Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Gua Maria ‘Hati Ibu Yang Bahagia’ - 4 Pebruari 1999

 

Pesan Bunda Maria

 

Selamat malam anak-anakKu semua yang ada di sini.

 

Selamat malam Ibu, jawab umat .

 

Salam kepada kamu hai imam-imamKu yang baik dan juga kamu yang telah dipanggil Allah untuk mengikuti-NYA di dalam perjalananmu. Terima kasih untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat .

 

Terima kasih. Anak-anakKu dan kamu imam-imam, mengertikah kamu apa yang sudah terjadi saat ini di antara kamu? Inilah kasih Allah, kuasa Allah sedang bekerja di bumi ini.

 

Aku mengerti, Aku mengerti perasaanmu saat ini. Tetapi berdoalah anakKu, mintalah kepada Allah agar pengertian ini dapat kau terima, di mana saat-saat kamu sangat membutuhkan, anakKu, di dalam kelompok ini. Inilah yang Aku lakukan, Aku telah datang ke negaramu ini, melalui Agnes Aku berbicara kepadamu. Inilah caraKu yang terakhir bagi dunia ini. Inilah, agar kau mengerti.

 

Berdoalah, berdoalah anakKu. Biarlah kuasa Allah yang menerangi hatimu, tetapi bukan pikiranmu. Inilah Aku Ibumu, Maria. Aku Maria. Engkau tidak mengerti. Siapapun tidak mengerti. Tapi lihatlah apa yang sudah terjadi. Engkau bisa melihat dan merenungkan. Dan bawalah dalam doamu, maka pengertian itu akan kau terima di dalam kehidupanmu.

 

AnakKu, semua kamu yang ada di sini, Aku mengerti, apa yang sudah Aku berikan kepadamu sulit dimengerti, tapi lihatlah apa yang akan terjadi, maka engkau akan mengerti. Percayalah.

 

Aku sudah mengatakan, imam-imammu akan dipanggil oleh Allah. Allah akan menyatakan Kebenaran ini dan Aku menyatakan, saat ini, inilah isi hatiKu. Siapa kamu di antara kamu imam-imam masuk ke dalam kelompok ini, engkau mempunyai tugas. Tugas ini sangat berat bagi kamu, pertama, untuk menyampaikan Kebenaran ini di antara kamu. Begitu sulitkah atas kehadiranKu di negaramu ini demi anak-anakKu? Aku sedikit meminta daripada kamu, berikanlah hatimu sedikit untukKu, Aku Ibumu, Maria. Itulah yang sudah tertulis, ini Aku. Aku sudah banyak datang ke bumi ini dan Aku mengatakan kepada dunia, tetapi manusia masih jatuh ke dalam dosa dan tidak percaya. Tapi malam ini Aku menyatakan kepadamu, apa yang telah Aku nyatakan segera terjadi. Maka Aku datang untuk mempersiapkan anak-anakKu di sini, agar mereka siap menghadapi kenyataan itu yang akan tiba ke bumi ini.

 

Hai imam-imam, bijaksanalah engkau untuk mengerti, setelah hari itu selesai, engkau mempunyai tugas untuk mengumpulkan anak-anakKu. Itulah tugasmu nanti. Berbahagialah engkau yang mau mengerti, maka engkau akan mendapatkan dan mengalami peristiwa-peristiwa yang akan terjadi di bumi ini. AnakKu, bergegaslah kamu. Sebagai seorang imam, sadarkanlah anak-anakKu. Bawalah anak-anakKu kembali. Nyatakan yang sebenarnya, itu tugasmu. Apakah engkau tidak merasa, bahwa anak-anakKu banyak yang pergi meninggalkan Kebenaran yang sudah terjadi di bumi ini? Kasihan mereka. Sangat banyak. Itu tugas-tugasmu. Hai anakKu, tugasmu, engkau dipanggil untuk melanjutkan kasih Allah ke bumi ini. Engkau diajak bekerja sama dengan Allah di dalam keselamatan manusia, lakukanlah dengan baik. Aku melihat di negaramu ini banyak anak-anakKu tersesat, mereka memilih yang datang dari dunia, itu tugasmu. Aku minta daripadamu, katakan, agar mereka mengerti. Mereka dipanggil untuk bekerja sama dengan Allah. Aku mengatakan kepadamu : Berbahagialah engkau, karena engkau mempunyai bagian kebahagiaan tersendiri dari mereka-mereka semuanya. Itulah kenyataan. AnakKu, aku melihat juga imam-imam meninggalkan panggilannya dan mengikuti dunia. Dimanakah hatimu?

 

AnakKu, inilah isi hatiKu Aku nyatakan kepadamu pada malam ini : Banyak anak-anakKu pergi. Oleh karena itu, Aku datang ke negaramu ini , tetapi kamu tidak percaya. Melalui Agnes saat ini Aku berbicara kepadamu. Aku Maria, jangan kau ragu lagi. Inilah caraKu yang terakhir. Supaya kau ingat, apabila hari itu tiba, barulah engkau mengerti mengapa Aku datang ke bumi ini. Inilah, seizin Allah. Aku melihat banyak penderitaan di antara anak-anakKu, maka Aku datang ke negaramu ini. Salahkah Aku?

 

Tidak Ibu, jawab umat .

 

Allah mengizinkan Aku datang, tapi kamu tidak percaya. Itu semua untuk kamu. Aku sudah bahagia anakKu, tapi Aku tidak ingin bahagia sendiri dan Aku melihat kamu menderita di bumi ini. Maka engkau banyak mendengar, bahwa Aku banyak datang ke bumi ini, itu seizin Allah. Tetapi kamu tidak menerima Aku. Bagaimana mungkin Aku bisa bekerja di bumi ini tanpa kamu?

 

Tidak anak-anakKu.

 

Mengertilah engkau imam-imam semua mendengarkan Aku. Jadilah saksiKu. Jangan kau khawatir dan takut, Allah akan menyertaimu. Bersama anak-anakKu. Mereka telah Aku himpun, Aku jadikan kelompok. Semua, semua selamat. Itulah tujuanKu. Tetapi, Aku ditolak. Sampai kapankah kamu akan mengerti? Apakah setelah itu terjadi baru engkau mengerti? Sia-sia anakKu, sia-sia. Tapi, saat inilah engkau melakukan sesuatu.

 

Aku tidak ingin dipuji dan meminta pujian, tapi Aku ingin dari kamu semuanya agar engkau mengerti dan melakukannya bersama Aku Ibumu untuk menyelamatkan anak-anakKu di negaramu ini. Melalui kamu, melalui kamu. Janganlah engkau menyesal, setelah itu terjadi, baru kau katakan ‘benar’, tapi saat-saat ini engkau tidak melakukan apa-apa.

 

AnakKu, ini Aku Maria. Aku datang, inilah caraKu yang terakhir, engkau mendengarkan Aku, engkau mendengarkan Aku. Aku berdoa untuk anak-anakKu, agar mereka dapat melaksanakan tugas ini dengan baik, walaupun mereka menerima penderitaan itu, terutama dari kamu imam-imam. Sampai kapankah engkau terbuka hatimu? Aku tidak ingin pujian, tapi mengertilah dan bijaksanalah dan lakukanlah. Bergegaslah kamu, bawa anak-anakKu dan mereka yang meninggalkan Kebenaran-Kebenaran. Mereka tersesat, itulah tugasmu.

 

Aku minta daripadamu : Renungkanlah kembali perkataanKu ini dan bawalah di dalam doamu, mintalah petunjuk Allah. Biarlah Allah memberikan pengertian yang sangat dalam, di dalam kehidupanmu. Aku Maria, Aku Ibumu. Mengertikah kamu apa yang telah Aku lakukan di waktu Aku masih hidup? Aku bersama merasakan semua itu. Itulah hatiKu yang paling dalam yang Aku terima.

 

AnakKu, kamu adalah anakKu, anak rohani yang telah diserahkan Allah kepadaKu. Itu tanggung jawabku, maka Aku tetap bekerja sampai Tuhanmu datang kembali ke dunia ini.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat .

 

AnakKu, inilah sapaanKu kepadamu imam-imamKu yang baik. Bijaksanalah engkau untuk mengerti semua peristiwa ini yang engkau tidak mengerti. Yang benar tetaplah benar, yang datang dari dunia ini akan Allah musnahkan itu semuanya. Percayalah akan apa yang Aku katakan kepada kamu semuanya. Inilah saat-saat berbuatlah, berbuatlah. Berdamailah, mengasihilah, cintailah, tidak ada lagi permusuhan di antara kamu.

 

Hai anakKu, pakailah waktu-waktu ini dengan sebaik-baiknya.

 

Dan Aku minta sekali lagi kepadamu imam-imamKu, bawalah anak-anakKu semuanya, pertobatkanlah mereka dalam kasih Allah, itulah tugasmu sebagai imam, itulah tugasmu. Tugasmu sangat rohani, bukan dunia anakKu. Rohani, karena perjalanan Tuhan Allah adalah rohani, bukan dunia.

 

Inilah yang Aku katakan, cernalah dengan rohanimu, tetapi bukan melalui pikiranmu. Pikiranmu adalah bagian dari dunia, tetapi rohani adalah Kebenaran-Kebenaran yang kau terima dari Allah.

 

Anak-anakKu semua yang ada disini, kerjakanlah dengan baik. Dan tempat ini yang telah Aku sediakan bagi kamu, selesaikan dengan baik.

 

Baik Ibu, jawab umat.

 

Dan Aku minta sekali lagi kepadamu, setelah itu kamu selesaikan, serahkanlah kepada imammu yang tertinggi. Inilah tanda kasihKu, karena Aku telah datang ke negaramu ini. Lakukan, jangan takut.

 

Baik Ibu, jawab umat.

 

Lakukan dengan baik. Percayalah, dengan tempat doa ini Allahmu akan memanggil anak-anakKu dengan kuasa-NYA, karena Allah Maha Rahim. Saat ini anakKu, berkat, rahmat, kasih, cinta, kerahiman telah datang berlimpah di bumi ini. Bukalah hatimu, maka kau menerima-NYA.

 

Ya Ibu, jawab umat.

 

Anak-anakKu, inilah perkataanKu kepadamu : Tidak ada lagi yang tidak percaya. Kalau kau tidak percaya, berdoalah. Mintalah kepada Allah. Engkau mempunyai Allah di Surga Yang Maha Kuasa, mintalah, itu lebih baik dari pada kamu berpikir dan engkau tidak akan mengerti. Kasih Allah telah datang ke negaramu ini, dan Aku mengatakan : Negaramu ini tidak akan selesai sampai hari itu tiba. Itulah perkataanKu.

 

Engkau akan menerimanya dan mengerti setelah hari itu terjadi baru engkau mengatakan ‘ya’, tapi saat ini engkau belum mengatakan ‘ya’. Tapi Aku berdoa agar anak-anakKu semua, terutama di negaramu ini selamat. Itulah yang menjadi keinginanKu, maka Aku datang ke sini. Mengertikah kamu?

 

Mengerti Ibu, jawab umat .

 

Terima kasih anak-anakKu.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat .

 

Terima kasih. Aku minta daripadamu, berjuanglah kamu untuk mengerti. Tidak mudah. Kebenaran tidak bisa dimengerti dengan mudah, tetapi melalui perjuangan, dengan keterbukaan hatimu, maka engkau akan mengerti.

 

Inilah perkataanKu anakKu pada malam ini untuk kamu semuanya. Dan bagi kamu imam-imam, berdoalah, bijaksanalah, renungkanlah kembali apa yang telah Aku katakan pada malam ini. Ini sudah terjadi dan terjadi di negaramu ini dan saat ini engkau telah mendengarkan Aku berbicara melalui Agnes ini. Inilah anakKu yang dikasihi Allah, diambil untuk kamu semuanya. Dia sangat menderita, tapi dia bahagia, dia serahkan semua itu, itulah cintanya kepada Allah. Itu juga kamu, cintailah Allahmu untuk selama-lamanya di dalam kehidupanmu.

 

Marilah pada malam ini, Aku menyatakan kepadamu, suatu saat Aku akan bertemu kembali kepadamu dan akan menyampaikan banyak isi hatiKu kepada kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat .

 

Terima kasih anakKu. Marilah, satukan hatimu kepada Aku Ibumu dalam doa yang telah Aku ajarkan kepada kamu semuanya. Mari anakKu semuanya.

 

Ya Allah Yang Maha Kuasa, pada saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMu, karena Engkau yang mempunyai bumi ini dan aku ciptaanMu. (3x) Amin.

 

Terima kasih anak-anakKu.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat .

 

Hiduplah engkau dalam doa, dalam damai, dalam kasih Allah. Saling mengasihilah kamu di manapun kau berada, maka Allahmu akan dimuliakan di dalam kehidupanmu. Selamat malam anak-anakKu.

 

Selamat malam Ibu, jawab umat .

 

Sampai bertemu kembali.

 

Sampai bertemu kembali Ibu, jawab umat .

 

Amin.