Doa
Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Gereja
Kathedral Kristus Raja – Kupang, 9 Maret 2000
Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)
Inilah
tanda kasih-KU yang KU-berikan kepadamu. Sadarilah sepenuhnya sebelum kau
mengasihi AKU, AKU terlebih dahulu mengasihimu.
AKU
datang supaya kau mengerti bahwa AKU tetap ada, setelah AKU kembali ke Surga,
Aku tetap bersamamu. Dan AKU berkata
kepadamu: AKU tidak pernah meningalkan kau sedikitpun dalam perjalananmu ini.
Tetapi hanya engkau yang mudah meninggalkan AKU karena dunia.
Anak-anakKU,
kini AKU sudah datang melalui kuasa-KU. AKU mengun-jungimu, mengunjungi hatimu
yang paling dalam. Datanglah kau kepada-KU. Janganlah sekali-sekali kau membawa
dunia kepada-KU tetapi membawa hatimu sepenuhnya kepada-KU. Karena hatimu
itulah tempat-KU. Kalau engkau menutup hatimu kau tidak bisa merasakan
janji-KU, penyertaan-KU dalam kehidupanmu. Engkau tidak akan mendengar
sapaan-KU, engkau tidak merasakan sentuhan-KU. Anak-anakKU mulai saat ini,
datanglah kepada-KU.
Jangan
sekali-sekali kamu meninggalkan AKU karena dunia, engkau akan menderita, engkau
akan menangis, engkau akan kecewa, datanglah keputus-asaanmu karena kau tidak
mendapat apa-apa dari dunia, hai anak-KU.
Tetapi
apabila kau datang kepada-KU bersatu dengan AKU yang memberikan kau hidup maka
engkau akan bahagia, damai sejahtera, suka-cita dalam kehidupanmu sehingga kau
setia kepada-KU maka engkau selamat di dalam nama-KU.
Hai
anak-anakKU, kembalilah kepada-KU
seutuhnya. AKU menunggumu! Apakah kau tahu betapa sepinya AKU kalau kamu tidak
datang kepada-KU. Walaupun AKU Mahakuasa, AKU menciptakan engkau untuk bersatu
kepada-KU, saling mengasihi, mencintai bukan masuk kepada dunia. Muliakanlah
AKU, pujilah AKU dalam kehidupanmu dan sebutkanlah nama-KU dimanapun kau berada
maka kuasa-KU akan turun menyertai kamu semuanya.
Dan
bicaralah kamu tentang AKU. Jangan kamu banyak bicara tentang dunia maka kamu
akan kecewa dengan dunia. Tetapi apabila kamu selalu bicara tentang AKU, AKU
memberikan kamu penghiburan, AKU memberikan kamu kegembiraan. AKU-lah sumber
kegembiraan itu.
AKU
melakukan ini kepadamu supaya engkau tahu, dunia tidak bisa mengambil ini semua
yang telah AKU lakukan bersama anak ini. Dunia ini tidak bisa mengambil. Inilah
kepunyaan-KU karena dunia ini, bumi ini adalah ciptaan-KU.
Hai
anakKu, jangan kau terkecoh dengan yang indah-indah yang datang dari dunia tapi
carilah Kebenaran itu di dalam nama-KU maka kau akan menerima yang indah yang
kekal yang abadi. AKU-lah yang mempunyai keindahan itu.
Maka
kehadiran-KU saat ini diantara kamu supaya kau ingat akan DAKU bahwa AKU pernah turun dan datang ke bumi
ini sebagai manusia, supaya kau ingat. Jangan kau melupakan kehadiran-KU ini
walaupun AKU sudah kembali ke Surga,
Kuasa-KU ada dalam dunia ini.
Tanpa kuasa-KU, engkau tidak akan sanggup hidup dalam dunia ini. Maka
apa yang kau terima saat ini, renungkanlah kembali dan berdoa di dalam nama-KU,
AKU akan menjawab dan memberikan pengertian ini kepadamu. AKU menunggumu di
dalam doamu. Itulah perkataan-KU untuk kamu semua yang berkumpul di sini.
AKU
terima semua ini, tetapi ingat perkataan-KU, jangan sekali-sekali kau
meninggalkan AKU. Mulai saat ini AKU menunggumu dan datanglah dan sebutkan
nama-KU maka kuasa-KU menerangi hatimu yang paling dalam sehingga engkau
berjalan di dalam terang, bukan lagi berjalan dalam kegelapan. Sampai bertemu
dalam doamu, AKU menunggumu.
Pesan Ibu Maria
Imam-imamKu
yang Aku kasihi semua, dengan kerendahan hatimu engkau bisa seperti ini bersama
anakKu. Tetapi itu juga karena kasih Allah, cinta Allah engkau diikut sertakan
dalam perjalanan ini bersama Aku Ibumu. Terima kasih untuk kamu, untuk kamu hai
imam-imamKu.
Terima kasih Ibu, jawab para
imam.
Dan
juga kamu semua anak-anakKu yang Aku kasihi,
yang berkumpul di sini dan juga putri-putriKu semua yang ada di sini,
Aku mengucapkan terima kasih untuk kamu semuanya. Selamat malam untuk kamu.
Selamat malam Ibu Maria,
jawab umat serentak.
Terima
kasih untuk kamu semuanya. Ini Aku Ibumu Maria, bersama Agnes datang diantara
kamu. Jangan dipikirkan! Inilah tanda kasihKu, Aku datang seperti ini dan
menyapamu dan berbicara dengan kamu dan kamu mendengarkan Aku. Ini Aku Maria.
Jangan khawatir! Bukan datang dari dunia anakKu. Ini Aku Ibumu datang dari
Surga, yang dihantar oleh Allah, untuk bersama dengan kamu pada malam ini.
Terima kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Terima
kasih untuk kamu anak-anakKu, terutama untuk gembala-gembalaKu, terima kasih.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, engkau tahu betapa besarnya kasihKu kepadamu, Aku
datang ke negaramu ini. Ini Kuminta kepada Allah. Allah memberkati perjalananKu
ini karena kehidupanKu penuh berkat, kasih karunia. Aku yang bahagia dulu dan
sekarang, Akulah yang bahagia itu anak-anakKu. Maka Aku datang ke negaramu ini,
membuat satu nama yang indah untuk kamu, Kelompok
Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia. Akulah yang mengasihimu, Akulah yang
melayanimu, Akulah yang bahagia, melalui kamu Aku melayani anak-anakKu karena
Aku sudah ada di Surga tetapi kamu masih berpijak di bumi ini. Maka Aku
mengambil bagian dari perjalananmu dengan meminta engkau bekerja sama dengan
Aku Ibumu supaya kasihKu ini bisa sampai kepada anak-anakKu semua di seluruh
tanah airmu ini. Berbahagialah engkau!
Apa yang Kuberikan, yang terbaik untukmu, yang indah untukmu.
Anak-anakKu
yang Aku kasihi, Aku Maria. Melalui Agnes, Aku berbicara kepadamu pada malam
ini. Aku Maria. Jangan khawatir, Aku
Maria. Berdoalah anakKu. Berdoalah kepada Allah, supaya kau menemukan
pengertian itu.
Aku
datang, Aku mengasihimu. Inilah perkataanKu: Kasih, kasih anak-anakKu. Karena
dunia ini tidak bisa memberikan kau kasih, tetapi dunia ini memberikan kau
kepedihan, penderitaan seperti apa yang telah dialami di negaramu ini. Itulah
yang sudah terjadi. Percayalah, Aku sudah mengatakan ini. Aku mengawali
penderitaan.
Tahun
kepedihan yang akan datang di negaramu
ini. Engkau melihat, banyak anak-anakKu
menderita karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Manusia mencari kepuasannya. Inilah yang sudah terjadi di negaramu ini
dan ini tidak akan berhenti sampai pemurnian itu tiba dan turun ke bumi
ini. Itulah tanda. Siapa yang datang dari dunia, ia akan
menderita seperti kau lihat saat ini. Tidak ada lagi manusia menghargai manusia.
Manusia sudah melampaui batas, dia menyakiti manusia, dia membunuh, banyak
pertumpahan darah, di negaramu ini. Itulah dunia anak-anakKu. Tetapi kamu adalah anak-anak Allah, engkau tidak dibiarkan begitu saja, dibuat
menderita oleh dunia, karena kamu bukan dari dunia. Kamu anak terang, kamu anak
Allah. Allah tidak membiarkan penderitaanmu anak-anakKu. Allah mendengarkan
jeritan tangismu, Allah mendengarkan itu, maka Allah sudah datang ke negaramu
ini.
Di
dalam kelompok ini, Allahmu berbicara dan Aku Ibumu berbicara dan Yohanes (Rasul. Red) diutus untuk membimbing
dalam kelompok ini. Berbahagialah hai anak-anakKu.
Aku
tidak takut dengan dunia karena Aku bersama Allah. Dunia ini akan Kukalahkan.
Aku akan berjuang untuk menyelamatkan anak-anakKu di seluruh bumi ini, karena murka Allah akan turun ke bumi
ini. Aku ingin anak-anakKu semua
kembali, kembali ke jalan Allah seutuhnya maka Aku memberikan doaKu ini
kepadamu, untuk memberikan engkau kekuatan.
Itulah
doaKu anak-anakKu. DoaKu di masa remajaKu, dimana Aku masih hidup. Itulah
doaKu, doa kepasrahanKu kepada Allah. Karena Aku diciptakan untuk bersatu dalam
kasih Allah dalam karya keselamatan manusia. Aku diciptakan untuk itu.
Dan
Aku menjadi Ibumu anakKu. Walaupun kadang kadang anakKu tidak mengerti tentang
Aku, tapi Aku tahu mereka juga anakKu. Mereka selalu Kubawa dalam doaKu di
Surga sama seperti kamu. Maka Aku
minta, jangan kau membeda-bedakan antara satu dengan yang lain. Karena kamu semua anak Allah, yang satu bisa menerima Aku, yang satu belum
mengerti. Tetapi mereka juga anak Allah, sama seperti kamu.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, Aku datang ke bumi ini melalui kuasa Allah,
mempersiapkan semua anakKu. Karena Aku diberikan pengetahuan sedikit dari Allah
supaya manusia mempersiapkan dirinya dengan baik. Karena Allah mau mengalahkan
dunia ini, karena dunia ini banyak membawa manusia jatuh dalam dosa.
Anak-anakKu
sekalian, Aku minta kamu yang ada di sini mulai saat ini kamu bersatu dalam doa
bersama Agnes dan anak-anakKu. Kembalilah kamu kepada Allah seutuhnya. Jangan
lagi kamu bermain-main dengan dunia.
Ini
masa penantian yang sangat berat bagimu. Menunggu hari pemurnian akan turun ke
bumi. Itu akan terjadi. Karena dunia ini sudah jauh. Manusia sudah terseret
masuk kepada dunia, sehingga mereka melupakan Allah. Engkau melihat di negaramu
ini, apa yang sudah terjadi. Saling membunuh, tidak lagi menghargai manusia
ciptaan Allah; tidak ada lagi di negaramu ini. Aku sudah mengatakan jauh
sebelumnya, Aku mendahului apa yang akan terjadi. Kesedihan, pertumpahan darah,
kemiskinan dan tidak makan dan tidak ada tempat.
Aku
mendahului, Aku bersama anak-anakKu. Itulah janjiKu. Apakah itu tidak kenyataan
yang sudah terjadi ? Renungkanlah kembali semua peristiwa yang kamu alami di
negaramu ini. Itu kau renungkan kembali, mengapa tidak selesai ? Tuhan akan
menunjukkan dan Tuhan akan membuka yang tersembunyi selama ini, dibukakan oleh
Allah dan dinyatakan dihadapanNya, supaya kau tahu, siapa datang dari atas,
siapa datang bersama dunia, supaya kau mengerti. Itu yang dilakukan Allah di
negaramu ini. Ingat perkataanKu. Tidak akan selesai. Biarlah itu terjadi. Tapi kamu semua anak-anak Allah, Aku
berjuang agar kamu terhindar dari penderitaan itu. Itulah maka Aku datang ke
negaramu ini.
Dan
Aku meminta, berkelompok-kelompoklah kamu. Betapa indahnya, dimana-mana ada
kelompok-kelompok pendoa. Bukan kelompok-kelompok yang ada Aku tidak terima dan
Allahmu tidak terima; semua diterima dalam Kasih Allah. Tetapi inilah tanda
kehadiranKu. Aku meminta kepadamu, buatlah kelompok itu supaya mengerti bahwa
Allahmu dan Aku sudah datang ke negaramu. Apabila Aku tidak melakukan ini
kepadamu, apakah kau mengerti, bahwa Aku sudah datang ke negaramu ? Pasti
engkau tidak mengerti. Dengan ini,
engkau akan mengerti. Dan juga Aku
melakukan ini, apabila hari itu sudah selesai kamu tidak sendiri. Engkau
bersatu dalam keluargamu; engkau bersatu dalam kelompokmu di mana-mana sehingga
engkau bersatu kembali. Itu adalah tugas para imam untuk melanjutkan lagi cinta
Allah ini. Ini tidak akan hilang. Ini akan diteruskan sampai Allah datang
kembali ke dunia ini, selesailah itu semuanya.
Itulah
yang Aku katakan, semua kelompok baik. Aku senang, Aku bahagia dimana kau
bersama Aku Ibumu. Ini Kutambahkan kepada kamu semuanya. Kelompok ini Kusatukan
bersama kamu semuanya supaya kamu tidak terpecah-pecah, bahwa kelompok ini yang
benar, ini yang tidak; ini yang benar, ini yang tidak. Inilah yang Aku tidak
inginkan. Maka kelompok ini akan
menyatukan semua kelompok itu menjadi kelompok pendoa di negaramu ini.
Anak-anakKu
semua yang Aku kasihi, jangan kau takut, dimana Aku Ibumu mengatakan seperti
ini. Berbahagialah kau! Maka saat ini, Aku mengatakan kepadamu dan
mempersiapkan engkau semuanya. Apabila hari itu tiba, engkau tidak akan takut. Engkau bersatu dalam doa, masuk ke dalam
rumah masing-masing dan tutuplah pintu dan berdoalah. Berikanlah penerangan,
walaupun sekecil apapun penerangan itu, itu akan bisa menerangi kamu semuanya.
Inilah Aku sampaikan kepadamu, selama 3 hari.
Apabila engkau melihat cahaya-cahaya itu masuk ke dalam rumah, itu sudah
selesai. Keluarlah engkau dari rumahmu. Pujilah Allah! Bersatulah engkau kembali untuk memuliakan Allah.
Inilah,
pengertian ini Kuberikan kepadamu bukan untuk menakutimu. Tetapi Aku
mempersiapkan dirimu dengan baik. Mengapa, mengapa manusia datang kepada Allah
harus ditakut-takuti ? Allah menghendaki manusia datang dengan kesadaran penuh,
sungguh-sungguh penuh. Itu yang dimintakan Allah. Tidak ada Kebenaran
menakut-nakuti, tetapi membahagiakan, Kebenaran itu sendiri di dalam diri
manusia.
Anak-anakKu
semua yang Aku kasihi, sabarlah engkau menunggu hari-hari itu tiba. Biar, siapa
yang tidak percaya Aku serahkan kembalikan kepada Allah. Aku percaya, Allah tidak meninggalkan
anak-anakNya. Dan Aku berdoa bagi anak-anakKu yang belum mengerti. Aku tetap berdoa.
Anak-anakKu
sekalian, semua yang Aku kasihi, terima kasih untuk kamu semua yang melayani
dan menyampaikan salamKu melalui doaKu ini. Karena doaKu ini, sudah hampir
keseluruhan masuk ke dalam negaramu ini. Itu Kuasa Allah yang bekerja, bukan
kamu! Kamu hanya sebagai alat, untuk menyampaikan ini semua. Kamu dijadikan
saksi untuk untuk Kebenaran ini. Saksi anakKu. Saksi itu perlu. Semua apa yang
dikatakan oleh Allah akan kau nyatakan, apabila hari itu datang, engkaulah
saksi itu semuanya.
Anak-anakKu semua yang Aku kasihi, Aku senang kelompok
ini bersatu dengan kelompok-kelompok yang lain, dimana anak-anakKu
berkelompok-kelompok. Saling mengasihilah kamu, saling mengisi antara satu
dengan yang lain. Tidak ada yang benar, tidak ada yang tidak benar. Semua benar
! KehadiranKu ini juga masuk dalam Kebenaran. Dan Aku satukan bersama kamu yang
sudah ada. Dan doaKu ini, juga Kusatukan dengan doamu yang sudah ada.
Anak-anakKu,
Aku tidak mengajarkan kesesatan. Aku mengajak kamu dalam Kebenaran, dalam
terang dan Aku membawa kamu kepada Allah seutuhnya. Itulah tugasKu sebagai Ibu
Maria.
AnakKu,
terima kasih untuk kamu semua yang ada di sini. Terima kasih untuk kamu
semuanya. Sudahkah engkau mengerti, apa yang Aku katakan kepada kamu semuanya ?
Sudah Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Terima
kasih anakKu. Persiapkanlah dirimu dengan baik dan bertobatlah. Sungguh-sungguh
bertobat, kembalilah kepada Allah. Ciptakanlah damai dimanapun engkau berada.
Kalau engkau bertobat, saudaramu akan bahagia, saudaramu akan bahagia. Dan kembalilah kepada Allah. Karena di Surga, satu anak Tuhan kembali
kepada Allah, bersukacita para malaikat dan para Kudus. Dan Aku Ibumu mengucap
syukur kepada Allah, bahwa anakKu sudah kembali. Itu kebahagiaanKu! Tetapi
apabila anakKu jatuh, kami semua berseru kepada Allah, mohon kerahimanNya
membawa anakKu kembali. Itu kesedihan kami. Apakah engkau tidak mengerti ?
Sejauh itulah hati kami menyatu bersama kamu di bumi ini. Anak-anakKu,
mengertikah kamu semuanya ?
Kami mengerti Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Anak-anakKu semua yang ada di sini, inilah perkataanKu melalui Agnes
ini, Aku menyalurkan, Aku mengungkapkan isi hatiKu kepada kamu. Inilah cintaKu
untuk kamu semuanya. Aku hanya meminta sedikit hatimu, anakKu. Hanya sedikit ! Berikanlah cintamu sedikit
kepadaKu ! Cintamu yang besar, berikanlah kepada Allah dan cintamu juga
berikanlah kepada saudara-saudaramu dimanapun engkau berada. Inilah permintaanKu.
Baiklah,
cukup apa yang Aku sampaikan kepadamu saat ini. Aku Ibumu berdoa, supaya kau
mengerti dan menyadari setelah kau kembali ke rumahmu masing-masing. Engkau
merenungkan dan engkau berdoa, memohon kepada Allah untuk pengertian ini,
supaya hidupmu diubah menjadi baik.
Mari
anak-anakKu semua dan imam-imamKu, satukan dengan Aku Ibumu Maria. Mari kita
berdoa bersama-sama, apa yang telah
Kusampaikan kepadamu. Itulah doaKu. Pakailah doaKu ini, satukan dengan doamu
yang sudah ada dalam kehidupanmu. Mari kita berdoa anakKu :
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepada-Mu
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu (3X). Amin
Anak-anakKu
sekalian yang ada di sini, saling mengasihilah engkau mulai saat ini. Jangan
lagi ada perbedaan diantara kamu, karena kamu adalah anak-anak Allah. Allah
tidak pernah membedakan anak-anakNya dan kamu juga tidak membedakan
saudara-saudaramu.
Dan
Aku minta kepadamu, bantulah imam-imammu untuk membawa anak-anakKu kembali
kepada Allah seutuhnya.
Dan
juga engkau para imam, tugasmu adalah mengumpulkan anak-anakKu dan menyadarkan
anak-anakKu dan bawalah dia kepada Allah. Itulah tugasmu, yang diberikan Allah
dalam kehidupanmu.
Terima
kasih anak-anakKu, selamat malam untuk kamu semuanya !'
Terima kasih Ibu Maria,
selamat malam, jawab umat serentak.
---ooo0ooo---