Doa
Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Kapel
Rasul Yohanes, Giriwoyo-Wonogiri, 21 April 2001
AKU
merindukan kamu anak-anak-Ku. Ini AKU datang melalui kuasa-KU pada malam ini,
AKU nyatakan kepadamu.Mengertikah kamu bahwa AKU selalu menyertai kamu? Begitu
keraslah hatimu, hai anak-anak-Ku. AKU ada dan dekat, AKU ada dan dekat,
anak-anak-Ku. Datanglah kamu kepada-KU!
Datanglah, anak-Ku, AKU-lah Allah penuh
kasih! Kasih-KU tidak berkesudahan! Kasih-KU selalu KU-berikan kepadamu.
Dimanakah hatimu? Ini AKU datang, anak-KU. AKU
datang! Bukalah hatimu! Bukalah hatimu! Anak-anak-KU, janji-KU abadi, dunia
tidak bisa menghalangi-KU karena kamu adalah milik-KU seutuhnya dan kamu bukan
milik dunia. Anak-KU, AKU datang! AKU datang! Ini kuasa-KU!
Anak-anak-Ku,
AKU tidak pernah meninggalkan kamu, datanglah anak-KU, AKU selalu
menunggumu.AKU dengan penuh kesabaran menunggu kamu sekalian. AKU-lah lebih
dahulu mengunjungi kamu supaya engkau tahu bahwa AKU ada dan kekal dan abadi.
AKU mendahului mengunjungi kamu, baru engkau mengerti untuk datang kepada-KU,
AKU-lah jalan dan terang, anak-anak-Ku.
Tuhan
hadir menyatakan kepada kita. Kebenaran adalah Tuhan sendiri. Jalan adalah
Tuhan sendiri. Terang adalah Tuhan sendiri maka apabila kita bersatu dengan
Tuhan, kita tidak akan mudah tersandung di waktu kita berjalan kemana pun kita
pergi karena Tuhan menjaga kita dengan baik.
Anak-anak-Ku
semua yang berkumpul di tempat ini, renungkanlah kembali kunjungan-KU ini. AKU
mengatakan kepadamu, kunjunganKu ini tetap berlaku bagi kamu sekalian dan tidak
akan berhenti. AKU suka mengunjungi kamu. Dimana hatimu terbuka, di situ AKU
ada di hatimu, diantara kamu. Maka AKU minta bukalah hatimu untuk-KU karena AKU
selalu datang mengunjungi kamu dimanapun kamu berada. Kunjungan-KU adalah
sangat berarti bagi kamu maka AKU mengatakan pada malam ini, kuatkanlah hatimu
karena AKU sudah mengalahkan dunia.
Sampai
bertemu dalam doa. Apabila kau datang menyebutkan nama-KU, AKU menyambutmu dengan
hati-KU yang selalu merindukanmu di dalam kehidupan-KU. Dimana AKU berada
adalah AKU bertahta di Surga selalu rindu kepada kamu sekalian. Baiklah,
bawalah semua dalam renunganmu. Bawalah semua dalam doamu, sebutkan nama-KU
maka AKU akan memberikan pengertian dimana engkau tidak mengerti apa yang telah
AKU berikan kepadamu pada malam ini. Sampai bertemu dalam doamu dan AKU
menunggumu.
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat
serentak.
Salam bagi kamu berdua imamKu yang Aku kasihi.
Terima kasih atas kehadiranmu bersama anak-anak-Ku pada malam ini. Terima kasih
atas kerendahan hatimu; engkau sanggup untuk berkumpul bersama anak-anak-Ku.
Dan Aku minta, kerendahan hatimu diteruskan supaya engkau mengerti di dalam
kerendahan hati engkau bisa bertemu dengan Allah. Terima kasih untuk kamu
berdua.
Terima kasih Ibu Maria, jawab Rm. Isak
Doera Pr & Rm. V. Kartosiswoyo Pr.
Terima kasih. Dan juga kamu anak-anak-Ku sekalian,
terima kasih. Selamat bertemu pada malam ini bersama Aku Ibumu Maria.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih dan selamat malam.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Anak-anak-Ku yang Aku kasihi, Aku datang bersama Agnes; supaya engkau
mengerti Allah selalu bekerja-sama dengan manusia. Kalau engkau mengerti, sejak
awal manusia diikut-sertakan dalam karya keselamatan. Allah tidak mau bekerja
sendiri, Allah ingin bersama kamu, bersama anak-anak-NYA karena Allah sangat
dekat dengan anak-anakNYA.
Anak-anak-Ku,
Aku mau mengatakan kepada kamu yang mengerti, yang belum mengerti dan yang
masih mencari-cari, selama Aku hadir di negaramu ini melalui Agnes. Anak ini
dipanggil untuk menyatakan Kebenaran-Kebenaran diantara kamu. Aku mengatakan
benar! Allah berkehendak dalam kehidupannya.
Sungguh anak ini sudah dipersiapkan. Kamu tidak mengerti rencana Allah.
Bagi kamu yang masih mencari dan tidak percaya, apakah sudah berdoa untuk kamu
mencari pengertian itu? Sekali lagi, jangan dipersalahkan anak ini. Mengapa
kamu marah terhadap anak ini?
Anak-anak-Ku,
pekerjaan Tuhan tidak bisa dipikirkan oleh pikiranmu. Kalau kamu sanggup
memikirkan Allah, itu namanya bukan Allah! Tidak perlu kamu sembah karena
rahasia-NYA dapat kamu mengerti. Anak-anak-Ku, tapi kalau kamu ingin mengerti
dunia, kamu dapat mengerti dunia. Itu lebih mudah untuk mengerti tentang dunia.
Tapi untuk mengerti tentang Allah dan masuk ke dalamnya dan untuk mencari
rahasia Allah, sungguh jangan kamu lakukan. Aku Ibumu Maria mengatakan, jangan
sekali-sekali mencobai Surga. Allah jangan dicobai! Anak-anak-Ku, itu sudah
melampaui batas! Tetapi terimalah kasih dan cinta-NYA yang diberikan kepadamu.
Nikmati ! Itu suatu kebahagiaan yang tidak bisa diberikan dunia kepada kamu.
Anak-anak-Ku
semuanya, Aku tidak berbicara kepada kamu yang hadir tapi Aku banyak bicara
saat ini buat mereka yang masih mempertanyakan, apakah ini benar Tuhan hadir
dan Ibu Maria hadir atau Yohanes yang telah diutus untuk kamu. Mengapa tidak
melihat buah-buah yang telah diberikan Allah kepadamu? Anak-anak-Ku, jangan
melampaui batas! Siapapun yang melampaui batas itu berasal dari dunia, karena
dunia ingin memojokkan atau menghujat Allah.
Aku
mengatakan sekali lagi nasehatKu ini kepada kamu; sudah sekian lama Aku bersama
kamu dalam melayani anak-anak-Ku di negara ini, masih kamu dalam keraguan. Kamu
meminta yang tidak engkau mengerti. Yang kau minta adalah didasari oleh
pikiranmu dan perasaanmu. Itu tidak akan dijawab! Karena permintaan itu adalah
bagian dan cara dunia meminta seperti itu.
Aku
mendesak kamu sekalian. Kebenaran diuji dalam roh, dalam doa! Bukan kepintaran
yang kamu dapat dari dunia. Dunia tidak akan sanggup meneliti kekuasaan Allah!
Anak-anak-Ku, renungkan apa yang Aku katakan ini kepada kamu.
Aku
sudah lama berada diantara kamu dan Aku juga datang ke negaramu ini untuk kamu
dan bukan untuk menyesatkan kamu. Aku datang membawa kamu untuk kembali kepada
Allah; cukuplah kesibukanmu mengenai dunia yang menjauhkan kamu dari kasih
Allah dalam perjalananmu selama ini.
Aku
datang anak-Ku, ini caraKu! Agnes, sungguh Agnes - anak ini - sudah
dipersiapkan untuk kamu. Mengapa kamu marah, apabila Surga mengatakan anak ini
menderita. Apa kamu tahu, anak ini cukup menderita. Karena yang disampaikan
adalah kabar Kebenaran dari Surga, dia
harus nyatakan itu dalam kehidupannya dan dia sampaikan kepadamu walaupun dia
menghadapi banyak tantangan dari segala macam cara yang diberikan kepadanya.
Apakah itu tidak penderitaan?
Anak-anak-Ku,
Aku mengatakan anak ini menderita supaya kamu mengerti, penderitaan adalah awal
kebahagiaan. Tuhan datang ke dunia menderita untuk kebahagiaan kamu. Sudah
dilakukan! Apakah kamu tidak mengerti
apa yang telah diberikan kepada kamu semuanya?
Mengerti Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Janganlah
kamu mengeluh, sering mengeluh. Sedikit menderita, keluhanmu cukup besar.
Anak-anak-Ku, apakah dalam keluhanmu semua akan selesai?
Tidak
anak-Ku! Semua itu angkat dalam doamu dan minta kekuatan dari Allah, hanya
Allah kekuatanmu! Tidak ada yang lain. Aku mau nyatakan kepada kamu karena
banyak anak-anak-Ku tidak lagi percaya kepada Allah. Banyak yang percaya kepada
dunia yang menyesatkan.
Anak-anak-Ku,
Aku mengatakan ini bukanlah sesuatu yang membedakan antara kamu dengan Agnes.
Supaya kamu juga masuk bersama Agnes untuk melayani anak-anak-Ku, supaya juga
engkau ikut dalam penderitaan; dan menerima penderitaan yang datang dari dunia,
engkau sanggup menerimanya dengan hatimu.
Anak-anak-Ku,
sudah sekian lama Aku datang ke negaramu ini, masih kamu belum mengerti? Aku
bersamamu melayani dimana engkau pergi melayani, di situ Aku ada bersama kamu.
Aku sudah mengatakan, Aku memberikan nama ini; itu punya arti bagi kamu
sekalian. Aku mengumpulkan kamu untuk bekerjasama dengan Aku Ibumu. Kamu
melayani itu, Aku ikut bersamamu melayani. Bukan kamu melayani sendiri tanpa
Aku. Dari kamulah Aku dapat menyalurkan kasihKu, cinta-Ku kepada anak-anak-Ku
di negaramu ini.
Anak-anak-Ku
mulai saat ini, kamu yang bersama Agnes, jangan segala sesuatu kamu membawa
melalui pikiran, perasaanmu tapi bersama hatimu. Itu akan jelas, engkau akan
mendapatkan pengertian. Jangan terus menerus kamu hadapkan persoalan kepada
Agnes, kasihan anak ini ! Dia sudah cukup berat menerima tugas ini di negara
ini. Apa kamu belum mengerti?
Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih kalau kamu sudah mengerti. Saat ini Aku berbicara, janganlah kau tanyakan
kepada Agnes tapi renungkan dan bawa dalam doamu. Apapun yang telah disampaikan
Allah melalui kuasa-NYA melalui Agnes, jangan kau tanyakan kepada Agnes tapi
renungkan, bawa dalam doamu. Yang bekerja bukan Agnes! Allah kuasa-NYA! Dan Aku
Ibumu melalui kuasa Allah!
Jadi
Aku mendengar rintihan anak ini. Aku melihat anak ini selalu menangis karena
segala persoalan selalu ditimpakan di dalam kehidupannya. Kenapa anak ini
dipersalahkan? Ini bukan kemauannya untuk melakukannya. Apakah Agnes berkuasa untuk melakukan semua
perjalanan rohani ini? Anak-Ku, tolonglah dimengerti! Aku Ibumu melihat apa
yang telah kamu lakukan, kamu kerjakan untuk anak-anak-Ku; Aku sangat berterima
kasih karena kamu mau bekerja-sama dengan Aku Ibumu. Aku sangat berterima
kasih.
Terima
kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Tapi Aku nyatakan sekali lagi, jangan persalahkan anak ini. Apapun yang
Aku katakan, dia tidak akan mengerti. Apabila kuasa Allah datang menyertainya,
disitulah dia menyatakan Kebenaran. Mengertilah.... anak-anak-Ku. Ini
perjalanan rohani, bukan perjalanan manusia biasa tetapi kamu disertai Allah
dan Aku Ibumu. Dan Aku bertanya kepadamu, selama kamu bersama Aku Ibumu, apakah
dunia sanggup melakukan terhadap kamu sekalian?
Dunia tidak sanggup, jawab umat
serentak.
Itu
tanda, Allah menjaga kamu semuanya atas permintaanKu untuk anak-anak-Ku di
negaramu ini.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Terima kasih. Sekali lagi, Surga
tidak akan menjawab apabila itu hanya ingin mencobai, menguji atas kepintaran
diri manusia. Itu tidak akan dijawab! Kalau kamu sudah mengerti, mengapa kamu
bertanya kembali? Renungkan! Apa ini datang dari atas, apa ini datang dari
dunia pengertian ini. Aku bertanya kepadamu! Sekali lagi, Surga tidak akan
menjawab!
Kalau
engkau bertanya untuk kehidupanmu, untuk keselamatanmu; Allah akan menjawab
karena engkau akan dekat kepada Allah. Anak-anak-Ku, mengertilah apa kamu
tanyakan itu tidak berguna. Yang penting saat ini adalah kedekatanmu kepada
Allah. Apakah jawaban itu akan sampai kepadamu sehingga kamu bisa menjadi baik?
Tidak anak-Ku! Karena yang bertanya adalah pikiranmu dan perasaanmu. Hanya
untuk mencobai. Kasihan anak ini. Sekali lagi Surga tidak akan menjawab!
Mengerti kamu?
Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Bertanyalah
tentang hidupmu, bagaimana caranya aku dekat kepada-MU ya Tuhan, Tuhan akan
memberi jawaban. Kalau kamu bertanya hanya tentang dunia, tidak akan dijawab. Karena
pikiran dan perasaan bagian dari dunia. Sudah kamu mengerti?
Sudah Ibu Maria, jawab umat serentak.
Anak-anak-Ku,
semua yang ada di sini kamu boleh mendengarkan atas sapaanKu ini. Juga kamu
boleh renungkan dan bawalah dalam doamu supaya engkau juga tidak seperti itu.
Jadi anak yang bijaksana, segala sesuatu bawa dalam doa. Sekali lagi, Aku
bersaksi, anak ini sungguh dipanggil untuk negaramu ini dan anak ini
sungguh-sungguh dipersiapkan untuk kamu. Janganlah kamu sekali lagi
mempersalahkan anak ini karena semua yang terjadi diantara kamu pada malam ini,
bukanlah dari diri Agnes. Supaya kamu mengerti. Ini juga yang mengatakan ini Aku Ibumu Maria!
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Ini isi
hati diantar kepadamu. Saat ini Aku ada di Surga, anak-anak-Ku. Ini adalah isi
hati-Ku diantar oleh Allah melalui Agnes. Sudah jelas?
Sudah jelas Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Sungguh?
Sungguh Ibu Maria, jawab umat serentak.
Jangan
lagi kamu khawatir dalam keraguan bersama Agnes. Agnes tidak menyesatkan kamu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Ini Aku
bersaksi atas kehadiranKu di negaramu ini. Aku mempersiapkan kamu dengan baik.
JanjiKu, sungguh benar dan akan terjadi, apabila hari itu datang engkau akan
mengerti dan ingat kembali pesan-pesanKu ini kepadamu. Anak-anak-Ku, persiapkan
dirimu dengan baik. Jaga dirimu dengan baik terutama dalam keluargamu. Ciptakan
damai, ciptakan doa. Saling mengasihi. Tidak ada lagi dipersalahkan, membenci
apapun dan Aku minta saling mengampuni supaya kuasa Allah dapat bekerja dalam
kehidupanmu.
Anak-anak-Ku,
Aku datang di tempat ini. Setiap saat dimana anak-anak-Ku berkumpul di tempat
ini, Aku datang melalui kuasa Allah, berdoa bersama anak-anak-Ku. Tempat ini (Tempat doa Hati Ibu Yang Bahagia, red) yang Kuberikan kepadamu, jagalah dengan baik. Aku minta
secara manusia engkau masih berpijak di bumi ini. Engkau dapat melakukan dan
bekerja untuk menjaga tempat ini. Apa kamu mengerti?
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Inilah
permintaanKu dan salamKu kepada imammu di tempat ini. Aku berdoa untuk dia.
Katakan Aku Ibunya Maria sudah datang ke tempat ini. Sungguh Aku sedih, tapi
Aku terima semua itu karena Aku Ibumu tidak pernah merasa marah kepada
siapapun, Aku bahagia bisa menerima ini semuanya. SalamKu untuk imammu di
tempat ini, katakan kepadanya salam kasih dan cinta yang sangat dalam dan
doa-Ku di Surga untuknya. Suatu saat kuasa Allah akan bekerja, dia akan
mengerti bahwa Aku sudah hadir di tempat ini.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Dan Aku
juga berdoa bagi anak-anak-Ku di tempat ini supaya mereka dikuatkan supaya
mereka tidak masuk dalam pencobaan. Itulah doa-Ku untuk anak-anak-Ku di tempat ini.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Terima kasih untuk kamu semuanya. Dan juga kamu imamKu yang Aku kasihi,
kamu berdua; Aku mengasihi kamu berdua. Kesetiaanmu membahagiakan Aku.
Kedekatanmu kepada Allah membuat Aku bersuka-cita. Para imam sungguh-sungguh
meresapi arti panggilan dalam kehidupannya. Itu adalah panggilan ilahi dalam
perjalanan. Anak-Ku berdua, Aku mengasihimu dan Aku Ibu Maria selalu berdoa
untukmu dan jangan khawatir kamu berada disini Tuhan kuatkan itu semuanya dan
Tuhan akan melindungi kamu berdua. Jangan takut, anak-Ku, jangan takut! Allah
menyertaimu. Itu yang Aku sampaikan kepada kamu berdua.
Terima kasih Ibu Maria, jawab para
imam.
Terima
kasih. Dan juga kamu terima kasih dan Aku minta mulai saat ini, perbanyaklah
kamu berdoa dan satukan doa-Ku ini dimana kamu berdoa. Inilah tanda kasih dan
cinta-Ku yang Kuberikan kepada kamu sekalian di negaramu ini. Apa yang telah
Aku sampaikan, jangan dipikirkan. Saatnya tiba kamu akan mengerti.
Dan
kamu yang akan melayani, lalui saja. Jangan pikirkan apa yang Aku pesankan
kepadamu tetapi lalui saja dan layani saja, Allah yang akan menyelesaikan itu
semuanya. Supaya kamu mengerti perjalananmu ini adalah perjalanan rohani. Kamu
mengerti?
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Pergilah anak-Ku, Aku menyertai
kamu. Sungguh waktu sudah disediakan tapi itu adalah hak Allah untuk
menentukannya. Tapi kita berjaga-jaga, itu lebih baik dari pada kamu tidak
berbuat apapun sedikitpun, tiba-tiba datang hari itu kamu akan sedih dan
menderita. Anak-anak-Ku, inilah yang Aku sampaikan kepadamu pada malam ini.
Renungkan kembali apa yang Aku katakan.
Sekali
lagi Aku berpesan kepada kamu yang bersama Agnes, jangan semua persoalan yang
tidak kamu mengerti kamu timpakan kepada Agnes. Kasihan anak ini. Cukup banyak,
cukup berat yang dia harus terima di dalam perjalanannya bersama kamu untuk
melayani anak-anak-Ku di negaramu ini. Sudah kamu mengerti kan?
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Kalau kamu sudah mengerti kamu tidak akan melakukan lagi seperti itu.
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Terima kasih untuk kamu semua,
anak-anak-Ku. Aku senang kamu berkumpul, Aku senang seperti ini dan lakukan
dimana kamu berada, lakukanlah seperti ini berdoa bersama terutama dalam
keluargamu. Itu sangat penting supaya pencobaan yang datang dari dunia tidak
akan sanggup masuk dalam kehidupanmu dalam keluargamu, dimanapun engkau berada.
Terima kasih untuk kamu sekalian.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih anak-anak-Ku. Mari, satukan hatimu bersama Aku Ibumu, mari kita berdoa
kembali, mari kita belajar memasrahkan diri kepada Allah yang Mahakuasa yang
bertahta di Surga, Bapa sekalian
manusia yang percaya kepada-NYA dan kamu saat ini yang menyerahkan diri kepada
Allah. Mari kita satukan hati kita dalam doa.
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan
kepada-Mu
Karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Anak-anak-Ku, sekalian Aku mengucapkan terima
kasih atas kerjamu yang baik ini untuk anak-anak-Ku dan teruskan perjalanan
ini, Aku minta dari padamu. Apapun yang kau lakukan untuk anak-anak-Ku, itu
sudah kau lakukan untuk Allah.
Anak-anak-Ku dan sampaikan salamKu kepada
Herribertus, sabar…, sampai hari itu memanggil dia untuk kembali. Dan sampaikan
salamKu juga kepada Agnes, supaya dia kuat dan nyatakan kepadanya bahwa Aku
Ibunya, Maria, tidak pernah meninggalkan dia sendiri di dalam tugasnya untuk
melayani. Sampaikan ini kepada Agnes - anak ini - doa-Ku menyertainya dalam
perjalanannya dan kamu juga dalam doa-Ku. Sampai bertemu, anak-Ku. Sampai bertemu,
selamat malam untuk kamu sekalian.
Selamat malam Ibu Maria, terima kasih, jawab umat serentak