayani anak-anak-Ku!
Ya Ibu Maria, jawab umat yang melayani.
Karena
Aku tidak pernah meninggalkan kamu sendiri di dalam pelayananmu ini.
Anak-anak-Ku, inilah Agnes yang sudah datang diantara kamu dan menyampaikan isi
hati-Ku kepada kamu yang ada di sini. Anak-anak-Ku, kamu sudah mendengarkan.
Mereka menyampaikan tentang Kebenaran, tentang Tuhan, tentang Aku. Tentang
Kebenaran! Dimana engkau berada, engkau harus mendapatkan Kebenaran itu supaya engkau tidak terlena
dengan dunia.
Anak-anak-Ku,
Akulah Ibu Maria bersama Agnes, Aku menyapamu. Saat ini juga Aku ada di Surga.
Inilah tanda kasihKu, Kumintakan kepada Allah supaya Aku bisa bertemu dengan
kamu, menyapa kamu melalui Agnes ini. Anak-anak-Ku, berbahagialah kamu.
Teruskanlah kamu berdoa seperti ini, berkumpul bersama, saling mendoakan,
saling melayani, itulah kekuatanmu. Apakah kamu mau melanjutkan ini semuanya?
Ya Ibu, kami mau, jawab umat serentak.
Dan
percayalah, dimana kamu berkumpul nanti, Allah akan hadir diantara kamu dan Aku
Ibumu juga hadir diantara kamu, walaupun Agnes dan mereka tidak ada diantara
kamu. Mereka hanya alat bagi kami untuk menyalurkan isi hati kami dari Surga
untuk kamu semuanya. Inilah caraKu yang terakhir bagi dunia. Aku datang ke
dunia menemui anak-anak-Ku dan kamu juga saat ini. Aku mempersiapkan kamu
dengan baik supaya engkau bahagia dalam segala hal, apapun yang kau hadapi saat
ini terutama apabila hari pemurnian itu turun ke bumi ini engkau tidak takut
lagi. Engkau bahagia dan menerima dan menunggunya dengan suka-cita.
Anak-anak-Ku, Akulah Ibu Maria, Aku datang diantara kamu. Apa kamu mengerti?
Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Aku Ibumu, bukan Agnes! Aku Ibumu yang datang, yang berbicara bersama
kamu. Ini isi hatiKu melalui Agnes untuk kamu semuanya.
Anak-anak-Ku
semua yang Aku kasihi, Aku berdoa untukmu. Engkau tidak sendiri anak-Ku, engkau
tidak sendiri mengalami segala persoalan yang kamu hadapi. Hiduplah kamu dalam
doa dalam keluargamu. Mulai saat ini saling mengasihi dan mencintai. Ciptakan
damai dalam keluargamu supaya kamu kuat menghadapi segala masalah yang datang
dari dunia, yang mengejar anak-anak Allah untuk dijatuhkan dalam dosa untuk
dipisahkan dari kasih Allah. Tidak! Aku datang bersama kamu untuk mengalahkan
itu semuanya.
Anak-anak-Ku,
engkau tidak terjepit lagi oleh dunia ini. Engkau Kubebaskan dari dunia ini,
itulah doa-Ku yang Kumohonkan kepada Allah. Anak-anak-Ku, merdekalahlah kamu!
Merdekalah kamu! Berbuatlah, karena kamu anak merdeka! Kamu bisa berdoa
dimanapun kamu berada. Jangan takut. Jangan takut anak-Ku! Percaya! Dunia tidak
akan bisa melukai segala perjalananmu, kehidupanmu. Allah menyertai kamu
sekalian. Percaya, apabila kamu mau bekerjasama dengan Aku Ibumu untuk
menyampaikan kabar baik ini supaya anak-anak-Ku kembali kepada Allah. Apakah kamu mau? Lakukan..! Lakukan dengan
hatimu! Sampaikan salamKu melalui doa-Ku kepada saudara-saudaramu di tempat ini
yang tidak hadir diantara kamu pada saat ini. Dan kepada imammu, sampaikan
salamKu, cinta-Ku kepada dia.
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih dan sampaikan pesan-pesanKu kepadanya dan doa-Ku juga kepadanya. Apakah
kamu berani melakukan itu? Apakah kamu berani melakukan itu? Apa kamu takut?
Tidak Ibu Maria, jawab umat serentak.
Anak-anak-Ku,
jangan dalam keraguan mengatakan Kebenaran! Kebenaran seutuhnya diucapkan
melalui kepasrahanmu, isi hatimu! Kau mengatakan, Aku melakukannya itu! Tetapi
kala kau dalam keraguan, kamu tidak akan mendapatkan apa-apa dalam kamu
melakukan ini semuanya. Utuh, anak-Ku! Kebenaran utuh disampaikan di seluruh
jiwa dan ragamu. Kebenaran itu yang kau
sampaikan adalah tentang Allah yang kau sampaikan, bukan dunia.
Kamu
jangan ragu! Sampaikan kepada imammu dan juga kepada mereka saudara-saudaramu
di tempat ini! Sampaikan! Apa kamu masih dalam keraguan?
Tidak Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Terima kasih anak-anak-Ku. Segala sesuatu dalam keraguan, engkau akan
kecewa. Keraguan bagian dari dunia, tetapi masuk dalam kepasrahan, melakukan
dan menyampaikan Kebenaran tentang cinta Allah dalam kehidupan, sempurnalah
yang kau sampaikan kepada saudara-saudaramu! Sehingga dia boleh mendapatkan apa
yang kau sampaikan dalam Kebenaran ini. Apa kamu sudah mengerti?
Sudah Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Terima kasih, anak-Ku. Jangan takut! Takut bagian dunia! Keraguan bagian
dunia! Kenapa takut? Kamu mempunyai Allah di Surga! Tidak perlu takut! Tuhan
akan membela anak-anakNYA di dalam Kebenaran. Itu yang Kusampaikan kepadamu.
Anak-anak-Ku, masih ada kamu merasa ketakutan. Tapi engkau datang kepada
kelompok ini mempunyai suatu tujuan pribadimu, keinginanmu, hanya itu. Banyak
anak-anak-Ku datang kepada kelompok ini, dia tidak mau menderita, dia tidak mau
bekerja, dia tidak mau bersusah-payah! Tidak mau! Percumalah, Kebenaran itu
engkau endapkan, engkau diamkan dalam dirimu. Tidak akan menghasilkan buah!
Anak-anak-Ku,
itu masih banyak diantara kamu! Cukup kamu nikmati sendiri! Bukan apa yang kamu
terima itu kau bagikan kepada saudara-saudaramu. Kamu malas untuk berjuang,
untuk pergi untuk bertemu dengan saudara-saudaramu. Itu masih banyak diantara
kamu yang bersama kelompokmu ini.
Anak-anak,
bukan begitu. Kamu dipanggil untuk bekerja bersama Aku Ibumu tapi kamu belum
bekerja. Kamu tidak mau bersusah-payah, kamu tidak mau menderita, kamu tidak
mau diganggu dalam kehidupanmu, dalam keluargamu, dalam rumah tanggamu. Memang
Kebenaran itu membawa pertentangan dalam keluargamu, dimanapun kau berada.
Pertentangan…! Tanpa pertentangan, dipersoalkan tentang Kebenaran itu, itu
datang dari dunia.
Anak-anak-Ku
yang Aku kasihi, engkau pergi untuk melayani tapi engkau masih takut dalam
keraguan. Apabila kemauanmu, keinginanmu masuk dalam kelompok ini tidak
tercapai, engkau marah kepada Allah. Tuhan tidak akan menjawab, tidak akan
mengabulkan, mencari kepuasan dalam kehidupanmu. Tetapi carilah keselamatan
bersama Allah, Allah akan mengabulkannya. Bermalas adalah bagian dunia!
Siapapun yang bermalas untuk menyampaikan Kebenaran, itu datang dari dunia.
Hambatan datang dari dunia. Kalahkanlah kelemahanmu! Munculkanlah kekuatan dan
kebaikan dalam kehidupanmu, bekal dalam perjalananmu. Karena
kelemahan-kelemahanmu inilah menghambatmu untuk bekerja, untuk mencari
Kebenaran dan kebaikan untuk menuju Allah.
Jangan
menyombongkan diri bahwa Aku sudah bisa! Tidak anak-Ku! Kesombongan datang dari
dunia, rendah hati datang dari Surga. Kamu baca Kitab Suci, untuk menjadikan
supaya kamu bisa mengatakan bahwa Aku bisa,
salah! Kitab Suci bukan dipersoalkan, bukan diperdebatkan untuk
kemampuanmu dalam pikiranmu tapi untuk dihayati bekal dalam perjalananmu. Itu
Firman Allah yang hidup untuk bekal dalam kehidupanmu!
Jangan
engkau membaca Kitab Suci untuk menjadikan kesombongan. Itu kuasa kegelapan!
Apabila itu muncul sesuatu yang tidak baik walaupun kau melakukan kebaikan itu,
tapi muncul yang tidak baik itu dorongan dari dunia.
Ingat
apa yang Aku katakan! Engkau membaca Firman tapi apa yang kau ketahui dalam Firman
itu untuk menekan orang lain, untuk memojokkan orang lain. Itu datang dari
dunia! Apa kamu sudah mengerti?
Firman
Allah, kamu baca, kamu renungkan untuk memperbaiki hidupmu. Karena Allah
berbicara melalui Firman-NYA. Firman itu hidup, anak-Ku! Kalau engkau berangkat
dengan hati, suatu kerinduan untuk bertemu dengan Allah melalui Firman-NYA,
engkau akan dibuka hatimu untuk mengerti tentang Firman itu untuk kehidupanmu.
Apapun menjadi kesombongan, itu datang dari dunia. Walaupun itu baik yang kau
lakukan tetapi muncul suatu kesombongan, itu dorongan datang dari dunia!
Waspadalah, anak-anak-Ku! Setan luar biasa, dia bisa masuk dalam segala hal di
dalam pikiran, perasaanmu, dengan segala kelemahanmu; di situ dia pakai! Supaya
kau tidak sadar apa yang sudah kau lakukan itu sebenarnya sudah menyimpang dari
kasih dan cinta. Apa engkau mengerti?
Mengerti Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Inilah yang Aku katakan kepadamu. Aku menasehati kamu supaya engkau
tidak terperosok dari keinginan pikiranmu, perasaanmu, emosimu sebagai manusia
yang menjatuhkan kamu dalam hal-hal dosa. Kebenaran di-imani dan diwartakan dan
disampaikan bukan untuk diperdebatkan. Engkau tidak akan mendapatkan apa-apa.
Anak-anak-Ku, inilah nasehatKu untuk kamu semuanya supaya engkau mengerti.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih untuk kamu semuanya, untuk anak-anak-Ku di tempat ini, Aku bahagia
bertemu dengan kamu dengan cara ini.
Baiklah
kalau engkau sudah mengerti, mulai saat ini berjuanglah kamu dalam Kebenaran
dan jangan mundur! Berjuang menemukan cita-citamu, cita-cita yang luhur yang
abadi adalah Surga. Baiklah, anak-Ku, Aku berdoa untuk kamu supaya engkau
melanjutkan pertemuan ini seperti ini dan berdoa bersama, melayani, mengasihi,
mencintai dan menolong antara satu dengan yang lain dan mendukung dan saling
pengertian dan memaafkan sehingga damai itu tercipta diantara kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih, anak-anak-Ku. Marilah anak-Ku, satukan hatimu bersama Aku Ibumu Maria,
mari kita berdoa bersama-sama.
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan
kepada-Mu
Karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Terima kasih, anak-anak-Ku. Aku berdoa untukmu
supaya engkau sanggup melakukan kebaikan dan Kebenaran dan datang kepada Allah
seutuhnya, masuk dalam kepasrahan. Sampai bertemu dalam doa, Aku akan hadir
diantara kamu walaupun Agnes dan mereka semua tidak ada diantara kamu. Sampai
bertemu lagi anak-Ku, sampai bertemu kembali.
Terima kasih Ibu Maria, sampai bertemu
kembali, jawab umat serentak.
---ooo0ooo---
Doa
Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Jatingaleh
- Semarang, 2 September 2001
Anak-anak-Ku
yang AKU kasihi, kamu semua yang berkumpul di sini, AKU datang diantara kamu.
Itulah suatu kerinduan bagi-KU untuk dekat kepada kamu semuanya. Jangan lagi
engkau tidak mengerti. Jangan lagi kau sibukkan kehidupanmu yang tidak ada
keuntungan dalam kehidupanmu. Tetapi AKU-lah yang akan memberikan keuntungan
yang sangat besar dalam kehidupanmu.
Anak-anak-Ku,
bangkitlah kamu semuanya dan renungkanlah kembali apa arti hidup yang telah
KU-berikan kepada kamu semua yang ada di sini.
Dan AKU
menunggumu dengan setia. AKU menunggu supaya engkau mengerti, itulah
kecintaan-KU kepada kamu semuanya.
Setelah
engkau KU-layani pada malam ini, jangan lagi engkau tidak mengerti supaya
engkau bangkit dan juga kamu mau melayani antara satu dengan yang lain
dimanapun engkau berada. AKU melayani kamu. Itulah yang KU-berikan kepadamu.
Karena tanpa AKU, engkau tidak akan kuat berada dalam dunia ini. Marilah kamu.
Datanglah kamu semua kepada-KU, mulai saat ini. Dan sampai bertemu lagi dalam
doamu AKU menunggumu.
Salam untukmu hai imamKu yang Aku kasihi.
Salam Ibu Maria, jawab imam.
Terima kasih, anak-Ku. Berbahagialah engkau saat
ini. Siapapun yang mempunyai kerendahan hati dia akan mendapatkan dalam kasih
Allah. Terima kasih, anak-Ku. Dan juga kamu sekalian, selamat malam untuk kamu
semua.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima kasih, terima kasih. Selamat malam,
anak-anak-Ku, inilah Ibu Maria sudah datang diantara kamu. Anak-Ku, engkau
tidak penuh dalam dosa seperti engkau pujian tadi. Apabila engkau memahami dan
mengerti dan menyadari atas kesalahan dalam kehidupanmu, Allah tidak pernah
mengingat semua itu. Yang dilihat adalah kamu mau kembali kepada Allah
seutuhnya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak
.
Terima
kasih. Tidak, anak-Ku. Kamu anak terang bukan anak pendosa. Tidak, Aku
mengatakan. Engkau jatuh dalam kelemahanmu. Tapi bangkitlah, segera bangkit
supaya engkau tidak merasakan sesuatu itu adalah jerat bagi kehidupanmu.
Anak-anak-Ku semua yang ada di sini, sekali lagi Aku mengatakan kamu bukan anak-anak
pendosa, kamu anak-anak terang, kamu adalah anak-anak Allah. Maka Aku mengajak
kamu sekalian untuk masuk dalam kepasrahan. Itulah jalan bagimu, jalan
kebahagiaan yang Kuajarkan kepadamu.
Anak-anak-Ku
semua yang ada di sini, inilah Aku Ibumu Maria. Melalui Agnes, Aku menyampaikan
isi hati-Ku kepada kamu sekalian yang ada disini.
Apakah
engkau mengerti dan menyadari betapa besarnya kasih Allah terhadap dirimu
sampai saat ini diberikan kepadamu dengan cuma-cuma. Terimalah dengan baik.
Anak-anak-Ku,
Aku mengatakan, masa ini masa perjuangan buat kamu untuk mengalahkan dunia.
Berjuanglah kamu! Jangan engkau bermalas-malas! Hidupkan dirimu! Bangkitlah,
bersemangatlah untuk datang kepada Allah. Masa ini masa perjuangan karena kuasa
kegelapan sedang bekerja keras untuk mengalahkan kamu. Anak-anak-Ku, karena
masa pemurnian akan segera turun ke bumi ini untuk kebahagiaan kamu semuanya.
Berbahagialah kamu, Aku datang mempersiapkan kamu dengan baik.
Anak-anak-Ku,
yang Aku kasihi, yang Aku cintai, Aku ingin kamu bahagia seperti Aku Ibumu
bahagia di Surga. Kebahagiaan itu juga bisa kamu terima dalam dunia ini asalkan
engkau setia kepada Allah. Aku ingin seperti ini. Kamu berkumpul dan berdoa dan
melayani dan saling mengasihi dan mencintai dan saling memberi antara satu
dengan yang lain seperti ini dan saling mengampuni. Anak-anak-Ku, itulah
anak-anak Allah. Engkaulah saksi tentang Kebenaran bahwa Allah adalah benar
adanya. Kamu anak-anakNYA. Siapapun yang dipanggil menjadi anak-anak Allah, dia
harus bekerja dan melayani dan bersaksi tentang Allah. Apa kamu mau?
Kami mau Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih, terima kasih anak-anak-Ku. Bapa dan anak harus bekerja sama untuk
menyelamatkan jiwa-jiwa yang belum mengenal Allah atau mereka yang meninggalkan
Allah. Itulah tugasmu. Mari bekerja bersama Aku Ibumu untuk melayani
anak-anak-Ku dimanapun kau berada, karena Aku sudah datang ke negaramu ini.
Cara inilah, cara yang sangat bahagia. Siapapun tidak akan bisa membantahnya
karena kuasa Allah yang bekerja dalam kelompok ini. Sampai saat ini juga, tidak
ada satupun yang sanggup melepaskan Kebenaran ini dalam kehidupanmu, di dalam
kelompokmu ini. Itu harus kamu renungkan.
Anak-anak-Ku,
Aku mau mengatakan kepadamu, anak Allah harus bijaksana dan pandai mengartikan
semua perjalanan, mana yang harus kamu terima dan mana yang harus kamu tolak
dalam kehidupanmu. Sungguh Aku mengatakan, kamu anak-anak Allah! Berbahagialah
kamu dan setialah kamu dan sanggup menjaga dirimu dengan baik dan berjuang
mengalahkan dirimu dan minta kepada Allah untuk mengambil kelemahan-kelemahan
di dalam kehidupanmu.
Anak-anak-Ku
yang Aku kasihi dan juga engkau hai imamKu yang Aku kasihi, Aku berkenan.
Apakah engkau tidak merasakan setiap saat Aku hadir dimanapun engkau berada dan
Aku menguatkan melalui doa-Ku dan menyertai dalam perjalananmu ini? Inilah yang
Kuberikan kepadamu. Hai imamKu, setialah engkau. Di masa mudamu ini, engkau
bisa melakukan segala sesuatu tentang Kebenaran. Bukan umur menjadi suatu
ukuran untuk menguatkan dirimu tetapi imanmu, keyakinanmu, percaya kepada
Allah, engkau akan dewasa di dalam imanmu. Inilah yang Kusampaikan kepadamu,
anak-Ku. Berjuang ! Supaya engkau mengerti apa arti panggilan rohani bersatu
dengan Allah. Aku mengatakan, engkau kekasih Allah, engkau mendapatkan. Tempat
telah disediakan oleh Allah. Setialah engkau! Pasti engkau sampai kepada tujuan
adalah kebahagiaan. Inilah yang Kusampaikan kepadamu.
Dan Aku
minta, layanilah anak-Ku dengan baik. Bimbinglah anak-anak-Ku dengan baik.
Arahkan mereka dengan baik karena engkau mempunyai kerendahan hati engkau
sanggup melakukan apa saja demi Kebenaran, demi kebaikan, demi keselamatan
untuk anak-anak-Ku. Terima kasih kehadiranmu pada malam ini mendampingi
anak-anak-Ku semua pada malam ini.
Terima kasih Ibu Maria, jawab imam.
Dan
kamu semua yang ada di sini dan Aku minta sekali lagi, teruskanlah kamu berdoa
seperti ini. Sungguh, ini menguatkan bagimu karena kamu saling mendoakan,
saling menguatkan, saling mengingatkan, saling mengantarkan dalam Kebenaran
maka kuasa-kuasa kegelapan tidak akan kuat dan mampu dimana kamu berdoa,
mendaraskan, memuliakan seperti ini. Apa kamu mengerti?
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Tapi
Aku ingatkan kembali, berangkatlah dari keluargamu masing-masing. Kalau sudah
ada damai dalam keluargamu kamu sanggup melakukan apa saja dalam pelayananmu
ini sebagai anak-anak Allah yang dikasihi.
Anak-anak-Ku
semuanya yang Aku kasihi, Aku bahagia pada malam ini dan Aku mengucapkan terima
kasih kepada Agnes dan kamu bersama Agnes. Anak-Ku, engkau akan kembali dan Aku
berdoa dan menyertai kamu supaya kamu sampai dengan selamat dan bertemu dengan
keluargamu dengan penuh kebahagiaan.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Dan juga kamu yang ada di sini, percayalah.... kalau engkau mencari
Allah, engkau berjalan dengan penuh berkat. Itu yang Aku nyatakan kepadamu.
Allah menyertai kamu sekalian di dalam perjalanan hidupmu. Dan sampaikanlah
salamKu ini melalui doa-Ku ini kepada saudara-saudaramu dimanapun mereka
berada. Apakah kamu bersedia?
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih dan doa-Ku selalu menyertai kamu dimana kamu menyampaikan semua Kebenaran
ini kepada mereka. Jangan takut, anakKu. Allah menyertai kamu sekalian dan Aku
Ibumu berdoa dalam sekian pekerjaan yang kamu lakukan, melayani di dalam
kelompok ini menyampaikan Kebenaran untuk saudara-saudaramu. Terima kasih atas
kesetiaanmu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Mulai saat ini, jadilah kamu anak yang baik dan berguna untuk semuanya
supaya orang bahagia. Di situ engkau ada, orang bahagia. Di situ engkau ada dan
meninggalkan tempat yang kau tinggalkan ini menjadi berkat bagi orang di
sekitarnya. Apa kamu mengerti?
Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Terima kasih untuk kamu semuanya. Baiklah anak-Ku, pertemuan pada malam
ini, untuk malam ini. Suatu saat apabila kamu berkumpul seperti ini Allah akan
menghadirkan Aku melalui isi hati-Ku bersama kamu dan engkau akan merasakan
kehadiran Allah dan Aku Ibumu dimana kamu berkumpul dan berdoa dimanapun kamu
berada dalam keluargamu. Anak-Ku, mulai saat ini berjaga-jagalah. Saatnya akan
tiba dunia akan dimurnikan supaya kamu tidak masuk dalam pencobaan itu bersama
dunia. Apakah kamu siap untuk menghadapinya?
Kami siap Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Aku
percaya, engkau mengatakan itu, pasti kamu mau berubah dirimu menjadi anak-Ku
yang baik, terima kasih. Dan juga kamu
imamKu terima kasih untuk semuanya ini sampai bertemu dalam doamu Aku
menyertaimu. Terima kasih. Anak-Ku semua yang ada di sini, mari satukan hatimu,
mari kita berdoa bersama-sama.
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan
kepada-Mu
Karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Sampaikan salamKu kepada imamKu Isak Doera
dan juga kepada Herribertus supaya dia kuat menghadapi kenyataan. Saatnya akan
tiba, dia akan mengalami itu semua dan bersatu dengan kamu kembali seperti ini.
Dan juga kepada Alexius, jangan kuatir, semua akan menjadi baik. Permasalahan
akan menjadi baik. Dunia tidak akan bisa mengambil itu. Allahmu menyertainya
untuk semuanya itu.
Sampai bertemu dalam doa anak-anak-Ku,
selamat malam untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, selamat malam,
jawab umat serentak.
---ooo0ooo---