Doa bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Keluarga Eleonora Fatruan-Merauke, tanggal
19 Agustus 2000
“Selamat malam imamKu yang
Aku kasihi !”
“Terima
kasih !”
“Terima
kasih anakKu yang Aku kasihi, Aku merindukan kamu maka Aku utus Agnes ini
bersama mereka untuk bertemu dengan kamu.”
“Aku
mendengarkan dari surga isi hatimu anakKu ! Kini Aku datang ! Aku datang
menemuimu pada malam ini !”
“Aku
bahagia, Allah berkenan ! Allah memberikan kamu semua kepadaKu !”
“Berbahagialah
engkau anak-anakKu semua, Aku mengunjungi kamu semua pada malam ini !”
“Anak-anakKu,
Aku merindukanmu selama ini; dengan cara inilah Aku bisa bertemu dengan kamu
semuanya !”
“Engkau
tidak sendiri, Aku adalah Ibumu yang selalu bersama kamu, walaupun engkau tidak
mengerti.”
“Saat
inilah engkau mengerti bahwa engkau tidak Aku tinggalkan sendiri.”
“AnakKu,
kuatlah kamu semua dalam suka dan duka dalam perjalananmu ! Percayalah, Aku
Ibumu menyertai kamu semuanya !”
“Apakah
kamu mengerti suatu kerinduanKu untuk bertemu dengan kamu di tempat ini?” “Dan
Aku bahagia engkau semua membuka hati atas kehadiranKu bersama Agnes !”
“Terima
kasih anakKu !”
“Terima kasih untuk kamu semuanya !”
“Anak-anakKu
semua yang ada disini apa yang telah disampaikan oleh mereka yang melayanimu, itulah yang Aku katakan kepada
mereka supaya engkau mengerti.”
“Dan
juga kamu sampaikan apa yang telah engkau dengar, sampaikanlah juga kepada
saudara-saudaramu dimana pun saudara-saudaramu berada. Kunjungi mereka dan
sampaikan salamKu melalui doaKu yang telah engkau terima.”
“Kuasa
Allah yang membuka jalan bagi kamu semuanya supaya Agnes dan anak-anakKu dapat
bertemu dengan kamu ! Itulah kecintaan Allah !”
“Kamu
tidak ditinggalkan sendiri !”
“AnakKu,
Allah mencintaimu dalam kehidupanmu maka setialah kamu dalam penderitaan.
Itulah awal kebahagiaan yang akan engkau terima yang tidak bisa diberikan oleh
dunia. Hanya Bapa-mu di surga yang bisa memberikan kebahagiaan yang abadi yang
akan engkau terima.”
“AnakKu,
Aku tidak banyak bicara pada malam ini hanya Aku mengatakan Aku bahagia karena
Aku sudah bertemu dengan kamu yang Aku rindukan selama ini.”
“Terima
kasih untuk kamu semuanya !”
“Terima kasih !”
“Dan Aku minta kepadamu, teruskanlah doamu anakKu ! Berkumpullah bersama terutama dalam keluargamu masing-masing Doakan saudara-saudaramu, imam-imammu ! Katakan yang benar apa yang telah engkau terima pada malam ini !”
“AnakKu, yang Aku kasihi, kamu anak-anakKu ! Kamu anak-anakKu ! Aku meyakinkan kepadamu bahwa engkau mempunyai Ibu. Akulah Ibumu Maria yang sudah datang diantara kamu dan engkau mendengarkan Aku melalui Agnes. Ini Aku Ibu Maria.”
“Jangan minta banyak tetapi berbahagialah engkau mendengarkan Aku saat ini.”
“Jangan meminta yang tidak engkau mengerti tetapi mintalah yang menjadi sesuatu kebutuhan dalam kehidupanmu sehingga engkau menjadi anak Tuhan yang baik dimana pun engkau berada.”
“Apakah engkau senang Aku mengunjungimu ?”
“Terima kasih !”
“Dan
Aku minta kalau engkau senang, buatlah itu kepada saudaramu!”
“Kunjungilah
mereka yang sakit, yang menderita ! Bersatulah kamu untuk menolong
saudara-saudaramu supaya juga saudaramu terangkat dari penderitaan supaya
mereka juga bahagia seperti kamu.”
“Maukah
engkau melakukan itu untuk saudara-saudaramu ?”
“Terima kasih anakKu !”
“Apapun yang engkau berikan dengan ikhlas Tuhan berkati itu semuanya maka Aku bahagia di tempat yang jauh ini.”
“Bagi anak-anakKu, kamu sudah bersatu dengan Aku Ibumu, bersatu dengan Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia yang telah Kuberikan di negaramu ini supaya kamu tetap bersatu sampai hari itu tiba. Akan tetap bersatu dan engkau akan bahagia.”
“Engkau akan mengerti apa yang telah Kuberikan kepadamu. Nanti engkau akan mengerti ! Sekarang engkau juga belum mengerti ! Belum waktunya untuk mengerti tetapi terimalah dengan baik dan bekerja dengan Aku Ibumu untuk melayani anak-anakKu di tempat ini.”
“Jangan sekali-kali engkau membiarkan saudaramu menderita sendiri ! Bersatulah kamu dalam penderitaan ! Itulah anak-anak Allah !”
“Anak-anakKu, Aku bahagia !”
“Dan kamu yang melaksanakan tugasmu di tempat ini yang telah mengumpulkan mereka semua tetapi itu juga seizin Allah engkau digerakkan oleh kuasa Allah.”
“Siapakah yang bisa menolongnya ?’
Tidak ada Ibu Maria, jawab umat serentak.
“Tidak
ada ! Dan benar, tidak ada anakKu !”
“Lakukanlah
itu !”
“Dan
Aku minta kelompok ini menjadi kelompok yang besar di tempat ini ! Maukah
engkau melakukannya ?”
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
“Terima
kasih !”
“AnakKu
yang Aku kasihi, yang Aku rindukan selama ini, Aku akan datang ke tempat ini.
Tuhan mengizinkan Agnes. Anak ini dipilih Allah diantara kamu semuanya.”
“Berbahagialah
kamu, berbahagialah kamu !”
“Aku
mempunyai anak seperti ini. Dia berjuang ! Dia tetap berjuang ! Dia tetap setia
dengan penderitaannya; tidak akan selesai sampai akhir hidupnya. Itu dia
terima. Tetapi itulah awal kebahagiaan yang akan dia terima dari Allah, juga
kamu.”
“Maka
setialah kamu dan berjuanglah kamu ! Jangan engkau dalam penderitaan itu engkau
menjauh dari Allah.”
“Sekarang
juga datanglah kepada Allah dan mengucapkan syukur kepada-NYA. Itulah yang
Kukatakan kepadamu.”
“Pujilah
Allah di dalam kehidupanmu anak-anakKu, terus menerus ! Karena Aku Ibumu sampai
saat ini memuji dan memuji.”
“Itulah
yang Kukatakan kepadamu pada malam ini.”
“Terima
kasih untuk kamu semuanya !”
“Ini
Aku Ibumu Maria sudah datang diantara kamu.”
“Berbahagialah
engkau anakKu, Aku mengunjungimu ! Aku mengunjungimu !”
“Terima
kasih anak-anakKu yang Aku kasihi !”
“Mari
satukan dengan Aku Ibumu, mari kita berdoa dengan hati. Aku bersama kamu
menyerahkan diri kepada Allah. Itulah yang Aku ajarkan dan doamu Aku bawa
kembali ke surga, Kupersembahkan kepada Allah Bapa yang mengasihi kamu
semuanya.”
“Mari
anakKu kita berdoa bersama-sama.”
“Ya Allah yang mahakuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaan-Mu.” (3X) Amin.
“Terima
kasih anakKu semua yang Aku cintai !”
“Dan kita akan bertemu dalam doamu, Aku Ibumu selalu menyertaimu anakKu. Percayalah engkau tidak sendiri. Aku sangat mengasihimu, maka Aku datang pada malam ini bersama kamu semuanya.”
“Terima
kasih anakKu, sampai bertemu lagi dalam doamu, Aku akan bersamamu ! Percayalah
!”
“Terima
kasih, selamat malam untuk kamu semuanya !”
Terima kasih Ibu Maria, selamat malam, jawab umat serentak.
---ooo0ooo---