Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia

Di Aula RS. Sekar Kamulyan, Cigugur-Kuningan, 21 Juni 2001

 

 

Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)

 

Tuhan Kau menawarkan Surga bagi kami agar kami bahagia, terima kasih Tuhan. Betapa besarnya kasih dan cinta-MU. Kami adalah ciptaan-MU dan anak-anak-MU. Terima kasih Tuhan, kami diangkat menjadi anak-MU, anak yang Kau kasihi. Tapi bantulah kami supaya kami mengerti dan membalas kasih dan cinta-MU melalui sikap dan tingkah laku kami dalam hidup ini. Tuhan Yesus, kami persembahkan semua hidup kami dan jiwa raga kami setiap hari sampai akhir hidup kami ke dalam tangan-MU. Terima kasih Tuhan.

 

Saudara-saudaraku yang dicintai Tuhan dan Ibu Maria, Tuhan Yesus mengatakan pada malam ini:

 

Inilah AKU, anak-KU. AKU telah berjanji untuk menyertai kamu dalam hidupmu. Janji-KU adalah kesetiaan, cinta dan kasih yang KU-berikan kepadamu. Anak-anak-Ku, datanglah kamu sekalian kepada-KU, AKU-lah kekuatan! Tanpa AKU engkau tidak akan kuat menghadapi dunia ini.  Dan AKU mengatakan kepadamu, kuatkanlah hatimu karena AKU sudah mengalahkan dunia ini.  Dan renungkanlah kembali atas kehadiran-KU pada malam hari ini dan AKU menunggumu dalam doamu dan AKU mendengarkan doamu kalau engkau sungguh-sungguh membutuhkan AKU dalam kehidupanmu.

 

Anak-KU, inilah AKU supaya engkau percaya bahwa AKU hidup dan tidak berubah dan kekal dan abadi sampai AKU datang kembali ke dunia ini untuk menghakimi orang hidup dan mati. Berjaga-jagalah kamu dan bekerjalah kamu di dalam nama-KU maka berkat-KU selalu menyertai kamu sekalian dimanapun kamu berada. Sampai bertemu dalam doamu dan sebutkanlah nama-KU yang telah KU-berikan kepadamu adalah YESUS, itulah kekuatanmu! Sampai bertemu dalam doamu.

 

 

Pesan Ibu Maria

 

Hai, putriKu (suster, red) yang Aku kasihi, terima kasih. Engkau bersama anak-anak-Ku pada malam ini dan juga kamu sekalian anak-anak-Ku yang Aku kasihi, selamat malam untuk kamu semuanya.

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab suster dan umat serentak.

 

Terima kasih, terima kasih anak-Ku. Inilah Aku Ibu Maria bersatu dengan Agnes. Aku datang untuk bertemu dengan kamu. Aku sungguh-sungguh merindukan saat-saat seperti ini supaya engkau mengerti betapa besarnya kasihKu seorang ibu kepada kamu.

 

Anak-anak-Ku, inilah Aku Ibumu bersama Agnes. Inilah isi hati-Ku diantar diantara kamu supaya kau mengerti apa yang kau baca, yang kau terima melalui Kitab Sucimu di-nyatakan oleh Allah. Ini Aku Ibumu. Dunia tidak bisa mengambil apa telah Kuberikan kepada kamu di negaramu ini.

 

Anak-anak-Ku, sekali lagi betapa besarnya kasih dan cinta-Ku. Engkau diberikan kepadaKu dan kini Aku datang untuk membimbing kamu, membawa kamu sekalian kembali kepada Allah, tidak lagi kamu bermain-main dengan dunia. Anak-Ku, sebentar lagi dunia ini akan dikalahkan oleh Allah, karena dunia inilah, banyak anak-anak-Ku tersesat, karena dunia inilah, sehingga mereka meninggalkan Kebenaran demi dunia. Kebahagiaan sekejap. Itu yang ada, yang Aku lihat di dalam diri anak-anak-Ku.

 

Aku datang ke negaramu ini, inilah yang terakhir. Dimana Aku datang di seluruh bumi ini, tetapi di sinilah Aku menyatakan yang terakhir. Aku mempersiapkan kamu sekalian supaya kamu tahu bahwa Allah mencintai kamu dengan segala kelemahanmu. Tetapi sadarlah….sadarlah kamu sekalian, dalam kelemahan, pencobaan datang dari dunia! Jangan kamu masuk dalam pencobaan tetapi masuklah dalam kasih Allah supaya kamu bisa mengalahkan dunia ini.

 

Anak-anak-Ku Aku mengasihi kamu, Aku Ibumu Maria yang sudah bahagia di Surga. Kebahagiaan itu juga Kuberikan kepadamu. Dan Aku bersaksi tentang kebahagiaan itu yang disediakan Allah bagi kamu yang percaya, yang setia kepada Allah, kamu juga akan mendapatkannya.

 

Anak-anak-Ku, mulai saat ini hiduplah kamu dengan damai. Tidak ada lagi kekerasan. Kekerasan melawan kekerasan, tidak akan selesai; dan kamu akan tenggelam bersama dunia. Tetapi Aku minta kepadamu rendah-hatilah kamu untuk menyadari kelemahan kamu masing-masing supaya kamu bisa meninggalkan damai dimanapun kau berada bertemu dengan saudara-saudaramu. Anak-Ku, damailah kamu dalam keluargamu.

 

Jangan kau kuatir tentang hidupmu karena kamu adalah milik Allah seutuhnya. Siapapun yang menerima Allah dalam kehidupannya dia adalah anak-anakNYA yang dikasihi, yang dicintai. Berbahagialah kamu, kamu dilepaskan dari belenggu dosa, dari dunia. Kamu manusia baru, bukan lagi manusia lama. Jangan lagi kamu diperbudak oleh dosa. Dosa datang dari dunia melalui kelemahan-kelemahanmu.

 

Anak-anak-Ku, bangkitlah kamu mulai saat ini, jangan kamu sedih. Bersyukurlah kepada Allah, dalam penderitaan awal kebahagiaan. Tanpa penderitaan kamu tidak mengerti apa arti bahagia.

 

Anak-Ku, setia! Jangan mengeluh…, jangan mengeluh. Engkau mempunyai Allah di Surga, datanglah kepada dia dengan kepasrahan. Anak-Ku, Aku mengajarkan kamu masuk ke dalam kepasrahan. Aku mengajarkan doa kepada kamu. Satukanlah doa itu dengan doa-doamu. Anak-Ku, inilah doa-Ku yang Kuberikan kepadamu. Berbahagialah engkau yang terakhir tetapi engkau bahagia. Aku memberikan doa ini kepadamu.

 

Jangan engkau kuatir sepertinya engkau tidak punya Allah di Surga. Kekuatiran itu dorongan dari dunia. Ingatlah kata-kataKu ini. Ketakutan adalah dorongan dari dunia supaya kamu menghujat Allah. Anak-Ku, bertahanlah kamu, engkau akan menang. Terimalah apapun yang diberikan Allah. Sedikitpun yang diberikan kepadamu, syukurilah. Jangan menuntut lebih yang tidak kau mengerti atas permintaanmu.

 

Anak-anak-Ku sekalian, Aku datang menghiburmu dan membawa kamu sekalian dan mengajarkan kamu masuk dalam kepasrahan karena Aku Ibu Maria adalah memasrahkan diri seutuhnya kepada Allah. Betapa bahagianya apabila kamu bisa melakukan itu dalam kehidupanmu supaya engkau bertemu dalam Kebenaran. Kebenaran adalah Allah sendiri yang diberikan kepadamu, kekuatanmu. Tanpa Allah anak-anak-Ku, engkau tidak bisa berbuat apa-apa di bumi ini. Maka mulai saat ini bangkitlah kamu dan datanglah kepada-NYA. Nyatakan semua permasalahan hidupmu, Allah mendengarkan isi hati anak-anakNYA dengan penuh kepasrahan.

 

Anak-anak-Ku, Aku mengatakan Aku mempersiapkan kamu dengan cara ini.

Ini Aku Ibumu melalui Agnes. Ini kuasa Allah mengantarkan isi hati-Ku kepada kamu sekalian supaya kamu percaya bahwa Allah pernah datang ke bumi ini dan menjadi manusia; dan Aku diciptakan bersatu dengan kasih Allah untuk menyelamatkan manusia. Anak-anak-Ku, Aku tetap bekerja sampai saat ini.

 

Anak-anak-Ku semua yang ada di sini, mulai saat ini Aku minta kepadamu perbanyaklah berdoa, melayani, mengasihi, mencintai. Tidak ada lagi kekerasan, pertengkaran dan Aku minta saling memaafkanlah kamu sekalian supaya kuasa Allah bekerja sempurna dalam kehidupanmu.

 

Anak-anak-Ku, Aku mengasihi kamu. Inilah Aku Ibu Maria, datang kepada kamu sekalian. Saatnya akan datang, anak-anak-Ku. Kalau kamu tidak mempersiapkan dirimu dengan baik, mendekatkan dirimu kepada Allah, engkau tidak akan mengerti apabila hari itu datang. Engkau tidak akan mengerti. Sekarang inilah engkau harus mengerti sehingga hari itu datang, kamu semua bahagia bersuka-cita bahwa Allah mengalahkan dunia. Inilah yang Aku sampaikan kepada kamu. Apakah kamu sudah mengerti apa yang Kukatakan kepadamu pada malam ini?

 

Ya, kami mengerti Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih anak-anak-Ku. Berjuanglah kamu sekalian, dekatkan dirimu kepada Allah; itulah kekuatanmu. Itulah permintaanKu kepada kamu sehingga kamu bisa mengalahkan dunia. Baiklah anak-anak-Ku, inilah kata-kataKu pada malam ini yang Kusampaikan melalui Agnes. Renungkan dan bawa dalam doa, supaya pengertian ini akan Allah berikan kepadamu.

 

Baiklah anak-Ku dan Aku minta doa-doa yang telah Aku sampaikan, doakanlah itu dalam keluargamu; itulah kekuatanmu. Satukanlah dengan doa-doa yang sudah ada dalam kehidupanmu. Tuhan akan memberkati semua apa yang kau lakukan di dalam nama Tuhan. Semua akan menjadi baik. Terima kasih untuk kamu sekalian.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Dan salamKu kepada imammu saat ini yang hadir diantara kamu, yang saat ini sudah tidak ada bersama kamu, tapi sampaikan salam kasih dan cinta-Ku yang sangat dalam kepadanya. Aku menyertainya sampai di hari tuanya, sampai dia dipanggil oleh Allah, dia akan bertemu dengan Aku dalam kebahagiaan. Itu sampaikan kepada imammu, maukah kamu menyampaikannya?

 

Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih untuk kamu semuanya. Mari anak-anak-Ku, kita satukan dalam doa. Aku mau berdoa bersama kamu pada malam ini. Berdoa dengan hati yang tulus, dengan penuh kepasrahan, dengan suatu kerinduan dan cinta kepada Allah. Mari anak-anak-Ku, kita berdoa bersama-sama.

 

Ya Allah yang Mahakuasa,

pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu

Karena Engkau yang mempunyai bumi ini

dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.

 

Anak-anak-Ku, pulanglah membawa damai dalam kasih dan cinta supaya Allah dicari setiap manusia yang ingin selamat dunia maupun akhirat, yang akan diterima setiap manusia yang mencari  Allah.

 

Dan terima kasih untuk kamu bersama Agnes yang telah melayani anak-anak-Ku di tempat ini. Inilah Aku Ibumu mengucapkan terima kasih untuk kamu sekalian. Selamat malam untuk anak-anak-Ku semua yang ada di sini.

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih dan sampai bertemu dimana kamu berdoa maka Aku hadir melalui kuasa Allah bersatu dengan kamu sekalian. Terima kasih, anak-anak-Ku.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

---ooo0ooo---