Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang
Bahagia
di Aula Hotel Dwi Putra-Ende, 24 Maret 2000
Pesan Tuhan Yesus (Sabda Pengetahuan)
Setelah AKU datang, jangan lagi
kau tidak mengerti. Inilah kuasa-KU menyapa kamu semua, bukalah hatimu agar kau
mengerti. Siapa yang membuka hati, AKU bersamanya.
Maka AKU minta daripada kamu
semuanya, setelah AKU menyapamu pada malam ini, datanglah kamu semua kepada-KU,
tidak lagi kamu sibuk akan dunia. Karena dunia tidak bisa memberikan
kebahagiaan kepada kamu, hanya AKU.
AKU ingin kamu semua datang
kepada-KU dan AKU menunggumu di dalam doamu karena AKU adalah ALLAH yang setia.
AKU tetap setia tapi setelah AKU datang ke dunia ini, AKU-lah menjadi hakim
setiap manusia. Saat ini penghakiman-KU belum tiba tetapi kasih dan cinta-KU
dan kerahiman-KU, KU-berikan kepada dunia. Siapa yang membuka hatinya dia
menerima. Siapa menutup hatinya dia tetap tertutup dan menerima dari
dunia.
Maka AKU minta kepadamu berdoalah
di dalam nama-KU dan sebutkanlah nama-KU maka kau akan mengerti atas
kehadiran-KU pada malam ini. Sampai bertemu lagi dalam doa AKU menunggumu.
Pesan Ibu Maria
Salam untukmu hai imamKu yang Aku
kasihi, selamat malam untukmu yang sangat dalam, yang Aku sampaikan kepadamu;
dan terima kasih penyertaanmu bersama Agnes dan anak-anakKu sekalian di tempat
ini.
Percayalah engkau tidak sendiri,
Aku Ibumu selalu menyertaimu di dalam perjalananmu ini. Engkau dipanggil karena
engkau mempunyai tugas yang sangat berat dalam perjalananmu. Aku mengerti,
engkau sangat menderita untuk ini semuanya, tetapi bahagialah engkau dalam
penderitaan ini.
Engkau menjadi saksi tentang
Kebenaran ini, yang mana Aku sudah datang ke negaramu. Engkau dipanggil adalah
permintanKu. Engkau bersatu dengan Aku Ibumu dan Agnes dan anak-anakKu semuanya
di dalam perjalananmu ini. Engkau tidak sendiri, percayalah, nanti kau akan
mengerti. Laluilah dengan penuh kepasrahan. Setialah anakKu, setialah.
Berbahagialah engkau, engkau dikuatkan
dalam perjalananmu ini. Engkau dipanggil menjadi seorang imam, ini adalah suatu
kebahagiaan bersatu dengan Aku. Siapa pun yang dipanggil menjadi imam, dia
bersatu dengan Aku untuk melayani anak-anakKu dimanapun mereka berada. Tetapi
Aku sedih mereka lupa atas panggilannya dan mengikuti dunia, Aku sedih. Dan Aku
minta kepadamu, setialah sampai akhir hidupmu. Jangan engkau sekali-kali
meninggalkan di dalam panggilanmu karena dunia. Cintailah Allah di dalam
panggilanmu. Itu yang Aku katakan kepadamu. Dan engkau tidak sendiri, Aku
menyertaimu dan berdoa untuk para imam di seluruh bumi ini, agar mereka
sungguh-sungguh mengerti apa arti panggilan hidup bersatu dengan Allah dan
menjadi milik Allah. Berbahagialah engkau.
Dan Aku mengatakan, jangan kau
sedih dalam perjalananmu, jangan banyak berpikir, percayalah semua itu akan
terjadi. Engkau masih mempunyai tugas dan mengumpulkan kembali anak-anakKu dan
bersama Aku Ibumu untuk melanjutkan, untuk memuliakan Allah di dalam
perjalananmu. Apabila hari itu sudah selesai engkau akan mengerti. Betapa
bahagianya engkau setia sampai hari itu tiba, baru engkau mengerti betapa Allah
sangat dekat kepadamu. Terima kasih, setialah anakKu. Setialah dalam
perjalananmu.
Dan Aku juga terima kasih kepada
kamu semua yang berkumpul pada malam ini dan selamat malam untuk kamu semuanya.
Selamat malam Ibu, jawab umat serentak.
Terima kasih. Ini Aku Ibumu Maria
bersama Agnes, Aku menyapa kamu. Aku mengerti, tidak mudah bagimu untuk
mengerti, tetapi apabila engkau sungguh-sungguh ingin mengerti, pasti Allah
akan membuka hatimu untuk mengerti. Kebenaran bukan saja untuk dimengerti
tetapi diterima dengan mata hati dan dengan rohanimu karena Kebenaran tidak
bisa dicerna oleh pikiran. Tetapi engkau percaya, Allah bisa melakukan apa saja
untuk anak-anakNya.
Anak-anakKu semua, Aku bahagia
pada malam ini walaupun kau banyak belum mengerti. Aku sangat mengerti tentang
itu semuanya. Tetapi janganlah itu menjadikan suatu perjalananmu tetapi bukalah
hatimu anak-anakKu dan berdoalah karena segala sesuatu harus dibawa dalam doa.
Kamu berdoa kepada Allah, Allah yang
sama yang disembah oleh nenek moyangmu, leluhurmu, para Nabi dan Aku Ibumu
Maria yang saat ini sudah bahagia dalam kebahagiaan di Surga, yang telah
diberikan Allah bagiKu dan juga kamu, karena kamu juga anak-anak Allah, kamu
juga akan menempati kebahagiaan itu sendiri dalam Kasih Allah .
Anak-anakKu, jangan kau bertanya
dalam hatimu. Sungguh sulit untuk dimengerti. Berbahagialah Allah datang
menyapamu dan Aku Ibumu datang juga menyapamu. Inilah cara yang terakhir bagi
dunia. Di negaramu ini, Aku berikan yang terbaik untuk kamu semuanya dan kamu
semua bisa mendengarkan Aku Ibumu berbicara melalui Agnes ini.
Apakah kau mengerti betapa
besarnya penderitaan anak ini ? Dia mau melayani kamu semuanya, dia korbankan
semua apa yang ada dalam kehidupannya. Saat ini juga dia mau juga dipisahkan
dari kehidupanya dan saat ini dia juga bersama kamu berdoa bersamamu. Apakah
kau mengerti betapa menderitanya anak ini ? Inilah Aku mengatakan kepadamu.
Anak-anakKu, berdoalah karena
Agnes sudah sampai di sini diantara kamu, berbahagialah engkau. Anak ini
dipanggil untuk kamu semuanya. Aku minta kepadamu, berikanlah hatimu sedikit
saja untuk terbuka maka semua pengalamanmu pada malam ini agar menjadi
pengalaman yang indah dan menguatkan dalam perjalananmu. Karena sentuhan inilah
yang akan kau terima dimanapun engkau berada, sehingga kau tahu bahwa Allah ada
bersamamu.
Anak-anakKu, Kebenaran harus diuji
dalam Kebenaran. Kebenaran itu adalah engkau berdoa memohon kepada Allah. Dan
Aku mengatakan dunia ini tidak bisa mengambil semua yang ada bersama Agnes
karena Allah bekerja dalam kehidupannya untuk kamu semuanya. Apakah sudah kau
berikan yang menjadi harapan Allah dalam kehidupanmu ? Sudahkah kau berikan
kepada Allah ?
Anak-anakKu, mulai saat ini
berikanlah hatimu seutuhnya kepada Allah. Tidak ada lagi waktumu untuk
bersenang-senang bersama dunia karena waktu yang sisa ini pergunakanlah
sebaik-baiknya. Dimana Aku minta kepadamu dalam keluargamu, hiduplah kamu,
bersatulah kamu dalam doa, sandarkanlah dirimu kepada Allah dan ciptakanlah
damai. Tidak ada lagi kekerasan. Aku minta kepada kamu semuanya, tidak lagi
menyimpan kesalahan siapapun dalam hatimu karena kamu masuk dalam pemurnian.
Engkau sedang masuk dalam pemurnian sampai hari itu tiba.
Anak-anakKu, Aku mengatakan ini kapadamu
karena Aku menyiapkan kamu semuanya. Semua anak-anakKu di seluruh bumi ini, Aku
siapkan dengan baik. Dan juga Aku datang ke negaramu ini, juga Aku persiapkan
anak-anakKu dengan baik, karena Kuasa Allah akan bekerja di bumi ini, akan
memisahkan yang baik dan tidak baik, yang mungkin selama ini Allah mendengarkan
jeritan anak-anakNya. Maka Kuasa Allah sedang bekerja di negaramu ini dan
menunjukkan semuanya mana datang dari dunia dan mana datang dari atas.
Berbahagialah kamu, berbahagialah
kamu. Walaupun Allah akan mempersiapkan itu semuanya tetapi Allah mengasihi
kamu dan memberikan waktu bagi kamu. Dan KerahimanNya cukup besar datang ke
bumi ini untuk kamu semuanya agar kamu semua kembali dan selamat di dalam
namaNya.
Inilah yang Aku katakan kepadamu,
hari pemurnian itu segera turun dan Aku mengatakan sudah cukup lama kepada
dunia tetapi mereka tidak percaya apa yang Aku katakan ini, terutama para
imam-imam banyak mengeraskan hatinya dan berjalan menurut peraturan-peraturan
yang mereka ciptakan untuk menjadi suatu kepatuhan di dalam diri seorang imam.
Itu baik, tetapi bukan begitu caranya. Kuasa Allah bisa bekerja dan Allah bisa
melakukan apa saja karena Dia Mahakuasa. Dengan sekejap juga Allah bisa
melakukan menurut kehendakNya, karena Allah memiliki segala-galanya. Inilah
yang belum dimengerti oleh para imam. Mengapa semua ini terjadi ?
Karena Allah mengasihi kamu
semuanya supaya kamu semuanya selamat pada hari itu tiba turun ke bumi ini. Dan
kata-kataKu ini bukanlah untuk menakuti kamu semuanya supaya kamu bertobat.
Tidak ! Tetapi pertobatan itu datang dari hatimu yang paling dalam. Bukan
karena kamu takut, kamu bertobat. Karena Allahmu adalah Allah yang Kasih, tidak
penuh kekerasan yang digambarkan oleh mereka yang tidak percaya kepada Allah.
Anak-anakKu semua yang ada di
sini, jadilah kau saksiKu tentang Kebenaran ini. Setelah Agnes bersama
anak-anakKu kembali, jadilah kau saksiKu. Sampaikanlah salamKu ini kepada
anak-anakKu.
Dan sampaikan salamKu kepada
imammu yang tertinggi bahwa Aku Maria sudah datang ke tempat ini bersama Agnes
dan anak-anakKu yang berkumpul bersama kamu pada malam ini. Kamu jangan takut,
jangan takut karena dunia, karena kamu melakukan yang benar dan Aku
menyampaikan yang benar kepada kamu semuanya. Saat ini juga kalau ini datang
dari dunia, Allahmu yang bertahta di Surga akan mengambil dan menyelesaikan ini
semuanya. Dan Aku Ibumu bersaksi dalam Kebenaran ini. Inilah Aku Maria. Dunia
ini tidak bisa mengambil semua Kebenaran ini karena Aku dekat dengan Allah,
karena Aku bersama Allah. Dunia ini tidak bisa mengambil di dalam perjalanan
ini bersama Agnes. Apa yang kau dengarkan, inilah Aku, bukan Agnes, tetapi
inilah Aku yang berbicara kepadamu melalui Agnes anak ini yang Aku kasihi ini.
Dia mau menerima ini semua walaupun penderitaannya sangat berat yang harus dia
tanggung dalam perjalanannya maka dia sampai di sini bersama anak-anakKu untuk
bertemu dan melayani kamu.
Anak-anakKu, Kebenaran itu akan
dilihat dari buah-buah yang akan engkau terima setelah kau mendengarkan semua ini.
Apakah itu buah dari atas, apa itu buah dari dunia, engkau akan tahu.
Anak-anakKu, persiapkanlah dirimu
dengan baik terutama dalam keluargamu karena kuasa kegelapan saat ini sedang
bekerja keras untuk menghancur-kan kamu, sudah masuk dalam kehidupan anak-anakKu.
Sudah banyak manusia jatuh dalam dosa karena dia selama ini tidak mau berpasrah
diri kepada Allah, dia selalu berjalan menurut kehendak hatinya sendiri maka
dia menemukan dari dunia. Dan Aku minta kepadamu, mulai saat ini hiduplah kamu
dalam Kasih Allah supaya apabila hari itu tiba kamu semua bahagia karena kau
diselamatkan oleh Allah. Sudahkah engkau mengerti ?
Sudah Ibu, jawab umat serentak.
Sudahkah kamu
mengerti ?
Ya Ibu, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Bagi kamu yang belum mengerti, bawalah dalam doamu dan Aku berdoa
untukmu. Berbahagialah siapa membuka hati, dia mendapatkannya. Tetapi bagi kamu
yang belum mengerti masih menutup hati,
Aku berdoa untukmu. Biarlah
Kuasa Allah membantu dan menolongmu agar kau menyadari bahwa Aku sudah datang
dan menyapamu pada malam ini.
Anak-anakKu semua yang ada di
sini, bagi kamu yang akan pulang, Aku berdoa untukmu dan percayalah engkau
selamat kembali sampai ke rumahmu dalam keluargamu dengan penuh damai. Itulah
doaKu, anakKu di dalam perjalananmu
Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.
Terima
kasih anakKu, pulanglah kamu semuanya. Bersuka-citalah, berbahagialah dan
berdoalah, karena Allah menyertaimu dalam perjalananmu ini dimanapun kau
bersama Agnes, Allah selalu menguatkan kamu semuanya.
Terima
kasih anakKu, pulanglah kamu semua dengan penuh kedamaian, itulah doaKu. Dan
kamu semua di sini, Aku berdoa untuk kamu semuanya dan anak-anakKu di tempat
ini, Aku berdoa untuk mereka semuanya agar mereka semua terbuka hatinya untuk
kembali kepada Allah seutuhnya.
Anak-anakKu
sekalian yang ada di sini, terimalah doaKu yang telah disampaikan oleh Agnes.
Pakailah doaKu ini bersama doamu, satukanlah itu.
Dan
Aku akan berdoa bersamamu dimana kamu berkumpul dan berdoa bersama Aku Ibumu,
bersama kelompok ini dan saudara-saudaramu yang sedang berdoa dimanapun mereka
berada, maka Kuasa Allah akan hadir diantara kamu dan Aku juga hadir melalui
Kuasa Allah bersama kamu. Itulah janjiKu kepada kamu semuanya.
Yang
Aku minta, bukalah hatimu. Inilah Aku Maria yang menyapa kamu. Benar, jangan
kamu takut, ini Aku Ibumu yang menyapamu.
Mari
anakKu, satukan hatimu dengan Aku Ibumu Maria, melalui doa yang telah Aku
ajarkan kepada kamu semua. Mari satukan hatimu anak-anakKu. Aku akan bawa doa
ini kembali ke Surga.
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku
kuserahkan kepada-Mu,
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu (3X). Amin
Terima
kasih, anak-anakKu semuanya. Dan Aku minta kepadamu, setelah engkau kembali
dari tempat ini dan berpisah dengan anak-anakKu, hiduplah kamu dalam doa,
supaya juga kau bahagia seperti mereka. Mau melayani, mengasihi dan mencintai
dan memberi dan meninggalkan damai di manapun kau berada. Itulah permintaanKu
anak-anakKu, agar kuasa-kuasa kegelapan tidak lagi bisa sanggup mencobai kamu
karena kamu dikuatkan dalam Kasih dan Cinta Allah dalam hidupmu.
Terima
kasih anak-anakKu !
Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.
Selamat malam untuk
kamu semuanya
Selamat malam Ibu, jawab umat serentak.
Terima kasih.
---ooo0ooo----