Novena II - 1997, hari ke 3

31 Maret 1997

 

 

Pesan Ibu Maria

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi semuanya, selamat malam untuk kamu semua yang ada di sini.

 

Selamat malam Ibu, jawab umat.

 

Terima kasih, anak-anakKu. Inilah yang dikehendaki oleh Allahmu, apabila anak-anak-NYA berkumpul, di mana saja mereka berkumpul, untuk memuliakan nama-NYA. Itulah yang menjadi kehendak-NYA, tetapi itu hanya sedikit, hanya sedikit yang datang, yang mau berkumpul dan berdoa saling menguatkan, itu hanya sedikit. Mereka anak-anakKu hanya datang ke gereja, memenuhi kewajibannya saja, habis itu selesai. Inilah yang ada di bumi ini. Mereka tidak melanjutkan untuk lebih tekun berdoa. Inilah yang menjadi kesedihanKu. Mengapa membatasi datang kepada Tuhan? Anak-anakKu, engkau tidak cukup hanya datang ke gereja tetapi Tuhan menghendaki perjalananmu ini terus-menerus bersatu dengan Allah melalui doa-doamu. Inilah yang selalu terputus dalam diri anak-anakKu yang ada di bumi ini.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, kalau engkau membutuhkan Allahmu, jangan engkau pergi ke gereja saja, tetapi lanjutkanlah itu semuanya di dalam kehidupanmu. Itu tidak akan merugikan dirimu. Kalau engkau tidak melanjutkan itu semuanya, anak-anakKu di bumi ini, mereka sudah lupa. Kadang-kadang anak-anakKu tidak datang, tidak untuk datang ke gereja, itu gereja sepi.

Itu yang terjadi di bumi ini, sudah sepi. Kemanakah mereka pergi? Anak-anakKu di sinilah para imammu harus bekerja keras untuk mencari anak-anak Allah yang bersembunyi. Di sini imammu kurang memperhatikan itu semuanya. Sudah banyaklah anak-anak Tuhan pergi dan pergi dan tidak mau kembali dan mencari jalannya sendiri.

 

Aku bersyukur, di negaramu ini anak-anak Tuhan dapat memenuhi panggilannya pada waktu hari Tuhan.Mereka berkumpul menyambut Tuhanmu. Itu ada di negaramu ini, tetapi di luar itu, rumah Tuhan sepi sekali. Anak-anakKu, inilah menjadi kesedihanKu. Mereka akan hilang apabila hari itu tiba. Mereka akan hilang! Aku banyak kehilangan anak-anakKu. Mereka pergi dalam penderitaan. Itu harus terjadi dan terjadi, maka Aku datang ke negaramu ini.  Aku melihat anak-anakKu yang setia untuk menyambut hari Tuhan. Itu ada di negaramu ini, tetapi di negara yang lain, manusia sudah lupa. Manusia percaya kepada dirinya sendiri. Itu mereka, mereka mau kemana? Aku telah berdoa untuk dunia ini, tapi itulah yang terjadi.

 

Anak-anakKu, Aku datang ke negaramu ini, untuk menguatkan kamu semuanya, agar kamu kuat. Inilah Aku Ibumu. Aku telah banyak datang di negara lain tetapi mereka, mereka seperti itu. Aku tidak mengerti. Mereka lupa kepada Allahnya, Allah mereka adalah dunia ini. Mereka sibuk, sibuk yang tidak mengerti, yang membuat pertentangan di antara manusia. Itulah yang mereka lakukan. Tidak ada kedamaian, di mana ada banyak penderitaan, banyak membunuh, berperang antara mereka. Apa yang mereka cari? Mereka sibuk dalam dunia ini. Banyak anak-anak Tuhan yang benar ikut menderita oleh sikap-sikap mereka. Anak-anakKu itulah yang terjadi di dunia ini. Mereka mencelakakan dirinya sendiri, Aku sedih anak-anak Tuhan sudah melupakan itu semuanya. Mereka tidak mau menyambut Tuhannya lagi, mereka sambut dunia ini dengan segala kepintaran mereka untuk dunia ini.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku sudah berkata, sudah banyak berpesan pada dunia ini tentang penderitaan-penderitaan yang akan datang ke bumi ini. Aku telah menyampaikan kepada dunia ini, tetapi mengapa menusia tidak percaya bahwa Aku telah menyatakan benar bahwa itu harus terjadi di bumi ini? Telah banyak terjadi di bumi ini, apakah itu belum percaya bahwa hari itu akan tiba? Mereka sudah lupa, mereka sibuk, sibuk mencari kepuasan dalam dunia ini.

 

Aku melihat di negaramu ini, anak-anakKu masih mau memenuhi panggilan Tuhannya, untuk menyambut Tubuh-NYA yang telah diberikan kepada dunia ini, tetapi masih kurang. Mereka belum dapat berbuat apa-apa setelah kembali dari Rumah Tuhan, mereka masih hidup sendiri-sendiri, tidak mau mengenal orang lain dan tidak mau mengerti sesamanya. Mereka menikmati sendiri, itu tidak cukup. Itu tidak cukup anak-anakKu, berarti engkau telah datang ke rumah Tuhan, engkau sudah selamat seutuhnya? Belum! Belum cukup, anak-anakKu. Kalau engkau telah menerima Tuhanmu dalam kehidupanmu, juga engkau mau menerima saudara-saudaramu dalam kehidupanmu. Itu harus berjuang, tanpa perjuangan engkau tidak akan dapat melakukan seperti itu. Itu yang menjadi kesedihanKu, setelah pulang dari Rumah Allah, kamu tidak berbuat apa-apa, kamu hidup sendiri, menikmati sendiri. Di mana kasihmu? Engkau telah diajarkan oleh Allah untuk saling mengasihi, tetapi di mana kasihmu untuk sesamamu? Belum cukup, anak-anakKu, belum cukup. Berdoalah kamu dan bekerjalah kamu, semua itu untuk Tuhan. Bukan kamu bekerja untuk dirimu sendiri tetapi itu untuk memuliakan Tuhan. Engkau memang harus berjuang untuk mendapatkan makan di dunia ini. Itu harus kamu lakukan, tetapi setelah engkau mendapatkan, jangan dinikmati sendiri. Di manakah hartamu, anak-anakKu? Aku minta dari padamu, mengertilah perkataanKu ini, bekerja untuk Tuhan dan untuk dirimu dan sesamamu. Apakah kau mengerti?

 

Ya, kami mengerti Ibu, jawab umat.

 

Kalau engkau mengerti apa arti hidup ini, pasti engkau berbuat baik dalam kehidupanmu. Engkau melihat banyak peperangan, saling membunuh. Itulah manusia, sudah lupa akan dirinya sendiri. Itu akan terjadi dan terjadi sampai akhir itu tiba.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, Aku ini Ibumu, untuk membawa kamu lebih baik dan mau mengerti apa arti perjalanan ini. Engkau tidak tahu, apakah engkau akan selamanya ada di dunia ini? Engkau kan tidak tahu.  Aku menyatakan janganlah engkau menyesal, apabila engkau kembali rohmu menangis, menjerit, tidak ada yang bisa menolongmu. Sekarang ini engkau menjerit dan menangis, gembira, masih ada sesamamu.

 

Anak-anakKu yang ada di sini, sadarlah mulai saat ini.  Lakukanlah yang bisa engkau lakukan untuk Tuhan dan sesamamu di manapun mereka berada, lakukan anakKu, itulah hartamu yang akan kau bawa kembali kepada Allah. Aku telah banyak berpesan di dunia ini, tetapi manusia tidak mau mendengarkan. Aku yang menyampaikan, yang turun dari Surga, tetapi apabila hari datang, mereka akan celaka dengan segala kepuasannya di dunia ini.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, yang belum kamu lakukan di dalam hidupmu, lakukanlah mulai saat ini. Jangan ada di antara kamu yang bermusuhan. Itu duri bagi kamu semuanya untuk mencari Kebenaran. Berdamailah anak-anakKu, di manapun kau berada, dalam keluargamu, berdamailah. Ya, kamu sebagai suami, istri dan anak-anak, berdamailah kamu. Hiduplah dengan tenang di dalam keluargamu.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, dunia ini sudah penuh kegelapan. Manusia sudah masuk ke dalamnya dan manusia mudah marah. Sedikit saja, mereka marah, mudah sekali manusia. Tidak ada lagi kesabaran dalam diri manusia.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, kamu yang ada di negara ini, teruskanlah pejuanganmu. Sampaikanlah kepada saudara-saudaramu, teruskanlah itu semuanya, ini Ibumu. Aku menyatakan bahwa nanti akan banyak orang bertobat di negaramu ini. Inilah perkataanKu yang akan terjadi di negaramu ini. Nanti mereka akan melihat Kebenaran.  Kebenaran yang sungguh-sungguh datang dari Surga.

 

Inilah anak-anakKu, Aku minta semua peristiwa yang ada di bumi ini, untuk renunganmu semuanya. Kamu mengambil yang mana yang terjadi di dunia ini, Aku minta kepadamu ambilah jalan yang benar, jalan Allah, bukan jalan manusia.  Banyak sekarang manusia bertentangan, saling membunuh untuk mencari kekuasaan. Itu yang sudah terjadi di bumi ini. Kedamaian itu tidak ada lagi, keadilan itu tidak ada lagi. Penderitaanlah yang ada di bumi ini. Renungkanlah perkataanKu ini anak-anakKu. Jangan engkau lewatkan begitu saja apa yang Aku katakan malam ini. Waktunya sudah dekat sekali. Apakah dengan sisa waktu ini, masihkah kamu tidak mau diajak dalam Kebenaran? Dan engkau tidak mau dirubah kehidupan menjadi baik? Aku ini Ibumu menyatakan benar, itu akan terjadi dan terjadi! Aku sudah lama menyampaikan ini semuanya kepada dunia ini tetapi manusia tidak percaya. Biarlah mereka tidak percaya. Dia menerima itu semua bagiannya. Dan bagi kamu yang percaya bersukacitalah dalam kehidupanmu sehari-hari.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, inilah perkataanKu padamu hari ini. Kepada kamu semuanya, untuk kamu, untuk kamu, dari Ibumu yang mengasihi kamu semuanya.

 

Terima kasih Ibu Maria, jawab umat.

 

Terima kasih kembali untuk kamu semuanya yang ada di sini. Dan Aku minta daripadamu, berdamailah kamu semuanya. Saling mengasihilah kamu semuanya. Ciptakanlah di negaramu ini kedamaian. Aku minta daripadamu, tidak lama lagi di negaramu ini, banyak yang bertobat. Doakanlah mereka semuanya. Melalui kamu anak-anakKu yang ada di sini, itulah tugasmu untuk membantu mereka-mereka, agar mereka mau datang  kepada PuteraKu.

 

Anak-anakKu yang Aku kasihi, inilah perkataanKu pada malam  ini, untuk kamu semuanya. Dan jangan lupa tekunlah berdoa, anak-anakKu, agar kuasa-kuasa kegelapan tidak masuk dalam dirimu. Itulah pesanKu kepada kamu, karena sekarang ini Kurasa kuasa kegelapan terus menerus berusaha menggagalkan usaha-usaha anak Tuhan yang ada di bumi ini. Ingat perkataanKu. Hiduplah kamu dalam doa. Marilah, satukanlah rohmu dengan Aku, Ibumu yang datang saat ini dan marilah kita berdoa :

 

Ya Allah Yang Mahakuasa, pada saat ini juga, jiwaku kuserahkan kepadaMu,

karena Engkau yang mempunyai bumi ini, dan aku ciptaanMu.  (3x).  Amin.

 

 

Sampai bertemu lagi anak-anakKu. Berjuanglah dalam Kebenaran dalam dunia ini. Aku berdoa selalu untukmu, sampai bertemu lagi. Selamat malam.

 

Selamat malam Ibu, terima kasih, sampai bertemu lagi, jawab umat.