Doa
Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia
Pada peresmian Kapel Rasul Yohanes, Danan-Wonogiri,
15 Mei 1999
Pesan
Ibu Maria
Salam untuk kamu, hai imam-imamKu! Salam untuk kamu dari
hatiKu yang sangat dalam, yang selalu menyertaimu di dalam perjalananmu.
Salam Ibu, jawab para imam.
Terima kasih anak-anakKu, terima kasih.
Dan untuk kamu semuanya yang berkumpul pada malam ini, Aku
sangat bahagia. Apa yang Aku mintakan bersama Agnes dan anak-anakKu yang Aku
panggil yang Aku mohonkan, Aku mintakan dari Allah, terima kasih untuk kamu
semuanya, terima kasih.
Terima kasih Ibu, jawab umat.
Tetapi
Aku minta daripadamu anakKu, hatimu. Jangan rusuh hatimu, perjalanan yang Aku
berikan adalah perjalanan rohani (
rekaman terputus, red)
Bersama Agnes, Aku datang diantara
kamu, Aku datang ke negaramu ini supaya engkau tahu inilah maksudKu. Inilah
maksudKu anak-anakKu, Aku menyediakan tempat ini untuk anak-anakKu yang ada di
negaramu ini.
Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.
Aku sangat bahagia. Aku melihat, semua tempat ini menjadi
indah. Tetapi Aku sangat bahagia karena hatimu. Hatimu, anakKu. Itu sangat
penting bagimu. Hatimu untukTuhan. Tetapi apabila hatimu menjadi rusuh akan
dunia, bagaimanakah Tuhanmu bisa hadir di hatimu yang paling dalam? Anak-anakKu,
kalau hatimu suci atas perjuangan, itu kemenangan bagimu. Maka sucilah hatimu,
hai anak-anakKu, di dalam perjalananmu ini, terutama kamu yang masuk ke dalam
kelompok ini, yang telah Aku mintakan dari Allah agar kamu dapat bekerja dengan
Aku Ibumu Maria.
Ini Aku Maria. Ini bukan Agnes. Ini Aku Ibumu, yang bicara
kepadamu pada malam ini. Apakah engkau tahu saat ini di manakah Agnes? Dia ada
diantara kamu. Itulah penderitaan yang dia harus tanggung sampai akhir
hidupnya. Mengertikah kamu?
Kami mengerti Ibu, jawab umat.
Sungguh Aku mengatakan, inilah yang diberikan Allahmu di
negaramu ini supaya Allahmu berbicara kepadamu dan Aku juga Ibumu menyapamu
pada malam ini. Saat ini, Tuhanmu
sedang bekerja anak-anakKu. Maka dekatkanlah dirimu. Jangan kau sia-siakan
hidupmu anak-anakKu karena dunia, tetapi bangkitlah engkau dengan rohanimu.
Itulah keselamatan di dalam perjalananmu agar kau mengerti. Saat ini juga diantara kamu juga belum
mengerti? Kuasa Allah tidak bisa
dimengerti melalui pikiran, tetapi bukalah hatimu dan berdoalah maka engkau
akan mengerti. Anak-anakKu, kebenaran harus berjuang dan mau menderita di dalam
kebenaran itu sendiri, maka kau akan mendapatkannya.
Anak-anakKu, inilah yang Aku berikan kepadamu. Jagalah
tempat ini dengan baik. Dengan baik! Hai anak-anakKu, secara dunia kamu harus
menjaga tempat ini, tetapi secara rohani Allahmu melindungi tempat ini. Percaya, Aku Ibumu Maria mengatakan
benar. Tempat ini ‘tidak akan runtuh’
apa pun yang terjadi di bumi ini. Tempat ini tetap utuh bagi anak-anakKu.
Inilah kebenaran yang Aku nyatakan kepadamu.
Terima kasih Ibu, jawab umat.
Hai anakKu, sampaikanlah kebenaran ini. Katakan kepada
mereka bahwa Aku Ibunya sudah datang menyapa mereka. Tetapi apabila mereka
menolakmu, jangan kau memaksanya tetapi bawalah dalam doamu, biar kuasa Allah
menyelesaikan semua yang tidak engkau mengerti.
Anak-anakKu, berbahagialah kamu.
Aku telah datang melalui kuasa Allah, melalui Agnes pada malam ini. Sungguh,
bagi kamu yang tidak mengerti, renungkanlah kembali dan bawalah dalam doamu.
Mintalah kepada Allah Yang Satu, yang disembah baik di surga maupun di bumi
ini; Aku menyertai di dalam doamu.
Terima kasih Ibu, jawab umat
Inilah yang Aku nyatakan kepada
kamu semuanya, Aku bahagia. Aku
bahagia, maka kamu juga harus bahagia.
Kami bahagia Ibu, jawab umat.
Tidak ada kesedihan, ketakutan, kecewa akan dunia ini tetapi
kamu anak-anak Allah, kamu harus bahagia.
Ya Ibu, jawab umat.
Anak-anakKu semua yang ada di sini, sekali lagi Aku
mengatakan, yang belum kau selesaikan, selesaikanlah dengan baik. Tetapi Aku
minta daripadamu, janganlah rusuh hatimu. Apa yang tidak engkau mengerti,
jangan kau ucapkan tetapi bawalah dalam doamu, maka engkau akan mengerti.
AnakKu, Aku bahagia. Tetapi Aku sangat bahagia apabila
engkau menyucikan terus menerus hatimu, hidupmu, semua perjalananmu, Aku bahagia. Sebelum kau melakukan itu, Aku belum bahagia. Percaya, anakKu. Berjuanglah. Tanpa perjuangan dan
penderitaan engkau tidak sampai kepada tujuan.
Tujuan adalah Allah, Allah adalah keselamatan. DIA-alah mahakuasa yang
telah menciptakan kamu semua, yang menghadirkan kamu dalam dunia ini. Itu semua
adalah untuk memuliakan Allah, bukan masuk kepada dunia.
Anak-anakKu, Aku mengatakan pada malam ini, engkau sudah melakukan
dengan baik. Biarlah kuasa Allah akan menyatakan kebenaran ini sampai ke
pelosok tanah airmu. Inilah perkataanKu.
Dan sampaikanlah salamKu kepada imammu yang tertinggi bahwa
inilah tanda kasih, Kuberikan kepada negaramu ini melalui dia, tetapi doakan
semua akan menjadi baik. Terima kasih anak-anakKu. Jangan engkau tidak
mengerti. Bawalah dalam doa.
Ibu, bolehkah anakmu bertanya ? Ibu mengatakan tempat ini tidak akan
lenyap, tempat ini tidak akan hancur
apa pun yang terjadi di bumi ini. Bagaimana dengan tempat-tempat ziarah Maria
lainnya di tanah air kami yang telah begitu banyak juga mendatangkan berkat
karena anak-anakmu juga datang berdoa di sana ? (pertanyaan seorang Ibu, red )
Mengapa kau pikirkan terlalu jauh?
Apa pun yang dilakukan anakKu Tuhan berkati. Tetapi Aku nyatakan, ini adalah
kehendakKu, tanda kasihKu kepadamu. Aku meminta-NYA, Aku memilih tempat ini
untuk kamu, maka Aku nyatakan semua yang ada di negaramu ini bersatu di dalam
tempat ini, mengertikah kamu?
Kami mengerti Ibu, jawab umat.
Terima kasih. Anak-anakKu, mengapa kau khawatir yang tidak
kau mengerti? Semua apa pun dilakukan anakKu untuk memuliakan Allah, semua akan
menjadi baik. Di mana pun Aku datang ke bumi ini semua juga akan menjadi baik.
Dan Aku mengatakan, tempat doa yang disediakan anak-anakKu, Aku bahagia. Semua itu di dalam doaKu, semua itu akan
menjadi baik. Anak-anakKu semuanya, jangan kau pikirkan apa yang Aku katakan,
tetapi bawalah semua di dalam doamu. Anak-anakKu semua yang ada di sini dan
juga kamu hai imam-imamKu, Aku
mengucapkan terima kasih diantara kamu, kau telah melakukan yang indah buat Aku
Ibumu, Aku bahagia.
Kami juga bahagia Ibu, jawab umat serentak.
Anak-anakKu, karena Aku menyatakan
pada malam ini : kedekatan. Sejak dulu Aku hidup di dunia ini bersama para
rasul-rasul, kedekatanKu juga kepada
kamu hai imam-imam, itu sama seperti Aku masih hidup. AnakKu, berbahagialah kau semuanya, Aku menyapamu saat ini.
Aku mengasihi kamu, hai imamKu.
Sampaikanlah salamKu kepada imam-imam yang ada di negaramu ini yang belum
mengerti, katakan kepada mereka. Biarlah semua itu, Aku serahkan kembali kepada
Allah. Percaya anakKu, kamu tidak akan
hilang. Imam-imam tidak akan hilang. Mereka akan berkumpul kembali bersama Aku
Ibunya, apabila hari itu sudah selesai. Mereka akan dikumpulkan. Barulah mereka
akan mengerti, apa yang Aku katakan pada malam ini.
Aku tidak apa-apa, Aku ditolak.
Tidak apa-apa! Tetapi Aku mengasihi kamu semuanya seluruh bumi ini. Hai kamu imam-imam, kamu anak-anakKu yang
Aku kasihi.
Terima kasih
Ibu, jawab ipara imam.
Engkau anakKu yang Aku kasihi.
Terima kasih
Ibu, jawab para imam.
Terima kasih, anakKu. Maka janganlah kau khawatir,
sampaikanlah salamKu. Biarlah semua itu
terjadi anakKu dan Aku nyatakan sekali lagi kepada kamu, mereka tidak akan
hilang walaupun mereka menolak Aku.
Mereka tidak akan hilang. Mereka adalah bagian dalam kehidupanKu. Itulah
yang diserahkan Allah kepadaKu. Begitu juga para rasulmu, mereka juga
diserahkan kepada Aku untuk menyampaikan kebenaran-kebenaran, keselamatan bagi
dunia ini. Dan saat ini juga Aku tetap
bekerja bersama para malaikat, para kudus di surga. Kami bekerja, berdoa untuk dunia ini.
Inilah tanda kasihKu untukmu hai imam-imam. Selama ini engkau tidak mengerti begitu
dalamnya kasihKu kepada kamu. Itulah cintaKu. Aku tidak mengambil banyak
daripadamu, tapi sedikit saja hatimu untuk Aku ibumu di dalam perjalananmu,
agar kau kuat, agar kau dapat setia, dapat melayani anak-anakKu dan membawa
anak-anakKu kepada Allah seutuhnya. Inilah tanda kasihKu yang Kuucapkan
untukmu, hai imam-imam.
Terima kasih
Ibu, jawab para imam.
Terima kasih untuk kamu semuanya. Terima kasih, anakKu.
Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.
Teruskanlah perjuanganmu. Lanjutkanlah anakKu, bawalah
mereka kembali kepada Allah. Itulah tugasmu sebagai seorang imam. Engkau adalah
kekasih Allah. Jagalah dirimu baik-baik di dalam dunia ini agar kau tidak
dicobai akan dunia ini, anakKu. Terima kasih untuk kamu hai imam-imam, Aku
mengucapkan terima kasih ikut sertamu bersama putra-putriKu dan bersama Aku
Ibumu di dalam Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia.
Terima kasih
Ibu, jawab imam.
Aku mengasihi kamu, Aku melayani kamu, Aku bersama kamu, Aku
yang bahagia. Tidak ada wanita yang bahagia di surga maupun di dunia ini tetapi
Akulah yang bahagia, anak-anakKu.
Terima kasih semua yang telah kau lakukan, yang telah kau kerjakan kau
persembahkan kepada Allah tetapi Aku minta persembahkanlah hatimu kepada Allah
seutuhnya.
Ya Ibu Maria, jawab umat serentak.
Terima kasih, anak-anakKu. Jaga tempat ini dengan baik. Besertalah kamu, besertalah kamu dengan yang
lain. Saling mengasihi dan saling menyapalah antara satu dengan yang lain agar
Allah dimuliakan dimana anak-anakKu berada. Terima kasih.
Terima kasih Ibu, jawab umat.
Terima kasih untuk kamu yang bekerja. Terima kasih.
Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.
Dan Aku minta tidak ada lagi
hatimu yang rusuh lagi. Saat ini hatimu baik, baik, damai, damai….! Maukah kau
berjanji kepadaKu?
Kami berjanji Ibu, jawab umat serentak.
Aku berdoa untukmu anakKu, Aku
berdoa agar engkau menjadi anakKu yang baik!
Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.
Terima kasih untuk kamu semua.
Inilah kehadiranKu pada malam ini.
Bawalah dalam doamu apabila kau kembali ke rumahmu masing-masing. Bawalah semua ini, peristiwa ini dalam
doamu, mintalah kepada Allah yang satu, untuk semua manusia yang ada di bumi
ini. Terima kasih. Dan Aku minta sekali lagi selesaikanlah tempat ini dengan
baik, berjanji anakKu.
Kami berjanji Ibu, jawab umat.
Tidak lagi rusuh hatimu.
Terima kasih. Aku bahagia engkau
mengatakan hal yang benar, tetapi Allahmu melihat hatimu yang paling dalam.
Terima kasih, anak-anakKu.
Terima kasih Ibu, jawab umat.
Terima kasih untuk kamu hai
imam-imamKu.
Terima kasih Ibu, jawab para imam.
Terima kasih, terima kasih anakKu.
Baiklah, pada malam ini marilah satukan hatimu, doamu kepada Aku Ibumu Maria.
Percaya, percaya Aku menyertai kamu, menyertai kamu, seumur hidupmu, di dalam
perjalananmu maka Aku datang ke negaramu ini.
Aku mengasihi kamu, supaya kamu tidak menderita karena dunia, yang
sedang terjadi di negaramu ini, anakKu. Aku mengatakan ini kepadamu, biarlah
itu terjadi, itu bukan bagianmu. Hiduplah engkau dalam doa, dekatkan dirimu
kepada Allah maka engkau akan kuat menghadapi kenyataan yang kau hadapi di
negaramu ini. Marilah berdoa.
Ya Allah yang mahakuasa, pada saat ini juga,
jiwaku kuserahkan kepada-Mu
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3x) Amin.
Sampaikan
salamKu kepada Agnes.
Ya Ibu akan
kami sampaikan, jawab umat serentak.
Anak ini sangat menderita. Berdoalah kepada Tuhan di mana
pun kau berada agar anak ini dapat melaksanakan tugasnya, karena kuasa
kegelapan mengejar dia. Mengejar dia, agar dia jatuh dan tidak dapat lagi
melaksanakan tugasnya tetapi Aku percaya, Allah tidak akan meninggalkan dia
sendirian. Aku minta daripadamu, sampaikan salamKu dan terima kasihKu kepada
Agnes supaya dia bahagia.
Ya Ibu, jawab
umat serentak.
Katakan padanya bahwa Aku tetap menyertainya, doaKu
menyertainya. Dia tidak sendiri untuk melayani anak-anakKu, kuasa Allah
menguatkannya, Aku berdoa untuk Agnes. Tolong sampaikan kepada Agnes supaya dia
bahagia dan tidak sendiri dan juga kamu bekerja sama dengan Agnes, bersama Aku
Ibumu untuk melayani anak-anakKu di mana pun mereka berada. Salam kasihKu untuk
Agnes, sampaikan ya!
Ya Ibu, jawab umat serentak.
Terima kasih anak-anakKu, selamat
malam.
Terima kasih Ibu Maria, selamat malam, jawab umat serentak.
---ooo0ooo---