Doa Bersama Kelompok Pelayanan Kasih Dari Ibu Yang
Bahagia
Di Gereja Tritunggal Maha Kudus, Tuka-Bali, 15
November 1999
Pesan Ibu Maria
Inilah
salam kasihKu yang sangat dalam Kuberikan kepada kamu berdua.
Salam Ibu, jawab imam.
Ingatlah
kata-kataKu, bahwa engkau dipanggil untuk bersatu dengan Aku Ibumu, untuk
melayani anak-anakKu di negaramu ini. Terima kasih untuk kamu berdua.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih kembali. Terima kasih kembali.
Dan engkau puteriKu (suster, red) Aku mengasihimu pada malam ini. Ini Aku Ibumu Maria yang selalu
mendoakanmu dan kau selalu datang dan Aku mendengarkan isi hatimu. Kini Aku
datang anakKu, puteriKu yang Aku kasihi.
Dan
kamu semua yang berkumpul di sini, terima kasih anak-anakKu.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Anak-anakKu dan juga Agnes dan kamu bersama Agnes dan kau imamKu Isak
Doera, janganlah kecil hatimu untuk menerima kenyataan seperti ini. Kebenaran
disampaikan, tetapi bukan dipaksakan. Kamu semua hanya sebagai alat Tuhan,
bersama Agnes dan Aku Ibumu Maria untuk menyampaikan kasih dan cinta. Aku
sendiri tidak apa-apa, Aku bahagia. Dengan kamu yang sedikit ini, kuasa Allah
bekerja diantara kamu.
Anak-anakKu
semuanya, engkau sudah mendengarkan apa yang telah disampaikan dari
anak-anakKu, renungkanlah kembali. Aku datang ke sini untuk bertemu dengan kamu
semuanya. Inilah caraKu yang Kumintakan dari Allah agar engkau semua
mendengarkan Aku saat ini. Aku mengumpulkan kamu semua, bersatu dengan kasihKu
yang Kuberikan kepada kamu semuanya. Agar kau mengerti maksud dan tujuanKu ini.
Aku datang. Sungguh, sudah datang.
Inilah Kuasa Allah, anakKu. Tidak engkau mengerti. Aku bersaksi saat ini,
Allahmu mendengarkan Aku berbicara kepadamu pada malam ini. Seizin Allah Aku
datang diantara kamu. Kelompok ini menjadi alat pertemuanKu untuk kamu
semuanya.
Ini
Aku Maria. Melalui Agnes, Aku berbicara kepadamu. Dan Aku minta daripadamu,
doakanlah anak-anakKu di tempat ini. Maukah kamu?
Mau Ibu, jawab umat serentak.
Dan
sampaikanlah salamKu kepada imammu bahwa Allah, Ibumu sudah datang di tempat
ini dan Aku berdoa untuknya, biarlah kuasa Allah membuka hatinya atas
kehadiranKu bersamamu di tempat ini. Jangan takut untuk menyampaikannya. Dunia
ini tidak bisa mengambil ini semuanya karena Allahmu sedang bekerja
anak-anakKu. Sampaikan salam kasih dan cintaKu yang sangat dalam karena dia
sangat dekat kepadaKu tetapi karena dia belum mengerti kehadiranKu. Inilah
salamKu untuknya.Tolong disampaikan kepadanya.
Ya Ibu, jawab umat serentak.
Terima
kasih untuk kamu semuanya. Anak-anakKu, sesaat lagi dunia ini akan berubah
menjadi damai karena yang tertinggal adalah pilihan Allah. Allah memimpin
anak-NYA satu masa, sampai anak-anakNYA bahagia, suka-cita menerima dunia baru
yang diberikan Allah kepadamu.
Anak-anakKu,
berbahagialah engkau, bahwa Aku mempersiapkan kamu semuanya. Melalui Agnes ini
Aku mempersiapkan kamu agar kamu bahagia nanti. Nanti engkau akan mengerti,
setelah hari itu tiba turun ke bumi ini, barulah engkau mengerti semua apa yang
Aku katakan selama ini kepada dunia.
Anak-anakKu,
jangan engkau sendiri, berkelompok-kelompoklah kamu. Terutama dalam keluargamu
hiduplah kamu dalam doa. Nanti kau akan disatukan oleh Allah. Kuasa Allah
menjaga kamu semuanya. Apabila hari itu tiba, Aku Ibumu menyertai kamu. Seluruh
anak-anakKu akan Kukumpulkan untuk memuliakan Allah kembali di dalam
perjalanannya. Itu yang Kukatakan kepada kamu, Tuhan mengizinkan Aku mengatakan
ini kepadamu supaya Allah dimuliakan.
Hai
anakKu, mengertilah. Mengertilah kamu. Aku minta dari padamu, jaga dirimu
baik-baik. Berdoa dan berdoa, agar kuasa kegelapan tidak bisa mencobai-mu saat
ini. Karena kerahiman Allah sudah datang, sangat besar untuk kamu. Maka Aku
minta, buka hatimu saat ini anakKu. Percaya, Aku saksi itu semuanya. Karena Aku
Ibumu diberikan pengertian yang sangat dalam oleh Allah. Sejak dulu Aku hidup
dan sampai saat ini Aku bahagia di surga. Pengertian itu diberikan kepadaKu
untuk kamu semuanya. Berbahagialah
kamu, hai anakKu.
Ya Ibu, kami bahagia, jawab
umat serentak.
Terima
kasih. Anak-anakKu semua yang ada di sini, bersabarlah kau melayani
anak-anakKu. Bersama Agens, layani mereka dengan suka-cita, dengan penuh kasih
dan cinta agar kuasa Allah mengalir di dalam hatimu yang paling dalam melalui
doamu, anak-anakKu. Ini Kuberikan kepadamu, kunci kebahagiaan adalah kasih.
Kasih mengalahkan dunia anakKu, kamu percaya?
Ya Ibu, kami percaya, jawab
umat serentak.
Karena
Allahmu adalah kasih, anakKu. Itulah benih kasih dan cinta telah kau terima
dari Allah. Maka Aku minta, hiduplah engkau dalam kasih Allah. Persiapkanlah
dirimu dengan baik. Bersatulah kamu! Tdak ada lagi permusuhan, anak-anakKu. Damai, damai ! Kalahkan dunia
ini dan saudara-saudaramu. Biarlah kerahiman Tuhan mengalir dalam diri mereka.
Mereka juga anak-anakKu, maka Aku minta dari padamu, Aku mengajak kamu semua.
Sebenarnya Aku juga bisa berdoa sendiri, tetapi Aku tidak mau. Aku ingin
bersamamu, berdoa dan mendoakan anak-anakKu supaya kau mengerti apa arti doa
itu sendiri bagi perjalananmu.
Anak-anakKu,
jangan takut dan khawatir. Apa yang kau hadapi di negaramu ini, itulah awal
penderitaaan yang sudah datang ke negaramu dan seluruh bumi. Jangan kau
pikirkan. Tapi kuatkanlah dirimu saat ini. Itulah permintaanKu.
AnakKu,
di dalam keluargamu saling mengasihilah kamu, saling mencintailah kamu dalam
keluargamu anak-anakKu. Inilah Aku mau menyatakan supaya kau bisa melaksanakan
tugasmu dengan baik. Jaga keluargamu, serahkan kepada Allah karena keluargamu
adalah tumpuan kasih-cinta Allah. Buka hatimu semuanya.
AnakKu,
inilah perkataanKu kepadamu melalui Agnes ini. Saat ini Aku berbicara kepadamu
melalui Agnes. Engkau tahu, Agnes ada di mana?
Saat
ini dia ada bersamamu melayani dengan roh. Dia serahkan rohnya kepada Allah dan
tubuhnya menjadi alat Allah untuk menyalurkan kasih Allah kepada kamu semuanya.
Begitulah beratnya Agnes. AnakKu, sangat berat Agnes. Tugasnya sangat berat
maka kamu dipanggil bersama Agnes bersatu dalam kasih untuk melayani
anak-anakKu semuanya di mana pun kau berada. Dan Aku minta sekali lagi,
kirimkanlah doaKu ini kepada anak-anakKu. Biarlah kuasa Allah bekerja diantara
mereka di mana pun mereka berada. Karena doaKu ini diberkati Allah. Maka siapa
pun yang berdoa yang telah Kuajarkan ini, dia terberkati di dalam kehidupannya,
di dalam keluarganya, di mana pun dia berada.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Terima kasih. Lakukan, anakKu. Saatnya akan tiba. Aku telah berjanji.
JanjiKu ini adalah seizin Allah. JanjiKu seizin Allah bukan menurut kehendakKu.
Anak-anakKu, kamu juga dalam kelompok ini. Kelompok ini Kumintakan dari Allah.
Jadi seizin Allah kamu melaksanakan
tugas ini untuk melayani anak-anakKu. Semua seizin Allah, anakKu.
Salah
….? Siapa mengatakan bahwa Aku Ibumu melampaui batas? Tidak anakKu. Semua yang
Aku lakukan seizin Allah. Maka kamu jangan takut dan khawatir karena kuasa
Allah mengiringi kamu di perjalananmu di dalam kelompok ini. Aku berkata benar,
anak-anakKu. Berkata benar. Tidak ada kebohongan, karena Aku diciptakan bukan
untuk membohongi manusia yang percaya kepada Allah. Mengerti kamu….?
Ya Ibu, jawab umat serentak.
Terima
kasih, terima kasih anakKu semua yang ada di sini. Terima kasih. Baiklah,
inilah kata-kataKu pada malam ini untuk kamu semua tetapi setelah kau menerima
kasih Allah dan kasihKu untuk kamu semua, maukah engkau menjadi anakKu yang
baik?
Ya Ibu, jawab umat serentak.
Berjuanglah
engkau melawan dirimu sendiri. Percaya, Aku berdoa untukmu agar engkau sampai
kepada tujuan yang telah Aku berikan bersama kelompok ini. Bahagia, anakKu.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Mari satukan hatimu dan doamu yang telah Aku ajarkan kepada kamu bersama
Aku Ibumu Maria. Aku mengajarkan doa ini untuk bekal dalam perjalananmu ini.
AnakKu, mari kita berdoa bersama-sama.
Ya Allah yang mahakuasa pada saat ini juga
jiwaku kuserahkan kepada-Mu,
karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaan-Mu. (3X) Amin.
Terima
kasih untuk kamu semua, anak-anakKu.
Terima kasih Ibu, jawab umat
serentak.
Terima
kasih. Hiduplah kamu dalam doa dalam kasih Allah dan cinta Allah. Dan saling
mengasihilah kamu di mana pun engkau berada maka kamulah anak-anak Allah.
Sungguh, anak-anakKu. Terima kasih, selamat malam.
Terima kasih Ibu, selamat
malam, jawab umat serentak.