Novena putaran
ke – 1 tahun 1999, hari - 9
Tanggal 15
Januari 1999
CIMAHI
Selamat
malam buat kamu semua anak-anakKu.
Selamat
malam Ibu, jawab umat.
Salam
bagi kamu berdua, hai imamKu yang Aku kasihi. Terima kasih atas kehadiranmu
bersama anak-anakKu pada malam ini.
Terima
kasih Ibu, jawabnya.
Terima
kasih anakKu. Dan terima kasih untuk kamu semuanya.
Aku
bahagia pada malam ini. Aku sangat bahagia mendengarkan pujian untukKu pada
malam ini. Terima kasih anak-anakKu.
Terima
kasih Ibu, jawab umat.
Terima
kasih. Inilah Aku datang bersama kamu, melalui Kuasa Allah Aku bertemu dengan
kamu semua yang ada di sini.
Sudah
beberapa hari kita berkumpul anak-anakKu. Kini hari yang terakhir kita bersatu
dalam doa ini yang telah Aku satukan di dalam kelompok ini. Inilah doa anakKu.
Inilah kekuatanmu untuk kamu semuanya telah Kuberikan kepadamu. Sungguh, kalau
ini semua terjadi di antara kamu di negaramu ini, Aku sangat bahagia. Apa yang
menjadi keinginanKu yaitu agar anak-anakKu bahagia, kembali, kembali kepada
Allah. Masa-masa sulit yang akan datang, kamu semua selamat.
Kamu
semua yang ada di sini, engkaulah saksiKu, di mana Aku menyatakan kepadamu pada
malam ini. Sudah sekian banyak Aku juga mengatakan kepadamu melalui kelompok
ini. Kamulah saksiKu tentang Kebenaran
ini. Maka siapa yang menolaknya, itu adalah bagiannya, bukan lagi bagianmu.
Hai
anakKu, Aku sudah memberikan itu semuanya untuk bekal bagi kamu di dalam
perjalananmu pada saat hari itu tiba, turun ke bumi ini. Inilah perkataanKu yang
benar. Aku mengatakan benar.
Sudah
sekian lama Aku menyatakan masalah hari-hari itu akan tiba. Tetapi dunia ini
menutup telinga dan menutup mata dan hati, seolah-olah tidak ada apa-apa.
Sekian jauh Aku sudah mengatakan. Sekian lama hari-hari diberikan kepada dunia
ini, kepada manusia, tetapi hari-hari yang diberikan itu tidak dipergunakan
dengan baik.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, maka Aku berbicara di negaramu ini melalui Agnes ini,
engkau mendengarkan Aku saat ini. Hai anakKu, inilah Kuasa Allah menghantarkan
Aku di hadapanmu pada malam ini. Jangan kau kira; saat ini juga Allah
mendengarkan, melihat dan menyatakan dan hadir di antara kamu pada malam ini.
Apa yang sudah kamu lakukan adalah baik. Sangat baik. Dan bagi kamu hai imam,
engkau sudah melakukan baik. Langkahmu juga baik.
AnakKu
kamu berdua. Kamu seorang imam. Saat ini engkau dimasukkan kepada suatu
peristiwa yang tidak engkau mengerti tetapi kamu ada bersama Aku Ibumu, bersama
anak-anakKu di dalam kelompok ini. Juga Aku mintakan kepada Allah, karena
imam-imam sangat dibutuhkan. Sangat dibutuhkan. Apakah mereka yang tidak
percaya mereka akan menang? Jangan kau pikirkan. Allah Maha Rahim. Allah
mempunyai cara untuk menyelamatkan orang-orang yang percaya kepada-NYA. Tetapi
kamu berdua di mana engkau mendengarkan Aku berbicara saat ini, apabila hari
itu terjadi, engkau mempunyai tugas. Tugasmu adalah untuk menghimpun
anak-anakKu yang masih hidup dan selamat dalam kasih Allah. Tugasmu adalah
untuk mengumpulkan mereka dan kau satukan kembali dalam kasih Allah. Engkau
hidupkan kembali rohaninya, keyakinannya kepada Allah.
AnakKu
kamu berdua, berbahagialah engkau yang ikut masuk di dalam peristiwa ini.
Engkau akan mengalami dan engkau akan percaya. Setelah peristiwa itu terjadi
baru engkau percaya bahwa Aku Ibumu menyatakan benar.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, bagi kamu semua di dalam Kelompok Pelayanan Kasih Dari
Ibu Yang Bahagia, engkau harus tetap bertugas dengan baik karena kelompok ini
tidak akan berkesudahan. Itu tetap hidup dan hidup. Walaupun Agnes sudah tidak
ada di antara kamu, tetapi kelompok ini melalui Kuasa Allah tetap akan hidup
bersatu dalam kasih Allah untuk melayani anak-anakKu di negaramu ini.
Ya
Ibu, terima kasih Ibu, jawab umat.
Aku
mengatakan benar. Kelompok ini terberkati karena Akulah yang meminta itu semua
dari Allah, agar anak-anakKu yang bersatu dalam kelompok ini terberkati. Karena
kelompok ini mempunyai tugas maka Aku minta kepadamu, mulai saat ini hiduplah
dengan suci hatimu. Tidak lagi ada permusuhan di antara kamu karena akan
terjadi setelah itu, penuh damai, kasih Allah di antara anak-anak-NYA, karena
Allah-lah yang akan memimpin anak-anak-NYA. Semua itupun di dalam Kuasa-NYA
untuk melanjutkan kehidupan di bumi ini untuk memuliakan Allah. Hanya satu
Allah, kasih Allah. Maka berbahagialah kamu hai anakKu karena engkau telah
menerima jalan yang benar. Jalan yang benar. Inilah perkataanKu.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, Aku minta daripadamu, tidak ada lagi di dalam
kehidupanmu hidup seperti kehidupan dunia. Tetapi Aku minta daripadamu hiduplah
secara rohani saat ini anakKu. Saat ini. Jangan engkau tidak percaya akan apa
yang Aku katakan kepadamu, karena Aku diberikan pengetahuan maka Aku mendahului
supaya kamu semua selamat. Sudah sekian lama, cukup lama Aku berbicara tentang
hal ini tetapi dunia menutup tentang Kebenaran ini.
Mengapa
manusia sulit untuk diberikan pengertian secara rohani? Aku mengatakan : Untuk
mempersiapkan, sekian lama, tetapi manusia masih jatuh ke dalam dosa.
Anak-anakKu
semuanya, apa yang Aku katakan kepadamu pada malam ini, janganlah engkau takut
dan khawatir. Siapapun yang hidup dalam kasih Allah, dia selamat. Inilah
perkataanKu : Siapa yang hidup dalam kasih Allah, dia selamat! Tetapi setelah
berita yang Aku sampaikan ini, yang sangat penting ini, mereka masih menutup
hatinya dan masih sibuk dan menjatuhkan dirinya kepada dunia ini, dia akan
menderita; karena mereka mencari-cari sendiri di dalam kehidupannya.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, sekali lagi Aku mengatakan kepadamu pada malam ini.
Sampaikanlah apa yang Aku katakan ini kepada saudara-saudaramu yaitu doa yang
telah Aku ajarkan bagi kamu, berikan juga kepada mereka. Lakukan anakKu.
Sampaikanlah, sampai seluruh pelosok tanah airmu ini. Percaya, Allah akan
memberkati itu semua apa yang kamu lakukan demi saudara-saudaramu. Itu semua
untuk keselamatan jiwa-jiwanya. Itulah tugasmu. Tetapi apabila mereka masih
menolak, biarkanlah. Itu bagian bagi mereka. Jangan engkau sedih. Jangan engkau
tidak mengerti, tetapi bawalah itu semua dalam doamu.
Setelah
selesai ini semua (Novena, red.), bekerjalah itu. Giatlah engkau bekerja untuk
menyampaikan semua ini kepada saudara-saudaramu. Itu semua Aku lakukan, Aku
mohon kepada Allah agar kerahiman-NYA datang menyentuh anak-anakKu. Percayalah,
Allah Maha Pemurah. Kalau engkau terus menerus memohon kepada Allah bersama Aku
Ibumu, luluhlah hati-NYA. Itulah yang harus kau lakukan. Setelah ini giatlah
kamu berdoa baik secara pribadi, dalam keluargamu dan terutama di dalam
kelompok ini.
Katakan
: Selalulah kamu berkumpul dan berdoa di dalam kelompok ini terus menerus.
Sampaikan kepada saudara-saudaramu di manapun mereka berada yang masuk dalam
kelompok ini, agar bersatu, berseru dalam berdoa bersama Aku Ibumu memohon
kepada Allah, mempersiapkan anak-anakKu agar mereka juga selamat dalam kasih
Allah. Mengertikah kamu?
Kami
mengerti Ibu, jawab umat.
Jangan ditunda-tunda lagi. Apa yang Aku katakan segera
lakukan. Dan juga sampaikan kepada imam-imammu. Lakukan. Mereka juga harus
selamat, karena Aku melihat di antara mereka masih bersembunyi di balik jubah.
Mereka belum bersungguh-sungguh melaksanakan tugasnya, panggilannya sebagai
imam.
Itulah tugasmu karena mereka juga masih manusia. Lakukan
anakKu. Buatlah doa itu. Sampaikan. Sampaikan kepada imam-imammu yang
tertinggi. Perbanyaklah doa itu. Berikanlah, agar dapat diterima oleh
anak-anakKu sampai ke pelosok tanah airmu ini.
Itulah pesanKu yang sangat penting yang Aku sampaikan kepada
kamu pada malam ini. Itulah maksudKu membuat kelompok di negaramu ini agar kamu
kuat, dapat bekerja untuk melaksanakan tugasmu dengan baik; melayani
anak-anakKu dengan baik, dengan sukacita dalam kasih Allah.
Jangan kau pikirkan!
Dengan sekejap juga Tuhan bisa melakukan itu semuanya,
tetapi itu bukanlah yang kita kehendaki. Kita mohon kerahiman-NYA agar
anak-anakKu banyak bertobat dan kembali kepada Allah.
Jangan kau menghitung-hitung hari, itu tidak berguna bagimu.
Tetapi bergegaslah, buatlah yang baik dan bertobatlah. Kembalilah kepada Allah.
Inilah pesanKu yang sangat penting Kuberikan kepadamu di negara ini.
Anak-anakKu semua yang ada di sini, inilah perkataanKu yang
Aku sampaikan kepadamu. Tetapi Aku minta sekali lagi, jangan kau
menghitung-hitung hari. Engkau tidak mengerti. Kapan hari itu tiba, engkau
tidak mengerti. Tetapi berjaga-jagalah anakKu dengan baik, sehingga apabila
hari itu tiba engkau sudah siap. Siap dalam doa, kuat dalam doa.
Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku mengatakan sekali lagi
kepadamu pada malam ini. Apa yang Aku lakukan di mana Aku masih hidup inilah
Kuberikan kepadamu di negaramu ini. Berbahagialah engkau menerima ini semuanya.
Terima
kasih Ibu, jawab umat.
Kalau
kamu hidup dalam doa, kuasa kegelapan tidak bisa mengambil dari kehidupanmu.
Itulah kekuatanmu, adalah Allah.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, Aku bukan mengajarkan kepadamu untuk menakuti setiap
manusia. Tetapi hanya Aku minta daripadamu, berjaga-jagalah kamu dengan baik
dan sampaikanlah doa-doa yang telah Aku ajarkan di dalam kelompokmu ini. Hanya
itu, tidak ada yang lain.
Sekali
lagi Aku minta daripadamu, kuatlah kamu dalam keluargamu masing-masing.
Aku
minta sekali lagi kepadamu. Kuatlah kamu dalam keluargamu masing-masing.
Hiduplah kamu dalam doa. Hiduplah engkau dalam kasih dan cinta Allah. Tidak ada
lagi permusuhan. Tidak ada lagi dalam keluargamu. Damai anakKu, damai. Itulah
permintaanKu. Tidak ada lagi kekerasan di antara kamu. Tidak ada lagi salah
menyalahkan di antara kamu. Saling menerimalah kamu hai anakKu, dengan rendah
hati, dengan penuh kesabaran, dengan penuh kelembutan hatimu. Itulah,
berangkatlah seperti itu di dalam keluargamu, anak-anakmu, isterimu, suamimu.
Maka apabila hari itu tiba, Kuasa Allah yang sedang bekerja di bumi ini akan
sampai di dalam keluargamu dan kamu disatukan dalam Kasih Allah dan kamu tekun
berdoa dalam keluargamu, maka kamu selamat.
Aku
sudah menyampaikan itu semuanya anak-anakKu. Tetapi kini Aku mengulanginya
kembali. Aku datang ke negaramu ini. Aku tidak ingin, tidak mau anakKu
menderita. Menderita. Tetapi Aku ingin anakKu selamat, bahagia, hidup dalam
kasih Allah. Jangan kau pikirkan apa yang Aku katakan pada malam ini, tetapi
berangkatlah. Berangkatlah kamu dalam kasih Allah. Bertobatlah, bertobatlah,
kembalilah kepada Allah.
Inilah
permintaanKu anakKu : Jadilah engkau anak yang penuh pengertian, mengerti akan
apa yang Aku katakan, yang Aku sampaikan kepadamu pada malam ini. Inilah
kata-kataKu kepadamu hai anak-anakKu : Saat ini engkau masih berjuang, bekerja
untuk menolong saudara-saudaramu. Sampaikan doaKu ini kepada mereka, terutama
kepada imam-imam. Biarlah Kuasa Allah yang akan membuka hatinya dan meluluhkan
hati dalam keadaan yang singkat ini yang Aku katakan kepadamu.
AnakKu
kamu berdua, mengertilah kamu akan apa yang Aku katakan dan lakukanlah bersama
anak-anakKu. Apa yang Aku katakan ini segeralah lakukan agar anak-anakKu semua
selamat melalui doa-doa yang Aku kirimkan melalui kamu melalui kelompok ini.
Mengertikah kamu?
Kami
mengerti Ibu, jawabnya.
Terima
kasih anakKu. Terima kasih.
Inilah
pertemuan kita pada malam ini. Kita bertemu dan Aku sangat bahagia engkau
mengerti. Engkau mengerti. Tetapi setelah engkau mengerti, bekerjalah dengan
baik. Bekerjalah dengan baik anakKu.
Ya
Ibu, terima kasih, jawab umat.
Terima
kasih.
Dan
Aku minta daripadamu untuk semua kamu yang ada di sini, berkumpullah kamu,
berdoalah kamu. Doakanlah dunia ini agar anak-anakKu di manapun mereka berada
selamat dan agar Kuasa Allah menjangkau mereka semua. Walaupun hati mereka
tertutup, Aku mohon kepada Allah, biarlah Kuasa-NYA membuka itu semuanya agar
mereka cepat-cepat kembali kepada Allah. Itulah yang Aku lakukan karena Aku
mengasihi kamu. Sangat mengasihi kamu anak-anakKu.
Terima
kasih Ibu, jawab umat.
Kamu
adalah anak-anak rohaniKu. Anak-anak rohaniKu, maka Aku berbicara. RohaniKu
yang berbicara kepadamu pada malam ini. Marilah kamu semua bersatu dengan Aku
Ibumu bekerja untuk dunia ini, untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang ada di bumi
ini. Itulah Aku minta daripadamu untuk bekerja sama dengan Aku Ibumu untuk
menyalurkan kasih dan cintaKu kepada semua anak-anakKu. Maukah kamu?
Ya Ibu, kami mau, jawab umat.
Terima
kasih.
Anak-anakKu
semua yang ada di sini, baiklah. Aku ingin berkumpul kembali kepadamu seperti
ini pada bulan-bulan terakhir, hari pertama. Kita bertemu kembali anakKu. Kita
serukan, kita satukan doa ini, kita berseru kepada Allah. Biarlah, karena
Allah, itu semuanya akan bersatu pada dunia ini.
Anak-anakKu,
kita mohon kepada Allah, agar Allah memberikan kelunakan hati-NYA sebelum
anak-anakKu semua kembali. Maka Aku minta daripadamu, jangan lagi ada di antara
kamu yang tidak mengerti. Hiduplah mulai saat ini, hidup dengan rohani.
Kepercayaanmu kepada Allah dalam kehidupanmu.
Kita
akan bertemu kembali anakKu. Bulan-bulan terakhir, hari pertama, kita berkumpul
lagi seperti ini.
Maka
Aku minta, hari-hari yang telah disediakan bagimu, bekerjalah. Bergegaslah kamu
semuanya untuk menyampaikan doaKu ini kepada anak-anakKu, juga terutama kepada
imam-imam.
Jangan
kau pikirkan. Jangan kau pikirkan yang tidak engkau mengerti. Jangan kau
pikirkan anak-anakKu. Kalau bisa, Aku minta agar itu tidak terjadi. Tetapi itu
satu permohonanKu. Biarlah kehendak Allah yang terjadi. Biarlah kehendak Allah
terjadi. Kamu tidak usah takut dan khawatir. Kita serahkan kembali semua ini
kepada Allah. Hanya Aku mempersiapkan kamu semuanya agar kamu tidak takut,
tidak takut menghadapi kenyataan yang akan tiba ke bumi ini. Aku minta sekali
lagi kepadamu, jangan kau pikirkan. Jangan kau pikirkan.
Hai
anak-anakKu, inilah yang Aku sampaikan kepadamu pada malam ini untuk kamu
semuanya. HatiKu, hatiKu sudah Kuberikan kepada dunia ini tetapi banyak yang
menolak. Maka Aku datang ke negaramu ini. Inilah kata-kataKu yang terakhir. Aku
memberikan ini di antara kamu. Maka doaKu inilah menguatkan kamu, untuk kamu
agar kamu kuat. Karena doaKu inilah Aku kuat sehingga Aku bahagia, damai
sejahtera dalam kemuliaan Allah. Akulah Ibumu yang terberkati. Akulah Ibumu.
Hai
anak-anakKu, maka Aku datang untuk ini semuanya, untuk kamu yang ada di sini.
Terima
kasih Ibu, jawab umat.
Tetapi
Aku tetap bersamamu. DoaKu selalu menyertai kamu di bumi ini. Inilah Aku Ibumu
yang mengasihi kamu semuanya saat ini dan selama-lamanya.
Terima
kasih Ibu, jawab umat.
Marilah anakKu, satukanlah hatimu kepada Aku Ibumu. Dalam
doa ini Aku nyatakan, kamu kuat dalam perjalananmu.
Marilah
anakKu. Marilah bersama Aku Ibumu. Aku menguatkan kamu semuanya agar kamu dapat
bekerja dengan baik dan menyampaikan semua ini dengan baik kepada
saudara-saudaramu sampai ke pelosok tanah airmu ini. Hai anakKu, bekerjalah
kamu dengan baik.
Marilah
berdoa.
Engkau yang mempunyai bumi ini
dan aku ciptaanMU (3x) Amin
Ya
Allah Yang Maha Kuasa, Yang Bertahta di Surga, kini aku seizin-MU aku bersama
anak-anakku pada malam ini.
Aku
mohon kepadaMu ya Allah, saat-saat ini bantulah anak-anakku bekerja untuk
melayani, untuk menyampaikan Kebenaran ini dan menyampaikan doaku bagi
anak-anakku semua yang ada di negara ini.
Ya
Allah, aku mohon kerahiman-MU, memohon belas kasihan-MU di dalam perjalanan
anak-anakku. Aku adalah ibu bagi anak-anakku.
Ya
Allah, Engkau tahu aku. Engkau memberikan aku bahagia di Surga. Aku ingin
bahagia anak-anakku seperti aku.
Datanglah
kerahiman-MU ya Allah, kemurahan-MU, kasih-MU.
Aku
minta daripada-MU, janganlah hari itu tiba sebelum anak-anakku siap
semuanya. … (Rekaman terputus, red.)