Novena putaran
ke – 1 tahun 1999, hari - 3
Tanggal 9
Januari 1999
Kapel “BATA”,
Batu Retno - Wonogiri
Selamat
malam untuk kamu anak-anakKu.
Selamat malam Ibu, jawab umat.
Salam
untuk kamu hai, imam yang baik, berjuanglah engkau dalam kasih Allah.
Percayalah engkau akan menang. Berjuanglah, Aku menyertaimu, Aku berdoa
untukmu. Jangan engkau khawatir, pasti engkau akan menang, percayalah! Engkau
harus percaya! Itulah perkataanKu, itulah salamKu anakKu, untukmu saat ini.
Dan
untuk kamu semua anak-anakKu yang ada di sini, selamat bertemu kembali.
Selamat
bertemu Ibu, jawab umat.
Terima
kasih. Aku telah datang anakKu, pertama kali Aku hadir di sini. Aku mengasihi
kamu, hiduplah kamu dalam doa, bersatulah kamu. Dan Aku minta daripadamu, bawalah
mereka berkumpul di dalam kelompokmu ini, itulah tugasmu anak-anakKu, lakukan
itu dengan baik. Engkau harus percaya, jangan engkau khawatir untuk
menyampaikan Kebenaran ini kepada saudara-saudaramu, karena Aku memanggilmu
masuk dalam kelompok ini untuk bekerja dengan Aku Ibumu untuk melayani
saudara-saudaramu. Lakukan. Aku minta kelompok ini akan menjadi besar, itulah
tugasmu, maukah kamu melakukan itu?
Kami
mau Ibu, jawab umat.
Terima
kasih. Maukah kamu melakukan itu anak-anakKu?
Kami
mau Ibu, jawab umat.
Percayalah,
suatu saat Aku datang kembali, engkau telah nyatakan dan membawa
saudara-saudaramu bersama kamu di dalam kelompok ini. Percayalah, engkau harus
percaya, tanpa Allah, engkau tidak akan bisa bekerja sendiri dalam Kebenaran.
Anak-anakKu, setiap langkah, setiap apapun yang kau lakukan, yang kau kerjakan
dalam hidupmu, sertakanlah Allah, maka semua ini akan menjadi baik. Mengertikah
kamu?
Kami
mengerti Ibu, jawab umat.
Terima
kasih, terima kasih anak-anakKu.
Inilah
Aku datang, Aku ingin berbicara dengan anak-anakKu. Ini yang telah Aku lakukan,
Aku mintakan dari Allah untuk kamu, sehingga engkau mendengarkan Aku saat ini
berbicara bersama Agnes yang telah dipilih Allah untuk kamu.
Anak-anakKu,
berbahagialah, perkara yang nyata seperti ini telah dilakukan Allah di negaramu
ini. Luar biasa, itu belum pernah terjadi!
Aku
mengatakan kepadamu : Belum pernah terjadi, tetapi inilah yang terbaik, inilah
yang terbaik untuk kamu di negaramu ini.
Anak-anakKu,
apabila kamu mendapatkan suatu kesulitan karena Aku datang bersama kamu, jangan
engkau marah, tetapi bawalah dalam doa. Doakan mereka, karena Aku mengatakan
akan banyak jiwa-jiwa yang akan diselamatkan dengan cara yang telah Aku berikan
di negaramu ini. Inilah permintaanKu kepada Allah untuk yang terakhir dan
terakhir. Berbahagialah engkau menerima dari yang akhir tetapi paling besar, di
negaramu ini!
Terima
kasih Ibu, jawab umat.
Maka
Aku minta daripadamu, mengapa engkau khawatir? Lakukan saja, sampaikan saja!
Engkau tidak tahu, di mana engkau pergi Allah bekerja di antara mereka, engkau
tidak sendiri. Mengapa engkau menuntut banyak dari apa yang tidak engkau
mengerti? Apa yang harus kau lakukan, cukup, lakukan saja bersama Allah.
Serahkan semua kepada Allah. Biarlah Allah akan menyelesaikannya di dalam diri
anak-anakNYA. Itu hak Allah! Kamu hanya berdoa, memohon belas kasihan Allah,
tetapi kamu bukan untuk menghakiminya!
Anak-anakKu,
Aku mengatakan ini kepadamu, agar kau berjalan dengan hati yang benar, yang
tulus, bijaksana, rendah hati, murah hati, kasih sayang. Itulah yang kau
lakukan di dalam perjalananmu.
Anak-anakKu
Kebenaran jangan dipaksakan tetapi ditawarkan dan didoakan, itu akan menjadi
baik. Mengapa rusuh hatimu? Apa yang engkau tidak mengerti? Maka Aku mengatakan
kepadamu : Saat ini adalah saat yang baik bagi kamu semuanya untuk kembali dan
bertobat dan bekerja dan saling mengasihi, semua, datangkanlah kebaikan itu
dalam kehidupanmu.
AnakKu,
Aku mengatakan ini, itulah kekuatanmu untuk mengalahkan setan yang sedang
bekerja di bumi ini. Jangan kau sampai dikuasai karena kelalaianmu, karena
kesombonganmu! Maka Aku memang mengerti saat ini, begitu sulitnya manusia untuk
dirubah hidupnya menjadi baik.
Anak-anakKu,
apakah yang kau dapatkan kalau kau berbicara secara manusia? Tidak ada
anak-anakKu, hanya kegagalan! Tetapi Aku minta daripadamu, berbicaralah
rohanimu karena engkau telah ditanamkan benih kasih dan cinta dan keselamatan.
Itulah meterai yang telah ditanamkan dalam kehidupanmu, sehingga Allah mengenal
kamu satu per satu.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, Aku bahagia, Aku dapat mengunjungimu dan bertemu dengan
kamu di dalam kelompok ini. Tetapi Aku minta sekali lagi kepadamu, jadikanlah
kelompok ini besar, di sini, karena Aku datang pertama kali bertemu dengan
kamu, harus kau mengerti atas kehadiranKu di tengah-tengah kamu di tempat ini.
Mengertikah kamu?
Kami
mengerti Ibu, jawab umat.
Terima
kasih.
Pergilah
anakKu, bersaksilah kamu, katakan, keselamatan sudah datang, mari kita bersatu
dalam doa di dalam kelompok ini bersama Ibumu Maria.
Anak-anakKu,
berbahagialah kamu, Aku melakukan yang terbaik untukmu. Jangan ditanyakan
kembali apa yang telah Aku lakukan ini! Engkau tidak mengerti kalau kau
berpikir dengan pikiranmu tetapi bekerjalah, maka kamu akan mengerti mengapa Aku
membikin kelompok ini ada di mana-mana! Itulah kekuatanmu anak-anakKu, agar
kuasa kegelapan itu tidak mudah menjatuhkan kamu dan membawa kamu di dalam
penderitaan.
Anak-anakKu,
bersatulah kamu bersama Aku Ibumu. Mari, kita berjuang anak-anakKu, kita mengalahkan
kuasa-kuasa kegelapan ini. Kita datang kepada Allah, kita berlindung kepada
Allah yang mempunyai kuasa. Surga dan bumi ini adalah milikNYA, adalah
ciptaanNYA. Mrengapa kamu masih khawatir? Kamu anak-anak Allah, mengapa kamu
takut? Mengapa kamu putus asa? Tidak anak-anakKu, jangan lagi engkau diperbudak
oleh kuasa-kuasa kegelapan dari dunia ini. Kamu anak Terang, bangkit! Bangkit
kamu semuanya! Kalahkan itu semuanya. Percaya, kalau kau menerima Allah
seutuhnya di dalam kehidupanmu, kau bisa mengalahkan kuasa-kuasa kegelapan itu
yang datang silih berganti mencobai kamu.
Hai
anak-anakKu, mengertilah kamu semuanya mengapa Aku datang, mengapa Aku berbuat
sedemikian. Aduh, anak-anakKu, sudah sekian lama belum juga kamu mengerti!
Mengapa kamu selalu berpikir dan berpikir? Bekerjalah secara rohani, bukan
perasaanmu, bukan pikiranmu yang menguasai rohanimu.
Hai
anak-anakKu, Aku mengatakan benar. Ini Aku Maria datang di antara kamu. Ini Aku
nyata bersama Agnes, anak ini. Inilah kenyataan yang harus kamu terima maka Aku
minta daripadamu apabila engkau menerima penghinaan yang datang dari dunia ini,
berdoalah, dekatkan dirimu kepada Allah, maka Allah akan bekerja untuk semua.
Tuhan sudah mengatakan ini semua anak-anakKu, manusia punya bagian-bagian.
Bagian mana yang dia cari? Kalau dia mencari bagian dari Atas, dia akan
selamat. Tetapi manusia mencari bagian yang datang dari dunia ini, dia akan
celaka dan menderita!
Hai
anakKu, jangan kau mau celaka akan dunia ini. Jaga dirimu baik-baik. Aku
menyatakan ini karena saat ini kuasa kegelapan sedang bekerja, luar biasa, maka
Aku datang ke negaramu ini agar kamu semua selamat bersama Aku Ibumu.
Mengertikah kamu?
Kami
mengerti Ibu, jawab umat.
Terima
kasih.
Ini
Aku, Maria, yang berbicara kepada kamu anak-anakKu. Engkau telah mendengarkan
Aku, membaca Kitab Suci, Aku ada, tertulis dan tertulis. Inilah Aku Maria. Saat
ini Aku berbicara, Allahmu bersamaKu melalui kuasaNYA. Siapakah yang bisa
mengambil ini anak-anakKu?
Tidak
bisa Ibu, jawab umat.
Tidak
bisa!
Kalau
kau mengatakan tidak bisa, jangan ada lagi kekhawatiran di dalam hidupmu.
Ya
Ibu, jawab umat.
Terima
kasih, terima kasih.
Bukalah
hatimu terus-menerus, engkau akan merasakan kasih Allah menyertaimu. Sekarang
ini Allah sedang bekerja untuk dunia, untuk manusia, jangan kau lewatkan itu
anakKu, kuasaNYA sedang bekerja. Perbaiki dirimu, dekatkan dirimu karena saat
ini Allah sungguh-sungguh bekerja, maka Aku membawa kamu dalam kelompok ini
agar kamu menerima dari kuasa Allah itu sendiri di dalam kehidupanmu.
Mengertikah kamu?
Kami
mengerti Ibu, jawab umat.
Terima
kasih.
Agar
kau mengerti apa maksud dan tujuanKu datang ke negaramu ini untuk membentuk
kelompok-kelompok agar kamu kuat, bersatu dalam doa, dalam kasih dan cinta,
tidak ada lagi duri di dalam kehidupanmu di antara kamu, tetapi yang
mendekatkan kamu adalah kasih yang telah ditanamkan Allah di dalam kehidupanmu
masing-masing. Mengertikah kamu?
Kami
mengerti Ibu, jawab umat.
Terima
kasih. Lakukan!
Kalau
engkau mengerti, lakukan. Jangan terlambat anak-anakKu. Aku juga sedang bekerja
mengalahkan setan yang akan menjatuhkan banyak manusia, terutama anak-anakKu
yang ada di bumi ini. Engkau telah melihat sendiri keadaan negaramu ini, itulah
kuasa kegelapan sedang bekerja. Tetapi Aku minta daripadamu, jauhilah itu
semuanya, hiduplah kamu dalam Kebenaran, Kebenaran itu adalah Allah, dekatkan
dirimu kepada Allah, agar kau tidak dicobai kebersamaan yang terjadi di
negaramu ini. Mengertikah kamu?
Kami
mengerti Ibu, jawab umat.
Terima
kasih, terima kasih untuk kamu semuanya.
Aku
ingin bertemu dengan anak-anakKu yang lain yagn belum sempat bertemu dengan Aku
dan Tuhanmu di dalam kelompok ini. Maka Aku minta daripadamu, pergilah anakKu,
sampaikanlah Kebenaran ini, bawalah kelompok ini, bawalah Agnes di antara kamu
agar Aku datang melalui kuasa Allah. Aku akan melayani mereka bersama kamu,
maukah kamu?
Kami
mau Ibu, jawab umat.
Aku
mengatakan, maukah kamu?
Kami
mau Ibu, jawab umat.
Tuluslah
hatimu untuk mengatakan “mau’ bersama Aku Ibumu. Jangan kau berat. Tugas ini
berat tapi mulia bagi kamu. Aku minta sekali lagi bawalah Agnes saat-saat ini,
segeralah bawalah Agnes agar Aku bisa bertemu dengan anak-anakKu. Itulah
tugasmu, janganlah kau takut dan khawatir dan segala macam yang ada dalam
pikiranmu saat ini setelah Aku berkata demikian. Tetapi terimalah, serahkanlah
itu semua kepada Allah, maka jalan ditunjukkan bagimu. Itulah perkataanKu
anak-anakKu, perkataanKu kepadamu, sudah cukup banyak Aku berbicara kepada
kamu, sudah sekian lama Aku ada bersama kamu. Renungkanlah kembali apa yang
harus engkau lakukan di dalam kelompok ini.Terima kasih anak-anakKu.
Terima
kasih Ibu, jawab umat.
Terima
kasih.
“Ibu,
maafkan anakmu ini mau bertanya. Sebelumnya kami merencanakan untuk
menyelesaikan tempat doa yang Ibu minta kepada kami dan kami berencana untuk
mengundang Bapa Uskup, pimpinan kami tertinggi di tempat ini untuk
mempersembahkan tempat ini seperti diminta oleh Ibu sendiri, tetapi Ibu
tentunya tahu bahwa kami belum berhasil sepenuhnya untuk menyakinkan Bapa Uskup
kami di tempat ini. Ibu, kami ingin bertanya, bagaimanakah caranya supaya kami
dapat merebut hati dia supaya Bapa Uskup juga dapat sepenuhnya menerima
kenyataan kehadiran Ibu di tempat ini, bantulah kami utnuk meringankan langkah
kami.” sapa seorang Ibu yang mewakili kami.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, berjuanglah. Engkau harus percaya, tidak ada yang
mustahil di hadapan Allah, segala sesuatu bisa dilakukan Allah. Lakukan, semua
itu akan menjadi baik. Berangkatlah dengan hati yang baik. Jangan menuntut
terlalu banyak tetapi berdoalah dan lakukanlah, percaya, semua itu akan menjadi
baik.
Itulah
yang Aku katakan kepadamu dan semua kamu yang ada di sini. Mengapa kamu
khawatir? Jangan berangkat bersama kekhawatiran, tetapi berangkatlah dengan
keyakinan, kepasrahan, Allahmu Maha Kuasa, dengan sekejap juga bisa
melakukannya. Inilah perkataanKu kepada kamu semua yang ada di sini : Aku
mengatakan, semua ini, semua akan terjadi, harus terjadi dan terjadi. Itulah
yang kamu terima, yang kamu terima anak-anakKu.
Terima
kasih Ibu, jawab umat.
Inilah
perkataanKu pada malam ini untuk kamu semuanya. Renungkanlah kembali di dalam
perjalananmu, apa yang telah Aku lakukan bersama kamu dan Aku bicarakan di
antara kamu. Itulah tugasmu, bawa dalam doa, Tuhanmu akan menyelesaikan semua
yang tidak bisa kau lakukan. Aku berdoa untuk kamu semuanya.
Terima
kasih Ibu, jawab umat.
Terima
kasih anak-anakKu, terima kasih.
Marilah,
pertemuan ini telah Aku nyatakan di mana Aku telah berjanji kepada Agnes, Aku
akan hadir melalui kuasa Allah.
Anak-anakKu,
pada malam ini Aku minta daripadamu pulanglah kamu semua dengan damai, dengan
sukacita. Itulah yang Aku minta daripadamu.
Marilah
satukan hatimu kepadaKu dalam doa pada malam ini.
Ya Allah Yang Maha Kuasa, pada
saat ini juga jiwaku kuserahkan kepadaMU karena Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaanMU (3x) Amin
Terima
kasih anak-anakKu.
Terima
kasih Ibu, jawab umat.
Berjuanglah
kamu dalam kehidupanmu karena Allah tidak pernah meninggalkanmu anak-anakKu,
kasih Allah selalu menyertai kamu semua sampai Allahmu datang ke dunia ini.
Selamat malam.
Selamat
malam Ibu, terima kasih, jawab umat.