Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang
Bahagia
Di Jl. Tikukur- Bandung, 9 Juni 2000
Pesan Tuhan
Yesus (Sabda Pengetahuan)
Semua
KU-lakukan ini untukmu. Sejak dulu AKU turun ke dunia ini, itu juga untuk semua
manusia. Karena AKU tahu, tanpa AKU manusia tidak akan kuat karena dunia.
Karena dunia ini mencelakakan manusia dengan kepedihan, dengan kesengsaraan,
jauh dari kasih-KU.
Kini
juga AKU datang diantara kamu. Jangan lagi engkau tidak mengerti. Inilah AKU
yang sudah datang melalui kuasa-KU. Jangan engkau pikirkan menurut pikiranmu
tetapi berdoalah, sebutkanlah nama-KU supaya engkau mengerti, siapakah AKU yang
datang diantara kamu pada malam ini.
Mulai saat ini anak-KU, supaya
engkau tidak jatuh dalam pencobaan yang datang dari dunia, dekatkanlah dirimu
kepada-KU. AKU Mahakuasa, bisa menyelesaikan segala perkara yang engkau hadapi,
tetapi kalau engkau sungguh-sungguh membutuhkan AKU dalam kehidupanmu. AKU
lakukan ini, cinta-KU, kasih-KU
terhadap kamu semua yang ada di sini. Dan sampai bertemu lagi dalam doamu, AKU
menunggumu.
SalamKu untukmu hai imamKu yang
setia sampai saat ini.
Salam Ibu Maria, jawab romo. Isak Doera Pr.
Dan juga Aku minta dari padamu,
teruskanlah kesetiaanmu anakKu karena engkau dipanggil untuk bersatu dengan Aku
Ibumu untuk mempersiapkan anak-anakKu di negara ini.
Ya Ibu Maria, jawab romo Isak Doera Pr.
Dan juga kamu sekalian yang Aku
kasihi, terima kasih dan selamat malam untuk kamu semuanya !
Terima kasih dan selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih untuk anak-anakKu
sekalian. AnakKu yang Aku kasihi, Aku mengerti hatimu tetapi Aku minta
kepadamu, Kebenaran haruslah berjuang anakKu agar sampai kepada tujuan yang
telah disediakan oleh Allah bagimu.
Dan Aku Ibumu Maria datang ke
negaramu ini, dengan cara inilah Aku menyampaikan kepadamu. Engkaulah saksiKu.
Sampaikanlah Kebenaran ini kepada saudara-saudaramu dan imam-imammu. Dan engkau
jangan takut untuk menyampaikannya, Allah menyertaimu dalam perjalananmu
anakKu, karena ini adalah perjalanan rohani bagi kamu bersama Aku Ibumu Maria.
Ini Aku Ibumu Maria bersama Agnes,
Aku datang pada malam ini karena Kuasa Allah yang menghantarkan Aku kepadamu.
Anak-anakKu, engkau telah banyak mendengar dari Agnes, dari mereka semua yang
melayani kamu, mengapa Aku datang ? Karena KasihKu sangat dalam kepada kamu
semuanya. Ini Kuberikan kepada dunia. Siapa membuka hati, telinga, dia
mendengarkan Aku Ibunya. Itu semua juga untuk kamu semuanya.
AnakKu, masa sulit sudah tiba dan
akan tiba anakKu. Itulah awal, pemurnian akan turun ke bumi ini. Jagalah dirimu
dengan baik dan dekatkan dirimu kepada Allah supaya engkau tidak sedih masuk
bersama dunia.
Anak-anakKu sekalian, jangan takut
Aku mengatakan ini kepadamu. Inilah tanda kasihKu. Bukan kamu saja yang Aku
beri ini semuanya, di seluruh bumi ini Aku telah menyampaikannya tetapi
sebagian terbuka, yang sebagian tertutup; sebagian menerima, yang sebagian
menolak. Memang Kebenaran demikian, harus berjuang! Tanpa perjuangan anakKu,
engkau tidak mengerti Kebenaran.
Anak-anakKu sekalian, Aku
mengatakan kepadamu agar engkau siap. Masa sulit akan turun anakKu, ke bumi ini
terutama negaramu. Sangat sulit yang engkau hadapi karena akan terjadi
kegoncangan di bumi ini terutama di negaramu ini. Akan datang, segera datang,
beruntun anakKu!
Maka Aku minta kepadamu, jangan
lagi engkau bermain-main dengan dunia. Bertobatlah anakKu, kembalilah kepada
Allah. Aku sedih, di saat Kuasa Allah
turun ke bumi ini, engkau masih bersama dunia. Karena Allah akan membersihkan
dunia ini. Apakah kamu yang termasuk belum bertobat?
AnakKu, janganlah sampai terjadi
seperti itu. Aku sedih! Aku datang untuk kamu tetapi kamu masih
bersenang-senang dengan dunia. Ada yang masih jatuh dalam dunia. Dia senang
dengan dunianya, menikmati dunianya.
AnakKu, jangan lagi engkau
diperbudak oleh dunia. Dunia itu adalah penguasa-penguasa kegelapan sangat
kejam. Ia tidak suka manusia itu bahagia, ia suka manusia menderita. AnakKu,
bangkitlah kamu, kembalilah kepada Allah.
Dan Aku tidak menunjuk kamu satu persatu tetapi kamu tahu, siapakah
dirimu sebenarnya di hadapan Allah. Aku tidak akan menunjukkan! Tetapi dengan
Aku mengatakan ini, engkau sudah sadar. Yang tahu hatimu adalah kamu sendiri
dengan Allah. Orang lain bisa kamu bohongi, tetapi Allah tidak bisa anakKu.
Allah melihat dari Surga, apa yang engkau lakukan dari sikap dan tingkah lakumu
di bumi ini. Allah melihat itu semuanya.
AnakKu,
dan Aku diberikan karunia untuk melihat, untuk anak-anakKu maka Aku datang ke
negaramu ini, karena masih banyak anak-anakKu yang mendua hatinya. AnakKu yang
Aku kasihi, dan Aku minta kepadamu, jaga dirimu baik-baik, jangan engkau
cemarkan lagi, Aku minta!
Waktunya,…..waktunya anakKu. Apakah engkau tidak takut? Kuasa Allah turun ke
bumi ini untuk membersihkan dunia.
AnakKu,
mulai saat ini, pasti diantara kamu merasakan dan mendengarkan apa yang Aku
katakan. Aku tidak akan memanggil namamu tetapi cukuplah dengan kata-kataKu
ini, engkau terima, engkau renungkan. AnakKu, bangkit, Kembalilah kepada Allah.
Tidak semua yang Aku katakan untuk kamu semuanya; tetapi ada diantara kamu.
Hai anakKu, Aku sedih…! Aku
sedih……! Kalau kamu tidak meninggalkan kebiasaanmu yang tidak baik itu, itu
merusak jiwa, merusak kehidupanmu, menjauhkan engkau dari Allah sehingga engkau
menderita bersama dunia. Mengapa engkau mau menderita anak-anakKu ? Allah
memberikan kebahagiaan, Allah memberikan jalan supaya kamu bahagia tetapi
mengapa kamu senang jatuh dalam dosa.
Aku Ibumu Maria, engkau adalah
anak-anakKu. Siapapun yang percaya kepada Allah dan firman-NYA yang telah
engkau terima, siapa pun dia adalah
anak-anakKu. Aku tidak cerita, tidak mengatakan setiap manusia. Manusia punya
bagian. Kalau dia mencari dunia, dia dapat dari dunia. Tetapi kalau dia mencari
Allah, dia akan mendapatkan kebahagiaan dari Allah. Dan Aku mengatakan, jangan
sekali-sekali kamu masuk kepada dunia dan ingin tahu tentang dunia. AnakKu,
peganglah imanmu dengan penuh kepasrahanmu, datanglah kepada Allah.
Aku datang untuk kamu! Karena
Allah sudah datang ke bumi ini untuk mau menyelamatkan manusia, tetapi sampai
saat ini banyak manusia yang memilih dunia. Biarkanlah itu jangan engkau
pikirkan, kamu doakan saja ! Jangan engkau ikut campur dengan urusan-urusan
yang tidak engkau mengerti. Apakah engkau korbankan Tuhanmu karena dunia ?
Tidak Ibu, jawab umat serentak.
Jangan sekali-sekali anakKu.
Engkau anak Allah. Mereka ciptaan Allah. Itu bukan urusanmu. Engkau tidak
mempunyai urusan disitu. Itu hak Allah, Allah Mahakuasa, yang penting saat ini
kembalilah kamu kepada Allah. Dan juga saat ini Aku datang ke bumi ini untuk
kamu. Untuk kamu anak-anakKu.
Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Maka mengertilah kamu, Aku sudah datang, tetapi kamu masih jatuh dalam
dosa. Dimanakah hatimu, anak-anakKu ? Dimana hatimu ? Dimana cintamu kepada
Allah ? Sungguh, betapa besarnya pengaruh dunia ini. Banyak anak-anakKu celaka
karena dunia dan meninggalkan Allah karena dunia. Demi kesenangan dunia, dia
meninggalkan segala-galanya, cinta dan kasih yang sudah ditanamkan Allah di
hatinya yang paling dalam.
AnakKu, Aku Ibumu turun dari Surga untuk kamu semuanya seperti ini. Ini yang
terakhir. Ini caraKu, supaya anak-anakKu bisa mendengarkan Aku supaya kamu
sadar untuk kembali. Aku Ibumu, Aku tidak tinggal diam. Aku terus berjuang
untuk mengalahkan dunia ini. Aku tidak takut karena dunia, karena Allah
bersamaKu. Maka Aku datang bersamamu pada malam ini untuk mengujungi kamu.
Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.
Tidak ada satupun yang bisa
mengambil ini. Tidak ada ! Imammu tidak bisa !
Siapapun tidak bisa! Malaikat pun
tidak bisa anakKu, apalagi setan yang terkutuk. Tidak bisa anakKu ! Karena ini
Kuasa Allah tidak ada satupun yang bisa mengalahkannya.
Kami percaya Ibu, jawab umat.
AnakKu sekalian, inilah
kata-kataKu. Aku berseru kepadamu yang engkau merasa sejauh mana kecintaanmu,
kesetiaanmu, tentang dirimu sendiri, engkau jaga dengan baik atau tidak atau
engkau cemarkan dengan dunia. AnakKu sekalian, jangan lagi engkau sekali lagi
mencemarkan dirimu dengan dunia. Tinggal sesaat lagi ! Tinggalkanlah
kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik itu. AnakKu, Aku berkata keras saat ini.
Aku tidak ingin kamu menderita.
Mengapa Aku datang tetapi kamu tetap menderita? Aku tidak ingin
anakKu. Kalahkanlah dunia itu ! Kalahkanlah dirimu ! Kuasai dirimu ! Dan
berserulah kepada Allah. Pasti Allah akan memberikan kepadamu, menyelamatkan
engkau dari dunia ini anak-anakKu. Ini Aku Ibumu Maria, Aku berbicara
sungguh-sungguh! Bicara sungguh-sungguh untuk kamu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Baik, engkau mengatakan terima
kasih. Baik ! Aku berdoa dan melihat kamu, apakah tanda terima kasihmu engkau
wujudkan dengan engkau menjadi anak yang baik. Aku menunggumu dan melihatmu dan
berdoa untukmu. Biarlah Allah mendengarkan ucapanmu itu semuanya; bukan engkau
berjanji dengan Aku tetapi engkau berjanji dengan Allah. Aku Ibumu, hanya
berdoa agar janjimu itu sampai kepada tujuan adalah kebahagiaan, keselamatan
dan sampai kepada tujuan engkau bersatu dengan Allah dalam hidupmu.
Anak-anakKu semua yang Aku kasihi,
Aku mengatakan ini, masa sulit akan turun, anakKu. Awal dari pemurnian yang akan turun ke bumi ini. Dan apabila hari
itu datang, bumi ini bergoncang dan manusia porak poranda. Masuklah engkau ke dalam
rumah anakKu dan berdoa. Jangan engkau lari kemana-mana, Tuhan akan
menyelamatkanmu.
Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.
Engkau harus percaya !
Kami percaya Ibu, jawab umat serentak.
Dan berdoalah dalam keluargamu
masing-masing. Berdoalah, satukanlah doamu dengan doaKu yang Kuberikan kepadamu
untuk kepasrahan supaya engkau tidak takut mengalami kejadian-kejadian yang
akan turun ke bumi ini.
AnakKu, bukan negaramu saja,
seluruh bumi akan mengalami. Persiapkan dirimu dengan baik. Inilah kata-kataKu
kepada kamu semuanya, Aku datang untuk ini, untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.
Terima kasih. Berjanjilah anakKu!
Kamu, jangan lagi kamu berbuat dosa. Berjanjilah!
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Ya, Aku akan berdoa dengan janjimu
supaya kamu selamat. Itulah permintaanKu kepada kamu semuanya pada malam ini.
Dan Aku minta, saling mengasihilah kamu, saling mencintailah kamu, ciptakanlah
damai dimanapun engkau berada terutama dalam keluargamu. Kalau engkau dekat
dengan Allah, engkau pasti bisa menciptakan damai maka dekatkanlah dirimu
kepada Allah. AnakKu, tidak ada lagi kekerasan, tidak ada lagi saling menindas.
Tidak ada lagi anakKu ! Tidak ! Yang ada kasih dan cinta, damai dalam
keluargamu.
Terutama kamu suami-isteri, Aku
minta saling mengasihilah kamu karena itu diberikan Allah kepadamu. Allah telah
memberkati melalui kuasa-NYA. Hanya Allah yang bisa memisahkan, dunia ini tidak
dapat memisahkan karena Allah sudah menyatukan itu semuanya. Dunia tidak akan
sanggup memisahkan itu semuanya. AnakKu, cintailah suamimu! Cintailah istrimu!
Cintailah anakmu! Hai anak-anak, cintailah kedua orang tuamu,
saudara-saudaramu. Hormati orang tuamu! Ingat, bagaimana hukum Musa, Sepuluh
Perintah Allah. Allah menyatakan ini. Allah mengajarkan untuk menghormati orang
tua maka terberkatilah kamu dalam perjalananmu. Dan lindungilah anak-anakmu dan
persembahkanlah kepada Allah. Jaga mereka dengan baik. Dialah masa depan
kerajaaan Allah di bumi ini anakKu.
Berjuanglah kamu, setialah kamu
suka dan duka dalam perjalananmu ini,
agar engkau sampai kepada tujuan adalah kebahagiaan.
Anak-anakKu, sekali lagi Aku minta
kepadamu, jangan engkau jatuh lagi ! Tidak ! Jangan jatuh lagi anakKu. Kalau
engkau jatuh, saat itu tiba, Aku tidak bisa menolongmu lagi. Karena Aku sudah
mempersiapkan jauh-jauh sebelumnya untuk kamu semuanya. Bagi kamu yang merasa,
renungkanlah kembali anakKu. Inilah perkataanKu Ibumu yang menyentuh hatimu
yang paling dalam karena Aku sayang kepada kamu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih untuk kamu semua
anak-anakKu yang Aku kasihi. Terima kasih. Inilah perkataanKu untuk kamu,
renungkanlah kembali setelah engkau pulang ke rumah kamu masing-masing dan
bawalah dalam doamu dan memohon kepada Allah agar engkau diberikan pengertian
di dalam perjalananmu ini. AnakKu semua yang Aku kasihi, Aku mengasihi kamu
semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih !
Terima kasih, hai imamKu ! Terima
kasih ! Engkau telah mendampingi anak-anakKu bersama Agnes ini, anakKu ini. Dia
telah melakukan yang baik untukmu. Terimalah dia dengan baik, karena dia
melayani kamu melalui kuasa Allah untuk kamu semuanya agar kamu menjadi baik
dan kembali kepada Allah, bermesraan lagi dengan Allah dan meninggalkan
kebiasan-kebiasaan yang selama ini bersamamu yang datang dari dunia. Bersama
dia, bersama anak ini, Agnes ini, kamu juga Aku kasihi, maka Aku datang. Tetapi
anak ini, sungguh anak ini yang Aku kasihi yang telah diserahkan Allah bagiKu
untuk datang bersamamu pada malam ini. Terima kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Jangan takut, engkau
saksiKu! Sampaikanlah kepada saudara-saudaramu dan imam-imammu. Jangan takut,
lakukan saja ! Biar kuasa Allah yang
bekerja dalam hidupmu dalam diri mereka dimanapun kamu menyampaikan Kebenaran
ini. AnakKu, sampai di sini pertemuan kita pada malam ini. Tetapi dimana engkau
berdoa, Aku satukan doaKu di Surga bersama kamu semua dan anak-anakKu di
seluruh bumi ini untuk bersatu dengan kamu; supaya engkau mengerti. Terima
kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Mari satukan hatimu
dengan Aku Ibumu Maria pada malam ini.
Dan mari, doaKu bersamamu dan
bersamamu semuanya di bumi ini, Kusatukan doaKu ini. Mari anakKu, kita berdoa
dengan baik karena kita datang kepada Allah. Kita persiapkan diri kita dengan
baik untuk datang kepada Allah.
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3 X) Amin.
Terima kasih anak-anakKu, selamat malam untuk kamu semuanya.
Terima
kasih Ibu Maria, selamat malam, jawab
umat serentak.
---ooo0ooo---