Doa
bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu yang Bahagia
Di Pontianak,
7 Pebruari 2000
Pesan Ibu Maria (Sabda Pengetahuan)
Anak-anakKu,
Aku datang diantara kamu pada malam ini, walaupun engkau tidak mengerti
bagaimana caraKu datang mengunjungi kamu semua pada malam ini. Anak-anakKu, Aku
tidak meninggalkan kamu semua maka Aku datang ke negaramu ini.
Ibu Maria hanya menyampaikan dan
saya melanjutkan, kata ibu Agnes.
Ini
adalah Sabda Pengetahuan.
Dan
salamKu kepada imamKu, hai Isak Doera. PenyertaanKu dalam perjalanan
anak-anak-Ku ini, engkau tidak sendiri. DoaKu selalu menyertaimu, hai imamKu
yang Aku kasihi. Engkau dipanggil untuk bersatu bersama Aku Ibumu bersama
anak-anak-Ku didalam kelompok ini. Supaya dunia ini melihat, siapakah sanggup
memanggilmu? Manusia juga tidak akan sanggup memanggilmu, hanya kuasa Allah
mengantarkan engkau bersama anak-anak-Ku. Maka hatimu saat ini bersatu di dalam
perjalanan ini bersama Aku Ibumu. Kuasa Allah yang menyatukan hidupmu dalam
perjalananmu ini. AnakKu, jangan engkau khawatir dan takut apabila engkau
mengalami penderitaan melalui teman-temanmu, itu tidak ada apa-apanya bagimu,
karena kebahagiaan yang telah diberikan Allah bagimu itu cukup besar bagimu.
Hai anakKu, ini yang Aku katakan kepadamu pada malam ini. Berbahagialah engkau,
hai imamKu! Tetapi kerendahan hatimu… ! Itulah yang bisa engkau lakukan
sehingga engkau bisa bersatu dengan Aku Ibumu bersama anak-anakKu yang telah
Aku satukan dalam kelompok ini, di negaramu ini.
Siapapun
kamu semua yang ada di sini, rendah hatilah untuk menerima Kebenaran. Kebenaran
itu tidak bisa engkau terima di dalam perjalanan hidupmu sebagai manusia karena
manusiamu itu menutupi. Selalu menutupi dan pikiranmu berjalan, engkau tidak
akan bisa menyelesaikan. Dan engkau tidak akan mengerti, apa arti Kebenaran itu
sendiri. Kerendahan hatimulah, maka Allah bekerja di dalam hatimu yang paling
dalam.
Ini
Aku datang, melalui Agnes, Aku menyampaikan pesanKu pada malam ini.
Aku
sungguh bahagia karena engkau menerima, menerima anak-anakKu ini untuk melayani
kamu. Berbahagialah engkau saat ini, karena kuasa Allah sedang bekerja.
Bekerja….! Bukan saja di negaramu, seluruh bumi. Apa yang Aku katakan kepada
dunia, semua manusia mengalami pemurnian, supaya manusia bahagia, hidup
bahagia! Saat ini manusia tidak bahagia maka itulah Aku datang ke negaramu ini,
karena Aku tidak lupa akan anak-anak-Ku. Aku mengenal anak-anakKu satu persatu
di bumi ini, karena kamu semua sudah diserahkan kepadaKu oleh Allah.
Aku
menjagamu melalui doaKu, menjaga kamu semuanya. Engkau tidak mengerti. Maka
pada malam ini, Aku menyampaikan pesan
ini melalui Agnes supaya kamu mengerti mengapa Aku melakukan semua ini.
Walaupun Aku ditolak di negaramu ini tetapi bagiKu itu tidak ada apa-apanya,
karena Aku bersama Allah. Aku menerima itu semuanya. Aku melihat perjalanan
anak-anakKu sampai saat ini, tetapi itu bukan penghalang bagiKu. Karena Aku
bersama Allah, apapun yang Kumintakan kepada Allah, Allah berkati itu semua
karena keinginanKu adalah mau menyatukan anak-anakNYA kembali kepada Allah
seutuhnya.
Anak-anakKu
semuanya, mulai saat ini jangan lagi ada mendua hati, tetapi hatimu adalah
milik Allah. Inilah yang Aku katakan melalui Agnes yang disampaikan kepadamu
pada malam ini.
Aku
datang! Aku berbicara kepada Agnes dan Agnes menyampaikan ini melalui kuasa
Allah. Dia sanggup bersama dengan Aku ucapkan, ia lakukan, sampaikan kepadamu
pada malam ini. Jangan dipikirkan, Kebenaran tidak dipikirkan! Kebenaran diuji
didalam Kebenaran melalui doa. Doa kepada siapa? Kepada Allah yang Maha Kuasa.
Anak-anakKu
semua, terutama kamu putri-putri-Ku (suster-suster,
red),
Aku selalu menyertai kamu, engkau tidak sendiri putri-putri-Ku. Engkau
dipanggil karena engkau kekasih Allah, maka setialah engkau didalam
panggilanmu. Berbahagialah engkau dipanggil dari sekian banyak manusia, dari
sekian banyak anak-anak Allah, tetapi kamu dipilih untuk bekerja sama dengan
Allah.
Dan
juga kamu putraKu (bruder, red). Setialah kamu,
berbahagialah engkau. Engkau telah diberikan suatu bagian, bagian di dalam
perjalananmu bersatu dengan Allah.
Karena engkau adalah kekasih Allah. PutraKu, teruskanlah perjuanganmu.
Aku berdoa untukmu.
Dan
kamu semua anak-anakKu yang ada di sini. Setelah Aku datang bersama kamu
melalui perkataanKu ini, melalui anakKu ini, dia telah menyampaikan ini
kepadamu, bersatulah kamu terutama di dalam keluarga-mu. Masa penantian ini
cukup berat bagi kamu. Hiduplah kamu dalam doa, ciptakan damai dalam
keluargamu. Damai….! Ciptakan doa dalam keluargamu, itulah kekuatanmu. Kalau engkau
sudah bersatu dalam doa dalam keluargamu, saling mengerti dan mencintai,
suka-cita, damai sejahtera, itulah kasih Allah sudah menyatu dan menyertai kamu
dan engkau bisa merasakan kehadiran Allah dalam keluargamu masing-masing.
Dan
Aku, kalau bisa Aku minta dari padamu, berkelompok-kelompoklah kamu. Aku telah
menyampaikan doaKu ini kepadamu untuk menambahkan, menguatkan dari segala doa
yang sudah ada dalam kehidupanmu. Aku sebagai Ibumu berkewajiban untuk
membantu. Inilah doa yang Aku lakukan di Surga. DoaKu ini sejak Aku masih
hidup, Aku lakukan. Inilah kepasrahanKu, begitu juga Aku mengajarkan kepada
kamu. Kepasrahan……! Kepasrahan itu adalah indah sehingga engkau bisa mencintai
Allah dengan sepenuh hatimu. Karena kamu pasrah, engkau tidak pernah bisa
begitu mudah untuk meninggalkan Allahmu dalam kehidupanmu karena kesibukan
dunia. Dengan kepasrahanmu, engkau berdoa dan bekerja, memuliakan Allah. Engkau
persembahkan pekerjaanmu itu kepada Allah. Allah berkati semua itu dalam
perjalananmu itu.
Aku
tidak banyak mengatakan pesanKu ini melalui Agnes tetapi renungkanlah kembali
semua peristiwa yang sudah engkau alami sejak awal sampai saat ini. Renungkan dan ubahlah hidupmu menjadi baik.
Jadilah engkau anak yang baik. Inilah permintaan-Ku. Inilah pesanKu pada malam ini untuk kamu semua.
Terima kasih Ibu Maria jawab umat
serentak.
Persiapkanlah
dirimu dengan baik terutama dalam keluargamu. Aku berdoa untuk dunia, karena
pemurnian itu segera turun ke bumi ini. Aku berjuang untuk mengalahkan dunia
ini agar anakKu semua bahagia, itulah tujuanKu. Aku bahagia tetapi kamu
menderita, Aku belum bahagia! Kamu bahagia, Aku bahagia maka kami bahagia di
Surga melihat kamu semua bahagia di bumi ini. Lakukanlah doaKu ini. Inilah
tanda kasihKu dan cintaKu mengunjungi kamu semua yang ada di sini. Aku tidak
bisa memberikan apa-apa kepadamu, hanya mempersiapkan rohanimu. Kupersiapkan
rohanimu dengan sungguh-sungguh, agar kamu tidak khawatir lagi, tidak takut
lagi menghadapi kenyataan hidup ini. Tetapi kamu pasrahkan semua itu kepada
Allah, seperti Aku Ibumu mempersembahkan seluruh hidupKu kepada Allah. Itu juga
kamu lakukan.
Inilah
salamKu melalui doaKu untuk kamu semua pada malam ini. Lakukanlah dalam
hidupmu, dalam keluargamu dimanapun engkau berada dan sampaikanlah salamKu ini
juga kepada saudara-saudaraKu dimanapun mereka berada. SaudaraKu adalah
saudara-saudaramu, saudaramu adalah anak-anakKu. Kita satu dalam kasih dan
cinta Tuhan. Sampai bertemu lagi anak-anakKu. Aku akan berdoa terus menerus
untuk kamu semua dan untuk semua anak-anak-Ku di bumi ini. Aku selalu
mengirimkan doaKu dimana kamu berdoa, Aku selalu datang bersamamu. Sampai
bertemu lagi dalam doa bersama Aku Ibumu Maria. Selamat malam untuk kamu semua.
Selamat malam, terima kasih Ibu
Maria, jawab umat serentak.
Doa
Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Kapel Rasul Yohanes,Giriwoyo-Wonogiri, 12 Pebruari 2000
Hai
anak-anak-KU, inilah AKU datang di antara kamu. AKU berkata kepadamu, siapakah
yang menghalangimu karena AKU sudah datang di antara kamu? Inilah yang terakhir
bagimu supaya kamu tahu, Kuasa-KU menjangkau seluruh bumi ini.
AKU
berkata melalui anak ini. AKU berkata kepadamu, inilah anak-KU yang AKU kasihi,
AKU berkenan kepadanya. Tetapi, yang sangat dalam adalah melalui anak ini AKU
mengasihi kamu semuanya.
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab
umat serentak.
Anak-anakKU
semua yang ada di sini, AKU melihat hatimu. Apa yang kau rasakan, apa yang kau
dengar semua dalam perjalananmu ini? AKU sudah berkata kepadamu, tidak ada
satupun dari dunia ini akan melukai tubuhmu. Apakah kamu sudah mengalami?
Apakah kamu mendapatkan itu dari dunia?
Tidak Tuhan Yesus, jawab umat
serentak.
Itulah
janji-KU kepada Ibumu! AKU berkata kepada Ibumu. AKU berikan kepada Ibumu supaya
engkau mengerti, karena para imam tidak akan mengerti maksud dan tujuan-KU ini.
Apakah
kamu mau AKU datang secara nyata di hadapanmu? Tetapi, kamu tidak akan kuat !
Kamu tidak akan kuat anak-anakKU. Dengan kuasa-KU ini AKU berbicara kepadamu,
itulah tanda kekuasaan-KU. Sudah sekian lama engkau bersama Ibumu, apakah
engkau tidak sadar, bahwa AKU menyertai kamu ?
Ya kami sadar Tuhan Yesus, jawab
umat serentak.
Bisakah
kamu menyampaikan ini dengan tanpa seizin-KU ?
Tidak bisa Tuhan Yesus, jawab
umat serentak.
Sadarlah
kamu semuanya! AKU menyertai kamu! Kuasa-KU mengantarkan kamu semuanya. Apapun
yang engkau lakukan bersama Ibumu, AKU menyertai itu semuanya. Apakah kamu
sadar sampai saat ini, sehingga tempat ini, yang dimintakan oleh Ibumu sudah
terjadi? Siapakah yang bisa melarang-KU melakukan ini semuanya ?
Tidak ada yang bisa Tuhan Yesus,
jawab umat serentak.
Tidak
bisa! Imam-imammu bersembunyi dan dia melakukannya tetapi keraguan di dalam perjalanannya. Itu, dia
menjadi tidak mengerti. Sampai saat ini juga mereka tidak mengerti tetapi
mereka lakukan, sehingga terciptalah semua ini, di tempat ini. Kalau ini tidak
datang dari AKU, ini tidak seperti ini.
Mungkin dunia akan mengusirmu dari tempat ini. Hai anak-KU, apakah ini
tidak tanda bagimu? Inilah tanda, kuasa-KU mengizinkan apapun yang diminta
Ibumu, supaya kamu bersatu dan kembali kepada-KU. KU-berikan semua itu
kemudahan. KU-berikan kepada kamu!
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab
umat serentak.
Berbahagialah
kamu yang mengerti, karena AKU menciptakan telingamu itu untuk mendengar,
mendengar yang baik dan menerima Kebenaran. Kebenaran itu adalah AKU.
Hai
anak-KU, berbahagialah engkau karena AKU berbicara kepada kamu. Jangan engkau
tanya dalam hatimu. Inilah AKU YESUS. Hilangkan dari hatimu (pikiran yang tidak baik, red). Ini AKU YESUS yang dahulu sudah datang ke bumi ini. AKU
memberikan kebahagiaan, menyelamatkan manusia. AKU merendahkan diri-KU,
diinjak-injak oleh dunia supaya kamu tahu kasih-KU jangan disamakan dengan
dunia. Karena AKU melakukan itu semua supaya manusia bersatu dalam kasih-KU
karena AKU hidup. Kalau kamu mempunyai Tuhan Allahmu yang mati, kamu saat ini
tidak akan hidup. AKU-lah kehidupan! AKU kehidupan! AKU tidak diciptakan, tapi
AKU ADA sebelum dunia ini terjadi. AKU ADA!
Setialah
kamu hai imam-imamKU! AKU memanggilmu untuk bersatu bersama anak-anakKU bersama
Ibumu. Lakukan apa yang bisa kamu lakukan! Kerjakan, jangan takut! Lihat, satu
persatu imam-imammu AKU panggil. Itu adalah seizin-KU. Siapakah mereka ini ?
Anak-anak ini bisa memanggil mereka? Tidak! Seizin-KU! Mereka ada bersama kamu
supaya di mata dunia bahwa kamu tidak sendiri. Dimata dunia kamu bersama-KU.
Siapakah
memanggil kamu di tempat ini? Anak-anak ini? Tidak !
AKU-lah
yang memanggil mereka untuk datang ke tempat ini karena Ibumu setiap saat ada
di tempat ini. Dia menunggu anak-anakNya. Ini kata-KU! Perkataan-KU adalah
benar dan tidak akan berubah.
Siapa
yang mengeraskan hatinya bertambah keraslah hatinya sampai hari itu tiba. Siapa
yang membuka hatinya, bukalah hatimu terus menerus dalam Kebenaran dan setialah
kamu kepada-KU.
Anak-anakKU
semua, berbahagialah engkau karena AKU sudah datang dan menyapa kamu pada malam
ini.
Terima kasih Tuhan Yesus, jawab
umat serentak.
Ini
kuasa-KU! Silahkan ! Siapa yang mempunyai kuasa dari dunia ini, datanglah
kepada-KU saat ini, AKU menunggumu! AKU menunggumu!
Anak-anakKU
semuanya, kalau kamu bersatu dengan AKU, engkau tidak akan takut kepada dunia.
Musuh-KU adalah dunia. Dunia adalah menyesatkan manusia dan menjatuhkan
manusia.
Anak-anakKU,
berbahagialah engkau mengikuti AKU, karena AKU adalah jalan. Jalan itu AKU yang
membuatnya, supaya kamu sampai dalam kebahagiaan. Tanpa melalui AKU, engkau
tidak akan sampai dalam kebahagiaan. Masih dalam penantian sampai AKU datang
kembali ke dunia ini menjadi hakim bagi manusia.
AKU
berkata benar, jangan dipikirkan kehadiran-KU, tetapi renungkanlah dan
berdoalah di dalam nama-KU; engkau akan merasakan kuasa-KU akan hadir menyapa
kamu dimanapun engkau berada.
Hai
imam-KU (Romo HP. Bratasudarma
SJ, red), AKU berkata
kepadamu, tidak ada yang bisa memisahkanmu. Biarlah dunia ini berbicara, tetapi
AKU yang menentukannya. Setialah engkau dalam perjalananmu, AKU menyertaimu!
Datanglah agar AKU menguatkanmu. Tidak ada penderitaan, tidak ada kekhawatiran
dan ketakutan. Bahwa engkau tidak sendiri, inilah AKU yang memanggilmu
menjadikan engkau seorang imam. Kini juga AKU memanggilmu untuk bersama AKU di
dalam kelompok ini bersama Ibumu. Ibumu, Ibumu, KU-berikan kepadamu. Engkau
mengatakan secara dunia, itu juga Ibumu.
Jalan!
Itu hanya suatu jalan bagi-KU untuk datang ke dunia ini, tetapi Dia (Ibu Maria red.)
adalah ciptaan-KU yang lain dari segala ciptaan-KU. Maka, kalau engkau datang
dan bersatu dengan Ibumu dan Ibumu datang kepada-KU, AKU menerima.
Inilah
permintaan Ibumu sudah terjadi. Tanpa seizin-KU, semua tidak akan terjadi
seperti ini. AKU nyatakan di negaramu ini, AKU nyatakan, bahwa AKU sudah
datang. Biarlah itu terjadi sampai kuasa-KU datang turun ke bumi ini. Engkaulah
saksi-KU akan apa yang AKU katakan ini kepadamu supaya engkau ingat apabila
hari itu terjadi, baru engkau percaya.
Anak-anakKU
semua yang ada di sini, mulai saat ini, dekatkan dirimu kepada-KU dan saling
mengasihilah kamu. Itulah yang AKU mintakan kepada
kamu. AKU menciptakan kamu bukan bagian dari dunia. AKU menciptakan kamu agar
kamu semua bersama-KU, hidup dalam kebahagiaan.
Inilah
perkataan-KU kepada kamu semuanya. Renungkanlah kembali apa yang AKU katakan
ini kepadamu supaya engkau tahu, bahwa AKU tidak jauh, AKU dekat dan sangat
dekat, maka bukalah hatimu! Kalau hatimu tertutup, AKU tidak bisa memaksamu.
AKU ingin manusia sadar, sadar sepenuhnya untuk datang kepada-KU.
Dan
AKU minta, jangan lagi kamu berbuat dosa. Masa penantian ini KU-berikan kepada
kamu. Jagalah baik-baik! Pergunakan hidupmu untuk membahagiakan dimanapun
engkau berada, agar AKU dimuliakan di dalam perjalananmu ini. Itulah yang AKU
katakan kepadamu supaya engkau mengerti.
Dan
AKU yakinkan kepada kamu, AKU adalah AKU, tidak akan berubah. Siapa yang
mengeraskan hatinya biarlah bertambah keras. Siapa yang membuka hatinya,
bukalah hatinya terus menerus agar engkau merasakan, bahwa kasih-KU sangat
dalam kepadamu. Cinta-KU…! AKU telah mengorbankan segala-galanya demi kamu. AKU
hanya meminta hatimu anak-anakKU. Hatimu…, berikanlah kepada-KU. Itulah bagian
yang engkau berikan kepada-KU.
Apa
yang AKU katakan pada malam ini, dengarkanlah baik-baik. Itu yang AKU katakan
kepada kamu semuanya. Semua sudah KU-lakukan bersama Ibumu di dalam kelompok
ini. AKU datang menyembuhkanmu, AKU datang mengusir roh-roh yang menyatu dalam
hidupmu adalah kuasa-kuasa kegelapan. Apakah kamu tidak sadar? Melalui anak ini
AKU melakukannya dan AKU memanggil dan menyelamatkan jiwa-jiwa. Sudah AKU
lakukan, agar kamu mengerti, AKU datang
untuk membahagiakan kamu semuanya
Anak-anakKU,
AKU sekali lagi mengatakan kepadamu, berikanlah yang menjadi milik-KU. Jangan
engkau berikan milik-KU kepada dunia, engkau akan menderita bersama dunia.
Sekali
lagi hai imam-KU, engkau tidak sendiri, AKU menyertaimu dan menyapamu sejak
saat engkau datang kepada-KU. Apakah engkau tidak merasakan AKU hadir di hatimu
yang paling dalam?
Teruslah
berjuang, jangan takut dan khawatir! Dunia ini tidak akan bisa memisahkanmu
karena AKU memanggilmu, karena engkau mempunyai tugas bersama Ibumu dan
anak-anakKU, yang akan datang…!
Inilah
perkataan-KU kepadamu, kuatkan hatimu karena AKU sudah mengalahkan dunia ini.
Itulah yang AKU katakan kepadamu. AKU bersamamu. Apapun yang engkau lakukan
dalam perjalananmu, AKU menyertaimu. Ingat, ini perkataan-KU dan renungkan di
saat engkau datang kepada-KU, engkau akan merasakan AKU datang menyentuhmu,
menyapamu melalui kuasa-KU. Engkau tidak sendiri, AKU menyertai kamu semuanya.
Anak-anakKU
semua, inilah perkataan-KU untuk kamu, maka pada malam ini AKU berkati kamu.
Bawalah berkat-KU ini dalam perjalananmu. AKU tinggalkan damai dalam hatimu.
Bawalah damai-KU ini kemanapun engkau pergi agar AKU dimuliakan dimanapun
engkau berada. AKU berkatimu pada saat ini melalui kuasa-KU, melalui anak ini.
(Tuhan
Yesus memberkati dalam bahasa roh,red.)
Aku
berkatimu, kamu semua hai anak-anakKU agar engkau kuat didalam perjalananmu dan
AKU menyertaimu. Jangan takut, AKU tidak pernah meninggalkanmu, AKU sangat
dekat. Inilah berkat-KU melalui kuasa-KU. AKU berkati kamu semua dan tempat
ini; jadilah berkat bagi kamu semuanya. (Tuhan
Yesus memberkati dalam bahasa roh, red)
Sampai
bertemu lagi dalam doamu, AKU menunggumu hai anak-anakKU. AKU menunggumu! (Tuhan Yesus memberkati dalam bahasa roh, red)
Salam
hai imamKu Isak Doera, apakah engkau bahagia sampai saat ini anakKu ?
Saya bahagia Ibu Maria, jawab
romo Isak Doera Pr.
Terima
kasih. Juga kamu Herribertus, salam! Aku menyapamu dan menguatkanmu di dalam
perjalananmu ini. Apakah engkau bahagia sampai saat ini ?
Saya bahagia Ibu Maria, jawab
romo HP. Bratasudarma SJ.
Terima
kasih, terima kasih. Dan juga kamu semua anak-anakKu yang ada di sini, apakah
kamu juga bahagia sampai saat ini ?
Kami bahagia Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Terima
kasih. Apakah kamu sudah bersatu dengan Allah ? Bermesraan dengan Allah saat
ini ?
Sudah Ibu, jawab umat serentak.
Terima
kasih. Itulah yang menjadi keinginanKu. Aku datang anak-anakKu untuk kamu
semuanya, karena Aku tidak bisa sendiri tanpa kamu.
Di
luar negaramu ini anak-anakKu, mereka sudah banyak tersesat. Sudah melupakan
Kebenaran dan keselamatan yang diberikan Allah kepada kamu semuanya, maka Aku
datang, jangan sampai kamu seperti itu. Betapa beratnya Aku harus bekerja untuk
mengumpulkan kamu semuanya kalau kamu tidak dekat dengan Allah. Tetapi Aku
bahagia walaupun Aku ditolak di negaramu ini, Aku sangat bahagia. Allah
memanggil kamu semuanya untuk bersatu dengan Aku Ibumu. Aku bahagia!
Kami juga bahagia, jawab umat.
Anak-anakKu,
Aku minta dari padamu, waktu-waktu ini yang ada bersama kamu, pergunakanlah
sebaik-baiknya dan tekunlah kamu berdoa. Jangan khawatir, apa yang Aku katakan
itu semua akan terjadi. Berbahagialah kamu, karena Aku telah menyiapkan kamu
semua dengan baik.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Saat-saat penantian ini anakKu, jangan lagi kamu jatuh dalam dosa.
Jangan ! Sudah cukup ! Saat ini, jaga dirimu dengan baik. Apabila hari itu
tiba, kamu sudah mempersiapkan dirimu dengan baik di dalam keluargamu dimanapun
engkau berada. Aku minta, jaga dirimu baik-baik !
Ya Ibu, jawab umat serentak.
Melalui
doa kepasrahan kepada Allah supaya pencobaan ini tidak lagi mengganggu kamu.
Itu yang Kukatakan kepada kamu semuanya. Ada saatnya kita akan berkumpul
kembali. Ada saatnya, anak-anakKu. Maka itulah kamu semua dikumpulkan dan
berkelompok-kelompok agar kamu semua dikuatkan dan kamu semua diselamatkan.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Janganlah
mengartikan mengapa harus berkelompok-kelompok? Kalau kamu sendiri, apakah kamu kuat? Tidak, anakKu. Kalau kamu
bersatu, berkelompok-kelompok, kamu saling menguatkan dan mengingatkan dan
saling memberi antara satu dengan yang lain karena dunia ini akan sepi sekali.
Kalau kamu sendiri, apa yang harus kamu perbuat? Maka Aku menyuruh kamu
berkelompok-kelompok supaya kamu tidak sendiri.
Anak-anakKu,
kita akan bertemu lagi walaupun saat ini kita bertemu, tetapi ada saat-saat
tertentu kita harus bertemu.
Anak-anakKu
semua yang ada disini dan juga engkau imamKu Herribertus, janganlah engkau
sedih, semua akan menjadi baik. Aku mengatakan kepadamu, siapakah dunia? Tidak,
anakKu. Percaya, engkau akan bersamaKu dan dengan anak-anakKu, engkau tidak
kemana-mana, harus engkau yakini itu.
(Komunikasi
batin Romo Brata dengan Ibu Maria,red)
Tidak
apa-apa, peristiwa seperti ini adalah untuk menguatkanmu. Engkau tidak sendiri,
Aku Ibumu menyertai kamu dalam perjalananmu. Rencana manusia tidak ada apa-apa
dimata Tuhan tetapi rencana manusia bersatu dengan kasih Allah, Allah akan
berkati itu semuanya.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
AnakKu
Herribertus, percaya, semua akan menjadi baik dalam perjalananmu. Ini
penderitaan yang kecil bagimu, tidak ada apa-apanya. Dalam penderitaan ini ada
kebahagiaan dalam kehidupanmu, di dalam perjalananmu.
Tidak,
anakKu ! Tidak, biarkanlah ini berlalu ! Biar kuasa Allah dinyatakan dalam
perjalananmu supaya teman-temanmu melihat itu semuanya dan teman-temanmu akan
bersatu denganmu. Itulah tugasmu, anakKu. Engkau yang dipanggil di sini, engkau
akan menyatukan para imam bersama kamu. Engkau saksi-Ku di dalam perjalanan
ini.
AnakKu
Herribertus, tidak ada apa-apa! Yakinlah ! Aku Ibumu mengatakan, semua itu,
laluilah dengan suka cita.
Ada
apa? Tidak ada apa-apa ! Nanti engkau akan melihat peristiwa yang tidak engkau
mengerti akan engkau saksikan sendiri. Inilah yang Aku katakan kepadamu. Dan
Aku ada di sini, siapakah yang bisa melarangnya? Tidak, anakKu! Aku ada setiap
saat di sini, menunggu anak-anakKu. Engkau tidak mengerti, melalui Agnes Aku
mengatakan ini kepadamu. Percaya! Sekali lagi, semua akan menjadi baik dalam
perjalananmu.
Terima kasih Ibu, jawab romo HP.
Bratasudarma SJ dan umat.
Terima
kasih. Dan juga kamu semua yang ada di sini yang sudah dipanggil untuk bersatu
dalam kelompok, teruskanlah perjuanganmu. Masih ada waktu anak-anakKu,
sampaikan doaKu ini kepada mereka. Percaya, Allah akan bekerja bersamamu. Apa
kamu tidak mendengar, semua akan menjadi baik?
Lakukan!
Masih ada waktu anakKu, tetapi waktunya tidak lama! Jadi, pergunakan
sebaik-baiknya.
Ya Ibu, jawab umat serentak.
Percaya,
tanpa engkau mengerti doaKu sudah sampai hampir ke pelosok tanah-airmu ini. (Umat secara spontan bertepuk tangan dengan gembira, red).
Itulah
yang Aku lakukan, maka anak-anakKu semua selamat. Itu saatnya! Aku menunggu
saatnya. Sampaikan anakKu, lakukan ! Inilah salamKu yang paling dalam, yang
sangat rohani, yang sangat berguna bagi kamu semuanya adalah doaKu. Aku
menambahkan doaKu ini dengan segala doamu yang sudah ada dalam kehidupanmu.
Satukan, supaya engkau mengerti.
Anak-anakKu
semuanya, Kebenaran adalah Kebenaran. Kebenaran adalah Allah. Dunia ini tidak
bisa memberikan Kebenaran yang abadi. Itulah yang Aku berikan, yang Aku bawa
dari Surga untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih untuk kamu semuanya. Bekerjalah, anakKu! Bekerja dengan baik! Imam-imam
akan bersatu dengan kamu, satu persatu bersama kamu. Hanya seizin Allah ! Hanya
dengan Kuasa Allah, mereka ada bersama kamu. Kamu tidak ada daya sama sekali
untuk melakukan itu semuanya.
Ya Ibu, jawab umat serentak.
Karena
Kuasa Allah maka itu semua terjadi, yang kamu bisa rasakan sampai saat ini.
Anak-anakKu
semuanya dan kamu Herribertus, semua akan menjadi baik. Percayalah anakKu, itu
yang Ku-berikan kepadamu, yang sangat dalam. Jaga dirimu baik-baik! Setialah
engkau kepada Allah seutuhnya dalam panggilanmu dan layani mereka anak-anakKu
dimanapun engkau temui mereka semuanya. Layani dengan baik! Itu tugasmu!
Percaya, Aku mengatakan percaya, itu semua akan terwujud apa yang Aku katakan
ini adalah seizin Allah, yang Aku
sampaikan kepadamu.
Terima kasih Ibu, jawab imam.
Dan
Aku mau mengatakan kepadamu, sampaikan salamKu kepada imammu yang ada di sini.
Katakan kepada dia, bahwa Aku sudah datang dan hadir, walaupun hatinya
meronta-ronta. Doakan mereka!
Ya Ibu, jawab umat serentak.
Terutama
imammu yang ada di sini. Doakan dia!
Ya Ibu, jawab umat serentak.
Dan
juga salamKu bagi anak-anakKu semua yang ada di sini, Aku selalu menyertai
mereka semua.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih untuk kamu semuanya. Ini kata-kataKu pada malam ini, suatu penghiburan
buat kamu semua dalam penantian ini. AnakKu, mari satukan hatimu dengan Aku
Ibumu. Mari kita berdoa bersama-sama.
Ya Allah yang Maha Kuasa,
pada saat ini juga jiwaku
kuserahkan kepadaMu,
karena Engkau yang mempunyai bumi
ini
dan aku ciptaanMu. (3 X) Amin.
Sampai
bertemu lagi, anakKu. Kita pasti bertemu ya, dalam doamu. Aku selalu
menyertaimu kamu dan suatu saat Aku akan mengatakan kita akan berkumpul kembali
dan berdoa bersama Aku Ibumu dalam perjalanan ini.
Sampai
bertemu lagi anakKu, selamat malam.
Terima kasih Ibu, selamat malam,
jawab umat serentak.
---ooo0ooo---
Di Cimahi, 17
Pebruari 2000
Pesan Tuhan Yesus
AKU
datang melalui anak ini. Berdoalah dalam hatimu dan sebut nama-KU, itulah
kekuatanmu anak-KU. Mengapa engkau meragukan perkataan-KU? Perkataan-KU adalah
benar! Apapun yang AKU katakan adalah benar, tidak akan berubah. Itu
perkataan-KU.
Apa
yang dikatakan Yohanes (rasul, red) tentang masa penantian, itu adalah benar. Jaga dirimu
dengan baik! AKU berkata kepadamu, kuatkanlah hatimu karena AKU sudah
mengalahkan dunia. Mengapa engkau selalu dalam kekhawatiran seperti engkau
tidak mempunyai Allah ?
Berbahagialah
AKU melakukan ini karena ini yang terakhir bagi dunia, yang terakhir. AKU
melihat itu semuanya, Kebenaran harus melalui penderitaan. Bagaimana mungkin
tanpa penderitaan kamu bahagia? Tidak !
Dalam
penderitaan, kepasrahan datanglah kepada-KU. Penderitaan bukan penderitaan dari
dunia. Siapa yang mencintai AKU pasti menderita oleh dunia. Siapa yang
mencintai AKU akan dibenci oleh dunia. Musuh-KU adalah dunia. Tetapi itu akan
KU-selesaikan sampai AKU dapat menempatkan kamu semua dalam tempat yang baik,
yang bahagia, tidak dalam kesesakan yang dibuat oleh dunia.
Anak-anakKu
semua, engkau harus meyakini apa yang AKU katakan bahwa hari itu akan turun ke
bumi ini. Mengapa engkau pikirkan ?
Tetapi alamilah dalam kehidupanmu. Di saat engkau berpikir, semua akan
terjadi. Semua tidak akan mengerti. Waktu-KU adalah tepat dan pasti. Bukan
waktumu tetapi kehendak-KU.
Kuasa-KU
datang melalui anak ini . Kuasa-KU tidak bisa engkau pikirkan. Pikiranmu
terbatas, yang KU-berikan kepadamu. Pikiran bukan untuk mengerti rahasia-KU.
Rahasia adalah milik-KU sejak dulu dan sekarang.
Berbahagialah
kamu yang telah dipersiapkan Ibumu. Bukalah hatimu terus menerus, datanglah
kepada-KU, itulah kekuatanmu. Tanpa AKU, engkau tidak akan kuat karena dunia
ini adalah kejam, sangat kejam!
Tetapi
AKU, tidak! AKU penuh kasih dan cinta! AKU datang untuk menyelamatkan kamu,
apapun AKU lakukan dalam kelompok ini. Apakah engkau tidak merasakan ?
Apa
yang dikatakan Yohanes adalah benar, ‘masa penantian’….. !
Berjaga-jagalah
dan berdoalah di dalam nama-KU; jangan sampai kamu masuk ke dalam pencobaan.
Mengapa kamu ragu akan apa yang AKU katakan? Janji-janji yang telah AKU berikan
sejak duhulu, sudah KU-berikan. AKU berjanji kepada Musa. AKU sudah datang!
Hai
anak-KU, AKU membiarkan itu semua bahwa
AKU telah memberikan Kebenaran tetapi manusia memilih dunia ini. Apa yang
tertulis dalam Kitab Suci adalah benar, itu adalah perjalanan-KU. Kamu percaya
karena iman. Sudah sekian lama AKU meninggalkan bumi ini tetapi kamu percaya.
Berbahagialah kamu yang tidak melihat, tetapi percaya!
Ini
AKU ! Percaya ! Sekarang berdoalah kepada allah siapa ? Allah mana yang engkau
tanyakan ? Berdoalah…., bila masih ada allah yang lain ! AKU menunggumu. AKU
lakukan ini untuk yang terakhir. Sekali lagi Aku mengatakan dan mengatakan
kepadamu, masih ada allah yang lain di Surga? AKU tunggu !
Sudah
sekian lama kamu bersama Ibumu, siapa yang bisa mengambil ini semua ?
Imam-imammu tidak akan sanggup !
Itulah,
sejak dulu AKU datang, AKU selalu berurusan dengan para imam. Saat ini juga AKU
berurusan dengan mereka. Saat ini juga AKU memanggil mereka bersama kamu. Siapa
bisa memanggil mereka tanpa seizin-KU ?
Tidak
bisa ! Ini KU-nyatakan, agar mereka renungkan semua peristiwa ini dan mereka
menjadi saksi-KU. Bukan kamu yang memanggil mereka, tetapi AKU memanggil mereka
untuk menjadi saksi-KU tentang Kebenaran ini.
Mulai
saat ini, jangan lagi hidup dalam keraguan! Jangan lagi hidup dalam keraguan!
AKU minta kepada kamu semuanya, dekatkanlah dirimu kepada-KU ! Saat penantian
ini, dekatkanlah dirimu kepada-KU !
Anak-anakKU
semua yang ada di sini, AKU datang menguatkanmu dan bersama anak ini, AKU
menguatkan dia juga. Anak ini harus menderita karena AKU. Melalui mulut anak inilah, kamu mendengarkan
AKU berbicara. Baru kali ini AKU melakukan ini, karena ini yang terakhir bagi
dunia. Karena Kuasa-KU akan turun ke bumi ini untuk memisahkan gandum dan
ilalang. Dan kamu akan KU-kumpulkan
untuk memulai hidup baru. AKU mengatakan kepada kamu semuanya.
AKU
minta, jangan lagi kamu mendua hati diperbudak oleh dunia ini karena kamu adalah anak-anak terang. AKU-lah
terang itu. Bersama AKU, engkau tidak akan tersandung dan jatuh kepada dunia
ini. Siapa meninggalkan AKU, dia akan tersungkur bersama dunia. Berbahagialah
engkau mendengarkan AKU melalui anak ini. Kuasa-KU menjangkau seluruh bumi.
Siapa yang mempunyai telinga, dengarkanlah dan resapkanlah dalam hatimu yang
paling dalam.
Berbahagialah,
apa yang menjadi keinginan Ibumu, AKU berkati! Ibumu yang KU-berikan kepada
kamu semuanya. Bila kamu tahu perjalanan-KU, apa yang tertulis tetap tertulis,
siapa pun tidak bisa mengambil peristiwa-peristiwa yang ada dalam Kitab Sucimu.
Sekali
lagi AKU adalah Jalan Kebenaran karena AKU yang mempunyai jalan itu menuju
kebahagiaan. Karena kebahagiaan itu adalah AKU sendiri. Siapa tidak melalui
AKU, dia tidak akan sampai ke dalam kebahagiaan itu sendiri. AKU yang mempunyai hukum, yang KU-berikan
kepada kamu. Hukum-KU adalah KASIH. Siapa yang mempunyai KASIH, dia dapat
melakukan apa saja dan mau menderita dalam perjalanan hidupnya. Karena
KASIH, AKU datang kepada kamu. AKU
adalah KASIH anak-KU. AKU meninggalkan Surga karena AKU kasih kepada manusia
tetapi kuasa-KU tidak meninggalkan Surga. Kasih-KU sangat besar maka datanglah
kepada-KU karena AKU penuh kasih dan cinta, lemah-lembut. Datanglah kamu semua
kepada-KU.
Dan
bekerjalah bersama Ibumu. Apa yang engkau lakukan bersama Ibumu, AKU berkati.
AKU minta pergilah, layanilah anak-anakKU dengan baik. Jangan kamu suka
dilayani supaya kamu bersuka-cita dalam pelayananmu. Jangan kamu memegahkan
diri terhadap saudara-saudaramu. Kamu tidak akan dapat apa-apa, terutama di
hadapan manusia. Jangan ingin dipuji! Tidak ada artinya apa-apa!
Hai
anak-anakKU yang ada di sini, rendah
hatilah kamu! Dalam kerendah-hatian kamu dapat melihat AKU dimanapun kamu
berada.
Inilah
penderitaanmu karena AKU sudah datang ke negaramu, kamu menderita karena dunia.
Bila kamu setia dalam penderitaan bersama AKU dan Ibumu dalam kelompok ini,
berbahagialah kamu.
Dan
AKU berkata kepada anak ini, dia akan menderita, sangat menderita. Dan juga
kamu yang AKU panggil. Kamu menderita karena kamu tidak mengerti apa yang AKU
katakan ini, terutama imam-imam.
Teruskanlah, AKU menyertaimu sampai hari itu tiba. AKU
berkati Ibumu. Wanita yang penuh berkat, penuh kasih dan cinta. Dia KU-berikan
kepadamu. Inilah perkataan-KU. Apa yang engkau lihat, engkau rasakan dalam
kelompok ini bersama Ibumu, AKU berkati. Tidak ada yang bisa melukai tubuhmu.
Tinggal sesaat lagi, kamu masih bisa melayani. Ikutilah ibumu dengan baik!
Itulah ibumu yang KU-berikan kepada kamu.
Ini
AKU, ini AKU ! Ini AKU yang memberikan kamu hidup sampai saat ini. Sekali lagi
AKU ulangi, berdoalah di dalam nama-KU YESUS ! Tetapi setelah AKU datang,
AKU-lah ALLAH Yang Mahakuasa yang mengadili orang hidup dan mati. Nama-KU Yesus
sebelum AKU datang ! Sebutlah YESUS,
itu kekuatanmu. Itu KU-berikan kepadamu karena AKU telah menebus kamu semua
supaya kamu tidak bersatu lagi dalam dosa. Kamu adalah anak-anakKU. Apa yang
dilakukan rasul-rasul itu, KU-berikan kepada kamu semua. Karena AKU yang
mempunyai jalan. AKU yang bertahta di Surga, tidak ada ada yang lain. Bila kamu
jatuh, kamu bersama kuasa-kuasa dunia.
Apa
kamu mau mencari harta ? Bila kamu mencari harta tetapi tidak sejalan dengan
AKU maka harta itu akan mengutuk kamu sendiri. Bila kamu mencari harta untuk
memuliakan AKU, itulah harta yang tidak bisa diambil dari dunia ini. Bisakah
dunia ini menyelamatkanmu ?
Bila
kamu mencari di dalam nama-KU AKU berkati ! Bila kamu mencari di dalam namamu
sendiri, kamu akan terperosok.
Mulai
saat ini berikanlah dirimu kepada-KU. Saatnya akan tiba baru engkau mengerti,
apa yang AKU katakan.
Bila
kamu sibuk akan dunia, dimanakah hatimu ? Hatimu….. jauh dari Allah !
Dunia
tidak bisa menyelamatkanmu, hanya AKU !
Itulah
perkataan-KU pada malam ini. (Tuhan Yesus
memberkati dalam bahasa roh )
Inilah
tanda kemenangan ! (tanda salib, red)!
Di
dalam nama-KU kamu menang atas dunia ini. Di dalam doamu, inilah pertemuan kita
yang tidak bisa diambil oleh dunia.
---ooo0ooo---
Doa
bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Susteran
Maria Fatima,Gisting-Lampung Selatan, 23 Pebruari 2000
Salam
untukmu hai imamKu yang Aku kasihi dan juga kamu putri-putriKu (suster-suster, red)
yang Aku kasihi, dan juga kamu yang dipanggil Allah bersatu dengan Aku, selamat
malam untuk kamu semuanya !
Selamat malam Ibu Maria, jawab
imam, para suster dan umat serentak.
Terima
kasih untuk kamu semuanya. Inilah Aku Ibumu Maria bersama Agnes, pada malam ini
Aku menyapamu dengan penuh kebahagiaan. Aku diterima dengan senang tetapi itu
adalah seizin Allah maka semua ini terjadi. Dan kini juga Aku hadir melalui
kuasa Allah, Aku menyapa kamu semua yang ada di sini. Ini Aku Maria! Ini Aku
Ibumu ! Aku datang ! Dan Aku mengasihi kamu semuanya, mencintai kamu semuanya.
Inilah yang Aku lakukan untuk kamu.
Anak-anakKu,
janganlah sedih hatimu ! (beberapa umat
menangis, red)
Berbahagialah
engkau Aku menyapamu pada malam ini. Berbahagialah anak-anakKu ! Ini Aku ! Aku
bahagia, anak-anakKu ! Berbahagialah kamu ! Allah mengizinkan semua ini melalui
Agnes. Aku menyapamu pada malam ini anak-anakKu supaya engkau mengerti mengapa
Aku melakukan ini terhadap kamu. Engkau telah mendengar dari Agnes dan juga
engkau telah membaca pesan-pesanKu. Sudah sekian lama Aku ada di negara ini.
Inilah Agnes, yang Aku mintakan dari Allah agar Aku bisa bertemu dengan kamu.
Anak-anakKu,
mengapa Aku melakukan ini semua kepadamu ?
Karena
Aku mempersiapkan kamu semuanya karena hari itu (hari pemurnian/kegelapan tiga hari, red) akan turun ke bumi ini
anakKu. Jangan satupun diantara kamu hilang, maka Aku datang ke seluruh bumi
ini untuk menyelamatkan kamu melalui doaKu ini. Tetapi ini semua juga seizin
Allah Aku datang ke negaramu ini.
Apa
yang Aku katakan ini adalah benar, kuasa Allah akan turun ke bumi ini. Maka Aku
minta daripadamu, jangan lagi ada kekerasan dalam keluargamu, ciptakanlah
damai, saling mengasihilah kamu dan mencintai diantara satu dengan yang lain.
Dan berdoalah, satukanlah doa yang telah Aku berikan kepadamu (doa pasrah, red), maka
kamu akan siap untuk menghadapi apabila hari itu tiba dan turun ke bumi ini.
Itu adalah hari pemurnian bagi dunia.
Karena Allah sudah melihat dunia ini, manusia tidak lagi mengenal Allah,
manusia jatuh dalam dosa bersama dunia ini. Anak-anakKu, jangan lagi kamu jatuh
dalam dosa. Setelah engkau mendengarkan Aku, renungkanlah kembali di dalam
perjalananmu dan Aku minta berdoalah anakKu, itulah kekuatanmu. Kepada siapakah
engkau datang ? Hanya kepada Allah yang memberikan engkau hidup sampai saat ini
!
Anak-anakKu,
masa penantian ini, pergunakanlah hari-hari ini untuk kebaikan, saling
mengasihi dan melayani dan memberikan berkat bagi saudara-saudaramu yang
membutuhkan agar mereka juga bahagia seperti kamu.
Anak-anakKu,
janganlah engkau takut, apa yang Aku katakan ini tetapi berbahagialah kamu
karena Aku mempersiapkan kamu dan memberikan petunjuk untuk kamu bagaimana
caranya datang kepada Allah seutuhnya. Itulah doaKu, anakKu. Doa yang telah
Kulakukan dimana Aku hidup dan saat ini juga Aku lakukan, dimana Aku berdoa di
Surga dengan para malaikat, para Kudus terutama Rasul-rasulmu bersama Aku saat
ini dalam kemuliaan.
Anak-anakKu,
sekali lagi Aku mengatakan kepadamu, ciptakanlah damai. Damai kepada Allah,
damai terhadap sesamamu. Jangan ada kekerasan lagi diantara kamu, saling
memaafkan kesalahan satu dengan yang lain agar kuasa Allah bersatu dalam
kehidupanmu di dalam perjalananmu. Kamu adalah anak terang, bukan dari
kegelapan, bukan dari dunia. Jangan lagi kamu berjalan dalam kegelapan tetapi
berjalanlah dengan terang Allah dalam hatimu, bawalah itu dimanapun engkau
berada.
Anak-anakKu
semua yang ada disini, jangan bertanya, ini Aku Ibumu Maria. Sungguh! Saat ini
juga, Allah berkenan dan mengizinkan Aku melalui kuasa-NYA hadir diantara kamu
bersama Agnes pada malam ini. Inilah caraKu yang terakhir bagi dunia. Aku sudah banyak bicara kepada dunia tetapi
dunia menutup-nutupi. Tetapi saat ini Aku berbicara langsung kepada kamu supaya
kamu mendengarkan semua apa yang Aku katakan kepada dunia, itu juga Kubicarakan
kepada kamu.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, ini Aku Ibumu Maria, Aku menyapamu karena Aku
mengasihimu. Dan Aku minta di dalam keluargamu, ciptakanlah doa bersama-sama,
itu kekuatanmu. Apabila hari itu tiba, kuasa Allah melawati setiap keluarga
anak-anakKu, di mana kamu dilihat sedang berdoa dan memuliakan Allah maka kamu
selamat di dalam kasih Allah.
AnakKu,
Aku minta kepadamu, sampaikanlah salamKu ini melalui doaKu kepada anak-anakKu
yang ada di sini, dimanapun dan juga sampaikan kepada imam-imammu, jangan
takut! Allah akan berkati itu semuanya di mana kamu menyampaikan doaKu ini,
kuasa Allah akan bekerja di dalam diri anak-anakNYA. Berbahagialah kamu
mendengarkan Aku Ibumu melalui Agnes.
Ini
Aku yang ada dalam Kitab Sucimu. Ini Aku Maria, yang diciptakan Allah untuk
kamu semuanya, yang telah diserahkan Allah. Kamu adalah anak-anakKu sejak dulu
dan sekarang dan selama-lamanya tidak akan berubah.
AnakKu
semua, berbahagialah engkau mendengarkan Aku pada malam ini. Dan apa yang sudah
disampaikan Agnes kepadamu, renungkanlah kembali dan bawalah dalam doamu dan
memohon kepada Allah, pengertian yang sangat dalam tentang semua peristiwa ini
bersama Agnes. Dialah anakKu yang Aku kasihi yang dipanggil Allah dari jauh
untuk kamu semuanya, untuk negara ini. Biarlah anak ini menderita untuk kamu,
tetapi kamu bahagia mendengarkan Aku terutama engkau bisa mendengarkan Tuhan
menyapamu melalui Agnes.
AnakKu
semua yang ada di sini dan juga kamu imamKu, Herribertus yang Aku kasihi,
jangan engkau takut, tidak ada apa-apa dalam perjalananmu. Engkau tidak
mengerti rencana Allah dalam kehidupanmu. Lakukan saja! Layani anak-anakKu
dengan baik bersama anak-anakKu, bersama Agnes, Tuhan berkati semuanya. Nanti
saatnya akan tiba di mana engkau bersatu, bersatu dengan Aku Ibumu dalam
perjalanan ini bersama anak-anakKu. Percayalah, engkau tidak sendiri. Aku Ibumu
menyertaimu dan berdoa untukmu, lakukan saja, saatnya akan tiba.
Terima kasih Ibu Maria, jawab
romo HP. Bratasudarma SJ.
Terima kasih. Inilah
kasihKu yang Kusampaikan kepadamu, anakKu !
Dan
juga hai putri-putriKu semua, engkau yang setia di mana engkau dipanggil untuk
bersatu dengan Allah, setialah putriKu!
Engkau dipanggil untuk melayani, melayani ! Itu tugasmu. Jangan engkau terlibat
bersama dunia karena engkau bukan lagi bagian dari dunia. Inilah permintaanKu
kepadamu. Setialah sampai akhir hidupmu karena engkau mempunyai bagian tersendiri
yang telah disediakan Allah bagimu.
Dan
kamu juga yang dipanggil Allah (frater-frater,
red), setialah ! Ikutilah Dia dengan
baik dan berdoalah kamu! Apabila engkau menemukan kesulitan, cepatlah datang
kepada Allah supaya persoalanmu, kesulitanmu, akan Allah selesaikan dalam
perjalananmu. Percaya, akan semua yang Aku katakan dan Aku Ibumu mendoakan kamu
semuanya agar engkau sampai pada tujuan untuk menjadi imam yang baik.
Dan
juga engkau imamKu yang Aku kasihi. (Romo
A. Madyo SCJ, red)
Aku
telah datang, ….jauh di mana Aku menemui keluargamu dan Aku mintakan ‘tanda’
itu untuk keluargamu, dan ibumu mendapatkannya. Itulah yang Kuberikan kepada
ibumu karena Aku melihat keluargamu adalah baik maka Aku memberikan itu
kepadanya. Berbahagialah engkau hai imam,! Aku berikan itu, tanda besar kepada
ibumu untuk saksiKu, untuk menguatkanmu supaya engkau setia di dalam
panggilanmu sampai akhir hidupmu.
Inilah
perkataanKu kepada kamu semua pada malam ini. Dan sekali lagi Aku mengingatkan
kepadamu berdoalah anakKu, dekatkanlah dirimu. Tidak ada lagi, tidak ada lagi
menyimpan kesalahan siapapun di dalam hatimu. Mohonlah kepada Allah supaya
engkau dibersihkan dari segala macam persoalan yang datang dari dunia ini. Di
mana di masa penantian ini engkau sungguh-sungguh siap, agar apabila hari itu
tiba engkau sudah siap menerimanya. Ini perkataanKu pada malam ini untuk kamu
untuk kamu semuanya. Aku sangat bahagia pada malam ini.
Dan
bersama Agnes, sampaikan salamKu supaya ia mengerti bahwa Aku Ibunya tidak
pernah meninggalkannya dan Aku menguatkannya dan doaKu selalu menyertainya.
Itulah yang Aku katakan dan sampaikanlah kepada Agnes.
Anak-anakKu
yang ada di sini, sampai disinilah pertemuan kita, tetapi teruskanlah doamu.
Apabila engkau berkumpul seperti ini, engkau saling menguatkan maka kuasa
kegelapan tidak akan sanggup masuk dalam kehidupanmu karena engkau bersatu
dalam doa. Itulah kekuatanmu. Lakukan anakKu bersama dalam keluargamu atau di
tempat ini atau di gereja, berdoalah, satukanlah doaKu ini dimana engkau berdoa,
dan Aku akan ikut berdoa bersama kamu, melalui kuasa Allah akan Kubawa doamu
kembali ke Surga. Mengertikah kamu ?
Kami mengerti Ibu, jawab umat
seretak.
Terima
kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih, anak-anakKu. Mari satukan hatimu dengan doa yang Aku ajarkan kepada kamu
pada saat ini dan teruskanlah doaKu agar kau kuat di dalam perjalananmu, dalam
suka dan duka dalam persiapanmu, yang datang silih berganti, maka kamu kuat dan
setia kepada Allah. Mari anak-anakKu, kita berdoa pada malam ini.
Ya Allah Yang Maha Kuasa,
pada saat ini juga jiwaku
kuserahkan kepada-Mu,
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Terima
kasih anak-anakKu semuanya dan kamu semua hai imam-imamKu dan putri-putriKu dan
kamu yang dipanggil Allah dan Aku berdoa untukmu dan Aku tetap berdoa bagi
anak-anakKu di seluruh bumi ini. Terima kasih anak-anakKu, selamat malam.
Terima kasih Ibu Maria,
selamat malam, jawab umat serentak.
---ooo0ooo---
Doa
bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Susteran
Santa Maria, Metro-Lampung , 24
Pebruari 2000
Salam
untukmu hai imamKu dan juga putri-putriKu (suster-suster, red) semua dan anak-anakKu semua yang ada di sini;
untuk kamu semua salam kasih dan cintaKu.
Salam Ibu Maria, jawab umat.
Berbahagialah,
anak-anakKu. Allah telah mengunjungi kamu semuanya melalui kamu mendengarkan
dan juga mendengarkan Aku Ibumu. Inilah Aku Ibumu Maria, Aku ada diantara kamu.
Ini Kunyatakan di negaramu ini karena
Aku tidak mau kamu jauh dariKu. Aku tidak ingin engkau menderita dikarenakan
dunia terutama di negaramu ini. Terima kasih untuk kamu semua.
Terima kasih Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Terima
kasih untuk kamu semuanya, anak-anakKu! Jangan menangis ! Tetapi kamu bahagia
karena Allah mengunjungi kamu melalui kuasa-NYA dan Aku juga hadir melalui
kuasa-NYA. Inilah caraKu yang terakhir Aku datang ke bumi ini untuk menjenguk
kamu semuanya. Jangan menangis anak-anakKu, bergembiralah karena Aku Ibumu
telah menyapamu saat ini. (umat/anak-anak menagis, red)
Jangan
sedih, Aku datang memberikan kamu bahagia, bukan menangis. Baiklah anak-anakKu,
dengarkan Aku, Aku mau bicara dengan kamu ! Aku tahu hatimu. Aku tahu hatimu !
Jangan menangis lagi !
Berdoalah
anakKu, supaya engkau mengerti semua peristiwa yang sudah terjadi diantara kamu
pada saat ini. Kuasa Allah bekerja, Allah memberikan tanda bagimu supaya engkau
tahu Allahmu hadir dan Aku hadir pada saat ini. Aku mengerti, engkau bahagia
melalui menangis tetapi dengarkan Aku Ibumu,
Aku menyapa kepada kamu semuanya. Aku mengirim Agnes kepada kamu
semuanya supaya kamu juga bahagia bisa merasakan kehadiran Allah dan Aku juga
hadir diantara kamu. Terima kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Aku
telah memberikan doa itu kepadamu, doakanlah doa itu (doa pasrah, red) dimana engkau sedang berdoa,
biarlah kuasa Allah menguatkan kamu semuanya. Itulah tanda kasih Kuberikan
kepada kamu. Aku mengirimkan doaKu ini untukmu.
Anak-anakKu
semua yang ada disini, berbahagialah kamu Aku hadir. Inilah yang terakhir bagi
dunia, karena Aku menyatakan kepada dunia, hari itu (hari pemurnian/kegelapan
tiga hari, red)
akan turun anak-anakKu maka Aku datang mengunjungi anak-anakKu di seluruh bumi
ini juga kamu yang ada di sini.
Berbahagialah kamu, Aku mempersiapkan kamu dengan baik. Dan Aku minta kepadamu, jadilah engkau
anak-anak yang baik, cintailah ke dua orang- tuamu, cintailah
saudara-saudaramu, karena ke dua orang-tuamu adalah diberikan Allah kepadamu.
Inilah
Aku Ibumu ! Jangan menangis, jangan menangis, anak-anakKu. Jangan menangis
supaya engkau mendengarkan Aku saat ini. Sekali lagi Aku mengatakan kepadamu,
engkau anak-anak Allah, engkau anak-anak terang, jangan lagi kamu berjalan di
dalam kegelapan. Sekali lagi Aku mengatakan kepadamu, cintailah ke dua
orang-tuamu. Itulah yang Kumintakan kepada kamu. Saling mengasihilah kamu di
dalam keluargamu dan berdoalah. Aku minta sekali lagi, mulai saat ini ajaklah
orang-tuamu, saudaramu berkumpul dan berdoa dalam keluargamu masing-masing ya !
Jangan suka keras hati terutama kepada orang tuamu, supaya hidupmu diberkati
oleh Allah.
Cukup,
jangan menangis ! Jangan menangis ! Mulai saat ini anak-anakKu, berdoalah
menurut hatimu yang paling dalam, tidak usah panjang-panjang berdoa. Berdoa,
belajar berdoa ! Percayalah, apabila engkau dekat dengan Allah, perjalananmu
terberkati. Saling mengasihi kamu, mencintailah kamu terutama dalam keluargamu
dan teman-temanmu dimanapun engkau berada. Itulah permintaaanKu kepada kamu
anak-anakKu. Jadi kamu anak yang baik, itulah permintaanKu.
Mulai
saat ini, renungkanlah apa yang Aku katakan ini kepadamu. Kalau engkau menuruti
nasehatKu ini engkau bahagia. Engkau tidak takut, engkau tidak khawatir; engkau
berjalan dengan penuh kedamaian. Maka Aku minta kepada kamu semuanya,
ciptakanlah damai. Damai anakKu, dimanapun engkau berada. Itulah permintaanKu.
Dan
juga engkau putri-putriKu engkau dipanggil oleh Allah mempunyai tugas bersatu
dengan Allah untuk melayani anak-anakKu. Setialah engkau ! Karena panggilanmu
ini adalah panggilan rohani. Engkau dicintai lebih dari yang lain karena engkau
diambil dari bagian hidupmu oleh Allah. Engkau dilepaskan dari dunia ini,
engkau bukan lagi milik dunia tetapi milik Allah seutuhnya. Setialah engkau
putri-putriKu, di dalam panggilanmu. Percaya, engkau tidak sendiri, Allah
menyertaimu dalam perjalananmu ini. Tanpa seizin Allah, engkau tidak bisa
melakukan seperti itu. Dunia ini tidak akan mau melakukan seperti itu; ini
hanya kuasa Allah. Engkau dipilih oleh Allah, engkau mempunyai bagian, bagian
yang bahagia yang telah disediakan Allah bagimu. Berkerjalah dengan baik
putri-putriKu sesuai dengan panggilanmu. Panggilanmu adalah rohani !
Perjalananmu adalah rohani ! Jangan engkau sibuk terlibat akan dunia, sehingga
engkau lupa tugasmu adalah melayani Allah melalui saudara-saudaramu. Inilah
permintaanKu kepadamu. Aku berdoa untukmu agar engkau sampai tujuan. Tujuan itu
adalah Allahmu sendiri. Inilah perkataanKu.
Dan
juga kamu anak-anakKu semua yang ada disini, renungkan dan berdoa, itu
kekuatanmu. Apabila engkau rindu kepadaKu, ucapkanlah salam* itu kepadaKu. Apabila engkau mengalami kesulitan
apapun ucapkanlah salam itu kepadaKu, maka Kuasa Allah akan menghantarkan Aku
kepadamu dan menemanimu dimanapun engkau berada. Itulah janjiKu kepada kamu.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih untuk kamu semua. Dan juga kamu hai imamKu (Romo HP. Bratasudarma SJ, red) , jangan engkau khawatir.
Tinggal sesaat lagi ! Layani anak-anakKu dengan baik ! Dan jangan takut
Kebenaran datang dari Allah, maka Allah menjaga Kebenaran itu sendiri yang
telah engkau sampaikan kepada anak-anakKu. Dan Aku Ibumu menyertaimu dan
bersamamu, engkau tidak sendiri. Itulah perkataanKu kepadamu.
Semua
anak-anakKu dan putri-putriKu dan engkau imamKu yang Aku kasihi, inilah
pertemuan kita pada saat ini, supaya engkau mengerti kuasa Allah sedang bekerja
di negara ini. Anak ini, Agnes dipanggil untuk kamu semuanya sehingga Agnes
dipanggil bersama kamu pada saat ini dan melayani kamu saat ini. Itulah
tugasnya yang diberikan Allah kepadanya. Biarlah anak ini menderita di dalam
Kebenaran untuk kamu semuanya. Berbahagialah kamu, anak-anakKu. Maukah engkau
menerima itu semuanya?
Mau Ibu, jawab umat serentak.
Terima
kasih, anakKu. Mari satukan hatimu dan berdoa yang telah Aku ajarkan kepadamu.
Mari Aku bersamamu berdoa, maka doa ini akan Kubawa kepada Allah agar kamu
semua bahagia. Mari anakKu kita berdoa.
Ya Allah Yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku kuserahkan
kepada-Mu,
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Terima
kasih untuk kamu semua, anakKu! Aku akan satukan doaKu ini dimana engkau berdoa
agar engkau tahu bahwa Aku mangasihimu, mencintaimu sampai Allahmu datang
kembali ke dunia ini. Terima kasih untuk kamu semua anak-anakKu, terima kasih !
Terima kasih Ibu Maria, jawab
umat serentak.
NB
: * Salam Maria penuh rahmat Tuhan
sertamu, terpujilah engkau diantara wanita dan terpujilah engkau kini dan
sepanjang masa. (3X) Amin.
---ooo0ooo---
Doa
bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Di Susteran
Santo Yusuf, Pringsewu-Lampung Selatan,
25 Pebruari
2000
Salam
hai imamKu yang setia yang selalu bersama anak-anakKu dan bersama Aku Ibumu
dalam kelompokmu ini yang telah Aku berikan di negaramu ini.
Salam Ibu Maria, jawab umat
serentak.
Inilah
tanda kasih dan cintaKu untuk anak-anakKu terutama kamu semua hai putri-putriKu
(suster-suster, red) dan kamu semua anak-anakKu, selamat malam untuk kamu semua.
Selamat malam Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Terima
kasih. Selamat malam untuk kamu semuanya. Inilah Aku datang bersama Agnes pada
malam ini. Engkau mendengarkan Aku berbicara. Ini Aku Ibumu. Inilah yang Aku
mintakan dari Allah, agar Aku bisa bertemu dengan anak-anakKu di negaramu ini.
Berbahagialah hai anak-anakKu semuanya, secara nyata Aku datang melalui Agnes
ini, anak ini yang Aku panggil bersatu dengan kasihKu untuk melayani kamu
semuanya. Terima kasih untuk kamu semuanya.
Terima kasih Ibu Maria, jawab
umat serentak.
Terima
kasih, anak-anakKu. Anak-anakKu semua dan putri-putriKu dan imamKu,
Herribertus, setialah engkau dalam perjalanan ini. Aku mengatakan kepadamu
saatnya akan tiba dan turun ke bumi ini, apa yang dikehendaki Allah untuk membersihkan
dunia ini dari hal-hal yang tidak baik. Ini sudah Aku katakan kepada dunia dan
juga kini Aku menyatakan kepadamu dan Aku sendiri berbicara melalui Agnes,
anakKu yang Aku kasihi ini. Walaupun dia menderita karena semua ini tetapi ini
untuk kamu semuanya. Biarlah satu orang menderita tetapi semua akan menjadi
baik untuk perjalananmu dalam hidupmu saat ini.
Putri-putiKu,
engkau yang dipanggil Allah, setialah engkau! Berbahagialah engkau mempunyai
bagian yang baik disisi Allah. Tetapi Aku nyatakan kepadamu, kesetiaanmu di
dalam panggilanmu karena panggilanmu adalah panggilan rohani, rohmu disatukan
dengan cinta Allah di dalam perjalananmu. Setialah, putriKu ! Berdoa, kuatkan,
tingkatkan doamu, dekatkan dirimu kepada Allah agar engkau mengerti apa arti panggilan
di dalam kehidupanmu. Aku akan berdoa terus-menerus untuk kamu dimanapun juga
putri-putriKu berada. DoaKu selalu menyertai kamu, dimanapun kamu berdoa
walaupun engkau tidak mengerti. Aku Ibumu Maria datang diantara kamu bersama
Agnes ini, Aku berbicara kepada kamu semuanya. Jangan dipikirkan, jangan
dipikirkan! Engkau tidak akan sanggup! Dunia ini juga tidak akan sanggup
memikirkan bagaimana sesungguhnya peristiwa ini. Ini adalah kehendak Allah yang
Mahakuasa sudah terjadi dan terakhir bagi dunia sampai pemurnian itu datang,
kamu semua bahagia.
Anak-anakKu,
janjiKu adalah benar karena Aku diberikan pengertian dari Allah tentang hal
itu. Tetapi Aku tidak diberikan pengertian kapankah hari itu datang. Tetapi
hari itu akan turun ke bumi ini, sabarlah…. dan berdoalah di masa penantian ini
anak-anakKu.
Aku
bekerja keras untuk kamu semuanya, Aku mempersiapkan kamu semuanya agar kamu
semua siap menerima apabila kuasa Allah turun ke bumi ini. Anak-anakKu, itu
pasti terjadi ! Tetapi engkau tidak usah khawatir dan takut karena kamu adalah
anak-anak Allah dan Aku datang menyertai kamu dan berdoa untukmu supaya kamu
semua selamat di dalam pelukanKu sebagai Ibu yang telah diberikan Allah kepada
kamu semua.
Aku
yang bahagia, Aku yang bahagia ! Maka Aku berikan nama kelompok ini adalah
kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia. Aku Ibumu yang bahagia, Aku
melayani, Aku mengasihi dan Aku mencintai, melalui kamulah Aku melakukan itu
semua.
Anak-anakKu,
jangan dipikirkan ! Berdoa, agar engkau mengerti dan memohon kepada Allah atas
kehadiranKu. Kalau engkau berpikir, kamu tidak akan dapat apa-apa karena
pikiran bagian dari dunia tetapi hati adalah milik Allah seutuhnya. Karena
imanmu, benih cinta telah ditanamkan di dasar hatimu yang paling dalam maka
semua harus diuji melalui doa. Kebenaran datang dari Allah, bukan datang dari
dunia ini. Aku datang dari Allah ! Seizin Allah Aku datang bertemu kamu semua
pada malam ini. Aku bahagia melihat kamu berkumpul seperti ini. Aku minta,
teruskanlah !
Dan
Aku minta kepadamu anak-anakKu sekalian, Aku minta sayangilah, hormatilah ke
dua orang-tuamu ! Itu perintah Alllah. Sayangi dan cintai ke dua orang-tuamu
dan doakanlah ke dua orang-tuamu agar orang-tuamu bahagia atas doa-doamu itu semuanya. Jangan sekali-sekali kamu
keras terhadap orang tua. Tidak anakKu ! Jangan engkau lakukan!
Dan
Aku minta kepadamu, ciptakanlah damai dimanapun kamu berada terutama di dalam
keluargamu masing-masing. Saling mengasihi, saling mencintai dan melayani dan
memaafkan kesalahan orang lain karena kamu adalah anak-anak Allah. Karena kamu
adalah anak terang bukan anak kegelapan yang datang dari dunia ini. Jangan kamu
masuk dalam kegelapan itu, tetapi engkau membawa terang di dalam kegelapan
dalam dunia ini agar semua sekitarmu akan menjadi terang. Inilah yang Aku
mintakan kepada kamu semuanya.
Putri-putriKu,
engkau dipanggil untuk melayani Tuhan tetapi juga Aku minta layani sesamamu
anak-anak Tuhan dimanapun engkau berada. Itulah tugasmu dan semua kamu saling
melayani.
Anak-anakKu
semua, Aku tidak berkata banyak kepadamu pada malam ini tetapi Aku sangat
bahagia melalui Agnes ini. Aku melihat kamu semua bahagia. Aku berdoa untuk
kamu agar kamu……(maaf, rekaman
terputus, red) dan berjaga-jaga !
Masa
penantian ini jangan sampai engkau jatuh dalam dosa karena kuasa-kuasa
kegelapan sedang bekerja keras untuk menjatuhkan anak-anak Tuhan. Aku berjuang
untuk mengalahkan itu semuanya. Aku akan mengumpulkan kamu, akan Kusatukan
kamu, akan Kubawa kepada Allah dan Kuserahkan semua ini kepada Allah karena kamu
adalah milik Allah seutuhnya. Inilah perkataanKu pada malam ini anak-anakKu,
renungkanlah apa yang Aku katakan melalui Agnes ini dan berdoa mohon kepada
Allah, maka engkau akan mengerti. Semua rencana Allah sudah terjadi di negaramu
ini. Anak-anakKu semua, tolong jangan dipikirkan tetapi berdoa. Berdoa,
mendengar dan berdoa. Engkau mendengar, tetapi engkau tidak berdoa engkau tidak
akan mendapat apa-apa. Percayalah !
Aku berdoa untuk anak-anakKu semua di
seluruh bumi ini dan juga kamu. Apabila pemurnian itu datang kamu semua selamat
dalam kasih dan cinta Tuhan dan cintaKu kepada kamu semua. Inilah perkataanKu
kepada kamu semua pada malam ini. Sudahkah engkau mengerti ? Belumkah engkau
mengerti ? Sudahkah engkau mengerti ?
Terima
kasih. Kalau engkau sudah mengerti, lakukanlah dalam kehidupanmu, jangan
ditunda-tunda lagi. Berbuatlah yang baik. Lakukanlah semua itu untuk memuliakan
Tuhan. Dan saling melayani, penuh pengertian, penuh kasih dan cinta maka
terciptalah damai dimana pun engkau berada sehingga Allah dimuliakan. Dimanapun
engkau berada, maka Allahmu akan dicari setiap manusia yang mencari Kebenaran.
Anak-anakKu
inilah perkataanKu kepada kamu semua pada malam ini. Marilah satukan hatimu
dalam doa yang telah Aku ajarkan ini kepadamu. Lakukan dimana pun engkau
berada, satukan doaKu ini bersama doamu yang sudah ada di dalam perjalananmu.
Marilah anakKu, kita berdoa. Aku berdoa bersamamu, mari anakKu :
Ya Allah yang Mahakuasa,
pada saat ini juga jiwaku
kuserahkan kepada-Mu,
karena Engkau yang mempunyai bumi
ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Terima
kasih untuk kamu semuanya. Itulah tanda kasihKu, Aku berikan doaKu kepada kamu
semuanya agar kamu saling mengasihi karena kamu semua anak-anak yang Aku cintai
yang telah diberikan Allah kepadaKu.
Anak-anakKu,
berbahagialah, bersukacitalah dalam perjalananmu ini. Aku Ibumu terus berdoa
untuk kamu, mengingatkanmu dan semua anak-anakKu yang ada di bumi ini. Terima
kasih anak-anakKu, selamat malam !
Terima kasih Ibu, selamat malam,
jawab umat serentak.