Doa
Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Bintaro -
Jakarta, 2 Maret 2000
Inilah
AKU sudah datang diantara kamu. Dan AKU berkata kepada kamu semua yang ada di
sini, tidak AKU biarkan dunia ini mempermalukan kamu semuanya karena AKU ada
bersamamu.
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat serentak.
Ini
AKU datang! Berbahagialah engkau mendengarkan AKU saat ini dan AKU berbicara
kepada kamu. Mengapa engkau takut akan dunia ?
Dan
saat ini juga AKU berbicara kepadamu. Dimana para imam-imam itu datang dan
pergi meninggalkan AKU. Begitu besarnya dunia ini mempengaruhi manusia.
Domba-domba-KU berserakan karena gembalanya pergi meninggalkan begitu saja. Dan
kamu yang AKU panggil, setialah engkau ! AKU berbicara kepadamu hai imam-imam !
Sejak
dulu AKU selalu berbicara kepada imam dan berbantah-bantah; hanya sekedar tahu.
Ingin tahu! Tetapi tidak menerima kedatangan-KU di bumi ini. Kini juga AKU
datang melalui kuasa-KU, karena AKU melihat banyak anak-KU yang pergi
meninggalkan AKU maka AKU datang supaya
AKU bisa mengembalikan anak-anakKU kembali. Dan AKU berbicara kepada kamu
semuanya, kesetiaanmu. Kesetiaanmu ! Bagi para imam sudah jauh; jauh dari
kenyataan yang AKU bekali dalam kehidupannya.
Inilah,
maka AKU datang melalui anak ini dan AKU berbicara melalui mulut anak ini. Kamu
mendengarkan AKU. Saat ini juga, AKU berbicara kepada kamu semuanya. Sekali
lagi AKU berkata kepadamu, siapa yang mengeraskan hatinya, biarlah mereka
membawa kekerasan hatinya sampai kuasa-KU datang turun ke bumi ini. Karena
berkat dan rahmat, kasih dan karunia dan kerahiman-KU penuh pengampunan bagi
manusia. Mereka tidak menerima itu semuanya, karena mereka sibuk karena dunia
dan melupakan arti panggilan hati mereka untuk sepenuhnya kepada-KU.
Zaman
ini, AKU berbicara pada zaman ini. Kemunafikan para imam sudah jelas; sangat
jelas. Apakah engkau tahu banyak anak-anakKU yang meninggalkan AKU ? Karena itu
AKU mengutus gembala-gembala dan memilih manusia untuk mengikuti AKU. Tetapi
mereka berjalan menurut kehendak hatinya dan memperjelas kebebasannya, bukan
mencari AKU tetapi mencari dunia: ketenaran, ingin dipuji, bermegah diri,
kemewahan. Itulah yang AKU lihat, yang ada dalam diri para imam-imam.
Kesombongan ! Tidak ada lagi mempunyai kerendahan hati untuk mengerti tentang
Kebenaran yang AKU berikan kepada kamu di negaramu ini. Begitu sulitkah?
Begitu
mudahkah ? Ya, AKU katakan; begitu
mudah apabila pemberian dari dunia, sangat mudah dan diterima. Apabila
Kebenaran itu yang datang dari AKU ? Tidak ! Sedikit yang menerima !
Kemanakah
mereka para imam, mengapa mereka meninggalkan AKU ? Mereka pergi karena
godaan-godaan akan dunia, yang menjauhkan cinta-KU yang telah AKU satukan di
dalam perjalanan hidupnya. Baik, saat ini mereka bermegah diri, mereka mementingkan
hormat dari dunia. Itulah
kemegahan-kemegahan! Tetapi sulit untuk menerima dari AKU, dari Atas tentang
Kebenaran.
AKU
berkata kepadamu, inilah isi hati-KU. Melalui mulut anak ini AKU berbicara
kepada kamu. Berbahagialah kamu mendengarkan AKU. Bersuka-citalah kamu! Melalui
anak ini, AKU datang menyapamu.
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab
umat serentak.
Hai
imam kamu berdua, apakah engkau seperti itu ? Olahlah hatimu dan berdoalah dan
datanglah kepada-KU, agar engkau mengerti AKU sudah datang, AKU sudah datang
dan menyapa kamu dan memberi pengertian ini kepada kamu.
Dimana
sudah terjadi di bumi ini, anak-KU pergi. Mereka tidak lagi percaya, mereka
percaya kepada dunia. Itulah sudah terjadi di bumi ini maka AKU datang untuk
membersihkan dunia ini. Itulah yang disampaikan oleh Ibumu. AKU tidak menarik
kembali. Saatnya akan datang. Itu janji-KU kepada kamu. Dan kamulah saksi-KU
tentang Kebenaran ini.
Dan
engkau akan melihat dimana mereka yang mengeraskan hatinya, mereka akan
menangis, menyesali dirinya sendiri. Supaya kamu tahu AKU berkata benar, karena
AKU adalah Kebenaran itu sendiri. Dunia tidak bisa memberikan Kebenaran tetapi
kepedihan, kemegahan, membuat manusia celaka dan jatuh, jatuh dalam dosa !
Hai
anak-anakKU, AKU berkata benar kepada kamu pada malam ini dan juga kamu
imam-imam yang AKU panggil bersama anak-anakKU dan Ibumu.
AKU
berkata kepadamu, ini AKU ! Sekali lagi AKU berbicara kepada kamu, ini AKU.
Kalau engkau merasa keraguan, kekhawatiran tentang semua peristiwa ini,
datanglah! Datanglah kepada Allah yang engkau percaya dan mintalah pengertian
itu semua, maka AKU-lah yang akan menjawab. Karena tidak ada lagi Allah di
Surga maupun di bumi ini, hanya AKU ! Hanya AKU ! Supaya engkau mengerti, agar
kamu tidak mudah meninggalkan AKU begitu saja karena dunia: kenikmatan,
kemegahan, kepuasan diri, sehingga kamu lupa. Kamu adalah anak terang ! Terang
itu adalah AKU sendiri ! Supaya kamu mengerti. Jangan lagi kamu jalan dalam
kegelapan. Kegelapan itu adalah dunia, terang itu adalah AKU. AKU tahu bahwa
kamu saat ini sedang dicobai oleh dunia. Tetapi AKU berkata kepadamu, tidak
akan KU-biarkan dunia ini mencobai kamu, sampai hari itu tiba !
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab
umat serentak.
Itulah
perkataan-KU, supaya engkau setia. Setialah kamu. Kesetiaan itulah yang AKU
inginkan. Dalam kesetiaanmu, engkau berjalan bersama-KU, AKU-lah yang
membimbingmu.
Dan
AKU mengatakan, pergilah! Jangan takut ! Layani mereka dengan baik !
AKU
menyertaimu dalam perjalananmu dan percaya, AKU tidak pernah meninggalkan kamu
karena Ibumulah yang meminta ini semuanya. AKU melakukan untuk kamu semuanya.
Itulah perkataan-KU, supaya engkau mengerti. Sekarang AKU berbicara, inilah isi
hati-KU yang KU-berikan kepada kamu semuanya dimana AKU melihat, dimana dunia
mengambil bagian dari kehidupanmu.
Anak-anakKU,
itulah yang AKU katakan kepada kamu semuanya. AKU berkata kepadamu, siapa yang
memusuhi kamu, dia lebih dulu memusuhi AKU maka mereka berurusan dengan AKU,
bukan kepada kamu. Inilah perkataan-KU untuk kamu semuanya.
Pergilah,
layanilah mereka dengan baik. Katakanlah benar kalau itu memang benar, yang
engkau katakan, yang datang dari AKU, jangan engkau sembunyikan. Jangan
melampaui batas! Apabila kamu berjalan melampaui batas, itulah! Inilah
kelemahan manusia. Tetapi semua yang engkau lakukan, semua di dalam nama-KU dan
AKU besertamu dan AKU tidak membiarkan engkau dicobai oleh dunia ini. Ingat
apapun akan KU-selesaikan, yang menganggu kamu akan KU-selesaikan. Inilah
perkataan-KU!
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab
umat serentak.
Pergilah
hai imam, dampingi anak-anakKU. Engkau jangan takut kepada manusia. AKU yang
memanggilmu, AKU memberkatimu dan tidak akan terjadi apa-apa terhadap dirimu
karena AKU melakukan semua ini supaya di mata dunia, AKU ada bersamamu. Satupun
tidak ada yang bisa mencelakai tubuhmu.
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab
imam dan umat serentak.
Pergilah,
pergilah ! AKU selesaikan itu semuanya apa menjadi ketakutanmu, kekhawatiranmu,
AKU selesaikan semua itu. Percayalah,
waktunya tinggal sesaat lagi, tetapi waktu-KU adalah tepat bukan waktumu.
Tetapi waktu-KU adalah milik-KU seutuhnya.
AKU
berkata kepada kamu semua yang ada di sini, setialah engkau melayani dan
bersatulah bersama Ibumu. AKU selalu menghadirkan Ibumu diantara kamu. Itu
janji-KU. Dan AKU tidak memberikan kepada siapapun. Ingat perkataaan-KU ini,
AKU tidak memberikan kepada siapapun kecuali anak ini. Inilah, anak ini,
melalui mulut anak ini, AKU berbicara kepada kamu. Di luar anak ini, itu datang
dari dunia. Maka AKU minta dari pada kamu, jaga dirimu baik-baik. Dekatkan
dirimu kepada-KU agar engkau tidak masuk dalam pencobaan yang datang dari dunia
ini. Sekali lagi AKU berkata kepadamu, tidak ada, sampai kuasa-KU datang ke
bumi ini untuk menyelesaikan semua perkara yang sudah banyak membuat manusia
jauh dari pada-KU; melalui anak ini.
Inilah
perkataanKu kepada kamu. Berbahagialah engkau semua yang mendengarkan AKU pada
malam ini, AKU berbicara kepadamu.
Dan
sekali lagi, AKU menyertaimu di dalam
perjalananmu, layani anak-anakKU. Sesaat lagi selesailah itu semuanya. Apa yang
AKU katakan ini tidak akan KU-ambil kembali. AKU mengalahkan dunia karena dunia
banyak menyesatkan manusia maka AKU selesaikan itu semuanya melalui Kuasa-KU.
Jangan takut karena AKU menyertai kamu semua.
Pada
malam ini juga AKU datang menguatkan kamu semua. Jangan dikira! Ini kuasa-KU.
Engkau tidak mengerti. Saat ini juga AKU ada dalam kemuliaan-KU. AKU bertahta
di Surga dan mendengarkan jeritan semua manusia yang datang kepada-KU, yang
percaya kepada-KU, dengan kebersamaan engkau mendengarkan AKU pada malam ini.
Anak-anakKU
semua yang AKU kasihi dan juga kamu hai imam, AKU memanggilmu, AKU memasukkan ini semua dalam perjalananmu,
siapakah bisa melakukan ini semua terhadap dirimu ?
AKU-lah
! AKU memanggil kamu untuk bersatu dengan AKU. Maka satukanlah hatimu kepada-KU
dalam perjalananmu supaya kamu tahu bahwa AKU ADA. Yang dulu sudah datang ke
bumi ini dan bertemu dengan manusia dan AKU menjadi manusia, menyapa manusia
dengan penuh kasih sayang dan menyatakan ‘ikuti AKU dengan baik.’ Karena
AKU-lah jalan Kebenaran itu sendiri karena AKU menciptakan jalan itu. AKU tahu
jalan itu, karena AKU yang membuat jalan itu. Yang tidak percaya kepada-KU, dia
tidak akan tahu jalan itu menuju ke tempat-KU, dimana AKU ada dalam Kuasa-KU,
dalam kemuliaan-KU. Itulah AKU. Dulu dan sekarang adalah sama, tidak berubah.
Saat
ini, AKU berkata kepadamu, dunia ini tidak bisa mengambil ini semuanya. Tidak
bisa ! Apapun perlawanan dari dunia ! Tidak bisa ! AKU memberikan kepada kamu semua sampai AKU menurunkan semua itu
yang telah AKU janjikan.
Kuasa-KU akan menyelesaikan semuanya agar
manusia-manusia yang AKU ciptakan itu, yang AKU pilih menjadi anak-anakKU,
bahagia dan meneruskan dan memuliakan
AKU. Itu yang AKU katakan kepada kamu semua pada malam ini.
Ini
AKU, anak-anakKU. AKU adalah AKU. AKU-lah YESUS itu yang KU-berikan kepadamu.
YESUS, itu AKU. Dan tidak dua YESUS.
Dan tidak ada TUHAN dua dan ALLAH tidak ada dua. Hanya satu ! Hanya satu !
Itulah AKU, yang memberikan kepada kamu semua pada malam ini.
Baiklah,
renungkan kembali dan datanglah kepada-KU dan berdoalah di dalam nama-KU.
Sebutkan nama-KU. AKU memberikan itu semua kepada kamu sebagai tanda kuasa-KU
sedang bekerja di negaramu ini. Percaya, siapa terbuka hatinya, dia akan
melihat Kebenaran. Siapa yang mengeraskan hatinya, dia tetap keras dan tertutup
sehingga, dia tidak melihat Kebenaran yang sudah terjadi di negaramu ini.
Itulah AKU !
Berbahagialah
kamu hai anak-anakKU, AKU memanggil kamu semua, masuk di dalam perjalanan-KU
ini. Inilah yang AKU berikan secara nyata dan terakhir bagi dunia supaya dunia
tahu, kuasa-KU tidak ada yang bisa mengambilnya. Itu adalah milikKu. Karena AKU
tidak diciptakan, AKU ada dengan sendirinya. Hai anak-anakKU, berbahagialah
engkau yang percaya kepada-KU. Maka kesetiaanmu itu membawa kamu selamat dan
sampai kepada tujuan adalah kebahagiaan itu sendiri, adalah AKU !
Maka
pada malam ini AKU menguatkan kamu semua. Pergilah, anak-KU, pergilah! AKU
menyertaimu dan AKU memberkati kamu semua di dalam nama-KU. (Tuhan Yesus memberkati dalam bahasa roh)
Inilah
kemenangan-KU yang tidak bisa dikuasai oleh dunia, AKU memberkati kamu di dalam
nama-KU. AKU menguatkan kamu semuanya. Pergilah anak-KU. Pergilah, AKU
menyertaimu. Percaya, dunia ini, tidak bisa mengambil bagian di dalam
perjalananmu ini. Sekali lagi AKU memberkatimu melalui kuasa-KU. (Tuhan Yesus memberkati dalam
bahasa roh).
AKU
meninggalkan damai dalam hatimu. Bawalah damai-KU ini, tanda kasih dan cinta-KU
di dalam perjalananmu.
Untuk
kamu hai imamKu yang Aku kasihi, untuk kamu berdua, selamat malam anakKu!
Selamat malam Ibu Maria, jawab
para imam.
Dan
juga kamu anak-anakKu yang Aku kasihi, selamat malam untuk kamu semuanya.
Selamat malam Ibu Maria, jawab para
umat serentak.
Terima
kasih, anak-anakKu. Terima kasih. Ini Aku datang, bersama kamu. Aku selalu
menyertai kamu, dimana kamu mengalami banyak kesulitan; hambatan; kepedihan
karena dunia. Mengapa kamu takut karena dunia ? Dunia ini, tidak bisa memberikan kamu kebahagiaan.
Anak-anakKu,
Aku menyatakan pada malam ini, kamu sedang berhadapan dengan imam-imam. Mengapa
engkau sedih ?
Mereka
juga milik Allah, pasti Allah akan menyelesaikan itu semuanya. Kekerasan mereka
adalah karena mereka tidak mengerti. Kalaulah mereka mengerti, mereka tidak
berkata seperti itu. Itulah tugasmu, doakan mereka semuanya. Itu tugasmu.
Karena kamu sudah Kujadikan kelompok pendoa, mengapa kamu banyak bicara ? Tidak
berdoa untuk mereka ? Itu kelemahanmu.
Maafkan kami Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Tolong
dimengerti, doamu itu sekian banyak, itu menjadi suatu kekuatan. Dan serahkan
kepada Allah karena kamu tidak bisa menyelesaikan itu secara dunia. Tetapi
selesaikanlah menurut rohanimu, jangan perasaanmu, nanti kamu kecewa dengan
sikap dan kata-kata mereka terhadap kamu.
Anak-anakKu,
Aku ingin kamu adalah anak-anak penuh pengertian, penuh kesabaran, rendah hati,
penuh kepasrahan menerima penderitaan itu karena kamu tidak sendirian, Allah
menyertai kamu dan Aku Ibumu menyertai kamu. Mengapa kamu rusuh hatimu
berbicara mengenai sikap dan perkataan mereka tentang kamu ? Bijaksanalah,
anak-anakKu. Dan nyatakan bahwa kamu berbeda dengan mereka dan lain dengan
mereka karena kamu sudah membuka hati. Sentuhan Allah selalu menyertai kamu
maka kamu sanggup untuk mendoakan itu semuanya.
AnakKu,
menghadapi dunia bukan melalui pikiranmu saja karena nanti kamu akan mengalami
kesulitan. Itu yang Aku katakan kepada kamu.
Engkau
bersama Aku Ibumu Maria, mengapa belum juga mengerti cara untuk menyelesaikan
permasalahan yang kamu hadapi ? Aku mengatakan, satukan doamu. Segala sesuatu
yang kamu hadapi bawa dalam doamu. Jangan banyak bicara, nanti kamu tambah
tidak mengerti.
Aku
minta dari kamu, masa penantian ini, kita semua menunggu. Kita semua menunggu,
anak-anakKu. Surga juga menuggu. Dengan sabarlah kamu di dalam perjalananmu
ini. Waktumu, bukan waktu Tuhan. Jangan engkau samakan. Dengan sekejap juga
bisa terjadi. Maka berjaga-jagalah. Jaga dirimu dengan baik dan berdoa dan
melayani. Aku Ibumu Maria tetap bersama kamu.
Aku
tidak ingin pembelaan manusia. Tidak perlu dibela. Bukan itu maksudKu.
Apabila
Aku meminta sesuatu dari Allah, pasti Allah akan memberikannya. Aku tidak ingin
dipuji dari dunia, tetapi Aku ingin hatimu memuliakan Allah. Itu tugasKu,
anak-anakKu. Supaya engkau mengerti apa yang harus engkau lakukan dimana Aku
memanggilmu dalam kelompok ini.
Aku
sangat mengerti kamu banyak menderita terutama Agnes ini. Bukan Agnes sendiri
yang menderita, semua kamu yang dipanggil Allah untuk melayani, pasti kamu
mendapatkan penderitaan dari dunia ini, yang tidak ingin kamu melakukan yang
baik, yang benar, yang datang dari Allah.
Anak-anakKu
semuanya, tanda sudah banyak diberikan kepadamu, apakah itu belum cukup ?
Supaya engkau mengerti. Sudah sekian banyak Tuhan melakukan apa saja terhadap
anaknya, agar anaknya bahagia, apakah itu belum cukup ? Anak-anakKu, jangan
engkau gelisah dengan menghadapi para imam-imammu. Dia juga manusia, juga perlu
didoakan. Aku juga Ibunya mendoakan mereka semuanya.
Anak-anakKu,
Aku mengatakan, tidak terjadi apa-apa diantara kamu. Semua akan menjadi baik,
asalkan kamu punya kerendahan hati, sabar, lemah-lembut dan tidak banyak bicara
tentang kelemahan orang lain. Tidak perlu banyak bicara! Angkatlah dalam doamu seperti Aku Ibumu
melakukan itu semuanya bersama para rasul, semua diangkat melalui doa. Itu
kekuatan buat kamu semuanya. Percaya ! Apa yang engkau khawatirkan ? Tidak ada
apa-apanya karena kamu di jalan yang benar.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, Aku menyatakan kepada kamu pada malam ini, Aku tidak
bekerja pada anak-anakKu yang lain. Cukup, mereka Aku panggil untuk bekerja dan
melayani. Dan Aku melakukan ini bersama Agnes untuk yang terakhir, maka apabila
engkau menghadapi kejanggalan di dalam diri anak-anakKu, selesaikan dengan
baik. Kasihani…, karena dia tidak mengerti. Itu perlu kamu selesaikan semuanya,
supaya engkau tahu hanya Agnes, untuk yang terakhir, yang Aku berikan tugas
untuk menyampaikan semua pesan-pesanKu. Sekali lagi kalau ada kejanggalan
diantara kamu selesaikanlah dengan baik, dengan penuh kasih sayang. Semua akan
selesai dengan baik. Mengertikah kamu semuanya ?
Kami mengerti Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Baik,
lakukan semua itu kalau kamu mengerti, supaya jelas apa yang Aku maksudkan ini,
pasti engkau sudah mengerti. Karena Aku mengatakan apabila kamu berjalan
melampaui batas, itu akan terjadi di dukung oleh dunia. Tidak mudah meminta
karunia. Siapapun yang diberikan karunia tugasnya berat tidak main-main. Apa
yang diterima Agnes juga, itu sangat berat. Apa yang dicari oleh Agnes dan kamu
? Hanya cinta kepada Allah !
Anak-anakKu
dan engkau imamKu yang diberikan Allah kepada anak-anakKu dalam kelompok ini,
bijaksanalah engkau menyelesaikan itu semuanya. Jaga kelompok ini dengan baik
oleh sikap dan tingkah lakumu, dengan pikiran dan perasaanmu dan hatimu supaya
kuasa-kuasa yang tidak baik tidak mudah mempengaruhi kamu semuanya. Itu yang
Aku katakan kepada kamu. Karena kamu dipanggil untuk bekerja mempunyai
bagian-bagian dari perjalanan hidupmu. Jangan minta yang tidak engkau mengerti;
itu sulit bagimu. Anak-anakKu semuanya, apa yang Aku katakan ini, selesaikanlah
dengan baik. Aku minta dari padamu. Itulah tugasmu !
Dan
Aku berdoa dalam perjalananmu, Aku menyertaimu, engkau selamat anakKu !
Terima kasih
Ibu, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Jangan takut, karena engkau pergi untuk menyampaikan kasih Allah dan
cinta Allah. Engkau tidak sendiri. Percayalah, engkau selamat engkau pergi; engkau
selamat engkau pulang sampai ke rumahmu
masing-masing.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih untuk kamu. Dan engkau imam-imamKu, engkau menyertai mereka, engkau juga
tidak usah khawatir, percayalah. Bersaksilah tentang Allah. Mengapa engkau
takut karena dunia ? Menyembunyikan Kebenaran ? Itu akan mendapatkan kesulitan,
sehingga kamu merasa tidak mampu di dalam perjalananmu ini. Tetapi engkau
yakini dan engkau percaya, bahwa ini Kebenaran. Saat ini juga Allahmu di Surga
mengantarkan Aku diantara kamu dan melihat kamu semua yang ada di sini. Kalau
ini tidak benar, Allahmu akan mencabut ini semuanya.
Berbahagialah
anak-anakKu, ini sudah terjadi diantara kamu. Selama ini Aku tidak berbicara
kepada manusia, kepada anak-anakKu seperti ini. Berbahagialah Allah memberikan
yang terbaik agar Aku dapat mempersiapkan kamu dengan baik dan kamu juga dapat
mempersiapkan saudara-saudaramu dengan baik.
Anak-anakKu,
tinggal sesaat lagi. Mengapa kamu menantikan itu dengan pikiranmu ? Nantikanlah
semua itu dengan iman, agar engkau tidak tergoyahkan dari perkataan-perkataan
dunia. Sungguh Aku mengatakan benar,
engkaulah saksi semua ini. Sudah sekian lama Aku berbicara, juga para imam,
terutama para imam mengabaikan pesan-pesanKu ini yang telah Aku sampaikan
kepada anak-anakKu, yang dipilih Allah dalam perjalanan bersamaKu seperti kamu
semua yang ada di sini.
Sungguh,
tinggal sesaat lagi anakKu. Tinggal sesaat lagi! Tetapi biarkanlah, Allah
mempunyai hak melalui kuasa-NYA. Jangan dipikirkan! Tetapi sabarlah! Menunggu
dengan penuh kesabaran itu baik, sehingga kamu masing-masing dapat
mempersiapkan dirimu dengan baik. Anak-anakKu, semua yang ada disini, biarlah
mereka yang tidak mengerti mereka banyak bicara; biarkan saja. Teruskanlah
tugasmu! Biarlah waktu yang memberhentikan semua kegiatan ini. Inilah yang Aku
sampaikan kepada kamu.
Apapun
yang engkau lakukan untuk memuliakan Allah bukan untuk menonjolkan dirimu, Allah berkati. Tetapi sesuatu yang engkau
lakukan untuk kemegahan dirimu, dan Allah ditinggalkan, engkau tidak akan
mendapatkan apa-apa. Justru kamu akan kecewa dan sedih, yang engkau
dapatkan dari dunia ini. Anak-anakKu,
Aku mengatakan selamat jalan untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih, anakKu. Pergilah! Memang waktu masih ada bagimu, lakukan saja. Apapun
yang engkau lakukan semua adalah baik, semua baik. Percaya, Tuhan berkati untuk
semua itu. Terima kasih untuk kamu semua anak-anakKu semua yang ada di sini.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Dan
Aku minta kepadamu, kesetiaanmu anakKu. Kesetiaanmu bersama Aku Ibumu untuk
melanjutkan tugas yang akan datang, yang engkau terima dari Allah untuk
anak-anakKu semuanya. Mari satukan hatimu dengan Aku Ibumu pada malam ini, Aku
akan berdoa bersama kamu semuanya.
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga, jiwaku kuserahkan kepada-Mu,
karena Engkau yang mempunyai bumi
ini
dan Aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Terima
kasih untuk kamu semuanya.
Dan
juga kamu hai imamKu yang Aku kasihi, teruskanlah engkau berjuang dan setia dan
bawa dalam doamu supaya kau mengerti arti ini semuanya. Terima kasih untuk kamu
berdua. Dampingi anak-anakKu semua terutama Agnes karena tugasnya sangat berat
bagi kamu semuanya. Tolong dia, tolong dia dengan baik. Ajak dia bekerja bersama untuk melaksanakan
tugas ini.
Dan
Aku mengatakan, sampaikan salamKu untuk Agnes, Aku akan bersamanya dan selalu
menyertainya dan kamu semuanya yang telah disatukan Allah bagiKu dalam semua
perjalananmu di dalam kelompokmu ini. Terima kasih, anak-anakKu.
Selamat
malam untuk kamu semuanya.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.
---ooo0ooo---