Doa
Bersama Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Puri Indah- Jakarta, 3 Juni 2000
Lihatlah, AKU sudah datang dan
engkau bisa merasakan kehadiran-KU melalui kuasa-KU. Dan AKU mengunjugi hatimu
yang paling dalam, supaya hatimu tidak lagi engkau berikan kepada dunia, tetapi
engkau berikan kepada-KU seutuhnya.
Dan jagalah dirimu baik-baik dan
kuatkanlah hatimu. AKU mengatakan kepadamu karena AKU sudah mengalahkan dunia
ini. Dekatkanlah anak-KU dan datanglah kepada-KU agar engkau tidak masuk dan
jatuh dalam pencobaan yang datang dari dunia. Dan berdoalah di dalam nama-KU
dan sebutkanlah nama-KU, itulah kekuatanmu anak-KU.
Ingatkanlah akan AKU pada malam
ini sepanjang hidupmu, bahwa AKU tidak pernah meninggalkanmu. Sampai saat ini
Aku juga datang dengan cara ini.
Walaupun
dunia menolak AKU tetapi AKU datang kepada kamu, bukan datang kepada dunia.
Bukalah hatimu anak-KU. Mulai saat ini, jangan tinggalkan AKU, engkau tidak
akan kuat bersama dunia ini. Dan AKU memberkati kamu sepanjang hidupmu dan
menyertai kamu semua, akhirnya engkau kembali dalam kebahagiaan.
Pesan Ibu Maria
Terima kasih, engkau imamKu yang
Aku kasihi. Terima kasih untukmu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab
romo Isak Doera Pr.
Setialah anakKu. Aku meminta
kesetiaanmu bersama anak-anakKu untuk melayani anak-anakKu di negaramu ini.
Ya Ibu Maria, jawab romo Isak
Doera Pr.
Terima kasih anakKu. Supaya engkau
mengerti, engkau dipanggil untuk bersatu dengan Aku Ibumu. Biarlah kata dunia,
bahwa ini tidak benar tetapi mereka suatu saat, mereka akan mengerti, akan mengerti apa yang Aku katakan ini
kepadamu. ImamKu, anakKu yang Aku kasihi, Aku berdoa untukmu di hari tuamu ini
agar engkau bahagia, suka-cita, tidak ada kekhawatiran, ketakutan. Allah
menyertaimu dimanapun engkau berada. Itu yang Kuberikan kepadamu, untukmu hai
imamKu. Teruskanlah perjuanganmu.
Baik Ibu Maria, jawab Romo Isak Doera Pr.
Terima
kasih. Dan kamu semua anak-anakKu yang Aku kasihi, selamat malam.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih untuk kamu semua yang
berkumpul bersama Agnes dan dengan anak-anakKu dan imamKu yang bersama kamu
pada malam ini. Terima kasih untuk kamu semuanya yang Aku cintai.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Anak-anakKu yang Aku
kasihi, untuk mengerti tentang hal yang datang dari atas, itu harus melalui perjuangan, keterbukaan
hatimu untuk mendengarkan Kebenaran. Itu harus berjuang anakKu. Kalau itu
datang dari dunia, tanpa perjuangan engkau akan mendapatkan tetapi dengan
sia-sia. Yang tidak kekal itu akan membuat kamu rugi, sedih dan kecewa. Itulah
saat ini yang mudah diterima oleh manusia, datang dari dunia. Karena datang
dari dunia tidak melalui penderitaan dengan perjuangan, asal mau kamu ikut
dengan dunia, engkau mendapatkannya, mudah dari dunia.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, kalau engkau ingin mendapatkan dari Surga, engkau harus bisa
menjaga dirimu dengan baik dan setia dalam perjalananmu bersatu dengan Allah
dan bersatu dengan sesamamu dimanapun engkau berada. Anak-anakKu, untuk berbuat
yang baik itu bukan dengan pikiran tetapi dengan hati. Kalau dengan pikiranmu,
dengan perasaanmu, engkau menuntut balasan apa yang telah engkau berikan kepada
siapapun. Tetapi kalau engkau berikan dengan hati, engkau bersuka-cita, damai
sejahtera karena engkau sudah memberikan sesuatu yang baik untuk Tuhan melalui
anak-anakNYA.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih. Dan kamu juga yang
ada di sini, Aku mengatakan kepada Agnes, lakukan saja! Siapapun yang akan
berkumpul bersamamu, dia akan menjadi saksiKu tentang Kebenaran ini maka kamu
jangan takut. Bersaksilah anakKu!
Dalam penantian ini, engkau harus
berjuang. Aku minta kepadamu, jaga dirimu. Untuk menjaga diri adalah bersatu
dengan Allah, sehingga engkau bisa mengendalikan sikap dan tingkah lakumu dan
engkau dapat melayani, mengasihi dan mencintai. Berbuatlah yang baik anakKu
agar engkau mengerti apa arti cinta itu.
Cinta itu sangat indah anakKu.
Bukan cinta yang diberikan dunia, yang membuat kamu sedih tetapi cinta dari
Tuhan membawa kebahagiaan, kekal dan abadi.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih untuk kamu semuanya.
Ini Aku anak-anakKu. Akulah Ibu Maria.
Bersama Agnes, Aku menyapa kamu pada malam ini. Ini Aku! Sungguh-sungguh,
yang berbicara kepada kamu, bukan Agnes !
Kami percaya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih anakKu. Kalau engkau
percaya, Allah mau mendengarkan isi hatimu, keyakinanmu, kepercayaanmu maka
engkau dikuatkan, diberikan pengertian yang sangat dalam tentang hal ini.
Anak-anakku sekalian, Aku ingin
bertemu dengan anakKu seperti kamu, maka Aku meminta dari kamu melalui Agnes
untuk berkelompok-kelompok. Dimana Agnes datang mengunjungi kamu, Aku datang
melalui kuasa Allah bertemu dengan kamu seperti ini.
Anak-anakKu, engkau telah banyak
mendengar, bahwa Aku datang diantara mereka (pesan-pesan Ibu di tempat lain,
red.). Tetapi caraKu ini yang indah, Engkau mendengarkan Aku
sendiri, tidak melalui Agnes engkau mendengarkan. Tetapi melalui Agnes engkau
mendengarkan Aku karena Kuasa Allah menghantarkan Aku diantara kamu. (Pada saat
Ibu Maria berbicara ‘langsung’ pada anak-anakNya, Ibu Maria memakai fisik ibu
Agnes tetapi ibu Agnes sendiri tidak dapat mendengarkan apa yang Ibu Maria
katakan, red)
AnakKu, yakinlah apa yang
dikatakan Yohanes anakKu, yang disampaikan Allah melalui dia tentang Aku.
Itulah Aku! Aku, anakKu. Dinyatakan oleh Allah dan seizin Allah Aku datang
diantara kamu seperti ini. Walaupun permintaanKu seperti ini, yang
dipertentangkan oleh dunia tetapi Aku tidak mundur, Aku tetap berjalan karena
Allah bersamaKu. Allah mengizinkanKu, Allah mengasihiKu, Allah mencintai Aku.
Apapun yang Kumintakan demi kamu semuanya, Allah berikan kepadaKu karena kamu
adalah anak-anakKu.
Mereka yang tidak mengenal, mereka
tidak mengerti seperti ini bahwa kamu mempunyai Ibu di Surga. Mereka yang tidak
mengenal Allah, mereka tidak mengerti anakKu.
Kasihan untuk mereka, tetapi mereka sudah diberikan ini semua tetapi mereka
memilih dunia, dia akan mendapatkan dari dunia. Tetapi engkau memilih Allah,
engkau mendapatkan dari Allah. Ini yang Kusampaikan kepadamu.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku
minta kepadamu anakKu mulai saat ini jangan kamu hidup dalam keraguan, itu
datang dari dunia.
Kalau kamu anak-anak Allah, kamu
hidup dalam penuh kepasrahan, tidak dalam keraguan.
AnakKu semua yang Aku kasihi, Aku
datang menyapamu. Aku datang ke negaramu ini, Aku menyampaikan kabar yang
sangat penting bagimu. Ini untuk kamu semuanya, karena engkau semua anak-anak
Allah harus mempersiapkan diri dengan baik. Tetapi kalau engkau tidak
mendengarkan apa yang terjadi, pasti kamu tidak akan mempersiapkan dirimu
dengan baik. Tetapi Aku datang menyampaikan kabar baik ini kepadamu agar kamu
mempersiapkan dirimu dengan baik.
AnakKu semuanya, Aku mengatakan
tinggal sesaat lagi, tetapi bukanlah sesaat bagi kamu tetapi itu sesaat bagi
Allah, bisa dengan sekejap datang ke dunia ini. Hari pemurnian akan datang ke
dunia ini. Allah akan memerangi dunia ini.
Akan melindungi kamu dari dunia ini, agar kamu tidak lagi tertindas oleh
dosa yang datang dari dunia ini. AnakKu, masa itu akan turun. Aku telah
berjanji kepada Lucia. Dan Aku sudah mengatakan, sudah cukup lama untuk
mempersiapkan kamu semua di bumi ini. Dan kamu yang saat ini mendengarkan Aku,
dialah saksiKu atas semua ini dan kamu yang dipanggil bersatu dengan Agnes,
kamu juga akan menjadi saksi tentang ini semuanya.
Untuk mau berjuang anakKu, tidak
mudah, untuk mau: mau berkorban, mau menderita, mau setia, mau melaksanakan
tugas itu dengan baik, mau melayani, mau mengasihi, mau mencintai, mau
kebersamaan di dalam kelompokmu.
AnakKu, hai imamKu, Aku minta
kepadamu, jagalah Agnes dengan baik karena cukup berat baginya. Aku memberikan
tugas cukup berat baginya. Inilah yang terberat yang Aku berikan kepadanya.
Jagalah dia dengan baik. Satukanlah hatimu bersama Agnes, agar dia dapat
melayani kamu. Jangan engkau buat dia sedih. Buatlah dia gembira, agar dia lupa
tentang penderitaannya yang dia terima sampai saat ini dan seterusnya, sampai
akhir hidupnya dia harus menerima ini semuanya. Tetapi dia mempunyai bagian tersendiri, kebahagiaan tersendiri
yang telah diberikan Allah baginya. Itu yang dia terima sebagai tanda kasih
Tuhan. Dia menerima tugas ini dengan baik, dengan setia melayani kamu sampai di
saat-saat ini. Dia tetap setia untuk kamu semuanya. Inilah yang Kukatakan
kepadamu.
Agnes anak ini, dia tidak tahu
lagi mana penderitaan itu sendiri. Dia tidak tahu, apa yang dia rasakan, dia
juga tidak tahu lagi. Yang ada dalam hatinya kecintaannya dan mau melayani
siapapun. Kamu ajak kemanapun anak ini dia tidak akan menolak. Dia siap
kapanpun, kemanapun untuk melayani anak-anakKu. Ia selalu siap melaksanakannya.
Dia tidak pernah menolak. Itulah penderitaannya supaya engkau mengerti. Apa
yang diterima Agnes ini bukanlah mudah. Tidak mudah anakKu. Tetapi Tuhan
menguatkannya.
Itu yang Kukatakan kepadamu supaya
engkau mengerti agar kamu juga dapat melayani dengan baik dengan hati. Dengan
hati anakKu. Karena Allah melihat hatimu; bukan pikiranmu, bukan perasaanmu,
itu bagian dari dunia. Engkau bisa berubah setiap saat dengan pikiranmu. Tetapi
hatimu, kalau engkau satu dengan Allah itu tidak akan mungkin berubah anakKu.
Itu yang Kukatakan kepadamu pada malam ini.
Anak-anakKu semua yang ada di
sini, Aku minta kepadamu damailah kamu semuanya. Jangan ada lagi kekerasan,
kekejaman, ketidak-adilan terutama dalam keluargamu. Hai kamu suami-istri dan
juga kamu orang tua terhadap anakmu dan anak-anak terhadap orang tuamu,
saudaramu, sesamamu mulai saat ini damailah anakKu. Jangan meninggalkan
persoalan atau kesalahan saudaramu dalam hatimu, itu menghambat bagimu untuk
datang kepada Allah.
Anak-anakKu semuanya yang ada di
sini, setelah engkau mendengarkan Aku, renungkanlah kembali. Bawalah dalam
doamu agar engkau mengerti, betapa besarnya kasih Allah dan Aku Ibumu mengasihi
kamu semua dengan cara ini. Walaupun Aku datang ditolak oleh dunia, tetapi Aku
tidak khawatir karena kedatanganKu ini tidak ada satupun yang bisa mengambil,
karena Aku bersama Allah. Dan kamu jangan takut bersama Agnes, Aku menyertai
kamu anak-anakKu, dimanapun engkau melayani, Aku berdoa untuk kamu. Percayalah!
Kami percaya Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Terima
kasih untuk anakKu semua yang ada disini. Dan Aku minta kepadamu, Aku menyampaikan
salam kasihKu ini melalui doaKu ini untukmu anakKu.
Terima kasih Ibu Maria , jawab umat serentak.
Pakailah
doaKu ini bersama doamu yang ada. Itulah kekuatan yang Kuberikan kepadamu
karena doa ini penuh berkat, penuh kasih dan cinta dari Allah. Allah telah
memberkati doaKu ini sehingga Aku menjadi Ibumu yang bahagia di Surga.
Inilah
Aku Ibumu Maria. Aku memberikan nama itu karena Aku bahagia supaya engkau tahu,
inilah namaKu Bahagia, Ibumu yang Bahagia. Itulah yang Kuberikan nama itu
didalam kelompokmu ini supaya mereka tahu, tidak ada satupun yang mengerti
kalau tidak hatinya terbuka apa yang telah Kuberikan kepadamu.
Hai
anakKu, teruslah kamu berdoa dalam keluargamu maupun dalam kelompok-kelompok
dimanapun engkau berada. Satukan doaKu ini maka kuasa Allah akan hadir diantara
kamu dan Aku juga hadir diantara kamu melalui kuasa Allah. Anak-anakKu, terima
kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.
Sudahkah kamu
mengerti ?
Sudah Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Anak-anakKu sekalian, engkau telah membaca apa yang disampaikan oleh
Yohanes anakKu. Itulah Aku! Tanda itu Kuberikan kepadamu di seluruh bumi ini
dan di seluruh negaramu ini (pesona
matahari/Surgawi, red). Sampaikanlah
ini kepada mereka terutama kepada imam-imammu. Biar kuasa Allah membuka hati
mereka melihat tanda itu yang Kuberikan kepadamu. Jangan takut, sampaikan saja
kepada imam-imammu dan anak-anakKu sampai ke pelosok tanah airmu ini. Dimanapun
engkau akan melihat itu semuanya, karena waktunya sudah dekat. Aku bekerja
keras, karena Agnes tidak sampai ke pelosok ini, di tanah airmu ini.
Tetapi
Aku tidak tinggal diam, Aku sampaikan salamKu melalui doaKu ini kepada
anak-anakKu di tanah airmu ini. Siapapun yang berdoa bersama Aku Ibumu yang
telah Kuberikan kepadamu, engkau bersatu dengan Aku Ibumu masuk dalam kelompok
ini tanpa disadari oleh siapapun. Siapapun yang menerima doaKu ini, dia
disatukan dengan Aku Ibumu dalam kelompok ini oleh Allah.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Sampaikan ini semua kepada anak-anakKu. Waktunya anakKu. Berjuanglah
kamu, jaga dirimu baik-baik, itulah permintaanKu. Setialah dan berdoalah, itu
kekuatanmu. Terima kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria , jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Anak-anakKu sekalian, sampai disini pertemuan kita. Percayalah, tanpa
Agnes, kamu berdoa bersama doaKu ini, kuasa Allah akan hadir dan Aku hadir
diantara kamu melalui kuasa Allah. Percaya, tanpa Agnes kamu menerima ini
semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Terima
kasih. Agnes hanya sebagai alat bagi Aku Ibumu untuk menyampaikan tanda kasih
dan cintaKu. Tetapi seterusnya tanpa Agnes pun, engkau bisa bertemu dengan Aku
Ibumu melalui sentuhan-sentuhan yang Kumintakan dari Allah untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Terima kasih, anakKu
semua yang Aku kasihi. Terima kasih.
Mari
satukan hatimu dengan Aku Ibumu Maria. Mari Aku mau berdoa bersamamu pada malam
ini.
Karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Terima kasih,
anak-anakKu sekalian.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Jadilah engkau anak-anakKu yang baik. Dari sikap dan tingkah lakumu maka
kelompok ini akan diterima oleh siapapun. Melalui sikap dan tingkah lakumulah
anakKu. Jagalah kelompok ini, Aku minta kepadamu. Maukah kamu semuanya ?
Kami mau Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima kasih anakKu,
selamat malam.
Selamat malam Ibu Maria, jawab
umat serentak.
---ooo0ooo---