Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Gereja Katedral-Makassar, tanggal 25 September 2000

 

 

Pesan Tuhan Yesus

 

“Anak-anakKU yang AKU kasihi, AKU datang karena AKU rindu kepadamu !“ (Ini kata Tuhan).

“Kamulah anak-anakKU yang AKU kasihi !”

“AKU tidak rela dunia ini menindas kamu semuanya !” (Ini kata Tuhan).

“Engkau anak terang bukan anak kegelapan dari dunia ! Engkau adalah anak terang bagi-KU ! “

 

“Anak-anakKU, setelah AKU datang diantara kamu, renungkanlah kembali kehadiran-KU pada malam ini dan berdoalah dan sebutkanlah nama-KU, maka kuasa-KU akan berikan pengertian di dasar hatimu yang sangat dalam !” (Ini kata Tuhan Yesus).

“Setelah AKU datang, anak-anakKU, janganlah tinggalkan AKU lagi !”

“Bawalah AKU dalam  kehidupanmu suka dan duka dalam perjalananmu. AKU-lah kekuatanmu !”(Ini kata Tuhan).

“Dan AKU menunggumu dalam doamu !”

“AKU setia anak-KU ! Siang dan malam AKU menunggumu ! Jangan lagi engkau tidak datang kepada-KU !” (Ini kata Tuhan).

 

“Tetapi mulai saat ini sadarlah engkau bahwa AKU ALLAH yang mahakuasa yang mengasihi kamu semua dan memberikan segala-galanya dalam kehidupanmu !” (Kata Tuhan).

“Maka AKU minta daripadamu, kembalilah kamu kepada-KU seutuhnya ! Itulah kerinduan-KU, anak-anak-KU !” (Ini kata Tuhan).

“Sampai bertemu di dalam doamu, AKU menunggumu anak-anakKU !”

 

 

Pesan Bunda Maria

 

“Salam unukmu hai imamKu yang Aku kasihi ! Tanda kasih dan cinta-Ku Aku menyapamu pada malam ini !”

“Terima kasih  untuk kamu berdua !”

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab Mgr. Isak Doera Pr dan Pastor Jan van Empel CICM.

 

“Terima kasih !”

“Dan kamu semua yang Aku kasihi, untuk kamu semua yang berkumpul disini juga Aku mengucapkan terima kasih !”

“Selamat malam untuk kamu semuanya anak-anakKu !”

 

 

Selamat malam Ibu Maria, terima kasih,  jawab umat serentak.

 

“Terima kasih untuk kamu semua walaupun engkau belum mengerti kehadiranKu saat ini ! Inilah kehadiranKu bersama Agnes !”

“Inilah Aku Maria, ibumu yang telah diberikan Allah kepadamu.”

“Anak-anakKu semua yang Aku kasihi, Aku-lah yang meminta kepada Allah. Kuasa Allah mengumpulkan kamu semua pada malam ini. Itulah karena kecintaan Allah kepadamu dan Aku Ibumu selama ini dan selamanya untuk selamanya.”

 

“Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada disini, tadi engkau sudah bersatu dengan Allah kasih Allah. Allah sudah hadir diantara kamu dan menyapamu, apakah engkau mengerti anak-anakKu ?”

“Mengapa engkau diam ?”

“Apakah engkau belum mengerti bahwa kuasa Allah hadir diantara kamu ?”

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Mengapa engkau dalam keraguan ?”

“Apakah engkau belum mengerti anak-anakKu ?”

“Jawablah dengan hatimu, apa engkau sudah mengerti bahwa Allah sudah datang diantara kamu ?”

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih !”

“Dalam kebenaran, jangan mengucapkan dalam keraguan !”

“Anak-anakKu, kebenaran adalah Allah ! Kalau engkau mengucapkan dalam keraguan, engkau tidak mendapatkan apa-apa.”

“Anak-anakKu yang Aku kasihi, engkaulah saksi kebenaran tentang Allah ! Engkau anak-anakKu !”

“Dan Aku minta kepadamu pada malam ini, kembalilah kamu kepada Allah ! Satukan hidupmu, keluargamu dengan Allah. Bawalah Allah juga sepanjang hidupmu agar engkau kuat anakKu ! Supaya engkau tidak berjalan sendiri di dunia ini ! Kekuatan Allah sangat besar kalau engkau sungguh-sungguh menerimanya di dalam kehidupanmu.”

 

“Anak-anakKu semua yang Aku kasihi, Aku sudah datang ke negaramu ini dengan cara ini engkau bisa mendengarkan Aku saat ini.”

“Inilah Aku Ibumu Maria bersama Agnes, Aku menyapamu pada malam ini !”

“Jangan engkau dalam keraguan ! Berdoalah kalau engkau tidak mengerti ! Memohonlah kepada Allah Bapa kita yang telah menciptakan kamu dan Aku !”

“Sekarang Aku sudah bahagia di surga !”

“Berdoalah anakKu agar engkau tidak masuk dalam pencobaan ! Kalau engkau dalam keraguan, engkau mudah masuk dalam pencobaan yang datang dari dunia !”

 

“Anak-anakKu, Aku mempersiapkan kamu semuanya !”

“Hari akan tiba ! Dunia akan dimurnikan oleh Allah supaya engkau bahagia !”

“Saat ini anak-anakKu menjerit di seluruh bumi oleh penyiksaan dari dunia ini maka Aku datang menyapa kamu anak-anakKu supaya engkau tidak sendiri.”

“Masa sulit yang sudah turun ke bumi ini terutama di negaramu ini.”

“Anak-anakKu, jangan lagi engkau bermain-main dengan dunia tetapi datanglah kepada Allah supaya perjlananmu penuh berkat, penuh kasih dan cinta.”

“Supaya engkau bahagia dapat melaksanakan tugasmu dengan baik !”

“Dan Aku mengatakan kepadamu dalam keluargamu, berdoalah kamu! Itulah kekuatanmu anak-anakKu ! Muliakanlah Allah dalam keluargamu !”

“Berkumpullah kamu dalam keluargamu masing-masing dan berdoalah memohon kekuatan Allah. Karena masa penantian ini sangat berat bagi kamu semuanya karena kuasa-kuasa kegelapan tidak ingin kamu bahagia.”

 

“Anak-anakKu yang Aku kasihi, engkau telah banyak mendengar dari anak-anakKu yang sudah datang pada malam ini untuk kamu semuanya.”

“Dengarkanlah mereka ! Mereka semua mengatakan, itulah yang mereka terima dari Aku dan Tuhan Allahmu untuk bersaksi tentang kebenaran ini.”

 

“Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada disini, Aku mengirimkan tanda kasih dan cintaKu melalui doaKu kepada kamu. Satukanlah itu dengan doamu dimana pun engkau berada, masuklah dalam kepasrahan anakKu.”

“Aku mengajarkan engkau, supaya engkau dapat bertemu dengan Allah dengan mesra karena engkau memasrahkan dirimu kepada Allah.”

“Akulah Ibumu masuk dalam kepasrahan,  Akulah Ibumu !”

 

“Ini Aku datang melalui Agnes ! Inilah caraKu yang terakhir bagi kamu semuanya.”

“Dan Aku tidak pernah meninggalkan kamu semuanya anak-anakKu. Aku berdoa dan berdoa untuk kamu semuanya. Aku satukan doamu bersama Aku ibumu di surga.”

“Itulah cintaKu kepada kamu karena engkau adalah anak-anak rohaniKu dan Aku juga Ibu rohanimu yang sangat dalam dan kekal dan abadi.”

“Berbahagialah engkau mempunyai Ibu di surga yang selalu menjaga kamu siang dan malam.”

 

“Anak-anakKu, mulai saat ini kembalilah kamu kepada Allah ! Itulah permintaanKu, supaya apabila hari itu turun ke bumi ini, engkau selamat anakKu !”

“Jangan engkau masuk dalam penderitaan. Aku tidak kuat melihat kamu menderita tetapi Aku ingin engkau bahagia semuanya.”

“Anak-anakKu yang Aku kasihi, apakah engkau mengerti kehadiranKu saat ini, anak-anakKu ?”

 

Mengerti Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Sungguh ?”

 

Sungguh Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih untuk kamu semuanya !”

“Kalau engkau mengerti anak-anakKu, berjuanglah ! Ubahlah hidupmu jadi baik !”

“Jadilah anak Allah yang baik ! Anak-anakKu yang baik ! Baik dimana pun baik ! Dan baik seterusnya baik, agar engkau dapat memuliakan Allah di dalam perjalananmu !”

“AnakKu, inilah sapaanKu kepadamu dan bawalah dalam renunganmu, dalam doamu, mohonlah kepada Allah semua peristiwa yang engkau hadapi pada malam ini agar sentuhan yang Ku-mintakan kepada Allah untukmu, ditanamkan di dasar hatimu yang sangat dalam agar engkau bisa merasakan kapan Tuhan datang menyapamu.”

 

“Anak-anakKu sekalian yang Aku cintai, inilah Aku ibumu ! Kuatlah kamu semua anakKu!”

“Dan Aku minta mulai saat ini, tidak ada lagi kekerasan dalam keluargamu, ciptakanlah damai dalam keluargamu, dimana pun engkau berada anak-anakKu ! Agar Allah dimuliakan terus-menerus seperti surga semua memuliakan Allah.”

“Itulah permintaanKu kepadamu ! Apakah engkau mau melakukan itu anak-anakKu ?”

 

Kami mau Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

 

“Terima kasih untuk kamu semuanya yang ada disini ! Inilah sapaanKu kepada kamu semuanya !”

“Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku tidak banyak mengatakan sesuatu untukmu tetapi bawalah dalam renunganmu anak-anakKu supaya engkau mendapatkannya, bekal dalam perjalanan ini. Itulah yang Aku katakan kepadamu untuk kamu semua yang berkumpul pada malam ini.”

 

“AnakKu, mari satukan hatimu dengan Aku Ibumu ! Mari kita berdoa bersama, doa yang telah Kuberikan kepadamu tanda kasih dan cintaKu kepada kamu semuanya.”

“Mari kita berdoa dengan hati anakKu ! Mari dengan Aku Ibumu !”

“Aku membawa doamu ini kepada Allah Bapa yang penuh kasih dan cinta untuk kamu semuanya.”

‘Mari anakKu kita berdoa bersama-sama dengan hati.”

 

“Ya Allah yang maha kuasa pada saat ini juga, jiwaku kuserahkan kepada-Mu karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaan-Mu (3x) Amin.

 

“Terima kasih untuk kamu berdua hai imamKu !”

“Terima kasih !”

“Berjuanglah engkau melawan segala sesuatu yang menghambat kasih Allah dan cinta Allah bersama anak-anakKu yang telah Kuserahkan kepadamu.”

“Aku berdoa untuk kamu berdua !”

 

“Dan juga kamu semua anak-anakKu semua yang ada disini, berjuanglah ! Berjuanglah dalam nama Tuhanmu, engkau akan menang bersama Aku Ibumu untuk melawan dunia ini !”

“AnakKu, jadilah kau anak yang baik ! Jagalah dirimu dengan baik ! Janganlah engkau terlalu sibuk dengan duniamu sehingga engkau tidak bisa berdoa dengan baik !”

“Anak-anakKu sekalian yang Aku kasihi, selamat malam untuk kamu semuanya !”

 

Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih untuk kamu semuanya anak-anakKu !”

“Sampai bertemu kembali dalam doamu Aku ibumu menyertai kamu semuanya ! Terima kasih anak-anakKu semuanya !”

 

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

 

---ooo0ooo---