Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Gereja Maria Assumpta – Kupang, 30 Agustus 2000
Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)
“Beginilah AKU menantikan
kamu ! Dimana kamu datang kepada-KU, hati-KU senang melihat kamu datang kepada-KU
! Tetapi kalau engkau jauh dari pada-KU, AKU kesepian tanpa kamu !” (Ini kata Tuhan Yesus).
“Inilah tanda ! Beginilah
kerinduan-KU kepada kamu semuanya !” (Kata Tuhan).
“Mulai saat ini anak-KU ! AKU
sudah datang mengunjungi kamu semua pada malam ini.” (Ini kata Tuhan Yesus).
“Begitulah setiap hari,
kapanpun AKU mengunjungi kamu tetapi AKU tidak melihat kamu lagi menutup
pintumu rapat-rapat, tetapi bukalah maka AKU datang, engkau tahu !” (Ini kata
Tuhan).
“Setelah AKU mengunjungimu
dan AKU menunggumu dan engkau datang membawa nama-KU dan menyebut nama-KU dalam
doamu maka kuasa-KU menyambut kehadiranmu di dalam kehidupan-KU !” (Ini kata
Tuhan).
“Jangan lagi engkau jauh dari
pada-KU !”
“AKU datang ! AKU datang
mengunjungi kamu semuanya.”
“Sampai bertemu dalam doamu, AKU menunggumu !” (Kata Tuhan).
Pesan Bunda Maria
“SalamKu untukmu hai imamKu
yang Aku kasihi. Engkau setia ! Setia bersama anak-anakKu di hari tuamu;
bukanlah penderitaan ! Inilah kebahagiaan diberikan Allah bagimu. Berbahagialah
engkau hai imamKu !”
Terima kasih Ibu Maria,
jawab Mgr. Isak Doera Pr.
“Terima kasih !”
“Dan terima kasih kepada kamu
semua anak-anakKu yang Aku kasihi, engkau setia semuanya !”
“Terima kasih ! Selamat malam
untuk kamu semuanya !”
Selamat malam Ibu Maria, jawab
umat serentak.
“Terima kasih anak-anakKu
yang Aku kasihi, Aku bahagia hari ini
!”
“Karena kalau hatimu terbuka
maka engkau mendapatkannya. Inilah tanda kasih Allah dan Aku ibumu sudah datang
ke tempatmu ini !”
Terima kasih Ibu Maria,
jawab umat serentak.
“Terima kasih !”
“Dan terima kasihKu kepada
imammu yang telah memberikan engkau kepadaKu pada malam ini.”
“Sampaikanlah salam kasih
cintaKu yang sangat dalam kepadanya karena Aku Ibunya sudah datang ! Sudah
datang mengunjungi kamu semuanya.”
“Terima kasih anak-anakKu !”
Terima kasih Ibu Maria,
jawab umat serentak.
“Terima kasih !”
“Anak-anakKu yang Aku kasihi,
inilah Aku Ibumu Maria datang ! Melalui Agnes, Aku menyapamu pada malam ini
anakKu !”
“Berbahagialah kamu, Aku
mengunjungi kamu supaya engkau mengerti bahwa engkau mempunyai Ibu. Akulah
Ibumu Maria yang sudah bahagia yang telah diberikan Allah bagiKu; juga kamu
bahagia.”
“AnakKu, engkau telah
mendengar apa yang dikatakan disampaikan oleh Agnes dan anak-anakKu tentang
Aku, tentang kehadiranKu di negara ini.”
“Aku datang untuk kamu, yang
pertama dan terakhir. Inilah Kuberikan kepada anak-anakKu di negara ini.”
“Inilah caraKu yang terakhir,
tetapi yang terindah bagi kamu semuanya!”
“Berbahagialah engkau, Aku
membuat ini semuanya untuk kamu !”
Terima kasih Ibu Maria,
jawab umat serentak.
“Terima kasih !”
“Dengan kehadiranKu ini,
engkau menyadari betapa besar kasih Allah dan Aku Ibumu. Maka mulai saat ini
anakKu, terbukalah hatimu terus menerus untuk Allah.”
“Pujilah Allah dalam
kehidupanmu anakKu ! Itulah santapan dari kehidupanmu, dalam dunia ini supaya
penguasa-penguasa kegelapan itu tidak sanggup menyapa kamu, membuat kamu
menderita !”
“Tetapi kalau engkau hidup
dalam keraguan, engkau akan mendapatkan gangguan-gangguan yang datang dari
dunia ini.”
“AnakKu, engkaulah anakKu
yang diserahkan Allah bagiKu, dulu dan sekarang dan selama-lamanya.”
“Kuasa Allah mengantarkan Aku
diantara kamu semuanya.”
“Biarlah, orang tidak
mengerti dan tidak mau mengerti dan tidak mau membuka hati. Aku serahkan itu semua
kepada Allah dan Aku berdoa untuk itu semuanya.”
“Tetapi kamu yang terbuka,
terbukalah anakKu ! Terus terbuka, supaya engkau bisa menikmati kasih Allah
yang sangat dalam diberikan pada kamu semuanya.”
“Kamu anak Allah yang sudah
diselamatkan oleh Allah maka jagalah dengan baik dalam hidupmu.”
“Maka Aku datang, Kuberikan
doaKu ini kepadamu.”
“Itulah doaKu, doaKu
anak-anakKu…. ! Yang sangat dalam, yang indah Kuberikan kepadamu.”
“Supaya engkau ingat apa yang
tertulis, itulah yang terjadi dalam kitabmu. Itulah yang hidup, yang kekal dan
abadi. Kuasa Allah bekerja diantara anak-anakNYA.”
“Aku Maria, Ibumu !
Bersyukurlah kepada Allah karena Aku diutus untuk kamu semuanya, untuk memeluk
kamu semuanya dalam kasihKu seorang Ibu yang mengumpulkan engkau pada malam
ini, Kuserahkan kepada Allah !”
“Berbahagialah engkau
anak-anakKu !”
Terima kasih Ibu Maria,
jawab umat serentak.
“Terima kasih !”
“Berterima kasihlah kepada
Allah yang telah memberikan semua ini kepadamu. Berikanlah, kalau engkau
mencintai Allah ! Berikanlah hatimu seutuhnya kepada-NYA ”
“Dan Aku minta, tidak ada
lagi kekerasan diantara kamu ! Aku mau
engkau lemah lembut dan sabar dalam segala hal terutama dalam keluargamu.”
“Ciptakan damai, bersatulah
kamu dalam doa mulai saat ini, terutama dalam keluargamu, dalam
kelompok-kelompok.”
“Aku satukan semua kelompok
yang ada di bumi ini, Kusatukan dengan Aku Ibumu dalam Kelompok Pelayanan Kasih
dari Ibu Yang Bahagia. Aku yang melayani kamu, Aku mengasihi kamu, Akulah yang
berbahagia bersama kamu; itu Kusatukan semua di seluruh bumi ini.”
“Semua kelompok yang berdoa
memuliakan Allah, yang saling mengasihi, Aku bersama mereka. Tetapi kelompok
yang datang dari dunia, Aku berdoa supaya itu diselesaikan oleh kuasa Allah.”
“Aku tidak mau manusia
disesatkan oleh pikiran-pikiran manusia yang ingin dipuji, yang ingin dihormati
di dalam perjalanannya. Tetapi itu adalah perbuatan yang salah sehingga
kuasa-kuasa kegelapan memakai semua pikiranmu, keinginanmu secara dunia tetapi
kebenaran tetaplah kebenaran datang dari atas.”
“Inilah Aku Ibumu datang dari
atas, yang memberikan dan menciptakan kelompok ini supaya kelompok ini bisa
menyatukan semua anak-anakKu di negaramu.”
“Dari mereka Aku bekerja,
dari mereka Aku melayani, dari mereka Aku mengasihi, dari mereka Aku bahagia
dan Aku memberikan kebahagiaan itu untuk anak-anakKu dan kamu semuanya yang ada
disini. Maukah engkau menerimanya anak-anakKu ?”
Kami mau Ibu Maria, jawab
umat serentak.
“Terima kasih !”
“Apakah kamu mau bekerja
bersama Aku Ibumu ?”
Kami mau Ibu Maria, jawab
umat serentak.
“Untuk melayani anak-anakKu
di tempat ini ?’
Kami mau Ibu Maria, jawab
umat serentak.
“Terima kasih untuk kamu
semuanya !”
“Aku berdoa untuk niat baikmu
itu biar Tuhan berkati dalam kamu bekerja untuk menyampaikan kebenaran ini
kepada saudara-saudaramu.”
“Jangan takut ! Allah
menyertaimu dan Aku Ibumu selalu bersamamu dalam doaKu. Dunia tidak bisa
mengambil karena kamu bersama Allah untuk melayani anak-anakKu.”
“Pergilah anakKu !
Sampaikanlah semua ini ! Sampai hari itu tiba, semua akan selesai.”
“Aku mempersiapkan kamu untuk
menerima hari Tuhanmu akan turun ke bumi ini adalah dimurnikan, dibersihkan
dari hal-hal yang tidak baik supaya manusia kembali kepada Allah, memuliakan
Allah !”
“Itulah yang akan engkau
terima, ‘hari baru’ diberikan Allah bagimu ! Maka jagalah dirimu dengan baik
agar kamu bisa kuat dan sabar untuk menunggu hari itu tiba.”
“Jangan menghitung-hitung
hari ! Engkau tidak akan mengerti hanya Allah yang mengerti. Aku Ibumu juga
tidak tahu kapan pastinya, waktunya yang tepat yang turun ke bumi ini. Tetapi
Aku diberikan pengertian bahwa hari itu akan turun. Kuasa Allah tetaplah
kuasa-NYA; Aku juga Ibumu, surga juga tidak tahu. Tetapi bersiaplah karena
waktunya sudah dekat untuk kamu semuanya.”
“Anak-anakKu sekalian, Aku
Ibumu datang menyapa kamu !”
“Berbahagialah kamu semuanya
karena Aku sudah datang menyapamu dengan cara ini bersama Agnes, Aku menyapamu
!”
“Jangan pikirkan tetapi bawa
dalam hatimu dan berdoa minta kepada Allah yang tadi sudah datang menyapamu. Engkau
akan diberikan pengertian untuk ini semuanya.”
“Anak-anakKu, Aku mau
bertanya sekali lagi, apakah engkau mau menyampaikan semua ini kepada
saudara-saudaramu ?”
Kami mau Ibu Maria, jawab
umat serentak.
“Sungguh ?”
Sungguh Ibu Maria, jawab
umat serentak.
“Terima kasih untuk kamu
semuanya !”
“Terima kasih !”
“Aku bahagia pada malam ini
!”
“Beginilah, Aku ingin
anak-anakKu di seluruh bumi seperti ini berkumpul dan berdoa, bekerja dan
melayani. Itulah keinginan surga; seperti itu.”
“Terima kasih kesediaanmu
bersama Aku Ibumu untuk menyampaikan semua ini, doa yang telah Kuberikan
kepadamu. Itulah tanda kasihKu, Kuberikan untuk kamu semua dan berikan kepada
imam-imammu !”
“Dan jangan takut, biar kuasa
Allah yang mengantar itu semuanya, asalkan kamu sungguh-sungguh dengan hatimu
yang tulus dan suci semua akan menjadi baik. Sudah mengerti kamu semuanya ?”
Sudah Ibu Maria, jawab umat
serentak.
“Terima kasih !”
“ Aku bahagia, Aku bahagia
bersama kamu !”
“Kini satukan hatimu dengan
Aku Ibumu. Mari kita berdoa, Aku memberikan doa ini kepadamu dan juga Aku
mendoakan doa ini di surga untuk kamu semuanya.”
“Mari satukan hatimu dengan
Aku Ibumu, mari kita datang kepada Allah dengan hati untuk berdoa.”
“Ya Allah yang mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaan-Mu” (3X) Amin.
“Dan Aku minta kepadamu,
sampaikan salamKu kepada imammu yang tertinggi yang telah memberikan engkau
kepadaKu pertemuan pada malam ini !”
“Dan juga Aku selalau
bersamamu, dimana engkau berdoa Aku hadir melalui kuasa Allah, akan Kubawa
doamu anakKu, Kupersembahkan kepada Allah.”
“Jagalah dirimu baik-baik,
maukah engkau ?”
Kami mau Ibu Maria, jawab
umat serentak.
“Jagalah dirimu dalam doa dan
saling mengasihi antara satu dengan yang lain !”
“Sampai bertemu dalam doamu
anakKu, selamat malam untuk kamu semuanya !”
Selamat malam Ibu Maria,
terima kasih, jawab umat serentak.
---ooo0ooo---