Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Nirwana Sunter Asri - Jakarta Utara, 9 November 1999    

 

 

Pesan Ibu Maria

 

Selamat malam untuk kamu semua anak-anakKu.

 

Selamat malam Ibu, jawab umat serentak.

 

Terima kasih, terima kasih untuk kamu semua yang berkumpul pada malam ini. Terima kasih.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.

 

Anak-anakKu semua yang hadir yang berkumpul pada malam hari ini, mengertilah kamu apa yang Aku lakukan diantara kamu: berkumpul dan berdoa, melayani, mengasihi dan mencintai antara satu dengan yang lain. Aku minta kepada kamu semuanya yang mana kamu bersama Agnes, layanilah anak-anakKu dengan rohanimu, bukan pikiranmu, bukan perasaanmu tetapi rohanimu anakKu, agar semua anak-anakKu yang datang mereka merasakan kasihmu yang telah bersatu dengan Aku Ibumu yang sudah sekian lama melayani, memberi, menemukan anak-anakKu dan membawa anak-anakKu kembali kepada Allah. AnakKu, sekali lagi Aku mengatakan kepadamu yang bersama Agnes, Aku minta kepadamu, layanilah dengan rohanimu bukan pikiranmu, bukan perasaanmu, lakukan dengan baik! Berjuang…, agar kau menemukan rohani yang sangat dalam, bekal dalam perjalananmu ini. Tetapi kalau kamu masih berbicara melalui pikiranmu dan perasaanmu engkau tidak akan tentram. Engkau tidak akan damai di dalam perjalananmu. Hai anakKu, berjuanglah untuk mengalahkan dunia ini bersama Ibumu Maria agar kamu semua selamat agar anak-anakKu yang jauh juga menerima kasih dan cinta dari Allah yang telah Aku berikan kepadamu.

 

Anak-anakKu, bijaksanalah kamu. Karena perjalananmu ini bukanlah perjalanan dunia, karena kau bekerja kepada yang di atas. Yang di atas tahu hatimu, sejauhmanakah hatimu untuk melayani. Itu harus kau mengerti. Engkau bukan bekerja dengan manusia yang penuh pamrih, yang perlu jasa, apa yang telah dilakukan tetapi kamu yang masuk bersama Aku dalam kelompok ini tidak seperti itu. Apa pun yang telah kau berikan kepada sesamamu, janganlah kau ingat kembali  itu membuat kamu sombong karena kau bisa memberi. Hai anakKu, kesombongan itu datang dari dunia, yang menguasai dirimu, yang melupakan dirimu bahwa kamu tanpa Allah tidak bisa berbuat apa-apa.

 

Anak-anakKu, sadarlah kamu. Apa yang telah Aku berikan di negaramu ini adalah baik. Tugasmu masih panjang dan berat tetapi kalau kau masih seperti itu engkau akan menderita di dalam perjalananmu bersama Aku Ibumu, di dalam kelompok ini bersama Agnes.

 

Hai anakKu, bijaksanalah kamu dalam segala hal. Apabila segala sesuatu tidak bisa kau selesaikan bersatulah kamu dalam doa. Angkatlah doa itu, datanglah kepada Allah seperti Aku telah melakukan itu semuanya. Semua akan menjadi baik.

 

Hai anak-anakKu, rendah hatilah kamu agar kau mengerti bahwa hidup ini adalah anugerah Allah. Rendah hati hai anakKu agar kau dapat bekerja dengan baik.

 

Tugasmu masih panjang. Kalau kamu juga belum mengerti, kamu tidak akan dapat melaksanakan tugasmu dengan baik. Karena Allah adalah baik karena kamu anak-NYA maka kamu juga baik di dalam perjalananmu. Sudah mengertikah kamu?

 

Kami mengerti Ibu, jawab umat serentak.

 

Sungguh…..?

 

Sungguh Ibu, jawab umat serentak.

 

Kalau kau sudah mengerti, janganlah mengulang kembali yang Aku tidak inginkan dalam perjalananmu, mengerti kamu?

 

Kami mengerti Ibu, jawab umat serentak.

 

Baik, terima kasih. Terima kasih untuk kamu semuanya yang ada di sini. Inilah Aku Maria bersama Agnes, pada malam ini Aku berbicara kepadamu. Inilah caraKu hai anakKu. Cara yang terakhir, Cara yang terakhir, cukup!  Itu semua akan menjadi baik. Apabila kuasa Allah tiba ke bumi ini kamu semua sudah siap dengan baik, mengertikah kamu?

 

Kami mengerti Ibu, jawab umat serentak.

 

Baiklah anakKu, Aku minta daripadamu damailah kamu, damai, damai.  Itulah permintaanKu. Dan Aku minta daripada kamu bekerjalah dengan baik bersama Agnes. Dia cukup berat. Kamu dipanggil untuk bekerja, melayani bukan untuk dilayani. Sudah mengerti?

 

Kami mengerti Ibu, jawab umat serentak.

 

Terima kasih. Aku minta melayanilah kamu antara satu dengan yang lain. Itulah tugasmu bersama Agnes, mengertikah kamu? Agnes ini, itulah perjalanannya. Kamu semua dipanggil untuk bekerja bersama Agnes. Tidak mungkin Agnes bekerja sendiri maka Allah memanggilmu satu persatu bersama Aku Ibumu untuk melayani anak-anakKu seperti ini. Sudah mengertikah kamu?

 

Kami sudah mengerti ibu, jawab umat serentak.

 

Terima kasih kalau kamu sudah mengerti, lakukanlah dengan baik. Jangan ada lagi diantara kamu tidak mengerti. Aku minta sekali lagi daripada kamu, kesalahan sesamamu/saudaramu bukanlah menjadi suatu hambatan dalam perjalanan ini, tetapi renungkanlah semua itu agar kau mengerti. Kamu juga pernah berbuat salah seperti saudara-saudaramu, mengertikah kamu?

 

Kami mengerti ibu, jawab umat serentak.

 

Terima kasih. Dan Aku minta sekali lagi, Agnes anak ini, dia dipakai untuk kamu. Jangan lagi kamu menyusahkan Agnes. Aku minta katakan kepada anak-anakKu, dia mengasihi kamu semuanya. Agnes tidak pernah memperlakukan kamu, membedakan kamu antara satu dengan yang lain. Dia terima semua sikap dan tingkah lakumu, yang dia terima, dia diam, dia mau mengerti semua apa yang kamu berikan kepadanya dia terima dan mau mengerti dan juga kamu seperti itu. Maukah kamu, hai anak-anakKu?

 

Kami mau Ibu, jawab umat serentak.

 

Aku minta sekali lagi, Agnes tugasnya masih jauh. Bantu dia dengan baik karena kamu juga dipanggil untuk bekerja bukan untuk menilai saudara-saudaramu tetapi membawa mereka menyadarkan mereka supaya mereka juga bahagia seperti kamu. Itulah tugasmu, hai anakKu. Inilah permintaanKu kepada kamu semuanya. Sekali lagi, jangan selalu mempersalahkan Agnes ini, dia cukup berat.., bagi kamu semuanya. Berbahagialah…, kamu juga dipanggil bersama Aku Ibumu untuk melaksanakan tugas yang terakhir ini, yang Aku mintakan dari Allah. Jaga dirimu baik-baik. Renungkan siapakah dirimu yang sebenarnya. Barulah engkau mengerti. Kerendahan hatimu akan datang, itulah bekalmu yang akan diberikan, yang akan kau terima dari Allah di dalam perjalananamu ini. Sudahkah kamu mengerti?

 

Kami mengerti Ibu, jawab umat serentak.

 

Terima kasih untuk kamu semua yang berkumpul di sini dan Aku akan akan bertemu kembali suatu saat. Kita akan bersatu dalam kasih Allah dan Aku tidak pernah meninggalkanmu sampai hari itu tiba.

 

Hai, anakKu, mari satukan hatimu kepadaKu Ibumu Maria. Mari kita berdoa, akan Kubawa doamu semua yang ada di sini Kubawa kembali ke surga. Mari anakKu, kita berdoa penyerahan diri kepada Allah seutuhnya.

 

Ya Allah yang mahakuasa, pada saat ini juga,

jiwaku kuserahkan kepada-Mu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini,

dan aku ciptaan-Mu. (3x) Amin.

 

Anak-anakKu semua, bersatulah kamu dalam doa. Saling mengasihilah kamu agar pencobaan itu tidak datang menghampiri dalam kehidupanmu, di mana pun kau berada karena kuasa Allah melindungi kamu semuanya.

 

Selamat malam untuk kamu semuanya anak-anakKu, terima kasih.

 

Selamat malam Ibu Maria, terima kasih, jawab umat serentak.

 

---ooo0ooo----