NOVENA PUTARAN II HARI KE – 1
Di Cimahi, 1 Desember 1999
Pesan
Ibu Maria
Salam hai imamku yang Aku kasihi,
selamat malam untukmu.
Selamat malam Ibu Maria, jawab Mgr. Isak Doera.
Terima kasih. Dan kamu putriku,
terima kasih kamu bersama anak-anakKu juga pada malam ini, terima kasih
untukmu. Dan kamu juga semua yang ada di sini, terima kasih selamat malam.
Selamat malam Ibu Maria, jawab umat serentak.
Kita
bertemu kembali di mana Aku meminta kamu berkumpul, bersatu untuk berdoa selama
sembilan hari. Kamu harus berjuang. Berjuang anakKu di dalam perjalananmu ini
supaya kau mengerti yang Aku lakukan ini adalah kekuatan bagi kamu semuanya
karena Aku telah melakukan itu sehingga kamu semua menjadi anak-anak Allah. Aku
telah melakukannya anak-anakKu bersama para rasulmu. Semua janji Allah, Kuasa
Allah menyertai kamu sampai saat ini.
Aku
melihat hatimu berbicara, yang kau tanyakan adalah apa yang akan terjadi? Bukan
itu anakKu tetapi persiapkanlah dirimu. Itulah yang Aku minta dari pada kamu
semuanya. Allah melakukan hal yang besar. Rencana Allah bukan bagian dari
dunia. Rencana Allah adalah untuk penyelamatan kamu semuanya dari dunia.
AnakKu, inilah tahun terakhir bagimu untuk berdoa yang telah Aku ajarkan
kepadamu, tetapi setelah hari itu selesai kamu meneruskan berdoa yang telah Aku
ajarkan ini kepadamu.
AnakKu,
tadi Agnes telah menyampaikan kepadamu. Kini Aku ulangi kembali, Aku menyatukan
hari ini semua anak-anakKu yang ada di bumi ini di mana Aku datang di antara
mereka saat ini dan Kusatukan dengan kamu semua yang ada di sini; biarlah Kuasa
Allah akan bekerja.
Inilah
yang Aku minta, kamu berseru bersama Aku Ibumu memohon kerahiman Allah untuk
datang di antara anak-anakNYA di seluruh bumi ini. AnakKu, berbahagialah
engkau. Mereka yang tidak bersamamu, mereka tidak mengerti bahwa hari ini Aku
menyatukan itu semuanya.
Berbahagialah engkau, anak-anakKu!
Aku meminta kepada Allah di mana anak-anakKu berdoa bersama Aku saat ini,
kerahiman-NYA datang untuk mereka semuanya, begitulah kecintaanKu kepada kamu.
AnakKu, Aku diciptakan untuk kamu untuk bagian dari kehidupanmu, agar kamu
semua bahagia seperti Aku Ibumu di surga bahagia. Sebenarnya engkau juga
menikmati kebahagiaan yang diberikan Allah bagimu di dalam perjalananmu.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, inilah Aku Ibu Maria bersama Agnes pada malam ini. Yang
terjadi, terjadilah. Itu harus
terjadi. Banyak manusia tidak lagi
memuliakan Allah. Mereka hidup dengan caranya sendiri, menurut kata hatinya
sendiri, pikirannya sendiri. Ia tidak tahu, itu bagian dari dunia anak-anakKu
tetapi hatimu itu adalah milik Allah. Di dalam hatimu yang paling dalam, Allah
telah menanamkan benih cinta. Cinta itu adalah Allahmu sendiri.
Anak-anakKu selama sembilan hari
ini berjuanglah kamu. Percayalah, engkau akan sampai untuk menemui anak-anakKu
di mana mereka berada.
Janganlah kau kuatir, saat-saat
ini para imam sedang membicarakan kamu. Saat ini mereka gelisah untuk
memikirkan kamu, siapakah kamu yang sebenarnya; siapakah menyuruh kamu; yang
membimbing kamu. Tetapi mereka tidak berdoa, mereka hanya tinggal bicara, hati
mereka tidak berdoa, hanya ingin tahu secara manusia, itu tidak akan didapatkan
oleh mereka.
AnakKu semuanya dan kamu bersama
Agnes, teruskanlah anakKu, layanilah mereka. Karena tugasmu masih panjang dan
sangat berat, kalau kau tidak saling menguatkan satu dengan yang lain, engkau
akan merasa menderita karena kau tidak mau mengerti apa yang sudah terjadi
terutama di negaramu ini.
AnakKu, jangan kau tanya kapankah
hari itu tiba. Sekali lagi Aku minta saat ini. Rencana Allah mempunyai tujuan
yang sangat mulia dan sangat besar.
Allahmu akan memisahkan itu semuanya.
AnakKu, kamulah yang akan meneruskan untuk memuliakan Allah. Sekali lagi
Aku mengatakan kepadamu hanya satu Allah, keyakinan kepada Allah dan hanya satu
kekuatanmu adalah Firman Allah melalui Kitab Sucimu. Itulah yang akan kamu
pegang, yang akan kau teruskan sampai Allahmu datang ke bumi ini menjadi hakim
bagi manusia.
Anakku, berbahagialah kamu. Kamu
adalah anak-anak Allah. Segala sesuatu yang akan kau kerjakan, yang akan kau
pikirkan, yang akan kau bicarakan, bawalah itu dalam doamu, anak-anakKu agar
kuasa-kuasa kegelapan itu tidak ikut campur dalam perjalananmu.
Anak-anakKu semua yang ada di
sini, jangan lagi kau sibuk dengan duniamu, anakKu. Persiapkanlah dirimu dengan baik karena hari itu tiba dengan
tiba-tiba. Siapa pun tidak akan tahu. Tetapi kalau kau dekat dengan Allah,
Kuasa Allah akan memberikan pengertian itu semua kepadamu maka kau mengerti
bahwa hari itu sudah tiba. AnakKu, setelah pergantian tahun ini jangan lagi kau
sibuk dengan duniamu tetapi lakukanlah yang bisa kau lakukan. Benahi
keluargamu, suamimu, istrimu dan anak-anakmu. Satukan semua itu dalam doamu.
Anak-anakKu, jangan kau
mengkerutkan keningmu, Aku berbicara seperti ini. Berbahagialah engkau, Aku
menyampaikan ini kepadamu. Di tempat ini, di negaramu ini Aku datang bersama
kamu semuanya. Anak-anakKu, jangan kau mencurigai. Kalau engkau tidak mengerti,
bawalah dalam doamu.
Anak-anakKu, Kebenaran datang dari
atas. Yakinlah itu karena Kuasa Allah sedang bekerja untuk kamu semuanya. Allah
mengasihimu, mencintaimu, Allah tidak membiarkan kamu menderita karena dunia
maka Aku minta dari padamu; berdoalah untuk anak-anakKu seluruh bumi ini.
Itulah tugasmu. Akan Kusatukan dengan
anak-anakKu di mana saat ini mereka sedang berdoa, menjadikan satu kekuatan,
Aku bersama kamu datang kepada Allah.
Anak-anakKu semua yang ada di
sini, nanti engkau akan mengerti dan baru tahu apa yang Aku katakan ini adalah
benar. Aku Ibumu, Maria. Sejak Aku hidup, di mana Aku dilahirkan, Aku sudah
diberikan pengertian oleh Allah maka Aku sanggup menerima tugas itu. Bagi
manusia tidak akan sanggup. Tetapi Aku Ibumu, Allah sudah merencanakan itu
semua dalam kehidupanKu maka Aku bisa menerima itu semua dengan penuh
kepasrahan karena Aku adalah milik-NYA.
AnakKu, mulai saat ini apa yang
Aku ajarkan kepadamu doaKu ini anakKu. Hidupkan dalam kehidupanmu, dalam
keluargamu, di mana pun kau berada, bawalah doaKu ini anakKu. Inilah doaKu yang
sangat dalam, selama ini bersamaKu, Kuberikan kepadamu. Itulah doa pengantar, mengantarkan dirimu
seutuhnya pada Allah. AnakKu, Aku menyatakan ini semua kepadamu bukan untuk
menakuti kamu tetapi berbahagialah, bahwa engkau Aku siapkan untuk menerima itu
semua yang akan turun ke bumi ini.
Anak-anakKu, jagalah dirimu dengan
baik. Sungguh Aku mengatakan kepadamu, percayalah, Aku berdoa untuk kamu
semuanya dan seluruh anakKu di bumi ini. DoaKu akan melindungi kamu di saat itu
tiba ke bumi ini. Tinggal sesaat lagi
itu akan turun ke bumi ini.
Aku telah berjanji, sudah sekian
lama kepada dunia tetapi dunia tidak mau mengerti. AnakKu, masanya akan tiba
barulah kamu semua akan mengerti. Tetapi persiapkanlah dirimu dengan baik;
berdoalah kamu, damailah kamu, saling mengasihilah kamu, mencintai kamu,
melayanilah kamu terutama dalam keluargamu. Hidupkan doa anakKu. Hidupkan doa
dalam keluargamu. Itu kekuatan bagi kamu semuanya. Karena Allah akan
mengunjungi satu persatu melalui kuasa-NYA. Di mana Allah melihat semua itu
maka kuasa-NYA melindungi itu semuanya. AnakKu, lakukanlah. Inilah permintaanKu
kepada kamu semuanya pada malam ini. Mengertikah kamu?
Kami mengerti Ibu Maria, jawab umat serentak.
Persiapkanlah
dirimu dengan baik, itulah yang Aku mintakan. Jangan kau kuatir di mana
imamKu…, di mana imamKu? Imam-Imam itu adalah milik Allah. Allah tahu bagaimana
berbuat untuk mereka. Jangan kuatir, akan ditunjukkan oleh Allah semua itu.
Kamu akan melihat, kamu akan menerima. Mereka-mereka nanti akan bersama kamu.
Inilah perkataanKu untuk kamu
semua pada malam hari ini. Hari ini untuk kamu. Dan Aku minta setelah kau
pulang dari rumah ini, renungkanlah kembali anakKu dan bawalah dalam doamu
nanti engkau akan tahu semuanya.
Anak-anakKu yang Aku kasihi,
terima kasih. Dan terima kasih kepada Agnes dan kepada kamu hai imamKu yang Aku
kasihi, bimbing mereka karena engkau dipanggil untuk itu. Berbahagialah di hari
tuamu karena Allah memberikan kebahagiaan yang abadi kepadamu, anakKu;
terimalah itu dengan suka cita dalam perjalananmu.
Terima kasih Ibu Maria, jawab Mgr. Isak Doera.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, mari satukan doa yang telah Kuajarkan kepadamu, mari
berdoa bersama-sama.
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3x) Amin.
Sampai
bertemu kembali, anakKu. Aku bersatu dengan kamu semua agar kamu semua bahagia
bersama Aku di mana masa akan terjadi, engkau ada bersamaKu. Itulah yang Aku
inginkan, Aku mintakan dari Allah. Aku percaya Allah akan memberikan semua itu
untuk anak-anakKu. Berbahagialah kamu hai anak-anakKu.
Terima kasih, selamat malam untuk kamu semuanya.
Terima
kasih Ibu Maria, selamat malam, jawab umat serentak.
---ooo0ooo---