Doa
bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Gua Kerep – Ambarawa, 2 Agustus 2000
Pesan Ibu Maria
Salam untukmu hai imamKu yang Aku
kasihi. Aku sangat mengasihimu anakKu. Percayalah, dunia ini tidak bisa
mengambilmu dalam perjalananmu ini. Dan Aku mengucapkan terima kasih,
penyertaanmu, kesetiaanmu bersama Agnes dan anak-anakKu pada malam ini. Terima
kasih anakKu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab Romo Bratasudarma SJ.
Dan kamu semua anak-anakKu yang
Aku kasihi, selamat bertemu kembali pada malam ini dan juga untuk kamu selamat
malam untuk kamu semuanya.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih anakKu sekalian yang
Aku kasihi, ini Aku Ibumu Maria datang bersama Agnes. Aku datang menyapamu pada
malam ini anakKu. Inilah kehadiranKu untuk kamu semuanya dan Aku datang mau
menguatkan kamu semuanya anakKu. Walaupun engkau jauh dari Agnes tetapi engkau
dekat bersamaKu anakKu. Tanpa Agnes, engkau juga bisa bertemu dengan Aku Ibumu
asal engkau terbuka hatimu; kedekatan dirimu dengan Allah. Engkau tidak jauh
anakKu. Engkau dekat di hatiKu semuanya. Terima kasih untuk kamu semuanya
anak-anakKu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Aku minta kepadamu
dan Aku tidak banyak bicara kepadamu, Aku memberikan penghiburan hanya kepadamu
pada malam ini. Bahwa Aku ibumu selalu bersatu dengan kamu. Kuasa Allah
mengantarkan Aku dalam keluargamu, dalam hidupmu karena Aku adalah Ibu
rohani-mu yang kekal dan abadi. Itulah kegembiraanmu bersama Aku ibumu. Hai
anakKu, berbahagialah engkau. Berbahagialah engkau semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Aku datang
menghiburmu saat ini. Dan Aku minta kepadamu, apa yang dikatakan imammu dan
anak-anakKu semua, itulah yang akan engkau terima nanti. Persiapkan dirimu
dengan baik. Tinggal sesaat lagi waktunya. Kamu menunggu. Menunggulah dengan
penuh harapan, dengan penuh kasih dan cinta, dengan penuh kebahagiaan, sukacita
karena itu bukan menakutkanmu semuanya tetapi membawa kamu semua bahagia.
AnakKu, itu yang Kuberikan kepadamu supaya engkau bahagia, menerima semua
peristiwa yang akan turun ke bumi ini.
AnakKu, Aku menyertai kamu. Mulai
saat ini, hiduplah kamu dalam doa. Dekatkan dirimu dengan Allah dan dekatkan
dirimu dengan keluargamu dan sesamamu di manapun engkau berada. Itu kekuatanmu.
Karena kuasa Allah bisa engkau terima dari segala apa yang Aku katakan itu
kepadamu. Tanpa itu anakKu, engkau tidak akan mengerti kapan Kuasa Allah itu
datang; datang bersama kamu dimanapun engkau berada.
Itulah berjaga-jaga ! Arti berjaga-jaga: melakukan yang baik, yang
indah untuk Tuhan dan untuk semua terutama untuk keluargamu. Itu sangat
penting. Anak-anakKu, berbuat baik adalah suatu perbuatan yang luhur, yang
mulia asalkan bersama ketulusan hatimu untuk melakukan itu semuanya.
AnakKu yang Aku kasihi, Aku
menghiburmu pada malam ini. Aku bahagia untuk kamu semua di tempat ini. Terima
kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih, terima kasih. Terima
kasih anakKu. Aku datang, Aku datang setiap saat dimana kamu sedang berdoa
untuk memuliakan Allah, Aku datang bersatu dengan kamu semuanya. Aku mintakan
sentuhan itu untuk kamu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Percayalah anakKu. Itulah
penghiburan yang diberikan kepadamu, sentuhan.
Sentuhan kasih dan cinta agar engkau mengerti kapan Tuhanmu datang,
kapan Aku datang menyapamu melalui doaKu. Aku berdoa, Ku-mintakan kepada Allah
untuk kamu semua. Maukah engkau menerimanya ?
Kami mau Ibu Maria, terima kasih, jawab umat serentak.
Terima kasih. Terimalah anakKu.
Terimalah dengan baik. Percaya, Allah memberikan kepadamu saat ini juga untuk
kamu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih anakKu semuanya.
Setialah kamu dalam kelompokmu ini anakKu.
Setialah, setia, itulah kekuatanmu. AnakKu yang Aku kasihi, di mana kamu
berkumpul siang dan malam sangat berarti di hadapan Allah karena waktu adalah
sama, tidak berbeda bagi Allah. Kapanpun kamu datang, Allah mendengar semua
doa-doamu anak-anakKu. Inilah yang Aku katakan kepadamu. Persiapkan dirimu
dengan baik. Jaga dirimu dengan baik. Semua akan menjadi baik yang akan kamu
terima dari Allah.
Anak-anakKu semua, Aku mengasihi
kamu dan Aku mengatakan, saudaramu yang dipanggil diantara kamu kini dia sudah
bahagia anakKu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Aku katakan
kepadamu, dia sudah bahagia. Berjuanglah anakKu agar juga engkau bahagia.
Bahagia di bumi, bahagia kembali kepada Allah. Mengertikah engkau siapakah dia
?
Bapak Sobari, jawab beberapa orang umat.
Baiklah, dialah anakKu yang Aku
kasihi. Dia, dia saat ini yang sudah bahagia. Jangan engkau khawatir, dia sudah
bahagia. AnakKu, inilah yang Aku katakan kepadamu, dan dampingilah istri dan
anak-anaknya. Berikanlah penghiburan agar dia tidak sendiri. Itulah tugasmu.
Maukah engkau melakukannya ?
Kami mau Ibu Maria, jawab umat serentak.
Lakukanlah dengan baik agar dia bahagia
bersama kamu. Dan katakan kepadanya, bahwa suaminya sudah bahagia dan Aku
mengasihi keluarga itu. Sampaikan salamKu kepadanya, bahwa Aku Ibunya Maria
tidak meninggalkan dia sendiri. Maukah engkau menyampaikannya ?
Kami mau Ibu Maria, jawab umat serentak.
Lakukan dengan baik. Dan Aku minta
sekali lagi, bersatulah anakKu. Saling mengasihilah engkau. Dan sekali lagi,
hiburlah dia. Apa yang bisa engkau lakukan agar dia tidak merasa ditinggal
sendiri. Maukah engkau melakukannya ?
Kami mau Ibu Maria, jawab beberapa umat..
Terima kasih. Kenapa hatimu ?
Maukah engkau melakukannya ?
Kami mau Ibu Maria, jawab beberapa umat.
Kenapa engkau diam ? Maukah engkau
melakukannya anakKu ?
Kami mau Ibu Maria, jawab umat serentak.
Begitu beratkah hatimu memberikan penghiburan
kepada saudaramu ? Masihkah hatimu ada sesuatu dan tidak bisa melupakannya dan
memaafkannya ?
Tidak Ibu Maria, jawab umat serentak.
Mengapa hatimu, anak-anakKu ?
Aku Ibumu mengatakan bahwa dia
bahagia. Saat ini bahagia tetapi kenapa kamu tidak bersatu ? Bersatulah anakKu.
Jangan menyimpan kesalahan, sedang Allahmu di Surga mengampuni, mengapa kamu
tidak ? Siapapun. Itulah penghalang yang sangat dalam yang menjauhkan kasih
Allah, cinta Allah kepada kamu. AnakKu, berbuatlah yang baik. Memaafkan siapa
saja yang bersalah kepadamu. Aku sekarang mengatakan kepadamu, hiburlah anakKu
supaya dia tidak sendiri. Doakan dia dan katakan kepadanya bahwa suaminya sudah
bahagia. Maukah engkau melakukan itu dan menyampaikannya ?
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Aku tidak memaksa.
Aku ingin kejujuranmu dan keterbukaan hatimu kepada siapapun, dimanapun engkau
berada karena kamu adalah anak-anak Allah. Engkau harus bisa melakukan karena
Allah adalah kasih dan cinta. Kamu adalah anak-anak Allah yang dikasihi dan
dicintai.
Anak-anakKu semua yang Aku kasihi
untuk kamu yang berkumpul pada malam ini, Aku bahagia kamu berkumpul bersama.
Tetapi percayalah, saat-saat itu tiba engkau tidak sendiri, Aku Ibumu melalui
Kuasa Allah akan menyatukan kamu semuanya. Percayakah engkau ?
Kami percaya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih anakKu. Terima kasih
untuk kamu semuanya. Aku berdoa untuk kamu semuanya supaya kamu tidak masuk di
dalam pencobaan yang datang dari dunia ini.
AnakKu, inilah Aku Ibumu mengasihi
kamu. Sungguh! Mengasihi kamu semuanya. KasihKu adalah abadi. Abadi anakKu,
abadi. Tidak ada yang bisa mengambilnya, tetap utuh Kuberikan kepadamu dan
adil. Tidak ada satupun yang sedikit dan yang banyak, semua banyak-banyak
Kuberikan kepadamu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih untuk kamu semua
anak-anakKu. Selamat bekerja untuk melayani diantara satu dengan yang lain.
Itulah kekuatanmu. Mari anakKu, satukan hatimu dengan Aku ibumu dalam doa
bersama pada malam ini.
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3x) Amin.
Terima kasih untuk kamu semua
anakKu.
Dan Aku bertemu di mana kamu
berdoa memuliakan Allah, dimana kamu saling mengasihi dan mencintai dan
melayani dan memberi, disitu Aku ada bersama kamu. Terima kasih anakKu. Selamat
malam untuk kamu semuanya.
Terima kasih dan selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.