Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Kel. Ibu Laurentia Leni Ariati, Jl. Marjuk 16 Bandung, 29 Maret 2001

 

 

Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)

 

Inilah tanda !  Tanda KU-berikan kepadamu. Tanda yang tidak dimengerti setiap manusia yang tidak terbuka hatinya. Tetapi apabila kamu membuka hati, engkau akan melihat dan merasakan tanda yang sudah datang pada malam ini adalah AKU sendiri melalui kuasa-KU.

 

AKU mengatakan kepadamu pada malam ini hai anak-KU semuanya, AKU mengasihi kamu. Tetapi AKU minta kepadamu, berikanlah yang menjadi milik-KU, yang menjadi permintaan-KU adalah hatimu, kesetiaanmu. Berikanlah, anak-KU.

 

Baiklah anak-KU semua yang ada disini, engkaulah saksi tentang Kebenaran ini bahwa engkau bisa bersaksi apabila hatimu sungguh-sungguh mencintai AKU. Engkau tidak akan bisa bersaksi kepada saudara-saudaramu apabila engkau membagikan hatimu kepada dunia. Berikan hatimu supaya engkau bisa menyampaikan Kebenaran ini tentang AKU bahwa AKU sudah datang melalui kuasa-KU diantara kamu semua pada malam ini.

 

Baiklah anak-anakKU, sadarilah dan renungkanlah kembali atas pertemuan kita pada malam ini tetapi ingat AKU selalu menunggumu. Datanglah anakKU. Kapan saja engkau datang, AKU membuka pintu bagimu yang sangat luas. Karena pintu Surga tidak terbatas bagi mereka yang mau datang kepada-KU. Sampai bertemu lagi dalam doa, AKU menunggumu anak-KU. Dan berdoalah engkau didalam nama-KU supaya engkau tidak masuk dalam pencobaan yang datang dari dunia ini. AKU menunggumu…...AKU menunggumu.

 

Pesan Ibu Maria

 

Terima kasih anak-anakKu sekalian yang ada di sini, selamat malam untuk kamu semuanya.

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih. Aku bahagia pada malam ini, saat-saat terakhir anak-anakKu kembali kepada Allah. Dimana-mana, Aku melihat anakKu kembali kepada Allah. Apabila itu semua terjadi, maka terjadilah kehendak Allah di seluruh bumi ini. Anak-anakKu semua yang ada di sini, terima kasih, kamu menerima Agnes dan anak-anakKu semua yang datang melayani kamu. Percayalah.... kalau kamu membuka hati dalam Kebenaran, Allah akan menunjukkan Kebenaran itu kepada kamu sekalian.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, inilah Aku Ibumu bersama Agnes pada malam ini yang menyapa kamu. Ini Aku Ibu Maria, inilah tanda kasih Allah melalui Aku Ibumu untuk menyampaikan semua, mempersiapkan kamu semuanya. Bukan hanya kamu, diseluruh bumi Aku datang untuk mempersiapkan anak-anakKu dan kamu semua di negaramu ini. Aku tidak meninggalkan kamu sendiri, Aku Ibumu datang untuk bersama kamu semua mengalami penderitaan, kesedihan apa saja yang kamu alami di negaramu ini.

 

Anak-anakKu, itulah yang Aku katakan padamu. Tanda diberikan kepadamu atas kehadiranKu ke negaramu ini. Itulah tanda, anak-anakKu. Aku mendahului tanda itu supaya engkau mengerti bahwa Aku Ibumu di Surga tidak pernah meninggalkan kamu sendiri. Kini Aku datang dan meminta Agnes untuk bekerja, untuk melayani kamu supaya engkau sadar bahwa Allahmu mengasihi kamu, mencintai kamu.

 

Jangan lagi kamu bermain-main dengan dunia tetapi dekatkanlah dirimu kepada Allah; itulah permintaanKu, anakKu. Sejak dulu Allah hanya meminta kepada manusia: Dekatlah kepada-KU! Hanya itu permintaan-NYA. Anak-anakKu,  tidak sulit untuk mempersembahkan hidupmu, asalkan kamu mau dan selalu bersyukur apa saja yang kamu terima dalam hidupmu; supaya kamu bisa memuliakan Allah dengan kerendahan hatimu.

 

Anak-anakKu, Aku Ibumu datang menyapa kamu. Aku bahagia apabila anak-anakKu semua seperti ini, kembali…, kembali kepada Allah. Apabila anak-anakKu diseluruh bumi memuji Allah seperti ini, dunia kalah, kamu menang!

 

Anak-anakKu semuanya, Aku mengatakan kepadamu pada malam ini, Aku sudah datang diantara kamu, apa yang telah Aku janjikan kepada Agnes dimana kamu berkumpul bersatu dengan kelompok yang Aku berikan kepada kamu semuanya maka Aku hadir melalui kuasa Allah. Ingat anakKu, saat ini juga Aku ada di Surga. Isi hati-Ku disampaikan oleh kuasa Allah melalui Agnes ini supaya engkau tidak dalam keraguan dalam ketakutan dimana kamu berkumpul dan berdoa bersama Agnes pada malam ini. Anak-anakKu, berbahagialah kamu, Aku mengunjungimu terutama Allahmu mengunjungimu karena Allahmu punya rencana untuk dunia ini maka Allah mengunjungi setiap hati manusia yang membuka hatinya.

 

Anak-anakKu, Aku Ibumu Maria. Jangan engkau kuatir, inilah Aku yang datang diantara kamu. Jangan pikirkan..! Tetapi terimalah dengan hatimu supaya rohmu bersuka-ria menyambut Ibumu pada malam ini.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, apa yang dikatakan anakKu semua adalah benar. Akulah yang mengatakan itu supaya disampaikan kepada anak-anakKu, supaya kamu semua mempersiapkan dirimu dengan baik. Saat ini juga kamu masuk di dalam pemurnian. Membersihkan hatimu untuk mempersiapkan dirimu dengan baik, untuk menyambut janji Allah yang segera turun ke bumi ini. Apa kamu mengerti apa yang Aku katakan ini?

 

Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Sungguh….?

 

Sungguh, Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Baik kalau kamu mengerti, hiduplah kamu dengan suka-cita bersatu dengan Allah. Tinggalkanlah kebiasaan yang tidak baik, yang selalu dipergunakan oleh penguasa-penguasa kegelapan dalam kelemahanmu. AnakKu, berjuanglah kamu..! Dekatkan dirimu kepada Allah. Dan saling mengasihi terutama dalam keluargamu. Jangan lagi ada pertengkaran, kekerasan dalam keluargamu. Itu semua yang datang dari dunia. Apabila kamu kuat dalam doa bersatu dalam keluargamu, kuasa-kuasa kegelapan tidak akan sanggup mengoncangkan dalam kehidupanmu, didalam keluargamu. Anak-anakKu, ciptakan damai dan melayani dan mengasihi dan membagi berkat yang membutuhkan dan memaafkan. Jangan menyimpan kesalahan-kesalahan saudaramu supaya engkau bisa memuliakan Allah dimanapun  engkau berada.

 

Anak-anakKu, Aku datang pada malam ini melalui kuasa Allah bersama Agnes. Aku mengajak kamu untuk hidup dalam kepasrahan. Kini Aku memberikan doa-Ku kepada kamu semuanya. Pakailah doa ini dalam keluargamu, dalam hidupmu dimanapun kau berada, satukan semua itu masuk dalam kepasrahan agar kau mengerti betapa indahnya kalau kamu hidup dalam kepasrahan: kamu tidak kuatir, takut, sedih, kecewa tapi engkau bersuka-cita terus menerus dalam kehidupanmu. Anak-anakKu yang Aku kasihi, yang Aku cintai kamu semuanya, apakah kamu mau untuk menyampaikan tanda kasih dan cinta-Ku melalui doa kepada saudara-saudarmu di kotamu ini?

 

Ya Ibu Maria, jawab beberapa umat.

 

Kamu belum berani untuk mengatakan; kamu takut…?

 

Tidak Ibu Maria, jawab beberapa umat.

 

Kamu takut, kamu masih takut dunia ! Tetapi kamu tidak akan takut dengan Allah yang memberikan kamu hidup? Siapa yang kau takuti? Anak-anakKu, sekali lagi Aku bertanya kepadamu, apakah kamu mau / bersedia bersatu dengan Aku Ibumu untuk menyampaikan tanda kasih dan cinta-Ku melalui doa-Ku ini untuk anak-anakKu di kotamu ini?

 

Mau Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Apakah kamu sanggup..?

 

Sanggup Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih. Aku berdoa untukmu supaya engkau tidak takut lagi. Anak-anakKu, Aku tidak memaksamu hanya minta kesediaan untuk bekerjasama dengan Aku Ibumu, Ibu Maria untuk anak-anakKu; karena di kotamu ini masih banyak anak-anakKu yang mendua hati, masih banyak menyembah dunia. Aku minta kepadamu dengan kesadaranmu untuk menolong saudara-saudaramu. Percaya, apapun yang kau lakukan dalam Kebenaran ini, Allah menyertaimu dan Aku Ibumu berdoa untukmu. Apa kamu mengerti…?

 

Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih untuk kamu semua anak-anakKu yang Aku kasihi. Dan juga kamu yang bersama Agnes, Aku bahagia engkau akan melayani anak-anakKu yang jauh.  (Di Keuskupan Medan dan Batam, red.) Percayalah, waktu yang akan memberhentikan semua kegiatanmu. Lakukan saja, lalui saja. Jangan pikirkan, nanti engkau akan mengerti. Tuhan Allahmu akan memberikan tanda bagimu supaya engkau mengerti. Itu Kuberikan kepada kamu pada malam ini. Pergilah anakKu, layani mereka dengan baik. Percaya. Aku bahagia, yang kamu masih setia kepadaKu, terima kasih. Setialah…, anakKu. Memang berat apa telah Kuberikan kepada kamu bersama Agnes. Cukup berat tantangan dari dunia yang kamu terima tetapi bersuka-citalah menerima tantangan itu. Jangan takut dan kuatir, jangan engkau malu karena Kebenaran, tetapi bersuka-cita dalam Kebenaran untuk menyampaikan Kebenaran ini.

 

Sampaikan salamKu kepada mereka, ucapan terima kasihKu atas semua kerja yang kamu lakukan selama ini. Karena Aku Ibumu tidak pernah meninggalkan kamu di dalam pelayananmu. Ibumu selalu menyertaimu. Percayalah, anak-anakKu. Percaya ! SalamKu untuk mereka. Kuatlah kamu dalam doa.

 

Dan Aku minta kepada kamu sekalian bersama Agnes, bersatulah kamu dalam doa sebelum kamu melayani.  Lakukan. Dan sampaikan salamKu kepada imammu Isak Doera, katakan semua apa yang Aku katakan ini, Aku menyertaimu dalam perjalananmu.

 

Dan juga bagi imammu, Herribertus (Rm. Bratasudarma SJ, red), jangan sedih, jangan takut menghadapi kenyataan ini. Katakan kepadanya waktu yang akan menyelesaikannya. Sabar menunggu sampai hari itu turun ke bumi ini. Pasti, dia akan kembali sebelum hari itu tiba. Sampaikan salamKu kasih dan cinta-Ku pada Herribertus, jangan sedih, jangan takut, Allah menyertainya. Bertugaslah dengan baik untuk melayani anak-anakKu dimana dia saat ini berada. SalamKu untuk Heribertus!

 

Dan sampaikan salamKu juga Alexius (Rm. A. Widiyanto Pr, red) Aku sudah menjawab semua pertanyaannya. Aku jawab melalui kuasa Allah, dia dengarkan dengan hatinya. Akulah yang menjawab itu. Sampaikan salamKu dan jangan takut dan jangan takut menderita. Kebenaran harus menderita. Katakan kepadanya, Aku menyertainya dalam perjalanannya. Berbahagialah dia. Dia telah mendengarkan Aku dan Aku telah menjawabnya dan Aku memanggilnya dan menguatkannya. Sampaikan salam kasihKu untuk Alexius!

 

Akan kami sampaikan Ibu, jawab umat serentak.

 

Terima kasih anakKu. Anak-anakKu sekalian yang ada di sini, terima kasih untuk kamu semuanya dan Aku bahagia. Teruskanlah doamu, saling menguatkanlah kamu. Ciptakanlah damai supaya kamu tidak masuk didalam pencobaan karena penguasa-penguasa kegelapan saat ini sedang bekerja keras untuk menjatuhkan anak-anak Allah. Kuatlah kamu dalam doa. Aku Ibumu selalu berdoa di Surga untuk kamu semuanya. Terima kasih untuk kamu, anak-anakKu.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih, terima kasih untuk kamu sekalian. Mari satukan hatimu dengan Aku Ibumu Maria, mari kita berdoa masuk dalam kepasrahan yang telah Aku ajarkan kepada kamu sekalian. Berdoa dengan hati, mari kita berdoa, anakKu.

 

Ya Allah yang Mahakuasa,

pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu

Karena Engkau yang mempunyai bumi ini

dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.

 

Terima kasih anak-anakku sekalian, kamu berjuang dan kamu berdoa. Tekun berdoa anakKu, itulah kekuatanmu untuk mengalahkan dunia ini. Dan Aku minta kepadamu, salamKu untuk dia.  (Ibu Maria menyapa seorang anakNya, red). Yang saat ini sungguh-sungguh jauh dari Aku Ibunya. SalamKu untuknya dan pergilah…., kunjungi dia. Katakan kepadanya bahwa Aku Ibunya mau menyapanya karena Aku mengasihinya dan menunggunya, tetapi hatinya tertutup karena dunia. Sampaikan salamKu untuk dia, ini yang Aku sampaikan kepadamu. Maukah kamu menyampaikannya?

 

Kami mau Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih. Katakan kepadanya, jangan dia terlalu jauh, apabila hari itu tiba, nanti dia sedih, menangis! Karena waktunya, waktunya, waktunya anakKu sudah disediakan oleh Allah. Maka siapapun saudara-saudaramu yang bersatu dalam Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia bersama Aku, kunjungi mereka. Tetapi mereka punya kebebasan untuk memilih. Tetapi Aku Ibunya ingin semua bersatu dalam kasih untuk menunggu janji Tuhan. Ini yang Aku katakan kepadamu.

 

Dan katakan kepada Agnes, kuatkan  hatinya,  tidak ada lagi kesedihan, sia-sialah untuk sedih.  Dia harus menerima  semua penderitaan ini. Agnes mengalami pedih, sakit tetapi kuasa Allah datang menghiburnya, karena dia tetap dikejar oleh penguasa-penguasa kegelapan untuk dihancurkan. Tetapi anak ini tetap menang, dia dapat mengalahkan dunia karena anak ini sudah dipersiapkan oleh Allah. Itulah kecemburuan penguasa-penguasa kegelapan/setan yang dikutuk oleh Allah. Katakan kepada Agnes bahwa kamu semua dipanggil untuk bekerja sama dengan kasih dan cinta, melayani, satu dalam doa sebelum melayani. Sampaikanlah ini kepada Agnes.

 

Akan kami sampaikan Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

Terima kasih. Cukup berat dan menderita anak ini. Apabila kamu hidup manis, anak ini bahagia, melupakan penderitaan; tetapi apabila kamu dilihatnya menyedihkan hatinya dia selalu menangis, selalu menangis ! Katakan kepada Agnes, cukup ! Jangan menangis lagi karena waktunya sudah disediakan oleh Allah. Tugasnya masih ada setelah hari itu selesai bersama kamu untuk melayani anak-anakKu semuanya. Inilah, hati-Ku trenyuh. Dari Surga Aku melihat anak ini cukup menderita tapi itulah yag harus dia terima.

Dan Aku minta kepadamu kamu yang dipilih Allah, dipanggil oleh Allah untuk melayani, jagalah dirimu baik-baik. Dukunglah dia dari sikap dan tingkah lakumu. Itulah permintaanKu supaya dia dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Kamu juga cukup berat sama dengan Agnes tetapi percayalah anakKu, tinggal sesaat sudah disediakan Allah bagi dunia ini. Inilah yang Aku katakan kepadamu. Sekali lagi Aku minta, bersatulah kamu supaya kamu tidak dicerai-beraikan oleh dunia. Kamu harus bersatu, sehati, sejiwa dalam doa, dalam pelayanan. Kalau ada berbeda pendapat, bawalah dalam doa. Jangan pendapatmu itu yang harus kau berikan kepada saudaramu terutama kepada Agnes; boleh kamu memberikan pendapat-pendapat tapi bawalah dalam doa. Jangan selalu mempersalahkan Agnes ! Anak ini cukup berat, sudah berat, jangan dibebani oleh sikap dan tingkah lakumu. Ini permintaanKu kepada kamu. Terima kasih. Berjuang ! Untuk mendapatkan itu, kamu harus berjuang. Supaya apa yang Aku lakukan bersama para rasulmu itu juga kamu terima dalam pelayananmu ini.

 

Sampaikan salamKu untuk anak-anakKu semuanya, tidak ada lagi kekerasan, sudah cukup. Waktunya tinggal sedikit; sudah disediakan Allah tinggal sedikit. Tidak lagi bermain-main, membiarkan dirimu terlena dengan dunia. Inilah yang Aku sampaikan kepada kamu semuanya.

 

Terima kasih, terima kasih untuk kamu anak-anakKu yang ada disini. Selamat kamu untuk melayani, selamat kamu untuk berkumpul dan berdoa. Sampaikan salamKu ini kepada saudara-saudaramu. Percayalah anakKu, apapun yang kau berikan kau sampaikan dalam Kebenaran dalam nama Tuhan, kamu menang dalam perjalananmu. Baiklah anakKu, sampai di sini, sampai bertemu dalam doa, kita akan bertemu dalam doa untuk memuliakan Allah. Terima kasih untuk kamu semuanya.  Selamat malam anak-anakKu.

 

Terima kasih, selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

--ooo0ooo--