Doa Bersama
Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Jl.
Pajajaran - Bandung, 6 Oktober 2001
Selamat
malam anak-anak-Ku semua yang Aku kasihi.
Selamat
malam Ibu Maria, jawab umat.
Aku
bahagia dimana anak-anak berkumpul berdoa, memuliakan Allah dan melayani.
Terima kasih untuk kamu semuanya.
Terima
kasih Ibu Maria, jawab umat.
Johanes
(Ibu Maria menyapa seorang anakNya,
red) anak-Ku yang Aku kasihi, Aku selalu
berdoa dan sekian lama Aku menantimu, saat ini kamu Aku satukan kembali karena
Aku memanggilmu untuk bekerja bersama Aku Ibumu di negaramu ini. Anak-Ku,
inilah Aku Ibumu yang mengasihimu, Aku tidak pernah meninggalkanmu. Kini
saatnya anak-anak-Ku Kukumpulkan kembali. Aku menang, Aku menang atas dunia
ini. Aku tunjukkan kepada dunia, siapakah yang menang! Aku, Akulah Ibumu Maria
yang menang! Tetap menang dan selamanya menang! Johanes mengertilah engkau,
sudah sekian lama engkau bersamaKu, apakah engkau tidak mengerti bahwa Aku
selalu dekat, selalu ada bersamamu dan tidak pernah meninggalkanmu? Anak-Ku,
kuatlah engkau dalam pencobaan ini. Kuatlah engkau! Pasti engkau menang! Engkau
harus menang! Kalahkan dunia!
Anak-Ku,
Aku bahagia karena kemenangan ada bersamaKu karena Allah bersamaKu maka Aku
mengalahkan dunia. Saatnya akan tiba dunia akan dikalahkan dan anak-anak-Ku
akan bangkit, bersorak ria dalam kemenangan. Itulah yang akan kamu terima!
Anak-Ku, kamu semua yang ada di sini, Aku minta sehatilah kamu seperti Aku
Ibumu dengan para rasul-rasulmu. Sehati dalam doa, dalam penderitaan, dalam
suka, apa saja kami tetap bersatu. Saat ini juga kami bersatu dalam Surga,
berkumpul di Surga karena kami menang; kami ada dalam kemuliaan Allah. Begitu
juga kamu. Kamu harus menang! Kalahkan dunia ini!
Anak-Ku,
bersatulah kamu. Saling penuh pengertian, saling memaafkan, saling membantu,
saling melayani karena kelompokmu ini sudah Aku satukan di Surga, tidak bisa
dipisahkan oleh dunia ini. Dimana kamu berdoa bersatu dalam kelompok ini,
bersatu dengan Aku Ibumu, engkau telah bersatu berdoa bersama Aku Ibumu di
Surga dengan para malaikat, dengan para kudus, semua! Anak-Ku, Aku nyatakan ini
semua supaya engkau mengerti. Kelompok ini bukan ciptaan dunia tapi tanda kasih
dan cinta-Ku sebagai Ibu! Aku berikan kelompok ini di negaramu untuk melayani
anak-anak-Ku. Dengan cara inilah, maka anak-anak-Ku semua kembali kepada Allah.
Ini caraKu!
Anak-anak-Ku
semua yang ada di sini, mulai malam ini berjuanglah kamu. Persiapkanlah dirimu
dengan baik. Masa sulit segera turun anak-Ku! Kalau kamu tidak kuat bagaimana
kamu bisa menerima peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitarmu?
Anak-anak-Ku
semua yang Aku kasihi, pergilah dan layani mereka dengan baik. Aku sudah
berjanji kepadamu, bahwa kelompok ini akan diterima di seluruh tanah airmu.
Sudah terjadi…! Mereka bersatu dalam doa, berseru kerahiman Allah, mendoakan
saudara-saudaranya, itu yang mereka lakukan saat ini. Kini kamu bersama Agnes,
bersama Aku Ibumu, mari kita bekerja, kita selesaikan tugas ini, supaya apa
yang dikehendaki Allah segera turun. Memurnikan dunia untuk kebahagiaan kamu
semuanya! Apa kamu mengerti apa yang Aku katakan ini kepada kamu? Apa kamu
mengerti anak-anak-Ku?
Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat.
Terima
kasih, terima kasih kamu mengerti. Hiduplah kamu! Bangkitlah kamu! Bersatulah
kamu! Berbahagialah kamu! Karena kamu Aku panggil bersama Aku Ibumu untuk
melayani anak-anak-Ku. Berbahagialah anak-Ku! Jagalah kebahagiaan ini
seutuhnya, agar kebahagiaan ini tidak terganggu oleh dunia.
Anak-anak-Ku,
inilah kegembiraanKu pada malam ini. Semua Tuhan akan pulihkan semua. Tidak ada
satu pun yang ditinggalkan oleh Allah. Aku mohon kerahiman-NYA dimanapun
anak-anak-Ku berada, Tuhan datang
menolongnya.
Anak-anak-Ku,
persiapkan dirimu dengan baik. Sekali lagi, masa sulit segera turun tapi kamu
jangan takut. Kamu anak terang, kamu bukan anak dunia, kamu menang bersama Aku
Ibumu. Kamu menang anak-anak-Ku!
Bertahanlah sampai janji itu diturunkan ke bumi ini. Bertahanlah anak-Ku! Berjuang kamu! Inilah yang Aku sampaikan
kepada kamu semua yang ada disini. Apa kamu sudah mengerti?
Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat.
Terima
kasih. Engkau Johanes, pergilah anak-Ku, layani mereka kembali. Aku memanggilmu
bersatu dengan Aku Ibumu. Aku mengasihimu dan tidak pernah meninggalkanmu.
Hanya engkau tidak mengerti, kapan Aku bersamamu. Tapi mengertilah.., saat ini
engkau akan mengerti. Dan bersatulah kamu sampai hari itu tiba. Kamu bekerja!
Bekerja dan bekerja kembali untuk mereka semua yang masih hidup dengan penuh
kebahagiaan untuk memuliakan Allah. Bekerjalah bersama Agnes, anak ini yang
Kuberikan kepadamu! Dialah utusan untuk negaramu ini. Aku berdoa untuk anak ini
supaya dia kuat menghadapi kenyataan yang harus dia tanggung dalam
perjalanannya. Bersama kamu: dia menderita, kamu juga menderita, dia bahagia,
kamu lebih bahagia. Itulah yang kamu dapatkan, buah dari Surga.
Anak-anak-Ku,
inilah pesanKu untuk kamu supaya kamu bangkit dan merenungkan semua peristiwa
yang sudah terjadi di bumi ini terutama di negaramu. Ingat negaramu tidak akan
berhenti! Itulah yang Aku katakan kepadamu. Sampai hari itu tiba, negaramu
tidak akan damai. Akan saling membunuh antara satu dengan yang lain! Tapi
ingat, kamu akan dikejar-kejar! Tapi Aku mengatakan, kamu menang bersama Aku
Ibumu. Maka itulah, tugasmu mengumpulkan anak-anak-Ku di seluruh tanah-airmu
ini supaya semua kuat menghadapi peristiwa yang akan terjadi di negaramu ini
yang pedih, yang menakutkan bagi setiap manusia yang jauh dari Allah. Tapi kamu
tidak, kamu selamat! Kamu semua selamat anak-Ku!
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
Inilah
yang Aku katakan, maka jagalah dirimu dengan baik ya! Supaya kamu dapat
mengalahkan dunia. Ini yang Aku katakan pada malam ini untuk kamu.
Saat
ini banyak yang masih menunggu pelayananmu. Segera, pergilah, layani mereka.
Mereka sudah menunggu kamu dan mengundang kamu untuk dilayani. Anak-anak-Ku,
apakah kamu bersedia?
Kami bersedia Ibu Maria, jawab umat.
Terima
kasih. Sungguh….?
Sungguh Ibu Maria, jawab umat.
Layani
mereka dengan baik! Aku menyertai kamu sekalian dalam perjalananmu ini. Baiklah
anak-Ku yang Aku kasihi, semua akan menjadi baik dalam perjalananmu. Itulah
doa-Ku, doa-Ku di Surga. Saat ini isi hati-Ku sampai diantara kamu, melalui
anak ini engkau mendengarkan Aku. Inilah Aku Ibumu Maria yang sungguh-sungguh
ada dan benar, dulu dan sekarang dan selama-lamanya. Aku berdoa, Allah
menyertai kamu dalam perjalananmu dimanapun kamu berada. Terima kasih untuk
kamu semua anak-anak-Ku.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
Terima
kasih. Aku berdoa:
Allah Bapa yang Maha Kuasa, yang bertahta di
Surga, aku Kau berikan kepada anak-anak-Ku di seluruh bumi dan mereka Kau
berikan kepadaku, Kau satukan dengan perjalanan hidupku. Kini aku mohon
kepadamu, hari yang telah Kau janjikan segera turun ke bumi ini. Aku mohon
kepadaMu, selamatkan anak-anak-Ku di seluruh bumi ini. Aku mohon kerahimanMu
untuk mengampuni kelemahan-kelemahan anak-anak-Ku.
Ya Allah, kini Aku bahagia di Surga, Kau berikan kepadaku, kini juga berikanlah kepada anak-anak-Ku di
seluruh bumi ini. Aku ingin anak-Ku semua bahagia, bersatu dengan Engkau dalam
perjalanan hidupnya.
Ya Allah, Aku berdoa bagi anak-anak-Ku yang saat
ini sedang jatuh. Datanglah kerahimanMu untuk mereka. Aku sedih, melihat mereka
dalam penderitaan, Aku sedih. Anak-anak-Ku jauh daripadaMu. Aku percaya, Engkau
akan menolong mereka. Aku percaya
karena Engkau Maha Pengasih dan Maha Cinta kepada anak-anakMu. Ya Allah, penderitaan sangat dalam di bumi
ini, janganlah anak-Ku tertimpa oleh penderitaan yang datang dari dunia ini.
Aku mohon kepadaMu. Dan juga aku mohon
bagi anak-anak-Ku bersamaku dalam kelompok ini, lindungi mereka semuanya,
kuatkan mereka semuanya, untuk menghadapi kepedihan yang turun ke negara ini.
Ya Allah, aku mohon kepadaMu, mereka anak-anak-Ku. Aku tidak bisa dipisahkan
dari mereka semuanya. Carilah mereka, aku mohon padaMu. Aku sedang berjuang
dengan anak-anak-Ku dengan kelompok ini untuk mendoakan mereka supaya mereka
kembali kepadaMu. Ya Allah, itulah permohonanku untuk anak-anak-Ku. Mohon belas
kasihanMu karena kuasaMu sanggup datang kepada anak-anakMu sampai ke pelosok
bumi ini. Aku serahkan mereka ke dalam tanganMu.
Juga aku berdoa bagi jiwa-jiwa di penantian, mohon
kerahimanMu. Aku sedih, melihat mereka menjerit, ketakutan, kepedihan, dalam
kesengsaraan. Aku mohon kerahimanMu juga bagi mereka yang Kau panggil ya Allah.
Aku, ibu mereka tidak kuat melihat penderitaan mereka saat ini dalam penantian.
Ya Allah, mohon kerahimanMu turun atas mereka, khususnya aku berdoa, khususnya
untuk Thomas. Ya Allah bagi anak-Ku ini, aku sedih. Terseret oleh dunia,
sehingga dia berjalan dengan sendiri dalam kehidupannya. Ya Allah mohon
kerahimanMu, aku mohon padaMu.
Dan dengarkanlah doa-doa anak-anak-Ku di seluruh
tanah air ini dan kelompok ini, dengarkanlah ya Allah sehingga Engkau dipuji, dimuliakan
dimanapun mereka berada. Inilah permohonanku. Doa-doa mereka, kupersembahkan
kepadaMu di seluruh bumi ini. Doa mereka kupersembahkan kepadaMu. Mohon
kerahimanMu. Amin.
Marilah anak-Ku, kita mempunyai kerendahan hati,
mari kita satukan doa, kita masuk dalam kepasrahan, merendahkan diri kepada
Allah seutuhnya karena engkau adalah milik Allah; dan Aku Ibumu bersatu dengan
Allah sekalian. Mari kita berdoa:
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan
kepada-Mu
Karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Terima
kasih anak-anak-Ku. Sampai bertemu dalam bekerja dan melayani dimanapun engkau
berada, Aku ada bersamamu. Selamat malam anak-anak-Ku semuanya.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat.
Terima
kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat
---ooo0ooo---