Doa
bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Kapel Rasul Yohanes, Giriwoyo-Wonogiri, 1 Agustus
2000
TUHAN sudah
datang
membawa
kebahagiaan bagi kamu semuanya
Trimalah dengan penuh kasih dan cinta.
TUHAN sudah datang pada malam ini untuk kita semuanya
Sambutlah DIA dengan hatimu, dengan penuh cinta.
AKU-lah adalah Awal dan Akhir
Dan terimalah AKU dalam kehidupanmu.
AKU tidak ‘kan berubah sedikitpun
AKU
tetap ada dan ada selamanya
kini dan sepanjang masa.
AKU-lah
Kebenaran dan Kehidupan,
AKU adalah yang di Atas.
Yang berkuasa di Surga maupun di dunia ini
bagi kamu yang terbuka hatimu,
kau mendapatkannya dari-KU.
AKU-lah
kasih dan cinta, lembut dan sabar
dan mengasihi kamu semuanya dan selama-lamanya
Trimalah AKU di dalam kehidupanmu.
AKU-lah kekuatanmu, AKU-lah segala-galanya bagimu
karena AKU-lah Tuhan yang hidup dan selama-lamanya.
(Lagu
ini diawali dengan bahasa Roh, kemudian dilanjutkan dalam bahasa Indonesia,
red.)
Sebegitu jauhkah engkau ketakutan
karena dunia ? Apa yang engkau takutkan dalam hidupmu ? Kalau engkau bersandar
pada-KU dan berpasrah diri kepada-KU, engkau tidak mengalami kegoncangan di
dalam hidupmu. Datanglah anak-KU, datanglah dengan sungguh-sungguh hatimu.
AKU menunggumu. AKU menunggumu anak-KU, datanglah ! AKU menunggumu! Di dalam doamu, itulah
kedekatanmu kepada-KU. Di dalam doamu, itulah kedekatanmu kepada-KU.
Pesan Ibu Maria
SalamKu untukmu hai imamKu yang
Aku kasihi. AnakKu, jangan engkau sedih dalam perjalananmu. Engkau tidak
mengerti apa yang engkau terima saat ini. Percayalah anakKu, Aku mengatakan,
engkau tidak akan dipisahkan. Percaya, waktunya akan menyelesaikan semuanya.
Bukanlah Aku membiarkanmu sendiri, semua ini ada artinya supaya kuasa Allah
akan dinyatakan di dalam hidupmu. Jangan engkau khawatir, percaya, engkau akan
berkumpul kembali dengan anak-anakKu. Tinggal sesaat lagi, tinggal sesaat lagi.
Apakah arti dari perjalanan itu
sendiri ? Rencana Allah sungguh tidak dimengerti. DIA lakukan yang tidak diingini
oleh manusia tetapi percayalah anakKu, Aku menyertaimu, Aku Ibumu. Engkau tidak
sendiri. Percaya, hanya sebentar, hanya sebentar supaya kuasa Allah dinyatakan
di dalam perjalananmu. Pergilah anakKu, lalui dengan penuh sukacita, dengan
penuh kepasrahanmu. Hanya sebentar, hanya sebentar… !
Dan Aku menyatakan kepadamu,
rahasia Allah itu milik Allah. Tetapi engkau dipanggil untuk bersatu dengan
Allah. Rencana Allah yang akan turun ke bumi ini. Jaga dirimu dengan baik,
dekatkan dirimu dengan Allah. Satukan doamu dengan Aku Ibumu. Semua akan
menjadi baik. Percaya anakKu, hanya sebentar, tidak lama.
Inilah yang Aku katakan kepadamu,
Aku Ibumu tidak melepaskan engkau pergi. Hanya satu peristiwa yang harus engkau
lalui supaya Kuasa Allah dinyatakan di dalam perjalananmu. Renungkanlah
kembali, inilah yang Aku katakan kepadamu.
Terima kasih Herribertus. Pergilah
anakKu, lalui dengan baik. Tidak ada dalam keraguan dan ketakutan tetapi dengan
pasti engkau berjalan. Ada satu tujuan yang belum engkau mengerti, nanti
saatnya engkau akan mengerti. Saatnya akan tiba dalam kehidupanmu. Inilah Aku
Ibumu dan menyertaimu dalam perjalananmu. Engkau tidak sendiri.
Terima kasih. Dan juga kamu hai
anak-anakKu yang Aku kasihi, selamat malam untuk kamu semuanya.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Setialah engkau
anakKu. KunjunganKu ini bersama Agnes dan anak-anakKu, untuk kamu semuanya.
Setialah engkau, bersatulah engkau dalam kelompokmu dan berdoa dan mendoakan
saudara-saudaramu. Dan Aku minta persiapkan dirimu dengan baik. Inilah
permintaanKu.
Aku mengerti, terutama Agnes, dia
sangat berat dan menderita dalam perjalanannya dan juga kamu yang dipanggil
kamu juga menderita. Tidak mudah dalam Kebenaran itu anakKu, harus berjuang dan
menderita; dengan senang menerima.
Jangan sekali-kali engkau mengeluh
dalam hidupmu, seperti engkau tidak punya Allah di Surga. Keluh kesah itu
datang dari dunia yang menganggu hidupmu supaya engkau jauh dari Allah, supaya
engkau mengatakan bahwa Allah tidak mengasihi aku lagi. Itulah pekerja-pekerja,
penguasa-penguasa yang datang dari dunia. Apalagi saat ini, jangan lagi kamu
masuk dalam pencobaan. Jangan lagi kamu mau dicobai lagi. AnakKu, jaga dirimu
dengan baik. Bersatulah kamu, saling mengasihi dan renungkanlah perjalananmu
dan persembahkanlah kepada Allah. Allah akan datang menolong kamu.
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
tinggal sesaat lagi. Dan engkau bisa merasakan banyak hal-hal yang terjadi di
bumi ini. Engkau mengerti bahwa itu tanda. Tetapi carilah tanda yang sangat
dalam dalam hidupmu, tanda rohani yaitu kedekatanmu dengan Allah. Engkau
mengerti banyak tanda tetapi apakah tanda itu bisa mengubah hidupmu ? Kalau
engkau membuka hati, engkau menyadari bahwa tanda itu adalah supaya kamu
memulai hidup baru.
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
janganlah engkau takut ditolak, dibenci. Apalah arti itu semua bagi kamu. Kalau
engkau mau menerima dengan baik, engkau lebih mendapatkan dari Atas dari Allah
yang tidak bisa diberikan oleh dunia ini.
AnakKu berbahagialah engkau, Aku
datang. Datang kepada kamu melalui Agnes, anak ini, yang dipanggil untuk kamu
semuanya, diberikan kepada kamu semuanya sehingga engkau bisa merasakan dan
mendengarkan Aku Ibumu saat ini.
AnakKu, berbahagialah kamu yang
membuka hati, yang menerima apa yang Aku katakan di negaramu ini. Percaya,
percayalah, hari itu tiba tidak membuat kamu ketakutan karena engkau sudah
membuka hati mulai saat ini. Tetapi mereka anak-anakKu yang lain yang tertutup
hatinya, dia akan merasakan penderitaan itu karena dia belum siap menerima
janji yang Kuberikan kepadamu.
AnakKu, Aku datang untuk kamu
karena kamu anak-anakKu. Ke manapun ke seluruh bumi ini Aku datang untuk anak-anakKu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Aku tahu dan
merasakan penolakan-penolakan di mana Aku hadir. Tetapi Aku tidak tinggal diam,
supaya mereka tahu apabila hari itu datang bahwa Aku Ibunya sudah mengatakan
lebih dahulu, supaya mereka tidak menyesal atas kehadiranKu ini. Dan Aku
mengatakan kepadamu, apabila itu datang engkau ingat kembali apa yang telah
Kusampaikan kepadamu. Itu menguatkan kamu semuanya.
Aku sedih, sampai saat ini masih
banyak anak-anakKu yang belum mengerti. Tetapi biarlah dalam waktu yang singkat
ini kuasa Allah yang akan menyelesaikannya. Dan Aku minta kepada Allah, supaya
tanda kasihKu ini disampaikan kepada mereka. Di tempatmu ini, juga banyak
anak-anakKu yang mengeraskan hatinya. Aku telah menyediakan tempat ini tetapi
mereka menolak (Tempat doa Hati Ibu Yang Bahagia, red). Tetapi
nanti mereka akan menyesal. Mereka akan menyesal, menyesal dan menangis.
Biarlah itu Aku bawa dalam doaKu. Di tempatmu ini anak-anakKu banyak yang
mengeraskan hatinya. Aku telah menyediakan tempat ini tetapi hatinya tertutup
dan tertutup. Begitu kuatnya dunia ini untuk menutup hati mereka. Anak-anakKu
semua, inilah keluh kesahKu menghadapi anak-anakKu. Berbahagialah kamu yang membuka hati, menerima Aku Ibumu.
AnakKu yang Aku kasihi, sekali
lagi Aku mengatakan kepadamu, ini semua datang dari Atas bukan datang dari
dunia. Kalau ini datang dari dunia, Allah-mu akan turun menyelesaikannya.
Tetapi Aku Ibumu yang datang, Allah berkati dalam perjalananmu.
Anak-anakKu, waktu yang mendesak
ini, hatiKu sedih masih banyak anak-anakKu yang berjalan menurut kehendak
hatinya sendiri. Dan juga para imam masih berjalan menurut kehendak hatinya
sendiri, melupakan tugasnya sebagai seorang imam. Dia lakukan menurut
pikirannya, menurut kehidupannya. Anak-anakKu, berdoalah untuk itu semuanya.
Doakan imam-imammu, itulah tugasmu. Percaya, kalau engkau berseru dengan
sungguh-sungguh Allah akan datang menyelesaikannya menurut cara-NYA dan
kuasa-NYA.
Dan Aku mengatakan saat ini,
jangan engkau terlena. Sedikit saja engkau terlena, penguasa kegelapan akan
ikut turut campur-tangan dalam kehidupanmu. Jadi engkau akan bertingkah kurang
baik. Jaga anakKu. Jaga dirimu, itu permintaanKu.
Kamu yang sudah bersatu dalam
kelompok ini, engkau harus lebih dari mereka yang tidak mengerti. Lebih kuat,
lebih pasrah, lebih dekat, lebih mengasihi dan mencintai dan memberi dan
melayani. Lebih, lebih anakKu. Lakukan.
Aku mengatakan, tinggal sesaat
lagi. Tanda-tanda akan diberikan di bumi ini. Engkau akan menerima tanda itu.
Tidak ada satupun yang lepas, semua akan menerima tanda itu. Kuatkan, kuatkan
hatimu dan berdoa.
Anak-anakKu, Aku mengatakan ini,
jangan takut. Persiapkan dirimu dengan baik. Engkau akan mengalami kegoncangan
di negaramu ini, bukan saja di negaramu, seluruh bumi. Itu awal ! Semua akan
mengalami. Kalau kamu tidak mempersiapkan dirimu dengan baik, engkau akan
menderita dan takut. Itu yang Aku katakan, kegoncangan ! Bumi ini akan digoncangkan oleh Allah. Tanda
bagi manusia ! Apakah tanda itu membuat manusia kembali kepada Allah atau
bertambah mengeraskan hatinya. Itulah tanda yang diberikan Allah kepada dunia
ini.
AnakKu sekalian, inilah Aku Ibumu
menguatkan kamu semuanya, menguatkan kamu semuanya. Teruskan, berdoalah anakKu.
Berbuatlah yang baik dalam perjalananmu. Itulah kekuatanmu.
Anak-anakKu semua yang ada di
sini, Aku berdoa dan Aku selalu ada di tempat ini, di mana anak-anakKu datang
berkunjung dan memuliakan Allah. Aku bersama mereka, mengantar mereka kepada
Allah. Itu janjiKu. Tempat ini Kupilih penuh berkat bagi anak-anakKu yang
datang ke tempat ini. Berbahagialah kamu menerima tanda kasihKu ini yang telah
Kuberikan kepada kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Kamulah saksi semua ini, tentang
Kebenaran ini yang sudah datang di antara kamu. Kamu saksiKu, supaya mereka
yang mengeraskan hatinya mereka akan mengerti dari kamu semuanya. Inilah Aku
Ibumu Maria dan Agnes. Katakan kepada dia, dia tidak sendiri. Aku memanggil
kamu bersama dia untuk melayani anak-anakKu. Bantulah dia dan doakanlah dia
dalam perjalanannya karena perjalanannya masih panjang untuk kamu semuanya.
Akhir yang berat tetapi yang bahagia Kuberikan kepada kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih untuk kamu semuanya.
Anak-anakKu semua yang Aku kasihi, dan katakan kepada Agnes, pergilah layani
anak-anakKu. Masih ada waktu. Nanti waktu yang akan memberhentikan semua
kegiatanmu. Ada waktunya !
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
inilah kata-kata kasihKu untuk kamu semuanya, penghiburan untuk kamu semuanya.
Di masa penantian ini, Aku menghibur kamu semuanya melalui doaKu dan kamu juga
harus berdoa dengan baik.
Baiklah anakKu, inilah pertemuan
kita pada malam ini dan Aku selalu berdoa untukmu di mana kamu bersatu dalam
kasihKu dalam kelompokmu ini. Aku hadir melalui kuasa Allah dan kuasa Allah
hadir di antara kamu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Anak-anakKu sekalian
yang Aku kasihi, mari kita berdoa bersama-sama. Kita datang kepada Allah pada
malam ini. Aku mengantarkan ini semua bersama kamu. Mari anakKu kita bersatu
dalam doa.
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3x) Amin.
Terima kasih untuk kamu semua
anakKu yang Aku kasihi. Terima kasih juga hai imamKu yang Aku kasihi. Sampaikan
salamKu kepada imam-imamKu yang dipanggil bersatu bersama kamu dalam kelompok
ini bersama Aku Ibumu Maria. Inilah salam kasihKu untuk mereka semuanya. Terima
kasih untuk kamu ! Selamat malam.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.
---ooo0ooo---