Doa
bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Gereja St. Ludovicus, Karang Lo – Salatiga, 3 Agustus 2000
AKU hanya meminta kesetiaanmu. Kesetiaanmu !
Sampai bertemu lagi dan AKU
menunggumu. AKU menunggumu dengan penuh kesabaran.
Salam untukmu hai Herribertus.
Salam Ibu Maria, jawab Rm. HP. Bratasudarma SJ.
Terima kasih atas penyertaanmu
bersama anak-anakKu, bersama Agnes anakKu ini yang Aku panggil untuk kamu
semuanya. Terima kasih Herribertus. Terima kasih.
Terima kasih Ibu Maria, jawab Rm. HP. Bratasudarma SJ.
Percaya anakKu. Aku menyertaimu
dalam perjalananmu. Percaya anakKu. Engkau tidak sendiri. Percaya ! Engkau
tidak mengerti ! Tenangkan hatimu supaya engkau mengerti karena rencana Allah
bukan untuk dimengerti tetapi terimalah dengan baik, dengan penuh kepasrahan.
Karena engkau seorang imam, engkau harus siap menderita. Karena penderitaan
adalah awal kebahagiaan. Engkau seorang imam sudah mengerti tentang
penderitaan. AnakKu, pergilah ! DoaKu selalu menyertaimu. Tidak akan terjadi
apa-apa terhadap dirimu. Engkau akan sampai dengan selamat dan juga akan
kembali dengan selamat. Percayakah engkau ?
Saya percaya Ibu Maria, jawab Rm. HP Bratasudarma, SJ.
Terima kasih Herribertus.
Pelihara hatimu dengan baik. Jaga
dirimu dengan baik. Dekatkan dirimu dengan Allah. Satukan doamu dengan Aku
Ibumu maka engkau akan kuat, maka engkau akan mengerti apa arti itu semuanya.
Percaya, tidak akan lama. Tidak akan lama kepergianmu, hanya sementara. Biarlah
dunia melihat perjalananmu ini karena engkau akan menjadi saksiKu. Akan menjadi
saksiKu tentang Kebenaran ini bersama rekan-rekanmu yang dipanggil menjadi
seorang imam. Percaya, engkau dipanggil untuk itu.
AnakKu Herribertus, menerima penderitaan
itu baik. Penderitaanmu adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam
kebahagiaan. Kebahagiaan itu adalah Allah sendiri. Supaya engkau mengerti,
berapakah penderitaanmu, berapa lamakah penderitaanmu dari kebahagiaan yang
kekal yang abadi yang akan engkau terima dari Allah ? Setia engkau ! Sekali
lagi Aku mengatakan kepadamu, jaga dirimu baik-baik. Jangan sampai engkau masuk
dalam pencobaan karena kuasa kegelapan mengejarmu, menjatuhkanmu tetapi engkau
harus siapkan dirimu dengan baik. Dekatkan dirimu kepada Allah. Itulah
kekuatanmu. Percaya, Aku menyertaimu. Engkau tidak sendiri anakKu. Pergilah,
pergilah anakKu. Waktu yang akan menyelesaikannya di dalam perjalananmu. Inilah
tanda kasihKu, penyertaan dalam kehidupanmu. Jangan lagi engkau dalam keraguan
tetapi dengan penuh pasti dalam perjalananmu ini bahwa engkau ada bersama
Allah. Berjuang, berjuang anakKu. Kalahkan dunia ini, engkau akan menang. DoaKu
menyertaimu dalam perjalananmu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab Rm HP. Bratasudarma,SJ.
Terima kasih, terima kasih. Dan
juga terima kasih dan selamat malam untuk kamu semua anak-anakKu yang ada di
sini.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Aku sangat bahagia.
Aku ingin anak-anakKu seperti ini semuanya. Pasti terjadi, Allah memberkati,
Allah berkenan atas permintaanKu ini agar Aku dapat mengumpulkan anak-anakKu di
seluruh tanah airmu ini seperti kamu, seperti ini. Inilah yang menjadi
keinginanKu, kini sudah terjadi. Aku telah mengalahkan dunia. Aku menang, Aku
menang. Aku Ibumu menang. Dan kamu juga
menang bersama Aku Ibumu untuk mengalahkan dunia ini.
Anak-anakKu yang Aku kasihi semua
yang ada di sini, Aku tidak akan banyak bicara dengan kamu tetapi Aku menyapamu
dan menguatkanmu masa penantian ini supaya engkau tahu bahwa Aku Ibumu tidak
pernah meninggalkanmu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Terima kasih anakKu semua yang ada di sini. Agnes ini bersatu dengan Aku
Ibumu bersama saudara-saudaramu yang melayani kamu yang ada di sini. Inilah
tanda cinta, tanda kasih. Mereka berjuang bersama Aku Ibumu sehingga kamu semua
pada malam ini dapat bertemu dengan Aku Ibumu Maria. Terima kasih anakKu !
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Terima kasih, tanda
hati yang suci, tulus karena menerima apa adanya walaupun sekecil apapun yang
engkau terima dalam kehidupanmu. Berterima kasihlah kepada Allah, berterima
kasihlah kepada yang memberi kepadamu.
Anak-anakKu, Aku sangat bahagia
tetapi Aku merasa sedih karena saatnya akan tiba, akan turun, tetapi Aku sudah
mempersiapkan kamu dengan baik. Jaga dirimu dengan baik supaya kamu tidak masuk
dalam pencobaan lagi, masuk kepada dunia. Jaga dirimu, satukan dirimu dengan
Allah supaya engkau kuat.
AnakKu, masa ini kuasa-kuasa
kegelapan ingin menghancurkan anak-anakKu di seluruh bumi ini. Tetapi Aku
menang karena Aku bersama Allah. Kuasa Allah yang bekerja bersama kamu di
negaramu ini. Dan Aku mengatakan, apapun yang terjadi yang engkau terima di
negaramu ini apa saja, jangan takut. Hiduplah kamu bersatu dan saling mengasihi
antara satu dengan yang lain. Itulah kekuatanmu. Jangan ikut campur urusan
dunia, tidak akan mendapatkan apa-apa, tetapi mendapatkan kesedihan, kecewa.
Biarkanlah mereka dengan mereka. Tetapi kamu jangan ikut campur dengan masalah
dunia karena itu tidak akan berhenti. Engkau akan melihat apa yang Aku katakan
ini, sampai hari itu tiba dinyatakan.Siapakah yang bisa menyelesaikannya ?
Tidak ada. Itu harus terjadi supaya engkau tahu mana datang dari atas mana
datang dari dunia. Supaya engkau mengerti.
Setia anakKu ! Jangan tinggalkan
Tuhan Allahmu, engkau tidak akan kuat.
Bersatulah dalam segala hal. Ikutkanlah Allahmu dalam kehidupanmu.
Engkau bekerja, engkau melayani, apa saja yang engkau lakukan dalam perjalananmu.
Dan Aku minta, mulai saat ini dalam keluargamu berdoalah bersama. Itulah
kekuatanmu anakKu. Itu kekuatanmu. Lakukan, berjuang. Pasti engkau bisa. Allah
akan memberkati semuanya karena apapun yang Kumintakan demi anak-anakKu, Allah
mengabulkannya; kecintaan-NYA kepada kamu semuanya.
Anak-anakKu, Aku mengatakan,
berikanlah yang menjadi hak Allah dan berikanlah juga kepada sesamamu karena
itu tidak bisa dipisahkan. Kalau engkau mencintai Allah, engkau juga mencintai
saudara-saudaramu. Itu yang Aku katakan kepadamu.
Percayalah, anakKu ! Engkau tidak
sendiri, Aku Ibumu selalu menyertai
kamu suka dan duka. Dan Aku minta setialah dalam penderitaan yang engkau terima
saat ini. Jangan lagi hatimu mengatakan bahwa Allah tidak mencintaiku di dalam
penderitaan ini yang aku terima. Allah mempunyai cara tersendiri walaupun
engkau merasa menderita. Ada sesuatu
yang indah yang belum engkau mengerti di dalam penderitaanmu. Anak-anakKu,
setia engkau dalam penderitaanmu. Dekatkan, minta kekuatan. Pasti engkau bisa
menerima apa saja yang engkau terima dalam hidupmu ini.
Anak-anakKu yang Aku kasihi semua
yang ada di sini, Aku bahagia untuk kamu. Teruskanlah kamu berdoa dalam
kelompokmu karena nantilah kamu juga akan menolong saudara-saudaramu yang ada
di antara kamu yang belum mengerti. Kamu juga punya tugas, punya tugas untuk
itu. Kalau kamu sudah bersatu dalam kelompok, apabila hari itu tiba kamu kuat.
Apabila hari itu sudah selesai kamu dapat mengumpulkan saudara-saudaramu, yang
mereka tidak mengerti; kamu yang sudah mengerti. Anak-anakKu, ini yang Aku
katakan kepadamu, kamu mempunyai tugas untuk itu semuanya. Di manapun kelompok
ini ada di seluruh tanah air, mereka juga mempunyai tugas supaya juga mereka
dapat mengumpulkan anak-anakKu yang tidak mengerti. Ya, itulah yang Aku katakan
kepada kamu semuanya. Maukah engkau anak-anakKu melakukan tugas ini dengan Aku
Ibumu ?
Kami mau Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih untuk kamu semuanya.
Tetapi bekerja dengan Aku Ibumu, kamu harus siap menderita. Siap! Percaya Tuhan
menguatkan kamu semuanya.
Kami siap dan percaya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Terima kasih anakKu.
Kumpullah kamu setiap saat, itulah permintaanKu. Kumpullah kamu, saling
menguatkan, saling mendoakan, saling mengasihi dan mencintai. Kamu bersatu dalam
kelompok ini.
AnakKu, inilah kata-kataKu untuk
kamu semua agar kamu kuat. Aku menghiburmu, Ibumu Maria datang menjenguk kamu
semua yang ada di sini.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih. Terima kasih anakKu. Teruskanlah, Aku senang, Aku bahagia, Aku
mempunyai anak-anak yang bisa bekerja dengan baik.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Surga juga bekerja
bukan kamu saja. Surga juga bekerja. Allah bekerja. Semua bekerja. Maka kamu
berbahagia dipanggil bersatu dalam kelompok ini yang Aku berikan kepadamu.
Nantilah engkau akan mengerti. Sekarang engkau juga belum mengerti, tetapi
nanti setelah itu baru engkau mengerti. Tetapi tidak apa, semua akan menjadi
baik dalam perjalananmu. Terima kasih untuk kamu semuanya !
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Terima kasih. Mari
anakKu, satukan hatimu dengan Aku Ibumu. Mari kita berdoa bersama. Mari kita
mulai dengan hati bukan dengan bibir tetapi dengan hati kita berdoa datang
kepada Allah yang menantikan kamu dengan penuh kesabaran, dengan penuh
kasih-sayang menunggu kamu semuanya. Mari anakKu kita berdoa bersama-sama.
Ya Allah yang Mahakuasa
pada saat ini juga jiwaku
kuserahkan kepada-Mu
karena Engkau yang mempunyai
bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3x) Amin.
Terima kasih untuk
kamu semua anak-anakKu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Dan
juga engkau Herribertus, terima kasih penyertaanmu selama ini kepada Agnes,
kepada anak-anakKu semua yang Aku panggil yang bekerja bersama Aku Ibumu.
Terima kasih untuk kamu Herribertus. Renungkanlah perjalanan ini ! Satukan
doamu bersama Aku Ibumu, bersama anak-anakKu yang ada di negara ini, Aku menguatkanmu !
Terima kasih Ibu Maria, jawab romo HP. Bratasudarma SJ.
Terima kasih. Terima kasih,
selamat malam untuk kamu semuanya.
Terima kasih dan selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.
---ooo0ooo---