Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang Bahagia

Di Wisma CICM – Makasar, 17 November 1999    

 

 

Pesan Tuhan Yesus

 

Hai anak-anakKU ! Hai kamu para imam-imam, AKU minta hatimu yang paling dalam. Bersatulah kamu dengan AKU Tuhan Allahmu. Inilah AKU ! AKU datang melalui Kuasa-KU, melalui anak ini. Berbahagialah, AKU menyapamu pada saat ini. Pada zaman ini AKU melakukan ini kepadamu untuk yang terakhir kali bagi dunia.  Berbahagialah engkau hai para imam dan juga kamu anak-anakKU yang AKU kasihi.

 

Terima kasih Tuhan, kami bahagia, jawab umat serentak.

 

Berbahagia…! Itulah kata-kataKU berbahagia. Berbahagialah kamu semuanya, karena AKU ingin kamu semua bersatu dalam kasih-KU. AKU-lah sumber kebahagiaan itu. Hai anak-anakKU, berbahagialah kamu saat ini mendengarkan AKU. Dan AKU berkata kepadamu, jangan sekali-sekali engkau tidak mengerti. Inilah Kuasa-KU yang sudah datang diantara kamu di negaramu ini. AKU datang utuk menyelamatkan kamu dari dunia ini.

 

Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat serentak.

 

Hai kamu para imam, AKU memanggilmu menjadi seorang imam, bagian dalam kehidupan-KU. Itulah yang Aku minta dari padamu. Apa yang telah KU-berikan kepada para rasulmu, AKU berikan kepada kamu semuanya. Setialah engkau, hai anak-anakKU. Mengertilah kamu semuanya. Berbahagialah karena AKU sudah datang. Ini, tidak mau mengerti kehadiran-KU ini.

Inilah anakKu yang AKU kasihi, AKU berkenan kepadanya. Penderitaannya, AKU tanggung. AKU memberikan kebahagiaan yang abadi bagi anak-KU ini karena dia seumur hidupnya akan menderita, sampai dia AKU panggil kembali dalam kehidupan yang kekal.

 

Hai kamu para imam, AKU juga menjanjikan kepadamu kebahagiaan yang abadi. Hai anak-KU, tidak sia-sialah kau mengikuti AKU dan setia kepada-KU dan mengikuti langkah-KU dengan baik. AKU memberikan kebahagiaan itu kepada kamu semuanya. Kebahagiaan yang abadi, itu janji-KU.

 

Terima kasih Tuhan, jawab umat serentak.

 

Janji-KU akan kau terima, akan kau mengerti apabila engkau sunguh-sungguh hidup dalam kasih-KU dan menjadi seorang imam yang dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan mengumpulkan anak-anakKU dan menyelamatkan anak-anakKU. Kau bersatu dengan AKU. Itulah yang KU- berikan kepadamu agar kau mengerti. Penderitaanmu, AKU yang menanggungnya di dalam perjalananmu karena AKU sudah menerima penderitaan dari dunia ini; juga kau akan menerima tetapi AKU yang menanggungnya.

 

Hai kamu para imam. Bukalah hatimu untuk mengerti. Banyak para imam-imam yang mengeraskan hatinya dan berjalan menurut kehendak hatinya sendiri. Mereka sudah melupakan apa artinya panggilan yang AKU berikan kepadamu. Kamu AKU panggil untuk bersatu bersama AKU Tuhan Allahmu. Engkaulah bagian dari kehidupan-KU. Hai para imam. Janganlah engkau menjadi imam-imam yang munafik seperti para imam Farisi yang telah menggagalkan kasih-KU dan cinta-KU datang ke dunia ini. Inilah perkatan-KU kepadamu, renungkanlah kembali bahwa AKU sudah datang. Ingat itu. AKU sudah menyapamu pada saat ini.

 

Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat serentak.

 

Dan datanglah kau kepada-KU, akan KU-berikan pengertian ini kepadamu. Dan terimalah anak-anakKU. Ini yang Kuberikan kepadamu untuk menyampaikan kasih dan cinta-KU bersama Ibumu di negaramu ini, di tempat ini. Ini AKU. AKU adalah AKU, tidak akan berubah. AKU bisa mengatakan apa saja, AKU bisa berbuat apa saja akan dunia ini. Mengertikah kamu?

 

Terima kasih TuhanYesus, jawab umat serentak.

 

Pengertian ini KU-berikan yang sangat dalam karena engkau seorang imam. Jangan sekali-sekali engkau meninggalkan AKU, engkau tidak akan kuat di dalam perjalananmu ini. Satukan AKU di dalam kehidupanmu, maka kuasa-KU datang menyatu dalam kehidupanmu sehingga kau dapat melayani anak-anakKU dengan baik. AKU-lah kekuatanmu.

 

AKU berbicara melalui anak ini! Ini AKU, AKU sudah datang. Untuk yang terakhir ini AKU berbicara kepadamu, sampai hari itu selesai. Apa yang dikatakan Ibumu adalah benar. Jangan lagi kau khawatir akan apa yang disampaikan Ibumu kepadamu, adalah benar. AKU akan datang. Kuasa-KU akan datang ke bumi ini memisahkan antara gandum dan ilalang. Kamulah, apabila kamu setia kepada-KU, kuasa-KU mengumpulkan kamu semua menjadi satu. Untuk apa sekian banyak manusia tetapi manusia melupakan AKU.! Biarlah manusia itu sedikit, tetapi AKU dimuliakan. Itu yang akan terjadi di bumi ini.

 

Ingat kata-kataKU ini, engkau seorang imam, tugasmu mengumpulkan anak-anakKU, setelah hari itu selesai.! Apa yang dikatakan Ibumu adalah benar. Tugasmu, mengumpulkan anak-anakKU. Satukan mereka, maka kuasa-KU datang membimbing kamu semua. Sampai saatnya tiba, AKU melepaskan engkau di dalam kehidupanmu. Hidup dalam suasana baru, dalam dunia baru yang akan KU-berikan kepada kamu. Bersaksilah engkau, AKU mengatakan benar.! Maka kau akan mengerti.

 

Hai imam-imam. Inilah perkataan-KU kepadamu, ini AKU. Jangan takut dan khawatir, ini AKU. Kuasa-KU datang, turun menyapa kamu melalui anak ini. Anak ini, yang Aku kasihi. Cukuplah dia menderita, AKU tanggung penderitaannya bersama AKU sampai akhir hidupnya. Itulah kata-kataKU yang KU-berikan kepadamu. Renungkanlah kembali supaya kau tahu apa yang AKU katakan ini terjadi dan benar diantara kamu dan kau akan merasakan semua itu. Tetapi kalau kau hidup dalam kebenaran, dalam kasih-KU, kamu semua selamat. Inilah kata-kataKU kepada kamu pada saat ini.

Dan terimalah Ibumu yang sudah datang bersama anak-anakKu ini. AKU mengutusnya untuk kamu. Itulah yang Kuberikan kepadamu, Ibumu. Apa pun yang dimintakan Ibumu kepada-KU; AKU memberikan-nya, karena AKU mengasihi kamu semua melalui Ibumu yang KU-berikan kepadamu.

 

Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat serentak.

 

Itulah Ibumu yang bersatu bersama AKU. Ibumu….! Terimalah Dia dengan baik. Hai imam, itulah yang KU-katakan kepadamu supaya kau dapat melaksanakan tugasmu. Jangan sekali-sekali kau meninggalkan AKU, engkau akan menderita. Karena panggilanmu yang KU-berikan kepadamu adalah panggilan rohanimu. Engkau tidak akan kuat. Engkau tidak akan kuat. Setialah engkau. Setialah! Berbahagialah AKU memanggilmu karena engkau adalah bagian dari kehidupan-KU; surgalah tempatmu.

 

Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat serentak.

 

Inilah perkataan-KU pada saat ini. Renungkanlah kembali dan berdoalah di dalam nama-KU maka kuasa-KU datang memberikan pengertian itu kepadamu dalam perjalananmu, agar engkau dapat hidup damai dan melaksanakan tugasmu dengan baik untuk membawa anak-anakKu kembali kepada-KU seutuhnya. (Tuhan memakai bahasa roh, red)

 

AKU memberkatimu saat ini anak-KU. Berbahagialah engkau saat ini mendengarkan AKU. AKU menyertai kamu sampai AKU datang kembali ke dunia ini. Inilah AKU, supaya kau tahu. Melalui anak inilah AKU berbicara kepadamu. Berbahagialah engkau saat ini. Sampai bertemu lagi dalam doamu, AKU menunggumu.

 

Terima kasih Tuhan Yesus, jawab umat serentak.

Pesan Ibu Maria

 

Imam-imamKu semua yang Aku kasihi, selamat kamu datang bersama anakKu pada saat ini; terima kasih untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.

 

Terima kasih. Inilah Aku Ibumu bersama Agnes pada saat ini, supaya kau mengerti yang Aku minta dari Allah. Aku sudah banyak berbicara kepada dunia, tetapi dunia tidak mengerti. Kini Aku berbicara kepadamu supaya kamu mengerti; inilah caraKu yang terakhir bagi kamu semuanya.

 

Anak-anakKu, berbahagialah engkau saat ini. Melalui Agnes saat ini Aku berbicara kepadamu. Aku sangat bahagia. Kamu juga harus bahagia. Apa yang telah Aku janjikan kepadamu, Allah memberikan kepadamu. Akan banyak imam-imam bersamamu. Sebentar lagi anakKu, mereka akan bersamamu, bersama Aku Ibumu di dalam kelompok ini yang telah Aku berikan di negaramu ini.

 

AnakKu, Aku berbicara kepadamu hai imam-imamKu. Aku minta daripadamu, sangat dalam pengertian itu, kalau engkau tidak membuka hati, pengertian itu tidak kau mengerti. Sulit dimengerti oleh pikiran tetapi pengertian itu akan kau terima melalui rohanimu. Rohani adalah kasih. Kasih adalah Allahmu sendiri yang akan menyelesaikan apa yang kau tidak mengerti. AnakKu, Aku mencintai kamu hai imam-imamKu.

 

Terima kasih Ibu, jawab imam.

 

Aku sangat mencintai kamu. Aku menyertai kamu di dalam perjalananmu. Bagaimana kau bersama anak-anakKu dan mengumpulkan anak-anakKu untuk memuliakan Allah. Tanpa kau sadari Aku selalu hadir diantara kamu hai imam-imam. Seperti Aku, sewaktu Aku masih hidup, Aku bersama para rasulmu. Ini juga Aku lakukan kepadamu.

 

Hai anakKu, imam-imamKu yang Aku kasihi, supaya kau mengerti, engkau mempunyai jalan. Jalan itu sudah disediakan bagimu adalah Allahmu. Engkau bukan bagian dari duia ini lagi, anakKu. Jangan sekali-sekali kau bersama dunia ini anakKu. Nanti engkau tidak mengerti akan apa yang kau lakukan. Karena dunia ini berusaha untuk menjauhkan kamu dari kasih Allah yang telah diberikan kepadamu.

 

Anak-anakKu, kalau engkau melayani anak-anakKu, layanilah dengan rohanimu. Tapi jangan pikiranmu, jangan perasaanmu. Itu bagian dari dunia, nanti engkau akan salah untuk melakukan sesuatu untuk anak-anakKU. Maka Allahmu menyertai kamu di saat kau melayani di mana anak-anakKu berada. Dengan rohanimu!

 

Anak-anakKu, engkau adalah bagian dari kehidupanKu. Aku mengasihi kamu karena engkau semua telah diberikan Allah bagiKu. Dan juga engkau imam-imam, engkau diberikan kepadaKu, bersatu dengan Aku Ibumu untuk menyelamatkan anak-anakKu. Engkau tidak sadar akan itu semuanya. Tetapi saat ini Aku menyatakan kepadamu sehingga kau mengerti apa yang Aku katakan kepadamu saat ini. Berbahagialah engkau mendengarkan Aku karena Allah telah mengasihi engkau semuanya untuk bersama Aku Ibumu saat ini dan seterusnya. Dan Aku minta, sampaikanlah kebenaran ini anakKu, jangan engkau takut. Engkau dalam kebenaran, Allah akan melindungi kamu, menyertai kamu untuk menyampaikan ini.

 

AnakKu, terutama kau imam-imamKu, bersatulah dan berdoalah. Walaupun tanpa Agnes, Allah akan datang dan Aku akan datang diantara kamu. Berdoalah kamu. Jangan engkau takut. Tanpa Agnes, Allah melimpahkan kerahiman itu semua. Kalau engkau membuka hatimu bersatu dengan Aku Ibumu dalam kelompok ini, maka kuasa Allah datang menyertai kamu. Dan berdoalah engkau bersama teman-temanmu yang dipanggil oleh Allah.  Doa yang telah Aku ajarkan ini, melalui Agnes ini dengan anak-anakKu.

 

Aku mengatakan, tanpa Agnes kerahiman Allah datang diantara kamu. Itu yang Aku minta supaya kau mengerti, supaya engkau tidak takut karena dunia; karena tidak bersama Agnes engkau takut. Aku mengatakan ini kepadamu, berkelompoklah kamu dan berdoalah. Mulai saat ini doakanlah yang telah Aku ajarkan ini kepadamu karena engkau masih mempunyai tugas saat hari itu tiba anakKu. Engkau mempunyai tugas untuk mengumpulkan anak-anakKu kembali, menyatukan anak-anakKu kembali, untuk memuliakan Allah meneruskan perjalanan hidup rohani. Suatu peristiwa yang baru yang akan diberikan kepadamu; yang akan kau terima dan kau rasakan. Itulah tugasmu.

 

Berkelompok-kelompoklah kamu mulai saat ini. Aku berdoa engkau dapat melakukannya bersama teman-temanmu yang dipanggil Allahmu menjadi imam. Doakan mereka. Doakan mereka, supaya kuasa Allah bekerja di hati mereka, terutama di hatimu.

 

Aku berjanji, tanpa Agnes, kerahiman Allah bersatu dalam kehidupanmu. Tanpa Agnes! Inilah yang Kukatakan kepadamu supaya kau yakini. Jangan lagi engkau takut berdoa bersama Aku Ibumu. Inilah yang Kuberikan kepadamu, tanda kasihKu datang ke negaramu ini untuk kamu semua. Sampaikan salamKu kepada imam-imam yang bersatu dalam kasih dan cintaKu. Akulah Ibunya yang bersatu bersama mereka selama ini, yang diberikan Allah kepadaKu.

Hai imamKu, bersatulah bersama Aku Ibumu untuk berjuang melawan dunia ini, untuk menyelamatkan anak-anakKu dari dunia ini. Itu tugasmu bersama Aku Ibumu Maria, maukah engkau anak-anakKu?

 

Saya mau Ibu, jawab imam-imam.

 

Terima kasih. Kalau kau mau, lakukan itu semuanya, biar kuasa Allah bekerja dalam kehidupanmu, di mana pun mereka berada. Tuhan akan menyatukan itu semua di dalam kehidupanmu. Anak-anakKu semua, terima kasih, engkau telah melaksanakan tugasmu dengan baik bersama Agnes.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.

 

Terima kasih. Aku menyatakan bahwa engkau tidak akan diganggu akan dunia. Tetapi Aku minta dari padamu jaga dirimu baik-baik dan berdoalah Bersatulah kamu yang telah Aku kumpulkan dalam kelompok ini. Kamu Kusatukan dalam kasihKu Kupersembahkan kepada Allah.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.

 

Jangan lagi kamu tidak mengerti. Janganlah kamu lagi mengeraskan hatimu. Jangan lagi kamu berbeda pendapat. Satukan hatimu, perkataanmu dalam satu doa, biar kuasa Allah yang menyelesaikan semua perkara yang tidak engkau mengerti di dalam kelompokmu ini.

 

Anak-anakKu, Aku membawa kamu saat ini untuk melayani anak-anakKu. Aku tidak ingin lagi melihatmu lagi berkelit dengan dunia ini. Aku ingin hatimu baik, baik! Damai, damai sehingga engkau bisa menyampaikan maksud dan tujuanKu ini kepada anak-anakKu. Kalau engkau tidak ada damai bagaimana mungkin Kebenaran ini akan diterima oleh anak-anakKu dan para imam di mana pun kau berada? AnakKu, ciptakan damai! Saling mengasihilah kamu di dalam pelayananmu ini agar kau dapat melayani anak-anakKu dengan baik. AnakKu, jangan lagi hatimu mengeras. Aku ingin kelembutan di hatimu yang paling dalam. Sabar, lemah-lembutlah engkau hai anakKu, di setiap kata. Jangan melukai saudara-saudaramu. Kata-kata kasar adalah datang dari dunia, mengertikah kamu?

 

Mengerti Ibu, jawab umat serentak.

 

Jangan lagi kau mengeluarkan kata-kata kasar terhadap saudara-saudaramu di mana pun mereka berada terutama di dalam kelompokmu ini. Bersatulah kamu, anakKu. Saling mengasihilah kamu dan mencintailah kamu dan saling mengerti diantara kelebihan dan kekurangan.! Bawalah semua itu dalam doamu agar tujuan kasih itu sendiri akan menguasai kamu di dalam perjalananmu untuk melayani anak-anakKu di mana pun mereka berada. AnakKu, kasih mengalahkan segala-galanya karena Allahmu adalah Kasih. Kasih-NYA luar biasa. Tidak akan berakhir. Anak-anakKu, cintailah Allahmu. Cintailah Allahmu. Anak-anakKu, jaga dirimu baik-baik dan berdoalah agar kau tidak dicobai lagi dari dunia ini karena saat ini engkau harus berjuang melawan segala kuasa-kuasa kegelapan yang saat ini sedang bekerja dan mau menghancurkan manusia. Engkau lihat, bumi sedang diambang kehancuran, terutama negaramu ini. Tetapi kalau engkau dekat dengan Allah itu tidak ada apa-apanya bagimu karena Allah bersamamu di dalam perjalananmu di mana pun kau berada. Anak-anakKu, doaKu selalu menyertaimu.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.

 

Harus kau mengerti. Inilah Aku Maria, Ibumu. Ini Aku mintakan dari Allah. Inilah Agnes, anakKu yang Aku kasihi telah bersatu bersama Aku Ibumu untuk melayani kamu semuanya agar kau mengerti, bahwa Aku mencintaimu. Apa pun Kulakukan, Aku tidak ingin dunia ini menguasai kamu. Aku berperang anakKu. Berperang melawan kuasa-kuasa kegelapan. Melalui kuasa Allah dengan para malaikat dan orang kudus, kami bekerja untuk kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.

 

Maka Aku minta dari padamu, kamu juga bekerja anakKu.

 

Ya Ibu, jawab umat serentak.

 

Layani mereka dengan baik. Itulah tugasmu. Dan juga kamu hai imam-imamKu, inilah perkataanKu, bawalah dalam renunganmu kalau engkau tidak mengerti dan berdoalah minta kepada Allah. Saya yakini semua ini, Allah akan memberikan pengertian ini dalam kehidupanmu. Allah akan memberikan itu semua kepadamu, sehingga kau mengerti apa yang Aku katakan kepadamu pada siang hari ini.

 

Anak-anakKu, inilah perkataanKu untuk kamu semuanya. Aku berdoa dan berdoa semua ini akan menjadi  baik. Dan apabila saat itu tiba, kamu bahagia anakKu bersama Aku Ibumu, Itulah Aku, Ibumu melepaskan kamu dari dunia ini. Aku memohon kerahiman Allah untuk menjenguk anak-anakNYA sampai ke seluruh bumi ini. Setan dikalahkan oleh kuasa Allah.

 

Dan kamu semua yang ada di sini, marilah anakKu satukanlah doamu, hatimu kepadaKu dan doamu ini akan Kubawa kepada Allah. Dan lakukan di mana pun kau berada dalam keluargamu; dalam sesama saudara-saudaramu. Dan juga kamu imam-imamKu, bersatulah, berkelompoklah kamu dan berdoalah, maka doamu itu akan Kubawa kepada Allah akan Kusatukan dalam doaku ini dan semua akan menjadi baik. Mari anakKu, kita berdoa.

Ya Allah yang mahakuasapada saat ini juga,

jiwaku kuserahkan kepada-Mu

karena Engkau yang mempunyai bumi ini

dan aku ciptaan-Mu. (3x) Amin.

 

Terima kasih, anak-anakKu.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.

 

Dan juga hai imam-imamKu, terima kasih atas kehadiranmu bersama anak-anakKu pada saat ini, Aku selalu berdoa untukmu agar kesetiaanmu, selalu setia kepada Allah sampai engkau bahagia datang kembali kepada Allah seutuhnya.

 

Terima kasih anak-anakKu sampai bertemu lagi di dalam doamu, Aku besertamu.  Amin.

 

Terima kasih Ibu, jawab umat serentak.

 

---ooo0ooo---