Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Gereja St. Yosef Pekerja, Penfui – Kupang,  31 Agustus 2000

 

 

Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)

 

”Setelah AKU datang melalui kuasa-KU, jangan engkau tinggalkan AKU lagi tetapi hiduplah engkau dalam nama-KU supaya engkau bahagia di bumi ini !”

“Dan AKU menunggumu dalam doamu !”

“Dan sebutkan nama-KU itulah kekuatanmu !”

“Dan sampai bertemu lagi dalam doa !”  (Ini kata Tuhan Yesus).

 

Pesan Bunda Maria

 

“ImamKu yang Aku kasihi dan juga kamu anak-anakKu yang Aku kasihi, selamat siang untuk kamu semuanya !”

 

Selamat siang Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih !”

“Tadi engkau telah merasakan kehadiran Allah dalam perjalananmu ini. Allah menyapamu dengan penuh kasih dan cinta.”

“Begitu juga Aku Ibumu Maria datang bersama Agnes menyapa kamu pada siang hari ini dan Aku menyatakan, Aku mengasihi kamu semua anak-anakKu dan tidak pernah Aku meninggalkan kamu sendiri dalam dunia ini.”

“AnakKu, terima kasih untuk kamu semuanya !”

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih !”

“Apa engkau dalam keraguan kehadiranKu saat ini ?”

 

Tidak Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Sungguh ?”

 

Sungguh Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Untuk semuanya ?”

 

Ya kami sungguh percaya Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih !”

“Bagi kamu yang belum mengerti, berdoalah kamu ! Supaya kuasa Allah memberikan pengertian ini kepada kamu semuanya.”

“Anak-anakKu yang Aku kasihi semua yang ada disini, apa yang sudah disampaikan oleh mereka kepadamu, itulah tujuan Aku hadir ke negaramu ini.”

“Aku mempersiapkan kamu dengan baik, supaya kamu semua bahagia di bumi ini, bahagia kembali kepada Allah seutuhnya.”

“Dan mulai saat ini anakKu tidak ada lagi kekerasan dalam kehidupanmu ! Tidak ada lagi dendam diantara satu dengan lain karena kamu adalah anak-anakKu !”

“Saling mengasihilah kamu diantara satu dengan yang lain terutama di dalam keluargamu !”

“Dan Aku minta kepadamu, berdoalah dalam keluargamu agar engkau dikuatkan supaya kuasa-kuasa kegelapan ini tidak bisa masuk atau mencobaimu dalam kehidupanmu dalam keluargamu. Karena kuasa kegelapan ini sangat jahat. Dia mau menguasai manusia yang dimana hatinya terombang-ambing dalam keraguan, disitulah kuasa-kuasa kegelapan itu akan bekerja di dalam hidupmu.”

“Tetapi Aku Ibumu Maria menang atas itu semuanya maka Aku datang diantara kamu.”

 

“Saat ini Aku datang, inilah Aku Ibumu Maria bersama kamu bersama Agnes pada saat ini.”

“Jadilah engkau anak yang baik bagiKu !”

“Jaga dirimu baik-baik dan berdoa semua akan menjadi baik !”

“Aku tidak akan banyak bicara pada saat ini.”

“Saat ini hatiKu bahagia dapat mengumpulkan kamu semuanya. Itulah kuasa Allah yang membawa kamu saat ini ke tempat ini bersama Aku Ibumu Maria.”

 

“Anak-anakKu semua yang Aku kasihi, Aku mengatakan kepada kamu, Akulah Ibumu ! Aku tidak pernah meninggalkanmu sendiri, Aku selalu datang menyertai kamu disaat kamu berdoa !”

“Akulah Ibumu Maria.”

 

“Anak-anakKu, berbahagialah engkau Aku mengunjungimu pada saat ini bersama Agnes.”

“Aku mengunjungimu anakKu, Aku mengasihimu !”

“Apakah engkau mengerti bahwa ini Aku Ibumu Maria ?”

 

Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih !”

“Bersatulah engkau bersama Aku Ibumu untuk melayani anak-anakKu di tempat ini.”

“Dimana ada kelompok-kelompok doa, Aku satukan dengan Aku Ibu Maria bersatu dengan Kelompok Pelayanan Kasih dari Ibu Yang Bahagia. Aku yang melayani dan Aku yang mengasihi, Aku yang bahagia bersama kamu untuk melayani anak-anakKu di tempat ini.”

“Apa engkau mau bersama Aku Ibumu untuk melayani anak-anakKu ?”

 

Kami mau Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Sampaikan salamKu ini melalui doaKu untuk anak-anakKu dan imam-imammu, siapa saja yang engkau temui supaya anak-anakKu semua juga bahagia seperti Aku dan kamu pada saat ini.”

“Sekali lagi Aku mau bertanya kepadamu, hai anak-anakKu yang Aku kasihi, apakah engkau bersedia menyampaikan kebenaran ini melalui doaKu yang telah Kuberikan kepadamu untuk anak-anakKu di tempat ini ?”

Kami bersedia Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih !”

“Allah menyertaimu, Allah memberkatimu dimana engkau pergi menyampaikannya !”

“Aku Ibumu selalu berdoa dalam perjalananmu dan juga bersama Agnes dan anak-anakKu yang melayani kamu semua, Aku selalu menyertai mereka. Aku tidak pernah meninggalkan mereka sendiri bekerja untuk melayani anak-anakKu. Aku selalu bersama mereka dan juga kamu.”

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih !”

“Dan Aku menyatakan kepada kamu bersama Agnes teruskan perjalananmu ! Berbahagialah engkau dapat melayani anak-anakKu dengan tulus hatimu !”

“Jangan dalam keraguan tetapi dalam kasih dan cinta kamu melakukan pelayananmu itu supaya kebahagiaan itu bisa diterima oleh anak-anakKu dimana engkau melayaninya.”

“Terima kasih untuk kamu, untuk Agnes yang sudah sampai diantara anak-anakKu ini semuanya.”

“UcapanKu terima kasih ! Aku juga mengerti kelelahanmu dalam perjalananmu bersama Agnes tetapi percayalah engkau akan kuat karena engkau bersama Allah dan Aku Ibumu.”

“Percaya ! Harus percaya…! Di dalam nama Tuhan kita yang Maha Kuasa kita menang atas dunia ini. Apa kamu percaya ?”

 

Kami percaya Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih !”

“Dekatkan dirimu kepada Allah dan jangan lagi mendua hatimu anak-anakKu, pergilah bermesraanlah kepada Allah !”

“Dan satukanlah doaKu ini dimana engkau berdoa bersama keluargamu dimana pun engkau berada supaya masuk dalam kepasrahan dan engkau bisa bertemu dengan mesra dengan Allah melalui doa-doamu.”

“Inilah yang Kukatakan kepadamu ! Terima kasih untuk kamu semuanya !”

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Dan sampaikan salamKu kepada imammu walaupun imammu tidak berkumpul disini, Aku cukup menerima. Sedikit saja engkau berikan kepadaKu, Aku bersuka cita ! Biar selebihnya Allah yang akan bekerja dalam kehidupannya !”

“Sampaikan salam kasih dan cintaKu untuknya bahwa Aku Ibumu Maria sudah sampai ke tempat ini.”

 

Ya, kami akan sampaikan Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih untuk kamu semua anak-anakKu !”

“Berbahagialah kamu, bergembiralah kamu, bersuka cita !”

“Jangan ada lagi kesedihan, ketakutan, kekhawatiran dalam hidupmu karena engkau anak-anak terang, engkau anak Allah. Engkau menerangi segala kegelapan di sekitarmu sehingga Allah dimuliakan di dalam perjalananmu.”

“Maukah engkau melakukan itu kepadaKu ?”

 

Kami mau Ibu Maria, jawab umat serentak.

 

“Terima kasih untuk kamu semuanya !”

“Dan Aku berdoa untukmu dalam perjalananmu anakKu.”

“Mari satukan doamu dengan Aku Ibumu pada saat ini yang telah Aku ajarkan kepada kamu semuanya. Kita berdoa dengan hati anak-anakKu, bukan dengan pikiran, mulut dan perasaan tetapi dengan hati yang sangat dalam.”

“Mari kita berdoa.”

 

“Ya Allah yang mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaan-Mu” (3X) Amin.

 

“Terima kasih anakKu !”

“Sampai bertemu dimana engkau berdoa, Aku hadir bersamamu dan doamu Kubawa kembali dan Kupersembahkan kepada Allah.”

 

“Terima kasih untuk kamu semua anakKu ! Selamat siang !”

 

Terima kasih Ibu Maria, selamat siang, jawab umat serentak.

 

 

---ooo0ooo---